Anda di halaman 1dari 65

DIKTAT BIOLOGI

KELAS : X
SEMESTER : II

OLEH
Nama : Sunarsih
NIP : 19550215 198503 2004

SMA NEGERI 4 SEMARANG


2013
PENGESAHAN

DIKTAT BIOLOGI
KELAS : X

SEMESTER : II

TELAH DISAHKAN PADA :

HARI : SENIN
TANGGAL : 2 Januari 2013
TEMPAT : SEMARANG
OLEH : KEPALA SMA NEGERI 4 SEMARANG

YANG MENGESAHKAN

KEPALA SMA NEGERI 4 SEMARANG

Drs.Totok Widyanto MSi


NIP . 19591030 198403 1004
BAB 1
KEANEKARAGAMAN HAYATI

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas / Semester : X/2
Kompetensi Dasar :
3.1 Merumuskan konsep keanekaragaman hayati melalui kegiatan pengamatan terhadap lingkungan
sekitar
3.2 Mengkomunikasikan wawasan tentang keanekaragaman hayati di Indonesia

Keanekaragaman makhluk hidup meliputi variasi tingkat gen,spesies,dan eko sistem,yang dapat
dilihat dari perbedaan bentuk,ukuran,struktur,warna,fungsi organ, jumlah dan habitat.Untuk menyetakan
keanekaragaman kehidupan di bumi beserta pola-pola alamiah yang membentuknya,digunakan istilah kea
nekaragaman hayati (biodiversitas)

A. KEUNIKAN BIODIVERSITAS
INDONESIA
relatif sama seperti di daerah Ori ental,antara lain
Indonesia merupakan salah1 negara di gajah,orang utan, harimau ,badak,banteng,tapir,u
dunia yang memiliki keaneka ragaman hayati lar kobra,primata primitif (tarsius),siamang,
yang tinggi dengan ke unikan tersendiri. burung merak,dan unggas hutan.Beberapa hewan
bersifat endemik antara lain badak bercula satu
1. Memiliki Keanekaragaman Hayati Tinggi (di Ujung Kulon, Banten) , jalak bali ,dan elang
jawa.
Indonesia memiliki sekitar 28.000 spe sies Wilayah Indonesia bagian timur,yaitu Pa
tumbuhan, 350.000 spesies hewan, dan 10.000 pua,Maluku,Sulawesi,dan Nusa Tenggara memi
spesies mikroba.Dibandingkan de ngan jenis liki hewan yang relatif sama dengan Aus tralia.Di
makhluk hidup yang ada di du nia,diperkirakan Papua terdapat kanguru,kuskus,burung cendrawa
Indonesia memiliki 10% jenis tumbuhan berbu sih,burung kasturi,burung kakatua,dan berbagai
nga,12% jenis hewan menyusui,16% jenis reptil jenis hewan pengerat (rodentia).Beberapa jenis
dan amfibia,17%jenis burung,dan 25% jenis ikan. hewan endemik contohnya komodo di Pulau
Komodo (Nusa Tenggara Timur),serta babirusa
2. Memiliki Flora Malesiana dan anoa di Sulawesi.
Malesiana meliputi wilayah Indonesia,Malaysia, Sulawesi memiliki sebagian hewan mirip
Philipina,Papua,New Guinea,dan Kepulauan Solo Oriental dan sebagian mirip Aus tralia sehing ga
mon.Wilayah Malesiana terletak di daerah sekitar Weber membuat garis Weber yang memi sahkan
khatulis tiwa yang beriklim tropis.Curah hujan Sulawesi menja di daerah peralihan.
nya relatif tinggi.Terdapat banyak hutan hujan
tropis.Didominasi oleh pohon dari famili 4. Memiliki Berbagai Jenis Flora dan Fauna
Dipterocarpaceae (me ranti-merantian),misalnya Langka
meranti ,keruing, dan kayu garu.Selain itu,banyak Saat ini terdata ada sekitar 200 jenis
tumbuhan liana seperti anggrek(Orchidaceae) dan tumbuhan langka asli Indonesia yang populasinya
rotan.Ada juga berbagai jenis tumbuhan buah an cenderung menurun.
tara lain duk,durian,rambutan,salak,sukun,jambu Contohnya eboni/kayu hitam (Dios pyros
air,mangga,dan matoa (banyakdi Papua). celebica),ulin/kayu besi(Eusideroxyl onzwageri),
Selain hutan hujan tropis,ada pula daerah pohon kemenyan (Styrax ben zoin), kepel (Stele
yang mempunyai curah hujan lebih rendah se chocarpus burahol),gaharu (Aquilaria sp.),bunga
hingga sebagian besar berupa padang rumput,se bangkai raksasa (Amorphophallus titanum), ra
perti di beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur. flesia (Rafflesia sp.).durian lae (Durio kutejen
sis),durian daun (Durio oxleyanus,anggrek bulan
3. Memiliki Fauna Daerah Oriental dan jawa (Phalaenopsis javanica),anggrek buntut
Australi tikus (Paraphalaenopsis laycockii),gandaria (Bo
Alfred Russel Wallace mengelompokkan uea macrophylla),kluwak (Pangium edule),dan
bumi menjadi 6 daerah biogeografi,yaitu Austra mundu (Garcinia dulcis).
lia,Oriental,Ethiophia,Neotropik ,Palearktik,dan Hewan langka di Indonesia antara lain orang
Nearktik.Palearktik dan Nearktik memiliki hewan utan (Pongo pygmaeus), badak bercula dua (Dice
yang sama sehingga kedua daerah tersebut diga rorhinus sumatrensis) , komodo
bung menjadi daerah Holo arktik. (Varanus komodoensis),cendrawasih
Berdasarkan garis Wallace,Indonesia terbagi (Paradisaea sp.),maleo (Macrocephalon maleo),
menjadi daerah Oriental dan daerah Austra kasuari(Casuariuscasuarius), babirusa(Babyrou
lia.Bagian barat Indonesia (Sumatra,Jawa,Bali sa babyrussa), dan tarsius (Tarsius spectrum)
dan Kalimantan) memiliki jenis hewan yang

1
Gambar 1.1 Garis Wallace dan garis Weber membagi Indonesia menjadi wilayah Oriental, peralihan, dan Australia
B. MANFAAT KEANEKARAGAMAN pan pada hewan domestika maupun yang masih
HAYATI BAGI MANUSIA hidup liar di hutan

Keanekaragaman hayati yang ada di Indo C. DAMPAK AKTIVITAS MANUSIA


nesia sebagia telah dimanfaatkan,sebagian baru TERHADAP KEANEKARAGAMAN
diketahui potensinya, dan sebagian lagi belum HAYATI
teridentifikasi.
Meskipun keanekaragaman hayati merupa
1. Untuk Bahan Pangan kan sumber daya alam yang dapat di-perbarui,
Padi,jagung,sagu,dan umbi-umbian merupa kemampuan untuk memperba ruinya terba
kan sumber karbohidrat . Kacang-kacangan tas.Untuk itu,pemanfa atannya ha rus bijaksana
misalnya kacang hijau,kacang tanah,dan kedelai sehingga tidak merugikan gene rasi mendatang.
merupakan sumber protein nabati.Kelapa sawit Aktivitas manusia dapat menurunkan (dam
dan bunga matahari,merupakan sumber lemak. pak negatif) atau meningkatkan (dampak positif)
Berbagai jenis buah-buahan dan sayur-sayuran keanekaragaman hayati.
merupakan sumber vitamin dan mineral.
Demikian pula berbagai hewan ternak (ayam, 1. Menurunkan Keanekaragaman Hayati
sapi,kambing dan kerbau) merupakan sumber pro
a. Penebangan Hutan
tein hewani.Beberapa jenis mikroba telah diman
Penebangan hutan secara berlebihan dan
faatkan dalam pembuatan makanan fermentasi,
tanpa perhitungan yang baik akan merusak
misalnya tempe,tape,minuman dan nata de coco.
kehidupan tumbuhan,hewan dan mikro ba.Dasar
hutan yang biasanya teduh dan lembab menjadi
2. Untuk Bahan Obat-obatan
panas dan gerangsang sehingga sebagian orga
Tanaman obat-obatan terutama bera sal dari
nisme,seperti serangga dan mikroba,akan mati.
famili Zingiberaceae seperti jahe , kunyit,lengku
Padahal, berbagai hewan,tumbuhan,dan mikroba
as,kencur,dan temulawak.Selain itu sirih,kumis
yang ada di hutan merupakan sumber plasma nut
kucing,jambu biji,sambiloto juga digunakan seba
fah yang semestnya dapat dimanfaatkan untuk
gai obat-obatan.Beberapa jenis mikroba dimanfa
kesejahteraan hidup manusia.
atkan dalam pembuatan obat-obatan dan enzim.
b. Pencemaran Lingkungan
3. Untuk Bahan Industri dan Bangunan
Pencemaran lingkungan dapat disebabkan
Tumbuhan dapat digunakan sebagai bahan ba
oleh penggunaan pestisida seperti insektisida dan
ku industri kertas,pakaian,dan wewangian.Gaha
herbisida.Insektisida selain membunuh serangga
ru digunakan sebagai bahan wewangian yang
hama,juga membunuh serangga lain yang berman
mahal.Tumbuhan penghasil getah digunakan seba
faat bagi manusia dan berperan dalam ekosistem.
gai bahan baku industri.Kayu dimanfaatkan untuk
pembuatan bangunan atau alat rumah tangga dan
bahan kerajinan.
Hewan lainnya dalam rantai maka nan dapat ikut
mati.
4. Untuk Fungsi Ekologi
Tumbuhan mampu menghasilkan oksigen
c. Berkurangnya Luas Habitat dan Keru sakan
yang dibutuhkan untuk penafasan organisme
Habitat
melalui proses fotosintesis.Tumbuhan juga melin
Luas habitat hewan dan tumbuhan dapat ber
dungi permukaan tanah dari air hujan dan terik
kurang karena penebangan liar atau pembukaan
nya matahari.
hutan untuk dijadikan tanah pertanian atau pemu
Beberapa jenis serangga,seperti kupu-kupu
kiman.Keru sakan habitat lainnya misalnya akibat
dan lebah,bermanfaat dalam penyerbukan tana
perusakan terumbu karang dan penebangan hutan
man. Mikroba berperan menguraikan sisa organis
bakau.Rusaknya te rumbu karang menyebabkan
me yang telah mati.
keanekaraga man biota laut menurun.Penebangan
hutan bakau juga menurunkan keanekaragaman
5. Untuk Keindahan
hayati di ekosistem hutan bakau tersebut.
Berbagai jenis tumbuhan digunakan sebagai
tanaman hias.Beberapa jenis hewan juga diman
d. Erosi Gen (Erosi Plasma Nutfah)
Erosi gen dapat disebabkan oleh seleksi ma
2
nusia dalam memilih tumbuhan tertentu.
faatkan manusia karena keindahan bulunya atau
Seringkali bibit tanaman asli (lokal) terdesak oleh
kemerduan suaranya,misalnya burung.
bibit unggul dari luar,sehingga varietas yang di
anggap kurang unggul dilupakan.Misalnya, orang
6. Sebagai Bahan untuk Penelitian
lebih memilih menanam jambu bangkok dan du
Penelitian kedokteran seringkali mengguna
rian bangkok daripada jambu lokal dan durian
kan hewan percobaan.Misalnya,kera,kelinci, dan
lokal.
tikus digunakan untuk mengetahui pengaruh suatu
obat.Berbagai jenis tumbuhan seringkali diguna
2. Meningkatkan Keanekaragaman Hayati
kan sebagai bahan penelitian oleh para ahli.
a. Reboisasi
7. Sebagai Sumber Plasma Nutfah Reboisasi (penghutanan kembali/penghija
Di Indonesia diperkirakan terdapat 30 ribu uan) dapat meningkatkan kesuburan tanah.Berba
jenis tumbuhan berbunga,350 ribu jenis hewan gai tumbuhan dapat tumbuh kemba li dengan baik
dan 10 ribu jenis mikroba yang seba gian besar sehingga meningkatkan keane karagaman hayati.
terdapat di ekosistem hutan hujan tropis.Hewan, b. Mencegah Pencemaran Lingkungan
tumbuhan,dan mikroba yang bersifat unggul da Mencegah pencemaran lingkungan dapat me
pat dibudidayakan untuk memberi manfaat bagi ngurangi resiko penurunan keanekaragaman haya
Indonesia. Plasma nutfah hewan banyak tersim ti.Ekosistem yang tidak tercemar masih mungkin
mengalami peningkatan keanekaragaman hayati. 3. Keanekaragaman Ekosistem
Makhluk hidup yang beraneka ragam berin
c. Melindungi Kawasan Tertentu
teraksi dengan lingkungan abiotik (air,tanah,
Kawasan tertentu seperti cagar alam, hutan
udara,cahaya,suhu,kelembaban) dan dengan berba
lindung,suaka margasatwa,taman nasional,dan ta
gai jenis makhluk hidup lainnya. interaksi ini
man laut merupakan habitat dari berbagai keane
membentuk berbagai macam ekosistem yang ber
karagaman hayati.Bila kawasan tersebut dapat di
variasi sehingga membentuk keanekaragaman
lindungi maka keanekaragaman hayati yang ting
ekosistem.
gi dapat lestari.
Di Indonesia diperkirakan terdapat seki tar 47
ekosistem yang berbeda,antara lain ekosistem
D. PENURUNAN KEANEKA RAGA MAN hutan bakau (mangrove),hutan hujan tropis,hutan
HAYATI SECARA GLOBAL dataran rendah,hutan rawa, padang rumput (sava
Para ahli lingkungan memperkirakan lebih na), hutan pantai,laut, terumbu karang,hutan tepi
dari 70% hutan alam di dunia telah ditebang atau sungai,hutan sagu, dan hutan rawa gambut.
rusak parah.Bahkan,beberapa ilmuwan yakin bila
pembukaan hutan ini terus berlanjut,diperkirakan Beberapa Ekosistem Darat Alami
sekitar 60.000 spesies tumbuhan,sejumlah besar Di Indonesia
vertebrata dan serangga dapat punah dalam kurun
waktu tiga dekade mendatang,kecuali jika perusa Ekosistem darat alami dapat dibe dakan atas
kan hutan ini dikurangi. beberapa ekosistem vegetasi, antara lain vegetasi
Penangkapan ikan, udang,dan biota laut lain pamah (dataran ren dah).Ekosistem vegetasi
nya secara berlebihan akan mengganggu keseim pamah terletak pada ketinggian 0 – 1.000 meter di
bangan populasi.Demikian pula,pencemaran mi atas permukaan laut,antara lain adalah sebagai
nyak akibat kecelakaan kapal tanker minyak me berikut.
ngakibatkan berbagai biota laut mati. Terumbu
karang dan hutan bakau di berbagai tempat me a. Ekosistem Hutan Bakau (Mangrove)
ngalami kerusakan oleh pencemaran industri dan Ekosistem hutan bakau terdapat di daerah pa
perilaku manusia yang merusak. sang surut.Pada hutan bakau yang memiliki dasar
Hujan asam,dan pencemaran udara telah me lumpur,tumbuhan yang khas adalah Rhyzopora,
rusak hutan di beberapa negara di Eropa. Peruba Achantus, Avicennia,Bruguiera,Cerbera, dan Ce
han iklim global dalam puluhan tahun yang akan riops.Pada hutan bakau yang memiliki dasar pasir
datang dapat memusnahkan organisme se hingga koral, tumbuhan khasnya adalah Sonneratia alba.
dapat menurunkan keanekaragaman hayati dunia Semua vegetasi pada hutan bakau memiliki
sistem perakaran yang khas,yaitu akar napas dan
E. TINGKAT KEANEKARAGAMAN akar tunjang.Akar napas sebagai bentuk adaptasi
HAYATI terhadap kondisi rendahnya kandungan oksigen
dalam akar tunjang untuk menahan pengaruh
3
Keanekaragaman hayati dapat dibedakan menjadi
pasang surut air laut.Fau na hutan bakau biasanya
tiga tingkat,yaitu keanekaragaman gen keaneka
jenis moluska,kepiting, dan ular air.
ragaman jenis (spesies),dan keanekaagaman eko
sistem.
b. Ekosistem Hutan Rawa Air Tawar
Ekosistem hutan rawa air tawar terdapat
1. Keanekargaman Gen (Individu)
di belakang hutan bakau. Tumbuh annya antara
Gen merupakan subtansi dasar yang me lain bungur (Lager stroemia),dadap( Erythrina
ngendalikan ciri dan sifat suatu makhluk hi dup. sp.),eceng gondok(Eichornia cras sipes),teratai
Semua makhluk hidup dalam satu species memi (Nym phaea sp.)dan Pistia Stratiotes. Hewan nya
liki perangkat dasar penyusun gen yang sama, antara lain babi hutan, burung me liwis,burung
tetapi komposisi atau susunan gen nya berbeda. pecuk ular,berbagai ma cam jenis ular, dan ikan.
Karena banyaknya kemung kinan susunan gen
pada individu dalam satu spesies,maka dapat c. Ekosistem Hutan Tepi Sungai
dikatakan tidak ada dua individu yang memiliki Ekosistem hutan tepi sungai terdapat di
gen yang sama.Hal inilah yang mendasari terja sepanjang tepi sungai besar dan merupakan
dinya keanekaragaman individu (keanekaraga vegetasi rawa musiman. Memiliki tanah yang
man gen). subur,dalam dan gembur.Di Kalimantan,eko
sistem ini ditumbuhi oleh pohon tengkawang dan
2. Keanekargaman Jenis (Spesies) kayu ulin.Hutan tepi sungai juga sering terdapat
di tebing-tebing berbatu dengan vegetasi yang ter
Pada variasi tingkat jenis terlihat jelas adanya
susun atas tumbuhan berkayu dengan perakaran
veriasi bentuk,penampilan,rasa,dan variasi sifat-
yang kuat yang hidup di celah-celah batu.
sifat lain.Sebagai contoh,pada tumbuhan siwalan/
lontar (Borassus sundai ca),kelapa (Cocos nuci
d. Ekosistem Hutan Sagu
fera),aren (Arenga pinnata),danpinang(Cyrtos
Vegetasi yang mendominasi ekosistem ini
tachys renda) terdapat perbedaan bentuk batang,
adalah pohon sagu,sehingga disebut eko sistem
buah,dan tempat tumbuhnya. Siwalan lebih cocok
hutan sagu.Pohon sagu tumbuh dan berkembang
hidup di tempat kering, kelapa di tepi pantai,dan
dengan baik di daerah yang me miliki aliran air
aren di pegunungan basah atau di hutan.Semua
tawar yang baik.Dasar hutan sagu biasanya terdiri
jenis tumbuhan tersebut berada dalam famili yang
atas lapisan serasah daun yang bergam
sama,yaitu Palmae,tetapi berbeda spesiesnya.
but.Ekosistem hutan sagu ter dapat secara luas di
Demikian pula pada hewan,keanekaragaman
Maluku dan Papua.
jenis dapat diamati. Golongan serangga misal nya
.Memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi.
e. Ekosistem Hutan Rawa Gambut
Ekosistem hutan rawa gambut banyak ter
dapat di Kalimantan.Ekosistem ini ditan dai oleh 1. Keanekaragaman hayati dibedakan men jadi
flora yang tumbuh tinggi,kurus,dan tidak lebat. tiga tingkatan,yaitu keanekaragaman gen,kea
Tanahnya terdiri atas timbunan gambut dengan nekaragaman spesies,dan keaneka-ragaman
tebal sekitar 0,5 – 20 m yang sangat asam (pH < ekosistem.
4) dan kandungan zat haranya rendah sehingga 2. Keanekaragaman gen memuculkan variasi
tidak subur. dalam spesies dan digolongkan ke dalam
varietas.Misalnya varietas pada pa di adalah
f. Ekosistem Pantai rojo lele,PB,pelita, ketan,dan sebagainya.
Pantai merupakan daerah perbatasan antara 3. Keanekaragaman spesies (jenis) adalah berba
laut dan darat,serta merupakan daerah pasang gai spesies dan tumbuhan yang mudah dibe
surut.Vegetasi pada ekosistem pantai dibedakan dakan satu dengan lainnya karena perbedaan
menjadi dua formasi, yaitu sebgai berikut. penampak annya.
1. Formasi Pes-caprae 4. Interaksi antara keanekaragaman hayati
Daerah ini didominasi oleh tumbuhan telapak dengan lingkungannya (interaksi antara
kambing (Ipomoea pescaprae) Tumbuhan faktor biotik dan abiotik) membentuk kea
lain yang tumbuh di daerah ini antara lain nekaragaman ekosistem.Misalnya eko sistem
rumput angin (Spinifex littoreus),bakung hutan bakau,ekosistem hutan hujan tro
(Crinum asiaticum),Vigna sp,Canavalia mar pik,ekosistem padang rumput, ekosistem sa
Itima,Pandanus tectorius,Euphorbia atoto, wah,ekosistem air laut,dan sebagainya.
dan Scae vola frutescens. 5. Setiap ekosistem tersebut memiliki ciri
sendiri.
6. Keanekaragaman hayati memantapkan eko
sistem.Menurunnya keanekaragaman hayati
2. Formasi Barringtonia mengakibatkan ekosistem menjadi tidak
Daerah ini di dominasi oleh tumbuhan mantap.
Barringtonia.Tumbuhan lain yang tumbuh di 7. Kegiatan manusia dapat menurunkan keane
daerah ini antara lain nyamplung karagaman hayati,baik keanekaragaman gen,
(Callophyllum),ketapang (Terminalia),waru spesies,maupun keanekaragaman lingkungan.
(Hibiscus tiliaceus), Hernandia, Pemphis, 8. Kegiatan manusia dapat meningkatkan kea
Thespesia, dan Erythrina. nekaragaman hayati,misalnya peng hija
uan,pembuatan taman kota,dan pemuliaan.
g. Ekosistem Hutan Hujan Tropis 9. Pelestarian SDAH dilakukan melalui upaya
Ekosistem hutan hujan tropis terdapat di konservasi,misalnya dengan mencegah la
sebagian besar wilayah Indonesia yaitu di dang berpindah,mengelola hutan,melakukan
Sumatera,Kalimantan,Sulawesi,dan Papua .Hutan penghijauan dan reboisasi, reservasi,preser
hujan tropis merupakan hutan belan tara dengan vasi, pelestarian ex situ dan in situ dengan
keanekaragaman hewan dan tumbuhan yang ting menetapkan kawasan taman nasional,cagar
gi sehingga merupakan eko istem yang mantap. alam,taman laut, hu tan wisata, dan lain-lain.

Ringkasan
Uji Kompetensi 1

A. Pilihan Ganda 5. Garis Wallace membagi wilayah Indonesia


menjadi daerah Oriental dan Australia
1. Adanya keanekaragaman susunan pe rangkat
berdasarkan ….
gen pada setiap individu dalam suatu spesies
A. penyebaran flora
akan menimbulkan keaneka ragaman pada
B. penyebaran fauna
tingkat ….
C. kekhasan flora dan fauna
A. Gen D. populasi
D. keanekaragaman flora dan fauna
B. Jenis E. komunitas
E. flora dan fauna endemik
C. ekosistem
6. Garis Weber dibuat karena Sulawesi memi
2. Di Indonesia terdapat berbagai tipe ekosis
liki ciri ….
tem yang berbeda dengan jumlah sekitar ….
A. memiliki banyak hewan endemik
B. hewan-hewannya memiliki sifat pera
lihan
4
C. dihuni oleh sebagian hewan Austra lia
dan sebagian hewan Oriental
A. 30 D. 25
D. memiliki banyak hewan berkantong
B. 10 E. 35
E. dihuni oleh hewan yang berbeda dari
C. 47
tipe Australia dan Oriental
3. pinang,kelapa,aren,dan lontar merupakan kea
7. Tidak ada dua manusia yang memi liki sifat
nekaragaman hayati tingkat
yang sama persis.Hal ini menunjukkan ada
A. gen D. jenis
nya keanekaragaman tingkat ….
B. populasi E. komunitas
A. gen D. populasi
C. ekosistem
B. jenis E. komunitas
4. Keanekaragaman hayati cenderung tinggi
C. ekosistem
dalam ….
8. Ekosistem hutan rawa gambut memiliki ciri
A. hutan dataran rendah
A. pH tanah basa, banyak zat hara
B. pH tanah asam, banyak zat hara
C. pH tanah sangat basa, sedikit zat hara
B. padang rumput
D. pH tanah netral, banyak zat hara
C. hutan hujan tropis
E. pH tanah sangat basa, sedikit zat hara
D. komunitas lama
9. Erosi plasma nutfah yang disebabkan seleksi
E. komunitas baru
oleh manusia mengakibatkan penurunan kea
nekargaman hayati,misal nya ….
A. kerusakan hutan karena penebangan liar
B. punahanya harimau jawa karena per
buruan liar
C. rusaknya rantai makanan karena peng
gunaan insektisida
D. terdesaknya bibit tanaman lokal oleh
bibit unggul dari luar Gambar di atas menunjukkan ….
E. rusaknya terumbu karang karena pence A. gen D. ekosistem
maran laut B. jenis E. komunitas
10. 1. hujan asam C. individu
2. penebangan liar 15. Badak bercula satu merupakan hewan
3. banjir bandang endemik di Ujung Kulon.Maksud dari kata
4. tanah longsor endemik adalah ….
5. pernuruan liar A. tidak dapat hidup di daerah tersebut
Yang dapat menyebabkan penurunan keane B. tidak dapat hidup di luar daerah tersebut
karagaman hayati adalah …. C. menyebarkan penyakit di daerah tersebut
A. 1, 2, 3 D. 3, 4, 6 D. hanya ditemukan di daerah tersebut
B. 1, 3, 4 E. 1, 2, 5 E. hanya ditemukan di luar daerah tersebut
C. 2, 3, 5 16. Berikut adalah ciri fauna Australis,kecuali …
11. Keanekaragaman individu dalam suatu spe A. mamalia berukuran kecil
sies makhluk hidup terjadi karena adanya B. banyak hewan berkantung
keanekaragaman …. C. ikan tidak bersirip punggung
A. habitat D. tidak terdapat spesies kera
B. bentuk tubuh E. jenis-jenis burung memiliki warna yang
C. susunan perangkat gen beragam
D. reaksi kimia dalam tubuh 17. Daerah peralihan yang amat mencolok menu
E. senyawa kimia penyusunan tubuh rut garis Weber adalah ….
12. Berikut ini tindakan manusia yang dapat me A. Kalimantan
ngurangi keanekaragaman hayati, kecuali …. B. Pulau Buru
A. pertanian tipe monokultur C. Nusa Tenggara Timur
B. rotasi tanaman D. Sulawesi
C. pemilihan bibit unggul E. Halmahera
D. seleksi tanaman budi daya 18. Ekosistem yang stabil dapat dilihat dari ting
E. pembukaan hutan menjadi areal kat keanekaragaman hayatinya karena ….
pemukiman A. dijaga oleh manusia
B. hasil interaksi faktor biotik dan abiotik

13. Berikut ini tindakan manusia yang dapat me 5


ningkatkan keanekaragaman hayati,kecuali C. tidak mungkin terjadi perubahan
A. reboisasi D. terjadi secara alami
B. mencegah pencemaran lingkungan E. hasil interaksi seimbang antar organ
C. menetapkan kawasan taman nasional isme dan lingkungan
D. meningkatkan pemakaian pupuk 19. Keanekaragaman hayati ditentukan oleh
E. penghijauan kota faktor ….
14. A. adaptasi
B. makanan
hay

nek

kea

Pen
nan
ma

ara

uru
ati

ga

C. lingkungan
n

D. makhluk hidup
E. gen dan lingkungan
20. Daerah Tundra di Amerika Utara dan padang
pasir di Texas,Amerika Barat menunjukkan
adanya keaneka raga man ...
A. komunitas D. jenis
B. ekosistem E. lingkungan
C. bioma
21. Berbagai ekosistem berikut adalah bentuk
Tahun keanekaragaman yang ada di Indonesia,
kecuali ….
Grafik di atas menunjukkan …. A. padang pasir D. kota
A. peningkatan keanekaragaman hayati dari B. hutan bakau E. tundra
tahun ke tahun C. savana
B. penurunan keanekaragaman hayati dari 22. Jenis daerah konservasi yang memiliki fungsi
tahun ke tahun produktif dan pariwisata adalah …
C. keanekaragaman hayati tetap dari tahun A. cagar alam
ke tahun B. wana wisata
D. keanekaragaman hayati terus menurun C. taman hutan raya
akibat penebangan hutan D. hutan lindung
E. diperlukan usaha pelestarian ke- E. taman nasional
anekaragaman hayati 23. Hal-hal yang mempengaruhi keanekaraga
man hayati disuatu tempat adalah
A. evolusi dan kondisi lingkungan
B. curah hujan dan panas matahari A. evolusi D. genetika
C. longitudinal dan latitudinal B. kultur jaringan E. ekologi
D. organisme lain yang sudah ada C. fisiologi
E. kondisi dan sumber daya ling kungan 33. Garis khayal yang memisahkan tipe makhluk
24. Pembagian daerah pada bioma air laut atas hidup yang ada di pulau Bali dengan Lombok
daya penetrasi sinar matahari adalah sebagai adalah ….
berikut …. A. Garis Khatulistiwa
A. fotik dan lentik B. Garis Weber
B. lentik dan neritik C. Garis Raffles
C. abisal dan batial D. Garis Wallace
D. fotik dan neritik E. Garis Walker
E. fotik dan afiotik 34. Variasi suhu lingkungan yang dapat me
25. Pisang ambon dan pisang batu merupakan nyebabkan adanya keanekaragaman hayati di
contoh keanekaragaman gen dengan perbedaan dunia berkaitan dengan
A. fonotipe D. lingkungan A. latitudinal dan longitudinal
B. genotipe E. faktor luar B. latitudinal dan altitudinal
C. variasi C. altitudinal dan longitudinal
26. Perbedaan fenotipe dengan genotipe yang D. longitudinal dan garis lintang
sama, tampak pada …. E. garis lintang dan latitudinal
A. ayam kampung dan ayam bangkok
B. mangga harum manisdan mangga golek B. Esai
C. apel batu dan apel malang
1. Apakah yang dimaksud dengan keaneka-
D. padi rojo lele dan padi PB
ragaman hayati?
E. jeruk manalagi dan jeruk sunkist
2. Mengapa keanekaragaman hayati dapat
27. Potensi keanekaragaman hayati yang ter
menurun? Berikan contoh penurunan ka
banyak akan ditemukan pada ….
nekaragaman hayati!
A. hutan subtropis
3. Kerusakan suatu habitat alami dapat me
B. hutan hujan
nyebabkan menurunnya keanekaraga man
C. savana
hayati dan bahkan dapat berakibat punahnya
D. stepa
jenis organisme tertentu.Hal tersebut sangat
E. hutan bakau
mempengaruhi ekosistem secara umum.
28. Ekosistem-ekosistem manakah berikut ini
Mengapa demikian,beri kan penjelasan!
yang secara alami saling menopang satu
4. Apa yang dimaksud dengan hewan en
sama lain secara langsung?
demik?Berikan 3 contohnya yang ada di
A. sawah dan hutan hujan tropis
Indonesia!
B. tundra dan hutan hujan tropis
5. Meskipun keanekaragaman hayati meru
C. hutan bakau dan terumbu karang
pakan sumber daya alam yang dapat di
D. terumbu karang dan sungai
perbarui,pemanfaatannya harus tetap terken
E. hutan bakau dan sawah
dali. Mengapa demikian?
29. Penangkaran panda di kebun binatang San
6. Mengapa keanekaragaman hayati hutan hujan
Fransisco merupakan satu bentuk konservasi
tropis lebih kaya dibandingkan keanekara
A. alami D. buatan
gaman hayati daerah lain di dunia?
B. in situ E. bersama
7. Apakah yang dimaksud dengan plasma
C. ex situ
nutfah dan apa hubungannya dengan keane
30. Penanaman pohon ceri di Washington DC
karagaman hayati?
kini telah menjadi salah satu bentuk
8. Selain usaha untuk melestarikan keanekara
konservasi ….
gaman hayati,manusia juga dapat mening
A. bersama D. ex situ
katkan keanekaragaman hayati.Sebutkan
B. alami E. in situ
cara-cara yang dapat ditempuh manusia
C. buatan
untuk itu!
31. Ekosistem disebut mantap apabila ….
9. Mengapa kemajuan penemuan bibit unggul
A. jumlah spesiesnya tetap
dapat membahayakan biodiversit
B. keseimbangannya terjaga
10. Faktor-faktor apakah yang menyebab kan
C. jumlah jenisnya berubah sesuai jum lah
Indonesia memiliki megabiodiversity
spesies
D. anggotanya tidak bertamah terlalu
banyak
E. fluktuasi jumlah spesies kecil
32. Ilmu Biologi yang memiliki peran paling
penting dalam usaha konservasi adalah ... BAB 2
KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas / Semester : X/2
Kompetensi Dasar : Mengklasifikasikan keanekaragaman hayati

Klasifikasi makhluk hidup merupakan suatu cara memilih dan mengelompokkan makhluk hidup
menjadi golongan atau unit tertentu yang disebut takson. Ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk
hidup disebut taksonomi. Cara pembentukan atau penyusunan takson-takson disebut klasifikasi.
Selain melakukan penggolongan (klasifikasi), dalam taksonomi juga dilakukan identifikasi atau
determinasi (pengenalan). Melakukan identifikasi makhluk hidup berarti mengungkapkan identitas suatu
makhluk hidup, yaitu menentukan nama yang benar dan tempat yang tepat dalam klasifikasi. Untuk
melakukan identifikasi atau determinasi dapat digunakan identifikasi atau kunci determinasi. Ilmu yang
mengkaji jenis-jenis dan keanekaragaman makhluk hidup disebut sistematika.

A. TUJUAN KLASIFIKASI jukkan adanya hubungan kekerabatan.

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah C. TINGKATAN TAKSON DALAM


untuk mempermudah mempelajari, mengenali, KLASIFIKASI
menglompokkan, dan membandingkan makhluk
hidup yang jumlahnya sangat banyak dan ber Di dalam klasifikasi, makhluk hidup dipilah-
aneka ragam. pilah dan dikelompokkan menjadi golongan atau
Mengenali adalah mendeskripsikan ciri-ciri unit-unit tertentu yang disebut takson.Jadi, takson
yang dimiliki oleh setiap jenis makhluk hidup. merupakan tingkatan klasifikasi.Tingkatan takson
Mengelompokkan adalah menggolong golongkan dari yang paling rendah sampai ke tingkat yang
makhluk hidup yang memiliki ciri-ciri yang sama. paling tinggi berturut-turut adalah spesies - genus
Membandingkan adalah mencari persamaan dan - famili -ordo - kelas - divisi (untuk tumbuhan)
perbedaan ciri-ciri atau sifat yang ada pada ma atau filum (untuk hewan)-kingdom/regnum/dunia.
khluk hidup. Anggota takson yang lebih rendah memiliki
Dengan melakukan klasifikasi makhluk hi persamaan sifat lebih banyak dibandingkan ang
dup kita juga dapat mengetahui adanya hubungan gota takson yang lebih tinggi.
kekerabatan antarmakhluk hidup.Semakin banyak
persamaan yang dimiliki antamakhluk hidup ber 1. Spesies (Jenis)
arti semakin dekat hubungan kekerabatannya.
Spesies atau jenis merupakan tingkatan tak
son yang terendah. Makhluk hidup digolongkan
B. DASAR-DASAR KLASIFIKASI dalam satu spesies jika secara alami dapat mela
kukan perkawinan dan menghasilkan keturunan
Persamaan yang dimiliki oleh makhluk hidup yang fertil.Keturunan yang fertil artinya dapat
dijadikan dasar klasifikasi,meliputi persamaan melakukan perkawinan antar sesamanya dan
morfologi,anatomi,fisiologi,dan biokimia. menghasilkan keturunan kembali.Contoh spesies
adalah orangutan (Pongo pygmaeus), ikan mas
1. Persamaan Morfologi (Cyprinus carpio), jagung (Zea mays).
Klasifikasi terutama didasarkan pada persa
maan morfologi, yaitu ciri-ciri bagian luar tubuh 2. Genus (Marga)
makhluk hidup.Pada tumbuhan,ciri morfologi Genus adalah tingkatan takson yang ang
yang dapat digunakan antara lain bentuk daun, gotanya terdiri dari beberapa spesies yang memi
tulang daun,bentuk bunga, jumlah bagian-bagian liki beberapa persamaan ciri. Misalnya,anjing
bunga, bentuk atau keping biji,bentuk pohon, dan (Canis familiaris) dan serigala (Canis nubilis),
bentuk buah.Pada hewan,ciri morfologi antara keduanya termasuk genus Canis; singa (Panthera
lain ruas-ruas pada tubuh,bentuk alat gerak,jum
lah kaki,bentuk paruh pada aves,dan jumlah sayap
pada serangga. leo) dan macan tutul (Panthera tigris),lada (Piper
nigrum) dan sirih (Piper betle).
2. Persamaan Anatomi
Persamaan anatomi dilihat dari ciri-ciri yang 3. Famili (Suku)
tedapat di dalam tubuh makhluk hidup.Ciri ana Famili adalah tingkatan takson yang anggo
tomi pada tumbuhan sebagai dasar klasifikasi tanya terdiri atas beberapa genus. Misalnya,
antara lain ada tidaknya berkas pembuluh angkut genus Panthera (marga singa dan macan tutul)
(xilem dan floem),letak pembuluh angkut (me bersama dengan genus Felis (marga kucing
nyebar atau mengelompok),dan ada tidaknya rumah) dimasukkan ke dalam famili Felidae.
kambium.Sedangkan pada hewan misalnya ada
tidakya tulang belakang. 4. Ordo (Bangsa)

3. Persamaan Fisiologi Ordo adalah tingkatan takson yang terdiri


dari atas beberapa famili.Contohnya famili
Persamaan fisiologi adalah persamaan fungsi Felidae (kelompok kucing),Canidae (kelompok
anjing),Ursidae (kelompok beruang),dan Viver
ridae (kelompok musang) membentuk ordo Carni
faal yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup. vora (hewan pemakan daging).Anggota Carni
Misalnya persamaan dalam proses metabolisme vora memiliki ciri yang sama,yaitu gigi taring ku
seperti pencernaan, respirasi, peredaran darah. at dan tajam dan gerahamnya memiliki ujung-
ujung mahkota yang runcing.
4. Persamaan Biokimia
Persamaan fisiologi dan biokimia sangat 5. Kelas
terkait dan sering sulit dipisahkan.Pada klasi Kelas adalah tingkatan takson yang terdiri
fikasi hewan,persamaan biokimia yang dapat digu atas beberapa ordo.Cotohnya Ordo Carnivora,
nakan klasifikasi antara lain struktur protein,ada Insektivora (pemakan serangga),Chiroptera (bang
tidaknya enzim,ada tidaknya organel sel,ada sa kelelawar)Rodentia (binatang mengerat),Pri
tidaknya membran organel sel,dan asam nukleat mata (bangsa kera),Perissodactyla (hewan berte
(DNA atau RNA).Pada klasifikasi tumbuhan an lapak ganjil) dimasukkan dalam satu kelas yaitu
tara lain didasarkan pada persamaan zat-zat kimia kelas Mammalia.Anggota kelas Mammalia memi
yang terkandung dalam tubuh tumbuhan.Makh liki ciri yang sama yaitu memiliki kelenjar susu
luk hidup yang memiliki morfologi berbeda tetapi (glandula mamae), menyusui anaknya,dan
memiliki persamaan biokimia, bisa berarti menun mempunyai rambut.
Beberapa sistem klasifikasi makhluk hidup
6. Filum atau Divisi yang pernah diperkenalkan oleh para ahli
taksonomi adalah sebagai berikut.
Filum atau divisi adalah tingkatan takson
yang terdiri atas beberapa kelas yang memiliki
1. Sistem Dua Kingdom
persamaan ciri. Contohnya, hewan yang tubuh
dan kakinya bersegmen dimasukkan ke dalam Dalam sistem ini makhluk hidup yang dibagi
filum Arthropoda.Tumbuhan yang memiliki bu menjadi 2 kingdom (kerajaan), yaitu Kerajaan
nga sebagai alat perkembangbiakan dimasukkan Tumbuhan (Kingdom Plantae) dan Kerajaan
dalam divisi Anthophyta. Hewan (Kingdom Animalia). Kerajaan tumbuhan
terdiri dari anggota yang mempunyai dinding sel
7. Kingdom/Regnum/Dunia dari selulosa yang kaku dan berklorofil sehingga
mampu berfotosintesis. Yang termasuk kerajaan
Tingkat takson yang tertinggi adalah
tumbuhan adalah bakteri, ganggang, lumut, jamur,
kingdom atau regnum (dunia).Cotohnya semua
paku dan tumbuhan biji, meskipun bakteri dan
hewan dimasukkan ke dalam Kingdom Animalia
jamur tidak berklorofil.
dan semua tumbuhan dimasukkan ke dalam
Sedangkan kerajaan hewan beraggotakan
Kingdom Plantae.
organisme yang tidak berdinding sel, tidak
Kadang-kadang tingkatan takson dibuat lebih
berklorofil, dan mampu berpindah tempat dari
lengkap lagi dengan menambah sub (anak) jika
satu tempat ke tempat lain (bergerak bebas). Yang
terdapat di bawah tingkatannya.Contohnya,
termasuk kerajaan hewan adalah semua hewan
subfilum (anak filum),subkelas,subordo,dan sub
dari Protozoa (hewan bersel satu) sampai
famili. Atau dengan kata super jika berada di atas
Chordata.
tingkatan.Contohnya,superkelas superordo,dan
super famili.
2. Sistem Tiga Kingdom
Contoh tingkatan klasifikasi
Klasifikasi orangutan (Pongo pygmaeus) Pada sistem klasifikasi ini organisme di-
Kingdom : Hewan (Animalia) kelompokkan menjadi tiga kingdom berdasarkan
Filum : Chordata cara memperoleh makanan, yaitu Kingdom
Subfilum : Vertebrata Plantae atau tumbuhan (berfotosintesis) Kingdom
Kelas : Mammalia Fungi atau jamur (mengurai dan menyerap
Ordo : Primata substrat), dan Kingdom Animalia atau hewan
Subordo : Anthropoidea (fagotrof, yaitu organisme heterotrof yang
Famili : Pongiidae menelan makanan ke dalam tubuhnya). Yang
Genus : Pongo termasuk Kingdom Plantae adalah bakteri,
Spesies : Pongo pygmaeus ganggang, lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan
biji. Yang termasuk Kingdom Fugi adalah semua
Klasifikasi padi (Oryza sativa)
jamur. Sedangkan Kingdom Animalia adalah
Kingdom : Tumbuhan (Plantae)
semua hewan dari Protozoa sampai Chordata.
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
3. Sistem Empat Kingdom
Kelas : Monocotyledoneae
Ordo : Gramiales Sistem ini membagi organisme ke dalam 4
Famili : Gramineae kingdom berdasarkan ada tidaknya membran inti
Genus : Oryzae sel. Organisme yang selnya tidak memiliki
Spesies : Oryza sativa membran inti disebut prokariotik. Sedangkan
organisme yang selnya memiliki membran inti
disebut eukariotik. Berdasarkan sifat tersebut,
D. TATA NAMA BINOMIAL sistem 4 kingdom terdiri dari Kingdom Monera,
Kingdom Fungi, Kingdom Plantae, dan Kingdom
Carolus Linnaeus (1707-1778), seorang Animalia. Kingdom Monera memiliki anggota
Swedia, adalah tokoh yang berjasa dalam metode bakteri dan ganggang biru yang keduanya
modern penamaan ilmiah setiap jenis makhluk prokariotik. Kingdom Plantae terdiri dari semua
hidup. Pemberian nama makhluk hidup dilakukan tumbuhan, kecuali ganggang biru. Kingdom
dengan menggunakan sistem binomal Animalia terdiri dari semua hewan dari Protozoa
nomenklatur atau sistem tata nama binomal. sampai Chordata.
Sistem tata nama binomal memiliki
ketentuan-ketentuan sebagai berikut. 4. Sistem Lima Kingdom
1. Nama spesies harus menggunakan bahasa Klasifikasi 5 kingdom yang diperkenalkan
Latin atau yang diLatinkan. oleh Whittaker (1969) didasarkan pada tingkatan
2. Terdiri dari dua kata (binomal), kata pertama organisme, susunan sel, dan cara organisme
adalah penunjuk spesies (nama spesifik). memperoleh makanannya, yaitu sebagai berikut.
3. Huruf pertama pada nama genus ditulis
menggunakan huruf besar, huruf pertama a. Kingdom Monera
pada penunjuk spesies ditulis menggunakan Monera terdiri dari organisme prokariotik,
huruf kecil. yaitu bakteri dan ganggang hijau biru
4. Nama genus dan penunjuk spesies masing- (Cyanobacteria).
masing ditulis miring atau diberi garis bawah
secara terpisah. Contoh : Pongo pygmeus b. Kingdom Protista
atau Pongo pygmeus (orangutan). Oryza Protista terdiri dari organisme eukariotik,
sativa atau Oryza sativa (padi). tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi belum
terdiferensiasi. Protista pada umumnya memiliki
E. PERKEMBANGAN SISTEM sifat antara hewan dan tumbuhan. Protista dapat
KLASIFIKASI dibedakan menjadi Protista menyerupai hewan
(Protozoa), Protista menyerupai tumbuhan
(ganggang/alga), dan Protista menyerupai jamur. e. Kingdom Animalia
Animalia memiliki sel eukariotik. Tubuhnya
c. Kingdom Fungi tersusun atas banyak sel yang telah terdiferensiasi
Fungi (jamur) memiliki sel eukariotik. Cara membentuk jaringan. Animalia tidak dapat
makan bersifat heterotrof yaitu menyerap zat membuat makanannya sendiri (bersifat heterotrof)
organik dari lingkungannya sehingga hidupnya dan menelan makanannya. Yang termasuk
bersifat parasit atau saprofit. Kingdom Fungi Kingdom Animalia adalah Filum Porifera,
terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir Coelenterata, Platyhelminthes, Nemathelminthes,
(Divisi Myxomycota) dan jamur air (Divisi Annelida, Mollusca, Echinodermata, Arthropoda,
Oomycota) yang masuk ke Kingdom Protista. dan Chordata.

d. Kingdom Plantae F. KUNCI DETERMINASI


Plantae terdiri dari tumbuhan eukariotik.
Tubuhnya ada yang tersusun satu sel, tetapi Kunci determinasi adalah keterangan
umumnya tersusun oleh banyak sel yang telah mengenai ciri-ciri suatu makhluk hidup.
terdiferensiasi membentuk jaringan. Memiliki Tujuan adanya kunci determinasi adalah untuk
dinding sel yang terdiri atas selulosa dan memiliki mengenali dan menetapkan identitas suatu
kloroplas sehingga mampu membuat makanannya makhluk hidup agar dapat dimasukkan ke dalam
sendiri (bersifat autotrof). Plantae terdiri atas kelompok mana dalam klasifikasi. Menetapkan
tumbuhan lumut (Bryophyta), tumbuhan paku identitas suatu makhluk hidup berarti melakukan
(Pterydophyta), dan tumbuhan biji identifikasi sehingga dapat menentukan nama
(Spermatophyta), yang terbagi menjadi divisi yang benar dan dalam sistem klasifikasi yang
tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) dan tepat dari suatu makhluk hidup.
tumbuhan biji tertutup (Angiospermae)

Gambar 2.1 Sistem klasifikasi 5 kingdom

Uji Kompetensi 2

A. Pilihan Ganda penggolongan makhluk hidup disebut ….


A. zoologi D. ekologi
1. Tingkatan takson paling rendah yang
B. botani E. entomologi
menempatkan jagung dan padi dalam satu
C. taksonomi
kedudukan sistematik adalah ….
5. Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah..
A. kelas D. genus
A. mencari persamaan dan perbedaan
B. ordo E. divisi
makhluk hidup
C. famili
B. setiap makhluk hidup diberi satu nama
ilmiah
2. Dalam klasifikasi sistem empat kingdom,
C. menyederhanakan objek studi tentang
makhluk hidup dibedakan berdasarkan
makhluk hidup yang beraneka ragam
pertimbangan mengenai ….
D. mencari perbedaan morfologi makhluk
A. struktur membran inti
hidup
B. struktur dinding sel
E. mencari persamaan tempat hidup dan
C. kemampuan berfotosintesis
makanan makhluk hidup
D. kemampuan berpindah tempat
6. Padi dalam taksonomi diberi nama ilmiah
E. struktur sitoplasma
Oryza sativa. Nama depan dalam sistem tata
3. Nama ilmiah setiap makhluk hidup terdiri
nama ini menunjukkan takson ….
dari dua kata. Kata pertama dari nama
A. kelas D. genus
tersebut menunjukkan ….
B. ordo E. spesies
A. genus D. famili
C. famili
B. spesies E. kelas
7. Urutan takson pada tumbuhan dari yang
C. ordo
tinggi sampai yang rendah adalah ….
4. Cabang biologi yang berhubungan dengan
A. divisi  kelas  famili  ordo 
genus  spesies C. sistem empat kingdom
B. divisi  kelas  ordo  famili  D. sistem lima kingdom
spesies  genus E. sistem enam kingdom
C. divisi  kelas  ordo  famili  17. Kucing, anjing dan harimau memiliki
genus  spesies kesamaan antara lain struktur gigi dan jenis
D. divisi  ordo  kelas  famili  makanannya. Oleh karena itu, hewan tersebut
genus  spesies dikelompokkan dalam satu takson yang
sama, yaitu ….
E. divisi  famili  ordo  kelas 
A. filum D. famili
spesies  genus
B. kelas E. genus
8. Tumbuhan kentang diberi nama ilmiah
C. ordo
Solanum tuberosum, sedangkan tumbuhan
18. Diantara pasangan hewan di bawah ini, yang
tomat diberi nama ilmiah Solanum
mempunyai hubungan kekerabatan paling
lycopersicum. Ini berarti bahwa tumbuhan
dekat adalah ….
kentang dan tomat ….
A. spesies sama, genus berbeda
B. genus sama, spesies berbeda
C. genus sama, famili berbeda
D. genus berbeda, famili sama
E. spesies sama, genus dan familiu berbeda
9. Seorang ilmuwan yang berjasa dalam
pengklasifikasian makhluk hidup dan
menciptakan sistem binomial nomenklatur
dalam pemberian nama ilmiah untuk
makhluk hidup adalah ….
A. Aristoteles A. katak dan ular
B. John Ray B. burung dan keleawar
C. Carolus Linnaeus C. paus dan sapi
D. Charles Darwin D. lumba-lumba dan ikan hiu
E. Theophrastus E. kuda dan kuda laut
10. Cara penulisan nama ilmiah tanaman padi 19. Lihat gambar berikut
menurut tata nama binomial adalah …. F.
A. oryza sativa D. Oryza sativa
B. oryza Sativa E. Oryza Sativa
C. Oryza sativa
11. Tingkatan takson berikut ini yang paling Kelompok organisme yang tidak termauk
banyak memiliki persamaan struktur tubuh protista adalah ….
adalah …. A. 1, 2 D. 2, 4
A. ordo D. spesies B. 1, 3 E. 3, 4
B. famili E. kelas C. 2, 3
C. genus
12. Bahasa yang digunakan untuk nama suatu 19. Lihat gambar berikut :
tumbuhan atau hewan dalam melakukan
klasifikasi adalah ….
A. bahasa Inggris
B. bahasa Indonesia
C. bahasa latin
D. bahasa Perancis
E. bahasa daerah masing-masing
13. Dasar klasifikasi tumbuhan dan hewan yang
sekarang digunakan dirumuskan pertama kali
oleh ….
A. Charles Darwin
B. Fransesco Redi
C. Robert Hooke
D. Carolus Linnaeus
E. Aristoteles
14. Mamalia dan aves dikelompokkan pada kelas Organisme yang memiliki membran inti
yang berbeda, tetapi mempunyai satu adalah ….
persamaan, yaitu …. A. 1, 2 D. 2, 4
A. homoioterm D. vivipar B. 1, 3 E. 3, 4
B. poikiloterm E. ovovivipar C. 2, 3
C. ovipar
15. Tingkatan takson yang paling tinggi dari 20. Dari kingdom berikut ini, manakah yang
tumbuhan adalah …. semua anggotanya merupakan organisme
A. divisi D. spesies heterotrof?
B. ordoi E. famili A. Plantae
C. filum B. Plantae, Fungi
16. Berdasarkan tingkatan organisme, susunan C. Monera, Protista
sel, dan cara organisme memperoleh D. Fungi, Animalia
makanannya, maka sistem klasifikasi dibagi E. Protista, Animalia
menjadi ….
A. sistem dua kingdom 21. Manusia dan panda berada pada kelas yang
B. sistem tiga kingdom sama yaitu mamalia sehingga pasti juga
termasuk dalam kelompok takson yang sama, D. Spesies selalu mempunyai moyang yang
yaitu …. sama
A. spesies D. filum E. Jawaban c dan d benar
B. famili E. ordo
C. genus 29. Manakah penjelasan tentang Kingdom yang
22. Saat mengamati dengan mikroskop, kamu tidak benar?
tidak akan menemukan dinding sel pada A. Fungi – umumnya bersifat saprofit
preparat sel …. B. Plantae – umumya dapat berfotosin-tesis
A. bakteri D. hewan C. Animalia -jarang yang bersifat ingestif
B. jamur E. ganggang D. Protista – cara mendapatkan nutrisi-nya
C. tumbuhan bermacam-macam
E. Jawaban c dan d benar
23. Untuk mengidentifikasi makluk hidup kita
dapat menggunakan kunci dikotom, yaitu …. 30. Takson di bawah tingkat famili adalah …
A. membagi suatu kelompok menjadi dua A. kelas D. filum
kelompok yang lebih kecil B. ordo E. genus
B. membagi suatu kelompok menjadi dua C. spesies
atau lebih kelompok yang lebih kecil
C. membagi suatu kelompok menjadi tiga 31. Pasangan manakah yang tidak benar?
kelompok lebih kecil A. Protista – uniselular atau multiselular,
D. membagi suatu kelompok tiga atau lebih eukariot
kelompok yang lebih kecil B. Protista – uniselular, prokariot
E. membagi suatu kelompok menjadi empat C. Monera – uniselular, prokariot
kelompok yang lebih kecil D. Plantae – semuanya multiselular
E. Animalia – semuanya multiselular
24. Penyu hijau hidup di laut, dan pergi ke darat
saat bertelur. Sebaliknya, katak hidup di darat 32. Anggota genus yang berkerabat dekat
dan pergi ke air saat bertelur. Katak termasuk dikelompokkan dalam satu ….
amfibi, tetapi mengapa penyu hijau tidak A. filum D. kingdom
termasuk amfibi? B. famili E. ordo
A. karena penyu hijau mempunyai telur C. spesies
yang terbungkus cangkang
B. karena penyu hijau selama daur 33. Anggota kelas yang berkerabat dekat
hidupnya bernafas dengan paru-paru dikelompokka dalam satu ….
sehingga dapat hidup di darat A. filum D. kingdom
C. karena penyu hijau mempunyai alat B. famili E. ordo
gerak berupa empat kaki C. spesies
D. karena penyu hijau memiliki kulit
penutup tubuh yaitu plstron 34. Pada penamaan menggunakan sistem
E. karena penyu hijau memiliki kulit binomial nomenklatur, nama ilmiah spesies
penutup tubuh yang keras yaitu karapaks terdiri dari dua kata yang merupakan
penunjuk ….
25. Pengelompokan hewan dapat dilakukan A. kelas, genus D. famili, spesies
berdasarkan ciri-ciri sifat berikut, kecuali …. B. famili, genus E. genus, spesies
A. struktur tubuh hewan C. genus, kelas
B. warna tubuh hewan
C. cara reproduksi hewan
B. Esai
D. sistem pernapasan hewan
E. penutup tubuh hewan 1. Apakah yang dimaksud dengan klasifikasi
makhluk hidup?
26. Takson genus merupakan …. 2. Terangkan tujuan klasifikasi makhluk hidup
A. kelompok yang beranggotakan spesies 3. Apa yang dimaksud melakukan identifikasi
yang berkerabat dekat terhadap makhluk hidup
B. kelompok yang anggotanya mempunyai 4. Buatlah tingkatan takson dari klasifikasi
kemiripan genotipe hewan dan tumbuhan, berturut-turut dari
C. takson yang lebih tinggi daripada famili tingkat yang tinggi ke yang rendah dan
D. takson yang lebih rendah dari spesies berikan contohnya!
E. sekelompok genera (marga) 5. Jelaskan aturan pemberian nama ilmiah
sistem binomial nomenklatur pada spesies
27. Ciri sifat yang berkembang sangat lambat makhluk hidup dan berikan contohnya!
bermanfaat untuk menentukan kekerabatan
pada tingkat …. 6. Sebutkan pengelompokan makhluk hidup
A. filum D. famili berdasarkan sistem 5 (lima) kingdom!
B. marga E. spesies 7. Jelaskan persamaan apa saja yang menjadi
C. ordo dasar klasifikasi makhluk hidup dan
persamaan apa yang paling mudah diamati!
28. Menurut aturan taksonomi, manakah yang 8. Jelaskan sistem 2 kingdom dalam
benar? pengklasifikasian makhluk hidup yang
A. Spesies selalu mempunyai nama yang pernah dilakukan oleh para ahli taksonomi!
terdiri dari tiga suku kata, misalnya 9. Lengkapilah baganPlantae klasifikasi Kingdom
Homo sapiens sapiens Plantae di bawah ini!
B. Spesies selalu terpisah secara seksual
dengan spesies lain ……… ……… ………
C. Spesies selalu tampak serupa
… … …
… …

2. Arthropoda …………………
3. Felidae …………………
4. Carnivora …………………
5. Piper nigrum …………………

10. Lengkapilah tabel pengelompokan takson


dari organisme berikut ini!

No Nama Ilmiah Takson


1. Panthera …………………
BAB 3
PLANTAE (TUMBUHAN)

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas / Semester : X/2
Kompetensi Dasar : 3.3.Mendeskripsikan dalam mengkomunikasikan ciri-ciri
kingdom plantae dan peranannya bagi kehidupan

Plantae atau tumbuhan adalah organisme eukariotik dan memiliki klorofil sehing ga bersifat
autotrof.Tubuhnya tersusun oleh banyak sel (multiseluler). Berbeda dengan sel hewan, sel-sel tumbuhan
memiliki dinding sel yang mengandung selulosa.
Kingdom Plantae terdiri atas tumbuhan lumut (Bryophyta),tumbuhan paku (Pterydophyta),dan
tumbuhan biji (Spermatophyta).Tumbuhan biji terdiri atas tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) dan
tumbuhan biji tertutup (Angiospermae).

A. TUMBUHAN LUMUT (BRYOPHYTA)


Tumbuhan lumut (Bryophyta) merupakan embrio (2n)
golongan tumbuhan peralihan antara tumbuhan sporogonium (2n) merupakan
bertalus (tidak memiliki akar,batang,dan daun) sporofit
dan tumbuhan ber kormus (memiliki akar,batang,
dan daun sejati). spora (n)
Tumbuhan lumut hidup di tempat yang lem
bap,basah, atau berair dan biasa nya bersifat epifit Skema 3.1 Pergiliran keturunan pada tumbuhan
(menempel).Lumut memiliki klorofil sehingga lumut
dapat berfo tosintesis atau bersifat autotrof.
3. Klasifikasi Tumbuhan Lumut
1. Struktur Tumbuhan Lumut Lumut dibedakan 3 kelas berikut :
Mempunyai rizoid (akar semu) yang berfung a. Lumut daun (Musci)
si untuk melekat pada tempat tumbuh,serta me Mempunyai struktur seperti akar (rizo id) dan
nyerap air dan zat hara. seperti daun. Contohnya Sphag num fimbriatum,
Batang tidak memliki pembuluh pengangkut Polytrichum commune, dan Andrea petrophila.
(xilem dan floem).
Daun kecil,sempit,panjang,tidak bertu lang b. Lumut hati (Hepaticae)
daun,dan mengandung kloroplas berisi klorofil. Tubuhnya ternagi menjadi dua lobus seperti
hati. Contohnya Marchantia poly
2. Reproduksi Tumbuhan Lumut morpha,Porella,dan Ricciocarpus natans

Tumbuhan lumut mengalami metagenesis,


yaitu adanya pergiliran yang teratur antara fase ve
getatif dan generatif. 10
Reproduksi secara vegetatif membentuk spo
ra haploid (n) yang dihasilkan oleh fase sporofit, c. Lumut tanduk (Anthocerotae)
yaitu sporogonium. Sporofitnya berbentuk kapsul meman jang
Reproduksi secara generatif dengan pele seperti tanduk yang melekat pada ba gian
buran antara spermatozoid yang diha silkan ante gametofit.Contohnya Anthoceros laevis.
redium (alat kelamin jantan) dengan ovum yang
dihasilkan oleh arke gonium (alat kelamin beti
na).Anteridium dan arkegonium dihasilkan oleh 4. Manfaat Tumbuhan Lumut
tumbu han lumut.Jadi,generasi sporofit berben tuk
sporogonium, sedangkan generasi gametofit 1. Sebagai obat hepatitis(radang hati), seperti
berbentuk tumbuhan lumut. Marchantia polymorpha.
2. Sebagai bahan pengganti kapas, seper ti
berbagai jenis Sphagnum.
3. Secara ekologi dapat menyerap air dan
(Lihat skema 3.1) menahan pengikisan tanah oleh air (erosi).

spora (n)
B. TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA)
protonema (n)
Tumbuhan paku (Pteridophyta) meru pakan
tumbuhan kormofia yaitu sudah memiliki akar,batang,dan
lumut (n) merupakan daun yang sebenarnya. Tumbuhan paku
gametofit berkembang biak de ngan spora.
Tumbuhan paku dapat hidup menem pel pada
anteredium arkegonium tumbuhan lain (epifit),hidup di air (hidrofit),hidup
(n) (n) di tempat lembap (hi grofit),dan hidup pada sisa-
sisa tumbuhan lain (saprofit).
spermatozoid ovum
(n) (n) 1. Struktur Tumbuhan Paku
Tumbuhan paku berakar serabut. Sel-sel pada
akar sudah berdiferensiasi men jadi kulit luar
zigot (2n)
(epidermis),kulit dalam, (korteks), an silinder menghasilkan spora yang beru kuran dan
pusat yang terdiri da ri xilem dan floem yang berbentuk sama,tetapi seba gian spora jantan
konsentris (xi lem di tengah dikelilingi oleh dan sebagian lagi spora betina. Contoh:
floem). Equisetum (pa ku ekor kuda).
Menurut bentuknya daun tumbuhan paku (Lihat skema 3.2, 3.3, dan 3.4)
dibedakan sebagai berikut :
a. Daun mikrofil (daun kecil), belum 3. Klasifikasi Tumbuhan Paku
berdiferensiasi.
Tumbuhan paku dapat dibedakan men jadi
b. Daun makrofil (daun besar),sudah
beberapa divisi, yaitu Psilophyta,
berdiferensiasi menjadi epidermis dan
Lycopodiophyta,Equisetophyta,dan Pterophyta.
mesofil daun. Mesofil terdiri dari jari ngan
a. Psilophyta (Paku Purba)
tiang (palisade), jaringan bunga
Tidak memiliki daun atau memiliki daun
karang(spons),dan tulang daun.
kecil-kecil(daun mikrofil).Spora ngium terletak di
ujung-ujung cabang. Beberapa jenis di antaranya
Menurut fungsinya daun tumbuhan
belum memi liki akar.Psilophyta sering disebut
paku dibedakan sebagai berikut :
paku telanjang.Tumbuhan paku ini bersifat
a. Daun tropofil, merupakan daun untuk
homospora dan sudah hampir punah. Contoh:
fotosintesis.
Psilotum nudum.
b. Daun sporofil,merupakan daun peng hasil
spora. Daun sporofil mempu nyai
b. Lycopodiophyta (Paku Kawat)
sporangium (kotak spora) yang terkumpul
Lycopodiophyta disebut juga sebagai paku
dalam sorus yang terdapat pada sisi bawah
kawat atau paku rambut. Anggo tanya memiliki
daun.
daun kecil-kecil dan tidak

11
2. Reproduksi Tumbuhan Paku
Tumbuhan paku juga mengalami me
tagenesis. Reproduksi vegetatif dengan spora bertangkai. Paku ini termasuk paku yang
haploid (n) yang dihasilkan oleh tumbuhan heterospora. Contoh: paku rane (Seleginela) dan
paku.Jadi tumbuhan paku me rupakan tumbuhan paku kawat (Lycopo dium cernuum).
dalam fase sporofit (penghasil spora).Reproduksi
generatif terjadi melalui peleburan antara sperma c. Equisetophyta (Paku Ekor Kuda)
tozoid dan ovum yang dihasilkan oleh protalium. Umumnya memiliki batang berca bang dan
Jadi,protalium yang berbentuk talus merupakan beruas-ruas.Daun-daunnya kecil seperti selaput
fase gamerofit (peng hasil gamet). halus; tunggal dan tersusun melingkar. Batangnya
Berdasarkan jenis spora yang dihasil berwarna hijau yang mengandung klorofil untuk
kan,tumbuhan paku dibedakan atas gol ongan fotosintesis.Paku ini termasuk paku pera lihan
berikut ini: antara paku homospora dengan hete rospora.
Contoh: paku ekor kuda (Equi setum
a. Paku nomospora (isospora), yaitu tumbuhan
paku yang hanya menghasilkan satu macam debile).
ukuran spora. Contohnya : Lycopodium (paku
kawat) d. Pterophyta (Paku Sejati)
b. Paku heterospora (anisospora),yaitu Tumbuhan paku ini dikenal sebagai pakis
tumbuhan paku yang menghasilkan dua menurut pengertian kita sehari-hari. Semua
macam ukuran spora,yaitu mikro spora anggota Pterophyta memiliki daun besar
(spora berukuran kecil dan ber kelamin (makrofil),bertangkai,memiliki ba nyak tulang
jantan) dan makrospora (spo ra berukuran daun dan telah memiliki me sofil daun. Daun
besar dan berkelamin betina).Contoh: yang masih muda meng gulung pada ujungnya
Marsilea (semanggi) dan Selaginella (paku dan sporangium terdapat pada sporofil (daun
rane). penghasil spora).Contoh:suplir (Adiantum cunea
c. Paku peralihan antara homospora dan tum), semanggi (Marsilea crenata),dan paku
heterospora,yaitu tumbuhan paku yang sarang burung (Asplenium nidus).
Spora (n)

protalium (n) merupakan gametofit

anteridium (n) arkegonium (n)

spermatozoid (n) ovum (n)


zigot (2n)
tumbuhan paku homospor (2n) merupakan sporofit

sporofil (2n)

sporangium (2n)
spora (n)

Skema 3.2 Pergiliran keturunan pada tumbuhan paku homospora

mikrospora mikrospora

mikropotalium mikropotalium

anteridium arkegonium

spermatozoid ziqot

tumbuhan paku heterospor

mikrosporofil mikrosporofil

mikrosporangium mikrosporangium

Skema 3.3 Pergiliran keturunan pada tumbuhan paku heterosfor

spora ♂ spora ♀

protalium ♂ protalium ♀

anteridium anteridium

spermatozoid spermatozoid

zigot

tumbuhan paku peralihansporofil

sporangium

Skema 3.4 Pergiliran keturunan pada paku peralihan

4. Manfaat Tumbuhan Paku


a. Sebagai tanaman hias, misalnya suplir, paku
sarang burung, dan paku tanduk rusa. C. TUMBUHAN BIJI (SPERMATOPHYTA)
b. Untuk sayur, misalnya semanggi dan
beberapa jenis daun tumbuhan paku yang Spermatophyta meliputi semua tumbuhan
masih muda. yang menghasilkan biji. Biji merupakan alat
c. Sebagai bahan obat-obatan. perkembangbiakan generatif. Di dalam biji
d. Sebagai pupuk hijau, misalnya Azolla teradapat calon tumbuhan baru yang disebut
pinnata yang bersimbiosis dengan Anabaena embrio atau lembaga. Sebagian besar tumbuhan
azollae (ganggang hijau biru) dapat mengikat biji memiliki bunga sehingga sering disebut juga
nitrogen bebas dari udara. tumbuhan bunga (Anthophyta).
Berdasarkan letak bijinya, tumbuhan biji
dikelompokkan menjadi 2 kelas, yaitu 5) Sebagai bahan makanan: melinjo (Gnetum
Gymnospermae dan Angiospermae. gnemon)

1. Gymnospermae (Tumbuhan biji Terbuka) 2. Angiospermae (Tumbuhan biji Tertutup)


Gymnospermae tidak memiliki bunga yang Ciri khas yang membedakan Angiospermae
sesungguhnya. Alat perkembangbiakan terdapat dengan kelompok tumbuhan lain adalah adanya
pada bagian yang berbentuk runjung atau bunga yang sesungguhnya dengan bakal biji yang
strobilus. Biji terdapat pada strobilus dan tidak terletak di dalam bakal buah. Bijinya terbungkus
terbungkus oleh daun buah. Karena bijinya (tertutup) oleh daun buah atau daging buah,
tampak dari luar, maka disebut tumbuhan biji sehingga disebut juga tumbuhan biji tertutup.
terbuka.
Gymnospermae terdiri dari 4 ordo, yaitu ordo a. Klasifikasi Angiospermae
Cycadales, Ginkgoales, Coniferales, dan Angiospermae dibagi menjadi 2 kelas yaitu
Gnetales. Dicotyledoneae dan Monocotyledoneae.

a. Reproduksi Gymnospermae 1. Dicotyledoneae (tumbuhan berkeping dua /


Gymnospermae bereproduksi secara genetika dikotil)
dengan biji, jarang bereproduksi secara vegetatif Ciri-ciri:
alami. Silkus hidupnya dapat dilihat pada skema a. biji memiliki dua daun lembaga (kotiledon),
3.5. b. memiliki akar tunggang,
c. batang memiliki kambium sehingga dapat
b. Manfaat Gymnospermae mengalami pertumbuhan sekunder
1) Sebagai bahan untuk industri kertas, korek (pertumbuhan melebar)
api, dan perabot rumah tangga: pinus (Pinus d. memiliki pembuluh pengangkut (xilem dan
merkussi) dan damar (Agathis alba) floem) yang tersusun dalam lingkaran
2) Sebagai tanaman hias: pakis haji (Cycas (pembuluh pengangkut teratur),
rumphii) e. bertulang daun menyirip atau menjari,
3) Sebagai bahan obat: balsam (Abies f. bagian-bagian bunga berjumlah dua, empat,
balsamea) lima, atau kelipatannya
4) Sebagai bahan terpentin: getah pinus

sebuk sari (mikrospora) makrospora (dalam bakal biji)

buluh sebuk sari arkegonium

spermatozoid sel telur

zigot

embrio

tumbuhan baru

mikroskofil makroskofil (daun buah)

Skema 3.5 Siklus hidup Gymnospermae

Contoh famili tumbuhan berkeping dua: e. Mimosaceae (petai-petai)


a. Euphorbiaceae (jarak-jarakan) Tumbuhan berupa perdu atau pohon, dan
Tumbuhan berdaun menjari, batang memiliki buah polongan. Contoh: kembang
mengandung getah, dan memiliki buah merak.
kendaga. Contoh: ubi kayu, karet, dan jarak. f. Caesalpiniaceae (johar-joharan)
b. Solanaceae (terung-terungan) Tumbuhan berupa perdu atau pohon, dan
Tumbuhan umumnya berupa semak, bunga memiliki buah polongan. Contoh: kembang
berbentuk seperti terompet atau bintang. merak.
Contoh: tomat dan tembakau. g. Malvaceae (kapas-kapasan)
c. Myrtaceae (jambu-jambuan) Tubuhan berupa perdu atau pohon, memiliki
Tumbuhan umumnya berupa perdu atau lima mahkota bunga yang saling melekat
pohon berkayu, mahkota bunga kecil dan pendek. Contoh: kapas dan kembang sepatu.
benang sari banyak. Contoh: jambu air dan h. Compositae (komposite)
jambu biji. Tumbuhan memiliki bunga majemuk., yaitu
d. Papilionaceae (kacang-kacangan) bunga tepi (bunga pita) dan bunga tabung.
Tumbuhan memiliki bunga berbentuk seperti Bunga tabung memiliki putik dan benang
kupu-kupu, dan memiliki buah polongan. sari, bunga tepi tidak memiliki putik dan
Contoh: kedelai dan kacang buncis. benang sari. Contoh: bunga matahari.
silindris pipih, batang bagian tengah
2. Monocotyledoneae (tumbuan berkeping umumnya berongga, dan daun berbentuk
satu/monokotil) seperti pita. Contoh: padi dan jagung.
c. Musaceae (pisang-pisangan)
Ciri-ciri: Tumbuhan memiliki batang semu yang
a. biji memiliki satu daun lembaga (kotiledon), terbentuk dari pelepah daun yang saling
b. memiliki akar serabut, membungkus membentuk batang. Contoh:
c. batang tidak berkambium sehingga tidak pisang
dapat mengalami pertumbuhan sekunder, d. Zingiberaceae (jahe-jahean)
d. memiliki pembuluh pengangkut (xilem dan Tumbuhan memiliki rizom, dan memiliki
floem) pelepah daun yang membalut batang.
e. bertulang daun sejajar atau melengkung dan Contoh: kunyit dan jahe.
biasanya daun berpelapah, e. Orchidaceae (anggrek-anggrekan)
f. bagian-bagian bunga berjumlah tiga atau Tumbuhan memiliki pangkal batang
kelipatannya. membesar membentuk umbi, daun bertepi
rata dan berdaging. Contoh: anggrek.
Contoh famili tumbuhan berkeping satu:
a. Palmae (pinang-pinangan) b. Reproduksi Angiospermae
Tumbuhan umumnya berkayu, tidak Angiospermae bereproduksi secara generatif
becabang, batang tegak, pada batang terdapat dengan biji, dapat pula secara vegetatif alami
bekas daun berbentuk cincin, dan memiliki (misal: umbi lapis, geragih, tunas) dan vegetatif
buah batu. Contoh: kelapa dan kelapa sawit. buatan (misal: setek, cangkok). Siklus hidupnya
b. Graminae (rumput-rumputan) dapat dilihat pada skema 3.6.
Tumbuhan memiliki batang berbentuk

sebuk sari (mikrospora) sel calon kantong lembaga

buluh sebuk sari kantong lembaga

- inti sperma 1 - sel telur


- inti sperma 2 - inti kandung lembaga sekunder

zigot + bakal endosperma

embrio + endosperma

tumbuhan baru

bunga

benang sari putik


kepala sari bakal biji

Skema 3.6 Siklus hidup Angiospermae


c. Manfaat Angiospermae Marchantia yang berbentuk lembaran daun
1. Sebagai bahan makanan sumber dan hidup menempel di tanah. Reproduksi
karbohidrat (misal: padi, jagung), protein Marchantia secara seksual dengan
(misal: kedelai, hijau), lemak (misal: membentuk anteridium berisi sperma dan
kellapa, kacang tanah), vitamin dan mineral arkegonium berisi ovum. Hasil pembuahan
(misal: kangkung, wortel, apel, jeruk). adalah zigot yang tumbuh menjadi talas
2. Sebagai bahan sandang (kapas, rami). baru.
3. Sebagai bahan minuman (kopi, teh, cokelat) 4. Anthocerophyta adalah lumut tanduk, hidup
4. Sebagai bahan rempah-rempah (kunyi, jahe, di tempat basah. Mengalami metagenesis.
temulawak). Contohnya Anthoceros.
5. Sebagai bahan obat-obatan (kina, minyak 5. Bryophyta adalah lumut daun. Hidup di
kayu putih) tempat basah. Contohnya Polytrichum.
6. Sebagai bahan bangunan (jati, mahoni, Mempunyai rizoid, batang, dan daun yang
meranti) kecil. Mengalami metagenesis. Spora
tumuh menjadi protonema, selanjutnya
tumbuh menjadi tumbuhan lumut.
Ringkasan
6. Tumbuhan paku merupakan tumbuhan
1. Lumut memiliki tubuh yang mirip akar berkormus, yakni memiliki akar, batang,
(disebut rizoid), mirip batang, dan mirip dan daun sejati. Daun yang masih muda
daun. Lumut merupakan peralihan dari menggulung.
tumbuhan bertalus dan berkormus. 7. Tumbuhan paku termasuk Tracheophyta,
2. Lumut dibagi menjadi 3 divisi, yaitu yaitu tumbuhan yang memiliki pembuluh
Hepatophyta (lumut hati), Anthocerophyta angkut berupa xilem dan floem.
(lumut tanduk), dan Bryophyta (lumut 8. Daun paku penghasil spora disebut sporofil,
daun). daun untuk fotosintesis disebut tropofil.
3. Hepatophyta adalah lumut hati. Contohnya Daun kecil disebut mikrofil, daun besar
Ricciacarpus natans yang hidup di air dan disebut makrofil.
9. Spora tumbuhan paku berada di dalam bakal bijinya tidak terdapat di dalam bakal
kotak spora yang disebut sporangium; buah
sporangium berada di dalam sorus; sorus 13. Angiospermae adalah tumbuhan berbunga
umumya berada di permukaan bawah daun dengan bakal bijinya terdapat di dalam
10. Paku mengalami metagenesis. Tumbuhan bakal buah. Angiospermae dibedakan atas
paku yang kita lihat sehari-hari adalah tumbuhan dikotil dan monokotil.
tumbuhan dalam fase sporofit. Fase 14. Tumbuhan dikotil memiliki dua keping
gametofit berukuran kecil, seperti daun lembaga, sedangkan monokotil hanya
waru. memiliki satu keping lembaga.
11. Paku homospora adalah paku yang 15. Proses pembentukan sel kelamin jantan
menghasilkan spora yang berukuran sama; pada tumbuhan biji disebut mikro-
paku heterospora adalah paku yang gametogenesis. Adapun proses pemben-
menghasilkan spora yang ukurannya tidak tukan sel kelamin betina disebut megaga-
sama, ada mikrospora (jantan) dan metogenesis.
makrospora (betina); ada pula paku 16. Proses reproduksi pada tumuhan biji
peralihan, yaitu ukuran spora sama tetapi diawali peristiwa penyerbukan dan
ada spora jenis jantan dan betina. dilanjutkan dengan pembuahan
12. Gymnospermae adalah tumbuhan yang

Uji Kompetensi 3

A. Pilihan Ganda E. Equisetum


1. Tumbuhan lumut hati, lumut daun, paku ekor
7. Marsilea crenata merupakan jenis paku yang
kuda, paku kawat, dan suplir memiliki
dapat dimakan, paku itu termasuk ….
persamaan, yaitu ….
A. Psilophytinea
A. memiliki akar, batang, dan daun
B. Lycopodiinae
B. habitatnya di darat dan air tawar
C. Equisetinae
C. memiliki rizoid sebagai alat untuk
D. Filicinae
melekat
E. Hepaticae
D. memiliki xilem dan floem
E. terdapat pergiliran keturunan dalam
8. Pergiliran keturunan antara fase vegetatif dan
siklus hidupnya
fase generatif pada tumbuhan lumut dan paku
disebut ….
2. Paku dan lumut keduanya memiliki ….
A. metagenesis
A. berkas pembuluh
B. spermatogenesis
B. pergiliran keturunan
C. partenogenesis
C. akar, batang, dan daun
D. metamorfosis
D. biji sebagai alat perkembangbiakan
E. gemetogenesis
E. rizoid sebagai akar
9. Daun yang fertil pada tumbuhan paku disebut
3. Spora tumbuhan paku yang jatuh di tempat
….
yang lembab akan tumbuh menjadi ….
A. tropofil D. makrofil
A. sporongonium
B. Mesofil E. mikrofil
B. sporofit
C. sporofil
C. protonema
D. sporangium
10. Tumbuhan lumut mempunyai ciri-ciri seperti
E. protalium
tersebut di bawah ini, kecuali ….
A. hidup di tempat lembab
4. Ditinjau dari spora yang dihasilkan,
B. mempunyai akar
semanggi (Marsilea crenata) tergolong paku
C. mempunyai klorofil
yang ….
D. berumah satu atau berumah dua
A. homospor
E. sporogoniumnya menghasilkan spora
B. heterospor
C. isospor
11. Generasi sporofit pada lumut adalah generasi
D. konidiospor
yang menghasilkan ….
E. zoospor
A. protonema D. gamet
B. Anteridium E. spora
5. Pada tumbuhan paku, bagian yang memiliki
C. arkegonium
jumlah kromosom 2n (diploid) adalah ….
A. tumbuhan paku sendiri
12. Ciri-ciri generasi gametofit pada tumbuhan
B. spora
paku adalah sebagai berikut, kecuali ….
C. protalium
A. berbentuk protalium
D. arkegonium
B. strukturnya mikroskopis
E. rizoid
C. menghasilkan anteridia dan arkegonia
D. menghasilkan spora
6. Tumbuhan paku yang merupakan bentuk
E. kromosomnya haploid
peralihan antara paku homospor dan paku
heterospor adalah ….
13. Sorus pada paku sarang burung (Asplenium
A. Selaginella
nidus) terletak di ….
B. Lycopodium
A. sepanjang tepi daun khusus
C. Adiantum
B. tepi daun sebelah bawah
D. Marsilea
C. ujung-ujung tulang daun C. sporofil
D. tulang cabang daun D. protonema
E. pangkal tulang daun E. megaprotalim dan mikroprotalium

14. Apabila ditemukan suatu organisme di 23. Protonema termasuk genarasi lumut yang
sepanjang pematang sungai yang mempunyai menghasilkan ….
ciri A. Spora
1. melekat di tanah B. Gamet
2. bertubuh kecil, pipih, dan berwarna hijau C. kromosom haploid
3. tidak memiliki batang maupun akar D. kromosom diploid
sejati E. zigot
4. memiliki gigi peristom.
Organisme tersebut diklasifikasikan ke dalam 24. Generasi gametofit tumbuhan lumut
…. mempunyai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali
A. ganggang ….
B. jamur A. mampu berfotosintesis
C. lumut B. jumlah kromosomnya haploid
D. tumbuhan paku C. menghasilkan anteridium
E. lumut kerak D. menghasilkan arkegonium
E. mempunyai jaringan pembuluh
15. Sel telur tumbuhan lumut yang telah dibuahi
akan tumbuh menjadi …. 25. Dalam klasifikasi, tanaman suplir tergolong
A. protonema D. arkegonium ke dalam kelas ….
B. sporogonium E. protalium A. Psilophyninae D. Hepaticae
C. anteridium B. Lycopodinae E. Filicinae
C. Equisetinae
16. Protalium merupakan bagian dari daur hidup
paku yang disebut juga …. 26. Pada pergiliran keturunan lumut, didapatkan
A. sporangium D. arkegonium 1. tumbuhan lumut
B. gametofit E. anteridium 2. spora
C. sporofit 3. protonema
4. sporogonium.
17. Fungsi rizoid pada tumbuhan lumut adalah Urutan yang benar dari daur hidup lumut
untuk …. adalah ….
A. bernafas A. 1-3-2-4 D. 2-3-1-4
B. menyimpan makanan B. 2-4-3-1 E. 2-3-4-1
C. melakukan fotosintesis C. 2-1-3-4
D. menyerap air dan hara
E. berkembang biak 27. Dalam perkembangbiakan tumbuhan paku,
sel telur dihasilkan oleh ….
18. Thallophyta adalah tumbuhan yang …. A. anteridium
A. memiliki akar B. arkegonium
B. memiliki akar dan batang C. sporogonium
C. memiliki batang dan daun D. sporangium
D. memiliki bunga E. sporofil
E. belum memiliki akar, batang, dan daun
28. Tumbuhan yang mempuyai ciri-ciri
19. Tumbuhan paku dapat dibedakan dari lumut berklorofil, menghasilkan spora, dan tidak
berdasarkan ciri-ciri khas yang terdapat pada berbunga antara lain ….
semua struktur di bawah ini, kecuali …. A. semanggi, pakis haji, dan rumput
A. susunan akarnya B. suplir, lumur hati, dan jamur merang
B. susunan anatomi batangnya C. suplir, semanggi, dan lumut hati
C. morfologi sporangiumnya D. paku air, lumut daun, dan rumput
D. bangun dasar daunnya E. rumput, jamur merang, dan suplir
E. sifat haploid sel kelaminnya
29. Berikut ini adalah beberapa jenis tumbuhan:
20. Yang termasuk anggota paku heterospora 1. lumut hati
adalah …. 2. lumut daun
A. paku tiang 3. paku ekor kuda
B. paku kawat 4. pakukawat
C. semanggi 5. suplir.
D. paku ekor kuda Kelima jenis tumbuhan di atas memiliki
E. paku sarang burung persamaan ciri, yaitu ….
A. sudah mempunyai akar, batang, dan daun
21. Lumut yang sehari-hari tampak berwarna B. dalam daur hidupnya terdapat pergiliran
hijau adalah bagian …. keturunan
A. sporofit D. protalium C. habitat di darat dan di air tawar
B. gemetofit E. sporofil D. memiliki berkas pembuluh xilem dan
C. protonema floem
E. memiliki rizoid sebagai alat pelekat
22. Pada siklus hidup Lycopodium, bagian yang
merupakan gametofit adalah …. 30. Suatu tumbuhan hidup di tempat lembap,
A. protalium berklorofil, mempunyai rizoid, tidak
B. tumbuhan paku berbunga, mempunyai batang, dan
berkembang biak dengan spora. Tumbuhan
tersebut termasuk ….
A. Alga D. Gymnospermae 35. Strobilus pada tumbuhan gymnospermae
B. Bryophyta E. Angiospermae sering dianggap sebagai ….
C. Pteridophyta A. biji D. daur
B. buah E. kelopak
31. Generasi sporofit pada tumbuhan paku E. bunga
berupa ….
A. spora 36. Gymnospermae berkembang biak secara ….
B. protalium A. vegetatif dengan tunas
C. protonema B. generatif dengan biji
D. tanaman paku sendiri C. generatif dengan spora
E. anteridium D. vegetatif dengan umbi
E. generatif dengan stalon
32. Semua pernyataan mengenai Pterydophyta di
bawah ini benar, kecuali …. 37. No. Tumbuhan Manfaat
A. generasi sporofit hidup lebih lama 1 Pinus terpentin
B. generasi gametofit membentuk 2 Apel tanaman hias
arkegonium dan anteridium 3 Malvaceae bahan bangunan
C. gamet-gamet adalah haploid 4 Agatthis alba kapas
D. pembelahan meiosis terjadi waktu gamet 5 Gnetum gnemon makanan
dibentuk
E. generasi sporofit dapat mengadakan Data di atas yang benar adalah ….
fotosintesis A. 1, 3, 4 D. 3, 5
B. 2, 5 E. 1, 5
33. Pada tumbuhan paku, sel telur yang telah C. 3, 4
dibuahi kelak akan menjadi ….
A. protonema D. arkegonium 38. Ciri khas yang membedakan Angiospermae
B. sporogonium E. protalium dengan kolompok tumbuhan lainnya adalah
C. anteridium ….
A. bunga sejati dengan bakal biji di dalam
34. Diagram yang menunjukkan daur hidup bakal buah
tumbuhan bunga adalah …. B. memiliki akar tuggang
perkecambahan C. memiliki pembuluh angkut xilem dan
dan pertumbuhan floem
A. D. bagian bunga kelipatan dua, empat, atau
rumbuhan biji lima
dewasa E. dapat mengalami pertumbuhan sekunder
pertumbuhan
pertumbuhan 39. Suatu tumbuhan memiliki batang majemuk
B. yang terbentuk dari pelepah daun yang saling
biji tumbuhan membungkus, dan berkeping satu. Tumbuhan
dewasa ini termasuk famili ….
A. Mimosaceae D. Musaceae
pertumbuhan B. Palmae E. Caesalpiniaceae
C. Myrtaceae
produksi biji
C. 40. Tumbuhan dari famili Solanaceae memiliki
tumbuhan tumbuhan ciri ….
dewasa muda A. berupa perdu atau pohon, memiliki buah
polongan
perkecambahan B. berupa herba, bunga berbentuk seperti
dan pertumbuhan kupu-kupu
C. berupa semak, bunga berbentuk seperti
perkecambahan terompet atau bintang
D. dan pertumbuhan D. berkayu, tidak bercabang, berbatang
tegak
biji tumbuhan E. berupa pohon, memiliki bunga tepi dan
dewasa bunag tabung

pertumbuhan telur 41. Apakah perbedaan antara tumbuhan paku dan


lumut?
fertilasi A. Tumbuhan paku tidak memiliki sperma
polen yang berflagela, sedangkan lumut
memiliki
produksi biji B. Tumbuhan paku menghasilkan spora
E. untuk bereproduksi, sedangkan lumut
biji tumbuhan tidak
dewasa C. Fase gametofit dan sporofit tumbuhan
lumut hidup bebas
pertumbuhan telur D. Tumbuhan paku memiliki jaringan
pengangkut, sedangkan lumut tidak
fertilasi E. Jawaban c dan d benar
polen
42. Pasangan manakah yang tidak tepat?
A. pohon – sporofit dewasa 48. Tumbuhan berbeda dengan ganggang dalam
B. biji – sporofit muda hal ….
C. bakal biji – gametofit betina A. hanya tumbuhan yang bersifat eukariotik
D. serbuk sari – gametofit jantan B. hanya tumbuhan yang berfotosintesis
E. ovari – akan menjadi biji C. hanya tumbuhan yang mempunyai
embrio multiselular
43. Manakah pernyataan tentang paku sejati yang D. hanya tumbuhan yang mempunyai
tidak tepat? klorofil
A. Sporofit paku sejati mempunyai rizom, E. hanya tumbuhan yang multiselular
akar dan daun
B. Paku sejati paling beraneka ragam di 49. Pernyataan manakah yang tidak benar
daerah tropis mengenai buah?
C. Paku sejati merupakan tumbuhan A. Buah majemuk berasal dari beberapa
berpembuluh putik dalam satu bunga
D. Paku sejati memiliki sperma yang motil B. Buah mangga merupakan buah tunggal
yang dapat berenang menuju C. Buah berkembang dari ovari
arkegonium yang mengandung sel telur D. Buah mengandung bagian-bagian bunga
E. Paku sejati merupakan anggota E. Hanya tumbuhan berbunga yang
bryophyta yang memiliki nilai ekonomis menghasilkan buah
paling besar
44. Pada siklus hidup plantae …. 50. Manakah yang tepat untuk menjelaskan
A. tahap pertama generasi gametofit haploid gymnosperma?
adalah protalus A. berkembang biak dengan biji
B. tahap pertama dari generasi sporofit B. berkembang biak dengan spora
haploid adalah zigot C. merupakan tumbuhan dikotil
C. hasil dari proses meiosis adalah gamet D. merupakan tumbuhan monokotil
D. embrio akan berkembang menjadi zigot E. menghasilkan bunga
E. spora merupakan bagian dari generasi
sporofit haploid
B. Esai
45. Struktur apakah yang tidak dimiliki oleh biji
1. Sebutkan ciri-ciri lumut (Bryophyta)!
tanaman?
2. Uraikan daur hidup tumbuhan paku
A. bakal biji yang dikelilingi oleh
homospor!
integumen
3. Apakah yang mendasari pengelompokan
B. gametofit yang mempunyai cadangan
paku, menjadi tumbuhan paku yang
makanan
homospor dan paku yang heterospor? Berikut
C. sporofit yang mempunyai cadangan
contohnya masing-masing!
makanan
4. Berdasarkan ciri-cirinya, Pterydophyta dapat
D. jaringan pembuluh
dibedakan atas 4 empat kelas. Sebutkan
E. mikrospora dan megaspora
keempat kelas tersebut dan berikan masing-
masing contohnya!
46. Gametofit betina pada tumbuhan berbunga
5. Lihat gambar kedua tumbuhan berikut ini
disebut juga ….
A. sporofil
B. anter
C. inti polar
D. kantong embrio
E. endosperma

47. Tumbuhan apakah yang paling besar


peranannya bagi keberadaan batubara dewasa
ini?
A. angiosperma
B. gymnosperma
C. bryophyta Sebutkan kelas dan famili masing-masing
D. tumbuhan berpembuluh tidak berbiji tumbuhan tersebut, serta jelaskan ciri-ciri
E. jawaban c dan d benar familinya!
BAB 4
ANIMALIA (Hewan)

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas / Semester : X/2
Kompetensi Dasar :
3.9 Mendeskripsikan dalam mengkomunikasikan kingdom anilamia dan peranannya bagi kehidupan
Kingdom Animalia (hewan) terdiri dari kelompok hewan yang memiliki tulang belakang
(invertebrata atau avertebrata) dan kelompok hewan yang memiliki tulang belakang (vertebrata).
Masing-masing anggota kelompok invertebrata maupun kelompok vertebrata memiliki ciri yang khas.

A. PORIFERA (HEWAN BERPORI)


Porifera artinya hewan yang berlubang-lu Zigot berkembang menjadi larva bersilia, yang
bang kecil atau hewan berpori.Lubang-lubang kemudian melekat pada suatu tempat menjadi
tersebut sebagai jalan masuknya air ke dalam tu hewan Porifera baru. Porifera tergolong hewan
buhnya. hermafrodit karena spermatozoid dan ovum
Tubuh Porifera tersusun atas dua lapisan ja dihasilkan oleh satu individu yang sama.
ringan (diploblastik) yaitu lapisan luar (epider
mis) dan lapisan dalam yang terdiri atas sel-sel Sistem saluran air : Porifera memiliki 3 tipe
leher (koanosit),koanosit berbentuk seperti corong sistem saluran air, yaitu
berflagela. a. tipe askonoid (tipe askon), merupakan tipe
Ponifera tidak memiliki susunan saraf, hanya saluran yang sederhana,
sel koanosit yang peka terhadap rangsang. b. tipe sikonoid (tipe sikon), merupakan tipe
Habitat : Hampir semua hidup di laut, hanya saluran yang berlekuk.
sebagian kecil hidup di air tawar. Umumnya c. tipe leukonoid (tipe leukon), merupakan tipe
hidup menetap dengan melekat pada suatu dasar saluran yang rumit.
perairan (sesil).
Sistem pencernaan : Tubuh Porifera memiliki
rongga tubuh (spongosoel), lubang keluar
(oskulum) dan pori (ostium). Air yang
mengandung zat makanan (plankton) akan masuk
melalui ostium menuju spongosoel, dan akhirnya
keluar melalui lubang oskulum. Plankton yang
terkandung di dalam aliran air akan ditangkap
oleh sel-sel koanosit (sel leher). Sel koanosit
melakukan pencernaan makanan. Zat makanan
akan diserap dan diedarkan ke seluruh sel tubuh
oleh sel ameboid.
Sistem respirasi : Melalui permukaan tubuh yang
dilakukan oleh tiap-tiap sel dengan cara absorpsi
oksigen dari air yang melalui sel-sel tersebut.
Sistem reproduksi :
a. Reproduksi aseksual
Reproduksi aseksual dilakukan dengan
membentuk kuncup (tunas) dan membentuk
1. Klasifikasi Porifera
gemula, yaitu sel koanosit yang membungkus diri
saat keadaan lingkungan buruk. Jika keadaan Porifera dibagi menjadi tiga kelas berikut ini.
lingkungan baik gemula akan tumbuh menjadi a. Calcarea; dengan karakteristik
Porifera baru. 1. habitat di laut dangkal,
b. Reproduksi seksual 2. rangka terdiri atas spikula dari zat kapur.
Reproduksi seksual dilakukan dengan Contoh : Sycon, Clathrina sp.
membentuk gamet (sel kelamin). Sel gamet b. Hexactinellida; dengan karakteristik
dibentuk oleh sel arkeosit. Arkeosit membetuk 1. habitat di laut dalam,
spermatozoid dan ovum. Ovum yang telah 2. rangka terdiri atas spikula dari zat kersik.
dibuahi oleh spermatozoid menjadi zigot. Contoh : Pheronema sp.
c. Demospongia; dengan karakteristik
rangkanya terdiiri atas serabut-serabut
spongin atau campuran antara serabut
spongin dengan spikula dari kersik. Beberapa
ada yang tidak mempunyai rangka. Contoh :
Euspongia, Spongilla sp.

2. Peranan Porifera bagi Manusia


Porifera yang dapat dimanfaatkan adalah
Demospongia, misalnya spons yang digunakan
untuk alat pembersih.
Saat ini para ahli sedang meneliti ke-
mungkinan untuk mengekstraksi zat antibiotik
dan zat untuk mengobati kanker dari porifera.

Gambar 4.1 Struktur tubuh Porifera


Umumnya yang soliter berbentuk polip dan
yang berkoloni berbentuk medusa.
B. COELENTERATA Reproduksi secara aseksual dengan
(HEWAN BERONGGA) membentuk tunas (kuncup), dan secara generatif
dengan pembuahan ovum oleh sperma.
Coelenterata merupakan hewan bersel Contoh :
banyak yang berbentuk simetris radial, memiliki 1) Hydra, hidup secara soliter di air tawar
rongga tubuh (selom), dan memiliki rongga 2) Obelia, hidup secara berkoloni di laut dan
gastrovaskuler (rongga pencernaan). Rongga sebagian waktu hidupnya sebagai koloni
gastrovaskuler berfungsi sebagai usus (organ polip.
pencernaan makanan). Jadi hewan ini tidak
memiliki usus yang sebenarnya.
Coelenterata tergolong hewan diploblastik,
yaitu dinding tubuh terdiri atas lapisan luar
(ektoderma, epidermis) dan lapisan dalam
(endoderma, gastrodermis). Antara ektoderma
dan endoderma terdapat mesoglea.

Habitat : Di perairan terutama di laut.


Sistem pencernaan : Lubang mulut tedapat di
tubuh sebelah atas dan dikelilingi oleh lengan-
lengan yang disebut tentakel. Tentakel berguna
untuk menangkap dan memasukkan makanan ke
dalam tubuh. Pada permukaan tentakel terdapat
sel-sel beracun yang disebut knidoblas yang
mengandung sel penyengat yang disebut
nematosista. Pencernaan, makanan terjadi di b. Anthozoa
dalam rongga gastrovaskuler yang berfungsi Anthozoa hidup di laut yang airnya jernih.
sebagai usus. Di dalam usus makanan dicerna dan Hewan ini selama hidupnya sebagai polip (tidak
melalui sel-sel endoderm zat makanan diserap. memiliki bentuk medusa).
Sisa-sisa makanan dikeluarkan melalui mulutnya Anthozoa meliputi anemon laut dan hewan
(karena tidak memiliki anus). Jadi, proses karang. Kelas Anthozoa dapat dibagi dalam 2
pencernaan pada Coelenterata merupakan proses subkelas, yaitu sebagai berikut.
pencernaan ekstravaskuler (pencernaan luar sel). 1. Subkelas Octacorallia, memiliki 8 septa
(sekat) atau kelipatannya. Contoh :
Sistem respirasi dan ekskresi : Pengambilan Euplexaura antipathes (akar bahar) yang
oksigen dan pengeluaran karbondioksida dilaku memiliki rangka dari zat tanduk, Gorgonia,
kan oleh seluruh permukaan tubuh secara difusi. dan Turbifora musica.
Demikian pula pengeluaran sisa-sisa metebolisme
juga dilakukan secara difusi melalui seluruh
permukaan tubuh.

Sistem saraf : Masih sangat sederhana, tersusun


seperti jala pada kulit luar di seluruh tubuhnya,
tetapi saraf pada mulut berkembang baik.

Bentuk tubuh :
Ada 2 tipe, yaitu :
a. polip, merupakan bentuk tubuh yang hidup
menetap dengan cara melekat pada suatu
substrat,sehingga tidak dapat bergerak bebas,
b. medusa, merupakan bentuk tubuh yang dapat
bergerak bebas.Fase medusa digunakan seba Gambar 4.2 Struktur tubuh Hydra
gai fase reproduksi secara seksual (generatif)
sehingga dapat menghasilkan spermatozoid 2. Subkelas Hexacorallia, memiliki 6 septa
dan ovum. (sekat) atau kelipatannya. Contoh :
Stylophora mordax, Leptoria tenuis, dan
Sistem reproduksi : Fungia.
a. Reproduksi aseksual (vegetatif) dilaku-kan
dengan cara membentuk kuncup atau tunas. Pembetukan terumbu karang
b. Reproduksi seksual (generatif) dilakukan Polip dari hewan karang yang termasuk kelas
melalui pembuahan ovum oleh sperma. Bila Anthozoa menghasilkan kalsium karbonat
sperma membuahi ovum akan terbentuk zi (CaCO3) sehingga membentuk batu-batu karang
got.Zigot akan tumbuh menjadi larva bersilia yang disebut terumbu karang.
(planula), yang dapat berenang bebas mening Di dalam tubuh hewan karang (pada sel
galkan induknya. Pada suatu dasar perairan endoderm) terdapat ganggang bersel satu yang
yang cocok larva tumbuh menjadi individu disebut Zaoxanthellae. Ganggang ini mempunyai
baru. peranan dalam pertumbuhan karang dengan cara
membentuk kapur.
1. Klasifikasi Coelenterata c. Scyphozoa
Coelenterata dapat dibedakan menjadi 3 Semua anggota hewan ini hidup di laut dan
kelas yaitu Hydrozoa, Anthozoa, dan Scyphozoa. sebagian besar hidupnya bersifat medusa. Bentuk
a. Hydrozoa medusa dikenal sebagai ubur-ubur. Contoh :
Aurelia (ubur-ubur). dan betina.

Daur hidup Aurelia b. Trematoda


Ovum yang telah dibuahi oleh spermato-zoid Tubuh Trematoda (cacing isap) bersifat
menjadi larva planula yang dapat berenang parasit. Umumnya mempunyai satu atau lebih alat
bebas. Kemudian, planula melekat pada dasar penghisap. Jenis-jenis cacing yang termasuk
perairan menjadi polip yang disebut skifistoma. Trematoda adalah sebagai berikut :
Skifistoma membentuk kuncup-kuncup yang akan 1. Fasciola hepatica
lepas menjadi efira. Efira selanjutnya menjadi Cacing ini hidup parasit di dalam hati sapi
medusa dewasa (ubur-ubur). atau ternak lain, dan bersifat hermafroidit.
Siklus hidup Fasciola hepatica
2. Peranan Coelenterata bagi Manusia a. Telur yang terdapat di hati sapi keluar
melalui saluran empedu dan masuk ke usus,
a. Beberapa jenis batu karang merah
kemudian keluar bersama feses.
mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi.
b. Telur yang fertil menetas menjadi
b. Batu karang merupakan bahan pembuat
mirasidium yang bersilia (larva I).
kapur
c. Mirasidium masuk ke dalam tubuh keong dan
c. Coelenterata merupakan pemandangan yang
menjadi sporosista. Sporosista pecah menjadi
indah sehingga berguna sebgai taman laut.
redia (larva II). Redia masuk ke jaringan
tubuh keong menjadi serkaria (larva III).
d. Serkaria keluar dari tubuh keong, menempel
C. PLATYHELMINTHES (CACING PIPIH) pada tumbuhan membentuk sista, dan
berkembang menjadi metaserkaria (larva
Platyhelminthes merupakan golongan cacing IV).
yang tubuhnya pipih, lunak, simetris bilateral e. Bila metaserkaria atau sista termakan oleh
tidak bersegmen-segmen (tidak berbuku-buku), ternak maka akan menetas menjadi cacing di
dan tidak memiliki rongga tubuh. usus. Kemudian cacing berimigrasi ke hati
Platyhhelminthes tergolong triploblas-tik, yaitu menjadi dewasa.
lapisan embrionya terdiri dari 3 lapisan yaitu
ektoderm (lapisan luar), mesoderm (lapisan 2. Clonorchis sinensis
tengah), dan endoderm (lapisan dalam). Cacing ini hidup pada hati manusia.
Mempunyai dua macam inang perantara (hospes),
Sistem pencernaan : Tidak sempurna, umumnya yaitu keong dan ikan.
hanya memiliki mulut dan tidak memiliki anus.
Usus berfungsi untuk mencerna makanan dan 3. Contoh Trematoda yang lain
mengedarkan makanan ke seluruh tubuh (sistem a. Schistosoma mansoni : hidup di vena usus.
gastrovaskuler). b. S. haematobium : hidup di vena kantong
kemih.
Sistem respirasi : Dilakukan oleh seluruh
permukaan tubuh secara difusi.

Sistem ekskresi : Dilakukan oleh sel api (flame


cell) yang menyebar pada seluruh permukaan
tubuh.

Sistem saraf : Terdiri atas ganglion otak dengan


serabut saraf tepi (serabut sasraf melintang)
sehingga membentuk sistem saraf tanggal tali.
Beberapa jenis memiliki bintik mata, indera
peraba (tentakel), dan statosista (alat
keseimbangan).

Sistem peredaran darah : Tidak ada

Sistem reproduksi : Secara aseksual melalui


fragmentasi. Secara seksual dengna pembuahan
ovum oleh sprematozoid. Cacing pipih umumnya Gambar 4.3 Daur hidup cacing hati (Fasciola hepatica) pada
bersifat hermafrodit. domba

Sistem gerak : Dengan kontraksi otot tubuh. c. S. japanicum ; hidup di vena usus.
d. Paragonimus westermani : hidup dalam
Klasifikasi Platyhelminthes paru-paru
Platyhelminthes dapat dibedakan menjadi 3 kelas, e. Metagonimus yokogawai : hidup dalam usus
yaitu Turbellaria, Trematoda, dan Cestoda. halus.

a. Turbellaria c. Cestoda
Turbellaria, misalnya cacing Planaria. Cestoda (cacing pita) hidup sebagai parasit
Habitat Planaria di air tawar, hidup bebas, terutama pada saluran pencernaan vertebrata.
dan mempunyai daya regenerasi yang tinggi; tiap Tubuhnya panjang, dapat melipat, dan terdiri
potongan tubuhnya dapat menjadi individu baru. atas rangkaian segmen yang masing-masing
Pergerakannya dengan otot dan silia (rambut disebut proglotid.
getar) yang terdapat pada permukaan tubuhnya.
Cacing Planaria besifat hermafrodit, dalam
satu individu mempunyai kelenjar kelamin jantan
sapi ini memliki skoleks yang tidak berkait.
Cacing ini kurang berbahay bagi manusia bila
dibandingkan dengan Taenis solium.

Gambar 4.4 Daur hidup cacing Clonorchis sinensis

Skoleks (kepala) umumnya mempunyai alat Gambar 4.6 Siklus hidup cacing pita sapi (Taenia saginata)
penghisap yang berotot atau mempunyai kait-kait
kitin yang berfungsi untuk melekatkan diri. 3. contoh Cestoda yang lain
Cacing pita tidak mempunyai mulut dan 1. Diphyllobotrium latum : hopsesnya adalah
saluran pencernaan, makanan diserap dari usus ikan
inangnya melalui seluruh permukaan tubuhnya. 2. Echinococcus granulosus : parasit pada
Jenis-jenis cacing pita adalah sebagai berikut. anjing.
1. Taenia solium 3. Hymenopplepis nana : parasit pada manusia.
Taenia solium atau cacing pita babi
merupakan parasit pada manusia dengan inang
perantara babi. D. NEMATHELMINTHES
Siklus hidup Taenia solium.
a. Proglotid-proglotid dewasa yang
Nemathelminthes bertubuh gilik silindris
mengandung embrio keluar dari usus inang
(bulat memanjang), tidak beruas-ruas, tidak
bersama tinja.
bersilia, dan simetris bilateral. Nemathelminthes
tergolong triploblastik yaitu tubuh tersusun atas 3
lapisan dan memiliki rongga tubuh semu yang
disebut pseudoselomata.

Habitat : Sebagian besar hidup bebas di air dan


di dalam tanah. Beberapa bersifat parasit pada
manusia, hewan, atau pada tumbuhan.
Sistem pencernaan : Umumnya memiliki mulut,
usus, dan anus.
Sistem respirasi : Dilakukan melalui seluruh
permukan tubuh secara difusi.
Sistem ekskresi : Dilakukan melalui nefridium.
Sistem peredaran darah : Tidak memiliki sistem
pembuluh darah dan tidak memiliki jantung.
Tubuhnya mengandung cairan tubuh yang mirip
Gambar 4.5 siklus hidup cacing pita babi (Taenia solium) dengan darah.
Sistem reproduksi : Secara seksual dengna
b. Proglotid tersebut bila termakan oleh babi, di pembuahan ovum oleh spermatozoid. Golongan
dalam usus babi akan menjadi heksakant. cacing ini memiliki kelamin terpisah sehingga
Heksakant menembus dinding usus masuk ke dapat dibedakan antara jantang dan betina.
dalam aliran darah, kemudian ke dalam otot Biasanya yang jantan berukuran lebih kecil
atau jaringan lain pada babi dan menjadi daripada yang betina.
sistiserkus.
c. Bila sistiserkus dalam daging babi yang Sistem gerak : Dilakukan dengan kontraksi otot-
mentah atau tidak dimasak dengan baik toto tubuhnya.
termakan oleh manusia, maka akan menetas
menjadi cacing dewasa dalam usus halus 1. Contoh Nemathelminthes
manusia. a. Ascaris lumbricoides (Cacing Usus)
Cacing ini hidup di dalam usus halus
2. Taenia saginata manusia. Cacing jantan berukuran kecil dengan
Cacing ini hidup sebagai parasit pada usus ekor berkait dan bengkok, sedangkan yang betina
manusia dengan inang perantara sapi. Cacing pita berukuran besar dengan ekor lurus.
berfungsi untuk melekatkan diri pada inangnya.

Siklus hidup cacing tambang


a. Telur dikeluarkan bersama feses manusia
penderita. Jika telur tersebut jatuh di tanah,
telur menetas menjadi larva.
b. Larva menembus kulit manusia, biasanya
melalui kulit kaki.
c. Di dalam tubuh manusia, larva mengikuti
aliran darah menuju jantung, paru-paru, dan
akhirnya sampai ke faring.
d. Larva kemudian tertelan kembali masuk ke
lambung dan akhirnya menjadi cacing
dewasa di usus halus manusia.

c. Wuchereria bancrofti dan Brugia malayi


(Cacing Filaria)
Cacing ini menyebabkan penyakit kaki gajah
(filariasis). Cacing dewasa hidup di saluran dan
kelenjar limfe (getah bening) sedangkan larvanya
yang disebut mikrofilaria hidup di dalam darah.
Filariasis didtularkan melalui nyamuk Culex
quinquefasciatus, Mansonia, dan beberapa jenis
Anopheles.
Gambar 4.7 Daur hidup Ascaris lumbricoides

d. Enterobius vermicularis (Cacing kremi)


Siklus hidup Ascaris lumbricoides
Saat bertelur, cacing kremi sering
1. Telur keluar bersama feses manusia
menimbulkan rasa gatal di sekitar anus. Infeksi
penderita. Bila telur berembrio termakan oleh
berulang cacing kremi terjadi jika menelan telur
manusia, telur tersebut akan menetas di
cacing. Infeksi berulang sering dilakukan diri
dalam usus halus menjadi larva.
sendiri (autoinfeksi) karena tangan terkontaminasi
2. Larva menembus dinding usus, masuk ke
oleh telur cacing saat menggaruk anus yang gatal.
dalam pembuluh darah dan mengikuti aliran
darah menuju jantung dan paru-paru,
2. Pencegahan Infeksi pada Manusia
akhirnya sampai ke faring (kerongkongan).
Infeksi dari cacing ini dapat dicegah dengan
3. Kemudian larva tertelan kembali dan
cara
berkembang menjadi cacing dewasa di dalam
1. memutuskan siklus hidup cacing, misalnya
usus halus manusia.
dengan cara memberantas nyamuk Culex
sebagai vektor cacing filaria.
b. Ancylostoma duodenale dan Necator
2. menggunakan alas kaki terutama di daerah
americanus (Cacing Tambang)
cacing tambang.
Cacing tambang hidup di dalam usus halus
3. pembuangan feses manusia sesuai dengan
manusia dan menyebabkan anemia. Cacing ini
syarat kesehatan.
menghasilkan zat antikoagulan yang mencegah
4. menjaga kebersihan perorangan, seperti
pembekuan darah pada inang yang diisapnya.
mencuci tangan sebelum makan, dan
Mulutnya dilengkapi dengan kait-kait yang
5. menciptakan sanitasi lingkungan yang baik

Gambar 4.8 Siklus hidup cacing tambang

E. ANNELIDA setiap ruas terdapat rambut atau seta. Annelida


tergolong triploblastik selomata.
Annelida bertubuh gilik, tersusun atas ruas-
ruas (bersegmen). Pada setiap segmen terdapat Sistem pencernaan : mempunyai usus, dan anus.
alat-alat tubuh yang sama disebut metemeri. Pada Jadi, annelida sudah memiliki alat pencernaan
sempurna.
Cacing ini menghasilkan zat anti koagulan
Sistem respirasi : Dilakukan melalui seluruh (anti pembekuan darah) dan bersifat hermafrodit.
permukaan tubuh secara difusi. Contohnya adalah Hirudo medicinalis (lintah) dan
Haemadipsa javanica (pacet).
Sistem ekskresi : Dilakukan melalui nefridium. 2. Peranan Annelida bagi Manusia
Beberapa spesies Annelida dapat dimakan,
Sistem peredaran darah : Tertutup, artinya
seperti cacing palolo dan cacing wawo. Cacing
darah beredar melalui pembuluh darah. Darah
tanah membantu menggemburkan tanah sehingga
dapat mengangkut sari-sari makanan dan sisa
sangat berguna dalam pertanian. Cacing tanah
metabolisme.
juga membantu menghancurkan sampah organik.
Beberapa spesies bersifat merugikan, seperti
Sistem reproduksi : Secara seksual, umumnya
pacet dan lintah yang menghisap darah manusia
annelida bersifat hermafrodit.
dan hewan.
Sistem saraf : Terdiri atas ganglion otak dengan
serabut saraf tangga tali.
F. MOLLUSCA
Sistem gerak : Dilakukan dengan kontraksi otot-
otot tubuh atau dengan rambut-rambut sikat Mollusca merupakan hewan bertubuh lunak,
(seta). tidak beruas-ruas, simetris bilateral, dan
umumnya memiliki cangkang untuk melindungi
1. Klasifikasi Annelida tubuhnya.

Annelida terbagi atas 3 kelas, yaitu Sistem pencernaan : Umumnya terdiri atas
Polychaeta, Oligochaeta, dan Hirudinea. mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan anus.

a. Kelas Polychaeta Sistem respirasi : Hewan yang hidup di air


Polychaeta merupakan cacing berambut menggunakan insang. Sedangkan yang hidup di
banyak. Hampir semua golongan cacing ini hidup darat bernafas dengan paru-paru.
di laut. Sistem ekskresi : Dilakukan melalui nefridium,
Pada tiap-tiap ruas tubuhnya terdapat yaitu organ yang berfungsi untuk
sepasang parapodia (kaki berdaging), yang mengekskresikan sisa makanan yang berbentuk
ditumbuhi banyak rambut atau seta. cair.
Di bagian kepala terdapat mata, tentakel, dan
mulut dengan rahang. Sistem peredaran darah : Umumnya tertutup.
Contohnya adalah Eunice viridis (cacing Darah dapat mengangkut zat-zat makanan, zat
palolo) dan Lysidice oele (cacing wawo), sisa metaboisme, dan oksigen.
keduanya dapat dimakan.
Sistem reproduksi : Secara seksual, umumnya
b. Kelas Oligochaeta jenis kelaminjantan dan betina terpisah, tetapi ada
Oligochaeta tubuhnya bersegmen, tidak yang bersifat hermafrodit. Pada hewan yang
mempunyai parapodia, dan hanya sedikit bersifat hermafrodit sel telur dan spermatozoid
berambut. Habitaat cacing ini di air tawar atau di dihasilkan oleh satu alat tubuh yang disebut
daratan (tanah) dan bersifat saprofit dengan ovotestes.
makan zat organik dari organisme, yang telah
1. Klasifikasi Mollusca
mati. Contohnya adalah Pheretima sp, yaitu
Menurut bentuk dan kedudukan kakinya,
cacing tanah yang terdapat di Aisa dan Lumbricus
Mollusca dapat dibedakan atas 3 kelas, yaitu
sp, yaitu cacing tanah yang terdapat di Eropa dan
Pelecypoda (Lamellibranchiata atau Bivalvia)
Amerika.
Cephalopoda, dan Gastropoda.
Cacing tanah bersifar hermafrodit dan
mempunyai klitelum. Klitelum yang tersusun atas
a. Pelecypoda
3 ruas merupakan organ reproduksi yang
Disebut Pelecypoda karena mempuyai kaki
menghasilkan ovum (telur) dan sperma dan di
yang pipih; dinamakan Lamellibranchiata karena
dalamnya terdapat kelenjar yang digunakan untuk
mempunyai insang tersusun dalam lempeng-
membungkus telur menjadi kokon.
lempeng atau berlapis-lapis; dijuluki Bivalvia
karena mempunyai 2 buah cangkang.
Hewan ini hidup di laut dan air tawar, dengan
bentuk tubuh simetris bilateral.
Cangkang tersusun atas 3 lapisan, yang
berturut-turut dari luar ke dalam tersusun sebagai
berikut.
1. Periostrakum (lapisan tanduk), tipis dan
gelap, dihasilkan oleh tepi mantel.
2. Lapisan prismatik berbentuk prisma, tebal
dan terdiri dari kristal CaCO3, dihasilkan oleh
Gambar 4.9 Sruktur dalam Hirudo medicinalis
tepi mantel.
3. Lapisan nakreas (lapisan mutiara), tersusun
c. Kelas Hirudinea
dari kristal CaCO3, dihasilkan oleh seluruh
Hirudinea merupakan cacing pengisap darah
permukaan mantel.
atau golongan lintah. Cacing ini hidupnya di air
Sistem saraf terdiri dari 3 pasang ganglion yang
dan di darat. Tubuhnya pipih beruas-ruas, tidak
saling berhubungan, yaitu :
memilikiparapodia dan tidak berambut. Memilik
1. ganglion anterior, terdapat di sebelah ventral
2 alat pengisap darah, satu di bagian anterior, dan
lambung;
satu lagi di bagian posterior tubuhnya.
2. ganglion pedal, tedapat pada kaki;
Pada Cephalopoda berkembang dengan baik.
Mata berkembang paling baik, dan mirip dengan
mata vertebrata.
Pada Cephalopoda, umumnya terdapat sel-sel
pembawa warna atau kromatofora, sehingga
mampu mengubah warna tubuhnya. Kebanyakan
hewan ini juga mempunyai kantong tinta yang
menghasilkan cairan berwarna hitam atau cokelat.
Cairan ini akan disemburkan dalam keadaan
bahaya untuk menghindar dari musuhnya.

Contoh :
1. Loligo sp. (cumi-cumi)
Gambar 4.10 Satu bilah (penampang) kerang Mempunyai delapan buah anggota gerak
yang pendek disebut tangan dan dua buah
3. ganglion posterior,terdapat disebelah ventral anggota gerak yang panjang disebut tentakel.
otot aduktor posterior. 2. Octopus (gurita)
Mempunyai 8 anggota gerak.
Alat-alat indera berkembang dengan baik, 3. Nautilus
dan mempunyai 2 buah otot aduktor yang Tubuhnya dilindungi dengan cangkang, tidak
terdapat pada bagian anterior dan posterior mempunyai kantong tinta, dan tidak
sehingga kedua cangkang dapat membuka dan mempunyai kromatofora.
menutup.
Contoh : kerang mutiara (Pinctada c. Gastropoda
margaritifera), remis, Chima sp. Gastropoda berarti berkaki perut sebab
menggunakan perut sebagai kaki. Habitat hewan
b. Cephalopoda ini di laut, di air tawar, dan di darat.
Cephalopoda berarti berkaki di kepala. Lapisan pembentuk cangkang tersusun
Hewan ini hidup di laut, dan umumnya tidak seperti pada Pelecypoda. Mempunyai lidah parut
mempunyai cangkang. yang berguna untuk memotong makanannya, dan
Sistem saraf Cephalopoda berkembang bersifat hermafrodit.
dengan baik. Mata berkembang paling baik, dan Contoh : Achatina fulica (bekicot), Conus sp.,
mirip dengan mata vertebrata. Limnaea sp.

Gambar 4.11 Anatomi Gastropoda

2. Peranan Mollusca bagi Manusia kepala (caput), dada (toraks), dan perut
(abdomen). Bentuk tubuh simetris bilateral dan
Mollusca mempunyai arti ekonomi bagi
memiliki rongga tubuh (selom) yang
manusia, antra lain.
sesungguhnya.
1. sebagai sumber protein hewani, seperti
Tubuhnya dilindungi oleh rangka luar
kerang, cumi-cumi, dan jenis lainnya.
(eksoskeleton) yang brupa kutikula dan bahan
2. sebagai penghasil mutiara
kitin. Umumnya mengalami metamorfosis
3. cangkang kerang dapat digunakan sebagai
(perubahan bentuk), dan pergantian kulit
hiasan atau kancing baju.
(ekdisis).
Beberapa jenis Mollusca juga dapat
Sistem pencernaan : Memiliki saluran
merugikan manusia, antara lain,
pencernaan mulai mulut sampai anus.
1. Keong emas dapat merusak tanaman
2. Keong air berperan sebagai hospes sementara Sistem ekskresi : Dilakukan oleh tubulus
bagi cacing penyebab penyakit malpighi. Pada Crustacea ekskresi melalui
schistosmiasis. kelenjar hijau.

Sistem peredaran darah : Terbuka, artinya darah


G. ARTHROPODA mengalir tidak melalui pembuluh darah (tidak
memiliki pembuluh vena dan kapiler). Darah
Arthropoda tubuh dna kaki beruas-ruas atau berfungsi untuk mengangkut zat makanan, dan
berbuku-buku. Umumnya dapat dibedakan atas tidak berfungsi untuk mengangkut oksigen dan
karbon dioksida. Darah tidak mengandung pada tiap segmen dada.
hemoglobin (Hb). Pada Crustacea, darahnya
mengandung hemosianin yang dapat mengangkut Sayap : Umumnya mempunyai dua pasang sayap.
oksigen. Sepasang sayap terdapat pada mesotoraks dan
sepasang sayap terdapat pada metatoraks. Pada
Sistem reproduksi : Secara seksual, dengan serangga yang mempunyai sepasang sayap, sayap
fertilisasi internal. Umumnya bersifat diesis (ada terletak pada mesotoraks.
jantan dan ada betina). Beberapa jenis serangga
seperti rayap, lebah, dan kutu daun dapat Daur hidup : Dalam perkembangan hidupnya,
mengalami partenogenesis. Pada partenogenesis, serangga mengalami metamorfosis. Metamorfosis
ovum yang tidak dibuahi oleh spermatozoid dapat dapat dibedakan menjadi 2 :
tumbuh menjadi individu baru yang mandul.
Metamorfosis sempurna (Holometabola)
Sistem saraf : Umumnya merupakan sistem saraf telur  larva  pupa (kepompong) 
tangga tali, berupa saraf ventral yang terdiri dari imago (dewasa)
ganglion otak yang dilanjutkan ke arah belakang contoh : kupu-kupu, lalat, nyamuk.
melalui bagian ventral tubuh.
Metamorfosis tidak sempurna (Heterometabola)
telur  nimfa  imago (dewasa)
1. Klasifikasi Arthropoda contoh : belalang, jangkrik, kecoa
Arthropoda dapat dibedakan menjadi 4 kelas,
yaitu Insecta/Heksapoda (serangga), Crustacea Sistem respirasi : Dengan trakea yang
(udang-udangan), Arachnida (labah-labah), dan memanjang pada kiri dan kanan tubuhnya yang
Myriapoda (berkaki banyak) dihubungkan dengan stigma yang terdapat di kiri
kanan pada tiap-tiap ruas.
a. Kelas Insecta/Heksapoda (Serangga) Klasifikasi Serangga
Habitat : Hidup di semua tempat kecuali di laut. Serangga dapat dibagi menjadi 2 subkelas berikut.
1. Apterygota; meliputi serangga tidak bersa
Tubuh : terdiri atas 3 bagian, yaitu : yap. Tubuhnya terdiri atas kepala, toraks, dan
1. Kepala (caput) : terdiri atas 6 segmen yang abdomen yang tidak jelas batasnya.
menjadi satu dan dilengkapi dengan mata Umumnya tidak mengalami metamorfosis.
tunggal (oseli), mata majemuk (mata faset), Contoh : Lepisma saccharina (kutu buku).
dan alat-alat mulut. 2. Pterygota; meliputi serangga-serangga
2. Dada (toraks) : terdiri atas 3 segmen, yatu bersayap.
protoraks (depan), mesotoraks (tengah), dan a. Exopterygota : sayap merupakan
metatoraks (belakang). tonjolan luar dari dinding tubuh, dan
3. Perut (abdomen) : terdiri atas 11 segmen atau metamorfosisnya tidak sempurna.
kurang, tanpa kaki dan sayap. Segmen bagian b. Endopteerygota : sayap berkembang dari
posterior mempunyai fungsi khusus untuk penonjolan ke dalam dari ektoderma,
reproduksi. dan metamorfosisnya sempurna.

Pterygota terdiri atas beberapa ordo, yaitu


sebagai berikut.
1. Isoptera (Archiptera)
Serangga ini mempunyai 2 pasang sayap
yang tipis dengan ukuran yang sama. Ordo ini
termasuk exopterygota, yang metamorfosisnya
tidak sempurna, contoh : rayap
Gambar 4.12 Bagian-bagian tubuh serangga
2. Neuroptera (serangga bersayap jala)
Serangga ini mempunyai 2 pasang sayap tipis
Tipe Mulut : dengan banyak urat yang terlihat seperti jala atau
1. Tipe orthopteran, mempunyai mandibula jaring. Ordo ini termasuk endopterygota, yang
yang keras, kuat dan tabal yang berguna utuk mengalami metamorfosis sempurna. Contoh :
menggigit dan mengunyah. Contoh : Myrmelon frontalis (undur-undur).
belalang.
2. Tipe hemipteran, mempunyai 4 alat penusuk 3. Orthoptera (serangga bersayap lurus)
(stilet) yang dibungkus labium. Contoh : kutu Serangga ini mempuyai 2 pasang sayap. Kaki
busuk, wereng. belakang umumnya kuat yang digunakan untuk
3. Tipe anopluran, mempunyai bagian mulut meloncat. Ordo ini termasuk exopterygota, yang
untuk emnusuk dan mengisap yang terdiri bermetamorfosis tidak sempurna. Contoh :
atas 3 stilet. Contoh : kutu pengisap darah belalang, kecoa, jangkrik.
(Anoplura).
4. Tipe dipteran, mempunyai bagian mulut 4. Hemiptera (serangga bersayap tak sama)
untuk menusuk dan mengisap. Contoh : Serangga ini mempunyai alat tusuk untuk
nyamuk, lalat rumah, dan lalat kuda menusuk dan mengisap makanan. Ordo ini
5. Tipe hymenopteran, mempunyai bagian termasuk exopterygota, yang bermetamorfosis tak
mulut untuk mengisap. Contoh : tawon. sempurna. Contoh : Nilaparvala lugens (wereng),
6. Tipe lepidoptran, mempunyai bagian mulut Leptocorisa acuta (walang sangit).
seperti belalai (galea) untuk mengisap.
Contoh : kupu-kupu. 5. Homoptera (serangga bersayap sama)
Serangga ini juga mempunyai alat penusuk.
Kaki : Ada 3 pasang, yang tiap pasang terletak Ordo ini termasuk exopterygota yang
bermetamorfosis tak sempurna. Contoh : Aphis b. Ostracoda, contoh: Eucypris sp.,
medicaginis (kutu daun), Coccidae (kutu perisai) c. Cirripedia, contoh: Bernacle (teritip).

6. Coleoptera 2. Malacostraca
Serangga ini mempunyai 2 pasang sayap. Golongan hewan ini meliputi bermacam-
Sayap depan tebal dan permukaannya halus, macam udang, ketam, rajungan, dan kepiting.
mengandung zat kitin yang disebut elitra. Sayap Malacostraca dapat dibagi menjadi beberapa
belakang tipis berupa selaput. ordo, yaitu
Ordo ini termasuk endopterygota, yang 1. Isopoda, contoh: penggerak kayu
bermetamorfosis sempurna. Meliputi golongan 2. Stomatopoda, contoh: udang pengko
kumbang dan kepik. Contoh : Coccinella sp. 3. Decapoda, contoh: kepiting, rajungan
(kepik emas), Sitophylus oryzae (kutu beras).
c. Kelas Arachinida (labah-labah)
7. Diptera (serangga bersayap dua)
Habitat: Di darat dan ada beberapa yang hidup di
Serangga ini mempunyai 2 buah sayap. Ordo
laut.
ini termasuk endopterygota, yang bermetamor
Tubuh: Terbagi menjadi dua bagian, yaitu
fosis sempurna. Contoh : Musca domestica (lalat
abdomen dan sefalotoraks.
rumah), Anopheles sp. (nyamuk malaria), Culex
sp. (nyamuk) Kaki: Terdapat 4 pasang kaki yang terletak pada
sefalotoraks.
8. Lepidoptera (golongan kupu-kupu)
Serangga in mempunyai dua pasang sayap. Hewan ini mempunyai 2 pasang alat mulut,
Ordo ini termasuk endopterygota, yang bermeta yaitu sepasang kelisera yang berupa gunting atau
morfosis sempurna. Contoh : kupu-kupu. catut yang berfungsi untuk melumpuhkan
9. Hymenoptera (serangga bersayap selaput) mangsanya, dan sepasang pedipalpus yang
Serangga ini umumnya mempunyai 2 sayap berbentuk seperti cakar yang berfungsi untuk
tipis dengan sayap belakang lebih tipis. Ordo ni memegang mangsanya.
termasuk endopterygota, yang bermetamorfosis
sempurna. Contoh : Apis indica (lebah madu), Klasifikasi Arachnida
Vespula maculata (tawon endas). Arachnida terbagi atas beberapa ordo, yaitu
1. Scorpionida, contoh: kalajengking,
10. Siphonoptera (golongan pinjal) 2. Arachnida, contoh: labah-labah,
Serangga ini tidak mempunyai sayap. Ordo 3. Acarina (golongan caplak dan tungau),
ini termasuk endopterygota, yang ber- Contoh:
metamorfosis sempurna. Contohnya: Ctenoce- a. Rhicephalus sunguincus (caplak anjing)
phalides cannis (pinjal anjing), Ctenocephalides b. Sarcoptes scabiei (penyebab penyakit
felis (pinjal kucing). kudis)
11. Phithiraptera d. Kelas Myriapoda (Berkaki Banyak)
Serangga ini tidak mempuyai sayap. Hidup
sebagai parasit dan umumnya mempunyai cakar Habitat: Di darat terutama di dalam tanah dan
yang berguna untuk mengaitkan diri pada humus.
inangnya. Contoh: Pediculus humanus capitis
(kutu kepala), Phthirus pubis (kutu alat kelamin).

b. Kelas Crustacea (Udang-udangan)


Habitat: Di laut dan di perairan tawar.
Tubuh: Terbagi menjadi dua bagian, yaitu
abdomen dan sefalotoraks (persatuan antara
toraks atau dada dengan kepala) yang dilindungi
rangka luar (eksoskeleton) yang keras, tersusun
dari CaCo3
Gambar 4.13 Diagram struktur tubuh bagian dalam labah-
Kaki: Terdapat pada hampir semua ruas tubuh. labah betina
Crustacea mempunyai 2 pasang antena,
1 pasang mandibula yang berguna untuk Tubuh: Terbagi menjadi banyak ruas atau segmen
menggigit dan mengunyah makanan, dan yang sama, terdiri dari 10 sampai 200 segmen
2 pasang maksila untuk memegang mangsa. atau bahkan lebih.

Sistem respirasi: melalui insang. Pada Crustacea Kepala: Jelas terlihat dengan sepasang antena.
tingkat rendah, respirasi terjadi secara difusi Dada: Tidak ada atau tidak dapat dibedakan
melalui permukaan tubuhnya. dengan perut (abdomen)

Klasifikasi Crustacea Kaki: Terdapat pada hampir semua ruas tubuh,


Kelas Crustacea dibagi menjadi 2 subkelas, yaitu pada tiap ruas terdapat satu pasang.
Entomostraca dan Malacostraca.
Klasifikasi Myriapoda
Myriapoda terbagi menjadi 2 ordo, yaitu
1. Entomostraca
a. Chilopoda, contoh; lipan,
Umumnya, hewan ini merupakan
b. Diplopoda, contoh: kaki seribu.
zooplankton di perairan.
Entromostraca dapat dibagi menjadi 4 ordo,
2. Peranan Arthropoda bagi Manusia
yaitu
a. Branchiopoda, contoh: Notostraca sp., 1. Peranan Insecta
a. Menguntungkan manusia: kelamin terpisah. Hasil pembuahan berupa zigot
1) menghasilkan madu, misalnya lebah yang berkembang menjadi larva bersilia
madu, (bipinnaria).
2) membantu penyerbukan, terutama kupu-
kupu dan lebah, Sistem gerak: Menggunakan kaki tabung atau
3) menghasilkan bahan sandang, misalnya kaki ambulakral yang berpasangan. Pada ujung
ulat sutera, kaki tabung terdapat otot yang disebut ampula.
4) dapat dimakan, misalnya laron,
5) memangsa hama pertanian, misalnya 1. Klasifikasi Echinodermata
kepik dari Coleoptera, a. Asteroidea (Bintang Laut)
6) parasit (parasitoid) pada serangga hama, Umumnya mempunyai lengan berjumlah 5
7) menghancurkan sampah. atau kelipatannya.
Mempunyai duri berbentuk catut, yang
b. Merugikan manusia: masing-masing disebut pediselaria. Pediselaria
1) menjadi hama pertanian, misalnya berfungsi untuk menangkap mangsa, melindungi
wereng cokelat dan walang sangit, insang dermal, dan membersihkan tubuh dari
2) menularkan penyakit pada manusia, benda-benda asing. Contoh: Culcita sp., Linckia
misalnya nyamuk dan lalat, laevigata (bintang laut biru).
3) merusak bahan bangunan atau
perumahan, misalnya rayap, b. Echinoidea (Landak Laut)
4) menularkan virus, bakteri, dan protozoa Mempunyai rangka dalam yang terdiri dari
pada tanaman pertanian/ lempeng-lempeng kapur yang melebur menjadi
satu, membentuk semacam mangkok. Tidak
2. Peranan Crustacea mempunyai lengan. Mempunyai kaki-kaki
Umumnya Crustacea menguntungkan ambulakral pendek yang terdapat di antara duri-
manusia karena merupakan bahan makanan duri yang panjang. Contoh: Diadema saxatile,
sumber protein, seperti udang dan kepiting. Colobocentrotus atratus, Echinothrix sp.
Crustacea yang hidup sebagai zooplankton
merupakan makanan ikan sehingga berperan c. Ophiuroidea (Bintang Ular Laut)
penting dalam perikanan. Mempunyai lengan yang panjang dan bersifat
lentur sebanyak 5 atau kelipatannya. Alat-alat
3. Peranan Arachnida dalam tidak bercabang ke arah lengan, dan tidak
Arachnida lebih banyak merugikan daripada mempunyai anus. Contoh: Ophionereis sp.
menguntungkan manusia. Anggota Acarina dapat
menimbulkan penyakit kudis. Kalajengking dan d. Crinoidea (Lilia Laut)
beberapa jenis labah-labah mempunyai sengat Mempunyai bentuk tubuh seperti tumbuhan.
yang berbahaya. Walaupun demikian, beberapa Contoh: Holopus sp., Antedon sp.
Arachnida menguntungkan manusia karena
memangsa serangga hama. e. Holothuroidea (Teripang)
Bentuk tubuh memanjang, tidak mempunyai
4. Peranan Myriapoda lengan dan tidak mempunyai pediselaria.
Myriapoda hampr tidak mempunyai peranan Mempuyai daya regenerasi yang besar. Contoh:
bagi kehidupan manusia, beberapa spesies dapat Holothuria scabra, Holothuria atra.
mengganggu manusia, walaupun tidak
membahayakan. 2. Peranan Echinodermata bagi manusia
Beberapa jenis dapat dimakan, contohnya
teripang. Hewan ini mempunyai peranan
H. ECHINODERMATA

Echinodermata adalah hewan yang


mempunyai kulit berduri dan tubuh simetris
radial. Rangka luar terbuiat dari zat kapur atau
kitin. Susunan tubuh berjumlah kelipatan lima
dan memiliki sistem saluran air (sistem
ambulakral). Daya regenerasinya tinggi.
Habitat: laut.
Sistem pendernaan: Memiliki saluran pen-
cernaan yang lengkap, dengan mulut terdapat di Gambar 4.14 Struktur anatomi Asteroidea
bawah dan anus terdapat di atas.
penting dalam ekosistem laut karena merupakan
Sistem respirasi dan ekskresi: Kedua sistem ini
pemakan sisa-sisa organisme.
berlangsung melalui papula. Pada papula terjadi
pertukaran ion dan gas antara cairan selom I. CHORDATA
(rongga tubuh) dengan air laut.
Chordata berasal dari bahasa Yunani yang
Sistem peredaran darah: Echinodermata tidak berarti tali. Tubuhnya simetris bilateral. Chordata
memiliki. memiliki korda dorsalis (notokorda) sebagai
kerangka sumbu tubuh dan memiliki sistem
Sistem saraf: Sistem saraf terdiri atas cincin saraf susunan saraf berbentuk pembuluh yang terdapat
yang mengelilingi mulut dengan cabang- di sebelah dorsal dari notokorda. Kelompok
cabangnya menuju ke setiap lengan. hewan ini memiliki celah insang. Celah insang
Sistem reproduksi: Secara seksual dengan berkaitan dengan sistem pernapasan.
fertilisasi eksternal. Hewan ini memiliki jenis Korda dorsalis tetap ada sampai hewan
dewasa, ttapi ada yang diganti dengan tulang Reptilia memiliki kulit kering, mengandung
belakang (vertebra) saat hewan memasuki masa sisik yang berbentuk dari zat tanduk, serta
embrio. Demikian pula celah insang, ada yang umumnya mengalami pelepasan kulit
dipertahankan hingga hewan dewasa, namun ada (eksuvikasi). Bernapas dengan paru-paru dan
pula yang terdapat saat embrio saja. Chordata berdarah dingin. Jantung terdiri atas 4 ruangan,
dapat dibedakan menjadi 4 subfilum, yaitu yaitu 2 serambi dan 2 bilik. Antara ventrikel kiri
Hemichordata, Urochordata, Cephalochordata, dan ventrikel kanan dibatasi oleh sekat yang
dan Vertebrata. belum sempurna, sehingga terjadi percampuran
darah. Contoh : buaya, kadal, kura-kura, dan ular.
1. Hemichordata
f. Kelas Aves
Hewan ini hidup di laut, dengan bentuk tubuh
Tubuh aves ditutupi oleh bulu yang berguna
seperti cacing dan transparan. Tubuhnya terdiri
untuk melindungi tubuh terhadap suhu yang tidak
atas belalai, leher, dan badan yang dilengkapi
sesuai. Bernapas dengan paru-paru dan kantong
celah insang. Contoh : Balanoglossus dan
udara (saccus pneumaticus). Berdarah panas
Saccoglossus.
(homoioterm) yaitu suhu tubuh tidak dipengaruhi
oleh suhu lingkungan. Jantung terdiri atas 4
2. Urochordata
ruangan, yaitu 2 atrium dan 2 ventrikel dan
Hewan ini hidup di laut dan memiliki banyak memiliki eritrosit berinti. Contoh : ayam, merpati,
celah insang. Contoh : Tunicata dan Ascidia. elang.

3. Cephalochordata g. Kelas Mammalia


Mammalia adalah golongan binatang
Hewan ini hidup di laut dengan tubuh
menyusui sehingga memiliki kelenjar susu
transparan. Mulut dilengkapi dengan alat peraba
(glandula mamae). Tubuhnya dilindungi oleh
yang disebut sirus. Di sekitar faring banyak
ranbut. Bernapas dengan paru-paru dan bersifat
terdapat celah insang. Contoh : Amphioxus.
vivipar (melahirkan anak), kecuali pada
Ornithorynchus. Memiliki eritrosit yang tidak
4. Vertebrata
berinti dan bersifat homoioterm. Jantung terdiri
Hewan ini memiliki ruas-ruas tulang atas 4 ruangan yaitu 2 atrium dan 2 ventrikel.
belakang yang merupakan perkembangan dari Contoh : kelinci, kera, kucing.
notokorda. Pada vertebrata, notokorda hanya
tampak pada masa embrio saja. Celah insang Ringkasan
tetap ada hingga dewasa pada Pisces. Pada
1. Invertebrata atau Avertebrata adalah
Amphibia, celah insang dimiliki saat fase larva
kelompok hewan yang tidak bertulang
saja, sedangkan pada Reptilia, Aves, dan Mamalia
belakang. Filum-filum yang tergolong
hanya pada masa embrio saja,
Invertebrata adalah porifera, Cnidaria,
Ctenophora, Platyhelminthes, Nematoda,
a. Kelas Agnatha
Annelida, Mollusca, Anthropoda, dan
Tidak memiliki rahang dan tidak memiliki
Echinodermata.
sisik. Tubuh panjang silindris dan rangka tersusun
2. Ektoderma merupakan lapisan luar
atas tulang rawan. Contoh : ikan lamprey
pembentuk kulit, endoderma (entoderma)
(Lampreta sp.)
merupakan lapisan dalam pembentuk sistem
pencernaan, mesoderma merupakan lapisan
b. Kelas Chondrichthyes
tengah pembentuk otot, sistem pencernaan,
Ikan golongan ini memiliki rangka yang
sistem saraf, dan sistem reproduksi.
terdiri atas tulang rawan dan sisik bertipe plakoid.
3. Hewan diploblastik adalah hewan yang
Celah insang tampak dari luar dan tidak memiliki
hanya terdiri dari dua lapisan sel, yaitu
tutup insang, jantung terdiri atas 2 ruangan yaitu 1
lapisan ektoderma dan endoderma, meliputi
serambi (atrium) dan 1 bilik (ventrikel). Contoh :
filum Porifera, Cnidaria dan Ctenophora.
ikan hiu dan ikan pari.
Hewan triploblastik adalah hewan yang
terdiri dari tiga lapisan sel, yaitu lapisan
c. Kelas Osteichthyes
ektoderma, mesoderma, dan endoderma,
Ikan golongan ini memiliki rangka dari
meliputi filum mulai dari Platyhelminthes
tulang sejati dan sisik bertipe sikloid atau stenoid.
hingga Chordata.
Celah insang tertutup oleh tutup insang
4. Tubuh Porifera tersusun dari banyak sel,
(operkulum). Jantung terdiri atas 2 ruangan yaitu
namun hanya tersusun atas 2 lapisan jaringan
1 atrium dan 1 ventrikel. Contoh : ikan mas dan
(diploblastik) yaitu kulit luar dan kulit dalam.
ikan kakap.
Tubuh memiliki rongga tubuh (spongosol),
lubang keluar (oskulum), dan pori-pori
d. Kelas Amphibia
(ostium).
Amphibia mengalami metamorfosisi dengan
5. Reproduksi aseksual Porifera dengan
stadium larva hidup di air sedangkan hewan
membentuk kuncup. Khusus Porifera air
dewasa hidup di darat. Stadium larva bernapas
tawar dapat membentuk gemula. Reproduksi
dengan insang dan bersifat herbivor. Hewan
seksual dengan membentuk ovum dan
dewasa bernapas dengan paru-paru dan atau kulit,
spermatozoa.
dan bersifat insektivor (pemakan serangga).kulit
6. Porifera dibedakan menjadi 3 kelas, yaitu
selalu basah oleh lendir. Amphibia berdarah
kelas Calcarea, kelas Hexactinellida, dan
dingin (poikiloterm) yaitu suhu tubuh berubah-
kelas Demospongiae
ubah sesuai dengan lingkungannya. Jantung
7. Cnidaria memiliki rongga tubuh yang
terdiri atas 3 ruangan, yaitu 2 atrium dan 1
digunakan sebagai usus (gastrovaskuler);
ventrikel. Contoh : katak, kodok, salamander.
hidup di air tawar dan air laut.
8. Cnidaria merupakan hewan multiseluler,
e. Kelas Reptilia
diploblastik; kulit luar disebut ektoderma; 30. Subfilum Crustacea hidup di air, tubuh terdiri
kulit dalam disebt endoderma (gastrodermis). atas sefalotoraks dan abdomen, kakinya 5
Di antara kedua lapisan terdapat mesoglea. pasang, abdomen berkaki renang, bernafas
9. Tubuh Cnidaria berbentuk kantong, melekat dengan insang. Contohnya udang, kepiting,
di dasar perairan dengan bagian kakinya; di rajungan.
sebelah atas terdapat mulut; di sekeliling 31. Kelas Arachnida tubuh terdiri dari
mulut terdapat tentakel; pada tentakel sefalotoraks dan badan belakang (abdomen);
terdapat knidoblas (nematosista). kaki 4 pasang terapat di bagian sefalotoraks;
10. Reproduksi Cnidaria secara aseksual dengan memiliki alat capit (pedipalpus). Ordo dalam
membentuk kuncup; reproduksi seksual Arachnida antara lain Scorpiones
pertemuan antara sperma dan ovum yang (kalajengking), Araneae (laba-laba), dan
menghasilkan zigot  planula  individu baru. Acarina (caplak).
11. Ada 3 kelas Cnidaria, yaitu Hydrozoa, 32. Subfilum Myriapoda tubuhnya terdiri dari
Scyphozoa, dan Anthozoa. kepala dan abdomen. Setiap segmen
12. Platyhelminthes (cacing pipih) tergolong memiliki sepasang aau dua pasang kaki jalan.
hewan triploblastik aselomata, hidup bebas Terdiri dari kelas Diplopoda (misalnya
atau parasit. Pencernaan sistem keluwing) dan kelas Chilopoda (misalnya
gastovaskuler; tidak ada anus; tidak ada lipan).
sistem transportasi. 33. Kelas Insecta dari subfilum Hexapoda
13. Platyhelminthes terbagi dalam tiga kelas, tubuhnya terdiri dari kepala, dada (toraks),
yaitu Turbellaria (cacing berbulu getar), dan abdomen. Pada bagian dada terdapat 3
Tremotoda (cacing isap), dan Cestoda (cacing pasang kaki dan sepasang sayap. Abdomen
pita) tidak berkaki.
14. Tulbellaria misalnya Planaria: hidup di air 34. Insecta ada yang mengalami metamorfosis
jenuh, dpat beregenerasi, kepala segitiga, tak sempurna, dan ada yang mengalami
memiliki bintik mata, mulut, faring, dan metamorfosis sempurna.
sistem gastrovaskuler. 35. Tipe mulut Insecta dibedakan menjadi mulut
15. Trematoda merupakan parasit. Tubuhnya penjilat dan pengisap (lalat), pengisap (kupu-
dilindungi kutikula; memiliki alat pengisap kupu), penusuk dan pengisap (nyamuk), dan
dilengkapi kait. Contohnya Fasciola, penggigit (belalang).
Clonorchis, dan Schistosoma. 36. Insecta memiliki mata tunggal (oseli) atau
16. Cestoda merupakan parasit pada hewan, mata faset; bernafas dengan trakea; sistem
tubuhnya pipih beruas-ruas. Contohnya transportasi terbuka; sistem ekskresi
Teania pembuluh Malpighi; sistem saraf tangga tali.
17. Annelida tergolong triploblastik selomata, 37. Subkelas Apterygota (serangga tidak
tubuhnya berbentuk gilik, beruas-ruas, bersayap) antara lain ordo Thysanura dan
memanjang, di anterior terdapat usus dan di Collembola. Contohnya kutu buku
posterior terdapat anus. 38. Subkelas Pterygota (serangga bersayap)
18. Annelida mempunyai sistem saraf tangga tali, terdiri dari beberapa ordo, antara lain
pembuluh darah tertutup, sistem pencernaan Ordonata, Orthoptera, Isoptera, Hemiptera,
makanan, ekskresi dan reproduksi. Homoptera, Coleoptera, Lepidoptera,
19. Annelida dibedakan menjadi 3 kelas, yaitu Diptera, Siphonaptera, Hymenoptera.
kelas Polychaeta, Oligochaeta, dan 39. Echinodermata adalah kelompok hewan kulit
Hirudinea. berduri, hidup di laut, mempunyai susunan
20. Polychaeta merupakan cacing berambut tubuh lipat lima; mempunyai sistem
banyak, hidup di laut, contohnya cacing ambulakral.
wawo dan palolo. 40. Sistem pencernaan makanan pada
21. Oligochaeta merupakan cacing berambut Echinodernata; mulut di bawah, di atasnya
sedikit, contohnya cacing tanah. ada esofagus, dilanjutkan ke ventrikulus.
22. Cacing tanah (Pheretima sp.)hidup di tanah, Dari ventrikulus terdapat 5 cabang ke tiap
memakan bahan organik. Panjangnya lengan, kemudian masing-masing bercabang
mencapai 20 cm. Tubuh lunak, berlendir, dan dua dan ujungnya buntu. Di atas ventrikulus
dapat menyuburkan tanah. terdapat usus, diakhiri dengan lubang anus.
23. Hirudinea merupakan cacing penghisap 41. Echinodernata memiliki sistem ambulakral.
darah, hidup di air atau darat. Hirudinea Dimulai dari madreporit yang berpori,
bersifat hermafrodit. kemudian ke saluran penghubung, ke saluran
24. Mollusca (hewan lunak) memiliki tubuh cincin, dan bercabang 5 ke tiap lengan; pada
lunak, bermantel dan memiliki cangkang dari tiap lengan muncul banyak pasang kaki
zat kapur. tabung, yang ujungnya memiliki ampula.
25. Mollusca hidup di darat, air tawar dan air Sistem ambulakral digunakan untuk
laut. pergerakan, membuka mangsa, dan
26. Mollusca dibedakan menjadi 3 kelas yaitu pernafasan.
Polyplacophora, Gastropoda, Scaphoda, 42. Sperma dan ovum Echinodernata, bertemu di
Bivalvia dan Cephalopoda. air (di luar tubuh), terbentuk zigot, menetes
27. Mollusca yang menguntungkan manusia dan menjadi larva bersilia (bipinnaria), kemudian
memiliki nilai ekonomi penting adalah dari tumbuh menjadi dewasa.
kelas Gastropoda, bivalvia, dan Cephalopoda 43. Ada 5 kelas Echinodernata, yaitu kelas
28. Anggota filum Anthropoda adalah hewan Asteroidea, Ophiuroidea, Crinoidea,
yang tubuhnya berbuku-buku. Kulit Echinoidea, dan Holothuroidea.
tubuhnyanya keras, terdiri dari zat kitin yang 44. Chordata adalah hewan-hewan yang
merupakan rangka luar (eksoskeleton). memiliki koda dorsalis atau tali punggung.
29. Empat kelompok penting dalam filum 45. Pada vertebrata, tali punggung berubah
Anthropoda yaitu Crustacea, Arachnida, menjadi tulang belakang (vertebrae), sunsum
Myriapoda, dan Hexapoda. tulang belakang, dan celah insang.
46. Pada ikan, celah insang terdapat sepanjang burung, dan mamalia, celah insang hanya
hidup, sedangkan pada amfibi, reptilia, terdapat pada fase embrio.

Uji Kompetensi 4

A. Pilihan Ganda mempunyai tiga pasang kaki pada bagian


toraksnya digolongkan dalam kelas ….
1. Labah-labah mempunyai kaki sebanyak ….
A. Crustacea D. Arachnida
A. dua pasang D. lima pasang
B. Insecta E. Branchiopoda
B. tiga pasang E. enam pasang
C. Myriapoda
C. empat pasang
10. Coelenterata di bawah ini hidup di laut,
2. Suatu jenis serangga dalam pertumbuhannya
kecuali ….
mengalami stadium telur, larva, pupa, dan
A. Obelia D. anemon
imago. Sayapnya sepasang. Mulutnya
B. Aurelia E. Hydra
termasuk tipe mulut penusuk dan pengisap.
C. koral
Serangga tersebut termasuk ke dalam ordo
….
A. Orthoptera D. Lepidoptera
B. Esai
B. Odonata E. Neuroptera
C. Diptera 1. Jelaskan cara berkembang biak pada Porifera
baik secara vegetatif maupun secara generatif
3. Diantara hewan-hewan di bawah ini yang
mempunyai tingkat organisasi organ yang 2. Porifera dibagi menjadi 3 (tiga) kelas.
paling tinggi adalah …. Sebutkan ketiga kelas tersebut!
A. Coelenterata D. Mollusca
B. Platyhelmonthes E. Arthropoda 3. Sebutkan 3 (tiga) tipe sistem saluran air pada
C. Porifera Porifera!

4. Contoh serangga yang mengalami 4. Terangkan daur hidup dari cacing hati
metamorfosis sempurna adalah …. (Fasciola hepatica)!
A. lipas D. lalat rumah
B. wereng E. belalang 5. Jelaskan daur hidup cacing perut (Ascaris
C. kutu kepala lumbricoides)!

5. Binatang berikut ini termsuk Annelida, 6. Jelaskan perbedaan antra Oligochaeta,


kecuali …. Polychaeta, dan Hirudinea!
A. lintah D. cacing tambang
B. pacet E. cacing tanah 7. Di bawah ini adalah beberapa jenis hewan
C. cacing palolo inertebrata :
1. walang sangit
2. kutu busuk
6. Jenis serangga yang menjadi hama tanaman 3. kutu anjing
budidaya adalah …. 4. wereng cokelat
A. wereng, belalang, ulat sutra 5. kutu manusia
B. kutu daun, belalang, kupu-kupu 6. kutu daun
C. kutu daun, wereng, belalang Sebutkan persamaan ciri bagian toraks
D. kutu loncat, wereng, ulat sutra hewan-hewan tersebut dan tentukan ordo
E. kutu buku, kutu loncat, kutu daun masing-masing!

7. Susunan peredaran darah terdapat pada 8. Sebutkan kelas-kelas Mollusca dan berikan
hewan di bawha ini, kecuali …. masing-masing contohnya!
A. Annelida D. Coelenterata
B. Mollusca E. Arthropoda 9. Sebutkan dua ciri khas dari tiap kelompok
C. Insecta vertebrata berikut ini :
8. Cacing di bawah ini yang mempunyai silia A. Mammalia D. Reptilia
adalah …. B. Ikan E. Burung
A. Cestoda D. Annelida C. Amfibi
B. Turbellaria E. Nemathelminthes
C. Trematoda 10. Bagaimanakah perkembangan celah insang
dari masa embrio hingga dewasa pada hewan
9. Arthropoda adalah golongan hewan yang Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, dan
termasuk invertebrta dan mempunyai bentuk Mammalia?
tubuh sangat bervariasi. Arthropoda yang
BAB 5
EKOSISTEM

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas / Semester : X/2
Kompetensi Dasar :
Menguraikan komponen penyusun ekosistem dan perubahannya melalui pengamatan

Setiap makhluk hidup (organisme) mendiami lingkungan yang sesuai untuk tempat hidupnya,
yang disebut habitat. Dalam suatu habitat, selain terdapat makhluk hidup (komponen biotik), juga
terdapat benda-benda tak hidup (komponen abiotik). Antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lain
dan dengan benda tak hidup terjadi hubungan yang saling mempengaruhi. Hubungan timbal balik antara
makhluk hidup dengan komponen biotik dan komponen abiotiknya dalam satu kesatuan tempat hidup
disebut ekosistem. Ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang ekosistem disebut ekologi.

A. SATUAN MAKHLUK HIDUP DALAM makhluk hidup yang hidup di darat. Misalnya
EKOSISTEM di hutan, padang pasir, dan padang rumput.

1. Individu
B. KOMPONEN EKOSISTEM
Sebutan untuk suatu makhluk hidup tunggal.
Misal: seekor sapi, sebatang pohon mangga.
1. Komponen Biotik
2. Populasi Komponen biotik terdiri dari semua makhluk
hidup yang ada di dalam suatu ekosistem, seperti
Kumpulan individu sejenis (satu spesies)
manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme
yang menempati suatu daerah tertentu. Individu-
(jasad renik). Berdasarkan fungsinya dalam
individu dalam satu spesies, memiliki persamaan
ekosistem, komponen biotik dapat di-
ciri dan dapat mengadakan perkawinan dengan
kelompokkan menjadi tiga macam berikut ini.
menghasilkan keturunan yang fertil. Misal:
sekelompok harimau yang hidup di hutan.
a. Produsen
Perubahan populasi dapat disebabkan oleh
Pengertian produsen dalam biologi adalah
mortalitas (angka kematian), natalitas (angka
semua mahkluk hidup yang mampu memproduksi
kelahiran), imigrasi (kedatangan individu baru ke
bahan organik yang berasal dari zat-zat anorganik.
dalam batas tempat populasi) dan emigrasi
(bersifat autotrof). Semua organisme berhijau
(kepergian individu keluar batas tempat populasi).
daun (berklorofil) tergolong produsen. Produsen
meliputi organisme bersel satu seperti ganggang,
Kepadatan populasi
lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan biji.
Jumlah individu makhluk hidup sejenis Organisme ini dapat menyerap energi cahaya
dalam hubungannya dengan ruang yang mereka matahari dan mengubahnya menjadi energi kimia
tempati pada waktu tertentu. Misal: di suatu areal melalui proses fotosintesis.
dengan luas 10.000 M2 terdapat 1.000 pohon karet
dan 100 ekor rusa. Maka kepadatan populasi b. Konsumen
pohon karet adalah 1.000 pohon / 10.000 m2 = 0,1 Organisme yang tidak mampu mensintesis
pohon karet / m2. Kepadatan populasi rusa adalah zat organik dari zat-zat anorganik (bersifat
100 ekor / 10.000 m2 = 0,01 ekor / m2. heterotrof). Zat organik yang diperlukan sebagai
Faktor-faktor yang menurunkan daya biak makanannya berasal dari produsen atau hewan
populasi: lain. Meliputi hewan, manusia, dan organisme
a. Faktor yang bergantung pada kepadatan lainnya yang tidak berklorofil. Konsumen ada
populasi. Misalnya, kekurangan makanan dan yang herbivor (pemakan tumbuhan) dan ada yang
ruang untuk hidup karena populasi yang karnivor (pemakan hewan).
sudah padat.
b. Faktor yang tidak bergantung pada c. Pengurai
kepadatan. Misalnya, curah hujan yang Organisme yang berperan menguraikan
sangat tinggi atau sangat rendah dan senyawa organik (makhluk hidup yang telah mati
perubahan suhu lingkungan yang sangat atau sampah organik) menjadi senyawa anorganik
drastis. yang lebih sederhana. Hasil penguraian berupa
gas(H2S, CO2), air, dan mineral-mineral
3. Komunitas dikembalikan ke ekosistem dan dapat digunakan
kembali oleh produsen. Meliputi mikroorganisme
Seluruh populasi makhluk hidup yang hidup
seperti bakteri, jamur, dan mikroba lainnya.
bersama di suatu daerah tertentu. Komunitas
Beberapa organisme tidak berperan sebagai
merupakan kumpulan tumbuhan, hewan, dan
produsen, konsumen, atau pun pengurai, tetapi
mikroorganisme yang beraneka ragam dan saling
memakan bahan-bahan sisa bangkai atau sisa
berinteraksi. Misal: di sebidang sawah terdapat
penguraian (detritus). Organisme ini disebut
tanaman padi, rumput, ikan mujair, tikus, walang
detritivor. Misalnya cacingtanah, keluwing.
sangit, ular, dan cacing tanah.
Rayap, larva serangga dan teripang.
Di alam, komunitas dapat dibedakan menjadi
dua, yaitu:
2. Komponen Abiotik
a. Komunitas akuatik, merupakan kelompok
makhluk hidup yang hidup di air. Misalnya di Komponen aniotik meliputi benda-benda tak
laut, danau, sungai, dan kolam. hidup.
b. Komunitas terestrial, merupakan kelompok
a. Udara perkawinan. Interaksi tidak selalu bersifat
Oksigen diperlukan untuk bernafas (oksidasi kompetisi. Misalnya, dalam proses reproduksi
biologi). Karbon dioksida diperlukan oleh terjadi interaksi antara individu jantan dan betina
tumbuhan untuk proses fotosintesis. Nitrogen yang saling membutuhkan.
sebagai bahan pembentuk protein dan senyawa Interaksi antar individu dalam satu spesies
lainnya. pada suatu tempat tertentu membentuk populasi.
Interaksi antarindividu juga terjadi pada
b. Air spesies yang berbeda. Misalnya, seekor kupu-
Bagi ekosistem di darat, air menentukan kupu menghisap madu sekaligus membantu
kelembaban udara (kandungan air) sehingga penyerbukan bunga.
keberadaan air sangat berperan dalam
menentukan keanekaragaman makhluk hidup 2. Interaksi Antarpopulasi
dalam suatu ekosistem. Air menjadi tempat hidup
Interaksi antarpopulasi yang satu dengan
bagi organisme perairan. Keadaan air yang
yang lain membentuk komunitas. Misalnya, di
berpengaruh terhadap makhluk hidup adalah
sebidang sawah terdapat populasi tikus, padi,
suhu, arus, salinitas (kadar garam), dan pH air. Di
siput, cacing, ular, walang sangit, burung gelatik,
laut atau air payau hanya hidup organisme yang
dan burung elang. Diantara populasi tersebut
memiliki adaptasi terhadap kadar garam yang
terjadi interaksi secara langsung maupun tidak
tinggi.
langsung. Interaksi secara langsung contohnya :
Tikus memakan padi siput, dan cacing. Namun
c. Tanah
tiksu juga merupakan mangsa bagi ular dan
Sebagai tempat hidup bagi berbagai
burung elang. Jadi, antara populasi tikus dengan
organisme. Tanah merupakan sumber zat hara dan
populasi padi, siput, cacing, ular, dan burung
air bagi tumbuhan. Keadaan tanah yang
elang terjadi interaksi secara langsung.
mempengaruhi makhluk hidup misalnya pH,
Interaksi tidak langsung misalnya : Apabila
tekstur, kelembapan, dan kandungan unsur hara.
populasi tikus terus meningkat, tanaman padi
Pada batas-batas tertentu tanah yang lembap
akan lebih banyak yang dimakan, maka walang
berpengaruh baik terhadap pertumbuhan tanaman.
sangit dan burung gelatik akan mencari makanan
lain.
d. Cahaya Matahari
Interaksi antarpopulasi dalam suatu
Tumbuhan hijau menyerap energi matahari
komunitas dapat membentuk hubungan sebagai
melalui klorofil. Untuk proses fotosintesis.
berikut.
Karbohidarat hasil fotosintesis menjadi sumber
a. Simbiosis, yaitu hubungan erat antara dua
energi bagi organisme lainnya.
organisme dari spesies yang berbeda yang
hidup bersama.
e. Suhu
1) Simbiosis mutualisme, bila diantara dua
Suhu optimum merupakan suhu yang paling
organisme terjadi hubungan yang saling
baik untuk kehidupan suatu organisme. Suhu
menguntungkan. Contohnya : antara bunga
minimum merupakan suhu paling rendah, dan
dan kupu-kupu atau lebah.
suhu maksimum merupakan suhu paling tinggi
2) Simbiosis komensalisme, bila organisme yang
bagi organisme untuk tetap hidup. Beberapa
satu mendapat keuntungan sedangkan yang
organisme akan mengalami hibernasi atau dorman
lain tidak dirugikan maupun diuntungkan.
bila suhu lingkungannya tidak sesuai.
Contohnya : Ikan remora kecil dan ikan hiu.
3) Simbiosis parasitisme, bila organisme yang
f. pH
satu diuntungkan sedangkan yang lain
umumnya organisme memerlukan lingkungan
dirugikan. Organisme yang mendapat
yang memiliki pH netral ( 7).
makanan (diuntungkan) disebut parasit,
sedangkan yang ditumpangi (dirugikan)
g. Topografi
disebut inang (hospes). Contohnya : kutu
Mempengaruhi penyebaran dan keaneka- anjing dan anjing, cacing perut dan manusia.
ragaman makhluk hidup karena erat kaitannya
dengan keadaan tanah, pendahayaan, kelembapan b. Predatorisme predasi, yaitu hubungan antara
dan suhu udara di suatu daerah.
pemangsa (predator) dengan mangsanya.
Setiap spesies organisme didalam ekosistem Contohnya : rusa, (mangsa) dan harimau
mempunyai relung atau nisia (niche, baca: nis)
(predator).
yang berbeda. Nisia adalah profesi atau status
suatu organisme dalam suatu komunitas dan
c. Kompetisi, yaitu persaingan antara spesies
ekosistem tertentu, yang merupakan akibat dari satu dengan spesies lain atau persaingan
adaptasi struktural, fisiologi, danperilaku spesifik
dalam satu spesies untuk mendapatkan
organisme itu. Contoh: herbivor dan karnivor makanan, ruangan, air, cahaya, udara, dan
dapat menghuni satu habitat yang sama, akan
pasangan untuk berkembang biak. Misalnya,
tetapi cara makannya berbeda. persaingan dalam mendapatkan makanan
(rumput) antara kijang, rusa, dan domba yang
hidup bersama di suatu tempat.
C. INTERAKSI ANTAR KOMPONEN
DALAM EKOSISTEM d. Netralisme, yaitu hubungan antara dua
spesies yang berbeda (dua populasi) tidak
1. Interaksi Antarindividu saling untung ataupun rugi. Misalnya antara
Interaksi antarindividu dalam spesies dikenal kecoa dengan cicak.
sebagai interaksi intraspesifik. Interaksi
antarindividu terjadi karena berkompetisi untuk 3. Interaksi Antara Komunitas dengan
mendapatkan makanan, ruangan, Komponen Abiotik
mempertahankan diri, dan melakukan Komunitas dan komponen abiotik saling
mempengaruhi. Misalnya, curah hujan dna suhu subtropis. Curah hujan umumnya antara 25 – 50
mempengaruhi jenis tumbuhan yang hidup di cm per tahun dan turun hujan tidak teratur.
suatu tempat; cacing tanah menyebabkan struktur
tanahnya menjadi berongga-rongga sehingga c. Biom hutan hujan tropis
tanah menjadi gembur; penghijauan Iklimnya paling mantap. Biom ini terdapat di
menyebabkan kandungan oksigen di udara cukup Amerika Tengah dan Asia Tenggara (termasuk
banyak sehingga kualitas udara menjadi baik. Indonesia). Curah hujan tinggi (200-225 cm per
tahun), keadaan di dalam hutan lembap dan suhu
sekitar 25C. vegetasi sangat tebal dengan
D. SUKSESI DAN KOMUNITAS KLIMAKS ketinggian pohon antara 20 – 40 meter atau lebih.
Selain banyak dan beragam pohon yang tinggi
Suksesi adalah proses perubahan dalam terdapat pula tumbuhan yang khas, seperti liana
komunitas yang terjadi sedikit demi sedikit dalam (misalnya rotan) dan epifit (misalnya anggrek dan
jangka waktu tertentu sampai terbentuk tumbuhan paku).
komunitas yang berbeda dari semula. Proses
suksesi akan berakhir sampai tercapainya suatu d. Biom hutan gugur
komunitas klimaks yang keadaannya telah Terdapat di daerah iklim sedang. Curah hujan
mantap, atau mencapai hemeostatis antara 75-100 cm dan merata sepanjang tahun.
(keseimbangan). Pohon-pohon berdaun lebar dan menggugurkan
Suksesi dapat dibedakan menjadi 2 macam daunnya pada musim dingin.
yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder.
e. Biom taiga
1. Suksesi Primer Suhu pada musim dingin sangat rendah,
genangan air membeku dan terjadi hujan salju.
Suksesi primer terjadi bila komunitas atau Vegetasi yang khas adalah jenis pohon konifer.
ekosistem asal terganggu, sehingga komunitas
tersebut hilang secara keseluruhan dna f. Biom tundra
menyebabkan terbentuknya kembali komunitas Terdapat di sekitar kutub pada belahan bumi
atau ekosistem baru. Misalnya setelah terjadi utara. Ditumbuhi lumut kerak dan Sphagnum.
letusan gunung berapi yang dasyat, berlangsung Perubahan dari musim panas ke musim dingin
suksesi primer sebagai berikut: berlangsung cepat.
Lumut kerak (vegetasi perintis)  lumut dan
ganggang  tumbuhan paku  rumput dan 2. Ekosistem Air Tawar
tumbuhan kecil  semak-semak  pohon. Dibedakan menjadi ekosistem yang airnya
tenang (lentik) dan ekosistem yang airnya
2. Suksesi Sekunder mengalir (lotik). Contoh ekosistem lentik adalah
Suksesi sekunder terjadi bila suatu komunitas kolam, waduk, danau, dan rawa. Contoh
atau ekosistem asal terganggu baik secara alami ekosistem lotik adalah sungai. Ekosistem air
atau akibat aktivitas manusia, tetapi gangguan itu tawar memiliki salinitas rendah (lebih rendah dari
tidak merusak secara keseluruhan. Berbeda kadar garam tubuh organisme yang hidup di
dengan suksesi primer, pada suksesi sekunder di dalamnya), variasi suhu rendah (antara siang dan
suatu ekosistem masih terdapat organisme. malam).
Contohnya : suksesi yang terjadi akibat Pembagian habitat air tawar. Berdasarkan
penebangan hutan, kebakaran hutan dna intensitas cahaya matahari yang diterimanya:
peladangan berpindah, dan rawa yang a. Litoral, merupakan daerah yang dangkal
dikeringkan. sehingga cahaya matahari dapat mencapai
dasar perairan.
b. Limnetik, merupakan daerah terbuka
sehingga sampai kedalaman tertentu masih
E. TIPE-TIPE EKOSISTEM
dapat ditembus oleh cahaya matahari.
c. Profundal, merupakan daerah dasar yang
1. Ekosistem Darat dalam sehingga cahaya matahari tidak dapat
Biom adalah sekelompok ekosistem darat di mencapai dasar perairan.
suatu daerah dengan iklim tertentu yang memiliki
struktur dan penampakan vegetasi yang sama, 3. Ekosistem Laut
sifat-sifat lingkungan yang sama, dan memiliki Ekosistem laut memiliki salinitas tinggi
karakteristik komunitas hewan yang sama pula. (terutama di darah tropis). Suhu air laut di daerah
tropis berkisar antara 25C - 30C dan suhu
a. Biom gurun permukaan lebih tinggi dari suhu pada kedalaman
Umumnya terdapat di daerah tropis dan tertentu.
berbatasan dengan padang rumput. Curah Lingkugan laut dapat dibagi secara horizontal
hujannya rendah (25 cm per tahun), pancaran (mendatar) dan vertikal.
sinar matahari sangat panas, kelembapan udara a. Secara Horizontal
sangat rendah, dan perbedaan suhu antara siang 1) Neritik (perairan pantai), mulai dari
dan malam sangat tinggi. Untuk beradaptasi pantai sampai kedalaman 200 meter.
dengan lingkungan yang kekurangan air dan 2) Oseanik (samudra), merupakan daerah
penguapan yang tinggi, maka tumbuhannya laut dengan kedalaman lebih dari 200
mempunyai daun yang kecil seperti duri, daun meter.
mempunyai lapisan lilin yang tebal, mempunyai
akar yang panjang, dan mempunyai jaringan b. Secara Vertikal
untuk menyimpan air. 1) Daerah litoral, merupakan daerah mulai
dari garis pasang sampai kedalaman 200
b. Biom padang rumput meter. Daerah ini dipengaruhi oleh
Terbentang dari daerah tropis sampai pasang surut air laut.
2) Daerah batial, merupakan daerah laut Cahaya matahari tidak dapat menembus
dari kedalaman 200-2000 meter. daerah ini sehingga tidak ada produsen. Makin
3) Daerah abisal, merupakan daerah laut dalam suatu lautan makin berkurang jumlah
dari kedalaman 2000-4000 meter. individu dan keragaman jenisnya. Umumnya
4) Daerah hadal, merupakan daerah laut hewannya berwarna hitam atau merah tua dan
dengan kedalaman lebih dari 4000 meter. mengeluarkan cahaya dari tubuhnya
(bioluminisensi), dan mampu beradaptasi
Ekosistem laut meliputi ekosistem litoral dan terhadap tekanan air yang besar.
ekosistem laut dalam. Berdasarkan intensitas cahaya matahari yang
diterima, habitat laut dapat dibedakan menjadi 3
daerah berikut.
1) Daerah fotik (eufotik), merupakan daerah
a. Ekosistem litoral yang masih mendapatkan cahaya matahari.
Terletak di pantai yang tergenang air laut, 2) Daerah disfotik, merupakan daerah dengan
kecuali ketika air surut. Biasanya terdapat cahaya matahari yang kurang (remang-
terdapat di wilayah pantai terbuka dan jauh dari remang)
pengaruh sungai besar. Didominasi oleh rumput 3) Daerah afiotik, merupakan daerah yang tidak
laut atau ganggang. Ekosistem litoral dapat mendapatkan cahaya matahari.
dibedakan sebagai berikut.

1) Ekosistem terumbu karang


Terdapat di perairan yang jernih dan sinar
matahari dapat menembus air laut. Dibentuk
oleh aktivitas binatang karang, yaitu
kelompok coelenterta dan ganggang Ringkasan
berkapur. Merupakan habitat bagi berbagai
1. Hubungan timbal balik antara makhluk hidup
jenis ikan yang bernilai ekonomi tinggi dan
dengan makhluk hidup lain dan dengan
sebagai pelindung pantai dari gelombang
benda tak hidup di lingkungannya
laut.
membentuk ekosistem.
2. Komponen penyusun ekosistem adalah :
2) Ekosistem pantai batu
komponen abiotik (udara, air, cahaya, pH,
Berupa batuan yang berasal dari proses
kelembapan, salinitas, tanah, mineral), dan
konglomerasi batu-batu kecil dengn tanah liat
komponen biotik (produser, konsumer,
dan kapur, atau terbentuk dari bongkahan
pengurai).
batu granit. Biasanya terdapat di wilayah
3. Populasi terbentuk dari interaksi antar
pesisir yang berbukit dan berdinding batu.
individu di dalam satu spesies pada sauatu
Vegetasi yang mendominasi adalah ganggang
areal tertentu.
Eucheuma dan Sargassum.
4. Komunitas terbentuk dari interaksi antar
populasi d dalam suatu areal tertentu.
3) Ekosistem pantai lumpur
5. Interaksi antara komunitas dengan komponen
Terdapat di muara sungai besar dan
abiotik membentuk ekosistem.
sekitarnya, disebut estuaria. Ekosistem
6. Lapisan bumi yang dihuni oleh makhluk
estuaria dipengaruhi oleh pasang surut,
hidup yang berinteraksi dengan
sehingga berair payau. Didominasi oleh
lingkungannya disebut biosfer atau ekosfer.
bakau. Bakau memiliki akar napas dan akar
Di dalam biosfer terjadi interaksi
tunjang untuk beradaptasi terhadap kondisi
antarekosistem.
kandungan oksigen yang rendah dan
7. Suksesi adalah pergantian dominasi dari
untukmenahan pengaruh pasang surut air
komunitas perintis menuju komunitas
laut. Merupakan tempat yang baik untuk
klimaks. Suksesi dibedakan menjadi suksesi
berbijah dan membesarkan anak ikan spereti
primer dan suksesi sekunder. Suksesi primer
ikan salem dan sidat. Selain itu terdapat pula
diawali dari komunitas perintis di lingkungan
kepiting, udang, siput dan ikan gelodok.
batuan. Suksesi sekunder diawali dari
komunitas lanjutan di lingkungan bekas
b. Ekosistem laut dalam
ekosistem yang rusak.

Uji Kompetensi 5

A. Pilihan Ganda C. komunitas


1. Hubungan antara makhluk hidup dengan
3. Berikut ini yang bukan merupakan
lingkungannya merupakan masalah penting
lingkungan fisik (abiotik) adalah ….
dalam biologi. Bidang pengetahuan yang
A. tanah D. suhu
mempelajari masalah ini disebut ….
B. air E. mikroba
A. taksonomi D. fisiologi
C. udara
B. genetika E. botani
C. ekoogi
4. Kelompok tumbuhan padi yang hidup di
sebidang sawah, berdasarkan konsep ekologi
2. Makhluk hidup dan faktor biotik pada suatu
merupakan suatu ….
lingkungan merupakan kesatuan yang disebut
A. spesies D. komunitas
….
B. individu E. populasi
A. ekosistem D. habitat
C. ekosistem
B. populasi E. biom
5. Berikut ini yang merupakan produsen pada 12. Populasi yang paling padat adalah ….
ekosistem perairan adalah …. A. tikus kebun D. kadal
A. fitoplankton D. jamur B. pohon karet E. bata merah
B. zooplankton E. bakteri C. pohon kelapa
C. ikan
13. Yang termasuk produsen pada ekosistem
6. Kumpulan seluruh populasi jenis-jenis tersebut adalah ….
makhluk hidup yang hidup bersama-sama di A. pohon karet
suatu daerah tertentu disebut …. B. pohon kelapa
A. populasi D. ekosistem C. pohon mangga
B. individu E. nisia D. pohon karet dan pohon mangga
C. komunitas E. pohon karet, pohon kelapa dan pohon
mangga

14. Kepadatan populasi tikus kebun pada


7. Sebuah akuarium yang berisi ikan dan ekosistem tersebut adalah ….
tumbuhan air merupakan suatu …. A. 150/100 ekor/m2
A. ekosistem D. substrat B. 150/200 ekor/ m2
B. habitat E. komunitas C. 150/1000 ekor/ m2
C. populasi D. 150/2000 ekor/ m2
E. 150/20000 ekor/ m2
8. Dalam ekologi perairan dipelajari hubungan
timbal balik antara faktor biotik dengan 15. Yang bukan merupakan anggota komunitas di
faktor abiotik. Untuk memahami sifat kimia tempat tersebut adalah ….
– fisika air diperlukan dasar pengetahuan A. tikus kebun dan kadal
ilmu-ilmu lain. Dari pernyataan di atas dapat B. batu besar
diambil kesimpulan bahwa …. C. bata merah
A. antara biologi dan fisika tidak ada D. batu besar dan batu merah
hubungan sama sekali E. pohon karet, pohon kelapa dan pohon
B. antara biologi dan kimia tidak ada mangga
hubungan sama sekali
C. biologi lebih banyak berhubungan 16. Di dalam suatu ekosistem, jamur, bakteri, dan
dengan fisika daripada dengan kimia mikroba lainnya berperan sebagai ….
D. ekologi memerlukan konsep biologi, A. produsen
fisika, dan kimia B. konsumen
E. konsep fisika dan kimia kurang C. predator
membantu konsep biologi D. pengurai
E. produsen dan konsumen
9. Jamur dalam ekosistem berperan sebagai
dekomposer dan bukan sebagai produsen. 17. Organisme yang berperan sebagai produsen
Hal ini disebabkan …. dalam ekosistem perairan adalah ….
A. jamur hanya hidup di tempat lembap A. zooplankton D. fitoplankton
B. jamur tidak memiliki klorofil B. jamur E. ikan kecil
C. jamur merupakan tubuhan yang belum C. bakteri
sempurna
D. jamur mempunyai sifat seperti bakteri 18. Organisme yang pertama kali mengalami
pengurai dampak negatif seandainya jumlah CO2
E. jamur menghasilakn racun yang dalam udara berkurang adalah ….
berbahaya bagi pemangsanya A. pengurai D. dekomposer
B. produsen E. herbivor
10. Dalam suatu ekosistem, tumbuhan hijau C. konsumen
berperan sebagai …. 19. Dalam suatu ekosistem danau, zooplankton
A. pengurai berperan sebagai ….
B. produsen A. produsen D. konsumen III
C. konsumen tingkat I B. konsumen E. pengurai
D. konsumen tingkat II C. konsumen II
E. konsumen tingkat III
20. Dalam pemeliharaan kesuburan tanah,
peranan utama dekomposer adalah
A. sumber mineral-mineral bagi tumbuhan
Soal nomor 11-15 berhubungan dengan pernya- B. memperbaiki areasi tanah
taan berikut ini. C. menguraikan senyawa organik
Pada sebidang tanah yang panjangnya 200 D. mengubah tekstur tanah
meter dan lebarnya 100 meter terdapat 150 ekor E. mengubah derajat keasaman (pH) tanah
tikus kebun, 75 ekor kadal, 400 pohon karet, 125
pohon kelapa, 50 pohon mangga, 50 batu besar, 21. Faktor yang dapat menekan kecepatan
dan 425 bata merah. pertumbuhan populasi manusia, apabila
nilainya bertambah besasr adalah ….
11. Banyaknya jenis populasi pada sebidang A. imigrasi
tanah tersebut adalah …. B. umur harapan hidup
A. 3 D. 6 C. angka kelahiran
B. 4 E. 7 D. angka kematian
C. 5 E. mutasi
22. hal-hal tersebut di bawah ini mempengaruhi E. banyak mengeluarkan urin
perubahan suatu populasi, kecuali ….
A. mortalitas D. emigrasi 31. Ciri nekton yang terdapat dalam ekosistem
B. natalitas E. simbiosis laut adalah ….
C. imigrasi A. hidup di daerah fiotik
B. hidup di permukaan air
23. Interaksi antar makhluk hidup akan berjalan C. berenang secara bebas
baik bila …. D. gerakannya dipengaruhi oleh arus air
A. antar makhluk hidup saling berkompetisi E. memakan plankton
B. antarmakhluk hidup habutatnya
berdekatan 32. Organisme yang ditemukan hidup di daerah
C. antarmakhluk hidup ada saing dasar perairan litoral adalah ….
ketergantungan A. bentos D. nekton
D. antarmakhluk hidup agak sama B. perifiton E. plankton
perkembangn evolusinya C. neuston
E. antarmakhluk hidup mirip bentuknya
33. Suatu daerah tanamannya rapat sekali,
24. Suhu yang paling baik untuk pertumbuhan jenisnya banyak, kelembapan tinggi dan
dan kehidupan suatu organisme disebut …. memiliki iklim mikro yang sangat bervariasi.
A. suhu minimum Daerah itu adalah ….
B. suhu maksimum A. padang rumput D. taiga
C. suhu optimum B. hutan gugur E. tundra
D. suhu adaptasi C. hujan tropis
E. suhu pertumbuhan
34. Biom taiga dapat dikenal karena ….
25. Keadaan topografi berpengaruh terhadap …. A. tumbuhan sangat rapat dan bervariasi
A. distribusi makhluk hidup B. tumbuhan utama adalah lumut kerak
B. adaptasi makhluk hidup C. merupakan padang rumput dengan
C. kepadatan populasi sedikit pohon
D. hubungan antar spesies D. tumbuhan yang dominan adalah pohon
E. pertumbuhan makhluk hidup konifer
E. berpohon rendah dengan daun kecil dan
26. Populasi suatu makhluk hidup di suatu berlilin
tempat …. 35. Kolam merupakan suau ekosistem yang
A. selalu tetap terdiri dari komponen biotik dan abiotik.
B. selalu menurun Ikan-ikan yang hidup dalam kolam tersebut
C. selalu bertambah harus mendapat oksigen. Kandungan oksigen
D. berfluktuasi terlarut dapat bertambah dari ….
E. berimigrasi A. pemecahan air menjadi hidrogen dan
oksigen
27. Individu-individu dikatakan sejenis (satu B. fitoplankton yang ada di dalam kolam
spesies) bila …. C. hasil metabolisme ikan-ikan
A. di alam berinteraksi untuk mencari D. pemecahan garam-garam karbonat
makan E. zooplankton yang hidup dalam kolam
B. di alam hidup bersama saling
berdampingan 36. Ekosistem darat terbagi atas beberapa biom,
C. di alam hidup bersimbiosis seperti gurun, padang rumput, hutan hujan
D. di alam dapat melakukan perkembang tropis, hutan gugur, taiga, dan tundra.
biakan dan menghasilkan keturunan Terbentuknya biom di atas karena ….
yang fertil A. perbedaan udara dari jenis tanah
E. di alam berinteraksi untuk mencari B. perbedaan letak pada garis lintang dan
habitat baru ketinggian
C. perbedaan jenis makhluk hidup yang
28. Formasi Barringtonia merupakan formasi mendiaminya
khas pantai yang tepatnya terdapat di daerah D. persamaan jenis makhluk hidup yang
…. mendiaminya
A. pasang surut D. hutan bakau E. persamaan jenis tanah dan makhluk
B. hutan pantai E. sabana hidup
C. pesisir
37. Diketahui ciri-ciri suatu ekosistem darat
29. Ditemukan tumbuhan semusim, berbunga sebagai berikut :
mencolok dan beradaptasi dengan baik - hujan tidak teratur
terhadap temperatur lingkungan. Tumbuhan - curah hujan antara 25-30 cm
ini hidup pada biom …. - porositas dan drainase cepat/tinggi
A. hutan gugur D. gurun - hewannya antara lain zebra, singa, bison,
B. hutan basah E. tundra anjing liar.
C. taiga
Berdasarkan ciri-ciri tersebut di atas,
30. Ikan mas beradaptasi dengan habitatnya ekosistem darat merupakan biom ….
melalui cara …. A. gurum D. padang rumput
A. minum air terus-menerus B. hutan gugur E. tundra
B. tidak mengabsorpsi garam mineral C. taiga
C. tidak minum air
D. tidak banyak mengeluarkan urin 38. Ciri vegetasi pada hutan bakau (mangrove)
adalah …. D. (2), (4), dan (5)
A. akar serabut, akar napas, buah berat E. (1), (2), dan (4)
B. akar gantung, akar napas, menyesuaikan
dengan kadar garam tinggi 43. Ditemukan biom pada ekosistem darat
C. akar napas, akar tunjang, menyesuaikan dengan ciri-ciri:
dengan kadar garam tinggi 1. curah hujan sangat rendah
D. akar tunggang, akar serabut, buah ringan 2. evaporasi lebih tinggi dari peresapan
E. akar tunggang, akar napas, di daerah 3. tumbuhan menahun memiliki lapisan
berlumpur kutikula tebal
4. tumbuhan semusim mempunyai daun
39. Proses di mana hutan terbentuk kembali kecil-kecil bahkan tidak berdaun
secara alami disebut …. 5. hewannya rodentia, ular, kadal dan
A. Suksesi D. regenerasi semut.
B. reboisasi E. asimilasi Berdasarkan ciri-ciri tersebut maka dapat
C. evolusi diketahui biom tersebut adalah ….
A. hutan tropis D. tundra
40. Di bawah ini beberapa vegetasi di daerah B. hutan gugur E. gurun
pantai: C. taiga
1. waru 4. telapak kambing
2. bakung 5. pandan duri 44. Suksesi akan berhenti setelah terbentuk ….
3. rumput angin A. hutan yang lebat
B. lingkungan yang alami
Tumbuhan yang terdapat pada formasi C. komunitas klimaks
pescaprea adalah …. D. keseimbangan antara biotik dan abiotik
A. 1 D. 4 E. vegetasi perintis
B. 2 E. 5
C. 3 45. Estuaria adalah ….
A. ekosistem pantai lumpur
41. Perbedaan antara biom gurun dan biom B. ekosistem pantai batu
padang rumput antara lain …. C. ekosistem terumbu karang
A. ketebalan humus biom gurun lebih tinggi D. ekosistem danau, air tawar
daripada biom padang rumput E. ekosistem laut dalam, air asin
B. curah hujan biom padang rumput lebih
tinggi daripada biom gurun
C. perbedaan suhu siang dan malam di B. Esai
biom padang rumput lebih tinggi
1. Apakah yang disebut dengan ekologi?
daripada di biom gurun
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan
D. keanekaragaman herbivor gurun lebih
produsen, konsumen, dan dekompresor,
besar daripada di padang rumput
berikan masing-masing contohnya!
E. evaporasi di padang rumput lebih tinggi
3. Apa yang dimaksud dengan ekosistem?
daripada di biom gurun
Berikan contohnya.
4. Apa yang dimaksud dengan relung atau
42. Ciri-ciri suatu tumbuhan:
nisia?
1. berakar besar dan panjang
5. Sebutkan faktor-faktor abiotik ekosistem!
2. menempel pada pohon lain
6. Jelaskan pengaruh faktor abiotik cahaya
3. akarnya bersifat geotropisme negatif
matahari terhadap makhluk hidup!
4. tumbuhan xerofit
7. Berikan contoh interaksi antarindividu dan
5. menjalar dengan geragih
antarpopulasi!
6. berakar panjang dan menyimpan air.
8. Terangkan dalam hal apa individu-individu
Yang merupakan ciri vegetasi hutan bakau tanaman bersaing bila tumbuh berdekatan!
adalah …. 9. Apa yang dimaksud simbiosis mutualisme
A. (1), (3), dan (5) dan simbiosis komensalisme? Berikan
B. (1), (2), dan (6) masing-masing contohnya
C. (2), (4), dan (6) 10. Tuliskan dan jelaskan dua ciri fisik ekosistem
air tawar!
BAB 6
ALIRAN ENERGI, RANTAI MAKANAN, DAN DAUR BIOGEOKIMIA

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas / Semester : X/2
Kompetensi Dasar :
4.2 Mendeskripsikan peran komponen ekosistem dalam aliran energi dan daur biogeokimia

Setiap kehidupan selalu menunjukkan adanya kegiatan, dan setiap kegiatan itu memerlukan energi.
Sumber energi bagi segala kehidupan adalah energi matahari. Melalui rantai makanan, terjadilah aliran
energi dari matahari ke produsen, konsumen, dan berakhir pada pengurai. Ini menunjukkan bahwa sinar
matahari merupakan sumber energi dalam suatu ekosistem.

A. ALIRAN ENERGI hidupnya. Demikian pula energi yang


dipindahkan dari herbivor ke karnivor. Jadi,
Energi matahari masuk ke dalam jaring- energi diteruskan dari satu organisme ke
jaring kehidupan melalui produsen (tumbuhan organisme lainnya, dimana setiap tingkat
hijau). Tumbuhan hijau mampui mengubah energi konsumen mendapatkan bagian energi yang lebih
matahari menjadi energi kimia dalam bentuk kecil dari energi yang ditangkap oleh produsen.
makanan melalui fotosintesis. Hal ini akan membentuk piramida energi.
Tumbuhan hijau dimangsa oleh herbivor Energi mengalir dari matahari ke produsen,
(konsumen I), dan herbivor dimangsa oleh ke konsumen I, ke konsumen II, dan sterusnya.
karnivor (konsumen II) dan seterusnya. Energi Ini dikatakan sebagai aliran energi (arus energi)
yang dipindahkan dari tumbuhan hijau ke dalam ekosistem. Aliran energi berakhir pada
herbivor hanya sebagian saja. Karena tumbuhan proses penguraian yang dilepas dalam bentuk
hijau juga memerlukan energi untuk kegiatan panas ke lingkungan

Gambar 6.1 Siklus materi dan arus energi

B. RANTAI MAKANAN C. JARING-JARING MAKANAN

Rantai makanan adalah perpindahan energi Di dalam suatu ekosistem, rantai makanan
dari sumbernya dalam tumbuhan hijau melalui saling berkaitan antara satu dengan yang lain
sederetan organisme dalam peristiwa makan dan sehingga membentuk jaring-jaring makanan.
dimakan dengan urutan tertentu. Rantai makanan Jaring-jaring makanan adalah sekumpulan rantai
selalu dimulai dari tumbuhan hijau (tumbuhan makanan yang saling berhubungan satu sama lain.
berklorofil) yang berperan sebagai produsen. Jaring-jaring makanan memperlihatkan
Dalam rantai makanan, tumbuhan hijau dimakan hubungan antar populasi. Semakin kompleks
oleh konsumen I (herbivor), konsumen I dimakan jaring-jaring makanan, semakin stabil ekosistem.
konsumen II, konsumen II dimakan konsumen III,
dan seterusnya hingga konsumen puncak. D. PIRAMIDA EKOLOGI

Contoh rantai makanan : Di dalam ekosistem, biasanya produsen yang


a. padi  tikus  ular  burung elang menempati tingkat trofik pertama, meiliki jumlah
b. fitoplankton  ikan herbivor  ikan yang lebih besar daripada konsumen tingkat I,
karnivor konsumen tingkat I lebih besar daripada
konsumen tingkat II, konsumen tingkat II lebih
Dalam ekosistem alami yang kompleks, besar daripada konsumen tingkat III, dan
setiap kelompok organisme menempati tingkat seterusnya sehingga terjadi keseimbangan yang
tertentu dari sumber makanan atau energi. mantap. Keadaan ini digambarkan dalam
Tingkatan-tingkatan itu disebut tingkat trofik. piramida ekologi atau piramida makanan.
Produser sebagai tingkat trofik pertama, Piramida ekologi dapat dibedakan menjadi
konsumen I sebagai tingkat trofik kedua, piramida jumlah, piramida biomasa, dan piramida
konsumen II sebagai tingkat trofik ketiga, dan energi.
seterusnya. Makin rendah tingkat trofiknya,
makin besar kandungan energi dan biomasanya.
1. Daur Karbon
Karbon dioksida yang terdapat di udara
diubah menjadi karbohidrat melalui proses
fotosintesis oleh tumbuhan berklorofil. Karbon
dioksida yang terlarut dalam air diubah menjadi
karbohidrat oleh fitoplankton.
Sebagian karbohidrat hasil fotosinesis
dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk memperoleh
energi. Dalam proses selanjutnya, karbohidrat
yang dibentuk oleh tumbuhan itu dapat diteruskan
ke konsumen. Melalui respirasi, konsumen
melepas CO2 ke udara atau ke dalam air
Gambar 6.2 Piramida makanan
tergantung pada lingkungan hidup organisme.
Produsen atau konsumen yang mati akan
Piramida jumlah menggambarkan jumlah
diuraikan oleh bakteri pengurai dan jamur. Hasil
individu dalam populasi yang menepati tingkat
penguraian berapa CO2 yang akan dilepas ke
trofik tertentu. Piramida biomassa
udara atau air.
menggambarkan berat total komponen biotik pada
area tertentu pada waktu tertentu. Piramida energi
2. Daur Nitrogen
menggambarkan alirn energi pada suatu
ekosistem. Udara atau atmosfer terdiri dari sekitar 80% gas
nitrogen bebas sebagai N2. Tumbuhan tidak dapat
mengikat unsur nitrogen bebas di udara.
E. DAUR BIOGEOKIMIA

Gambar 6.3 Siklus karbon


Gambar 6.4 Siklus nitrogen

Tetapi beberapa bakteri, misalnya yang terbentuknya oksida nitrogen yang oleh air hujan
terdapat pada bintil-bintil akan tumbuhan dibawa masuk ke dalam tanah berupa nitrit atau
poloing-polongan (leguminosae) dan beberapa nitrat.
jenis ganggang, mampun mengikat (memfiksasi) Senyawa nitrogen di dalam tumbuhan dn
N2 bebas dari udara. Beberapa bakteri juga hewan mati atau dalam kotoran hewan akan
mampu membentuk senyawa nitrat dalam tanah diuraikan oleh mikroorganisme pengurai dan
melalui pembentukan amonium dan nitrit. dilepaskan kembali ke dalam lingkungannya
Tumbuhan menyerap unsur nitrogen dalam dalam bentuk amonium. Selanjutnya, bakteri-
bentuk senyawa nitrat (NO3) dari dalam tanah, bakteri denitrifikasi di dalam tanah akan
yang kemudian disintesis menjadi protein. menguraikan nitrat menjadi N 2 bebas dan
Secara fisika, petir menyebabkan melepaskannya ke udara.
sebagai akibat presipitasi.

3. Daur Air 4. Daur calsium ( Ca )


Daur ini diawali dengan adanya Ca
Daur air diawali dengan turunnya hujan atau
dalam batuan kapur yang mengalami
salju akibat presipitasi. Air dan salju ini ada yang
pelapukan karena panas dan hujan  Ca
menguap, sebagian air yang lain ada pula yang
dalam tanah yang mengalami erosi  Ca
menuju ke sungai atau danau atau masuk ke
yang larut dalam air  oleh tumbuhan
dalam lapisan tanah dan batuan hingga mencapai
dihisap pada proses metabolisme  masuk
lapisan air paling bawah. Air tanah ini akhirnya
dalam tubuh manusia melalui prroses
mengalir ke sungai, laut atau diambil oleh
metabolisme degenerasi Ca kembali ke
tumbuhan. Sebagian besar air hujan atau salju
tanahpresipitasi Ca dalam batuan kapur.
mengalir kembali ke laut. Selanjutnya terjadi
Demikian untuk siklus Na,K,P,S sama
penguapan, terutama dari air sungai atau laut,
tanah yang lembap, atau transpirasi melalui
Ringkasan
stomata pada tumbuhan. Uap air itu akan
mencapai atmosfer dan akhirnya kembali ke bumi 1. Pemanfaatan energi dalam ekosistem
menimbulkan rantai makanan, jaring-jaring ekosistem itu.
makanan, dan aliran energi. 5. Piramida ekologi menggambarkan
2. Rantai makanan adalah berpindahnya perbandingan jumlah makhluk hidup yang
makanan karena proses memakan dan menempati setiap tingkat trofik pada suatu
dimakan yang dilihat dalam satu jalur. ekosistem, yang terdiri dari piramida jumlah
3. Energi yang dilepaskan ke lingkungan dalam individu, piramida jumlah biomassa, dan
setiap tingkat trofik mencapai 90% dan hanya piramida energi.
10% yang digunakan untuk kehidupan. 6. Daur biogeokimia diperlukan untuk
Dengan demikian terjadi pemborosan energi. kelestarian makhluk hidup dan ekosistem.
Oleh karena itu, semakin jauh jarak transfer Jika daur ini terhenti, maka kelestarian
energi dari matahari, semakin kecil aliran makhluk dan ekosistem terancam.
energinya. 7. Daur biogeokimia meliputi daur nitrogen,
4. Semakin kompleksnya jaring-jaring makanan karbon dioksida dan oksigen, air, belerang,
menunjukkan semakin kompleksnya aliran dan fosforus.
energi dan aliran materi, dan semkin stabil

Uji Kompetensi 6

A. Pilihan Ganda
7. Dalam aliran energi akan terlihat bahwa
1. Jika dalam suatu ekosistem jumlah karbon
trofik yang mengandung energi paling sedikit
dioksida semakin berkurang, maka organisme
adalah ….
yang pertama kali merasakan dampak
A. produsen D. konsumen III
negatifnya adalah ….
B. konsumen I E. sumber energi
A. produsen D. herbivor
C. konsumen II
B. pengurai E. karnivor puncak
C. karnivor
8. Dalam suatu ekosistem, energi mengalami
perpindahan secara berturut-turut dari ….
2. Dalam rantai makanan, tumbuhan hijau
A. matahari  tumbuhan hijau  kon-
merupakan ….
A. konsumen sumen I  konsumen II
B. produsen B. tumbuhan hijau  konsumen I  kon-
C. pengurai sumen II  matahari
D. produsen dan pengurai C. matahari  konsumen I  konsumen II
E. konseumen dan produsen  tumbuhan hijau

3. Ikan-ikan kecil yang memakan zoplankton di D. tumbuhan hijau  matahari  kon-


dalam suatu ekosistem perairan berperan sumen I  konsumen II
sebagai …. E. konsumen I  konsumen II  kon-
A. produsen sumen III  matahari
B. konsumen tingkat I
C. konsumen tingkat II 9. Apabila sebuah ekosistem sawah berubah
D. konsumen tingkat III menjadi ekosistem danau yang sangat luas,
E. konsumen puncak maka faktor yang diprioritaskan untuk
diadakan agar produktivitas ekosistem
4. Mahluk hidup yang berperan sebagai tersebut dapat dinikmati manusia adalah ….
konsumen tingkat I adalah …. A. fitplankton D. ikan mujaer
A. ular, burung elang, dan tikus B. zooplankton E. dekomposer
B. kelinci, ular, harimau C. udang-udangan
C. kijang, kelinci, burung elang
D. kijang, kelinci, tikus 10. Diagram di bawah ini menunjukkan jaring-
E. tikus, harimau, kijang jaring makanan di laut.

5. Pada piramida makanan, dasar piramida


ditempati oleh ….
A. produsen
B. produsen dan konsumen I
C. konsumen I dan konsumen II
D. konsumen II dan konsumen III
E. pengurai Dari diagram ini, yang merupakan produsen
adalah ….
6. Penghilangan komponen konsumen I pada A. pengurai D. udang
suatu ekosistem kolam akan menyebabkan B. fitoplankton E. ikan laut
…. C. zooplankton
A. konsumen II berubah fungsi menjadi
konsumen I 11. Perhatikan gambar di bawah ini.
B. jumlah populasi produsen akan meledak
C. status konsumen III merangkap sebagai
herbivor
D. jumlah dekomposer makin banyak
E. konsumen I darat menggantikan
konsumen I kolam
Arah panah berarti ….
A. predator dan mangsa
B. aliran energi
C. menunjukkan rantai makanan
D. energi yang dibebaskan
E. energi yang digunakan

12.

Dari gambar daur nitroge di atas, dapat


ditentukan adanya komponen lain yang
berpengaruh dalam penyusunan nitrat, yaitu
….
A. suhu dan cahaya
B. suhu dan aerasi udara
C. aerasi udara dan cahaya
D. suhu dan kelembapan
E. kelembapan dan aerasi udara

13. Berdasarkan skema jaring-jaring makanan di


bawah, apabila populasi udang berkurang
atau punah akan mengakibatkan ….

A. fitoplankton berkurang
B. zooplankton berkurang
C. ikan kecil berkurang
D. bakteri sporofit bertambah
E. ikan besar bertambah

14. Dalam siklus nitrogen terjadi peristiwa ….


A. senyawa nitrogen dilepaskan oleh akar
tumbuhan
B. organisme air mengambil nitrogen
C. pengurai melepas nitrogen ke tanah
D. bakteri denitrifikasi melepas NH ke air
E. bakteri nitrogen mengikat nitrogen

15. Gambar di bawah ini menunjukkan siklus


nitrogen.
Bakteri yang dapat mengikat nitrogen bebas
dari udara adalah ….
A. Nitrosococcus
B. Nitrobacter
C. Theobacillus denitrificans
D. Rhizobium
E. Nitorsomonas

16.
17. Perhatikan gambar ekosistem air tawar
berikut.
Berdasarkan gambar tersebut, di daerah II
terdapat komponen biotik ….
A. herbivor dan dekomposer
B. karnivor dan dekomposer
C. konsumen dan dekomposer
D. herbivor dan karnivor
E. produsen dan konsumen

18. Suatu ekosistem terdiri atas senyawa


anorganik, plankton, ikan, burung pemakan
ikan, dan guano (timbunan kotoran burung).
Bila terjadi pengambilan ikan secara
berlebihan akan menimbulkan ….
A. penurunan populasi burung, kenaikan
populasi plankton
B. kenaikan populasi burung, kenaikan
populasi plankton
C. kenaikan populasi burung, penurunan
guano, penurunan populasi plankton
D. kenaikan populais plankton, kenaikan
kadar senyawa anorganik
E. penurunan kadar senyawa anorganik,
kenaikan populasi burung.

19. Bagan jaring-jaring makanan


Jika manusia banyak membunuh ular dan
harimau, maka akibatnya populasi ….
A. tikus meningkat, kambing menurun
B. tikus menurun, kambing menurun
C. tikus meningkat, kambing meningkat
D. kucing meningkat, tikus menurun
E. kucing menurun, tikus menigkat

20. Dalam ekosistem kolam air tawar, organisme


yang termasuk konsumen primer adalah ….
A. lintah
B. siput kolam
C. tumbuhan air
D. tumbuhan hijau bersel satu
E. kumbang air

21. Pada ekosistem lapangan rumput, organisme


yang berperan sebagai pengurai adalah ….
A. bakteri D. serangga
B. sapi E. mamalia kecil
C. rumput

22. Dari total jumlah energi yang melewati satu


tingkat trofik ke tingkat trofik yang lebih
tinggi, sekitar 10%nya akan ….
A. kembali ke organisme autrotof
B. disimpan dalam jaringan organisme
C. dikeluarkan dalam bentuk panas saat
respirasi
D. dikeluarkan sebagai feses dan urin
E. semua jawaban benar

23. Manakah yang ikut andil dalam siklus


karbon?
A. fotosintesis
B. respirasi
C. pembakaran bahan bakar fosil
D. dekomposisi organisme mati
E. semua jawaban benar

24. Dalam suatu ekosistem, arah gerak materi


bersifat … dan arah gerak energi bersifat ….
A. siklus, linear
B. linear, siklus
C. siklus, siklus
D. linear, linear
E. siklus, linear atau siklus

25. Manakah dari proses berikut yang tidak


terlibat langsung dalam siklus air?
A. evaporasi D. transpirasi
B. kondensasi E. nitrifikasi
C. presipitasi

26. Bagaimana peran bakteri pengikat nitrogen


dalam siklus nitrogen?
A. mengubah nitrogen menjadi amonium
B. mengubah amonium menjadi nitrat
C. mengembalikan nitrogen ke atmosfer
D. menguraikan nitrogen dan mengem-
balikannya ke tumbuhan
E. jawaban A dan B benar

27. Pernyataan manakah yang benar?


A. Dari siklus biogeokimia yang ada, hanya
siklus fosfor yang merupakan siklus gas.
B. Siklus fosfor merupakan satu-satunya
siklus biogeokimia yang tidak memiliki
komponen berupa gas
C. Seluruh energi akan diteruskan oleh
organisme satu kepada organisme
lainnya, kecuali yang terbuang dalam
bentuk feses dan urin.
D. Setiap populasi dalam ekosistem akan
mengembalikan bahan anorganik dan
energinya kepada produsen 31. Pengubahan amonia menjadi nitrat oleh
E. Pemanasan global semakin memburuk bakteri tanah yang terjadi melalui dua
akibat manusia terus menerus tahapan, yang disebut ….
memproduksi pupuk. A. denitrifikasi D. amonifikasi
B. nitrifikasi E. fiksasi nitrogen
28. Terjadinya penumpukan asam akan C. asimilasi
menyebabkan ….
A. efek rumah kaca berkurang B. Esai
B. asam terkonsumsi oleh manusia
1. Apakah yang dimaksud engn rantai
C. kerusakan hutan dan danau
makanan?
D. terjadinya eutrofikasi
2. Apa yang dimaksud dengan jaring-jaring
E. semua jawaban benar
makanan?
3. Berikan skema contoh dari rantai makanan
29. Persamaan apakah yang dimiliki oleh
dan jaring-jaring makanan pada suatu
produser dan dekomposer?
ekosistem perairan dan ekosistem darat!
A. keduanya menghasilkan oksigen yang
4. Apa yang dimaksud dengan piramida energi,
berguna bagi organisme lain
dan mengapa terjadi piramida energi?
B. keduanya memerlukan sumber nutrien
5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan siklus
dan energi
biogeokimia!
C. keduanya menghasilkan bahan organik
6. Buatlah siklus karbon dan siklus nitrogen!
untuk organisme lain
7. Jelaskan bagaimana energi matahari dapat
D. jawaban A dan B benar
sampai ke berbagai organisme di bumi!
E. jawaban B dan C benar
8. Jelaskan apa yang mungkin terjadi bila salah
satu tingkat trofik suatu rantai mkana
30. Fosfor masuk dalam ekosistem air melalui
diputus! Berilah contohnya.
….
9. Jelaskan bahwa daur biogeokimia
A. erosi
menunjukkan hubungan antara komponen
B. dekomposer
biotik dan abiotik
C. konsumer primer
10. Jelaskan hubungan antara jaring-jaring
D. konsumer sekunder
makanan dengan kestabilan ekosistem!
E. produser
BAB 7
LINGKUNGAN

Mata Pelajaran : Biologi


Kelas / Semester : X/2
Kompetensi Dasar :
4.3 Mengkaitkan hubungan kegiatan manusia dengan masalah kerusakan lingkungan
4.4 Mendeskripsikan pemanfaatan daur ulang untuk kepentingan kehidupan

Manusia, hewan, tumbuhan dan jasad renik yang merupakan faktor biotik menempati suatu ruang
tertentu. Dalam ruang itu terdapat pula benda tidak hidup (faktor abiotik) seperti udara, air, dan tanah.
Segala sesuatu yang terdapat di sekitar makhluk hidup disebut sebagai lingkungan.

A. KESEIMBANGAN LINGKUNGAN ditekan oleh musuh alaminya yaitu predator atau


parasitoid. (parasitoid adalah serangga yang
Keseimbangan lingkungan ditentukan oleh menjadi parasit pada serangga lain sehingga
keseimbangan antara makanan (mangsa) dan menyebabakan kematian inangnya).
pemangsa, antara energi yang masuk dan energi
yang digunakan, dan keseimbangan faktor biotik
dan faktor abiotik di dalam ekosistem. B. PERUBAHAN LINGKUNGAN
Lingkungan yang seimbang memiliki daya
lenting dan daya dukung yang tinggi. Daya 1. Faktor alami
lenting adalah daya atau kemampuan untuk dapat
Misalnya gempa bumi, letusan gunung
pulih kembali ke dalam kondisi seimbang.
berapi, gelombang laut Tsunami, banjir, kemarau
Sedangkan daya dukung adalah kemampuan
panjang, angin topan, dan kebakaran hutan.
lingkungan atau ekosistem untuk dapat memenuhi
kebutuhan organisme yang ada di dalamnya
2. Faktor Manusia
sehingga dapat tumbuh dan berkembang.
Perubahan lingkungan akibat aktivitas
1. Ekosistem yang Seimbang manusia dapat bersifat lokal dan global.
Perubahan lingkungan brsifat lokal
Di dalam ekosistem hutan. Di dalam
dampaknya hanya di suatu wilayah tertentu.
ekosistem terdapat suatu dinamika dari rantai
Misalnya penggunaan lahan pertanian untuk
makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida
pemukiman. Perubahan lingkungan bersifat
makanan. Pada jaring-jaring makanan, setiap
global dampaknya dapat berpengaruh pada
organisme mempunyai fungsi tertentu sehingga
tingkat yang sangat luas, yang dapat
menempati tingkat trofik yang berbeda-beda.
mempengaruhi iklim global. Misalnya,
Dalam ekosistem yang seimbang tidak ada satu
penebangan hutan secara liar, dan meningkatnya
jenis konsumen yang berkembang biak sangat
karbon dioksida hasil pembakaran yang
pesast sehingga mendominasi yang lain.
menimbulkan efek rumah kaca.
Dalam suatu ekosistem hutan misalnya,
terdapat rantai makanan: rumput  kijang 
harimau. Apabila jumlah rumput cukup, populasi
C. PENCEMARAN LINGKUNGAN
kijang akan meningkat. Tetapi populasi kijang
tidak akan meningkat terus karena akan dimangsa
oleh harimau. Bila populasi kijang menurun maka Pencemaran lingkungan adalah peristiwa
harimau tidak cukup mendapatkan makanan, masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lain
akhirnya populasi harimau juga menurun. Dengan yang merugikan ke dalam lingkungan akibat
menurunnya populasi harimau, maka aktivitas manusia atau proses alami.
memungkinkan populasi kijang meningkat
kembali. Meningkatnya populasi kijang 1. Macam-macam Pencemaran Lingkungan
menyebabkan makanan untuk harimau Berdasarkan sifat dan pencemarnya
bertambah sehingga populasi harimau meningkat
lagi. Keadaan ini berjalan terus menerus sehingga (polutan), pencemaran lingkungan dapat
dalam suatu ekosistem yang seimbang selalu dibedakan menjadi 3 kelompok berikut.
terjadi penurunan dan kenaikan populasi
(fluktuasi populasi) organisme dalam batas-batas Pencemaran kimiawi, disebabkan oleh zat-zat
tertentu. Keseimbangan ekosistem selalu bersifat kimia organik atau anorganik.
dinamis. Pencemaran fisika, disebabkan oleh zat cair
(limbah industri), zat padat (sampah), atau gas
2. Ekosistem yang Tidak Seimbang (asap)
Pencemaran biologi, disebabkan oleh berbgai
Apabila dalam suatu ekosistem terjadi macam mikroorganisme penyebab penyakit,
ketidakseimbangan antara produsen, konsumen I, seperti Entamoeba histolytica dan Escherischia
konsumen II, dan seterusnya, maka kemungkinan coli, yang menyebabkan penyakit perut.
ekosistem atau lingkungan tersebut sudah tidak Berdasarkan sumber daya dan sektor
seimbang lagi. lingkungan, pencemaran lingkungan dapat
Sebagai contoh, populasi serangga hama dibedakan menjadi pencemaran air, tanah, udara,
yang dibasmi oleh insektisida dapat menjadi dan suara.
penyebab ketidakseimbangan suatu ekosistem.
Dalam ekosistem yang masih seimbang, a. Pencemaran Air
perkembangan populasi serangga hama dapat
Peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau
komponen lainya ke dalam air sehingga
menyebabkan kualitas air terganggu. Kualitas air
yang terganggu ditandai dengan perubahan bau,
rasa, dan warna.
Sumber-sumber pencemaran air antara lain
limbah industri, pertanian, dan rumah tangga.
Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran air
antara lain.
1. Terganggunya kehidupan organisme air
karena berkurangnya kandungan oksigen,
2. Terjadinya ledakan populasi ganggang dan
tumbuhan air (eutrofikasi)
3. pendangkalan dasar perairan

b. Pencemaran Tanah
Terutama diakibatkan oleh pemakaian
pestisida yag berlebihan, buangan zat-zat kimia
limbah industri, tau penambangan.
Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran
tanah antara lain
1. Terganggunya kehidupan organisme
(terutama mikroorganisme dalam tanah)
2. Berubahnya sifat kimia atau sifat fisika tanah
sehingga tidak baik untuk pertumbuhan
tanaman.
3. mengubah dan mempengaruhi keseimbangan
ekologi

c. Pencemaran Udara
Peristiwa masuknya zat, energi, atau kompo-
nen lain ke dalam lingkungan udara. Akibatnya
kualitas udara menurun sampai tingkat tertentu
dan mengganggu kehidupan yang ada sampai ke
tingkat yang fatal.
Bahan-bahan pencemar udara yang
merugikan kesehatan manusia selain karbon
dioksida (CO2) adalah karbon monoksida (CO),
sulfur (SO2 dan SO4), senyawa hidrokarbon (CH4
dan C4H10), bahan organik partikel padat (debu,
karbon, asbes, timbal), partikel cair (asam sulfat,
asam nitrat, minyak, pestisida), dan CFC
(Chlorofluorocarbon).
Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran
udara antara lain.
1. Terganggunya kesehatan manusia, seperti
batuk dna penyakit pernapasan (bronkhitist,
emfisema, dan kemungkinan kanker paru-
paru),
2. rusaknya bangunan karena pelapukan, korosi
pada logam, dan memudarnya warna cat.
3. terganggunya pertumbuhan tanaman, seperti
menguningnya daun atau kerdilnya tanaman
akibat konsentrasi SO2 yang tinggi atau gas
yang bersifat asam,
4. adanya peristiwa efek rumah kaca (green
house effect) yang dapat menaikkan suhu
udara secara global serta dapat mengubah
pola iklim di bumi dan mencairkan es di
kutub.
5. terjadinya hujan asam yang disebabkan oleh
pencemaran oksida nitrogen dan oksida
belerang.
Gambar 7.1 Efek rumah kaca

d. Pencemaran Suara
Bunyi atau suara dapat mencemari
lingkungan apabila bunyi itu mengganggu
lingkungan pemukiman organisme. Suara-suara
yang berkekuatan 80 dB (desibel) sudah dapat
menimbulkan kebisingan. Contoh : suara petir,
suara mesin pabrik, dan suara pesawat jet yang
lepas landas
Gambar 7.2 Hujan asam terjadi karena pencemaran oleh oksida nitrogen dan oksida belerang
2. Usaha-usaha Mencegah Pencemaran sehingga panas dipantulkan kembali ke bumi
Lingkungan dan permukaan bumi menjadi lebih panas.
Peristiwa ini disebut efek rumah kaca.
a. Menempatkan daerah industri atau pabrik
jauh dari daerah perumahan atau pemukiman
penduduk. D. ETIKA LINGKUNGAN
b. Pembuangan limbah industri diatur sehingga
tidak mencemari lingkungan atau ekosistem.
1. Manusia adalah bagian dari lingkungan yang
c. Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis
tidak terpisahkan, sehingga manusia perlu
pestisida dan zat-zat kimia lain yang dapat
menyayangi semua kehidupan dan
menimbulkan pencemaran lingkungan.
lingkungannya.
d. Memperluas gerakan penghijauan.
2. Manusia sebagai bagian dari lingkungan
e. Tindakan tegas terhadap pelaku pencemaran
hendaknya selalu berupaya untuk menjaga
lingkungan.
pelestarian, keseimbangan, dan keindahan
f. Menyadarkan masyarakat tentang arti
alam.
lingkungan hidup sehingga manusia lebih
3. Sumber daya alam yang terbatas harus
mencintai lingkungan hidupnya.
digunakan secara bijaksana.
4. Jumlah sumber bahan bakar dan energi
3. Dampak Pencemaran Lingkungan
terbatas, sehingga harus digunakan secara
a. Terganggunya keseimbangan lingkungan hemat dan efisien.
Berbagai zat pencemar dapat menyebabkan 5. Dalam memproduksi dan mengkonsumsi
punahnya berbagai spesies. Hal ini berakibat hasilnya harus diketahui bahwa sumber daya
terjadinya perubahan pola interaksi di dalam alam yang digunakan jumlahnya terbatas.
ekosistem. 6. Negara mengatur kelestarian lingkungan
dalam Undang-undang nomor 4 tahun 1982
b. Ledakan Hama tentang Ketentuan Pokok Pengelolaan
Penggunaan insektisida yang tidak tepat dan Lingkungan Hidup. Undang-undang
terus menerus dapat memunculkan serangga lingkungan hidup dibuiat untuk mencegah
yang resisten (kebal) terhadap insektisida kerusakan lingkungan, meningkatkan kualitas
tersebut. hidup, dan menindak pelanggar yang
menyebabkan kerusakan lingkungan. Selain
c. Kesuburan tanah berkurang itu juga dibuat Undang-undang nomor 5
Penggunaan pupuk buatan dan pestisida tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya
untuk meningkatkan hasil pertanian bila tidak Alam Hayati dan Ekosistem untuk mencegah
tepat akan menurunkan produktivitas tanah terjadinya eksploitasi sumber daya alam
dan mempengaruhi penyerapan unsur hara secara berlebihan yang merusak lingkungan.
oleh tumbuhan.
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
d. Gangguan Kesehatan (AMDAL)
Pencemaran biologi dapat mengakibatkan
tersebarnya bibit penyakit tertentu. AMDAL merupakan salah satu studi yang
Pencemaran udara dapat mengakibatkan mengidentifikasi, memprediksi dan mengin-
penyakit pernafasan, dan sebagainya. terpretasikan pengaruh dari suatu kegiatan
manusia (pembangunan fisik) terhadap
e. Rusaknya Lapisan Ozon lingkungan. AMDAL nmempunyai tujuan untuk
Penggunaan CFCs sebagai gas pendingin memperkecil pengaruh-pengaruh negatif dari
menyebabkan gas tersebut menjadi polutan di kegiatan manusia terhadap lingkungannya.
udara karena tidak dapat diuraikan. Gas ini
masuk ke dalam atmosfer dan akan merusak
lapisan ozon sehingga akan terbentuk lubang E. SUMBER DAYA ALAM
ozon. Lapisan ozon berfungsi sebagai
penyaring radiasi sinar ultraviolet yang Sumber daya alam adalah semua kekayaan
dipancarkan oleh matahari. alam yang ada di bumi yang dapat dimanfaatkan
untuk kesejahteraan manusia.
f. Efek Rumah Kaca Berdasarkan sifatnya, sumber daya alam
Pembakaran bahan bakar minyak bumi, batu dapat dibedakan menjadi 3 golongan berikut.
bara, dan pembakaran hutan menyebabkan a. Sumber daya alam yang dapat diperbarui,
kenaikan kadar CO2 dalam atmosfer. Kadar adalah sumber daya alam yang dapat dipakai
CO2 yang tinggi di atmosfer menghalangi berkali-kali dan masih dapat diperbaiki atau
pantulan panas dari bumi ke atmosfer,
dapat dipulihkan lagi, misalnya tumbuhan
dan hewan. d. Penggunaan secara hemat semua sumber
b. Sumber daya alam yang tidak dapat daya alam hayati.
diperbarui, adalah sumber daya alam yang
akan habis setelah dipergunakan, sedangkan 3. Nilai-nilai Sumber Daya Alam Hayati
proses pembentukannya terjadi secara alami
Sumber daya alam hayati mempunyai nilai-
dalam waktu yang sangat lama (ribuan
nilai biologi, ekonomi, dan budaya yang saling
sampai jutaan tahun). Contohnya minyak
berkaitan.
bumi, batu bara, bijih besi, emas, dan gas
bumi.
a. Tumbuh-tumbuhan
c. Sumber daya alam yang tidak habis, adalah
Indonesia memiliki sekitar 3.000 spesies
sumber daya alam yang terdapat dalam
tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk
jumlah sangat banyak dan tidak akan pernah
berbagai keperluan, seperti bahan makanan, obat-
habis, misalnya udara dan cahaya matahari.
obatan, bahan bangunan, bahan industri, dan
Walaupun udara merupakan sumbe daya
tanaman hias. Tumbuhan hijau juga sebagai
alam yang tidak dapat habis, kualitasnya
pemasok oksigen yang dihasilkan melalui
dapat menurun karena adanya pencemaran.
fotosintesis.
Berdasarkan jenisnya, sumber daya alam
b. Hewan
dapat dibedakan menjadi 2 golongan berikut.
Hewan merupakan sumber protein, bahan
a. Sumber daya alam hayati (biotik), adalah
baku kerajinan (kulitnya), bahan baku sandang,
sumber daya alam yang berupa makhluk
alat transportasi, pengolah lahan pertanian, hewan
hidup, meliputi hewan, tumbuhan, dan
penelitian, dan penyerbuk tanaman.
mikroba.
b. Sumber daya alam nonhayati (nonbiotik atau
c. Mikroba
abiotik), adalah sumber daya alam yang
Beberapa jenis mikroba berguna untuk
berupa benda mati, seperti minyak bumi, gas
pembuatan makann fermentasi, obat-obatan dan
bumi, hasil-hasil tambang, tanah, air, sinar
pengolah limbah.
matahari, dan udara.
4. Usaha Pelestarian Sumber Daya Alam
1. Bencana Terhadap Sumber Daya Alam
Hayati
Hayati
Pelestarian suber daya alam hayati dilakukan
Perbuatan manusia dengan cara mengelola sumber daya alam hayati
a. Perburuan dan penangkapan yang terus yang ada untuk memperoleh keanekaragaman gen
menerus terhadap spesies hewan tertentu. yang sebesar-besarnya. Usaha-usaha tersebut
b. Penangkapan ikan atau udang dengan antara lain sebagai berikut
menggunakan bahan peledak yang terus
menerus a. Melindungi kawasan tertentu
c. Penebangan hutan secara liar akan merusak Misalnya, cagar alam, hutan lindung, suaka
berbagai spesies tumbuhan, hewan, dan margasatwa, hutan wisata, taman wisata, taman
mikroba yang hidup di dasar hutan. nasional, dan taman laut. Pelestarian ini disebut
d. Peningkatan jumlah penduduk akan diikuti in situ karena hewan dan tumbuhan dilestarikan
dengan peningkatan penggunaan sumber pada habitat aslinya. Contohnya perlindungan
daya alam hayati. komodo di TN. Pulau Komodo.
e. Pencemaran tanah, air dan udara akan
mengurangi atau bahkan memusnahkan b. Membuat kebun tumbuhan (kebun botani)
spesies-spesies yang peka terhadap zat
pencemar. Hal ini dilakukan dengna memindahkan
f. Erosi gen (erosi plasma nutfah), adalah individu yang dilestarikan dari habitat aslinya
berkurangnya keanekaragaman gen. erosi gen untuk dipelihara di tempat lain (pelestarian ex
dapat disebabkan oleh berkurangnya luas situ). Misalnya kebun botani dan kebun kolekasi.
habitat, rusaknya habitat, dan terdesaknya
bibit tanaman asli (lokal) oleh bibit unggul c. Menyimpan biji atau jaringan tumbuhan
dari luar. Dengan teknik penyimpanan pada suhu
g. Bencana alam, seperti letusan gunung berapi, rendah, biji atau jaringan tumbuhan dapat
banjir, dan kebakaran hutan akan merusak disimpan dalam waktu lama. Bila dibutuhkan biji
sumber daya alam hayati. dapat ditanam kembali dan jaringan dapat
dikembangkan dengan teknik tertentu.
2. Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati
a. Sistem tebang pilih, yaitu dengan cara
menebang pohon yang mempunyai umur dan
ukuran tertentu.
b. Penanaman kembali hutan bekas penebangan
untuk mengganti tanaman yang ditebang.
c. Penangkapan hewan (ikan, udang) secara Ringkasan
musiman, yaitu hanya pada musim tertentu 1. Lingkungan dapat mengalami perubahan
pada saat populasi hewan tersebut sangat karena faktor alam dan faktor manusia.
tinggi. Sistem lingkungan atau ekosistem memiliki
daya lenting lingkungan dan daya dukung
lingkungan, untuk menuju keseimbangan
lingkungan
2. Pencemaran lingkungan timbul akibat
kegitan (aktivitas) manusia. Pencemaran menjadi asam, menyuburkan perairan
tidak dapat dicegah, tetapi dapat (eutrofikasi), dan membahayakan
dikendalikan. kesehatan
3. Bahan pencemar (polutan) dapat bergerak c. Penyemprotan insektisida dapat
mengikuti rantai makanan, jaring-jaring menyebabkan pencemaran lingkungan
makanan, dan daur biogeokimia. Bahan d. Penanaman monokultur menyebabkan
pencemar dapat mengalami pemekatan hayati lingkungan pertanian menjadi kurang
pada tubuh makhluk hidup. mantap
4. Sumber pencemaran : limbah pertanian, 7. Pencemaran lingkungan diatasi dengan
limbah rumah tangga, dan limbah industri. pengelolaan lingkungan secara terpadu yang
5. Dampak dari pencemaran lingkungan : meliputi penanggulangan pencemaran secara
punahnya spesies, peledakan hama dan administratif, teknologis, dan edukatif
penyakit, terganggunya keseimbangan 8. Daur ulang adalah penggunaan kembali
lingkungan, berkurangnya kesuburan tanah, material atau barang yang sudah tidak
muncul keracunan, dan penyebaran penyakit, digunakan menjadi produk lain. Contoh
serta muncul permasalahan global, yaitu efek kegiatan daur ulang limbah ialah pembuatan
rumah kaca dan pembentukan lubang ozon kertas daur ulang dan kompos.
6. Dampak dari intensifikasi pertanian: 9. Etika lingkungan merupakan pedoman untuk
a. Perendaman tanah dengan air dapat bertingkah laku positif terhadap lingkungna
menghilangkan nutrien tanah dan perlu diwujudkan dalam tingkah laku
b. Pemupukan dapat menyebabkan tanah kita sehari-hari.

Uji Kompetensi 7

A. Pilihan Ganda B. meningkatkan suhu udara


C. meningkatkan kadar CO2 di udara
1. Polusi udara dapat menyeabkan terjadinya
D. meningkatkan kadar O2 di udara
hujan asam yang mengakibatkan ….
E. mencegah penguapan air
A. rusaknya tumbuhan
B. peningkatan mineral dalam tanah
7. membuang sisa-sisa bahan organik ke sungai
C. pertumbuhan yang baik pada tanaman
adalah ….
D. menurunkan porositas tanah
A. tidak baik sebab proses pembusukan
E. senua hama mati
menghabiskan O2 dalam air
B. tidak baik sebab sisa-sisa bahan organik
2. Pencemaran air dapat menimbulkan ….
dalam air sukar membusuk
A. menurunnya tekanan air
C. tidak baik sebab zat organik hasil
B. menurunnya jumlah oksigen terlarut
penguraian akan terbawa hanyut
C. meningkatnya jumlah oksigen terlarut
D. baik sebab organisme air akan
D. menurunnya berat jenis air
memperoleh makanan yang diperlukan
E. meningkatnya berat jenis air
E. baik sebab air akan mengalami
eutrofikasi
3. Akibat tidak langsung dari pemupukan tanah
yang berlebihan tehadap perairan adalah ….
8. Tujuan utama rotasi tanaman adalah ….
A. terjadi eutrofikasi
A. mencegah erosi
B. keruhnya air sungai
B. meningkatkan keanekaragaman tanaman
C. terganggunya kehidupan bakteri
C. menghemat pemakaian pupuk
D. meningkatnya kandungan CO2
D. menggemburkan tanah
E. meningkatnya kandungan O2
E. mencegah penyerapan unsur hara yang
sama secara terus menerus
4. Berikut ini menyebabkan pencemaran
lingkungan, kecuali ….
9. CO (karbon monoksida) merupakan polutan
A. pemberantasan hama dengan pestisida
udara yang dapat menyebabkan ….
B. banyaknya pabrik di tempat pemukiman
A. korosi pada logam
C. banyaknya kendaraan bermotor
B. terjadinya hujan asam
D. penghijauan di daerah perkotaan
C. meningkatnya suhu udara
E. percobaan bom nuklir
D. perubahan kelembapan udara
E. gangguan pernapasan manusia
5. Penggunaan insektisida dalam bidang
pertanian secara berlebihan mengakibatkan
10. Pertanian monokultur dapat menyebabkan
dampak negatif seperti di bawah ini,
gangguan pada keseimbangan lingkungan
kecuali ..
sehingga dapat ….
A. musuh alami hama ikut terbunuh
A. menyuburkan tanah
B. hama menjadi resisten terhadap
B. menghemat pemakain pupuk
insektisida
C. mempercepat terjadinya erosi
C. matinya hewan bukan sasaran
D. menurunkan kesuburan tanah
D. terjadinya pencemaran udara
E. mempercepat resistensi serangga hama
E. terganggunya keseimbangan lingkungan
11. Meningkatnya kadar karbon dioksida (CO2)
6. Penghijauan dalam kota merupakan salah
di udara dapat mengakibatkan ….
satu cara untuk menanggulangi kerusakan
A. korosi pada berbagai logam
lingkungan. Maksud dari penghijauan
B. terjadinya hujan asam
tersebut adalah ….
C. penurunan suhu lingkungan
A. meningkatkan kelembapan udara
D. terjadinya efek rumah kaca E. mempertahankan tanah pertanian yang
E. rusaknya lapisan ozon miring

12. Kalau terjadi pencemaran insektisida dalam 20. Salah satu alasan mengapa kita harus
ekosistem air tawar, dalam beberapa tahun berusaha untuk melestarikan lingkungan
bahan pencemar itu akan terdapat paling ialah untuk ….
banyak di dalam …. A. menambah devisa
A. air D. tubuh karnivor B. meningkatkan hasil produksi pengan
B. tumbuhan air E. tubuh herbivor C. meningkatkan usaha pariwisata
C. tubuh serangga air D. melindungi kehidupan margasatwa
E. menjaga keseimbangan antara lingkung-
13. Salah satu upaya manusia untuk melestarikan an biotik dan abiotik
lingkungan adalah dengan cara ….
A. membuka lahan pertanian 21. Penebangan hutan yang tidak terencana
B. melindungi hewan langka dengan tepat menyebabkan kerugian, sebab
C. meningkatkan devisa negara ….
D. mencegah penggunaan air tanah A. kayu untuk bahan bangunan akan
E. meningkatkan hasil pembangunan berkurang
B. manusia sangat tergantung pada hutan
14. Kondisi perairan yang alirannya lambat dab C. saat hujan turun, air tak dapat menahan
banyak polutan organik yang terurai sehingga lapisan tanah
perairan menjadi subur disebut …. D. sumber devisa bagi negara akan
A. eutrofikasi berkurang
B. autotrof E. semua hewan dan tumbuhan langka akan
C. heterotrof musnah
D. kemoautrotrof
E. homeostatis 22. Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor
menyebabkan kandungan karbon dioksida
(CO2) di udara semakin banyak. Usaha untuk
15. Jika air dalam suatu kolam tercemar oleh zat menanggulangi hal itu adalah ….
kimia tertentu, maka akibat yang tampak A. membuat saringan CO2
pertama kali adalah …. B. menetralkan CO2
A. kematian ikan-ikan C. membatasi jumlah kendaraan
B. musnahnya tumbuhan air D. mengadakan penghijauan kota
C. kematian semua organisme E. memindahkan pabrik ke luar kota
D. hilangnya kesuburan
E. menurunnya kemampuan bakteri 23. Pernyataan yang tepat dari siklus karbon
pengurai adalah ….
A. karbon dioksida diserap oleh semua
16. Sampah organik yang banyak terlarut di makhluk hidup pada peristiwa respirasi
dalam perairan mengakibatkan …. B. karbon dioksida dilepaskan pada proses
A. pH air tinggi respirasi
B. suhu air rendah C. fotosintesis oleh tumbuhan hijau
C. kandungan O2 tinggi melepaskan karbon dioksida
D. kandungan CO2 rendah D. pemabakaran batu bara dalam minyak
E. kandungan O2 rendah membutuhkan karbon dioksida
E. karbon dioksida dari tumbuhan air
17. Penyakit minamata yang pernah terjadi di dimasukkan ke dalam tumbuhan darat
Jepang disebabkan pencemaran ….
A. karbon monoksida (CO) 24. Bila salah satu jenis populasi tumbuhan
B. karbon dioksida (CO2) dalam ekosistem hutan dimusnahkan, maka
C. air raksa (Hg)nitrogen dipksida (NO2) ….
D. sulfur dioksida (SO2) A. hanya tumbuhan itu saja yang akan
musnah
18. Penebangan hutan secara liar dan B. akan muncul populasi baru
tidakmemperhatikan kelestarian lingkungan C. ekosistem hutan menjadi labil
dapat menyebabkan beberapa hal di bawah D. hanya populasi tumbuhan saja yang akan
ini, kecuali …. musnah
A. terganggunya keseimbangan tatanan air E. tidak akan ada spesies hewn yang ikut
B. hilangnya sumber plasma nutfah untuk punah
pemuliaan tanaman
C. terjadinya erosi 25. Di bawah ini adalah pernyataan yang
D. hilangnya sumber devisa negara yang berhubungan dengan etika lingkungan
terbesar 1. mencegah perusakan hutan
E. terjadinya banjir 2. mengembangkan lingkungan pemukiman
3. meningkatkan kualitas hidup
19. Untuk mempertahankan kesuburan tanah 4. menindak para pelanggar yang menye-
pertanian, perlu dilakukan …. babkan rusaknya lingkungan
A. membuang lapisan tanah bagian atas 5. membuat sengkedan pada tanah yang
B. menanam jenis tanaman yang sama terus miring
menerus Yang merupakan tujuan diadakannya
C. pergiliran tnaman dari jenis tanaman undang-undang lingkungan hidup ialah ….
yang berbeda A. 1, 3, 5 D. 2, 3, 5
D. melarang melakukan pemupukan B. 2, 3, 4 E. 1, 3, 4
C. 1, 4, 5 B. membatasi produksi insektisida
C. menggunakan insektisida dalam dosis
26. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena rendah
perbuatan manusia, seperti dengan D. mencegah penyebarluasan insektisida
melakukan penebangan hutan bakau untuk E. mengatur dosis, waktu dan jarak
tambak ikan. Sebagai akibat pembabatan pemaikaian insektisida
hutan bakau ….
A. populasi ikan besar meningkat, karena 32. Manusia sebagai sumber daya yang terdidik
arealnya lebih luas berfungsi mengelola sumber daya alam di
B. populasi ikan besar menurun, karena sekitarnya, dalam hal ….
kehilangan tempat berteduh A. melestarikan dan memulihkan
C. populasi udang besar meningkat, karena lingkungan hidupnya
lebih leluasa mencari tempat tinggal B. menggunakan sumber daya alam
D. populasi udang kecil menurun, karena semaksimal mungkin
tidak bisa mencari makan yang C. mengeksploitasi sumber daya alam yang
menempel pad akar bakau ada
E. penduduk di sekitar hutan bakau dapat D. membiarkan sumber daya alam yang ada
terserang wabah muntaber E. melarang penggunaan sumber daya alam
yang ada
27. Tujuan diadakannya undang-undang
lingkungan hidup adalah …. 33. Di bawah ini tertera berbagai sumber daya
A. mengurangi eksploitasi sumber daya alam:
alam 1. batu bata 5. karang laut
B. mempertahankan daya dukung lingkugan 2. kayu jati 6. air terjun
C. menghilangkan polusi oleh industri 3. rumput laut 7. bukit kapur
D. mencegah eksploitasi sumber daya alam 4. bijih besi
tertentu Yang merupakan sumber daya alam hayati
E. mengusahakan tercapainya keselarasan adalah ….
hubungan antara manusia dan A. 1, 2, 3 D. 5, 6, 7
lingkungan B. 2, 3, 5 E. 3, 5, 7
C. 1, 3, 4
28. Untuk menjaga kelestarian lingkungan sungai
di daerah pemukiman yang berdekatan 34. Hutan merupakan salah satu sumber daya
dengan pabrik, maka usaha paling tepat yang alam hayati. Pemanfaatan dan pelestarian
harus dilakukan adalah …. hutan dilakukan dengan cara ….
A. memindahkan pabrik yang ada A. tebang pilih
B. memproses limbah yang dihasilkan B. mengurangi ekspor kayu
C. menutup pabrik C. meningkatkan penyuluhan
D. membelokkan aliran sungai D. mengolah kayu menjadi barang jadi
E. memindahkan pemukiman penduduk E. membuka lahan untuk pertanian

29. Pendirian pabrik-pabrik selain dapat mening- 35. Perlindungan hewan dalam suaka
katkan kesejahteraan juga dapat menimbul- margasatwa dilakukan dengan cara ….
kan berbagai penyakit akibat terjadinya A. membuat koleksi satwa langka
polusi udara. Cara menanggulangi masalah B. mengembangbiakkan hewan yang
ini adalah …. hampir punah
A. memeriksa keehatan masyarakat sekitar C. mempersempit habitat hewan liar
pabrik D. membunuh hewan liar yang
B. mendirikan pabrik jauh dari pemukiman mengganggu masyarakat
penduduk E. memperkecil jumlah hewan pemangsa
C. tidak membuang limbah industri ke
dalam perairan 36. Hutan pinus dan hutan jati merupakan hutan
D. menanami daerah sekitar pabrik dengan produktif. Agar kelestarian hutan dapat
pohon-pohon terjaga, maka persyaratan pengambilan hasil
E. memberi penyuluhan masyarakat sekitar hutan yang benar adalah ….
pabrik A. secara maksimal
B. seminimal mungkin
30. Penebangan hutan tanpa perhitungan yang C. melebihi kemampuan regenerasi
matang akan mengakibatkan terganggunya D. dengan sistem tebang pilih
hal-hal berikut, kecuali …. E. kurang dari kemampuan regenerasi
A. vegetasi di dalam hutan
B. keseimbangan anara hewan dan 37. Amatilah grafik di bawah ini!
tumbuhan
C. keseimbangan antar kehidupan dalam
hutan
D. populasi hewan liar
E. fungsi mikroba pengurai

31. Populasi ikan tertentu di suatu kolam musnah


akibat penggunaan insektisida yang
berlebihan. Kejadian di atas dapat dicegah
dengan …. Kesimpulan yang dapat diambil dari grafik
A. membuat peraturan penggunaan tersebut ….
insektisida
A. sumber daya hayati cenderung tetap
B. sumber daya nonhayati cenderung
menurun
C. sumber daya hayati cenderung menurun
D. sumber daya nonhayati cenderung naik
E. sumber daya nonhayati bervariasi B. E.
y y
38. Sumber daya alam hayati yang dapat
diperbarui tak habis dipakai karena ….
A. dapat dipulihkan kembali (dibudi daya) x x
B. jumlahnya cukup besar
C. pemakaiannya hemat
D. pemakaiannya bijaksana
E. hanya digunakan apabila perlu C.
y
39. Manusia harus mengelola lingkungan hidup
karena ..
A. sumber daya alam tersedia tidak terbatas
B. kemampuan regenerasi sumber daya x
alam tak terbatas Keterangan :
sumbu X : eksploitasi
C. kemampuan regenerasi sumber daya sumbu y : sumber daya alam
alam teebatas
D. tumbuhan dapat berfotosintesis dan 44. Grafik berikut ini menunjukkan hubungan
beregenerasi antara reboisasi dan penebangan hutan.
E. sumber daya alam mempunyai Kesimpulan berdasarkan grafik ini adalah ….
kemampuan beregenerasi

nga

pen
eba
n
40. Di bawah ini adalah hal-hal yang dilakukan
dalam pengawetan hutan:
1. mencegah erosi
2. reboisasi
3. peremajaan
4. mencegah banjir
5. sistem tebang pilih
Usaha yang harus dilakukan agar hutan A. kelestarian hutan akan terganggu
menjadi pohon produktif adalah …. B. manusia kehilangan sumber bahan bakar
A. 1, 2, 3 D. 2, 3, 5 C. akan kekurangan air di musim kemarau
B. 1, 3, 5 E. 2, 4, 5 D. manusia tetap dapat memanfaatkan
C. 2, 3, 4 E. manusia akan menderita akibat banjir

41. Perlindungan dan pengawetan alam adalah 45. Tumbuhan sebagai salah satu sumber daya
upaya untuk menjaga …. alam hayati bermanfaat dari segi biologi
karena merupakan …. reboisasi
A. kelestarian flora dan fauna dalam A. bahan bangunan rumah dan gedung
ekositem B. penghasil getah dan minyak
B. keseimbangan flora, fauna, dan tanah C. penghasil bahan kertas dan pakaian
dalam ekosistem D. pemasok O2 dan pengendali kenaikan
C. kelestarian dan keseimbangan flora, CO2
fauna, tanah, dan air dalam ekosistem E. penghasil rotan dan damar
D. kelestarian dan keseimbangan flora,
fauna dan air dalam ekosistem 46. Beberapa jenis hewan di dunia:
E. keberadaan flora, fauna, tanah dalam 1. gajah
ekosistem 2. badak bercula Satu
3. rusa
42. Salah satu usaha untuk memperoleh sumber 4. komodo
daya alam hayati yang baru adalah …. 5. badak berdula dua.
A. menempatkan hewan atau tumbuhan
pada satu tempat dilindungi Hewan edemik yang terdapat di Indonesia
B. memanfaatkan materi genetik/DNA dari adalah nomor….
organisme A. 1 dan 2 D. 3 dan 4
C. mengadakan seleksi hewan dan B. 2 dan 3 E. 4 dan 5
tumbuhan C. 2 dan 4
D. menyimpan benih dalam kondisi khusus
E. melakukan kultur jaringan pada individu 47. Bertambahnya jumlah penduduk sangat erat
unggul hubungannya dengan sumber daya alam.
Grafik yang menunjukkan hubungan yang
terpat antara jumlah penduduk dengan
sumber daya alam adalah….
43. Bentuk Grafik yang menunjukkan akibat A. D.
eksploitasi secara tak terkendali terhadap
sumber daya alam yang tidak dapat
diperbarui adalah …

A. y D. y

x x
B. E. berproduksi perlu diadakan usaha ….
A. membiarkan hutan begitu saja apa
adanya
B. melarang produksi mesin modern secara
besar-besaran
C. C. menerapkan peraturan tentang sistem
tebang pilih
D. menindak setiap orang yang menebang
hutan
E. melakukan penebangan dengan alat
Keterangan : tradisional
 garis horisontal menunjukkan jumlah penduduk
 garis vertikal menunjukkan jumlah sumber daya
alam B. Esai
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan
48. Jika pemanfaatan sumber daya alam hayati keseimbangan lingkungan yang bersifat
melebihi daya regenerasinya akan berakibat dinamis. Berikan contohnya!
…. 2. Mengapa penggunaan insektisida yang tidak
A. kurang bermanfaatnya sumber daya alam tepat dapat menyebabkan terjadinya ledakan
hayati hama tanaman? Jelaskan jawabanmu
B. merosotnya nilai jual sumber daya alam 3. Apa yang dimaksud dengan efek rumah kaca
hayati dan bagaimana akibatnya terhadap
C. pemanfaatan sumber daya alam hayati lingkungan?
tidak dapat lestari berkelanjutan 4. Jelaskan pengaruh CFC terhadap terjadinya
D. adanya keseimbangan antara produsen lubang ozon dan apa akibatnya terhadap
dengan konsumen kesehatan manusia!
E. meningkatkan kemampuan berkembang 5. Mengapa terjadi hujan asam dan bagaimana
biak hewan dan tumbuhan. akibatnya terhadap kesehatan manusia!
6. Jelaskan dampak penebangan hutan secara
49. Pelestarian sumber daya alam hayati secara liar!
ex situ contohnya adalah …. 7. Sebutkan beberapa usaha manusia untuk
A. taman nasional di Ujung Kolon mencegah pencemaran lingkungan!
B. perlindungan komodo di Pulau Komodo 8. Mengapa limbah yang belum diolah bila
C. perlindungan orangutan di Kalimantan langsung dibuang ke sungai dapat
D. perlindungan bunga bangkai raksasa di mengakibatkan ikan dan hewan-hewan air
Bengkulu lainnya mati karena kekurangan oksigen?
E. kebun plasma nutfah di Cinonong 9. Mengapa menangkap ikan atau udang pada
sembarang waktu (setiap saat) dapat
50. Dewasa ini penebangan hutan dilakukan mengganggu kelestariannya?
menggunakan mesin modern sehingga dalam 10. Berilah 3 contoh jenis hewan di Indonesia
waktu singkat hutan menjadi gundul dan yang diamabang kepunahan, dan jelaskan
tandus. Agar hutan tetap lestari dan mengapa hal tersebut terjadi!
KUNCI JAWABAN

Bab 1 Keanekaragaman Hayati Bab 5 Ekosistem


1. A 8. C 15. B 22. A 29. C 1. C 10. B 19. B 28. B 37. D
2. C 9. D 16. D 23. B 30. C 2. A 11. C 20. C 29. A 38. C
3. A 10. E 17. C 24. E 31. D 3. E 12. B 21. D 30. E 39. A
4. C 11. C 18. D 25. E 32. B 4. E 13. E 22. E 31. C 40. D
5. C 12. B 19. E 26. B 33. B 5. A 14. E 23. C 32. A 41. B
6. C 13. D 20. C 27. C 34. D 6. C 15. D 24. C 33. C 42. A
7. A 14. B 21. B 28 B 35. B 7. A 16. D 25. A 34. D 43. E
8. D 17. D 26. D 35 B 44. C
Bab 2 Klasifikasi Makhluk Hidup 9. D 18. B 27. D 36. B 45. A
1. C 8. B 15. A 22. D 29. B
Bab 6 Energi, Rantai Makanan, dan Daur Biokimia
2. A 9. C 16 D 23. D 30. E
3. A 10. D 17. D 24 A 31. E 1. A 6. B 11. B 16. B 21. B 26. B
4. C 11. D 18. C 25. B 32. B 2. B 7. D 12. C 17. A 22. E 27. C
5. C 12. C 19. E 26. B 33. B 3. B 8. A 13. C 18. C 23. A 28. B
6. D 13. D 20. B 27. A 34. E 4. D 9. A 14. E 19. B 24. E 29. E
7. D 14. A 21. D 28. A 35. E 5. A 10. B 15. D 20. A 25. B 30. B

Bab 3 Plantae Bab 7 Lingkungan


1. E 11. E 21. B 31. D 41. E 1. A 11. D 21. C 31. E 41. C
2. B 12. D 22. A 32. C 42. E 2. B 12. D 22. D 32. A 42. C
3. C 13. B 23. D 33. B 43. E 3. A 13. B 23. B 33. B 43. D
4. B 14. C 24. E 34. D 44. B 4. D 14. A 24. C 34. A 44. D
5. A 15. C 25. E 35. A 45 B 5. D 15. - 25. C 35. B 45 D
6. B 16. B 26. D 36. B 46. D 6. D 16. E 26. D 36. D 46. C
7. D 17. D 27. B 37. E 47. E 7. A 17. C 27. E 37. B 47. C
8. A 18. E 28. C 38. A 48. C 8. E 18. D 28. B 38. A 48. C
9. C 19. D 29. E 39. D 49. A 9. C 19. C 29. B 39. C 49. E
10. B 20. C 30. B 40. C 50. A 10. D 20. E 30. E 40. D 50. C

Bab 4 Animalia
1. C 6. C
2. C 7. E
3. E 8. B
4. D 9. B
5. D 10. E