Anda di halaman 1dari 4

Nama : karlina Tamara Dewi

Kelas : XI A-1
Hari / Tanggal : Kamis, 30 Oktober 2008
I. Judul Praktikum
Penentuan Titik Beku Larutan

II. Tujuan
Untuk menyelidiki titik beku larutan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya

III. Alat dan Bahan


Alat:
• Thermometer
• Tabung reaksi dan rak tabung reaksi
• Gelas kimia
• Batang pengaduk
• Sendok makan
Bahan:
• Es batu dan garam batu kasar (untuk campuran pendingin)
• Air suling
• Larutan Urea 1 molal dan 2 molal
• Larutan 1 molal dan 2 molal

IV. Cara Kerja


1) Masukkan butiran-butiran kecil es ke dalam gelas kimia sampai kira-kira tiga
perempatnya
2) Tambahkan ± 8 sendok garam dapur, kemudian aduk dengan sendok tersebut.
Campuran ini digunakan sebagai pendingin
3) Isi tabung reaksi dengan air suling, kira-kira setinggi 5 cm.
4) masukkan tabung reaksi tersebut ke dalam gelas kimia yang berisi campuran
pendingin
5) Aduk campuran pendingin
6) Masukkan batang pengaduk ke dalam tabung reaksi dan gerakkan pengaduk
itu turun naik dalam air sampai air dalam tabung membeku seluruhnya
7) keluarkan tabung reaksi dari campuran pendingin dan biarkan es dalam tabung
reaksi meleleh sebagian
8) Ganti pengaduk dengan thermometer
9) Dengan hati-hati, aduklah campuran dalam tabung reaksi dengan thermometer
secara turun naik
10) Bacalah thermometer dan catat temperaturnya
11) Ulangi langkah 3 sampai dengan langkah 10 dengan menggunakan larutan
urea 1 molal dan 2 molal serta larutan NaCl 1 molal dan 2 molal, sebagai
pengganti air
(Jika es dalam gelas kimia sudah banyak yang mencair, buat lagi campuran
pendingin seperti di atas)

V. Data Pengamatan

No. Larutan Selisih titik beku air dengan


Zat Terlarut Kemolalan Titik Beku (ºC)
titik beku larutan (ºC)
1. Urea 1 molal -3 ºC 3 ºC
2. Urea 2 molal -7 ºC 7 ºC
3. NaCl 1 molal -6 ºC 6 ºC
4. NaCl 2 molal -10 ºC 10 ºC

VI. KESIMPULAN
Semakin besar kemolalannya, maka suhu suatu zat aka semakin kecil

VII. PERTANYAAN
1. Perhatikan titik beku air (pelarut) dan titik beku larutan. Bagaimana titik beku
larutan jika dibandingkan dengan titik beku pelarut (lebih tinggi, lebih rendah,
atau sama)?
2. Bagaimana pengaruh konsentrasi (molalitas) Urea terhadap:
a. Titik beku larutan
b. Penurunan titik beku larutan?
3. Bagaimana pengaruh konsentrasi 9molalitas) Natrium clorida terhadap :
a. titik beku larutan
b. penurunan titik beku larutan?
4. Pada molalitas yang sama, bagaiman pengaruh Natrium clorida (elektrolit)
dibandingkan dengan pengaruh Urea (non elektrolit) terhadap:
a. Titik beku laruutan
b. Penurunan titik beku larutan?

VII. JAWABAN
1. Titik beku larutan lebih rendah daripada titik pelarut
2. a) Titik beku larutan semakin rendah apabila konsentrasi larutan semakin
banyak
b) Pertandingan antara konsentrasi Urea dan penurunan titik bekunya menurun
dengan teratur
3. a) Titik beku larutan semakin rendah apabila konsentrasi larutan semakin
banyak
b) Perbandingan antara konsentrasi NaCl dan penurunan titik bekunya
menurun dengan teratur
4. a) Larutan NaCl lebih kasar pada saat beku, karena merupakan larutan
elektrolit. Sedangkan Urea yang lebih mudah membeku, merupakan larutan
non elektrolit
b) Larutan elektrolit, semakin besar konsentrasinya, semakin rendah rendah
pula titik bekunya dan perbedaannya cukup jauh. Sedangkan larutan non
elektrolit penurunan titik bekunya teratur