Anda di halaman 1dari 3

PELAYANAN ANASTESI

DI RUANG PULIH SADAR

NOMORDOKUMEN NOMORREVISI HALAMAN

UN3.9.3/OT-2016 1/3

TANGGALTERBIT DITETAPKAN
RUMAH SAIT GIGI & MULUT
DIREKTUR RSGM FKG UNAIR,
U N I V E R S I TA S A I R L A N G G A
MAYJEN. PROF. DR. MOESTOPO 47
SURABAYA
Telp. (031)5030255 ; Fax. 20 / 04 / 2016
(031)5020256 PROF. COENPRAMONO D, DRG., SU.,
Web : www.fkg.unair.ac.id ; E-mail : SP.BM
rsgmp.fkg.unair@gmail.com NIP.19540210.1979011.001

Tujuan:

1. Semua pasien setelah tindakan anastesi umum atau regional, memiliki


resiko gangguan jalan nafas,pernafasan dan sirkulasi
2. Transport pasien antar unit di rumah sakit segera setelah anastesi dapat
PENGERTIAN berbahaya bagi pasien
3. Segera setelah anastesi umum atau anastesi regional semua pasien
dibawa ke ruang pulih sadar sampai pasien sadar dan dapat menjaga
jalan nafasnya, serta pernafasan dan kardiovaskular baik, kecuali pasien
yang telah sejak awal direncanakan masuk ke ICU pasca bedah

1. Memastikan pasien telah pulih dari anastesia sehingga dapat


dikembalikan ke unit rawatnya
2. Menentukan pasien yang membutuhkan perawatan dan pemantauan
TUJUAN intensif di ICU
3. Menghindari terjadinya komplikasi akibat gangguan jalan nafas,
pernafasan dan kardiovaskular paska anastesia

1. Surat Keputusan Direktur RSGM FKG UNAIR Nomor


KEBIJAKAN 274/UN3.1.2.4/2013: tentang Pedoman Kesehatan & Keselamatan Kerja
RSGM FKG UNAIR
1. Dokter Jaga
PETUGAS
2. Perawat RR
1. Resume Perawatan Pasien
2. Hasil pemeriksaan penunjang
ALAT /
3. Formulir transfer / serah terima
BAHAN
4. Formulir monitor pasien
5. Peralatan Medis yang digunakan selama transfer sesuai kondisi pasien
1. Pasien pasca anaestesi mulai dari kamar bedah, selama transport ke
ruang pulih, selama di ruang pulih mendapat pemantauan standard
sampai pasien pulih dari anastesia
2. Pasien dapat dikeluarkan dari ruang pulih setelah memenuhi criteria,
yaitu skor Aldrette > 8
3. Pasien pasca bedah yang telah direncanakan masuk ICU pasca bedah,
seperti dapat langsung di transport ke ICU tanpa melalui ruang pulih
sadar.
4. Pasien pasca bedah selama transport dari kamar bedah ke ruang pulih
harus didampingi oleh dokter anastesi atau perawat anastesi yang
mengetahui keadaan pasien pra anastesi dan selama anastesi
5. Selama transport secara kontinu dipantau dan dievaluasi jalan nafas,
pernafasan dan kardiovaskuler, bila perlu dilakukan tindakan
6. Dokter anastesi melakukan serah terima pasien dengan staf ruang pulih
atau dokter anastesi yang bertugas di ruang pulih
7. Status atau keadaan umum pasien sewaktu tiba di ruang pulih di catat
pada rekam medis anastesi pasien
8. Informasi kondisi preoperative, perjalanana operasi dan anastesi
diberitahu pada staf / dokter anestesi / residen anastesi yang
bertanggung jawab di ruang pulih sadar.
9. Anggota tim anastesi harus tetap di ruang pulih sampai staf/dokter
anasteis/residen anastesi ruang pulih bersedia menerima tanggung
PROSEDUR jawab penatalaksanaan pasien.
10. Selama di ruang pulih sadar, kondisi pasien di evaluasi dan dipantau
11. Monitor jalan nafas, oksigenasi, ventilasi, sirkulasi dan temperature
pasien
12. Pada rekam medis anastesi di catat:
- Hasil pemantauan selama di ruang pulih
- Skor ruang pulih (aldrette) pada saat pasien masuk dan keluar
ruang pulih
- Pengawasan dan koordinasi penatalaksanaan medis pasien di
ruang pulih merupakan tanggung jawab dokter anastesi atau
residen anastesi yang bertugas di ruang pulih
13. Selama di ruang pulih pasien juga mendapat penatalaksanaan nyeri
dan mual muntah yang efektif dan efisien bila diperlukan
14. Pasien dapat dikeluarkan dari ruang pulih sadar ke instalasi rawat inap
bila:
- Jalan nafas, ventilasi, oksigenasi, sirkulasi dan temperature dalam
kondisi baik dan stabil
- Tidak membutuhkan penatalaksanaan dan pemantauan intensif
pasca bedah
- Skor Aldrette > 8
- Disetujui oleh dokter anastesi dan ditandatangai pada rekam medis
anastesi pasien
 Instalasi Gawat Darurat / IGD
 Instalasi Rawat Inap / IRNA
 Instalasi Gizi & Nutrisi /
 Instalasi Rawat Jalan / IRJ / Poliklinik
Hospital Pantry
 Instalasi Bedah Sentral / IBS
 Instalasi Lab. Patologi Klinik
UNIT  Ruang Pulih Sadar / Recovery Room /
 Instalasi / Depo Farmasi /
TERKAIT RR
Apotek
 Instalasi Sterilisasi Sentral / Central
 Lainnya (tuliskan)
Steril Services Department / CSSD
…………………………
 Instalasi Radiologi / Radiologi
Kedokteran Gigi