Anda di halaman 1dari 36

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

MATA PELAJARAN : KIMIA


KELAS /SEMESTER : X/1
MATERI POKOK : PERKEMBANGAN MODEL ATOM
DISUSUN OLEH : NUR FITRIANI SUTARTO
NIM : 4301414004

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2017
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Bae Kudus
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Perkembangan Model Atom
Alokasi Waktu : 3 x 45 menit

A. Kompetensi Inti

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui pembelajaran tidak
langsung (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi
Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan
karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja
sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 :Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 :Mengolah, menalar, menyaji,dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Kompetensi Dasar (Pengetahuan) Kompetensi Dasar (Keterampilan)


3.2 Memahami model atom Dalton, 4.2 Menggunakan model atom untuk
Thomson, Rutherfod, Bohr, dan menjelaskan fenomena alam atau
mekanika gelombang hasil percobaan
Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2.1 Menjelaskan atom tersusun dari 4.2.1 Menggambarkan model-model atom
menurut Dalton, Thomson,
partikel dasar yaitu elektron,
Rutherford, Bohr, dan mekanika
proton, dan neutron serta proses
kuantum
penemuannya
3.2.2 Mendefinisikan model-model
atom menurut Dalton, Thomson,
Rutherford, Bohr, dan mekanika
kuantum
3.2.3 Membedakan model-model atom
menurut Dalton, Thomson,
Rutherford, Bohr, dan mekanika
kuantum
3.2.4 Menjelaskan kelebihan dan
kelemahan masing-masing teori
atom

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran Problem Based Learning dengan menggali informasi dari
berbagai sumber belajar, dan mengolah informasi, diharapkan siswa terlibat aktif selama
proses belajar mengajar berlangsung, memiliki sikap ingin tahu, teliti dalam melakukan
pengamatan dan bertanggungjawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab
pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat menganalisis kelebihan dan kekurangan
model atom, serta dapat mempresentasikandan mengomunikasikan data hasil
penelusuran informasi kelebihan dan kekurangan teori atom.

D. Materi Pembelajaran
A. Perkembangan model atom

1. Teori Atom Dalton


Awal abad 19 SM seorang guru sekolah di Inggris, John Dalton Menemukan konsep
atom dan mengusulkan teori atom berdasarkan percobaan sebagai bukti pada saai itu. Teori
Dalton berbeda untuk masing-masing unsur.

Postulat Teori Dalton sebagai berikut:

a) Unsur-unsur kecil yang tak terpisahkan dari sebuah partikel disebut atom. Di dalam
reaksi kimia atom tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan tetapi atom dapat
berubah menjadi macam-macam atom.

b) Seluruh atom hampir sama dan memiliki karakteristik masing-masing contohnya massa
dan ukuran.

c) Atom merupakan element yang berbeda dengan karakteristik yang berbeda pula.

d) Campuran akan terbentuk ketika satu atau lebih dari atom bergabung.

e) Pada campuran ditentukan bahwa angka-angka atom yang relatif adalah tetap dan
terbatas. secara umum, angka-angka relatif ini adalah bilangan bulat sederhana.

f) Atom dari lebih dua unsur boleh bergabung dengan rasio yang berbeda untuk
membentuk lebih dari satu campuran.

(Sumber: Foundation of Chemistry: 20)


2. Teori Atom Thomson
Teori atom thomson didasarkan atas eksperimennya yang berhasil menemukan elektron.
Postulat Thomson sebagai berikut:

a) Atom bukan sebagai partikel terkecil dari suatu benda

b) Atom berbentuk bola pejal,dimana terdapat muatan listrik positif dan negative yang
tersebar merata di seluruh bagian seperti roti kismis.

c) Pada atom netral jumlah muatan listrik negatif sama dengan jumlah muatan listrik
positif

d) Masa elektron jauh lebih kecil dibandingkan dengan masa atom Thomson melakukan
percobaan lampu tabung.

3. Teori Atom Rutherford


Eksperimen yang dilakukan Rutherford adalah penembakan lempeng Emas tipis dengan
partikel alpha. Percobaan Rutherford menjelaskan bahwa:
a) Sebagian besar partikel sinar α dpt tembus karena melalui daerah hampa.

b) Partikel α yg mendekati inti atom dibelokkan karena mengalami gaya tolak inti.

c) Partikel α yg menuju inti atom dipantulkan karena inti bermuatan positif & sangat masif.

Hipotesa Rutherford:

a) Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan elektron-elektron yang bermuatan
negatif yang beredar mengelilingi inti atom

b) Atom bersifat netral sehingga jumlah proton dalam inti sama dengan jumlah elektron
yang mengelilingi inti

4. Teori Atom Bohr


Pada tahun 1913, Niels Bohr mengemukakan teori baru mengenai struktur dan sifat
atom. Teori atom Bohr pada prinsipnya mengaplikasikan teori kuantum Planck. Bohr
mengusulkan bahwa di dalam suatu atom hidrogen terdapat elektron yang melingkar di
dalam inti. Bagaimanapun, Bohr mengemukakan gagasan di mana elktron di dalam suatu
atom hanya mempunyai nilai-nilai energi dengan jumlah terbatas. Hanya garis edar tertentu
dan energi tertentu yang telah diijinkan. Bohr mengusulkan bahwa suatu elktron di dalam
inti akan memiliki energi tanpa harus menyebar energi.

Model atom Bohr memiliki energi yang spesifik yang mana telah diidentifikasi bilangan
kuantumnya dari kulit ke 1,2,3,4... Angka-angka ini digunakan untuk mendeskripsikan
sebuah energi dengan notasi K, L, M ...

(Sumber: Foundation of Chemistry: 69)

Bohr mengemukakan empat postulat yang diterapkan untuk menerangkan atom


hidrogen. Keempat postulat itu adalah sebagai berikut:

a) Elektron mengelilingi inti atom pada orbit tertentu. Orbit itu merupakan lintasan gerak
stasioner elektron mengelilingi inti dan berjarak tertentu dari inti.
b) Selama berada dalam lintasannya, energi elektron tetap sehingga tidak ada energi yang
diserap dan dipancarkan.

c) Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lainnya
dengan menyerap atau memancarkan energi sesuai dengan persamaan max planck.

d) Lintasan stasioner elektron yang diperbolehkan memiliki momentum sudut kelipatan


dari h / 2π.

(Sumber: Susilowati, Endang dan Harjani, Tarti. 2013. Buku Guru Kimia untuk Kelas X
SMA dan MA. Solo: PT. Wangsa Jatra Lestari)

5. Kelebihan dan Kelemahan masing-masing model atom

Model Atom Kelebihan Kelemahan


Menurut DaltonMulai membangkitkan minat terhadapTidak menerangkan hubungan
seperti bola pejal penelitian mengenai model atom antara larutan senyawa dan daya
hantar arus listrik, jika atom
merupakan bagian terkecil dari
suatu unsur dan tidak dapat dibagi
lagi

Menurut Membuktikan adanya partikel lainBelum dapat menerangkan


Thomson sepertiyang bermuatan negatif dalam atom.bagaimana susunan muatan positif
roti kismis Berarti atom bukan merupakan bagiandalam bola dan jumlah elektron
terkecil dari suatu unsur. Selain itu juga
memastikan bahwa atom tersusun dari
partikel yang bermuatan positif dan
negatif untuk membentuk atom netral.
Juga membuktikan bahwa elektron
terdapat dalam semua unsur
Rutherford sepertiMembuat hipotesa bahwa atomModel tersebut tidak dapat
planet bumitersusun dari inti atom dan elektronmenerangkan mengapa elektron
mengelilingi yang mengelilingi inti tidak pernah jatuh ke dalam inti
matahari sesuai dengan teori fisika klasik

Niels Bohr sepertiMempu membuktikan adanya lintasanHanya dapat menerangkan atom-


bola, dengan intielektron untuk atom hidrogen atom yang memiliki elektron
atom yang tunggal seperti gas hidrogen, tetapi
dikelilingi tidak dapat menerangkan spektrum
sejumlah elektron warna dari atom-atom yang
memiliki banyak elektron

(Sumber: Susilowati, Endang dan Harjani, Tarti. 2013. Buku Guru Kimia untuk Kelas X
SMA dan MA. Solo: PT. Wangsa Jatra Lestari)

B. Partikel Penyusun Atom


Proton
Dengan ditemukannya elektron oleh Thomson, para ahli semakin yakin bahwa atom tersusun
oleh partikel-partikel yang lebih kecil. Pada tahun 1886, Eugen Goldstein memodifikasi
tabung sinar katode dengan melubangi lempeng katodenya dan gas yang berada di belakang
lempeng katode menjadi berpijar. Peristiwa tersebut menunjukkan adanya radiasi yang
berasal dari anode yang menerobos lubang pada lempeng katode. Sinar ini disebut sinar
anode atau sinar positif.
Elektron
Pada tahun 1879, Sir William Crookes melakukan eksperimen mengenai daya hantar listrik
di ruang hampa. Dalam eksperimennya, Crookes menggunakan tabung sinar katoda.
Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan JJ Thomson, sinar katoda tidak bergantung
pada jenis gas dan logam yang digunakan untuk elektrode. Dengan kata lain, semua benda
terdiri atas partikel yang sama. Partikel itu merupakan partikel dasar penyusun materi.
Selanjutnya partikel dasar tersebut disebut elektron.
Neutron
Pada tahun 1930, W. Bothe dan H. Becker melakukan percobaan yang lain, yaitu menembaki
inti atom berilium dengan partikel dan mereka menemukan suatu radiasi partikel yang
mempunyai daya tembus yang besar. Kemudian pada tahun 1932, James Chadwick
membuktikan bahwa radiasi tersebut terdiri atas partikel netral yang massanya hampir sama
dengan massa proton. Karena partikel tersebut bersifat netral, maka dinamai neutron.
Percobaan-percobaan selanjutnya membuktikan bahwa neutron juga merupakan partikel
penyusun inti.
(Sumber: Susilowati, Endang dan Harjani, Tarti. 2013. Buku Guru Kimia untuk Kelas X SMA
dan MA. Solo: PT. Wangsa Jatra Lestari)
E. Pendekatan, Metode, dan Model Pembelajaran
1. Pendekatan: Saintifik ;
2. Metode: Ceramah, Diskusi kelompok dan Tanya Jawab;
3. Model Pembelajaran: Problem Based Learning.
.
F. Media dan Alat Pembelajaran
1. Media.
Bahan Ajar, Video dan Power Point
2. Alat: Laptop, kertas karton, spidol, post it, pelster.

G. Sumber Belajar
a. Buku Kimia SMA Kelas X Kurikulum 2013
b. Buku Kimia sumber lain yang relevan
c. Internet
H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Pertama (2 Jam Pelajaran):

Alokasi
Kegiatan Langkah-langkah Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahu- Menciptakan Situasi - Guru memberikan salam pembuka 10 menit
luan (Stimulasi) - Guru mengkondisikan peserta didik untuk
siapbelajar dengan diawali berdoa
bersama dipimpin oleh salah seorang
peserta didik
- Guru mengecek kehadiran siswa Religius
- Guru mengingatkan materi sebelumnya

PPK (rasa ingin tahu Critical Thinking, HOTS dan Literasi


dan gemar membaca), (Memprediksi dan Mengidentifikasi
Literasi Tujuan)

- Guru memberikan rangsangan


kepada peserta didik untuk
mengamati kapur barus yang telah
dibagi-bagi dan merangsang peserta
Critical Thinking, HOTS dan Literasi
didik dengan pertanyaan seberapa
(Memprediksi dan Mengidentifikasi ukuran paling kecil dari bagian
Tujuan)
kapur tersebut.
- Peserta didik dirangsang dengan
Mengorganisasikan menunjukan benda di sekitar kita
peserta didik untuk mengandung atom
belajar - Guru menyampaikan tujuan dan manfaat
mempelajari atom dan perkembangan
model atom
- Guru membagi peserta didik dalam
kelompok
- Guru memberikan motivasi :
PPK (rasa ingin tahu 1 Apakah yang dimaksud dengan atom?
dan gemar membaca), 2 Bagaimanakah perkembangan model
Literasi
atom?
3 Apakah perbedaan masing-masing
model atom?
4 Apakah kekurangan serta kelebihan dari
masing-masing model atom?
Kegiatan Membimbing Mengamati 70 menit
Inti penyelidikan individu - Melalui power point dan penjelasan guru,
maupun kelompok peserta didik dalam kelompok dengan
rasa ingin tahu dan berpikir logis
mengamati dan menganalisis perbedaan
PPK (rasa ingin tahu dari berbagai model atom yang telah
dan gemar membaca),
Literasi ditayangkan guru.

Critical Thinking, HOTS dan Literasi


(Memprediksi dan Mengidentifikasi
Tujuan)
Critical Thinking, HOTS dan Literasi
(Memprediksi dan Mengidentifikasi Menanya
Tujuan)
- Peserta didik diberikan selembar kertas
berisi persoalan mengenai kelebihan dan
kelemahan model atom untuk didiskusikan
secara berkelompok.
Pengumpulan data
PPK - Peserta didik secara berkelompok
(kerja menganalisis perkembangan berbagai
sama)
model atom dari penjelasan guru dan
sumber lain seperti internet dan buku
- Peserta didik dalam kelompok
mengidentifikasi bentuk model atom
menurut Dalton, J.J. Thompson,
Rutherford, Bohr, dan mekanika
gelombang
Mengembangkan, - Peserta didik menganalisis perbedaan dari
menyajikan hasil atom menurut Dalton, J.J. Thompson,
karya, dan Rutherford, Bohr, dan mekanika kuantum PPK
memamerkannya. dengan teliti dan tepat.. (santun)

Mengkomunikasikan
Peserta didik mempresentasikan hasil
diskusi dengan santun dan aktif.
Penutup Menganalisis dan Mengasosiasikan 10 menit
mengevaluasi proses - Peserta didik diminta menyimpulkan
pemecahan masalah tentang perkembangan model atom
secara mandiri dan bertanggungjawab,
PPK guru memberikan panduan.
(responsif)
- Guru mengkonfirmasi jawaban dari
siswa
- Guru mengakhiri kegiatan belajar
Critical Thinking, HOTS dan Literasi dengan memberikan pesan untuk tetap
(Memprediksi dan Mengidentifikasi
Tujuan)
belajar.
- Guru membaca Hamdalah dan
mengucapkan salam Religius

Pertemuan Kedua (1 jam pelajaran)


Alokasi
Kegiatan Langkah-langkah Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahu- Menciptakan Situasi - Guru memberikan salam pembuka 10 menit
luan (Stimulasi) - Guru mengkondisikan peserta didik untuk
siapbelajar dengan diawali berdoa
bersama dipimpin oleh salah seorang
peserta didik Religius
- Guru mengecek kehadiran siswa
- Guru mengingatkan materi sebelumnya

PPK (rasa ingin tahu Critical Thinking, HOTS dan Literasi


dan gemar membaca), (Memprediksi dan Mengidentifikasi
Literasi Tujuan)

- Guru memberikan rangsangan


kepada peserta didik untuk
mengamati unsure-unsur yang ada
di table SPU dan merangsang
Critical Thinking, HOTS dan Literasi
peserta didik dengan apa contoh dari
(Memprediksi dan Mengidentifikasi unsur.
Tujuan)
- Peserta didik dirangsang dengan
penjelasan mengenai lambang atom
Mengorganisasikan dan susunan atom
peserta didik untuk - Guru menyampaikan tujuan dan manfaat
belajar mempelajari lambang atom dan susunan
atom
- Guru membagi peserta didik dalam
kelompok
- Guru memberikan motivasi :
PPK (rasa ingin tahu
dan gemar membaca),
1 Bagaimanakah lambang atom?
Literasi 2 Apa saja susunan atom?
3 Apakah perbedaan isotop, isoton, dan
isobar?
Kegiatan Membimbing Mengamati 25 menit
Inti penyelidikan individu - Melalui power point dan penjelasan guru,
maupun kelompok peserta didik dalam kelompok dengan
rasa ingin tahu dan berpikir logis
mengamati dan menganalisis lambang
PPK (rasa ingin tahu
dan gemar membaca), atom, susunan atom, isotop, isobar, dan
Literasi isoton yang telah dijelaskan oleh guru.

Critical Thinking, HOTS dan Literasi


(Memprediksi dan Mengidentifikasi
Tujuan)

Menanya
- Peserta didik diberikan selembar kertas
berisi persoalan mengenai lambang atom,
susunan atom, isotop, isoton, dan isobar
untuk didiskusikan secara berkelompok.
Pengumpulan data
- Peserta didik secara berkelompok
PPK menganalisis mengenai lambang atom,
(kerja susunan atom, isotop, isoton, dan isobar
sama)
dari penjelasan guru dan sumber lain
seperti internet dan buku
- Peserta didik dalam kelompok
mengidentifikasi mengenai lambang atom,
susunan atom, isotop, isoton, dan isobar
- Peserta didik menganalisis perbedaan
Mengembangkan, mengenai lambang atom (nomor massa
menyajikan hasil dan nomor atom), susunan atom (inti atom
karya, dan yang terdiri dari proton dan neutron,
memamerkannya. kemudian electron), isotop, isoton, dan PPK
isobar dengan teliti dan tepat. (santun)

Mengkomunikasikan
Peserta didik mempresentasikan hasil
diskusi dengan santun dan aktif.
Penutup Menganalisis dan Mengasosiasikan 25 menit
mengevaluasi proses - Peserta didik diminta menyimpulkan
pemecahan masalah tentang lambang atom (nomor massa dan
nomor atom), susunan atom (inti atom
PPK yang terdiri dari proton dan neutron,
(responsif)
kemudian electron), isotop, isoton, dan
isobar secara mandiri dan
bertanggungjawab, guru memberikan
Critical Thinking, HOTS dan Literasi
panduan.
(Memprediksi dan Mengidentifikasi - Guru mengkonfirmasi jawaban dari
Tujuan)
siswa
- Guru mengakhiri kegiatan belajar
dengan memberikan pesan untuk tetap
PPK belajar.
(religius) - Guru membaca Hamdalah dan
mengucapkan salam

H. Penilaian
1. Jenis/Teknik penilaian

No Aspek Teknik Bentuk Instrumen


1. Sikap a. Observasi kegiatan diskusi - Lembar Observasi
kelompok dan presentasi
2. Pengetahuan 1.Penugasan - Alat peraga model atom
2. Tes Tertulis - Soal Uraian
3. Keterampilan Diskusi - Lembar penilaian diskusi

1. Remedial dan Pengayaan


No Aspek Teknik
1. Remedial a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang
capaian KD nya belum tuntas
b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui
remidial teaching (klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan
diakhiri dengan tes.
c. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3
kali tes remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial
dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis kembali.
2. Pengayaan a. Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan
diberikan pembelajaran pengayaan sebagai berikut:
- Siwa yang mencapai nilai
n(ketuntasan)  n  n(maksimum) diberikan materi masih
dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai
pengetahuan tambahan
- Siwa yang mencapai nilai n  n(maksimum) diberikan
materi melebihi cakupan KD dengan pendalaman sebagai
pengetahuan tambahan.

Mengetahui, Kudus, 7 Agustus 2017

Guru Mata Pelajaran Kimia, Praktikan,

Drs. Edy Jatmiko Nur Fitriani Sutarto


NIP 19640508 199403 1 009 NIM 4301414004
Tabel Kisi-kisi Soal

Kompetensi Dimensi
No Materi Indikator
Dasar Kognitif
1. 3.2 Menganalisis  Perkembangan 3.2.1.Memahami C2
perkembangan model atom perkembangan model
model atom atom

4 4.2 Mengolah dan  Teori atom dan 4.2.1 Mempresentasikan C4


menganalisis perkembangan hasil pengamatan
perkembangan model atom mengenai
model atom perkembangan model
atom
LAMPIRAN 1 (TES TERTULIS)

1. Sebutkan 4 postulat (asumsi) dari teori atom Dalton! (skor maksimal 20)

2. Jelaskan tentang teori atom Thomson beserta kelemahannya! (skor maksimal 10)

3. Jelaskan tentang teori atom Rutherford dan kelemahannya! (skor maksimal 25)

4. Sebutkan 4 postulat teori atom Bohr! (skor maksimal 20)

5. Jelaskan tentang teori atom mekanika kuantum! (skor maksimal 25)


LAMPIRAN 2 (KUNCI JAWABAN)

Jawaban:

1. Empat postulat teori atom Dalton yaitu:

a. Materi tersusun atas sejumlah partikel kecil yang tidak dapat dibagi lagi. Partikel itu
disebut atom.

b. Atom-atom suatu unsur identik dalam segala hal, baik volume, bentuk maupun
massanya dan berbeda dengan atom-atom penyusun unsur lain.

c. Dalam reaksi kimia terjadi penggabungan atau pemisahan atom, selanjutnya atom
itu ditata ulang untuk sehingga membentuk komposisi tertentu

d. Atom dapat bergabung dengan atom lain untuk membentuk suatu molekul dengan
angka perbandingan bulat sederhana
2. Menurut teori atom Thomson, atom terdiri atas materi bermuatan positif yang didalamnya
tersebar elektron seperti roti kismis. Kelemahan: tidak dapat menjelaskan susunan muatan
positif dan negatif dalam bola atom tersebut.

3. Secara sederhana, teori atom Rutherford dapat dijelaskan sebagai berikut:

a. Sebagian besar atom terdiri atas ruang hampa. Hal itu didasarkan pada hasil
eksperimennya yaitu sebagian besar partikel alfa diteruskan ketika dilewatkan pada
lempeng emas tipis

b. Partikel yang mengalami pembelokan adalah partikel alfa yang mendekati inti atom. Hal
itu disebabkan keduanya bermuatan positif.

c. Partikel yang dipantulkan adalah partikel alfa yang menabrak inti atom

4. Empat postulat teori atom Bohr:

a. Elektron mengelilingi inti atom pada orbit tertentu. Orbit itu merupakan lintasan gerak
stasioner mengelilingi inti dan berjarak tertentu dari inti.

b. Selama berada dalam lintasannya, energi elektron tetap sehingga tidak ada energi yang
diserap dan dipancarkan.

c. Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lainnya
dengan menyerap atau memancarkan energi

d. Lintasan stasioner elektron yang diperbolehkan memiliki momentum sudut kelipatan dari
h/(2x3,14)

5. Teori atom mekanika kuantum:

a. Atom terdiri atas inti atom (proton dan neutron) dan elektron mengelilinginya pada
orbital-orbital tertentu.
b. Orbital adalah suatu ruang disekitar inti yang merupakan tempat kebolehjadian elektron
ditemukan

c. Kedudukan elektron disekitar inti ditentukan dengan bilangan kuantum


LAMPIRAN 3 (LEMBAR OBSERVASI)

A. Petunjuk Umum
1. Instrumen penilaian sikap ini berupa Lembar Observasi. Sikap yang dikembangkan
pada Kompetensi Inti 2 di jenjang SMA/MA meliputi:
a. jujur
b. kreatif
c. disiplin
d. tanggung jawab
e. toleransi
f. gotong royong
g. santun
h. responsif
i. pro aktif
2. Instrumen ini diisi oleh guru yang mengajar peserta didik yang dinilai.
B. Petunjuk Pengisian
Secara periodik, misalnya 1 atau 2 minggu sekali guru melakukan penilaian sikap peserta
didik. Caranya, guru memberi tanda cek (√) pada kolom skor sesuai sikap yang
ditampilkan
oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut.
4 = selalu, apabila peserta didik selalu melakukan sesuai pernyataan.
3 = sering, apabila peserta didik sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang
kadang tidak melakukannya.
2 = kadang-kadang, apabila peserta didik kadang-kadang melakukan dan sering
tidak melakukannya.
1 = tidak pernah, apabila peserta didik tidak pernah melakukannya.
Guna memudahkan penilian, guru dapat membaca indikator tiap-tiap aspek sosial sebagai
berikut.
Tabel Daftar Deskripsi Indikator
Sikap dan Pengertian Indikator
1. Jujur  Tidak menyontek dalam mengerjakan
adalah perilaku dapat dipercaya ujian/ulangan
dalam perkataan, tindakan, dan  Tidak menjadi plagiat
pekerjaan. (mengambil/menyalin karya orang
lain tanpa menyebutkan sumber)
 Mengungkapkan perasaan apa adanya
 Menyerahkan kepada yang
berwenang barang yang ditemukan
 Membuat laporan berdasarkan data
atau informasi apa adanya
 Mengakui kesalahan atau kekurangan
yang dimiliki
2. Kreatif  Menghasilkan ide/karya inovatif yang
Kemampuan seseorang untuk dipublikasikan/dipasarkan.
melahirkan sesuatu yang baru,  Menghasilkan ide/karya inovatif
baik berupa gagasan maupun untuk kalangan sendiri/ skala kecil.
karya nyata, baik dalam bentuk  Memodifikasi dan menggabungkan
karya baru maupun kombinasi beberapa ide/karya untuk
dengan hal-hal yang sudah ada, menghasilkan gagasan/karya baru.
yang belum pernah ada  Mencoba membuat ide/karya dari
sebelumnya. contoh yang sudah ada.

3. Disiplin  Datang tepat waktu


adalah tindakan yang  Patuh pada tata tertib atau aturan
menunjukkan perilaku tertib dan bersama/ sekolah
patuh pada berbagai ketentuan  Mengerjakan/mengumpulkan tugas
dan peraturan. sesuai dengan waktu yang ditentukan
 Mengikuti kaidah berbahasa tulis
yang baik dan benar
4. Tanggung jawab  Melaksanakan tugas individu dengan
adalah sikap dan perilaku baik
seseorang untuk melaksanakan  Menerima resiko dari tindakan yang
tugas dan kewajibannya, yang dilakukan
seharusnya dia lakukan,  Tidak menyalahkan/menuduh orang
terhadap diri sendiri, lain tanpa bukti yang akurat
masyarakat, lingkungan (alam,  Mengembalikan barang yang
sosial dan budaya), negara dan dipinjam
Tuhan Yang Maha Esa  Mengakui dan meminta maaf atas
kesalahan yang dilakukan
 Menepati janji
 Tidak menyalahkan orang lain utk
kesalahan tindakan kita sendiri
 Melaksanakan apa yang pernah
dikatakan tanpa disuruh/diminta
5. Toleransi  Tidak mengganggu teman yang
adalah sikap dan tindakan yang berbeda pendapat
menghargai keberagaman latar  Menerima kesepakatan meskipun
belakang, pandangan, dan berbeda dengan pendapatnya
keyakinan  Dapat menerima kekurangan orang
lain
 Dapat mememaafkan kesalahan orang
lain
 Mampu dan mau bekerja sama
dengan siapa pun yang memiliki
keberagaman latar belakang,
pandangan, dan keyakinan
 Tidak memaksakan pendapat atau
keyakinan diri pada orang lain
 Kesediaan untuk belajar dari (terbuka
terhadap) keyakinan dan gagasan
orang lain agar dapat memahami
orang lain lebih baik
 Terbuka terhadap atau kesediaan
untuk menerima sesuatu yang baru
6. Gotong royong  Terlibat aktif dalam bekerja bakti
adalah bekerja bersama-sama membersihkan kelas atau sekolah
dengan orang lain untuk  Kesediaan melakukan tugas sesuai
mencapai tujuan bersama kesepakatan
dengan saling berbagi tugas dan  Bersedia membantu orang lain tanpa
tolong menolong secara ikhlas. mengharap imbalan
 Aktif dalam kerja kelompok
 Memusatkan perhatian pada tujuan
kelompok
 Tidak mendahulukan kepentingan
pribadi
 Mencari jalan untuk mengatasi
perbedaan pendapat/pikiran antara
diri sendiri dengan orang lain
 Mendorong orang lain untuk bekerja
sama demi mencapai tujuan bersama
7. Santun  Menghormati orang yang lebih tua.
adalah sikap baik dalam  Tidak berkata-kata kotor, kasar, dan
pergaulan baik dalam berbahasa takabur.
maupun bertingkah laku. Norma  Tidak meludah di sembarang tempat.
kesantunan bersifat relatif,  Tidak menyela pembicaraan pada
artinya yang dianggap waktu yang tidak tepat
baik/santun pada tempat dan  Mengucapkan terima kasih setelah
waktu tertentu bisa berbeda menerima bantuan orang lain
pada tempat dan waktu yang  Bersikap 3S (salam, senyum, sapa)
lain.
 Meminta ijin ketika akan memasuki
ruangan orang lain atau
menggunakan barang milik orang lain
 Memperlakukan orang lain
sebagaimana diri sendiri ingin
diperlakukan
8. Responsif  Tanggap terhadap kerepotan pihak
Adalah kesadaran akan tugas lain dan segera memberikan solusi
yang harus dilakukan dengan dan atau pertolongan
sungguh-sungguh. Kepekaan  Berperan aktif terhadap berbagai
yang tajam dalam menyikapi kegiatan sekolah dan/atau sosial
berbagai hal yang dihadapinya  Bergerak cepat dalam melaksanakan
dan kepahaman makna tugas/kegiatan
tanggungjawab yang harus  Berfikir lebih maju terhadap segala
dipikul adalah ciri utama hal
kepribadiannya

9. Pro aktif  Berinisiatif dalam bertindak terkait


Adalah sikap seseorang yang dengan tugas/pekerjaan atau social
mampu membuat pilihan dikala  Mampu memanfaatkan peluang yang
mendapatkan stimulus. ada
Seseorang yang bersikap  Memiliki motivasi untuk terus maju
proaktif mampu memberi jeda dan berkembang
antara datangnya stimulus  Fokus pada hal-hal yang
dengan keputusan untuk memungkinkan untuk diubah atau
memberi respon. Pada saat jeda diperbaik
tersebut seseorang yang proaktif
dapat membuat pilihan dan
mengambil respon yang
dipandang terbaik bagi dirinya.

C. Lembar Observasi
Kelas :X
Semester :1
Tahun Ajaran : 2017/2018
Periode Pengamatan : Tanggal … s.d. …

Rerata Skor
Jumlah

Nilai
Sikap

Nama

Tanggung Jawab

Santun
Disiplin
Jujur

Kreatif

Responsif
Proaktif
Toleransi
Gotong Royong
No. Peserta Keterangan
didik

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22
23

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

36

Guru Mata Pelajaran

Drs. Edy Jatmiko


NIP 19640508 199403 1 009
LAMPIRAN 4 (LEMBAR PENILAIAN DISKUSI)
LEMBAR KETERAMPILAN DISKUSI

No Nama Aspek Pengamatan Skor Rata-

Peserta Mengkomunikasikan Berkontribusi Mendengark Rata


Didik Pendapat (1-4) an
(1-4) (1-4)

Keterangan Skor :
1 = Kurang
2 = Cukup
3 = Baik
4 = Sangat Baik

Keterangan:
Mengkomunikasikan Pendapat
Kemampuan peserta didik untuk menyampaikan pendapat atau gagasan dengan
bahasa lisan secara efektif
Berkontribusi
Kemampuan peserta didik memberikan gagasan yang mendukung disaat kegiatan
diskusi maupun saat penarikan kesimpulan
Mendengarkan
Kemampuan peserta didik mendengarkan pendapat teman saat berbicara dan tidak
memotong pembicaraan teman.
PROGRAM REMIDIAL
SMA :
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran :
Ulangan Ke :
Hari/Tanggal Pelaksanaan :
Bentuk Soal : Jawaban singkat
Materi Ulangan (KD/Indikator) :
KKM Mata Pelajaran :
Kelas : X
Tanggal Rencana Ulangan ulang :

No soal yang
KD/Indikator
Nama Peserta Nilai dikerjakan
No yang Tidak Hasil
didik Ulangan dalam Tes
Tuntas
Ulang
1
2
Dst
32
PROGRAM PENGAYAAN

SMA :
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/ Semester : X/1
Tahun Pelajaran :
Ulangan Ke : 3
Hari /Tanggal Pelaksanaan :
Bentuk Soal : Pilihan Ganda
Materi Ulangan (KD/Indikator ) :
Rencana Program pengayaan :
KKM Mata Pelajaran :

Nama Peserta didik kelas Nilai


No Bentuk Pengayaan
XI IPA Ulangan
1
LAMPIRAN 2 : INSTRUMEN PENILAIAN
INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP(LEMBAR OBSERVASI)

D. Petunjuk Umum
3. Instrumen penilaian sikap ini berupa Lembar Observasi. Sikap yang dikembangkan
pada Kompetensi Inti 2 di jenjang SMA/MA meliputi:
j. jujur
k. kreatif
l. disiplin
m. tanggung jawab
n. toleransi
o. gotong royong
p. santun
q. responsif
r. pro aktif
4. Instrumen ini diisi oleh guru yang mengajar peserta didik yang dinilai.
E. Petunjuk Pengisian
Secara periodik, misalnya 1 atau 2 minggu sekali guru melakukan penilaian sikap peserta
didik. Caranya, guru memberi tanda cek (√) pada kolom skor sesuai sikap yang ditampilkan
oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut.
4 = selalu, apabila peserta didik selalu melakukan sesuai pernyataan.
3 = sering, apabila peserta didik sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang
kadang tidak melakukannya.
2 = kadang-kadang, apabila peserta didik kadang-kadang melakukan dan sering
tidak melakukannya.
1 = tidak pernah, apabila peserta didik tidak pernah melakukannya.
Guna memudahkan penilian, guru dapat membaca indikator tiap-tiap aspek sosial sebagai berikut.
Tabel Daftar Deskripsi Indikator
Sikap dan Pengertian Contoh Indikator
9. Jujur  Tidak menyontek dalam mengerjakan
adalah perilaku dapat dipercaya ujian/ulangan
dalam perkataan, tindakan, dan  Tidak menjadi plagiat
pekerjaan. (mengambil/menyalin karya orang
lain tanpa menyebutkan sumber)
 Mengungkapkan perasaan apa adanya
 Menyerahkan kepada yang
berwenang barang yang ditemukan
 Membuat laporan berdasarkan data
atau informasi apa adanya
 Mengakui kesalahan atau kekurangan
yang dimiliki
10. Kreatif  Menghasilkan ide/karya inovatif yang
Kemampuan seseorang untuk dipublikasikan/dipasarkan.
melahirkan sesuatu yang baru,  Menghasilkan ide/karya inovatif
baik berupa gagasan maupun
karya nyata, baik dalam bentuk untuk kalangan sendiri/ skala kecil.
karya baru maupun kombinasi  Memodifikasi dan menggabungkan
dengan hal-hal yang sudah ada, beberapa ide/karya untuk
yang belum pernah ada menghasilkan gagasan/karya baru.
sebelumnya.  Mencoba membuat ide/karya dari
contoh yang sudah ada.
11. Disiplin  Datang tepat waktu
adalah tindakan yang  Patuh pada tata tertib atau aturan
menunjukkan perilaku tertib dan bersama/ sekolah
patuh pada berbagai ketentuan  Mengerjakan/mengumpulkan tugas
dan peraturan. sesuai dengan waktu yang ditentukan
 Mengikuti kaidah berbahasa tulis
yang baik dan benar
12. Tanggung jawab  Melaksanakan tugas individu dengan
adalah sikap dan perilaku baik
seseorang untuk melaksanakan  Menerima resiko dari tindakan yang
tugas dan kewajibannya, yang dilakukan
seharusnya dia lakukan,  Tidak menyalahkan/menuduh orang
terhadap diri sendiri, lain tanpa bukti yang akurat
masyarakat, lingkungan (alam,  Mengembalikan barang yang
sosial dan budaya), negara dan dipinjam
Tuhan Yang Maha Esa  Mengakui dan meminta maaf atas
kesalahan yang dilakukan
 Menepati janji
 Tidak menyalahkan orang lain utk
kesalahan tindakan kita sendiri
 Melaksanakan apa yang pernah
dikatakan tanpa disuruh/diminta
13. Toleransi  Tidak mengganggu teman yang
adalah sikap dan tindakan yang berbeda pendapat
menghargai keberagaman latar  Menerima kesepakatan meskipun
belakang, pandangan, dan berbeda dengan pendapatnya
keyakinan  Dapat menerima kekurangan orang
lain
 Dapat mememaafkan kesalahan orang
lain
 Mampu dan mau bekerja sama
dengan siapa pun yang memiliki
keberagaman latar belakang,
pandangan, dan keyakinan
 Tidak memaksakan pendapat atau
keyakinan diri pada orang lain
 Kesediaan untuk belajar dari (terbuka
terhadap) keyakinan dan gagasan
orang lain agar dapat memahami
orang lain lebih baik
 Terbuka terhadap atau kesediaan
untuk menerima sesuatu yang baru
14. Gotong royong  Terlibat aktif dalam bekerja bakti
adalah bekerja bersama-sama membersihkan kelas atau sekolah
dengan orang lain untuk  Kesediaan melakukan tugas sesuai
mencapai tujuan bersama kesepakatan
dengan saling berbagi tugas dan  Bersedia membantu orang lain tanpa
tolong menolong secara ikhlas. mengharap imbalan
 Aktif dalam kerja kelompok
 Memusatkan perhatian pada tujuan
kelompok
 Tidak mendahulukan kepentingan
pribadi
 Mencari jalan untuk mengatasi
perbedaan pendapat/pikiran antara
diri sendiri dengan orang lain
 Mendorong orang lain untuk bekerja
sama demi mencapai tujuan bersama
15. Santun  Menghormati orang yang lebih tua.
adalah sikap baik dalam  Tidak berkata-kata kotor, kasar, dan
pergaulan baik dalam berbahasa takabur.
maupun bertingkah laku. Norma  Tidak meludah di sembarang tempat.
kesantunan bersifat relatif,  Tidak menyela pembicaraan pada
artinya yang dianggap waktu yang tidak tepat
baik/santun pada tempat dan  Mengucapkan terima kasih setelah
waktu tertentu bisa berbeda menerima bantuan orang lain
pada tempat dan waktu yang  Bersikap 3S (salam, senyum, sapa)
lain.
 Meminta ijin ketika akan memasuki
ruangan orang lain atau
menggunakan barang milik orang lain
 Memperlakukan orang lain
sebagaimana diri sendiri ingin
diperlakukan
16. Responsif  Tanggap terhadap kerepotan pihak
Adalah kesadaran akan tugas lain dan segera memberikan solusi
yang harus dilakukan dengan dan atau pertolongan
sungguh-sungguh. Kepekaan  Berperan aktif terhadap berbagai
yang tajam dalam menyikapi kegiatan sekolah dan/atau sosial
berbagai hal yang dihadapinya  Bergerak cepat dalam melaksanakan
dan kepahaman makna tugas/kegiatan
tanggungjawab yang harus  Berfikir lebih maju terhadap segala
dipikul adalah ciri utama hal
kepribadiannya

10. Pro aktif  Berinisiatif dalam bertindak terkait


Adalah sikap seseorang yang dengan tugas/pekerjaan atau social
mampu membuat pilihan dikala  Mampu memanfaatkan peluang yang
mendapatkan stimulus. ada
Seseorang yang bersikap  Memiliki motivasi untuk terus maju
proaktif mampu memberi jeda dan berkembang
antara datangnya stimulus  Fokus pada hal-hal yang
dengan keputusan untuk memungkinkan untuk diubah atau
memberi respon. Pada saat jeda diperbaik
tersebut seseorang yang proaktif
dapat membuat pilihan dan
mengambil respon yang
dipandang terbaik bagi dirinya.

F. Lembar Observasi
Kelas : ….
Semester : ….
Tahun Ajaran : ….
Periode Pengamatan : Tanggal … s.d. …

Jumlah
Rerata Skor
Nilai
Sikap

Nama
Disiplin
Kreatif

Proaktif
Tanggung Jawab

Gotong Royong
Santun
Jujur

Responsif
Toleransi
N
Peserta Keterangan
o.
didik

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

1
0.
ds
t

Guru Mata Pelajaran

___________________
NIP

LEMBAR PENILAIAN ANTAR PESERTA DIDIK


Petunjuk :
Berilah tanda cek ( ) pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh peserta
didik, dengan kriteria sebagai berikut :
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan
kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan
sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan
Nama penilai : Tidak diisi
Nama peserta didik yang dinilai : ..................................................
Kelas : ...............
Materi Pokok : ..................................................

No Aspek yang dinilai Skor


1 2 3 4
1 Tidak nyontek dalam mengerjakan
ujian/ulangan/tugas
2 Masuk kelas tepat waktu
3 Mengumpulkan tugas tepat waktu
4 Mengikuti praktikum sesuai dengan langkah yang
ditetapkan
5 Melaksanakan tugas individu dengan baik
6 Menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan
pendapatnya
7 Aktif dalam kerja kelompok
8 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
9 Menggunakan bahasa santun saat menyampaikan
pendapat
10 Menggunakan bahasa santun saat mengkritik
pendapat teman
11 Berani presentasi di depan kelas
12 Berani berpendapat, bertanya, atau menjawab
pertanyaan
13 Mengerjakan tugas yang diberikan
14 Tertib dalam mengikuti pembelajaran
15 Tidak melakukan plagiat (mengambil/menyalin
karya orang lain tanpa menyebutkan sumber)
dalam mengerjakan setiap tugas
16 Suka menolong teman/orang lain
17 Mengucapkan terima kasih setelah menerima
bantuan orang lain
18 Bersikap 3S (salam, senyum, sapa) saat bertemu
orang lain
19 Berpendapat atau melakukan kegiatan tanpa ragu-
ragu
20 Mampu membuat keputusan dengan cepat

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN

Kompetensi yang akan dinilai : pengetahuan


Bentuk Penilaian : Tes Tulis
Satuan Pendidikan : SMA atau MAN
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas/Semester/Tahun Pelajaran : X IPA / Ganjil /

Tabel Kisi-kisi Soal

Kompetensi Dimensi
No Materi Indikator
Dasar Kognitif
1. 3.2 Menganalisis  Perkembangan 3.2.1.Memahami C2
perkembangan model atom perkembangan model
model atom atom

4 4.2 Mengolah dan  Teori atom dan 4.2.1 Mempresentasikan C4


menganalisis perkembangan hasil pengamatan
perkembangan model atom mengenai
model atom perkembangan model
atom

SOAL UJI KOMPETENSI

6. Sebutkan 4 postulat (asumsi) dari teori atom Dalton!

7. Jelaskan tentang teori atom Thomson beserta kelemahannya!

8. Jelaskan tentang teori atom Rutherford dan kelemahannya!

9. Sebutkan 4 postulat teori atom Bohr!

10.Jelaskan tentang teori atom mekanika kuantum!

Jawaban:

2. empat postulat teori atom Dalton yaitu:

a. Materi tersusun atas sejumlah partikel kecil yang tidak dapat dibagi lagi. Partikel itu
disebut atom.

b. Atom-atom suatu unsur identik dalam segala hal, baik volume, bentuk maupun
massanya dan berbeda dengan atom-atom penyusun unsur lain.

c. Dalam reaksi kimia terjadi penggabungan atau pemisahan atom, selanjutnya atom
itu ditata ulang untuk sehingga membentuk komposisi tertentu

d. Atom dapat bergabung dengan atom lain untuk membentuk suatu molekul dengan
angka perbandingan bulat sederhana
6. Menurut teori atom Thomson, atom terdiri atas materi bermuatan positif yang didalamnya
tersebar elektron seperti roti kismis. Kelemahan: tidak dapat menjelaskan susunan muatan
positif dan negatif dalam bola atom tersebut.

7. Secara sederhana, teori atom Rutherford dapat dijelaskan sebagai berikut:

a. Sebagian besar atom terdiri atas ruang hampa. Hal itu didasarkan pada hasil
eksperimennya yaitu sebagian besar partikel alfa diteruskan ketika dilewatkan pada
lempeng emas tipis

b. Partikel yang mengalami pembelokan adalah partikel alfa yang mendekati inti atom. Hal
itu disebabkan keduanya bermuatan positif.

c. Partikel yang dipantulkan adalah partikel alfa yang menabrak inti atom

8. Empat postulat teori atom Bohr:

a. Elektron mengelilingi inti atom pada orbit tertentu. Orbit itu merupakan lintasan gerak
stasioner mengelilingi inti dan berjarak tertentu dari inti.

b. Selama berada dalam lintasannya, energi elektron tetap sehingga tidak ada energi yang
diserap dan dipancarkan.

c. Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lainnya
dengan menyerap atau memancarkan energi

d. Lintasan stasioner elektron yang diperbolehkan memiliki momentum sudut kelipatan dari
h/(2x3,14)

9. Teori atom mekanika kuantum:

a. Atom terdiri atas inti atom (proton dan neutron) dan elektron mengelilinginya pada
orbital-orbital tertentu.

b. Orbital adalah suatu ruang disekitar inti yang merupakan tempat kebolehjadian elektron
ditemukan

c. Kedudukan elektron disekitar inti ditentukan dengan bilangan kuantum


Pedoman penskoran:

Uraian Jawaban Skor

1. jawaban lengkap dan benar seluruhnya 100


2. jawaban lengkap dan benar sebagian besar 70 – 90
3. jawaban lengkap dan benar sebagian kecil 50 – 69
4. jawaban lengkap dan salah 30
5. tidak ada jawaban 0

Total skor

Nilai = (skor yang diperoleh/skor maksimal) x 100

SOAL DISKUSI
Diskusikan !
Pasangkan model atom dengan kelebihan dan kelemahan model atom berikut !

A B C D
Tabel Kelebihan dan Kelemahan Teori Atom
No. Model Atom Kelebihan Kelemahan

1. Membuat hipotesa bahwaModel tersebut tidak dapat


atom tersusun dari inti atommenerangkan mengapa elektron
dan elektron yangtidak pernah jatuh ke dalam inti
mengelilingi inti sesuai dengan teori fisika klasik

2. Membuktikan adanya partikelBelum dapat menerangkan


lain yang bermuatan negatifbagaimana susunan muatan positif
dalam atom. Berarti atomdalam bola dan jumlah elektron
bukan merupakan bagian
terkecil dari suatu unsur.
Selain itu juga memastikan
bahwa atom tersusun dari
partikel yang bermuatan
positif dan negatif untuk
membentuk atom netral. Juga
membuktikan bahwa elektron
terdapat dalam semua unsur
3. Mempu membuktikan adanyaHanya dapat menerangkan atom-
lintasan elektron untuk atomatom yang memiliki elektron
hidrogen tunggal seperti gas hidrogen, tetapi
tidak dapat menerangkan spektrum
warna dari atom-atom yang
memiliki banyak elektron
4. Mulai membangkitkan minatTidak menerangkan hubungan
terhadap penelitian mengenaiantara larutan senyawa dan daya
model atom hantar arus listrik, jika atom
merupakan bagian terkecil dari
suatu unsur dan tidak dapat dibagi
lagi
LEMBAR KETERAMPILAN DISKUSI

No Nama Aspek Pengamatan Skor Rata-

Peserta Mengkomunikasikan Berkontribusi Mendengark Rata


Didik Pendapat (1-4) an
(1-4) (1-4)

Keterangan Skor :
1 = Kurang
2 = Cukup
3 = Baik
4 = Sangat Baik

Keterangan:
Mengkomunikasikan Pendapat
Kemampuan peserta didik untuk menyampaikan pendapat atau gagasan
dengan bahasa lisan secara efektif
Berkontribusi
Kemampuan peserta didik memberikan gagasan yang mendukung disaat
kegiatan diskusi maupun saat penarikan kesimpulan
Mendengarkan
Kemampuan peserta didik mendengarkan pendapat teman saat berbicara dan
tidak memotong pembicaraan teman.

Instrumen Penilaian Proyek


Mata Pelajaran :

Nama Proyek :

Alokasi Waktu :

Guru Pembimbing:

Nama Anggota :

NIS :

Kelas :

No. ASPEK SKOR (1 - 5)


1 PERENCANAAN :
a. Persiapan
b. Rumusan Judul
2 PELAKSANAAN :
a. Sistematika Penulisan
b. Keakuratan Sumber Data / Informasi
c. Kuantitas Sumber Data
d. Analisis Data
e. Penarikan Kesimpulan
3 LAPORAN PROYEK :
a. Performans
b. Presentasi / Penguasaan
TOTAL SKOR

Instrumen Penilaian Produk


Mata Ajar :

Nama Proyek :

Alokasi Waktu :

Nama Anggota :

Kelas/SMT :

No. Tahapan Skor ( 1 – 5 )*


1 Tahap Perencanaan Bahan
2 Tahap Proses Pembuatan
a. Persiapan Alat dan Bahan
b. Teknik Pengolahan
c. K3 (Keselamatan kerja, Keamanan dan
Kebersihan)
3 Tahap Akhir (Hasil Produk)
a. Bentuk Fisik
b. Inovasi
TOTAL
SKOR

Catatan :

*) Skor diberikan dengan rentang skor 1 sampai dengan 5, dengan ketentuan semakin
lengkap jawaban dan ketepatan dalam proses pembuatan maka semakin tinggi nilainya.