Anda di halaman 1dari 7

A.

GINJAL
Penyakit yang berhubungan dengan ginjal :
1. Gagal Ginjal (Uremia)
a). Penyebab : - Tubuh mengalami kekurangan cairan atau darah
- Kebocoran yang terjadi pada neforn
- Peningkatan kadar urea di dalam darah
b). Cara Mencegah : - Mengurangi asupan garam
- Minum banyak air setiap hari
- Olahraga rutin
- Mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat
c). Cara Mengobati : - Memperbaiki aliran darah ke ginjal (Prerenal)
- Mengangkat sumbatan pada saluran kemih penderita (Postrenal)
- Cuci darah (Dialisis) atau cangkok ginjal (Transplantasi)
2. Radang Ginjal (Nefritis)
a). Penyebab : - Infeksi (bakteri atau virus)
- Tekanan darah tinggi, diabetes, gagal ginjal kronis
- Pengaruh obat obatan
b). Cara Mencegah : - Hindari mengonsumsi obat obatan yang memicu kondisi
interstitial nephritis
- Berhenti merokok dan meminimalisir konsumsi air
serta garam
c). Cara mengobati : - Mengonsumsi obat obatan yang dianjurkan oleh dokter
- Mengontrol tekanan darah dan kadar gula dalam darah
3. Batu Ginjal
a). Penyebab : - Kurang minum air putih
- Mengalami obesitas
- Riwayat kesehatan keluarga
b). Cara mencegah : - Minum air putih secukupnya setiap hari
- Membatasi mengonsumsi makanan, minuman, atau
suplemen yang mengandung zat zat yang berpotensi
menyebabkan terbentuknya batu ginjal
c). Cara mengobati : - Energy laser, ultrasound, atau operasi
- Mengomsumsi obat yang dianjurkan oleh dokter
- Minum air putih sesuai takaran yang disarankan
4. Hematuria
a). Penyebab : - Iritasi yang disebabkan oleh gesekan batu ginjal
- Terjadi peradangan pada organ uretra
- Pembengkakan kelenjar prostat
- Olahraga secara berlebihan
b). Cara mencegah : - Olahraga secara teratur
- Minum air putih dalam jumlah yang mencukupi
- Hentikan kebiasaan merokok
c). Cara mengobati : - Memberikan antibiotic untuk mengobati infeksi

- Mengomsumsi obat untuk meredakan pembengkakan


prostat
- Melakukan shock wave theraphy atau terapi gelombang
kejut
5. Infeksi Ginjal (Pielonefritis)
a). Penyebab : - Infeksi oleh bakteri pada pelvis ginjal
- Bakteri atau virus yang menginfeksi urin dan mencapai ginjal
dengan melalui ureter atau dari aliran darah
b). Cara mencegah : - Tidak menahan ketika ingin uang air kecil
- Mengonsumsi air yang cukup
c). Cara mengobati : - Memberikan obat obatan dan cairan melalui vena jika
terjadi dehidrasi
- Memberikan antibiotic dengan dosis rendah
- Shock wave lithotripsy, laser, atau pembedahan
6. Polisistik
a). Penyebab : - Kelainan gen yang dapat diturunkan orangtua ke anak
- Mutasi genetik
b). Cara mencegah : - Menjaga tekanan darah
- Mengurangi konsumsi garam
c). Cara mengobati : - Memberikan obat intuk mengurangi rasa sakit,
antibiotic untuk mengobati infeksi, diuretic untuk
menghilangkan kelebihan cairan dan operasi untuk
mengeringkan kista
7. Albuminuria
a). Penyebab : - Gangguan sistem kekebalan tubuh
- Peningkatan produksi protein di dalam tubuh
- Riwayat keluarga penyakit ginjal
- Diabetes dan tekanan darah tinggi
b). Cara mencegah : - Batasi diet garam dan protein
- Kendalikan kadar tekanan darah
- Hindari memenuhi asupan gizi tertentu
c). Cara mengobati : - Mengontrol glukosa darah atau gula darah, dan tekanan
darah
- Mengikuti rencana makanan yang sehat
- Melakukan olahraga atau latihan yang direkomendasikan
oleh dokter
8. Kencing Manis (Glukosuria)
a). Penyebab : - Mengonsumsi makan yang berkadar gula tinggi
- Tekanan intracranial
- Penyakit hari
b). Cara mencegah : - Tidak mengonsumsi zat gula secara berlebihan
c). Cara mengobati : - Melakukan pengobatan terhadap diabetes,
hipertiroidisme dan melakikan ginjal dan mengonsumsi obat

9. Sistitis
a). Penyebab : - Pengobatan radiasi di daerah panggul
- Penggunaan kateter jangka panjang
- Komplikasi dari gangguan lain
b). Cara mencegah : - Menjaga kebersihan daerah sekitar genetalia
- Jangan terlalu sering menahan BAK
c). Cara mengobati : - Menggunakan obat antibiotic
- Melakukan terapi

B.HATI
Penyakit yang berhubungan dengan hati :
1. Hepatitis
a). Penyebab : - Sering mengonsumsi makanan mentah
- Kekurangan ketersediaan air bersih dan lingkungan kotor
- Berkontak langsung dengan penderita hepatitis
b). Cara mencegah : - Melakukan vaksinisasi hepatitis
- Menerapkan perilaku hidup bersih
- Menjaga kebersihan makanan dan alat makan
c). Cara mengobati : - Mengistirahatkan tubuh, agar system kekebalan tubuh dapat
memerangi infeksi
- Mengurangi pemberian obat atau makanan yang memicu kerja
hati
- Memberikan asupan nutrisi yang tepat
2. Sirosis
a). Penyebab : - Mengonsumsi minuman keras secara berlebihan
- Penyakit keturunan
- Sindrom budd- chiari (kondisi ketika darah menggumpal)
b). Cara mencegah : - Membatasi konsumsi minuman keras
- Melindungi diri dari hepatitis
- Menu makan sehat
- Berolahraga secara teratur
c). Cara mengobati : - Menggunakan krim untuk mengatasi gatal yang muncul
- Mengonsumsi makanan yang rendah sodium
- Menggunakan tablet untuk menurunkan hipertensi di
pembuluh darah
3. Kanker Hati
a). Penyebab : - Infeksi virus hepatitis B dan C akibat minuman keras
b). Cara mencegah : - Pola makan sehat
- Menghindari diri dari obesitas degan cara berolahraga secara
teratur
- Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur
c). Cara mengobati : - Operasi (mengambil bagian organ hati yang terkena kangker)
- Transplantasi hati (menggati organ hati dengan yang baru)

4. Perlemakan Hati (Steatohepatitis)


a). Penyebab : - Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan

- Efek samping obat obatan


- Kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah dan faktor keturunan
b). Cara mencegah : - Menjaga berat badan
- Berolahraga secara rutin
- Mengonsumsi makanan sehat seperti gandum, sayuran, buah buahan
c). Cara mengobati : - Mengurangi konsumsi minuman keras
- Mengendalikan kadar gula dalam tubuh
- Mengonsumsi ayam dan ikan sebagai pengganti daging merah
5. Hemochromatosis
a). Penyebab : - Penimbunan zat besi yang parah
- Sering melakukan transfuse darah
b). Cara mencegah : - Mengatur pola makan
c). Cara mengobati : - Mengeluarkan zat besi berlebihan dari dalam tubuh
- Mengonsumsi obat dari dokter
6. Abses hati
a). Penyebab : - Bakteri sebagai penyebab abses hati, terutama Escherichia Coli dan
Klebsiella Pneumoniae
b). Cara mencegah : - Cuci tangan sebelum makan
- Check up rutin ke dokter
c). Cara mengobati : - Membuang nanah dengan antibiotic
- Minum ainti biotic sesuai petunjuk

C.PARU PARU (Pulmo)


Penyakit yang berhubungan dengan paru paru :
1. Bronkitis
a). Penyebab : - Kebiasaan merokok
- Disebabkan oleh virus dan sebagian besar di antaranya disebabkan
oleh virus juga menyebabkan pilek dan flu
b). Cara mencegah : - Hindari mngonsumsi obat batuk
- Minum banyak air
c). Cara mengobati : - Banyak istirahat
- Berhenti merokok dan menghindari asap
2. TBC (Tuberculosis)
a). Penyebab : - Menggunakan obat obat terlarang
- Orang yang kecanduan minuman keras
b). Cara mencegah : - Menutup mulut saat bersin, batuk, dan tertawa
- Tidak membuang dahak atau ludah sembarangan
c). Cara mengobati : - Memberikan antibiotic yang harus di habiskan oleh pengidap
TBC selama jangka waktu tertentu sesuai resep dokter
3. Pneumonia
a). Penyebab : - System kekebalan tubuh yang menurun
b). Cara mencegah : - Menjalani vaksinasi
- Menjaga system kekebalan tubuh
- Menjaga kebersihan
c). Cara mengobati : - Mengonsumsi analgesic
- Berhenti merokok
- Menghindari konsumsi obat batuk
4. Asma
a). Penyebab : - Infeksi paru paru dan saluran napas
- Faktor kondisi cuaca
- Stress dan emosi yang berlebihan
b). Cara mencegah : - Menjaga pola hidup
c). Cara mengobati : - Mengonsumsi obat obatan yang dianjurkan dokter
5 .PPOK (Paru paru obstruktif kronik)
a). Penyebab : - Keracunan gas atau zat kimia
- Rendahnya kadar oksigen
- Kurangnya aliran darah menuju organ tertentu
b). Cara mencegah : - Menghinari kondisi yang menurunkan kadar oksigen atau
memerikan pasokan oksigen
c). Cara mengobati : - Memasok oksigen ke dalam tubuh
- Membuat saluran udara mekanis untuk menyalurkan oksigen
dengan baik
6. Emfisema
a). Penyebab : - Asap rokok yang masuk ke paru paru
- Polusi udara
- Faktor usia atau kekurangan zat alpha-1-antitypsin
b). Cara mencegah : - Melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, tes fungsi paru paru
c). Cara mengobati : - Mengonsumsi obat dari doktr
- Melakukan terapi
7. Kanker paru paru
a). Penyebab : - Merokok (baik perokok aktif dan perokok passif )
- Polusi udara
- Pajanan di tempat kerja, radiasi.
b). Cara mencegah : - Jangan merokok dan hindari menjadi perokok pasif
- Pilihan menu makanan yang sehat
- Berolah raga secara teratur
c). Cara mengobati : - Operasi pengangkatan kanker paru paru
- Radioterapi, kemoterapi, terapi fotodinamik, terapi biolog

D. KULIT
Penyakit yang berhubungan dengan kulit :
1. Bisul
a). Penyebab : - Kebersihan yang tidak terjaga
- Memiliki system kekebalan tubuh yang lemah
- Mengalami masalah kulit
b). Cara mencegah : - Menjaga kebersihan
- Berolahraga secara teratur agar lebih sehat.
c). Cara mengobati : - Mengompres bisul dengann air hangat
- Bersihkan bisul yang pecah dengan kainkasa beserta alkohol

2. Kurap
a). Penyebab : - Jamur dermatofit atau jamur yang dapat bertahan hidup di kulit
b). Cara mencegah : - Mandi dan keramas secara teratur
- Menjaga kebersihan kuku
- Rutin mencuci pakaian, handuk dan seprai
c). Cara mengobati : - Mengenakan pakaian yang longgar
- Membersihkan bagian yang terinfeksi
3. Kudis
a). Penyebab : - Penyusupan tungau kecil dalam lapisan kulit luar yang akan
menimbulkan ruam kulit yang sangat gatal dan dapat menimbulkan
keropeng
b). Cara mencegah : - Menjaga kebersihan hewan peliharaan dan menghindari
kontak dengan hewan liar
c). Cara mengobati : - Memberikan obat dalam bentuk losion atau krim yang
dianjurkan oleh dokter
4. Herpes
a). Penyebab : - Penularan virus herpes simpleks atau HSV yang umumnya
ditularkan melalui hubungan seks vagina, oral, dan anal.
- Kontak langsung dengan pasangan yang terinfeksi oleh HSV
b). Cara mencegah : - Disarankan untuk tidak berhubungan seksual ketika sedang
memiliki luka yang terbuka
c). Cara mengobati : - Memberikan obat obatan antivirus seperti asiklovir,
famsiklovir, dan valasisklovir yang berfungsi mencagah virus
agar tidak menggandakan diri
- Bersihkan luka atau tukak agar tidak terjadi infeksi
5. Campak
a). Penyebab : - Infeksi virus yang ditandai dengan munculnya ruam di seluruh tubuh
dan sangat menular
b). Cara mencegah : - Imunisasi sejak kecil
c). Cara mengobati : - Meningkatkan asupan cairan
- Mengendalikan demam dan mengurangi rasa sakit
- Mengonsumsi obat obatan saat dan setelah campak menyerang
6. Cacar air
a). Penyebab : - Belum menerima vaksin cacar air
- Memiliki system kekebalan tubuh yang lemah
- Belum pernah terkena cacar air
b). Cara mencegah : - Mencuci tangan sesering mungkin
- Menggunakan cairan pembasmi kuman
- Pemberian vaksin cacar air
c). Cara mengobati : - Banyak minum air putih dan hindari makanan yang dapat
membuat mulut sakit
- Jangan menggaruk bintil cacar
- Kenakan pakaian berbahan lembut
7. Panu
a). Penyebab : - Memiliki jenis kulit berminyak
- Tinggal didaerah lembab
- Mengalami perubahan hormon
b). Cara mencegah : - Memakai pakaian dengan bahan berserat alami
- Hindari pakaian yang terlalu ketat
c). Cara mengobati : - Mengobati panu dengan tablet antijamur
- Menggunakan shampo antijamur