Anda di halaman 1dari 2

Analisis Frekuensi Motor DC

Listing:

%inisialisasi besaran

J

= 0.01;

b

= 0.1;

K

= 0.01;

R

= 1;

L

= 0.5;

s

= tf('s');

%fungsi transfer P_motor = K/((J*s+b)*(L*s+R)+K^2) num=[K] den=[J*L (J*R)+(b*L) b*R+K^2]

%grafik analisis frekuensi

figure;

rlocus(num,den)

figure;

bode(num,den)

figure;

nyquist(num,den)

Tampilan:

Nama: Naufal Hilmi F NPM: 140310150051 Tugas Sistem Kendali

figure; bode(num,den) figure; nyquist(num,den) Tampilan: Nama: Naufal Hilmi F NPM: 140310150051 Tugas Sistem Kendali
Nama: Naufal Hilmi F NPM: 140310150051 Tugas Sistem Kendali Analisa: Untuk dapat melihat respon frekuensi
Nama: Naufal Hilmi F NPM: 140310150051 Tugas Sistem Kendali Analisa: Untuk dapat melihat respon frekuensi

Nama: Naufal Hilmi F NPM: 140310150051 Tugas Sistem Kendali

Nama: Naufal Hilmi F NPM: 140310150051 Tugas Sistem Kendali Analisa: Untuk dapat melihat respon frekuensi dari

Analisa:

Untuk dapat melihat respon frekuensi dari suatu system dapat digunakan beberapa metode, antara lain root locus, diagram Bode, dan diagram Nyquist. Pada program untuk dapat membuat ketiga buah grafik tersebut digunakan fungsi “rlocus” untuk membuat grafik root locus, fungsi “bode” untuk membuat diagram Bode, dan fungsi “Nyquist” untuk membuat diagram Nyquist. Pada grafik pertama yaitu root locus dapat terlihat bahwa grafik berbentuk + dengan titik potong =x= -6 dan y=0 yang menyatakan bahwa grafik berada di sebelah kiri dari sumbu imajiner yang berarti system dalam kondisi yang stabil. Selanjutnya pada diagram bode terlihat pada frekuensi 1 rad/s magnitudenya masih tetap tetapi ketika frekuensi sudah lebih dari 1 rad/s maka magnitude akan dilemahkan. Lalu, untuk besar perbedaan fasa terlihat bahwa semakin besar frekuensi maka perbedaan fasa akan semakin besar, terlihat bahwa pada frekuensi 0.1rad/s pun sudah terdapat perbedaan fasa meskipun kecil. Pada diagram Nyquist terlihat bahwa arah dari grafik berlawanan dengan arah jarum jam yang mana hal ini menyatakan bahwa output dari system ini memiliki frekuensi yang fasanya tertinggal dibandingkan dengan inputnya.