Anda di halaman 1dari 28

KASUS

Ny.M (45 tahun) istri dari Tn.A (50 tahun) mempunyai dua orang anak An.R (16 tahun) seorang laki-laki bersekolah di SMP
dan anak kedua, An.A (8 tahun) perempuan, bersekolah di SD. Dalam keluarga Tn.A salah satu anggota keluarga, yaitu Ny.M istri
Tn.A menderita penyakit Hipertensi pasien nampak lemas dan mengeluh pusing. Dua tahun yang lalu pasien pernah MRS karena
pingsan dan di diagnosa penyakit yang sama dan dulu ibu Ny.M juga memiliki riwayat penyakit yang sama. Untuk mengatasi masalah
tersebut, keluarga Tn.A hanya membiarkan saja di rumah karena menurutnya masih bisa di tangani dirumah, dan keluarga merawat
Ny.M sendiri dengan berbekal pengetahuan seadanya, keluarga hanya membantu dalam memenuhi aktifitas sehari-hari Ny.M keluarga
Tn.A termasuk keluarga yang kurang memperhatikan kesehatan, meskipun mereka mengaku pernah ke dokter tapi jika hanya ada
keadaan yang sangat berbahaya dan keluarga Tn.A juga jarang memeriksakan tekanan darah Ny.M meskipun pernah ada riwayat MRS
karena Hipertensi sebelumnya.

PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

A. DATA UMUM KELUARGA


a. Nama kepala keluarga : Tn. A
b. Umur : 50 Tahun
c. Agama : Islam
d. Pendidikan : SMP
e. Pekerjaan : Wiraswasta
f. Suku / Bangsa : Gorontalo / Indonesia
g. Alamat : Bonepantai, Kab. Bone Bolango
h. Komposisi keluarga :
No NAMA UMUR SEX TGL LAHIR PENDIDIKAN PEKERJAAN KET

1. Tn. A 50 thn L 23/03/1966 SMA Wiraswasta

2. Ny. M 45 thn P 05/05/1971 SMP IRT

3. An. R 16 thn L 14/05/2000 SMP Pelajar

4. An. A 8 thn P 19/02/2008 SD Pelajar

i. Tipe keluarga : Keluarga terdiri dari Tn.A, Ny.M dan kedua anak kandung

j. Genogram :
Keterangan :
: Perempuan
: Laki-Laki
: Pasien
: Meninggal
: Menikah
: Keturunan
: Tinggal Serumah

k. Sifat Keluarga
1). Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan dalam keluarga diambil oleh kepala keluarga
2). Kebiasaan Hidup Sehari-hari
a) Kebiasaan tidur / istirahat
Keluarga mereka tidur/istirahat dirumah mereka sendiri.

b) Kebiasaan rekreasi
Anak-anak mereka biasanya menghabiskan waktu liburannya dengan bermain dengan teman sebayanya dan menonton TV dirumah.
c) Kebiasaan makan keluarga
Keluarga biasanya makan bersama keluarga di rumahnya sendiri

l. Status Sosial Ekonomi Keluarga


Penghasilan keluarga kurang lebih 700.000/bln itupun jika Tn.A dapat tawaran pekerjaan, sedangkan Ny.M merupakan ibu rumah
tangga . Tn.A mengatakan penghasilan yang mereka dapat lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap hari dan untuk
membiayai kedua orang anaknya yang masih sekolah.
m. Suku (kebiasaan kesehatan terkait suku bangsa)
Keluarga mereka tidak terlalu menggunakan pengobatan tradisional terkait dengan suku dan kepercayaan.
n. Agama (kebiasaan kesehatan terkait agama)
Karena keluarga mereka beragama islam, mereka lebih memilih pergi ke dokter dalam urusan kesehatan.
B. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA
a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga berada pada tahap perkembangan keluarga dengan anak usia sekolah.
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tidak ditemukannya tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi.anak pertama berusia 13 th dan yang kedua berusia 6
th masih bersekolah masing-masing SMP dan SD. Tn. A dan Ny.M mengatakan komunikasi dengan anak-anaknya bersifat terbuka
dan masing-masing anak tahu akan tugas dan kewajibannya sebagai anak.
c. Riwayat keluarga inti
Ny.M mengatakan mempunyai riwayat penyakit keturunan yaitu darah tinggi karena ayah Ny.M juga mengalami tekanan darah
tinggi dan terkena stoke ringan yang telah meninggal 4 tahun yang lalu.
d. Riwayat keluarga sebelumnya (pihak istri dan suami)
Ny.M juga pernah MRS karena kolestrol yang tinggi sekitar dua tahun yang lalu, sedangkan Tn.A dan kedua anaknya tidak pernah
mengalami penyakit yang parah. (sembuh dengan obat yang dibeli di Apotik).
C. LINGKUNGAN
a. Karakteristik rumah (tipe, ukuran, jumlah ruangan)
Luas rumah 55 m2 dengan panjang 11 m dan lebar 5 m terdiri dari dua kamar tidur, satu ruang tamu, satu ruang keluarga, satu dapur
dan merupakan rumah permanent dan milik sendiri.
b. Ventilasi dan penerangan
Setiap ruangan memiliki jendela sehingga sirkulasi udaranya cukup baik. Lantai rumah terbuat dari keramik sehingga tampak bersih
dan penerangannya juga cukup baik.
c. Persediaan air bersih
Sumber air di ambil dari air PDAM .
d. Pembuangan sampah
Dibelakang rumah terdapat Bois dan Pantai sehingga itu menjadi tempat pembuangan sampah
e. Pembuangan air limbah
Pembuangan saluran air dibuatkan pipa menuju belakang rumah yang berdekatan dengan septitank kira-kira 10 m dari jarak belakang
rumah.
f. Jamban / WC (tipe, jarak dari sumber air)
WC yang dipakai merupakan WC Umum yang terletak di sebelah rumah mereka, dan juga terdapat sumur di tempat tersebut.
g.

DAPUR
Ruang Keluarga

Ruang Tamu

Denah rumah
Kamar 1

WC / Kamar Mandi Umum

Kamar 2

h. Lingkungan sekitar rumah


Lingkungan sekitar rumah tergolong baik dan bersih untuk kesehatan
i. Sarana komunikasi dan transportasi
Keluarga ini mempunyai alat komunikasi berupa HP (HandPhone) dan transportasi berupa 1 buah sepeda motor.
j. Fasilitas hiburan (TV, radio, dll.)
Fasilitas hiburan terdiri dari TV, Radio, dan juga Speaker Audio.
k. Fasilitas pelayanan kesehatan
Fasilitas pelayanan kesehatan menggunakan BPJS Kesehatan.

D. SOSIAL
a. Karakteristik tetangga dan komunitas
Keluarga Ny.M bertetangga dengan beberapa keluarga, satu pegawai negeri sipil. Semua tetangga Ny.M beragama islam dan bersuku
Gorontalo sehingga tampak ramai dan komunikasi mereka cukup baik.
b. Mobilitas geografis keluarga
Semenjak menikah sampai sekarang Ny.M dan Tn.A tidak pernah bepindah-pindah tempat, karena anak-anaknya beraktivitas dan
bersekolah di daerah tersebut.
c. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga Tn. A tergolong anggota masyarakat yang aktif dalam mengikuti musyawarah dan kerja bakti yang diadakan di masyarakat.
Serta dapat berinteraksi dengan baik.
d. Sistem pendukung keluarga
Selama Ny.M sakit Tn.A dan anak-anaknya yang merawat, kadang-kadang saudara Ny.M dan Tn.A juga membantu serta mencarikan
pengobatan baik alternatif maupun secara medis (puskesmas,dokter serta layanan kesehatan yang mendukung). Terdapat dokter desa
yag letaknya sekitar 50 m dari rumah Ny.M dan puskesmas yang letaknya cukup jauh yaitu 2 km dari rumah sehingga keluarga lebih
memilih ke dokter desa.
E. STRUKTUR KELUARGA
a. Pola Komunikasi Keluarga
Keluaga Ny.M dan Tn.A melakukan komunikasi secara terbuka, sehingga anak-anaknya dapat memberi masukan tentang suatu hal
kepada mereka tanpa mengurangi rasa hormat terhadap orang tua. Ny.M adalah ibu yang santai yang jarang memarahi anak-anknya
tapi Tn.A sangat tegas tehadap anak-anaknya dan tak segan memarahi ana-anaknya ketika mereka salah.
b. Struktur Kekuatan Keluarga
Kekuatan keluarga mereka yaitu dari masing-masing anggota keluarga itu sendiri
c. Struktur Peran (formal dan informal)
 Tn.A sebagai kepala keluarga bertanggung jawab dalam mengatur rumah tangga
 Ny.M sebagai istri yang bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga
 An.R sebagai anak pertama sekolah di SMP kelas 3
 An.A sebagai anak kedua sekolah di SD kelas 4
d. Nilai dan Norma Keluarga
Tidak ada nilai dan norma dalam keluarga yang dapat mempengaruhi penyakit menurut mereka. Ny.M sakit memang karena
disebabkan oleh suatu penyakit bukan karena hal-hal tertentu. Sehingga mereka lebih memilih untuk memeriksakan kesehatannya ke
dokter atau dengan obat-obat tradisional.
F. FUNGSI KELUARGA
a. Fungsi afektif
Ny.M dan Tn.A menganggap anaknya sudah tumbuh menjadi anak-anak yang baik dan saling menghormati dalam keluarga, meskipun
kadang-kadang ada pertengkaran kecil antara anak-anak mereka dikarenakan hal yang sepele tapi dengan cepat mereka juga berbaikan
lagi.
b. Fungsi sosialisasi
Keluarga mereka semua muslim sehingga mereka aktif dengan kegiatan keagamaan meskipun tidak mengikuti organisasi.
c. Fungsi perawatan kesehatan
Penapisan masalah berdasarkan 5 tugas perawatan kesehatan:
1). Mengenal masalah kesehatan
Keluarga mengatakan bahwa sakit yang dialami Ny. M adalah tekanan darah tinggi. Keluarga tahu makanan yang
berpantangan dengan tekanan darah tinggi. Ny. M jarang memeriksakan tekanan darahnya ke puskesmas
2). Memutuskan untuk merawat
Jika ada keluarga yang sakit maka biasanya keluarga membelikan obat di warung.
3). Mampu merawat
Keluarga jarang memperingatkan Ny.M untuk sering periksa kepuskesmas karena Ny. M selalu mengatakan tidak merasakan
apa - apa.
4). Modifikasi lingkungan
Keluarga mengetahui tentang upaya pencegahan penyakit yaitu dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan menghindari
penyebab terjadinya penyakit.
5). Memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada
Keluarga menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan apabila ada anggota keluarga yang sakit namun dirasa tidak bisa lagi
dirawat di rumah keluarga dapat dengan mudah menjangkau fasilitas kesehatan karena berdekatan dengan rumah ±500m.
Keluarga belum mampu memanfaatkan fasilitas yang ada karena merasa keadaan Ny.M tidak terlalu buruk dan masih dapat
ditangani di rumah

c. Fungsi reproduksi
Ny.M dan Tn.A mengatakan tidak ingin mempunyai anak lagi mereka sudah bersyukur mempunyai dua orang anak yang baik-
baik, Ny.M masih mengikuti program KB dikarenakan masih haid dan melakukan hubungan suami istri. Mereka sepakat untuk
membesarkan anaknya dengan baik dan memberi pendidikan yang baik.
d. Fungsi ekonomi
Keluarga mengatakan kondisi keluarga mereka tetap stabil meskipun Ny.M sakit dan Tn.A jarang bekerja karena mereka mempunyai
tabungan keluarga yang dapat digunakan kapan saja.
G. STRESS DAN KOPING KELUARGA
a. Stressor jangka pendek dan jangka panjang
1). Stresor jangka pendek
Sejak 3 minggu yang lalu Ny.M sakit dia semakin cemas karena memikirkan keadaanya.
2). Stresor jangka panjang
Anak-anaknya masih membutuhkan biaya untuk masa depan, sedangkan Tn.A hanya bisa bersabar dan berusaha semaksimal mungkin
untuk kesembuhan istrinya.
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi atau stressor
Keluarga berharap anak-anaknya dapat menjalani sekolahnya dengan baik dan kelak menjadi anak yang berguna.

c. Strategi koping yang digunakan


Keluarga Ny.M dan suami selalu membicarakan masalah keluarga bersama dan sesekali bersama anak-anaknya jika membicarakan
tentang harapan-harapan mereka terhadap anaknya.
d. Strategi adaptasi disfungsional
Tidak pernah terdapat perselisihan antar anggota keluarga dalam mengambil suatu keputusan.
H. PEMERIKSAAN FISIK KELUARGA (format menyesuaikan keluarga binaan)
No Pemeriksaan Tn. A Ny.M An.R An.A

Fisik

1. Kepala Simetris, rambut Simetris,tidak ada Simetris, rambut Simetris, rambut


berwarna hitam, ketombe,Rambut berwarna hitam, berwarna hitam,
tidak ada ketombe. sedikit kusut tidak ada ketombe. tidak ada ketombe.

2. Leher leher tidak nampak leher tidak nampak leher tidak nampak leher tidak nampak
adanya adanya adanya adanya
peningkatan peningkatan peningkatan peningkatan
tekanan vena tekanan vena tekanan vena tekanan vena
jugularis dan arteri jugularis dan arteri jugularis dan arteri jugularis dan arteri
carotis, tidak carotis, tidak carotis, tidak carotis, tidak
teraba adanya teraba adanya teraba adanya teraba adanya
pembesaran pembesaran pembesaran pembesaran
kelenjar tiroid kelenjar tiroid kelenjar tiroid kelenjar tiroid
(struma). (struma). (struma). (struma).

3. Mata Konjungtiva tidak Konjungtiva tidak Konjungtiva tidak Konjungtiva tidak


terlihat anemis, terlihat anemis, terlihat anemis, terlihat anemis,
tidak ada katarak, tidak ada katarak, tidak ada katarak, tidak ada katarak,
penglihatan jelas penglihatan jelas penglihatan jelas penglihatan jelas
4. Telinga Simetris, keadaan Simetris, keadaan Simetris, keadaan Simetris, keadaan
bersih,Fungsi bersih,Fungsi bersih,Fungsi bersih,Fungsi
pendengaran baik pendengaran baik pendengaran baik pendengaran baik

5. Hidung Simetris,keadaan Simetris,keadaan Simetris,keadaan Simetris,keadaan


bersih,Tidak ada bersih,Tidak ada bersih,Tidak ada bersih,Tidak ada
kelainan yang kelainan yang kelainan yang kelainan yang
ditemukan ditemukan ditemukan ditemukan

6. Mulut Mukosa mulut Mukosa mulut Mukosa mulut Mukosa mulut


lembab,keadaan agak sedikit lembab,keadaan lemb,keadaan
bersih,Tidak ada kering,Mulut bersih,Tidak ada bersih,Tidak ada
kelainan sedikit kotor, kelainan kelainan
makan 1x/hari
porsi habis ½.

7. Dada Pergerakan dada Pergerakan dada Pergerakan dada Pergerakan dada


terlihat simetris, terlihat simetris, terlihat simetris, terlihat simetris,
suara jantung S1 suara jantung S1 suara jantung S1 suara jantung S1
dan S2 dan S2 dan S2 dan S2
tunggal,tidak tunggal,tidak tunggal,tidak tunggal,tidak
terdapat palpitasi, terdapat palpitasi, terdapat palpitasi, terdapat palpitasi,
suara mur-mur (-), suara mur-mur (-), suara mur-mur (-), suara mur-mur (-),
ronchi (-), ronchi (-), ronchi (-), ronchi (-),
wheezing (-) wheezing (-) wheezing (-) wheezing (-)

8. Abdomen Pada pemeriksaan Pada pemeriksaan Pada pemeriksaan Pada pemeriksaan


abdomen tidak abdomen tidak abdomen tidak abdomen tidak
didapatkan adanya didapatkan adanya didapatkan adanya didapatkan adanya
pembesaran hepar, pembesaran hepar, pembesaran hepar, pembesaran hepar,
tidak kembung, tidak kembung, tidak kembung, tidak kembung,
pergerakan pergerakan pergerakan pergerakan
peristaltik usus peristaltik usus peristaltik usus peristaltik usus
35x/mnt, tidak ada 35x/mnt, tidak ada 35x/mnt, tidak ada 35x/mnt, tidak ada
bekas luka operasi bekas luka operasi bekas luka operasi bekas luka operasi

9. Tanda-tanda TD : 120/80 TD : 160/100 TD : 110/80 TD : 105/63


vital mmHg mmHg mmHg mmHg

N : 74x/m N : 100x/m R : 18 x/m R: 18 x/m

S : 360C S : 36,50C N: 84 x/m N: 72 x/m

R: 20x/m R: 20x/m S: 37,2OC S: 370C

J. HARAPAN KELUARGA
Keluarga berharap Ny.M dapat sembuh dan petugas kesehatan dapat memberi pelayanan kesehatan dengan baik.
ANALISA DATA
Data Etiologi Masalah

DS : Ny.M mengatakan Kenaikan tekanan darah Gangguan pemenuhan


mual,muntah,lemas,nafsu nutrisi kurang dari
makan menurun. Kompensasi tubuh kebutuhan tubuh

DO : (pusing)

- Ny.M terlihat lemas mempengaruhi hypothalamus

- Ny.M makan 1x/hari habis ½ kurang nafsu makan


porsi dengan bantuan, dan
kadang tidak makan Kurang nutrisi

- Mukosa bibir kering

DS : Riwayat hipertensi, gaya hidup Hipertensi

- Pasien mengatakan pusing dan Penumpukan kolesterol


lemas
dalam pemb.darah
- Ny.M mengatakan menderita
penyakit hipertensi sejak 2 th Vasokontriksi vaskular
yang lalu dan sempat MRS d
RSUD selama 3 hari. Tekanan darah meningkat

- Karena merasa sudah sehat


Ny.M jarang lagi periksa ke
dokter meskipun hanya sekedar
periksa

- Ny.M mengatakan jarang


berolah raga

- Ny.M tidak merokok

- Ny.M suka mengkonsumsi


makanan berlemak seperti
gorengan dan bumbu santan

- Tn.A mengatakan bahwa ibu


sudah biasa seperti ini.

DO :

- Ny.M tampak lemas dan


berbaring di tempat tidur

- TD : 160/100 mmHg, N :
100x/m, S : 36,50C, R: 20x/m
SKALA PRIORITAS MASALAH
Masalah 1 : Gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh pada Ny.M keluarga Tn.A b/d kekurangefekktifan keluarga
dalam membantu secara parsial anggota keluarga yang sakit.
KRITERIA BOBOT PERHITUNGAN PEMBENARAN

1.Sifat masalah Masalah adalah


keadaan yang sudah terjadi
 Aktual: 3 dan perlu di lakukan
tindakan segera.
 Resiko: 2 1
3/3x1=1
 Potensial: 1
2.Kemungkinan masalah dapat Sumber-sumber yang ada
diubah dan tindakan untuk me-
mecahkan masalah dapat
 Mudah: 2 dijangkau keluarga.

 Sebagian: 1
1 1/2x2=1

 Tidak dapat: 0

3.Kemungkinan masalah dapat Masalah dapat dicegah


dicegah untuk tidak memper-buruk
keadaan dapat dilakukan
 Tinggi: 3 Ny.M dan keluarga dengan
memperbaiki perilaku
2/3x1=2/3 hidup sehat.
 Cukup: 2
3/3
 Rendah: 1

Keluarga menyadari
4. Menonjolnya masalah adanya masalah tetapi
tidak didukung dengan
 Segera: 2 pemahaman yang ade-kuat
1/2x1=1/2 tentang karakteristik
penyakit .
 Tidak segera: 1
1
 Tidak dirasakan: 0

Skor 3 3/3

Masalah 2 : Hipertensi pada Ny.M keluarga Tn.A berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal karakteristik penyakit
dan perawatannya.
KRITERIA BOBOT PERHITUNGAN PEMBENARAN

1. Sifat masalah
Adanya ancaman keseha-
 Aktual: 3 tan tetapi tidak perlu
1 ditangani segera.
 Resiko: 2 3/3x1=1

 Potensial: 1

1. Kemungkinan masalah dapat Membawa Ny.M ke


diubah
pelayanan kesehatan untuk
 Mudah: 2 mendapatkan pengobatan
1/2x2=1
 Sebagian: 1
1 dan perawatan.

 Tidak dapat: 0

2. Kemungkinan masalah dapat


dicegah Pencegahan bisa dilakukan
dengan menjaga pola
 Tinggi: 3 hidup dan pola makan.
2/3x1=2/3
 Cukup: 2
2/3
 Rendah: 1

3. Menonjolnya masalah
Tn.A dan Ny.M bisa
 Segera: 2 menerima keadaan mereka
saat ini meskipun belum
 Tidak segera: 1
1/2x1=1/2 stabil.
1
 Tidak dirasakan: 0

Skor 3 2/3
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Diagnosa Tujuan Evaluasi Rencana Tindakan


Keperawatan
Umum Khusus Kriteria Standar

Gangguan Setelah di lakukan Setelah di lakukan Verbal  Mengetahui tentang  Memberitahu pasien dan
pemenuhan nutris tindakan kunjungan penting nya nutrisi keluarga betapa pentingnya
i kurang dari diharapkankebutuha sampai 1 hari Pasien dan bagi tubuh. untuk tetap menjaga
kebutuhan n nutrisinya pasien selama 30 menit keluarga bisa kebutuhan nutrisi walau
tubuh pada Ny.M terpenuhi secara diharapkan memahami  Megetahui saat sakit.
keluarga Tn.A b/d sembang pasien dan materi yang di komposisi nutrisi
kekurangefektifan keluarga mampu berikan. yang seimbang  Memberitahu keluarga dan
keluarga dalam memahami pasien tentang komposisi
membantu tentang nutrisi yang seimbang.
memenuhi pentingnya
kebutuhan nutrisi nutrisi.
 Memberitahu
keluarga yang sakit.
keluarga supaya lebih aktif
dalam membantu Ny.M
dalam pemenuhan
kebutuhan nutrisinya nya
secara parsial, perlahan-
lahan sambil melatih pasien
agar mampu
melaksanakannya secara
mandiri.
` Setelah di lakukan Perilaku  Makan 3x sehari  Menjelaskan bagaimana
kunjungan porsi habis tanpa pentingnya nutrisi bagi
sampai 1-2 hari Pasien mampu bantuan tubuh dan sebagai
selama 30 menit makan dan penunjang kesembuhan
diharapkan pasien minum secara  Minum air putih 8 penyakit.
mampu seimbang gelas perhari tanpa
makan 3x/hari bantuan  Memotivasi Ny.M untuk
porsi habis dan melakukan aktifitas
minum 8 gelas air tersebut.
/ hari.
 Membantu keluarga supay
a lebih aktif
dalam membantu Ny.M
dalam pemenuhan
kebutuhan nutrisinya secara
parsial, sampai tujuan
terpenuhi.

Hipertensipada Setelah dilakukan .Setelah dilakukan Verbal Pasien . Pengertianhipertens  Berikan pengetahuan
Ny.M keluarga kunjungan kunjungan 2-3 dapat i keluarga tentang
Tn.A berhubungan keperawatan, hari selama 30 menyebutkan karakteristik
dengan keadaan penyakit menit Keluarga dengan jelas b. Penyebab : penyakit hiprtensi dan
ketidakmampuan Ny.M berangsur dapat mengenal dan benar perawatannya.
keluarga mengenal membaik ka-rakteristik
- Keturunan
karakteristik penyakithipertens  Mendiskusikan bersama
penyakit dan i tentang karakteristik
perawatannya - Kelelahan
penyakit hipertensi dan
perawatannya.
- Kurang olah raga
 Memberikan bimbingan
- Penyakit tekanan
dengan ilustrasi
menggunakan brosur dan
darah tinggi sebagainya.

 Menjawab  Mendengarkan dengan


pertanyaan dengan seksama sanggahan yang
baik dan benar. diajukan keluarga.

 Menanggapi pertanyaan
dengan sabar.

 Membimbing keluarga
untuk mengulangi
penjelasan yang sudah
diberikan.

 Berikan pujian bila


keluarga mampu menjawab
dengan baik dan benar.

Setelah dilakukan Verbal Keputusan yang  Mendiskusikan alternatif


kunjungan 2-3 dibuat keluarga dan untuk mengatasi masalah
hari selama 30 Pasien Ny.M sendiri yaitu :
menit Keluarga memperhatika
dapat membuat n dengan baik - Pentingnya berobat teratur
keputusan yang ke sarana kesehatan.
tepat tentang
upaya pengobatan
- Pentingnya kerjasama
Ny.M ke sarana
dengan petugas kesehatan.
kesehatan dan
bersedia
memberikan - Manfaat istirahat dan olah
perawatan yang raga teratur
baik dan benar.  Berikan dorongan kepada
keluarga dan Ny.M untuk
membuat keputusan.

 Beri pujian terhadap


keputusan yang baik dan
benar sebaliknya beri
koreksi atas keputusan

Pada akhir Perilaku  Melakukan olah  Menjelaskan manfaat


pertemuan raga yang cukup evaluasi sewaktu-waktu.
Keluarga sepakat Pasien
jika diadakan melaksanakn  makan teratur  Menjelaskan bahwa diskusi
evaluasi sewaktu- apa yang sudah akan dilanjutkan jika hasil
waktu.` di ajarkan
 meluangkan waktu evaluasi tidak sesuai
dengan baik untuk istirahat dan dengan keputusan yang
refreshing. telah dibuat keluarga.
IMPLEMENTASI KEPERAWATAN KELUARGA

Diagnosa Pelaksanaan Implementasi Evaluasi


Keperawatan
Tanggal Waktu

Gangguan 02/07/2016 
Jam 08.30- Mengucapkan salam S:
pemenuhan nutrisi 09.00
kurang dari  Memvalidasi keadaan  Keluarga menjawab
kebutuhan keluarga salam
tubuh pada Ny.M Sampai/
keluarga Tn.A b.d
kekurangefektifan
Dengan  Mengingatkan kontrak  Tn.A mengatakan
keluarga dalam Ny.M masih mual, pahit
Jam 08.30- di mulut, dan belum
membantu  Menjelaskan tujuan
09.00` bisa sepenuhnya
memenuhi
kebutuhan nutrisi 03/07/2016 menghabiskan porsi
keluarga yang sakit. makannya.

TUK
 Keluarga menyetujui
pertemuan saat ini
 Memberitahu kepada selama 30 menit tentang
pasien dan keluarga pentingnya pemenuhan
betapa pentingnya nutrisi dan komposisi
menjaga keseimbangan seimbangnya.
nutrisi walaupun saat
sakit.
 Keluarga mengatakan
sudah faham tentang
 Memberitahu pasien dan proses membantu
keluarga tentang pemenuhan nutrisi
komposisi nutrisi yang Ny.M.
seimbang.
 Memberikan kesempatan O:
pada keluarga untuk
bertanya dan Keluarga kooperatif dan
mengulangi penjelasan aktif saat dijelaskan.
apa yang sudah kita
ajarkan.
Keluarga mendengarkan
penjelasan yang
 Memberitahu keluarga diberikan.
untuk lebih aktif dalam
membantu pemenuhan
kebutuhan nutrisi secara Keluarga membantu
parsial. proses pemenuhan
kebutuhan nutrisi Ny.M
sampai akhirnya bisa
Memberikan motivasi makan dan minum.
pasien dan membantu
anggota keluarga untuk
membantu Ny.M Ny.M belum
perlahan-lahan menghabiskan seluruh
memenuhi kebutuhan porsi, tapi 2/3 porsi dan
nutrisi sampai tujuan minum kurang lebih 5
tercapai. gelas/hari.

 A:

Masalah teratasi
sebagian

P:

Lanjutkan intervensi.
Hipertensi pada 04/07/2016 
Jam 08.30- Mengucapkan salam S:
Ny.M keluarga 09.00
Tn.A berhubungan  Memvalidasi keadaan  Keluarga menjawab
dengan keluarga salam
ketidakmampuan
keluarga mengenal
karakteristik  Mengingatkan kontrak  Tn.A mengatakan
penyakit dan Ny.M masih sedikit
perawatannya  Menjelaskan tujuan pusing dan belum bisa
sepenuhnya melakukan
aktifitas.
TUK
 Keluarga menyetujui
 Memberikan pendidikan
pertemuan saat ini
kesehatan tentang
Hipertensi yang selama 30 menit tentang
meliputi: pentingnya aktifitas
sehari-hari.
- Pengertian hipertensi
 Keluarga dan pasien
- Tanda dan gejala mengatakan belum
sepenuhnya memahami
- Penyebab dan apa itu yang berkaitan
pencegahan dengan hipertensi.

 Memeberikan masukan  Keluarga sudah


/saran kepada keluarga membawa Ny.M ke
untuk membawa Ny.M dokter yang biasa di
untuk berobat ke kunjungi.
pelayan kesehatan
sebagai keputusan yang O:
baik.
 Keluarga kooperatif
 Mengajukan kontrak dan aktif saat
waktu pada akhir dijelaskan.
pertemuan untuk di
lakukan  Keluarga
evaluasi
keadaan Ny.M dan mendengarkan
keluarga. penjelasan yang
diberikan.

 Ny.M masih terlihat


sedikit lemas , tapi
sudah agak lebih baik.
 TD: 130/90mmHg

A:

Masalah teratasi
sebagian

P:

Lanjutkan intervensi