Anda di halaman 1dari 2

Mumps yang dapat larut yang berasal dari nukleokapsid, dan

antigen V yang berasal dari hemaglutinin. Genom


P penunjang
virus dikelilingi oleh selubung lipid bilayer dari yang
- Diagnosis laboratorium yang dapat dilakukan berupa mengandung protein M (matrix), F (phospho), SH
darah rutin tetapi tidak spesifik, gambarannya (small hydrophobic), dan HN
seperti infeksi virus lain, biasanya leukopenia ringan (hemagglutinin-neuraminidase).
dengan limfositosis relatif, namun komplikasi sering manifest
menimbulkan leukositosis polimorfonuklear tingkat
sedang. Biasanya, ada kenaikan amilase serum - Parotitis hanya terjadi pada 31% sampai 65%
individu yang terinfeksi mumps.2 Dari 15-27% orang
- Selain itu, ada tiga pemeriksaan serologis yang dapat dengan mumps tidak memiliki tanda atau gejala
dilakukan untuk menunjukan adanya infeksi virus, penyakit;sebagian lain mungkin memiliki gejala
yaitu Hemaglutination inhibition (HI) test Jika pernapasan atau hanya gejala nonspesifik seperti
perbedaan titer spesimen 4 kali selama infeksi akut, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, dan demam
maka kemungkinannya parotitis. ringan
- Neutralization (NT) test Pengenceran serum yang - Saat pembengkakan berlangsung, sudut rahang
mencegah terjadinya hemadsorpsi dinyatakan oleh menjadi tidak jelas dan lobus telinga bisa terangkat
titer antibodi parotitis. ke atas. Kulit di atas kelenjar normal.
- Uji netralisasi asam serum adalah metode yang - Puncak pembengkakan parotis kira-kira 3 hari,
paling dapat dipercaya untuk menemukan imunitas kemudian secara bertahap mereda selama 7 hari.
tetapi tidak praktis dan mahal. Demam dan gejala sistemik lainnya sembuh dalam
- Complement – Fixation (CF) test. Tes ini dapat 3-5 hari.
digunakan untuk menentukan jumlah respon komplikaai
antibodi terhadap komponen antigen S dan V bagi
diagnosa infeksi parotitis akut. - Meningitis dengan gejala berupa sakit kepala dan
leher kaku terjadi pada 15% pasien dan sembuh
- pemeriksaan Virologi dimana isolasi virus dilakukan dalam 3 sampai 10 hari. Orang dewasa memiliki
dengan biakan virus yang terdapat dalam saliva, urin, risiko lebih tinggi untuk komplikasi ini daripada
CSS atau darah. anak-anak, dan anak laki-laki lebih sering terkena
WD daripada anak perempuan. CSF menunjukkan
limfositosis, biasanya di bawah 500 limfosit / mm3
- Bila mumps sangat lazim ditemukan, diagnosisnya dengan kadar protein normal atau tinggi.
dapat dilakukan berdasarkan riwayat terpapar
infeksi dan perkembangan temuan klinis yang khas. - Sekitar setengah dari pasien dengan orkitis memiliki
beberapa tingkat atrofi testis namun, kemandulan
- Konfirmasi adanya parotitis dapat diketahui dari jarang terjadi.
peningkatan kadar serum amilase. Leukopenia
dengan limfositosis relatif merupakan temuan yang - Nyeri perut ringan sampai sedang sering muncul
umum. tiba-tiba pada parotitis. Biasanya gejala nyeri
epigastrik disertai dengan pusing, mual, muntah,
- pada pasien dengan parotitis yang berlangsung lebih demam tinggi, menggigil, lesu, merupakan tanda
lama dari 2 hari dengan penyebab yang tidak adanya pankreatitis akibat mumps. Manifestasi
diketahui, diagnosis spesifik gondok harus klinisnya sering menyerupai gejala-gejala
dikonfirmasi atau dikesampingkan dengan cara gastroenteritis
virologi dan serologis. Tes serologis biasanya
merupakan cara diagnosis yang lebih nyaman dan pengobatan
banyak tersedia. - Ribavirin aktif secara in vitro dan mungkin berguna
etio pada anak penderita imunokompromis yang
terinfeksi. Laporan anekdot terapi ribavirin dengan
- Virus ini mempunyai dua komponen yang sanggup atau tanpa gamma globulin intravena menunjukkan
untuk memfiksasi, yaitu antigen S (soluble) atau beberapa manfaat pada pasien individual. Ribavirin
intravena dosis tinggi yang dikombinasikan dengan
interferon-α intratekal telah berhasil digunakan
dalam pengelolaan SSPE. Namun, manfaat klinis
ribavirin pada campak belum terbukti secara
meyakinkan dalam uji klinis.