Anda di halaman 1dari 3

JOURNAL READING

“ELEVASI KAKI EFEKTIF MENJAGA KESTABILAN TEKANAN


DARAH PADA PASIEN DENGAN SPINAL ANESTESI”

Disusun untuk memenuhi tugas Stase Peminatan Instalasi Bedah Sentral


Dosen Pembimbing : Ns. Yuni Dwi Hastuti, S.Kep.,M.Kep
Clinical Instructor : Ns. Imam Siswanto S.Kep

Oleh:
Yulianti
22020117210008

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS ANGKATAN XXX


DEPARTEMEN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2018
Informasi Sitasi Metode Penelitian
Peneliti : Desaian Penelitian : pre-experimental,
I Made Sukarja, I ketut Purnawan dengan rancangan static group
comparison

Tahun Terbit : 2015 Lokasi Penelitian : Di kamar operasi


IBS RSUP Sanglah Denpasar

Judul Artikel : Populasi & Sampel :


Elevasi kaki efektif menjaga kestabilan Penelitian ini menggunakan Non
tekanan darah pada pasien dengan Probability sampling dengan tehnik
spinal anestesi Consecutive sampling .

Sampel yang sudah memenuhi kriteria


sebanyak 30 yang dibagi menjadi 15
orang untuk kelompok perlakuan (A)
yaitu elevasi kaki dan 15 orang untuk
kelompok kontrol (B) tanpa elevasi
kaki.

Penerbit/Nama Jurnal : Jurnal Udayana Variabel yang Diteliti : Tekanan darah


Jumlah Halaman : 5
Latar Belakang Hasil Penelitian
Anestesi merupakan tindakan Hasil penelitian didapatkan nilai p
menghilangkan rasa sakit ketika sebesar 0,001 untuk TDS, untuk TDD
melakukan pembedahan. Salah satu 0,000 dan untuk MAP 0,000 sehingga
teknik anestesi adalah spinal anestesi Ho ditolak yang berarti ada pengaruh
yang digunakan secara luas pada elevasi kaki terhadap kestabilan
pembedahan perut bagian bawah, tekanan darah pada pasien dengan
genatourinari dan ektremitas bawah spinal anestesi di kamar operasi IBS
oleh karena lebih aman, simpel, RSUP Sanglah Denpasar.
ekonomis serta onset anestesi yang
cepat (Morgan, 2011). Selain
keuntungannya, spinal anestesi juga
menimbulkan risiko, salah satu
komplikasi akut yang sering terjadi
adalah ketidakstabilan tekanan darah
berupa penurunan tekanan darah atau
hipotensi. Tindakan yang tepat dan
cepat pada penurunan tekanan darah
setelah pemberian spinal anestesi harus
dilakukan untuk menghindari
komplikasi.
Posisi elevasi kaki merupakan
pengaturan posisi dimana anggota
gerak bagian bawah diatur pada posisi
lebih tinggi dari jantung sehingga darah
balik ke jantung akan meningkat dan
penumpukan darah pada anggota gerak
bawah tidak terjadi. Efek dari gaya
gravitasi merupakan hal yang berlaku
pada posisi elevasi kaki dan akan
mengurangi terjadinya perdarahan pada
waktu dilakukan operasi.
Tujuan Penelitian Implikasi Hasil Penelitian
Untuk mengetahui adakah Ketidakstabilan atau penurunan
pengaruh elevasi kaki terhadap tekanan darah pada pasien dengan
kestabilan tekanan darah pada pasien spinal anestesi bisa berakibat hipotensi
dengan spinal anestesi. yang berat sampai komplikasi
kematian. Salah satu untuk tindakan
yang bisa dilakukan mencegah hal
tersebut adalah elevasi kaki dan terbukti
dapat mempertahankan kestabilan
tekanan darah pada pasien dengan
spinal anestesi.
Pertanyaan Penelitian Keunggulan Penelitian untuk
Membuktikan hipotesa yang telah Diterapkan
dibuat Tidak terdapat efek samping dari
tindakan yang dilakukan
Manfaat Penelitian Keterbatasan Penelitian untuk
Untuk mengetahui pengaruh Diterapkan
tindakan yang dilakukan dan Kurang banyak sample penelitian
keefektifan tindakan yang diambil, sehingga penelitian
kurang kuat
Kesimpulan
Ketidakstabilan atau penurunan tekanan darah pada pasien dengan spinal
anestesi bisa berakibat hipotensi yang berat sampai komplikasi kematian. Salah
satu untuk tindakan yang bisa dilakukan mencegah hal tersebut adalah elevasi
kaki dan terbukti dapat mempertahankan kestabilan tekanan darah pada pasien
dengan spinal anestesi. Mengingat hal tersebut hendaknya tindakan elevasi kaki
bisa dipertimbangkan untuk dijadikan SOP pada pasien dengan spinal anestesi.