Anda di halaman 1dari 2

Berdasarkan prinsip-prinsip tersebut diatas maka tujuan penerapan

Penganggaran Berbasis Kinerja berdasarkan Pedoman Reformasi


Perencanaan dan Penganggaran (2009) diharapkan:

1. Menunjukkan keterkaitan antara pendanaan dan prestasi kerja yang


akan dicapai (directly linkages between performance and budget).

2. Meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelaksanaan


(operational efficiency).

3. Meningkatkan fleksibilitas dan akuntabilitas unit dalam melaksanakan


tugas dan pengelolaan anggaran (more flexibility and accountability).

Dalam rangka penerapan Anggaran Berbasis Kinerja, berdasarkan


Pedoman Reformasi Perencanaan dan Penganggaran (2009), terdapat
elemen-elemen utama yang harus harus ditetapkan terlebih dahulu yaitu:

1. Visi dan Misi yang hendak dicapai.

Visi mengacu kepada hal yang ingin dicapai dalam jangka panjang
sedangkan misi adalah kerangka yang menggambarkan bagaimana visi
akan dicapai.

2. Tujuan.

Tujuan merupakan penjabaran lebih lanjut dari visi dan misi. Tujuan
tergambar dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional
yang menunjukkan tahapan-tahapan yang harus dilalui dalam rangka
mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Tujuan harus
menggambarkan arah yang jelas serta tantangan yang realisitis. Tujuan
yang baik bercirikan, antara lain memberikan gambaran pelayanan
utama yang akan disediakan, secara jelas menggambarkan arah

Daftar Pustaka :

Dani Sugiri, 2009. Reformasi Birokrasi: Sebuah Catatan Penerapan

New Public Management di Indonesia.

Jurnal pustaka.com Penerapan New Publik Managemen