Anda di halaman 1dari 2

Judul Film : Taare Zameen Par

Sutradara : Aamir Khan


Penulis : Amole Gupte
Pemeran : Aamir Khan, Darsheel Safary, Tanay Cheda, Sachet Engineer, Tisca Chopra,
dan Vipin Sharman
Produksi : Aamir Khan Production Tahun : 2007
Jenis Film : Drama

Taare Zameen Par adalah film India tahun 2007 merupakan film bertemakan pendidikan.
Bahasa yang digunakan mudah dimengerti dan mengajarkan moral yang baik. Film ini dibuat
dengan latar belakang kecintaan penulis (Amole Gupte) pada dunia anak-anak yang muncul
setelah kedekatannya selama hampir 7 tahun dengan anak-anak. Film ini bertujuan untuk
meningkatkan kepekaan kita terhadap anak-anak, penulis berperan sebagai orang ketiga serba
tahu. Versi luar judul film ini adalah Like Stars on Earth.
Alur cerita film ini adalah alur campur, namun cenderung menggunakan alur maju
sehingga mudah dimengerti. Alur ini berkisah mengenai seorang anak yang bernama Ikshaan
Awasthi (Darsheel Safary). Ia duduk di kelas 3 SD, nilainya selalu jelek dan sulit mengikuti
pelajaran. Ia mempunyai kesulitan mengenai tulisan. Orang tuanya memperlakukannya seperti
anak normal pada umumnya. Mereka sangat menyayangi Ikhsaan, terutama Ibunya (Tisca
Chopra)
Mereka ingin ia tumbuh menjadi seperti abangnya (Sachet Engineer) yang pandai dan
berprestasi, meraka tidak mengetahui kesulitan yang dialami Ikhsaan. Kesulitan dalam berbagai
pelajaran membuat ia menjadi bahan ejekan teman-teman sekelasnya, bahkan gurunya juga ikut
mengejeknya. Ikhsaan lebih suka bermain dan berimajinasi. Imajinasinya dituangkan melalui
gambar, dari melukis di kertas sampai di tembok kamarnya.
Ayah Ikhsaan (Vipin Sharman) memindahkan Ikhsaan ke sekolah dengan program
asrama. Pada awal ia berada di sekolah itu, ia terus menangis dan murung. Para guru di sekolah
tersebut memperlakukannya lebih keras, dari sekolah sebelumnya. Hal ini membuatnya semakin
terpukul, ia hanya bisa menangis dan memberontak dalam diam, bahkan hobi melukisnya pun
redup.
Sampai seorang guru baru masuk untuk mengajar kesenian yang bernama Ram Shankar
Nikumb (Aamir Khan), ia mampu membuat suasana pembelajaran di kelas Ikhsaan menjadi
lebih menyenangkan. Ia lebih mengutamakan kondisi siswanya dalam belajar. Ram Shankar
mengajar dengan lebih mendekatkan diri pada anak didiknya. Saat Ram Shankar menyuruh para
siswa untuk melukiskan imajinasi yang mereka miliki, Ikhsaan masih bertahan dalam diamnya
dan tidak melakukan apa pun. Setelah bertanya pada teman Ikhsaan, Rajan Damodaran (Tanay
Cheda) dan melihat buku tugas Ikhsaan, ia terkejut karena melihat Ikhsaan menulis dengan kata
yang dibalik. Hal ini membuat Ram Shankar memutuskan pergi ke rumah keluarga Ikhsaan.
Saat menemui keluarga Ikhsaan, Ram Shankar memberitahu mereka bahwa Ikhsaan
mengalami dyslexia. Kesulitan dalam membaca dan menulis. Ram Shankar melihat lukisan yang
dibuat Ikhsaan di tembok kamarnya, dari situ ia menyadari bahwa Ikhsaan memiliki kemampuan
melukis dan berimajinasi yang hebat. Ram Shankar pun menjelaskan kemampuan dan bakat
yang dimiliki Ikhsaan kepada keluarga Ikhsaan.
Setelah itu Ram Shankar memutuskan untuk membantu Ikhsaan mengatasi kesulitannya
dalam belajar dan memperlihatkan kemampuannya. Dalam pelajaran ia membantu Ikhsaan untuk
mengajari angka dan huruf. Ia menggunakan cara-cara yang menarik dan menyenangkan, di
antaranya adalah dengan menggunakan kotak berisi pasir untuk menulis huruf dan menggunakan
papan yang berisi kotak-kotak untuk menulis angka. Kesabaran dan ketekunan Ram Shankar
untuk membantu Ikhsaan mengatasi kesulitannya dalam belajar berbuah manis. Ram Shankar
mengadakan lomba melukis untuk seluruh kalangan dari yang muda sampai yang tua, yang
bertujuan untuk memperlihatkan kemampuan Ikhsaan dalam menggambarkan imajinasinya.
Film ini diakhiri dengan keharuan ketika Ikhsaan menjadi bintang dalam perlombaan
melukis tersebut. Ia mampu mengalahkan lukisan yang dibuat oleh Ram Shankar, bakatnya
diakui oleh semua orang. Ketika diumumkan kemenangannya ia merasa malu untuk maju ke
panggung, keberaniannya muncul ketika melihat wajah Ram Shankar. Tepuk tangan para hadirin
mengiringi perjalanannya menuju panggung, suasana menjadi semakin haru setelah ia menerima
penghargaan dan ia berlari menuju Ram Shankar dengan air mata kebahagiaan. Keluarga Ikhsaan
pun bangga kepada Ikhsaan dan mengetahui bakat yang ada pada dirinya.
Amanat yang terkandung dalam film ini sangat bermanfaat bagi para penontonnya,
pengarang mengajarkan kepada kita untuk menjadi diri sendiri. Manfaatkan dan kembangkanlah
bakat yang ada di dalam diri kita. Bagi para orang tua penulis menghimbau agar orang tua
mengetahui perkembangan anaknya dan tidak memaksakan kehendaknya kepada anak-anaknya,
jangan menjadikan kesuksesan dan kedudukan menjadi patokan, biarlah mereka berkembang
sesuai bakat mereka karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Bagi para
pendidik penulis menghimbau agar para pendidik dapat memahami kondisi peserta didiknya
dengan baik.
Film Taare Zameen Par ini merupakan film yang layak ditonton untuk semua kalangan.
Keterampilan berbahasa penulis dan cara para tokoh membawakan perannya membuat penonton
dapat memahami cerita yang terdapat pada film, penonton dapat terbawa pada alur dan emosi
yang disampaikan. Setiap tokoh memiliki karakter yang begitu kuat. Cover film ini menarik.
Melalui film ini tergambar jelas bagaimana penulis ingin menegaskan bahwa setiap anak
memiliki keistimewaan.