Anda di halaman 1dari 6

A.

Konsep dasar keperawatan

1. Pengkajian

Merupakan suatu cara untuk mendapatkan informasi dengen

mneggunakan informasi dengan menggunakan metode wawancara secara

langsung dan pemeriksaan fisik

Data subjektif

Berisi tentang biodata pasien dan penanggung jawab yaitu menurut nama,

umur, suku bangsa, agama, pendidikan, pekerjaan, alamat

Identitas pasien

a. Nama : nama jelas dan lengkap, bila perlu nama panggilan sehari-hari

agar tidak keliru dalam memberikan penanganan dan untuk

mengetahui identitas pasien

b. Umur : untuk mengetahui usia reprodiksi (20-35 tahun) karena pada

usia kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun termasuk resiko

tinggi dalam kehamilan, persalinan dan nifas (Wheeler, 2004)

c. Suku bangsa : untuk mengetahui adat istiadat atau kebiasaan sehari-

hari (Wheeler, 2004)

d. Agama : untuk mengetahui keyakinan pasien tersebut untuk

membimbing atau mengarahkan pasien dalam berdoa (Wheeler, 2004)

e. Pendidikan : pendidikan berpengaruh pada tingkat penerimaan pasien

terhadap konseling yang memberikan, serta tingkat kemampuan

pengetahuan ibu terhadap kehamilan (Wheeler, 2004)


f. Pekerjaan : untuk mengetahui dan mengukur tingkat social

ekonominya, karena ini juga mempengaruhi dalam gizi ibu tersebut

serta ada pengaruhnya atau tidak maka perlu dikaji (Wheeler, 2004)

g. Alamat : ditanya untuk mempermudah hubungan dengan pasien

apabila diperlukan dalam keadaan mendesak dan mengetahui alamat

yang lebih jelas dalam melakukan kunjungan rumah untuk mengetaui

hasil dari perawatan (Varney H, Kriebs dan Gajor C, 2007)

2. Keluhan utama

Untuk mengetahui masalah yang dihadapi yang berkaitan dengan

persalinan dengan presentasi bokong, seperti ibu merasakan gerakan anak

di perut bagian bawah, di bawah pusat, dan ibu sering merasa benda keras

(kepala) mendesak tulang iga (Sulaiman, dkk, 2005). Ibu juga mengeluh

perut terasa nyeri karena janin menyepak-nyepak rectum (Oxom, 2010).

Apabila ibu pernah hamil sebelumnya maka kehamilannya dengan letak

sungsang akan terasa penuh di bagian atas dan gerakan terasa lebih banyak

di bagian bawah (Sarwono, 2007).

3. Riwayat kesehatan

a. Riwayat kesehatan dahulu

Riwayat kesehatan yang lalu ditunjukan pada pengkajian

penyakit yang diderita pasien, seperti penyakit kelainan uterus dan

tumor di pelvis dapat menyebabkan terjadinya letak sungsang (Myles,

2009)
Apabila mempunyai riwayat penyakit diabetes mellitus dalam

kehamilan dapat terjadi komplikasi seperti partus premature,

hydramion, yang merupakan penyebab dari letak sungsang (Manuba,

2010). Serta untuk mengetahui apakah dahulu ibu mempunyai riwayat

persalinan premature, plasenta previa, dalam hamil kembar yang

merupakan salah satu penyebab dari letak sungsang (Myles, 2009).

Apabila ibu mempunyai penyakit jantung dalam kehamilan dapat

terjdai komplikasi pada ibu seperti terjadi gagal jantung kongestif,

odem paru, hingga kematian, sedangkan pada janin dapat terjadi

premature, berat badan lahir rendah, hipoksia, gawat janin, lahir mati

dan pertumbuhan janin terlambat (Kapita selekta, 2001). Komplikasi

yang terjadi pada janin lahir premature, berat badan lahir rendah

merupakan salah satu penyebab dari presentasi sungsang (Myles,

2009).

b. Riwayat kesehatan sekarang

Riwayat kesehatan yang sekarang dikaji untuk megetahui adalah

penyakit yang diderita seperti penyakit kelainan uterus dan tumor di

pelvis, hydramnion, hidrosefalus, plasenta previa, yang merupakan

penyebab dari letak sungsang (Myles, 2009). Apabila mempunyai

penyakit diabetes mellitus dalam kehamilan dapat terjadi komplikasi

seperti premature, hydramion yang merupakan penyebab letak

sungsang (Manuaba, 2010). Apabila ibu mempunyai penyakit jantung

dalam kehamilan dapat terjadi komplikasi pada ibu seperti terjadi


gagal jantung kongestif, odem paru, hingga kematian, sedangkan pada

janin dapat terjadi lahir premature, berat badan lahir rendah,

merupakan salah satu penyebab dari presentasi sungsang (Myles,

2009)

c. Riwayat kesehatan keluarga

Riwayat kesehatan keluarga dikaji untuk mengetahui apakah

ada penyakit keturunan yang dapat mempengaruhi pada kehamilan ibu

misalnya apakah ada riwayat kahamilan kembar salah satu penyebab

sungsang (Myles, 2009)

4. Riwayat obstetric

a. Riwayat Haid

Riwayat haid melalui menarche, siklus, lamaya mendapatkan

mestruasi, banyaknya dalam sehari (ganti pembalut berapa kali) sifat

darah, dismenorhea, flour albus, HPHT (hari pertama haid terakhir)

dikaji untuk mengetahui usia kadungan apakah sudah aterm atau

belum, karena bila dijumpai ibu bersalin dengan premature merupakan

penyebab terjadinya persalinan dengan presentasi bokong (Myles,

2009)

b. Riwayat kehamilan, persalinan, nifas yang lalu

Riwayat kehamilan persalinan, nifas yang lalu dikaji untuk

mengetahui apakah ibu pernah melahirkan premature, BBLR, dan

apakah mempunyai riwayat hamil kembar, karena beberapa kejadian

tersebut merupakan penyebab terjadinya sungsang (Myles, 2005).


Apabila ibu pernah hamil sebelumnya maka kehamilan dengan

letak sungsang akan terasa lain dari pada kehamilan yang dahulu,

karena terasa penuh di bagian atas dan gerakan terasa lebih banyak

bagian di bawah (Sarwono, 2007)

c. Riwayat kehamilan sekarang

1) ANC

Dilakukan untuk mengetahui dan mengawasi perkembangan

kehamilan dengan pemeriksaan yang dilakukan meliputi

pemeriksaan fisik, pemeriksaan obstetric dengan cara palpasi

leopold untuk mengetahui letak janin sungsang atau lintang,

auskultasi dan TFU serta pemeriksaan penunjang seperti USG, HB,

Protein urine, dan reduksi urin. Untuk mendiagnosis presentasi

bokong pada minggu ke 35 hingga ke 37 (Cunningham, 2006).

Pada kehamilan dengan presentasi bokong ibu akan merasakan

gerakan anak di perut bagian bawah, di bawah pusat, dan ibu sering

merasa benda keras (kepala) mendesak tulang iga (Sulaiman dkk,

2005)

2) Imunisasi TT

Imunisasi ini dilakukan untuk melindungi janin yang akan

dilahirkan terhadap tetanus neonatorum dewasa ini dianjurkan

untuk memberikan toxoid tetanus sehingga penting untuk ibu hamil

( Wheeler, 2004)
3) Gerakan janin

Untuk mengetahui frekuensi janin bergerak dalam satu hari

sebagai janin masih dalam keadaan baik. Pada kehamilan dengan

presentasi bokong ibu akan merasakan gerakan janin di bagian

perut bawah, di bawah pusat (Sulaiman dkk, 2005)

4) Obat

Untuk mengetahui macam-macam obat yang diberikan oleh

perawat/bidan pada ibu serta jumlah dan pemberiannya. Seperti

pemberian tablet zat besi (Fe) minimal 90 tablet selama kehamilan

5. Riwayat perkawinan

6. Riwayat KB

7. Pola kebutuhan sehari-hari

a. Pola nutrisi

b. Pola eliminasi

c. Pola aktivitas

d. Pola istirahat

e. Pola personal hygiene

f. Pola seksual

8. Psikososial, kultural dan spiritual

a. Psikososial

b. Kultural

c. Spiritual