Anda di halaman 1dari 25

STATISTIKA

Drs. Syamsudin, MM
Magister Manajemen Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Surakarta
BUKU REFERENSI
1. Wannacott, Thomas H, and Ronald J. Wannacott
Introduction Statistics for Business and Economics,
John Willy W

2 Anto Dayan
2. Dayan, Metode Statistik I dan II
II. LP3ES
LP3ES, 1994

3. Statistik Induktif dan Diskriptif, Djarwanto dan


Pangestu Subagyo BPFE 1990

4. dll
Statistik (Statistics) : Metode tentang

- Pengumpulan Data
- Pengolahan Data
- Analisis Data

> Analisis Diskriptif : Mengukur data yang telah dikumpulkan


> Analisis Diskriptif : - Forecasting
- Uji Hipotesis
- Mengestimasikan hubungan dan pengaruh
- Membuat kesimpulan atas hasil analisis data

DATA : Informasi yang dapat dipertanggung jawabkan


Kebenarannya dan dapat didapat dari sumbernya
JENIS DATA : - Kualitatif (Non Angka)
- Kuantitatif (Angka) : > Diskrit
> Kontinyu

SUMBER DATA : - INTERN


- EKSTERN : > Primer
> Sekunder

POPULASI : Pengamatan pada seluruh obyek yang diamati

SAMPEL : Sebagian dari Populasi

PENGOLAHAN DATA : Agar data ditampilkan (disajikan)


Dalam bentuk yg baik (sistimatis)
ADA DUA BENTUK PENYAJIAN : - Array (Susunan kecil ke besar)
- Distribusi Frekuensi
Nilai Ujian Statistik
MPd UMS 2005

Nilai Ujian Jml Siswa


50 – 59 10
60 – 69 15
70 – 79 20
80 – 89 10
90 – 99 5
Jumlah 60
ANALISIS DISKRIPTIF
1. Ukuran Tendensi Pusat (Central Tendency) ada 2 :
a. Matematical Approach : - Arithmetic Mean
- Geometric Mean
b Positionar
b. Positionary A
Averages
erages Approach : - Median - Desiles
- Quartiles - Persentiles
a.1. Arithmetic Mean : Menghitung
g g rata-rata hitung
g

- Populasi : U =
∑X
N

- Sampel : X=
∑X
n

- Weighted Avarage/weighted arithmatic mean :

Untuk menghitung mean pada setiap nilai yang mempunya


satuan berbeda XW = ∑ XW
∑W
a.2. Geometric Mean : Menghitung rata-rata pertumbuhan
n=p
periode
xn
G=n -1 Xn= nilai terakhir
xo
Xo nilai periode a
Xo= awal
al
b.1. Mode/Modus (Mo) : Nilai variabel yg frekuensinya paling banyak

2. Median (Md) : Nilai yang berada ditengah dr sekumpulan data


3. Quartiles (Q): Nilai yg membagi menjadi empat bagian yg sama
4. Desil, persentil : Teknisnya sama diatas

2. DISPERSI : Penyebaran nilai-nilai data disekitar tendensi pusat (mean)


Pengukuran Dispersi :
Σ(x - u) 2
- Dispersi Absolut > Populasi : σ =
N
Σ( x − x )2
> Sampel : S=
n
- Dispersi e at : Untuk mengukur
spe s Relatif g besarnyay timpangan
p g antara
Satu distribusi dg distribusi yg lain yg memp
n, s, x Yang berbeda
s
V = .100 V= Koefisien Variasi
x
Angka Indeks (Index number)

1 Unweighted index number : Untuk menghitung perubahan harga


1.
atau kwantitas secara parsial
a. Price Index : Mengukur perubahan harga
Metode : - Simple Aggregative Method Σ Pn
I= x 100
Σ Po
Pn
Σ x 100
- Price relative method Po
I=
K

a. Quantity
Q tit Index
I d : untuk
t k menghitung
hit perubahan
b h jjmll b
barang (k
(kuantitas)
tit )
Metode : - Simple Aggregative Method Σ Pn
I= x 100
Σ Po
Pn
Σ x 100
- Price relative method Po
I=
K
2. Weighted index number : Untuk menghitung perubahan nilai
(value index) = P x Q

Metode : Chain Index Number

I n −1;n =
∑ Pn.Qa
Q
x100
∑ P .Qa
n −1

3. Penggunaan angka indeks dalam pendeflasian


Untuk mengukur upah nyata (real money), karena
upah ini lebih berarti daripada money wage yg diterima

Real wage merupakan purchasing power (daya beli)

money wage
Purchasing power = x100
index
Secular trend analysis : Untuk memperkirakan gejala /
Kemungkinan pada masa yg akan datang

a. Trend Linier : - Freehand method


- Semi avarage method
- Moving avarage method
- Least squares method

a. Trend Parabolic : Y = a + bx + cx
1 2

Untuk mendapatkan konstanta a, b, c, digunakan persamaan normal


ΣY = na + cΣx 2
ΣXY = bΣX 2
ΣX 2Y = aΣX 2 + CΣX 4
Konstanta b dapat dihitung dari persamaan kedua, sedangkan
a dan
d c secara simultan
i l dapat
d dihitung
dihi dari
d i persamaan satu dan
d tiga
i
Distribusi Normal (Curve Normal):digunakan untuk

Menghitung : 1. Proporsi (%) dari suatu kejadian yg diharapkan


2 Nilai tertentu dari suatu proporsi (%) yang diharapkan
2.

Alat bantu dg curve normal Rumus :


x −u
Ζ
σ
0,5 U 0,5 Z = Proporsi (%) dari kejadian
yg diharapkan
x = nilai yang diharapkan
U = rata-rata
σ = standar deviasi
PENYELESAIAN MENGGUNAKAN TABEL LUAS CURVE NORMAL
Estimasi secara statistik :

Untuk meramalkan nilai parameter berdasarkan


Pengamatan
g sampel

a. Interval estimasi untuk U : Menduga rata-rata populasi (U)


x
Atas dasar rata-rata sampel

α s
Rumus U = x±Ζ
2 n

b. Interval estimasi untuk P

α pˆ (1 − pˆ )
P = pˆ ± Ζ
2 n
Tes Hipotesis
p : Untuk menguji
g j apakah
p suatu p
pernyataan
y dapat
p diterima atau tidak

Ada dua hipotesis :

1. Hipotesis Nihil (Ho) : Berisi pernyataan yang akan dibuktikan (diuji)

2 Hi
2. Hipotesis
t i alternatif
lt tif (h
(ha/h1)
/h1) : S
Sebagai
b i pembanding
b di d darii H
Ho d
dan H
Ha selalu
l l
Memberikan gambaran bahwa nilai parameter ≠
Nilai yang dihipotesiskan

Nilai yg akan diuji dalam test hipotesis :

a. Mean
M Parameter
P t
b. Perbedaan dua mean parameter
c. Proporsi parameter
d. Perbedaan dua proporsi parameter
Langkah-langkah dalam test hipotesis :

1. Memformulasikan Ho dan Ha
Ho berisi pernyataan
Ha berisisi sanggahan dari pernyataan (Ho)
2. Menentukan level o significance (1-α)
Atau bisa diketahui tingkat penyimpangan (α)
α 10% : tabel Ζα/2 = 1,64
α 5% : tabel Ζα/2 y disebut Ζ tabel
Ini biasanya
/2 = 1,96
1 96
α 1% : tabel Ζα/2 = 2,58
3. Menentukan kriteria p
pengujian
g j ((rule of the test))
Ho diterima bila :
Ho
Ho
diterima
Ho - Ζ tabel ≤ Ζ hit ≤ Ζ tabel
ditolak ditolak
H dit
Ho ditolak
l k bil
bila :
Ζ Hit > Ζ tabel
- Ζ tabel Ζ tabel
Ζ Hit < - Ζ tabel
4. Perhitungan sampel (Ζ hit)
5. Kesimpulan : a. Menerima Ho berarti menolak Ha
b. Menolak Ho berarti menerima Ha

Uji hipotesis
hi t i tentang
t t Mean
M
1. Ho : U = Uo Artinya nilai parameter = nilai yg dihipotesiskan
2 Ha : U ≠ Uo Artinya nilai parameter ≠ nilai yg dihipotesiskan
2.
α 10% : tabel Ζα/2 = 1,64
α 5% : tabel Ζα/2 = 1,96
1 96
α 1% : tabel Ζα/2 = 2,58
Ho diterima bila
3 Rule of the test
3. 1 64 ≤ Ζhit < 1,64
- 1,64 1 64
- 1,96 ≤ Ζhit < 1,96
, ≤ Ζhit < 2,58
- 2,58 ,
Ho ditolak bila
- 1,64 1,64 Ζhit < -Ζtabel
- 1,96
1 96 1 96
1,96 Ζhit > Ζtabel
- 2,58 2,58
x −Uo x = rata-rata sampel
4. Ζhit =
s Uo = nilai hipotesis
n S = standar deviasi sampel
n = jumlah sampel

5. Kesimpulan

Ilustrasi : Ada pernyataan dari dinas Pendidikan, bahwa siswa SMU


mengalami
l i peningkatan
i k t d l
dalam memahami
h i pelajaran
l j matematika
t tik
terbukti nilai rata-rata mengalami peningkatan, sekarang nilai rata-
rata mencapai 70
Apakah anda menerima ?

Diambil sampel sebanyak 100 siswa,ternyata rata-rata ujian 68 dg


de iasi 5 α10%.
standar deviasi 10% Ujilah bahwa
bah a pernyataan
pern ataan tsb salah
UJI HIPOTESIS TENTANG PERBEDAAN DUA MEAN

Untuk menguji apakah data-data


data data pada populasi satu sama / ada
perbedaan yg signifikan dg rata-rata pada populasi dua

1. Ho : U1 = U2 (Rata-rata pada populasi pertama = rata-rata pd populasi kedua)


Ho : U1 ≠ U2 (Ada perbedaan yg signifikan antara rata-rata pertama dg kedua)

2. α : cari pada Ζtabel


Ho diterima bila
- Ζtabel ≤ Ζhit ≤ Ζtabel
Ho ditolak bila
Ζhit > Ζtabel
-Ζtabel Ζtabel Ζhit < Ζtabel
x1 − x2
4. Z hit =
S12 S 22
+
n1 n2

5 Kesimpulan
5.

Ilustrasi : Apakah ada perbedaan yg signifikan hasil ujian Matematika di


kabupaten Wonogiri dg di kabupaten Sukoharjo

nwonogiri nSukoharjo
X wonogiri Xsukoharjo
Swonogiri Ssukoharjo

G k α 5%.
Gunakan 5% ujilah
jil h
TES HIPOTESIS TENTANG PROPORSI

1. Ho : P = Po
Ha : P ≠ Po
2. Level of Significance (α)
3. Rule of the test
Ho diterima bila :
-Ztabel ≤ Zhit ≤ Ztabel

Ho ditolak bila :
− Zα Zα Z < -Ztabel
2 2
(-Ztabel) (Ztabel) Z > Ztabel
x
− Po
4. Zhit = n
Po (1 − Po )
n
5. Kesimpulan :

Ilustrasi :

Informasi dari dinas Pendidikan di Kabupaten mengatakan


bahwa 60% peserta ujian negara SMU dengan prestasi
sangat memuaskan. Suatu penyelidikan untuk menguji
kebenaran laporan
p tersebut menunjukkan
j 55 siswa dari
100 siswa yang dijadikan random sampelnya dengan hasil
ujian sangat memuaskan.
Apakah
A k h anda
d berpendapat
b d t bahwa
b h l
laporan t
tersebut
b t palsu.
l
Gunakan alpha 10%
TES HIPOTESIS TENTANG PERBEDAAN DUA PROPORSI

1. Ho : P1 = P2
Ha : P1 ≠ P2
2. Level of Significance (α)
3. Rule of the test
Ho diterima bila :
-Ztabel ≤ Zhit ≤ Ztabel
Ho ditolak bila :
Zhit < -Ztabel
− Zα Zα Zhit > Ztabel
2 2
(-Ztabel) (Ztabel)

x1 x2
− X1 + X 2
n1 n 2 Dimana P=
4. Zhit = n1 − n2
1 1
P (1 − P )( + )
n1 n2
5. Kesimpulan :

Ilustrasi :

Dari survey yg dilakukan oleh LSM pd dua kota Kabupaten sbb :


- Kabupaten Sukoharjo diambil sampel sebanyak 100n sangat
memuaskan.
- Kabupaten
K b t WWonogirii i diambil
di bil sampell 50 siswa
i SMU
5 diantaranya lulus UNA dg sangat memuaskan.
Gunakan α 5%. Apakah ada perbedaan yg signifikan
Chi Square Test : Uji hipotesis tentang perbedaan
proporsii dengan
d sampell lebih
l bih
dari dua (k >2)
1. Apabila hanya 2 alternatif
a. Ho : P1 = P2 = ….. = Pn
Ha : P1 ≠ P2 ≠ ….. ≠ Pn
b. Level of significance X2 (α.k-1)
c. Rule of the test
Ho diterima bila : X2hit ≤ X2tabel
Ho ditolak bila : X2hit > X2tabel
X2tabel
k
(nij − eij ) 2 Keterangan :
X 2
hit =∑ nij=actual
j frequencis
q ((data))
j =1 (eij
ij ) eij=expected frequencis
e. kesimpulan
Ilustrasi lihat lampiran
2. Apabila alternatif >2 (test of independency)

a. Ho : semua variabel independen


Ha : semua variabel dependen
b Level of significance
b. X2 (α,(r-1)(k-1)
c. Rule of the test
H dit
Ho diterima
i bila
bil : X2hit ≤ X2tabel
Ho ditolak bila : X2hit > X2tabel
X2tabel

r k
(nij − eij )
d
d. X =∑
2

i= j j =i (eij )
e. Kesimpulan
p
Ilustrasi lihat lampiran
Annova ((Test Hipotesis
p tentang
gpperbedaan Mean sampel
p lebih dari dua))
1. Ho : U1 = U2=……….= Un
Ha : U1 ≠ U2 ≠……….≠
≠ ≠ Un
2. Level of significance F (α ; k – 1 ; ( n - 1)

3. Rule of the test


Ho diterima bila : Fhit ≤ Ftabel
Ho ditolak bila : Fhit > Ftabel
Ftabel

variances between mean


4. Fhit =
variances within group

5. Kesimpulan

Ilustrasi di lampiran