Anda di halaman 1dari 2

OTOMATIASASI PERKANTORAN

Otomatiasasi perkantoran merupakan kaitan berbagai komponen dalam menangani informasi,


mulai dari input hingga distribusi dengan memanfaatkan bantuan teknologi secara optimal
dan campur tangan manusia secara minimal. Pada akhirnya dapat meletakkan landasan yang
kuat untuk integrasi informasi sehingga perusahaan mampu berkompetisi dengan lebih baik.

Otomatisasi adalah penggunaan mesin untuk menjalankan tugas fisik yang biasa dilakukan
oleh manusia. Otomasi Kantor (Office Automation) adalah semua sistem elektronik formal
dan informal terutama yang berkaitan dengan komunikasi informasi kepada dan dari orang
yang berada di dalam maupun di luar perusahaan.

Otomasi kantor merupakan proses kerja mesin dan sedikit usaha manusia. Otomatisasi kantor
bertujuan untuk meningkatkan produktivitas. Fasilitas dari otomasi perkantoran meliputi dari
berbagai jenis komputer melalui jaringan komunikasi dengan mesin faksimili dan pencetak,
pengolahan data, arsip elektronik, surat elektronik, pengaturan jadwal rapat otomatis, sistem
informasi manajemen, dan pemrograman.

Otomasi perkantoran sering disebut juga sebagai kantor elektronik, karena aliran dokumen
dari satu bagian ke bagian lain dilakukan secara elektronik. Kantor dapat diartikan sebagai
tempat dimana dilakukan berbagai macam kegiatan pelaksanaan organisasi dalam rangka
mencapai tujuan.

Para ahli komputer mempunyai tanggung jawab, karena dengan adanya otomasi perkantoran,
peran tradisional para manajemen tingkat menengah berubah secara drastis. Hal ini
disebabkan karena pimpinan perusahaan mendapatkan informasi/laporan langsung dari
komputer terhadap profesi yang mereka lakukan dan setiap orang harus memiliki etika
masing-masing.

Manfaat yang dapat diperoleh perusahaan dalam pemanfaatan sistem otomatisasi


perkantoran, diantaranya :
1. Otomatisasi perkantoran membuat informasi menjadi lebih murah dan mudah
digunakan, dipindahkan, dan dirawat.
2. Dapat meletakkan landasan yang kuat untuk integrasi informasi sehinggga perusahaan
mampu berkompetisi lebih baik.
3. Komputer tidak menggantikan pekerja saat ini, komputer mampu menunda
penambahan pegawai yang diperlukan untuk menangani beban kerja yang bertambah.
4. Pemecahan masalah kelompok/tim.
5. Cara OA berkontribusi pada komunikasi ke dan dari manajer membuatnya sangat
cocok diterapkan untuk memecahkan masalah kelompok.
6. Sebagai pelengkap bukan pengganti.
7. Sebagai suatu cara komunikasi bisnis. OA tidak akan menggantikan semua
komunikasi interpersonal tradisional seperti percakapan tatap muka, percakapan
telepon, pesan tertulis pada memo, dan sejenisnya. OA hanya melengkapi komunikasi
tradisional.
8. Meningkatkan produktivitas dan efektivitas pekerjaan.
9. Peningkatan komunikasi dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik dan lebih
cepat

Sumber :
1. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2013
2. Dihimpun dari berbagai sumber