Anda di halaman 1dari 4

TUGAS FARMAKOLOGI

(FARMAKODINAMIKA DAN FARMAKOKINETIKA AMOXICILIN)

1. NAMA : INDRIANI AYU LESTARI


ABSEN : 10
NIM : PO.71.31.1.16.015
PRODI : DIV GIZI

2. NAMA : SEPTI WULANDARI


ABSEN :
NIM : PO.71.31.1.16.0
PRODI : DIV GIZI

Amoxicillin adalah senyawa derivat penisilin yang semi sintetik, dengan aktivitas
antibakteri spektrum luas yang bersifat bakterisid. Obat ini sangat umum digunakan pada
berbagai macam penyakit.
Amoxicillin adalah obat yang digunakan pada infeksi bakteri, dan tidak perlu digunakan pada
infeksi virus. Penggunaan obat ini pada keadaan yang tidak tepat indikasi dapat meningkatkan
risiko terjadinya resistensi antibiotik.
Sinonim: amoksisilina,amoksisilin, amoxycillin
Nama kimia: α-amino-p-hydroxybenzylpenicillin
Amoxicillin digunakan sebagai terapi lini pertama untuk otitis media akut, pneumonia pada anak,
sinusitis bakterial akut, maupun gastritis yang disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori.
Amoxicillin memiliki efek terapeutik pada sebagian besar infeksi oleh bakteri gram-positif dan
beberapa gram-negatif yang patogen, namun kurang efektif terhadap infeksi Shigella dan bakteri
penghasil beta-laktamase. Bakteri patogen gram-positif yang dapat diterapi menggunakan
amoxicillin misalnya Staphylococcus, Streptococcus sp., Enterococcus sp., S. pneumoniae,
Neisseria gonorrhoea, dan Listeria sp. Sedangkan contoh bakteri patogen gram-negatif
adalah Haemophilus influenzae, Escherichia coli, Proteus mirabilis, danSalmonella.
TABEL 1 Deskripsi Singkat Amoksisilin

Perihal Deskripsi
Kelas Antiinfeksi

Sub-kelas Antibiotika/antibakteri, Beta lactam


Akses Resep
FDA Kategori B TGA Kategori A Bilamana perlu, dengan keuntungan lebih besar
Wanita hamil daripada risiko
Wanita
menyusui Ekskresi kedalam air susu ibu
Anak-anak First-line terapi untuk otitis media akut, dan pneumonia
Infant Respirasi cepat dengan tidak ada akses rujukan
FDA Approve

Farmakologi amoxicillin adalah melalui efek bakterisid terhadap bakteri pada fase
multiplikasi. Amoxicillin akan menginhibisi biosintesis dinding sel bakteri dan menyebabkan
eradikasi bakteri tersebut.

Farmakodinamik
Amoxicillin adalah turunan penisilin yang tahan asam, tapi tidak tahan terhadap penilinase. Obat
ini Stabil dalam suasana asam lambung, dan aktif melawan bakteri gram positif yang tidak
menghasilkan beta-laktamase, serta beberapa bakteri gram negatif karena obat tersebut dapat
menembus pori-pori di membran fosfolipid bakteri.

Amoxicillin memiliki efek bakterisidal yang bekerja terhadap bakteri yang sensitif terhadap obat
ini. Obat ini bekerja dengan cara menghambat biosintesis dinding sel mukopeptida. Pemberian
oral adalah pilihan, karena diabsorpsi lebih baik daripada obat derivat penisilin lain yang
diberikan secara parenteral.

Amoxicillin terutama diekskresikan ke urine, dalam bentuk yang tidak berubah. Ekskresinya
dapat dihambat dengan pemberian probenesid sehingga memperpanjang efek terapi.
Dikeluarkannya enzim penisilinase oleh bakteri dalam menghadapi serangan obat ini,
menyebabkan inaktifasi oleh plasmid, sehingga obat ini tidak dapat kehilangan efek terapinya.
Farmakokinetik
Farmakokinetik amoxicillin cukup baik terutama bila diberikan per oral. Bioavailabilitas bisa
mencapai 95% per oral.

Absorpsi

Amoxicillin diabsorpsi dengan cepat dan baik pada saluran pencernaan, dan tidak
tergantung adanya makanan. Bioavailabilitas berkisar antara 74─92%, dan bisa mencapai
95% per oral. Konsentrasi puncak dalam serum terjadi dalam 1─2 jam . Waktu puncak dalam
plasma darah bergantung pada bentuk sediaan, dimana waktu puncak akan dicapai dalam 2
hari untuk obat bentuk kapsul, 3 hari untuk obat bentuk tablet extended release, dan 1 hari
untuk obat bentuk suspensi. Karena amoxicillin diekskresikan terutama di ginjal, konsentrasi
dalam serum akan meningkat pada penderita gangguan ginjal
Absorpsi per oral pada neonatus lebih lambat dibandingkan anak-anak yang lebih
besar. Konsentrasi puncak dalam serum pada neonatus, didapat dalam 3─4,5 jam.

Distribusi

Distribusi amoxicillin terbanyak dalam cairan tubuh dan tulang, termasuk paru-paru,
sekresi bronkial, sekresi sinus maxilaris, empedu, cairan pleura, sputum, dan cairan telinga
tengah. Dalam cairan serebrospinal amoxicillin dapat ditemukan dalam konsentrasi <1%.
Dalam ikatan protein plasma, 17─20%. Pada wanita hamil, amoxicillin dapat melewati sawar
plasenta.

Metabolisme

Bio transformasi amoxicillin terjadi di hepar. Waktu paruh amoxicillin kurang lebih 1
jam pada orang dewasa. Waktu paruh pada anak bisa lebih singkat. Pada neonatus, waktu
paruh berkisar 3-4jam jam untuk neonatus cukup bulan. Pada infant dan anak-anak, berkisar
antara 1-2 jam. Waktu paruh akan memanjang pada penderita dengan gagal ginjal.

Eliminasi

Amoxicillin diekskresikan melalui urine. Sekitar 50-80% dosis amoxicillin


diksresikan ke urine tanpa berubah bentuk. Ekskreasi obat ke ginjal akan lebih lama pada
neonatus dan infant karena fungsi ginjal yang belum berkembang sempurna.
Resistensi
Beberapa bakteri telah dilaporkan resistensi terhadap amoxicillin, yaitu Methicillin-resistant
Staphylococcus aureus /MRSA dan golongan cocci gram positif. Resistensi amoxiciliin terjadi
karena beberapa faktor, diantaranya adalah:
 Penggunaan secara berlebihan di masyarakat yang diperoleh tanpa resep dokter

 Pemberian resep yang tidak perlu, atau tidak rasional

 Penggunaan ekstensif di bidang agrikultural

Tersedianya beberapa antibiotika baru