Anda di halaman 1dari 43

Disusun oleh:

XI TKJ 1

CITRA AGUSTIN

(NIS: 6265/0937.071)

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 PURWOSARI
Jalan Raya Purwasari-Purwosari-Pasuruan 67162 Telp. (0343) 613747
E-mail: purwosarismkn1@yahoo.co.id
Website: www.smkn1purwosari.sch.id
Tahun Pelajaran: 2014-2015
☻ Proses Instalasi Debian 7.1
1. Pilih pilihan “Install” untuk instalasi dengan mode text, jika memilih pilihan
“Graphical Install” maka mode instalasi tersebut berbasis GUI. Disini saya
memakai mode text jadi pilih pilihan “Install”.

2. Pilih bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi berlangsung. Untuk
defaultnya, pilih “English”

1
3. Pilih area lokasi Negara yang akan digunakan untuk mengatur zona waktu,
karena daerah lokasi anda tidak ada dalam daftar maka pilih “Other”

2
4. Selanjutnya pilih “Asia”

5. Kemudian pilih “Indonesia”.

3
6. Pilih “United States” untuk Country to base default locale settings

7. Konfigurasi keyboard yang akan digunakan, sesuaikan dengan jenis keyboard


laptop anda. Pilih “American English”.

4
8. Tunggu proses penambahan komponen, konfigurasi network dengan DHCP dan
lainnya sampai selesai.

5
9. Beri nama system anda, disini saya memakai hostname “citra”.

6
10. Buat password untuk root. Jangan lupa untuk diingat password tersebut

11. Masukkan password yang sudah anda buat untuk verifikasi password.

7
12. Buat nama user baru.

13. Buat nama akun system anda

8
14. Buat password akun anda.

15. Masukkan password yang sudah anda buat untuk verifikasi password.

9
16. Pilih zona waktu daerah tempat tinggal anda. Disini saya berada di zona Waktu
Indonesia Barat jadi memilih “Western”

17. Buat partisi baru dengan cara manual saja yaitu pilih “Manual”

10
18. Buat 2 partisi untuk Root dan Swap.
a. Untuk root memakai 10 GB dengan type partisi Primary, dan digunakan
sebagai ext4 Journaling File System.

11
12
13
b. Untuk Swap memakai 737,1 MB dengan type partisi Logical dan digunakan
sebagai Swap Area

14
15
16
17
Setelah mengatur partisi, maka muncul tampilan berikut yang memberitahukan bahwa
pengaturan tersebut akan ditulis dalam Disk anda. Pilih “Yes”. Lalu tunggu proses instalisasi
selesai.

18
19. Lakukan scan CD/DVD debian 6 Disc 1 dan Disc 2. Pilih ”Yes”

19
20. Pilih “Yes” untuk melakukan scan dvd debian 6 disc 1

21. Kemudian lakukan scan dvd debian 6 disc 2. Masukkan DVD tersebut untuk
melakukan scan. Tunggu beberapa waktu sampai proses scan DVD selesai.
Setelah selesai, ganti Disc 2 menjadi Disc 1.

20
21
22. Untuk konfigurasi paket, pilih saja “No”

22
23. Pilih software yang akan di instal. Selain memilih defaultnya yaitu Laptop dan
Standart system utilities, Pilih Debian desktop environment untuk tampilan
GUI. Untuk memilih software yang akan di instal cukup menekan tombol space.
Setelah selesai memilih, tekan Enter.

24. Tunggu proses instalasi selesai

23
25. Instal GRUB boot loader untuk master boot record maka pilih “Yes”

26. Instalasi telai selesai, lakukan restart untuk memulai menggunakan system
operasi tersebut.

24
27. Tampilan debian 7.1

25
☻ Konfigurasi Server untuk VOIP
1. Buka Terminal lalu masuk ke root dengan ketikkan perintah su

2. Instal software Asterisk dengan perintah “apt-get install asterisk”

3. Kemudian saat proses instalasi asterisk berlangsung, muncul tampilan


Configuring ITU-T Telephone Code. Isi dengan kode negara Indonesia yaitu 62

26
4. Pindah ke directory /etc/asterisk/ dengan mengetikkan perintah “cd
/etc/asterisk/”.

5. Tampilkan daftar file yang ada dalam directory /etc/asterisk/ untuk mencari file
sip.conf. Ketikkan perintah “ls”

27
6. Edit file sip.conf tersebut dengan perintah “nano sip.conf”

7. Pindah ke baris paling akhir di file tersebut dan tambahkan script seperti di
gambar di bawah ini.
 untuk pengaturan secara umum

[general]

port = 5060

bindaddr = 0.0.0.0

context=others

 untuk pengaturan pembuatan user dan juga sebagai nomor telepon


[20211108]
Type=friend
Context=myphones
Secret=123
Host=dynamic

Dan juga,
[20211188]
Type=friend
Context=myphones
Secret=123
Host=dynamic

Setelah selesai simpan konfigurasi dengan tekan Ctrl+O dan keluar dari file
dengan tekan Ctrl+X

28
8. Tampilkan daftar file yang ada dalam directory /etc/asterisk/ untuk mencari file
extensions.conf. Ketikkan perintah “ls”

9. Edit file extensions.conf tersebut dengan mengetikkan perintah “nano


extensions.conf”

29
10. Pindah ke baris paling akhir di file tersebut dan tambahkan script seperti di
gambar di bawah ini.
[others]
[myphones]
Exten => 20211108,1,Dial(SIP/20211108)
Exten => 20211188,1,Dial(SIP/20211188)

Kemudian simpan konfigurasi dengan tekan Ctrl+O dan keluar dari file dengan
tekan Ctrl+X

11. Restart asterisk agar semua konfigurasi dapat tersimpan. Ketikkan perintah
“service asterisk restart”.

☻ Instalisasi Softphone (ZOIPER 3.6)


1. Pilih Next untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

30
2. Pilih I Accept the agreement lalu klik Next untuk melanjutkan ke tahap
selanjutnya.

3. Pilih komponen yang akan anda instal, lalu klik Next untuk melanjutkan ke tahap
selanjutnya.

31
4. Tentukan direktori tempat penyimpanan hasil instalasi. Lalu klik Next untuk
melanjutkan ke tahap selanjutnya.

5. Buat nama folder dari program tersebut. Lalu klik Next untuk melanjutkan ke
tahap selanjutnya.

32
6. Pilih user yang akan digunakan nanti. Lalu klik Next untuk melanjutkan ke tahap
selanjutnya.

7. Semua konfigurasi yang telah dilakukan telah siap melakukan instalasi. Lalu klik
Next untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

33
8. Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi selesai.

34
9. Proses instalasi telah selesai dan siap digunakan.

10. Tampilan di bawah ini merupakan tampilan pengaturan audio. Klik OK

35
11. Pilih type akun yang akan digunakan yaitu SIP. lalu klik Next untuk melanjutkan
ke tahap selanjutnya.

12. Isi nama akun anda, isi password juga. Lalu klik Next untuk melanjutkan ke tahap
selanjutnya.

36
13. Tunggu beberapa menit sampai selesai

37
☻ Konfigurasi Client 1 Mode Host-Only
1. Atur Network Adapter seperti yang telah ditunjukkan pada gambar berikut yaitu
buka VirtualBox  Settings  Network  Adapter 1  Host-Only Adapter
 Pilih VirtualBox Host-Only Ethernet Adapter  OK

2. Di PC Client 1, buka Control Panel  Change Adapter Settings  Network


and Sharing Center  Klik kanan lalu pilih Properties.

3. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4), kemudian pilih Properties.

38
4. Atur IP Address secara static,
IP Address : 202.111.8.9  IP Address milik Client
Subnet Mask : 255.255.255.240
Default Gateway : 202.111.8.8  IP Address milik Server

39
5. Buka Command Prompt untuk melakukan ping dari PC Client 2 ke Server
dengan mengetikkan perintah ping 202.111.8.8

☻ Konfigurasi Client 2 Mode Bridge


1. Sebelum konfigurasi Client, atur Network Adapter seperti yang telah ditunjukkan
pada gambar berikut yaitu buka VirtualBox  Settings  Network  Adapter
1  Bridged Adapter  OK

2. Di PC Client 2, buka Control Panel  Change Adapter Settings  Network


and Sharing Center  Klik kanan lalu pilih Properties.

40
3. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4), kemudian pilihlah Properties.

41
4. Atur IP Address secara static,
IP Address : 202.111.8.8  IP Address milik Client 2
Subnet Mask : 255.255.255.240
Default Gateway : 202.111.8.9  IP Address milik Server

5. Buka Command Prompt lalu lakukan ping dari PC Client 2 ke PC Server.


Ketikkan perintah ping 202.111.8.8

42