Anda di halaman 1dari 118

Dr.

Luwiharsih,MSc

sistem manajemen informasi 1


dr Luwiharsih, MSc

sistem manajemen informasi 2


JABATAN SEKARANG :
Ka Bidang Diklat KARS 2011 - sekarang
Ka Kompartemen Manajemen Mutu PERSI 2015 –
2018

PENDIDIKAN
• SI Fakultas Kedokteran Unair
• SII Pasca Sarjana UI, Manajemen Rumah Sakit

sistem manajemen informasi 3


PENGALAMAN KERJA
o Surveior & Pembimbing Akreditasi RS
(1995 – sekarang )
o Direktur RSK Sitanala Tangerang ( 2007 –
2010 )
o Ka Sub Dit RS Pendidikan ( 2005 – 2007 )
o Ka Sub Dit RS Swasta ( 2001 – 2005 )
o Ka Sub Dit Akreditasi RS (1995 – 2001)

sistem manajemen informasi 4


Mcleod (1992) menyatakan bahwa “Sistem
Informasi merupakan sistem yang mempunyai
kemampuan untuk mengumpulkan informasi
dari semua sumber dan menggunakan
berbagai media untuk menampilkan
informasi”.

sistem manajemen informasi 5


Sistem Informasi dapat dibedakan
menjadi 2,

1. sistem informasi manual

2. sistem informasi berbasis komputer


(Computer Based Information
System/CBIS)

sistem manajemen informasi 6


Walaupun komputerisasi dan teknologi

lainnya meningkatkan efisiensi, prinsip

manajemen informasi yang baik tetap

berlaku untuk semua metode, baik berbasis

kertas maupun elektronik.

Bab MKI, gambaran umum, alinea terakhir

sistem manajemen informasi 7


• Input merupakan sekumpulan data mentah dalam organisasi
maupun di luar organisasi untuk diproses dalam suatu sistem
ekonomi.

• Processing merupakan konversi/pemindahan, manipulasi


dan analisis input mentah menjadi bentuk yang lebih berarti
bagi manusia.

• Output merupakan distribusi informasi yang sudah diproses ke


anggota organisasi dimana output tersebut akan digunakan.

sistem manajemen informasi 8


• Informasi merupakan data yang telah diolah menjadi suatu
bentuk yang mempunyai arti dan bermanfaat bagi
manusia.

• Data merupakan merupakan fakta atau gambaran mentah


(business facts) yang menunjukkan peristiwa yang terjadi
dalam organisasi dan lingkungan fisik yang dikumpulkan
melalui serangkaian prosedur.

• Selanjutnya, informasi merupakan interpretasi data yang


disajikan dengan cara yang berarti dan berguna.

sistem manajemen informasi 9


Teknologi Informasi merupakan

bentuk teknologi untuk

menangani informasi.

sistem manajemen informasi 10


Materials

Machines Money

Four Ms Plus

Men Information

sistem manajemen informasi 11


• SUMBER DAYA FISIK

1. Man (Manusia)

2. Material (Bahan)

3. Machine (Mesin - termasuk fasilitas + energi )

4. Money (Uang )

• SUMBER DAYA KONSEPTUAL

5. Information (Informasi – termasuk data)

Sumber daya yang ke-5 (informasi) memiliki nilai dari apa


yang diwakilinya, bukan dari bentuk wujudnya. Para
manajer menggunakan sumber daya konseptual untuk
mengelola sumbersistem
daya fisik.
manajemen informasi 12
• Manajer memastikan bahwa data mentah yang
diperlukan terkumpul dan kemudian diproses
menjadi informasi yang berguna, kemudian ia
memastikan bahwa orang yang layak dalam
organisasi menerima informasi tersebut dalam
bentuk yang tepat pada saat yang tepat, sehingga
informasi tersebut dapat dimanfaatkan.

• Pada akhirnya manajer membuang informasi yang


tidak berguna dan menggantikannya dengan
informasi yang mutakhir dan akurat.
sistem manajemen informasi 13
• Seluruh aktivitas memperoleh informasi,
menggunakannya seeffektif mungkin, dan
membuangnya pada saat yang tepat, disebut
“Manajemen Informasi”

DATA >> INFORMASI >> PENGETAHUAN >> PENGAMBILAN KEPUTUSAN

sistem manajemen informasi 14


sistem manajemen informasi 15
Memberikan asuhan pasien adalah
suatu upaya yang kompleks dan
sangat tergantung pada
komunikasi dan dari informasi.

sistem manajemen informasi 16


Pasien INFORMASI YG
DIDAPAT
KURANG BAIK

Komuni Keluar
PPA
kasi ga

Masya
rakat

sistem manajemen informasi 17


• mengidentifikasi kebutuhan informasi;

• merancang suatu sistem manajemen informasi;

• mendefinisikan dan mendapatkan data dan


informasi;

• menganalisis data dan mengolahnya menjadi


informasi;

• mentransmisi/mengirim serta melaporkan data dan


informasi; dan

• mengintegrasikan dan menggunakan informasi.


sistem manajemen informasi 18
Mengintegrasi kan &
Identifikasi
menggunakan
kebutuhan informasi
informasi

Merancang system Mengirim/


manajemen melaporkan
informasi informasi

Mendefinisikan & Menganalisis &


mendptkan data mengolah data

sistem manajemen informasi 19


sistem manajemen informasi 20
MKI
Standar MKI. 9
RS merencanakan dan merancang proses manajemen
informasi untuk memenuhi kebutuhan informasi baik
internal dan maupun eksternal

Ada sistem manajemen


informasi di RS

sistem manajemen informasi 21


Elemen Penilaian MKI. 9
MKI
1. Kebutuhan informasi dari para pemberi yan klinis
dipertimbangkan dalam proses perencanaan.

2. Kebutuhan informasi dari para pengelola RS dipertimbangkan


dalam proses perencanaan.

3. Kebutuhan informasi dan persyaratan individu dan agen di luar


RS dipertimbangkan dalam proses perencanaan.

4. Perencanaan didasarkan atas ukuran dan kompleksitas RS

Identifikasi Rancangan Sistem


kebutuhan sistem Manajemen
informasi informasi Informasi RS

sistem manajemen informasi 22


Pelayanan pasien/Asuhan pasien Komunikasi
• Informasi dari & untuk pasien efektif 
• Informasi dokter/staf klinis ke pasien sistem asuhan
• Informasi antar PPA/Staf klinis pasien
Manajemen RS
• Informasi kepegawaian
MKI
• Informasi keuangan,
• Informasi lainnya.
Sistem
• Program manajemen mutu
Manajemen

Pihak luar data/informasi

Laporan
Publikasi data mutu
sistem manajemen informasi 23
Standar MKI. 20
MKI
Kumpulan data dan informasi mendukung
asuhan pasien, manajemen rumah sakit, dan program
manajemen mutu.

Elemen Penilaian MKI. 20


1. Kumpulan data dan informasi mendukung asuhan pasien.

2. Kumpulan data dan informasi mendukung manajemen RS.

3. kumpulan data dan informasi mendukung program


manajemen mutu.

sistem manajemen informasi 24


MKI

Mendukung :
Sistem Sistem - asuhan pasien
manajemen manajemen - manajemen RS
data informasi - program manajemen
mutu

sistem manajemen informasi 25


Standar MKI. 20.1. MKI
RS mempunyai proses untuk mengumpulkan data dan
telah menetapkan data dan informasi apa yang secara rutin
(regular) dikumpulkan untuk memenuhi kebutuhan staf klinis dan
manajemen di RS, serta agen/badan/ pihak lain di luar RS.

Elemen Penilaian MKI. 20.1


1. RS mempunyai proses untuk mengumpulkan data dalam
merespon kebutuhan pengguna yang diidentifikasi

2. RS memberikan data yang dibutuhkan kepada lembaga di


luar RS. (lihat juga PPI.10.6, EP 1)

sistem manajemen informasi 26


Data
MKI

Dikumpulkan
- analisis

Informasi

- Staf klinis
- Manajmen RS
- Pihak luar 27
sistem manajemen informasi
Standar MKI. 20.2
RS mempunyai proses untuk menggunakan atau berpartisipasi
dalam database eksternal.

Elemen Penilaian MKI. 20.2


MKI
1. RS mempunyai proses untuk berpartisipasi dalam atau
menggunakan informasi dari data base eksternal.

2. RS berkontribusi data atau informasi kepada data base


eksternal sesuai peraturan dan perundang-undangan.

3. RS membandingkan kinerjanya dengan menggunakan


rujukan/ referensi dari data base eksternal. (lihat juga
PMKP.4.2, EP 2, dan PPI.10.4, EP 1)

4. Keamanan dan kerahasiaan dijaga ketika berkontribusi atau


menggunakan data base eksternal
sistem manajemen informasi 28
KPRS RS Kemkes

Asuransi
RS Dinkes

sistem manajemen informasi 29


Standar MKI. 21
RS mendukung asuhan pasien, pendidikan, riset, dan manajemen
dengan informasi yang tepat waktu dari sumber data terkini

Elemen Penilaian MKI. 21


MKI
1. Informasi ilmiah terkini dan informasi lain mendukung
pelayanan pasien

2. Informasi ilmiah terkini dan informasi lain mendukung


pendidikan klinik

3. Informasi ilmiah terkini dan informasi lain mendukung riset.

4. Informasi profesional terkini dan informasi lain untuk


mendukung manajemen

5. Informasi diberikan dalam kerangka waktu yang memenuhi


harapan pengguna. sistem manajemen informasi 30
MKI Ke luar RS/
Data base
publikasi
eksternal
data

Kebutuhan Pengumpul Analisis


informasi an data Informasi
data

PROGRAM MANAJEMEN MUTU

Internal RS
DIJAGA KEAMANAN & KERAHASIANNYA
sistem manajemen informasi 31
sistem manajemen informasi 32
PMKP
STANDAR PMKP.1.3. Sistem

Pimpinan memberikan bantuan teknologi dan Mana

dukungan lainnya untuk mendukung program Jemen

PMKP. Data mutu

ELEMEN PENILAIAN PMKP.1.3.


• Hard
1. Pimpinan memahami teknologi dan unsur ware
bantuan lain yang dibutuhkan untuk menelusuri • Soft
dan membandingkan hasil dari evaluasi ware
2. Untuk menelusuri dan membandingkan hasil dari
• Panduan
evaluasi ini, pimpinan menyediakan teknologi
/SPO
dan dukungan sesuai dengan sumber daya yang manj
ada di RS PMKP luwi edit 21 Juni 2015
data
33
PMKP
Standar PMKP.1.4.

PMKP di informasikan ke staf Publikasi data


dan
Hasil program
Elemen Penilaian PMKP.1.4.
PMKP
1. Informasi tentang program PMKP di
sampaikan kepada staf
SPO publikasi
2. Komunikasi dilakukan secara reguler melalui data (integrasi
saluran yang efektif (lihat juga PPI ). dng PPI) 
3. Komunikasi termasuk kemajuan dalam hal buletin, keg
penerapan sasaran keselamatan pasien diklat, rapat
koordinasi
PMKP luwi edit 21 Juni 2015 34
PMKP
Standar PMKP.4.

Petugas dengan pengalaman, pengetahuan dan keterampilan


cukup mengumpulkan dan menganalisis data secara sistematik.

Elemen Penilaian PMKP.4.

1. Data dikumpulkan, dianalisis dan diubah menjadi informasi

2. Orang yang mempunyai pengalaman klinis atau manajerial,


pengetahuan dan keterampilan terlibat dalam proses

3. Metoda dan tehnik-tehnik statistik digunakan dalam melakukan


analisis dari proses, bila sesuai.

4. Hasil analisis dilaporkan kepada mereka yang bertanggung


jawab untuk melakukan tindak lanjut (lihat juga TKP.3.4, EP 2)
PMKP luwi edit 21 Juni 2015 35
PMKP
Standar PMKP.4.1

Frekuensi dari analisis data disesuaikan dengan proses yang


sedang dikaji dan sesuai dengan ketentuan rumah sakit.

Elemen Penilaian PMKP.4.1.

1. Frekuensi melakukan analisis data disesuaikan dengan


proses yang sedang dikaji

2. Frekuensi dari analisis data sesuai dengan ketentuan rumah


sakit

PMKP luwi edit 21 Juni 2015 36


PMKP
Standar PMKP.4.2.

Proses analisis dilakukan dengan membandingkan secara

internal, membandingkan dng RS lain bila tersedia, dan

membandingkan dengan standar keilmuan serta membandingkan

dengan praktek yang baik.

Elemen Penilaian PMKP.4.2.

1. Perbandingan dilakukan dari waktu ke waktu didalam RS

2. Perbandingan dilakukan dng RS lain yang sejenis, bila ada

kesempatan

3. Perbandingan dilakukan dengan standar, bila memungkinkan

4. Perbandingan dilakukan dengan praktek yang baik


PMKP luwi edit 21 Juni 2015 37
PMKP
Standar PMKP.5.

RS menggunakan proses internal utk melakukan

validasi data

Elemen Penilaian PMKP.5.

1. Rumah sakit mengintegrasikan kegiatan validasi data


kedalam proses manajemen mutu dan proses peningkatan.

2. Rumah sakit punya proses validasi data secara internal yang


memasukkan hal-hal yang dimuat di huruf a) sampai f) dari
Maksud dan tujuan.

3. Proses validasi data memuat paling sedikit indikator yang


dipilih seperti yang diharuskan di PMKP.3.1.
PMKP luwi edit 21 Juni 2015 38
SISTEM MANAJEMEN
PMKP DATA - INFORMASI

Laporan Insiden
Keselamatan
Pasien

Data/
Indikator Pengum- Infor
mutu Pemilihan Analisis masi
pulan

Data surveilance

sistem manajemen informasi 39


Validasi dan analisis dari indikator penilaian
(PMKP 4, 4.1, 4.2)

DIBANDINGKAN
• Didlm RS/tren Metode statistik
• Dng rs lain
• Dng standar
• Dng praktik terbaik

Pengumpulan
Analisis data Pelaporan
data

Validasi data
Untuk IAK baru/ada
perubahan &
publikasi data

Komisi Akreditasi Rumah Sakit


PPI

Standar PPI 6.
• Rumah sakit menggunakan pendekatan
berdasar risiko dalam menentukan fokus dari
program pencegahan dan pengendalian
infeksi di rumah sakit adalah pencegahan,
pengendalian dan pengurangan infeksi terkait
pelayanan kesehatan.

luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014


PPI

Standar PPI.4.

• Pimpinan rumah sakit menyediakan sumber daya yang cukup


untuk mendukung program PPI.

Elemen Penilaian PPI.4.

1. Pimpinan RS menunjuk staf yang cukup untuk program PPI

2. Pimpinan rumah sakit mengalokasikan sumber daya yang


cukup untuk program PPI

3. Ada sistem manajemen informasi untuk mendukung


program PPI

luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014


PPI
1. Rumah sakit telah menetapkan fokus Surveilance 
program melalui pengumpulan data Penetapan fokus
yang ada di Maksud dan Tujuan a) surveilance  a) sd f)
sampai f)
2. Data yang dikumpulkan a) sampai f) Pengumpulan data,
dievaluasi/dianalisis. analisis & interpretasi
data surveilance
3. Berdasarkan evaluasi/analisis data, Rencana tindak lanjut
maka diambil tindakan memfokus atau surveilance  action
memfokus ulang program pencegahan plan
dan pengendalian infeksi.
4. Rumah sakit melakukan asesmen ICRA  Infection
terhadap risiko paling sedikit setiap Control Risk
tahun dan hasil asesmen Assessment setahun
didokumentasikan luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014 sekali
PPI
Rumah sakit mengumpulkan dan mengevaluasi data dan tempat infeksi yang
relevan sebagai berikut :
a. Saluran pernafasan, seperti : prosedur dan peralatan terkait dengan
intubasi, dukungan ventilasi mekanis, tracheostomy dan lain sebagainya. 
Data VAP, HAP
b. Saluran kencing, seperti : prosedur invasif dan peralatan terkait dengan
indwelling urinary kateter, sistem drainase urin dan lain sebagainya  Data
ISK
c. Peralatan intravaskuler invasif, seperti insersi dan pelayanan kateter vena
sentral, saluran vena periferi dan lain sebagainya  IADP, Sepsis Klinis (IADP
pd neonatus/bayi), Phlebitis
d. Lokasi operasi, seperti pelayanan dan tipe pembalut luka dan prosedur
aseptik terkait  IDO/ILO
e. Penyakit dan organisme yang signifikan secara epidemiologis, multi drug
resistant organism, virulensi infeksi yang tinggi.
f. Muncul dan pemunculan ulang (emerging atau reemerging) infeksi di
masyarakat.
luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014
INTEGRASI PPI & PMKP
INDIKATOR AREA KLINIK PMKP 3.1
1.
2. INSIDEN KESELAMTAN
PASIEN
3.
4.
5.
6.
7. DATA
SURVEILANCE
8.
9.
10. Data surveiilance /INDIKATOR
luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014
Standar PPI 10.1.
• Rumah sakit menelusuri risiko infeksi, infeksi dan kecenderungan
infeksi terkait pelayanan kesehatan

PPI
Elemen Penilaian PPI 10.1.
1. Risiko infeksi terkait dengan pelayanan kesehatan ditelusuri
2. Angka infeksi terkait dengan pelayanan kesehatan ditelusuri
3. Kecenderungan infeksi terkait dengan pelayanan kesehatan
ditelusuri
 Analisa data surveillance infeksi  sebagai IKP  grading risiko
 PMKP 6, 7, 8 dan PPI 6 EP 2
luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014
Standar PPI 10.2.
• Peningkatan mutu termasuk penggunaan indikator/
pengukuran yang berhubungan dengan masalah infeksi yang
secara epidemiologis penting bagi rumah sakit.
PPI
Elemen Penilaian PPI 10.2.
1. Kegiatan pencegahan dan pengendalian infeksi diukur.
2. Pengukuran tersebut mengidentifikasi infeksi penting secara
epidemiologis
 Analisa data surveillance infeksi sebagai indikator mutu 
PMKP 4 & PPI 6 EP 2

luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014


Standar PPI 10.3.

• Rumah sakit menggunakan informasi risiko, angka dan


kecenderungan untuk menyusun atau memodifikasi proses
untuk menurunkan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan ke
level yang serendah mungkin.

Elemen Penilaian PPI 10.3. PPI


1. Proses di tata ulang berdasarkan risiko, angka dan
kecenderungan data dan informasi

2. Proses di tata ulang untuk menurunkan risiko infeksi ke level


serendah mungkin

 Rencana tindak lanjut dari hasil analisa data surveillance


luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014
PPI
Standar PPI 10.4.

• Rumah sakit membandingkan angka kejadian infeksi rumah


sakit, dengan rumah sakit lain melalui perbandingan data
dasar/ databases.

Elemen Penilaian PPI 10.4.

1. Angka infeksi terkait pelayanan kesehatan dibandingkan


dengan angka-angka di rumah sakit lain melalui komparasi
data dasar (lihat juga PMKP.4.2, EP 2 dan MKI.20.2, EP 3)

2. Rumah sakit membandingkan angka yang ada dengan


praktik terbaik dan bukti ilmiah

 Analisa data surveillance sbg indikator mutu PMKP 4.2


luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014
Standar PPI 10.5.

• Hasil monitoring pencegahan dan pengendalian infeksi


di rumah sakit, secara berkala disampaikan kepada
pimpinan dan staf
PPI
Elemen Penilaian PPI 10.5.

1. Hasil pengukuran dikomunikasikan kepada staf medis

2. Hasil pengukuran dikomunikasikan kepada staf perawat

3. Hasil pengukuran dikomunikasikan kepada manajemen


luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014
Standar PPI 10.6

• Rumah sakit melaporkan informasi tentang infeksi ke pihak


luar, Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan

PPI
Elemen Penilaian PPI 10.6.

1. Hasil program pencegahan dan pengendalian infeksi


dilaporkan kepada Kementerian Kesehatan atau Dinas
Kesehatan sesuai ketentuan (lihat juga MKI.20.1, EP 1)

2. Rumah sakit melakukan tindak lanjut yang benar terhadap


laporan dari Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan

luwi PPI-progsus 9-11 Des 2014


PPI 6 EP 2 DAN 3; PPI 10 s/d PPI 10.6

DIBANDINGKAN
• Didlm RS/tren
• Dng rs lain
• Dng standar INDIKATOR MUTU
• Dng praktik terbaik

DATA
PPI SURVEILANCE
SURVEILANCE

INSIDEN
KESELAMATAN
PASIEN

luwi 24-25 Nov 2015


INSIDEN KESELAMATAN PASIEN

PMKP
6, 7, 8
SENTINEL RCA

MERAH &
KTD KUNING

RISK
GRADING BIRU &
KNC HIJAU
INVESTIGASI
OVERVIEW PMKP
SEDERHANA 53
sistem manajemen informasi 54
Pengukuran/ penilaian
mutu

Konsep Peningkatan
Mutu Dalam Standar
Akreditasi Versi 2012

Standarisasi

sistem manajemen informasi 55


1. Pengukuran mutu
kunci/prioritas
(PMKP 3.1, 3.2, 3.2 )

Pengukuran/ 2. Penilaian unit


kerja
penilaian mutu (TKP 5.5)

3. Penilaian kinerja
individu
(KPS 4 EP 2, 3, 4; KPS 11;
KPS 14; KPS 17; TKP 1 EP
3 & 4; TKP 1.4 EP 3 & 4;
TKP 3.4 EP 3; TKP 5.5 EP 2.
sistem manajemen informasi 56
• Data surveillance PPI (PPI 6 EP
2 & 3: PPI 10 sd PPI 10.6)

• Indikator mutu 11 Area Klinis


(PMKP 3.1 EP 1)

• Indikator mutu 5 International


1. Pengukuran mutu Library Measures (PMKP 3.1 EP2)
Prioritas/ kunci
(PMKP 3.1; 3.2; 3.3) • Indikator Mutu 9 Area
Manajemen (PMKP 3.2)

• Indikator Mutu 6 Sasaran


Keselamatan pasien (PMKP 3.3)

sistem manajemen informasi 57


Data surveillance Indikator mutu kunci

Indikator mutu unit

Evaluasi/survei
keluhan pasien
2. Penilaian kinerja
unit pelayanan
Cost effectiveness
(TKP 5.5)
pelayanan

Evaluasi yan yg di
kontrakkan
(TKP 3.3.1)
sistem manajemen informasi 58
INDIKATOR
MUTU KUNCI
(PMKP 3.1; 3.2; 3.3)

Indikator • Indikator
mutu Lab mutu RI Unit lainnya
• Data Unit lainnya
Yan Unit lainnya
out surveilance Unit lainnya
souce

• Standar Pelayanan Minimal


• Standar Akreditasi RS
sistem manajemen informasi 59
PMKP luwi edit 21 Juni 2015
• Indikator mutu kunci dapat diambil dari indikator mutu unit.

• Indikator mutu unit dapat diambil dari :

- SPM (standar pelayanan minimal),

- Standar akreditasi RS

- Sasaran mutu unit.

- Data surveillance PPI

• Bila di unit ada pelayanan yg dikontrakan, misalnya di


laboratorium ada alat yg KSO, maka harus ada indikator mutu
alat KSO tsb (TKP 3.3.1), dan indikator mutu alat tsb (Kalibrasi,
pemeriksaan berkala, respon time perbaikan, dll), menjadi
indikator mutu unit laboratorium tsb
sistem manajemen informasi 60
Governing Board
(TKP 1 EP 3 & 4)
Pimpinan
(TKP 1 EP 3 & 4;
TKP 1.4 EP 2 & 3) Direktur RS (TKP 1.4
EP 2 & 3)

Dokter (KPS 11, TKP


3.4 EP 3)  OPPE

Penilaian Staf klinis


(KPS 11, 14, 17
Perawat (KPS 14,
kinerja individu & TKP 3.4 EP 3)
TKP 3.4 EP3)

Staf klinis lainnya


(KPS 17, TKP 3.4 EP 3)

Staf non Sasaran Kerja


klinis (KPS 4 Pegawai (SKP) 
EP 2, 3, 4 & TKP PNS
5.5 EP 2 )
sistem manajemen informasi 61
sistem manajemen informasi 62
Contoh Peer Assesment Tools
no PARAMETER SK K B SB
ASUHAN PASIEN DAN PENERAPAN EBM
1 Kemampuan menegakkan diagnosis
2 Kemampuan formulasi tatalaksana pasien
3 Memberikan asuhan pasien dengan kasih, tepat dan efektif
4 Penerapan EBM dalam asuhan pasien
5 Pemilihan/penggunaan alat penunjang diagnosis
6 Kemampuan terhadap aspek psikososial dan penyakit
7 Kesadaran akan keterbatasan diri
HUBUNGAN ANTAR MANUSIA
1 Komunikasi dengan pasien
2 Komuniksi dengan keluarga pasien
3 Menghargai hak pasien dan keluarga
4 Komunikasi verbal dengan sejawat
4 Komunikasi tertulis dengan sejawat
5 Kemampuan memahami dan menilai kontribusi sejawat serta tenaga
kesehatan lainnya
6 Kemudahan diakses sistem manajemen informasi 63
no PARAMETER SK K B SB
ASUHAN PASIEN DAN PENERAPAN EBM
1 Kemampuan menegakkan diagnosis
2 Kemampuan formulasi tatalaksana pasien
3 Memberikan asuhan pasien dengan kasih, tepat dan
efektif
4 Penerapan EBM dalam asuhan pasien
5 Pemilihan/penggunaan alat penunjang diagnosis
6 Kemampuan terhadap aspek psikososial dan penyakit
7 Kesadaran akan keterbatasan diri

SK :SANGAT KURANG
K : KURANG
B : BAIK
SB : SANGAT BAIK

sistem manajemen informasi 64


Kriteria evaluasi praktik professional
berkelanjutan
• Review terhadap prosedur-prosedur
operatif dan klinis lain serta hasilnya Informasi bisa didapat
• Pola Penggunaan darah/Obat dari :
• Pola Permintaan  Grafik review berkala
tes/prosedur/Tindakan
• Length of stay  Observasi langsung
• Data Morbiditas dan mortalitas  Monitoring terhadap
• Jumlah kasus yang dikonsulkan/dirujuk teknik diagnostik dan
ke spesialis lain pengobatan
 Monitoring kualitas
klinis
 Diskusi/survei dg
sejawat/staf lainnya.
sistem manajemen informasi 65
• Indikator Area Klinis
Prioritas/ • Indikator International Library
kunci (PMKP) • Indikator Area manajemen
• Indikator SKP

• Indikator mutu
Pengukuran • Evaluasi kepuasan pasien
Unit kerja
/ penilaian • Cost analysis
(TKP 5.5)
mutu • Yan outsorcing

Pimpinan • Governing Board


(TKP) • Direktur RS

Penilaian
Staf klinis • Dokter
kinerja
(KPS & TKP) • Perawat
individu • Staf klinis lainnya

Pegawai Sasaran Kerja


RS ( Pegawai (SKP)  PNS
KPS & TKP)
sistem manajemen informasi 66
Fasilitas &
peralatan yg
aman (MFK)

PCC

Struktur
Asuhan
pasien

PPK-CP
(PMKP 2.1)
Standarisasi Proses

• Radiologi
• Laboratorium
Pelayanan
Outcome/ • Anestesi &
terintegrasi
Hasil Sedasi

• Sterilisasi

Capaian Indikator
mutu kunci, unit &
data
sistemIKP
manajemen informasi 67
KESELAMATAN
LAPORAN IKP DATA
PASIEN

sistem manajemen informasi 68


PPI 6 EP 2 DAN 3; PPI 10 s/d PPI 10.6

INDIKATOR MUTU

DATA
PPI SURVEILANCE
SURVEILANCE

INSIDEN
KESELAMATAN
PASIEN

sistem manajemen informasi 69


Pemilihan

Indikator
RTL Pengum
mutu
pulan

analisis

sistem manajemen informasi 70


Validasi dan analisis dari indikator penilaian
(PMKP 4, 4.1, 4.2)

DIBANDINGKAN
• Didlm RS/tren Metode statistik
• Dng rs lain
• Dng standar
• Dng praktik terbaik

Pengumpulan
Analisis data Pelaporan
data

Validasi data
Untuk IAK baru/ada
perubahan &
publikasi data

sistem manajemen informasi 71


PMKP
Pelaporan
6, 7, 8

Insiden
RTL Keselamatan Risk
Pasien Grading

analisis

sistem manajemen informasi 72


PMKP
Sentinel 6, 7, 8

KPC KTD
Insiden
kseamatan
pasien

KTC KNC

sistem manajemen informasi 73


PMKP
6, 7, 8
SENTINEL RCA

MERAH &
KTD KUNING

RISK
GRADING BIRU &
KNC HIJAU
INVESTIGASI
sistem manajemen informasi
SEDERHANA 74
sistem manajemen informasi 75
6. Lakukan uji
1.Identifikasi 7a. Uji coba ada
coba
masalah di unit masalah  balik
pengumpulan
kerja ke no 2
data.

5. Bila indikator 7b. Uji coba tdk


2.Pilih masalah
sdh dipilih, buat ada masalah 
yg ingin/dapat
profil tetapkan
diperbaiki
indikatornya indikator tsb

3.Lihat di std
4. Bila ada, pilih 8. Tetapkan PIC
akred & SPM
indikator data, latih, data
apakah masalah
berdasarkan std mulai
tsb ada std mutu
yg diminta dikumpulkan
nya
sistem manajemen informasi 76
INDIKATOR MUTU INDIKATOR MUTU
DI PMKP DI TKP

• IAK PMKP 3.1) • Indikator mutu

• IIL (PMKP 3.1) pelayanan yg di

• IAM (PMKP 3.2) outsourcing


• Indikator mutu unit
• ISKP (PMKP 3.3)
kerja/pelayanan
• Indikator mutu di
Program Prioritas
(PMKP 1.2)
sistem manajemen informasi 77
Std AP1.4.1  Asesmen awal medis & keperawatan harus
lengkap dlm wkt 24 jam setelah pasien masuk RI inap atau lebih
cepat tergantung kondisi pasien atau sesui kebijakan RS

Penerapan stad AP 1.4.1 masih menjadi masalah di RS & ingin


diperbaiki

Tetapkan sebagai indikator mutu  IAK 1

Buat profil indikatornya

Lakukan pengumpulan data dan analisanya


78

sistem manajemen informasi


1. Masalah di AP  Asesmen awal RJ (-), Asemen
IGD (-), Asesmen awal medis RI (-)

2. Prioritas perbaikan yg diinginkan  Asesmen awal


medis RI

3. SPM  std (-); Std akred  AP 1.4.1

4. Indikator yg dipilih : Asesmen awal medis lengkap


dalam waktu 24 jam

5. Buat Profil indikator

sistem manajemen informasi 79


6. Uji coba pengumpulan data selama 1 minggu di
Ruang RI Anggrek

7. Masalah uji coba (-)  data bisa / mudah


dikumpulkan

8. Indikator mutu untuk asesmen pasien yang


ditetapkan adalah : Asesmen awal medis lengkap
dalam waktu 24 jam

9. Tunjuk PIC data di ruangan, latih dan mulai tg 1


bulan berikutnya, lakukan pengumpulan data
sistem manajemen informasi 80
sistem manajemen informasi 81
1. asesmen pasien;

2. pelayanan laboratorium

3. pelayanan radiologi dan diagnostic imaging;

4. prosedur bedah;
INDIKATOR 5. penggunaan antibiotika dan obat lainnya;
AREA 6. kesalahan medikasi (medication error) & KNC;
KLINIS
7. penggunaan anestesi dan sedasi;
(IAK)
8. penggunaan darah dan produk darah;

9. ketersediaan, isi dan penggunaan RM pasien;

10. PPI, surveilans dan pelaporan;

11. riset klinis;


sistem manajemen informasi 82
1. Pimpinan RS mengidentifikasi indikator kunci untuk
setiap area klinis

2. Minimal setiap area klinis ada 1 indikator sehingga


jumlah IAK minimal = 11 IAK

3. Untuk RS non pendidikan atau RS tidak sbg lahan


pendidikan mk IAK untuk riset klinis tdk diperlukan
sehingga jumlah IAK minimal menjadi = 10

sistem manajemen informasi 83


4. Setidaknya 5 dari 11 indikator yang dipilih diambil
dari Indikator international Library

5. Bila dari 11 indikator klinis tsb tdk ada yg


menggunakan indikator klinis dari international
library maka RS harus mengumpulkan Indikator
sebanyak 16 yi 11 indikator klinis + 5 indikator
international library

sistem manajemen informasi 84


6. Dalam memilih indikator harus berdasarkan ilmiah
dan bukti

7. Indikator meliputi struktur, proses dan outcome 


agar dijelaskan untuk setiap indikator

8. Cakupan/skope, metodologi dan frekuensi harus


ada untuk setiap indikator

9. IAK dikumpulkan dan digunakan untuk melakukan


evaluasi efektifitas perbaikan.

sistem manajemen informasi 85


No INDIKATOR AREA KLINIK BAB DI STD
AKREDITASI
1. asesmen pasien AP

2. pelayanan laboratorium AP

3. pelayanan radiologi dan diagnostic imaging; AP

4. prosedur bedah; PAB

5. penggunaan antibiotika dan obat lainnya; MPO, PPI

6. kesalahan medikasi (medication error) & KNC MPO

7. penggunaan anestesi dan sedasi; PAB

8 penggunaan darah dan produk darah; PP

9. ketersediaan, isi dan penggunaan RM pasien; MKI

10 PPI, surveilans dan pelaporan; PPI

11 riset klinis sistem manajemen informasi HPK 86


2
.
1) Acute Myocardial Infarction (AMI)  6 indikator

2) Heart Failure (HF)  3 indikator


PMKP
3) Stroke (STK)  4 indikator 3.1 EP 2
4) Children’s Asthma Care (CAC)  2 indikator

5) Hospital-Based Inpatient Psychiatric Service (HBIPS)  2


indikator

6) Nursing-Sensitive Care (NSC)  3 indikator

7) Perinatal Care (PC)  3 indikator

8) Pneumonia (PN)  2 indikator

9) Surgical Care Improvement Project (SCIP)  8 indikator

10) Venous Thromboembolism (VTE)  2 indikator


sistem manajemen informasi 87
sistem manajemen informasi 88
2
.
a. pengadaan rutin peralatan kesehatan dan obat penting untuk
memenuhi kebutuhan pasien;  TKP 3.3.2; MPO 2.2 EP 1

b. pelaporan aktivitas yg diwajibkan o/peraturan per undang-2-an;

c. manajemen risiko;

d. manajemen penggunaan sumber daya;


PMKP
e. harapan dan kepuasan pasien dan keluarga; 3.2
f. harapan dan kepuasan staf;

g. demografi pasien dan diagnosis klinis;

h. manajemen keuangan;

i. pencegahan & pengendalian dari kejadian yg dapat menimbul


kan masalah bagi keselamatan pasien, keluarga pasien dan staf.
sistem manajemen informasi 89
4. Indikator meliputi struktur, proses dan
outcome  agar dijelaskan untuk setiap
indikator

5. Cakupan/skope, metodologi dan frekuensi


harus ada untuk setiap indikator

6. IAK dikumpulkan dan digunakan untuk


melakukan evaluasi efektifitas perbaikan.
sistem manajemen informasi 90
2
. SASARAN KESELAMATAN PASIEN PMKP
3.3

I. Ketetapan identifikasi pasien


II. Peningkatan Komunikasi yang efektif
III. Peningkatan Keamanan Obat yang perlu diwaspadai
IV. Kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, tepat pasien
operasi
V. Pengurangan risiko infeksi terkait pelayanan
kesehatan
VI. Pengurangan risiko jatuh

KEPATUHAN MELAKSANAKAN SASARAN KESELAMATAN PASIEN


sistem manajemen informasi 91
INDIKATOR : AREA KLINIS/AREA MANAJERIAL/SASARAN KESELAMATAN PASIEN

JUDUL INDIKATOR

TUJUAN PENINGKATAN MUTU

NUMERATOR

DENUMERATOR

SUMBER DATA

PENANGGUNG JAWAB
(nama & jabatan)
ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR Diminta di PMKP 3.1 EP 3 & PMKP 3.2 EP 2

TYPE INDIKATOR  diminta di  Struktur


PMKP 3.1 EP 4, PMKP 3.2 EP 3  Proses
 Outcome
 Proses
sistem daninformasi
manajemen Outcome 92
Jangka Waktu laporan

Frekuensi penilaian data   Harian  Bulanan


Diminta PMKP 3.1 EP 5, PMKP  Mingguan  Lainnya .................
3.2 EP 4, PMKP 4.1
Metodologi pengumpulan  Retrospective
Data  Diminta di PMKP 3.1  Sensus Harian
EP 5, PMKP 3.2 EP 4,
Target sampel & sample size
 Diminta di PMKP 3.1 EP 5,
PMKP 3.2 EP 4,
Area monitoring Utk mengetahui lokasi data

Nilai ambang/standar Diperlukan untuk analisis dng membandingkan standar &


utk mengetahui capaian indikator
Jelaskan pengumpulan data
dan analisisnya  Diminta di
PMKP 4, 4.1 & 4,2
sistem manajemen informasi 93
Jelaskan bagaimana data Diminta di PMKP 1.4
akan di diseminasi ke staf
Nama alat audit atau  Form pengumpulan data
nama file :
Lampirkan formulir alat
audit :

sistem manajemen informasi 94


sistem manajemen informasi 95
TETAPKAN
SENTINEL DEFINISI RCA
OPERASIONAL

sistem manajemen informasi 96


D.O dari kejadian sentinel sekurang-kurangnya meliputi :

a. kematian tidak terduga dan tidak terkait dengan perjalanan


alamiah penyakit pasien atau kondisi yang mendasari
penyakitnya (contoh, bunuh diri)

b. kehilangan fungsi utama (major) secara permanen yang tidak


terkait dengan perjalanan alamiah penyakit pasien atau
kondisi yang mendasari penyakitnya

c. salah-lokasi, salah-prosedur, salah-pasien operasi; dan

d. penculikan bayi atau bayi yang dipulangkan bersama orang


yang bukan orang tuanya

sistem manajemen informasi 97


KTD WAJIB DI ANALISIS
(PMKP 7)

1. Jika terjadi penyimpangan tingkatan, pola atau kecenderungan


dari KTD

2. Semua reaksi transfusi,

3. Semua reaksi obat tdk diharapkan yg serius, (MPO.7, EP 3)

4. Semua kesalahan obat/medication error yg signifikan ( MPO.7.1,


EP 1)

5. Semua ketidakcocokan/discrepancy antara Dx pra dan pasca


operasi

6. KTD atau pola KTD selama sedasi moderat/atau dalam dan


anestesi

7. Kejadian lainnya yang ditetapkan oleh rumah sakit (outbreak) 98


sistem manajemen informasi
Standar PMKP.8.
Rumah sakit menggunakan proses yang ditetapkan untuk
melakukan identifikasi dan analisis kejadian nyaris cedera / KNC
(near-miss events)
Elemen Penilaian PMKP.8.
1. Rumah sakit menetapkan definisi KNC
2. Rumah sakit menetapkan jenis kejadian yang harus
dilaporkan sebagai KNC (lihat juga MPO.7.1, untuk KNC
obat/medikasi)
3. Rumah sakit menetapkan proses untuk melakukan
pelaporan KNC. (lihat juga MPO.7.1, untuk KNC
obat/medikasi)
4. Data dianalisis dan tindakan diambil untuk mengurangi KNC
(lihat juga MPO.7.1, EP 3)
sistem manajemen informasi 99
Penetapan 5 5 lima area prioritas sebagai
area Prioritas fokus, seperti diagnosis pasien,
penggunaan prosedur, populasi atau
PPK & CP penyakit, Standarisa
si proses
Proses asuhan
penyusunan klinis
PPK - CP

Implementasi/ Mutu
pelaksanaan asuhan
PPK - CP klinis
meningkat

Variasi
pelayanan
berkurang

sistem manajemen informasi 100


• Diagnosa pasien  bisa lihat ICD 10  high risk,
high volume dan high cost

• Prosedur  Bisa lihat ICD 9 CM  katerisasi jantung,


apendiktomy

• Populasi  Dewasa anak, geriatric, lak-laki, wanita


(misal DBD pilih DBD anak)

• Penyakit  acut/kronik, menular/tidak menular, dll

sistem manajemen informasi 101


Audit medis 2 X audit medis

Bukti variasi yan


berkurang

Monitoring
Indikator proses
indikator mutu
dan outcome
klinik

sistem manajemen informasi 102


PMK 755/2011
Sub Komite
Audit medis (Komite
Mutu Profesi
Medis)

sistem manajemen informasi 103


sistem manajemen informasi 104
1. Tetapkan system manajemen data di RS

• Komputerisasi semua  data berdasarkan web/on-line di


RS

• Komputerasi sebagian

• Komputerisasi hanya untuk analisanya saja

• Semua masih manual

 Tergantung sumber daya/kemampuan RS

2. Susun Panduan/SPO system manajemen data, mulai dari


pencatatan, pengumpulan, analisa, validasi,
publikasi/feedback & pelaporan, sesuai dengan system
manajemen data yang dilaksanakan di RS
sistem manajemen informasi 105
2. Tetapkan PIC data di RS

• PIC data/Champion data di unit kerja, dengan


tugas pencatatan/input data, pengumpulan,
analisa/pelaporan

• Tetapkan petugas full time di komite PMKP untuk


analisa data

sistem manajemen informasi 106


sistem manajemen informasi 107
1. Setiap hari PIC data mencatat di form/input di computer data
indikator mutu, bila hari libur/hari raya, tetapkan siapa PIC
datanya (PIC data harus dilatih )

2. Pengumpulan data  manual, by email, by upload data

3. Lakukan analisa data, paling lama 3 bulan sekali  RS besar


analisa di unit dan RS kecil di Komite PMKP  manual,
komputerisasi (by program di computer)

4. Lakukan interpretasi data/pembahasan hasil analisa

5. Susun laporan PMKP oleh unit & Komite PMKP

sistem manajemen informasi 108


1. Tetapkan metodologi pengambilan sampel

2. Setiap hari PIC data mencatat di form/input di computer data


indikator mutu, bila hari libur/hari raya, tetapkan siapa PIC
datanya  data yg di catat/ di input sesuai dng metodelogi
pengampilan sample (PIC data harus dilatih )

3. Pengumpulan data  manual, by email, by upload data

4. Lakukan analisa data, paling lama 3 bulan sekali  RS besar


analisa di unit dan RS kecil di Komite PMKP  manual,
komputerasisasi (by program di computer)

4. Lakukan interpretasi data/pembahasan hasil analisa

5. Susun laporan PMKP oleh unit & Komite PMKP


sistem manajemen informasi 109
1. Tetapkan metodologi pengambilan sampel (bila data yg
akan diambil sangat banyak)

2. Lakukan pengumpulan data sesuai frekuensi pengumpulan


data yg sdh ditetapkan. Misal : bila frekuensi pengumpulan
data satu bulan sekali, maka setiap tanggal satu lakukan
pengumpulan data secara retrospektif.  metodologinya
seperti survei

3. Lakukan analisa data, paling lama 3 bulan sekali  RS besar


analisa di unit dan RS kecil di Komite PMKP  manual,
komputerasisasi (by program di computer)

4. Lakukan interpretasi data/pembahasan hasil analisa

5. Susun laporan PMKP oleh unit & Komite PMKP


sistem manajemen informasi 110
• Tetapkan PIC/observer nya  harus dilatih sehingga persepsi
sama

• Tetapkan metodologi pengambilan data  total


populasi/sampel

• Tetapkan teknik observasi  waktu dan metode observasi

• Siapkan check list untuk observasi

• Data (+)  input/catat  analisa  pelaporan, sama dengan


data yang sumber data tertulis

• PERHATIAN : data yg sumber data dari observasi, tidak bisa di


validasi
sistem manajemen informasi 111
• Tetapkan PIC/observer nya  harus dilatih sehingga persepsi
sama

• Tetapkan metodologi pengambilan data  total


populasi/sampel

• Tetapkan teknik observasi  waktu dan metode observasi

• Siapkan check list untuk observasi

• Data (+)  input/catat  analisa  pelaporan, sama dengan


data yang sumber data tertulis

• PERHATIAN : data yg sumber data dari observasi, tidak bisa di


validasi
sistem manajemen informasi 112
ALTERNATIF I PIMPINAN
RS

KOMITE
PMKP

UNIT KERJA

sistem manajemen informasi 113


ALTERNATIF II PIMPINAN
RS

KOMITE
PMKP

UNIT KERJA

sistem manajemen informasi 114


• Kerahasiaan dan privasi informasi (MKI 10)

• akses terhadap informasi kesehatan pasien dan


proses untuk mendapatkan akses bila diizinkan
(MKI 10)

• Akses terhadap data riset (MKI 10)

• Kemanan informasi, termasuk integritas data,


dijaga (MKI 11)

• kebijakan tentang masa retensi/penyimpanan


dokumen, data dan informasi. (MKI 12)
sistem manajemen informasi 115
Strategi penyebarluasan (diseminasi),
meliputi :
• memberikan data dan informasi hanya atas
permintaan dan kebutuhan pengguna;

• membuat format laporan untuk membantu


pengguna dalam proses pengambilan keputusan;

• memberikan laporan dengan frekuensi sesuai yang


dibutuhkan oleh pengguna;

• mengaitkan sumber data dan informasi; dan

• memberikan interpretasi atau klarifikasi atas data.


sistem manajemen informasi 116
• Kegiatan PMKP  merupakan never ending procces, perlu
komitmen RS untuk melaksanakannya

• Data perlu terus dikumpulkan, selama RS masih memberikan


pelayanannya, karena itu system manajemen data perlu
ditunjang dengan teknologi informasi, sehingga
memudahkan staf RS dalam mengelola data, khususnya data
indikator mutu.

• Pengumpulan data dan evaluasinya, sangat bermanfaat


untuk pengambilan keputusan dan prioritas rencana untuk
perbaikan

sistem manajemen informasi 117


sistem manajemen informasi 118