Anda di halaman 1dari 12

DINAS KESEHATAN KABUPATEN MUSI RAWAS

UPT PUSKESMAS NAWANGSASI


KECAMATAN TUGUMULYO
Jl. Kartini Desa C.Nawangsasi Tugumulyo

KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS NAWANGSASI


NOMOR : 445/ /III/PKM/2016

Tentang

INDIKATOR MUTU PELAYANAN KLINIS, MANAJERIAL, DAN


USAHA KESEHATAN MASYARAKAT (UKM)
PUSKESMAS NAWANGSASI

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa

Kepala UPT Puskesmas Nawangsasi,

Menimbang : a. bahwa dalam upaya meningkatkan pelayanan puskesmas terhadap tuntutan


masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih bermutu, perlu ditentukan
indikator-indikator pelayanan klinis, manajerial, dan UKM yang
mencerminkan mutu palayanan klinis di Puskesmas Nawangsasi;
b. bahwa hasil rapat penentuan indikator mutu seperti pada butir a pada tanggal
28 Maret 2016;
c. bahwa indikator seperti disebut pada butir b perlu ditetapkan dengan keputusan
Kepala UPT.

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran (Lembaran


Negara Tahun 2004 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4431)
2. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Kesatu : Indikator mutu pelayanan klinis dan indikator kinerja UKM Puskesmas
Nawangsasi sebagaimana terlampir.
Kedua : Indikator mutu pelayanan klinis dan indikator kinerja UKM tersebut menjadi
pedoman bagi setiap untuk mengukur kinerja pelayanan klinis dan kinerja UKM.
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dan apabila ada kekeliruan akan diadakan
perubahan dikemudian hari.

Ditetapkan di : Tugumulyo
Pada tanggal : Maret 2016

Ka.UPT Puskesmas Nawangsasi

MUSOLIE
NIP 196203211983121001
Lampiran 1 :
Keputusan Kepala UPT Puskesmas Nawangsasi
Nomor : 445 / /III/PKM/2016
Tanggal : Maret 2016

INDIKATOR MUTU PELAYANAN KLINIS DAN MANAJERIAL


PUSKESMAS NAWANGSASI

N Jenis Indikator Nilai


o Pelayanan Kriteria Indikator Target
1. Pelayanan Input 1. Pemberi pelayanan kegawatdaruatan 100 %
Gawat yang bersertifikat
Darurat (ATLS/BTLS/ACLS/PPGD/GELS)
yang masih berlaku
2. Ketersediaan tim Penanggulangan 1 Tim
bencana
Proses 3. Jam buka pelayanan gawat darurat 24 Jam
4. Waktu tanggap pelayanan dokter di ≤ 5 menit terlayani
Gawat Darurat setelah pasien datang
Output 5. Ketepatan pelaksanaan triase ≥ 90 %
Outcom 6. Kepuasan pasien ≥ 70 %
e
2 Pelayanan Input 1. Ketersediaan dokter sesuai standar 100 %
Rawat Jalan permenkes No 75/2014
Proses 2. Jam buka pelayanan dengan ketentuan 08.00 s/d 13.00
Setiap hari kerja kecuali
Jum’at : 08.00 – 11.00
3. Waktu tunggu rawat jalan ≤ 15 menit
Output 4. Peresepan obat sesuai formularium 100 %
5. Pencatatan dan Pelaporan TB di ≥ 60%
Puskesmas
Outcom 6. Kepuasan pasien ≥ 80 %
e
3 Pelayanan Input 1. Pemberi pelayanan di Rawat Inap Sesuai perhitungan pola
Rawat Inap ketenagaan
2. Tempat tidur dengan pengaman 100 %
3. Kamar mandi dengan pengaman 100 %
pegangan tangan
Proses 4. Dokter penanggung jawab pasien 100 %
rawat inap
5. Ketepatan waktu jam visite dokter ≥ 90 %
6. Kejadian infeksi nosokomial ≤9%
7. Tidak adanya kejadian pasien jatuh 100 %
yang berakibat cacat atau kematian
8. Pasien rawat inap tuberculosis yang 100 %
ditangani dengan strategi DOTS
9. Pencatatan dan pelaporan TB di ≥ 60%
Puskesmas
Output 10. Kejadian pulang atas permintaan ≤ 5%
sendiri
11. Pasien dirawat lebih dari 5 hari ≤5%
Outcom 12. Kepuasan pasien ≥ 90 %
e
4 Pelayanan Input 1. Ketersediaan peralatan bedah minor 100 %
tindakan 2. Ketersediaan ruang tindakan bedah Sesuai dengan permenkes
bedah minor minor 75/2014
3. Ketersediaan dokter/dokter gigi untuk Sesuai dengan permenkes
melakukan bedah minor 75/2014
Proses 4. Tidak adanya kejadian operasi salah 100 %
sisi
5. Tidak adanya kejadian operasi salah 100 %
orang
6. Tidak adanya kejadian salah tindakan 100 %
pada operasi
7. Tidak adanya kejadian tertinggalnya 100 %
benda asing/lain pada tubuh pasien
setelah operasi
8. Komplikasi anestesi ≤6%
Output 9. Kejadian infeksi luka operasi ≤1%
Outcom 10. Kepuasan pelanggan ≥ 80 %
e
5 Persalinan Input 1. Ketersediaan tenaga dokter dan bidan 100 %
untuk pertolongan persalinan normal
2. Ketersediaan tim PONED 100 %
Proses 3. Pertolongan persalinan normal Sesuai dengan APN
4. Pertolongan persalinan dengan 100 %
penyulit oleh dokter terlatih
5. Konseling peserta KB mantap oleh 100 %
bidan terlatih
Output 6. Tidak terjadinya kematian ibu karena 100 %
persalinan
Outcom 7. Kepuasan pasien ≥ 80 %
e
6 Pelayanan Input 1. Penanggung jawab laboratorium sesuai 100 %
laboratorium dengan permenkes No 75/2014
2. Fasilitas dan peralatan laboratorium 100 %
sesuai permenkes 75/2014
Proses 3. Waktu tunggu hasil pelayanan ≤ 60 menit
laboratorium
4. Tidak adanya kejadian tertukar 100 %
specimen pemeriksaan
5. Kemampuan Mikroskopis TB Paru Tersedia tenaga,
peralatan, dan reagen
untuk pemeriksaan
mikroskopis tuberculosis
Output 6. Tidak adanya kesalahan pemberian 100 %
hasil pemeriksaan laboratorium
7. Kesesuaian hasil pemeriksaan baku 100 %
mutu eksternal
Outcom 8. Kepuasan pelanggan ≥ 80 %
e
7 Pelayanan Input 1. Pemberi pelayanan farmasi Sesuai persyaratan
Farmasi permenkes No 75/2014
2. Fasilitas dan peralatan pelayanan Sesuai persyaratan
farmasi permenkes No 75/2014
3. Ketersediaan formularium Tersedia dan updated
paling lama 3 thn
Proses 4. Waktu tunggu pelayanan obat jadi ≤ 30 menit
5. Waktu tunggu pelayanan obat racikan ≤ 60 menit
Output 6. Tidak adanya kejadian kesalahan 100 %
pemberian obat
Outcom 7. Kepuasan pelanggan ≥ 80 %
e
8 Pelayanan Input 1. Pemberi pelayanan gizi Sesuai dengan
gizi penghitungan pola
ketenagaan
2. Ketersediaan pelayanan konsultasi gizi Tersedia
3. Ketepatan waktu pemberian makanan ≥ 90 %
pada pasien
4. Tidak adanya kejadian kesalahan 100 %
pemberian diit
Output 5. Sisa makanan yang tidak dimakan ≤ 20 %
oleh pasien
Outcom 6. Kepuasan pelanggan ≥ 80 %
e
9 Pelayanan Input 1. Ketersediaan pelayanan untuk 100 %
pasien keluarga miskin
keluarga Proses 2. Waktu tunggu verifikasi kepesertaan ≤ 15 menit
miskin pasien keluarga miskin

3. Tidak adanya biaya tambahan yang 100%


ditagihkan pada keluarga miskin

Output 4. Pasien keluarga miskin yang dilayani 100%


Outcom 5. Kepuasan pelanggan ≥ 80 %
e
10 Pelayanan Input 1. Pemberi pelayanan rekam medis Sesuai dengan
rekam medik persyaratan permenkes
No 75/2015
Proses 2. Waktu penyediaan dokumen rekam ≤ 10 menit
medis rawat jalan
3. Waktu penyediaan dokumen rekam ≤ 15 menit
medik pelayanan rawat inap
Output 4. Kelengkapan pengisian rekam medik 100 %
24 jam setelah selesai pelayanan
5. Kelengkapan Informed Concent 100 %
setelah mendapatkan informasi yang
jelas
Outcom 6. Kepuasan pelanggan ≥ 80 %
e
11 Pelayanan Input 1. Ketersediaan pelayanan ambulans dan 24 jam
ambulans dan mobil jenazah
mobil jenazah 2. Penyedia pelayanan ambulans dan supir ambulans terlatih
mobil jenazah
3. Ketersediaan mobil ambulans dan Mobil Ambulans dan
mobil jenazah mobil jenazah terpisah
Proses 4. Kecepatan memberikan pelayanan ≤ 30 menit
ambulans/mobil jenazah
5. Waktu tanggap pelayanan ambulans ≤ 30 menit (DO mulai
kepada masyarakat yang masyarakat meminta
membutuhkan sampai dengan ambulan
berangkat dari
Puskesmas)
Output 6. Tidak terjadinya kecelakaan 100 %
ambulans/mobil jenazah yang
menyebabkan kecacatan atau kematian
Outcom 7. Kepuasan pelanggan ≥ 80 %
e
12 Pencegahan Input 1. Adanya anggota tim pencegahan dan ≥ 75%
dan pengendalian infeksi yang terlatih
pengendalian 2. Ketersediaan APD di setiap unit ≥60 %
infeksi pelayanan klinis
3. Rencana program pencegahan dan Ada
pengendalian infeksi di Puskesmas
Proses 4. Pelaksanaan program sesuai rencana 100 %
5. Penggunaan APD saat melaksanakan 100%
tugas
Output 6. Kegiatan pencatatan dan pelaporan ≥ 75%
infeksi nosokomial/health care
associated infection (HAI) di
Puskesmas.
13 Pengelolaan Input 1. Adanya penanggung jawab pengelola 100 %
limbah limbah puskesmas
2. Ketersediaan fasilitas dan peralatan Sesuai peraturan
pengelolaan limbah :padat, cair perundangan
Proses 3. Pengelolaan limbah cair Sesuai peraturan
perundangan
4. Pengelolaan limbah padat Sesuai peraturan
perundangan
Output 5. Baku mutu limbah cair a.BOD < 30 mg/l
b.COD < 80 mg/l
c.TSS < 30 mg/l
d.PH 6-9
14 Administrasi input 1. Kelengkapan pengisian jabatan sesuai ≥ 90 %
dan persyaratan kompetensi dalam struktur
Manajemen organisasi Puskesmas
2. Adanya peraturan internal Puskesmas Ada
3. Adanya peraturan karyawan Ada
Puskesmas
4. Adanya daftar urutan kepangkatan Ada
karyawan
5. Adanya perencanaan strategi bisnis Ada
Puskesmas
6. Adanya perencanaan pengembangan Ada
SDM
Proses 7. Tindak lanjut penyelesaian hasil 100 %
lokakarya mini
8. Ketepatan waktu pengusulan kenaikan 100 %
pangkat
9. Ketepatan waktu pengurusan gaji 100 %
berkala
10. Pelaksanaan rencana pengembangan ≥ 90 %
SDM
11. Ketepatan waktu penyusunan laporan 100 %
keuangan
12. Kecepatan waktu pemberian informasi ≤ 2 jam
tagihan pasien rawat inap
Output 13. Cost recovery ≥ 60 %
14. Kelengkapan pelaporan akuntabilitas 100 %
kinerja
15. Karyawan mendapat pelatihan ≥ 60 %
minimal 20 jam pertahun
16. Ketepatan waktu pemberian jasa 100 %
medis

Ka.UPT Puskesmas Nawangsasi

MUSOLIE
NIP 196203211983121001
Lampiran 2 :
Keputusan Kepala UPT Puskesmas Nawangsasi
Nomor : 445 / /III/PKM/2016
Tanggal : Maret 2016

INDIKATOR KINERJA UKM PUSKESMAS NAWANGSASI

No Jenis UKM Kriteria Indikator Nilai


1. Kesehatan Ibu Input Ketersediaan tenaga bidan di semua desa 100 %
dan Anak Ketersediaan tenaga bidan di Puskesmas Sesuai persyaratan
Permenkes No
75/2014
Proses Kepatuhan pelayanan ANC sesuai prosedur ≥ 90 %
10 T
Pelaksanaan pelayanan KIA di posyandu ≥ 90 %
sesuai jadual
Pelaksanaan imunisasi TT ≥ 90 %
Pelayanan nifas sesuai prosedur ≥ 90 %
Pelayanan neonatus sesuai prosedur ≥ 90 %
Output Cakupan peserta KB aktif ≥ 70 %
Cakupan K1 ≥ 100 %
Cakupan K4 ≥ 95 %
Pertolongan nakes ≥ 90 %
Cakupan pelayanan nifas ≥ 90 %
Cakupan kunjungan bayi ≥ 90 %
Cakupan kunjungan balita ≥ 90 %
Outcome Kepuasan sasaran ≥ 80 %
2. Pelayanan gizi Input Ketersediaan tenaga gizi sesuai PMK No 100 %
75/2014
Proses Balita gizi buruk yang mendapat perawatan 100 %
Pelaksanaan klinis konsultasi gizi sesuai ≥ 80 %
dengan prosedur
Pelaksanaan posyandu (penimbangan balita) ≥ 90 %
sesuai dengan rencana
Output Cakupan pemberian makanan pendamping 100 %
ASI pada usia 6-24 bulan
Cakupan klinik konsultasi gizi ≥ 90 %
Pencapaian SKDN ≥ 85%
3. Pencegahan Input Ketersediaan tenaga Minimal D3 kesehatan
Penyakit setiap program
proses Pelaksanaan program pencegaham penyakit ≥ 90 %
sesuai rencana
Output Penderita DBD yang ditangani 100 %
AFP rate per 1000 penduduk< 15 tahun ≥2 %
Penemuan penderita pneumonia balita 100 %
Penemuan pasien baru TB BTA positif 100 %
Penemuan penderita diare 100 %
Cakupan desa/kelurahan yang mengalami 100 %
KLB yang dilakukan penyelidikan
epidemiologi< 24 jam
Cakupan desa/kelurahan UCI ≥ 100 %
4. Promosi Input Ketersediaan tenaga promosi kesehatan Sesuai PMK 75/2014
Kesehatan Ketersediaan kit penyuluhan ≥ 90 %
Proses Pelaksanaan kegiatan penyuluhan kesehatan ≥ 90 %
di luar gedung sesuai rencana
Pelaksanaan kegiatan penyuluhan kesehatan ≥ 90 %
di dalam gedung sesuai rencana
Output Cakupan PHBS ≥ 65 %
Cakupan desa siaga aktif ≥ 80 %
5. Kesehatan Input Ketersediaan tenaga sanitarian Sesuai PMK 75/2014
lingkungan Proses Pelaksanaan kunjungan rumah sesuai rencana ≥ 80 %
Pelaksanaan pemantauan jentik institusi 100 %
Pelaksanaan pembinaan makanan jajanan 100 %
sekolah
Pelaksanaan inspeksi sanitasi sekolah 100 %
Output Cakupan pemeriksaan TTU ≥ 85 %
Cakupan klinik sanitasi ≥ 70 %
Cakupan inspeksi sanitasi sekolah ≥ 85 %
Cakupan pengawasan home industry ≥ 85 %
Cakupan pengawasan tempat pengolahan ≥ 85 %
makanan
Cakupan desa yang melaksanakan STBM 100 %

Ka.UPT Puskesmas Nawangsasi

MUSOLIE
NIP 196203211983121001
DINAS KESEHATAN KABUPATEN MUSI RAWAS
UPT PUSKESMAS NAWANGSASI
KECAMATAN TUGUMULYO
Jl. Kartini Desa C.Nawangsasi Tugumulyo

KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS NAWANGSASI


NOMOR : / /KPTS/PKM/2016
Tentang

TIM PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KLINIS


DAN KESELAMATAN PASIEN

Kepala UPT Puskesmas Nawangsasi,

Menimbang : a. bahwa Puskesmas Nawangsasi sebagai penyedia layanan publik harus


berupaya meningkatkan mutu pelayanan dan menjamin keselamatan
pasien yang menerima pelayanan;
b. bahwa dalam mengkoordinasikan upaya peningkatan mutu pelayanan
dibutuhkan Tim Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien,
c. bahwa Tim Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien perlu
ditetapkan dalam Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas.
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat
3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang
Puskesmas;
MEMUTUSKAN
Menetapkan
Kesatu : Keputusan Kepala UPT Puskesmas Nawangsasi tentang pembentukan
Tim Peningkatan Mutu Pelayanan Klinis dan Keselamatan Pasien.
Kedua : Susunan Tim Peningkatan Mutu Pelayanan Klinis dan Keselamatan
Pasien dimaksud dalam Diktum Kesatu tercantum dalam Lampiran
Keputusan ini.
Ketiga : Tim Peningkatan Mutu Pelayanan Klinis dan Keselamatan Pasien
bertugas :
a. Menyusun program dan kegiatan dalam upaya peningkatan mutu
pelayanan klinis dan keselamatan pasien Puskesmas Nawangsasi.
b. Mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan peningkatan mutu pelayanan
klinis dan keselamatan pasien Puskesmas Nawangsasi.
c. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan peningkatan mutu
pelayanan klinis dan keselamatan pasien.
d. Menyusun laporan dan memberikan rekomendasi kepada Kepala UPT
Puskesmas Nawangsasi.
Keempat : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan diadakan
perubahan apabila dikemudian hari ditemukan kekeliruan dalam penetapan ini.

Ditetapkan di : Tugumulyo
Pada tanggal : Februari 2016
Ka.UPT Puskesmas Nawangsasi

MUSOLIE
NIP 196203211983121001

LAMPIRAN

Keputusan
Nomor : / / /2016
Tanggal : 2016

TIM PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN

Ketua : drg. Evi Palawati

Sekretaris : Meliasi

1. Bagian Rawat Jalan : dr. Djannah Prastuti


Susri Warni, AMD

2. Bagian Rawat Inap dan UGD : Dedi


Bd. Titin

3. Bagian Pelayanan Penunjang : R. Ayu Hamidah, Apt


Marmarlinda

4. Keselamatan Pasien : dr. Reny Syartika


M. Hasyim

Kepala UPT Puskesmas Nawangsasi

Musolie, SIP
NIP 196203211983121001
1. Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit.
2. Cakupan pelayanan kesehatan dasar pasien dari masyarakat miskin.
3. Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan
4. Cakupan desa yang mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan
epidemiologi < 24 jam.
1. Indikator mutu pelayanan UGD

2. Indikator mutu klinis rawat inap :


1. Angka infeksi jarum suntuk
2. Angka phlebitis
3. Angka dekubitus
4.

NOTULEN
RAPAT MANAJEMEN MUTU
HARI / TANGGAL : Senin, 28 Maret 2016
Waktu : 9.00 wib sd. selesai
Tempat : Puskesmas Nawangsasi
Materi : Indikator mutu pelayanan

PEMBUKAAN dan ARAHAN OLEH KA.UPT :

REKOMENDASI :

Mengetahui, Notulis
Ka UPT Puskesmas Nawangsasi

Musolie, SIP Suryani Oktaria


NIP 196203211983121001

DAFTAR HADIR
RAPAT MANAJEMEN MUTU
HARI / TANGGAL : Senin, 28 Maret 2016
Tempat : Puskesmas Nawangsasi
No Nama Jabatan Tanda Tangan
1. Musolie, SIP Ka UPT
2 Imanuel Sembiring, SKM, MSi Ka TU/ Ketua Pokja Admen
3 dr. Reny Syartika Ketua Manajemen Mutu
4. Ngati Rahayu, SKM Ketua Pokja UKM/
penanggung jawab UKM
5. drg. Evi Palawati Ketua Pokja UKP/
penanggungjawab UKP
6. dr. Djannah P Penanggungjawab kesmas
dan pengembangan
7. Titin Penanggung jawab jaringan
dan jejaring yankes
8. Desi Rosmala Penanggung jawab umum
dan kepegawaian
9. Murti Handayani Penanggungjawab barang dan
inventaris
10. Demak Zuraidah, SKM Peanggung jawab
keuangan /Pengelola pel.
promkes
11. Supriyanti Pengelola pel. UKS
12. Melis Pengelola pelayanan KB/KIA
13. Dessy H. Pengelola pel. Gizi
14. Ade Lesmana Pengelola pelayanan P2P
15. Tasibah Pengelola pel. Perkesmas
16. Susri Warni Pengelola pel. keswa
17. Murti H. Pengelola pel. Lansia
18. Reni Istapra Pengelola pel.kes.trasdisional
19. Tio Pardede Pengelola pelayanan rawat
jalan
20. Dedi Ertanto Pengelola pelayanan IGD
21. Meliasi P.Apt Pengelola pel. Farmasi
22. RA. Hamidah Pengelola pel. laboratorium
23. Retno Susanti Pengelola kesehatan
lingkungan

Mengetahui,
Ka UPT Puskesmas Nawangsasi

Musolie, SIP
NIP 196203211983121001