Anda di halaman 1dari 34

DIET DISLIPIDEMIA

dr. Husnah, MPH, FISPH, FISCM


Definisi

Dislipidemia adalah kelainan pada kadar lipid atau lemak yang


terkandung dalam darah (kolesterol dan trigliserid meningkat).

Metabolisme lemak
–Kolesterol total
–Trigliserid
–Kolesterol jahat
–Kolesterol baik

Buku Saku Asuhan Gizi Di puskesmas


Epidemiologi
• Dengan meningkatnyan kadar kolesterol, khususnya LDL, dapat
menimbulkan penumpukan plak pada dinding pembuluh darah.

Riskesdas, 2013
Nilai Rujukan
Akurat harus puasa + 8-10 jam
Kolesterol Total : normal : < 200 mg/dL
optimal (lebih bagus) : <150 mg/dl
Trigliserid : normal : < 200 mg/dL
optimal : <150 mg/dl
LDL (kolesterol jahat) : normal : < 150 mg/dL
optimal : < 130 mg/dl
HDL (kolesterol baik) : pria > 40 mg/dL
wanita > 50 mg/dL
Dampak Terhadap Tubuh

• menumpuk di dinding
pembuluh darah 
menyempit dan tersumbat
• Penyempitan dan
Penyumbatan pembuluh
darah (Aterosklerosis)
kematian jaringan (jantung,
otak)

•Di Jantung  penyakit jantung koroner


•Di Otak  Stroke
berakibat FATAL, bahkan KEMATIAN
Faktor Resiko Positif
dan Negatif Disliidemia
Gejala Klinis

• Kolesterol tinggi atau trigliserid tinggi


 gejala: TIDAK KHAS
• Pegal-pegal
• Leher Tegang
• Kesemutan, baal
• Tanpa gejala
Tatalaksana
1. Non-Farmakologi
• Diet
• Olahraga

2. Farmakologi
Tatalaksana
Tatalaksana
Tatalaksana
Tatalaksana
Tatalaksana
Tatalaksana
Tatalaksana
Tatalaksana
Tatalaksana
Tatalaksana
Tatalaksana
Latihan jasmani (olahraga)
Penelitian : Latihan jasmani atau olahraga 
 Menurunkan trigliserida
 Menurunkan kolesterol total
 Menurunkan kolesterol jahat (LDL)
 Menaikkan kolesterol baik (HDL)
 Menurunkan berat badan

Olahraga yang dianjurkan : aerobik


Misal: jalan, lari atau jogging, bersepeda, berenang,
senam
Tatalaksana
Tahap latihan jasmani:
1. Pemanasan 5-10 menit
2. Olahraga aerobik (jalan, jogging/lari, bersepeda, berenang, senam)
yaitu 70-85 dari denyut jantung maksimal ( 220 – umur) selama 20-30
menit
3. Pendinginan perlahan2, selama 5-10 menit
4. Frekuensi latihan : 4-5 kali per minggu Atau bisa 2-3x/minggu dengan
lama tahap aerobik 45-60 menit
Tatalaksana

•1 bulan setelah pertama kali didiagnosis


dislipidemia
•Kemudian setiap 1-3 bulan, tergantung kadarnya
•Tiap 3 bulan jika kadarnya stabil terkontrol dengan
diet dan/atau pengobatan

JIKA BELUM PERNAH PERIKSA  PERIKSALAH!


Skrining Gizi
• Secara langsung Skrining Gizi Ya Tidak
 Antropometri Perubahan BB √
 Klinis Nafsu makan kurang √
 Biokimia dan Kesulitan √
biofisik mengunyah/menelan

Mual dan muntah √


• Secara tidak Diare/konstipasi √
langsung Diet khusus √
 Surveilens pola dan Enteral/parenteral √
jenis makanan
Serum albumin rendah -
 Statistik vital
Status gizi normal √
Skrining Gizi

Pemeriksaan Fisik
•TD : 130/90 mmHg
Antropometri •Nadi : 88 x/menit
•BB : 82 kg •RR : 18 x/menit
•TB : 173 cm •Suhu : 36,7 oC
•LPerut : 125 cm
•LPinggul : 105 cm
•BMI : (173-100) – 10% = 72,9 kg
•IMT : 27,42 Kg/m2 (Pre Obes)
Skrining Gizi
Proporsi Lemak Tubuh
Edukasi
Edukasi
Edukasi
Edukasi
Pencegahan

1. BB ideal
2. Aktifitas Fisik (30 menit/hari, 5 kali/minggu)
menurunkan TG/LDL 20%, menaikkan HDL 10%
3. Pola Makan Sehat
4. Istirahat Cukup
5. Hindari Alkohol, Merokok
Contoh Menu

Kebutuhan 2000 kal


KH 320 gram
Protein 60 gram
Lemak 30 gram

Pagi : Roti gandum 2-3 iris (70-100 gram)


Selai kacang 2 sdt (20 gram)
Sayur 1 mangkok sdg
Susu rendah lemak 4 sdm (20 gram)
Gula/Madu 1 sdt (10 gram)
Snack : Apel/Pir 1 buah sdg

Siang : Nasi 1 gelas belimbing (150 gram)


Ikan/Ayam tanpa kulit 1 ptg sdg
Tempe 50 gram 2 ptg sdg
Sayur 1 mangkok sdg
Buah 1 ptg sdg

Snack : Jus Mangga/Apel/Pepaya

Malam : Nasi 130 gram ¾ gls belimbing


Ikan/telur putih/tahu 1 ptg sdg
Sayuran 1 mangkok sdg
Buah 1 ptg sdg
Terimakasih 