Anda di halaman 1dari 5

Nama Gery Nekko Dicatana

NIM 1710177132
KODE SOAL A3

LEMBAR JAWABAN

No. Jawaban
1. Sinematografi dalam film merupakan teknik menyusun dan membuat gambar untuk membentuk suatu kesatuan cerita, dalam sinematografi, tidak
hanya pengambilan gambar yang diperhatikan tapi juga framing shot ,equipment yang dibutuhkan untuk membuat suatu shot, teknik lighting,
pengaturan tone warna dalam film.

2. Proses proyeksi dan identifikasi penonton dalam film dibagi menjadi tiga, yaitu : proyeksi dan identifikasi optik; imaji imaji filmis yang dilihat
penonton melalui lensa kamera, proyeksi dan identifikasi emosional; melalui identifikasi optik ini terjadi identifikasi dan proyeksi emosional,
Perpindahan kamera dalam menyingkapkan ruang kejadian filmis itu berlangsung secara logis dan bermotivasi. proyeksi dan identifikasi imajiner;
adalah kenyataan pada saat penonton melihat film, secara imajinatif penonton berada di antara tokoh-tokoh dan benda-benda dalam ruang filmis
itu, dan bahwa sewaktu-waktu ia melihat kejadian-kejadian dalam ruang itu melalui penglihatan salah seorang tokoh.

3. Penataan kamera dalam film sangat penting karena penyampaian cerita kepada penonton terjadi lewat kamera. Dengan penataan kamera yang
tepat, pesan yang ingin disampaikan ke penonton baik tentang karakter-karakter yang ada atau suasana yang terjadi dalam film akan sampai dan
film akan bisa diterima oleh penonton secara baik.

4. Kontinuitas dalam film adalah teknik untuk menyajikan film yang berurutan secara logis dan berkesinambungan. Kontinuitas juga sangat penting
bagi penonton agar penonton paham dengan cerita yang disajikan oleh pembuat film. Kontinuitas terdiri dari Kontinuitas ruang, Kontinuitas waktu,
kontinuitas properti, kontinuitas warna, kontinuitas suara, kontinuitas

5. Fungsi lighting dalam film adalah agar kamera bisa menangkap gambar dengan baik tanpa ada nya noise yang menganggu. Dengan adanya lighting
juga menciptakan dimensi ruang dan bentuk, membangun suasana, membangun setting baik itu setting waktu (pagi, siang, sore, malam) ataupun
suasana ( senang, sedih, mencekam).
TATA KAMERA

No. SCENE Shot Teknik Camera Level Pergerakan floorplan


Size fotografi Angle angle kamera
1 1.INT. LS DOF OBJECTIVE EYE TRACK IN
KAMAR Luas/High LEVEL
PANJI Key
(SORE
HARI)

2. MS DOF OBJECTIVE EYE STILL


luas/Low LEVEL
Key

3. CU DOF OBJECTIVE LOW STILL


sempit/Lo ANGLE
w Key
4. CU DOF POINT OF HIGH STILL
sempit/Lo VIEW ANGLE
w Key
5. 2. LS DOF OBJECTIVE EYE TRACK IN
EXT. Luas/High LEVEL
RUMAH Key
ORANG
TUA
PANJI
(SORE
HARI)

6. MS DOF OBJECTIVE EYE STILL


luas/High LEVEL
Key
7. MCU DOF OBJECTIVE EYE STILL
sempit/Hi LEVEL
gh Key
8. CU DOF OBJECTIVE EYE STILL
sempit/Hi LEVEL
gh Key
9. CU/O DOF OBJECTIVE EYE STILL
SS sempit/Hi LEVEL
gh Key
10. 3. EXT. LS DOF Luas/ OBJECTIVE EYE TRACK IN
HALAMA High Key LEVEL
N DEPAN
RUMAH
(SORE
HARI)
11. TS DOF Luas OBJECTIVE EYE STILL
/High Key LEVEL
12. CU DOF OBJECTIVE EYE STILL
sempit/Hi LEVEL
gh key
13. LS DOF Luas OBJECTIVE EYE STILL
/High key LEVEL
14. CU DOF OBJECTIVE EYE STILL
sempit/Hi LEVEL
gh Key
15. MS – DOF OBJECTIVE EYE STILL
OSS sempit/Hi LEVEL
gh key
16. LS- DOF luas OBJECTIVE EYE TRACK IN
MS /High Key LEVEL
17. MCU DOF OBJECTIVE EYE STILL
/OSS sempit/Hi LEVEL
gh Key
18. 4.INT. LS DOF luas OBJECTIVE EYE STILL
RUM /Low Key LEVEL
AH
PANJI
(PAGI
HARI)
19. MS DOF luas OBJECTIVE EYE STILL
/Low Key LEVEL
20. MS- DOF luas OBJECTIVE EYE TRACK OUT
LS /High key LEVEL