Anda di halaman 1dari 3

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT WAVA HUSADA

NOMOR : 000/RSWH/SK.DIR-1/VII/2015
TENTANG
KEBIJAKAN PELAYANAN LABORATORIUM
RUMAH SAKIT WAVA HUSADA

Menimbang
1. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, maka diperlukan
penyelenggaraan pelayanan laboratorium yang bermutu tinggi;
2. Bahwa agar pelayanan laboratorium dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya Kebijakan
Pelayanan laboratorium sebagai landasan bagi penyelenggaraan pelayanan laboratorium;
3. Bahwa sehubungan dengan hal tersebut di atas, perlu ditetapkan berdasarkan Keputusan
Direktur RS.
Mengingat
1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 290/Menkes/Per/III/2008 tentang
Persetujuan Tindakan Kedokteran;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 411/MENKES/PER/III/2012 tentang
Laboratorium Klinik
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 43 tahun 2013 tentang Cara
Penyelenggaraan Laboratorium Klinik Yang Benar
6. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 370/MENKES/SK/III/2007 tentang
Standar Profesi Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan
7. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1792/MENKES/SK/XII/2010 tentang
Pedoman Pemeriksaan Kimia Klinik

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Pertama : KEPUTUSAN DIREKTUR RS WAVA HUSADA TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN
LABORATORIUM DI RUMAH SAKIT WAVA HUSADA.
Kedua : Kebijakan Pelayanan Laboratorium Rumah Sakit Wava Husada sebagaimana
dimaksud dalam diktum kesatu sebagaimana tercantum dalam Lampiran
Keputusan ini
Ketiga : Kebijakan Pelayanan Laboratorium Rumah Sakit Wava Husada sebagaimana
dimaksud dalam dictum kedua wajib dijadikan acuan dalam penyelenggaraan
pelayanan laboratorium di Rumah Sakit Wava Husada
Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan dilakukan perbaikan
sebagaimana mestinya apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan

Ditetapkan di : Malang
Tanggal : 01 Juli 2015
Direktur
Rumah Sakit Wava Husada

dr. M. Arif Surjadi, MMRS


NIK. 10106005
Lampiran Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Wava Husada
Nomor : 000/RSWH/SK.DIR-1/VII/2015
Tentang : Kebijakan Pelayanan Laboratorium
Tanggal : 01 Juli 2015

KEBIJAKAN PELAYANAN LABORATORIUM RUMAH SAKIT WAVA HUSADA

KETENTUAN UMUM
1. Semua tenaga laboratorium wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sesuai
dengan persyaratan dan kualifikasi serta mengacu pada pola ketenagaan.
2. Setiap tenaga laboratorium wajib bekerja berdasarkan standar profesi dan standar prosedur
operasional yang telah ditetapkan, menjunjung tinggi etika profesi dan norma kesopanan,
menghormati hak pasien, serta mengutamakan keselamatan pasien.

KETENTUAN KHUSUS
1. Rumah Sakit Wava Husada menyediakan pelayanan laboratorium selama 24 pukul dalam
sehari dan tujuh hari dalam seminggu, dilakukan sesuai dengan permintaan dokter yang
merawat untuk melayani pasien dengan surat permintaan dari dokter, dokter gigi, bidan
khusus pemeriksaan kehamilan dan kesehatan ibu dan fasilitas kesehatan.
2. Pelayanan Laboratorium dilaksanakan sesuai dan memenuhi standar nasional dan peraturan
perundangan yang berlaku dan mempunyai ketelitian dan tepat waktu.
3. Kemampuan pelayanan laboratorium disesuaikan dengan klasifikasi rumah sakit
4. Untuk pemeriksaan yang tidak dapat dilakukan sendiri, pemeriksaan dirujuk ke pelayanan
laboratorium di luar rumah sakit yang bermutu baik dan memenuhi standar yang sesuai
dengan peraturan perundangan yang berlaku
5. Rumah Sakit Wava Husada mempunyai hubungan dengan ahli dalam bidang diagnostik
spesialistik serta memiliki daftar ahli tersebut yang mudah dapat dihubungi.
6. Untuk pengambilan spesimen pasien:
a. rawat jalan dilakukan oleh petugas laboratorium di ruang ….. yang ada di unit rawat
jalan mulai pukul ….. untuk hari Senin-Jumat ; pukul ….. untuk hari Sabtu
b. rawat inap di ruangan rawat inap dilakukan oleh ………….
c. pasien IGD dilakukan di tempat IGD oleh ……………
7. Pemeriksaan laboratorium dilakukan di ruang laboratorium …….. dan ……..
8. Hasil pemeriksaan laboratorium diserahkan dengan ketentuan:
a. bagi pasien rawat jalan di ambil di ruang ……. jalan mulai pukul ……. sampai …….
b. bagi pasien rawat inap diambil oleh petugas rawat inap mulai pukul 14.00, II pukul
20.00
c. bagi pasien IGD untuk kemudian diambil oleh petugas IGD atau keluarga pasien
9. Reagensia esensial dan bahan kerja lain yang diperlukan untuk pemeriksaan yang dikerjakan
diusahakan selalu tersedia dan dievaluasi terhadap akurasi dan presisi,
10. Pemberian label setiap reagen atau bahan kerja lain perlu dilakukan untuk keamanan dan
mencegah kesalahan.
11. Pembuangan limbah diupayakan tidak menimbulkan pencermaran lingkungan dan mengikuti
ketentuan dari rumah sakit
12. Pasien diberi informasi apabila pelayanan laboratorium diluar rumah sakit tersebut dimiliki
oleh dokter yang merujuk.
13. Kesehatan dan Keamanan Kerja Rumah Sakit (K3RS) di laboratorium diatur sesuai peraturan
yang berlaku untuk mengurangi risiko.
14. Petugas Kesehatan dan Keamanan Kerja Rumah Sakit (K3RS) di laboratorium melaporkan
kegiatannya ke Tim K3RS, sekurang-kurangnya setahun sekali atau bila terjadi insiden
keamanan kerja.
15. Penanganan dan pembuangan bahan infeksius di laboratorium mengikuti ketentuan dari
rumah sakit yang berlaku
16. Waktu selesai pemeriksaan pemeriksaan ……
17. Hasil pemeriksaan kritis harus segera dilaporkan untuk menunjang keselamatan pasien
18. Permintaan pemeriksaan, pengambilan dan identifikasi spesimen, pengelolaan spesimen
harus dilaksanakan mengikuti peraturan yang berlaku.
19. Rentang nilai rujukan harus tercantum pada lembar hasil pemeriksaan.
20. Pemantapan mutu di laboratorium dilakukan secara internal setiap hari untuk monitor
kualitas hasil pemeriksaan yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan. Sedangkan
pemantapan mutu eksternal dilakukan minimal 2 kali setahun yang diselenggarakan oleh
institusi yang bermutu dalam negeri dan luar negeri.
21. Mutu laboratorium rujukan di monitoring oleh Dokter Spesialis Patologi Klinik setiap tahun
sekali untuk menjamin hasil pemeriksaan rujukan yang baik.
22. Laporan tahunan data kontrol mutu dari laboratorium luar rumah sakit diserahkan kepada
pimpinan untuk digunakan dalam memfasilitasi manajemen kontrak dan pembaharuan
kontrak.
23. Peralatan dilakukan pemeliharaan dan kalibrasi secara teratur untuk menunjang pelayanan
rumah sakit yang berorientasi pada keselamatan pasien dan didokumentasikan secara baik.