Anda di halaman 1dari 5

KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS BANUA LAWAS

NOMOR 131 /SK.KES-PKM-BL/445/I/2018


TENTANG
IDENTIFIKASI HAMBATAN BAHASA, BUDAYA, BAHASA
KEBIASAAN, DAN PENGHALANG LAIN

KEPALA PUSKESMAS BANUA LAWAS,

Menimbang : a. bahwa untuk menjamin tercapainya hasil


mutu pelayanan yang sesuai harapan
pasien, diperlukan komunikasi yang baik
antara petugas pemberi layanan dengan
pasien maupun keluarganya.
b. bahwa agar komunikasi antara petugas
pemberi layanan dengan pasien dapat
berjalan optimal, dipandang perlu untuk
melakukan identifikasi hambatan
budaya, bahasa, kebiasaan dan
hambatan lain dalam pelayanan.
c. bahwa berdasarkan pertimbangan pada
huruf a dan b, perlu menetapkan
Keputusan Kepala Puskesmas Banua
Lawas tentang tentang Kewajiban
Mengidenfikasi Hambatan Budaya,
Bahasa, Kebiasaan dan Hambatan Lain
Dalam Pelayanan.
Mengingat : 1. UU Nomor36Tahun 2009, tentang
Kesehatan;
2. Keputusan Menteri Kesehatan RI No.
128/Men.Kes/SK/II/ 2004 tentang
Kebijakan Dasar Puskesmas;
3. Permenkes No. 75 Tahun 2014 tentang
Pusat Kesehatan Masyarakat;
4. Peraturan Menteri Kesehatan
No.290/MENKES/PER/III/2008 Tentang
Persetujuan Tindakan Kedokteran.

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS BANUA


LAWAS TENTANG KEWAJIBAN
MENGIDENTIFIKASI HAMBATAN BUDAYA,
BAHASA, KEBIASAAN DAN HAMBATAN
LAIN DALAM PELAYANAN

KESATU : Menentukan kewajiban mengidentifikasi


hambatan budaya, bahasa, kebiasaan dan
hambatan lain dalam pelayanan menjadi
kewajiban bersama baik Kepala Puskesmas,
petugas pendaftaran maupun petugas
pemberi layanan klinis.

KEDUA : Identifikasi hambatan budaya, bahasa,


kebiasaan dan hambatan lain dalam
pelayanan sebagaimana diktum Pertama
dilaksanakan sekali dalam setahun dalam
sebuah rapat koordinasi antara Kepala
Puskesmas dengan petugas pendaftaran
dan petugas pemberi layanan klinis.

KETIGA : Segala hambatan budaya, bahasa,


kebiasaan dan hambatan lain dalam
pelayanan yang diidentifikasi pada saat
rapat koordinasi, dilakukan tindak lanjut
untuk meminimalkan hambatan sehingga
proses pelayanan berjalan lancar.

KEEMPAT : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal


ditetapkan dengan ketentuan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam
penetapan ini akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Banua Lawas


pada tanggal Januari 2018

KEPALA PUSKESMAS BANUA LAWAS,

dr.H.HIMAWAN INDARYANTO
LAMPIRAN I
KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS
NOMOR 131 / SK.PKM.BL / 445
/ I / 2018
TENTANG IDENTIFIKASI HAMBATAN
BAHASA, BUDAYA, BAHASA
KEBIASAAN, DAN PENGHALANG
LAIN

IDENTIFIKASI HAMBATAN BUDAYA, BAHASA, KEBIASAAN


DAN HAMBATAN LAIN DALAM PELAYANAN

A. HAMBATAN BUDAYA:
1. Adanya pantangan makan bagi ibu
nifas
B. HAMBATAN KEBIASAAN :
1. Adanya pasien luka bakar yang
dikasih pasta gigi/ kapur dan luka
lecet atau robek yang dikasih
olesan bubuk obat amoxixilin
C. HAMBATAN LAINNYA
1. Pasien yang datang dengan kondisi
pendengran yang kurang dan
pasien yang susah untuk
berkomunikasi dua arah.

KEPALA PUSKESMAS BANUA


LAWAS,

dr.H.HIMAWAN INDARYANTO