Anda di halaman 1dari 6

Nama/NPM: Raisa Rahmarifat/A-198

Tugas 1c. Guiding Question (Tugas Individu)

1. Jelaskan dan gambar tahap-tahap pembelahan mitosis untuk individu yang memiliki
kromosom, misal AaBbCC ! (A= kromosom metasentrik, B dan C= kromosom
akrosentrik).

Ket: A a B b C

Profase: merupakan tahap awal, kromosom masih terlihat acak. Setiap kromosom
terduplikasi tampak sebagai dua kromatid saudara identik.
Metafase: Merupakan tahap mitosis paling lama, seringkali berlangsung sekitar 20 menit.
Sentrosom kini berada pada kutub-kutub sel yang bersebrangan. Sentomer-sentomer
kromosom berada pada lempeng metaphase atau bidang ekuator serta terikat oleh benang
spindle.
Anafase: Tahap yang paling pendek. Tahap ini dimulai ketika protein kohesin terbelah.
Setiap kromatidpun menjadi satu kromosom utuh. Kedua kromosom anakan yang terbebas,
mulai bergerak menuju ujung-ujung sel yang berlawanan saat mikrotubulus kinetokor
memendek.
Telofase: Dua nucleus anakan terbentuk dalam sel. Mitosis, pembelahan satu nukleus
menjadi dua nukleus yang identic secara genetic telah selesai.
2. Suatu tanaman membentuk sel telur dan tepung sari. Bagaimana kemungkinan genotipe
gamet yang terbentuk jika individunya :
a. AABB; b. AABbCc; c. aabbccdd; d. AaBBCcddeEFFgg
jawab:
a. AABB = 20 = 1 = AB
b. AABbC = 22 = 4 = ABC, ABc, AbC, Abc
c. aabbccdd = 20 = 1 = aabbccdd
d. AaBBCcddEeFFgg = 23 = ABCdEFg, ABCdeFG, ABcdEFG, ABcdeFg, aBCdEFg,
aBCdeFG, aBcdEFG, aBcdeFg.

3. Tanaman bergenotipe AABbCc melakukan pembelahan mitosis dan meiosis. Jelaskan


bagaimana jika A = kromosom telosentrik, B = kromosom akrosentrik, C = kromosom
metasentrik, coba Saudara gambarkan sel tanaman tersebut pada fase metafase, anafase
dan telofase (untuk mitosis, meisosis I dan meiosis II ) !

Metafase: Kromosomnya berada pada bidang ekuator yang terikat oleh benang spindel.
Anafase: Kromosom berubah menjadi kromatid. Kromatid kemudian bergerak menuju kutub
yang berlawanan.
Telofase: di tahap ini benang spindel akan menghilang.

Metafase 1 : Kromosom berada di bidang pembelahan. Sentriol bergerak ke kutub yang


berlawanan.
Anafase 1: Kromosom bergerak ke kutub yang berlawanan.
Telofase 1: Mengalami sitokinesis, membran inti mulai muncul kembali, dan benang spindel
menghilang.

Metafase 2: Kromosom sejajar di bidang ekuator.


Anafase 2: Kromosom membelah jadi kromatid. Kromatid bergerak ke kutub yang
berlawanan.
Telofase 2: Pada akhir tahap telofase 2 terjadi sitokinesis. Membran inti muncul kembali.
Dan terbentuk 4 sel anak haploid.

5. Jika suatu zigot 4 kromosom, yaitu A, B, c, D yang berpasangan dengan homolognya : a,


B, C, D . Bagaimana konsitusi genetik sel somatis dan kemungkinan gamet yang
terbentuk ?
Jawab: AaBBCcDD.
Gamet: 22 =4 . ABCD, ABcD, aBCD, aBcD
6. Jelaskan dan gambar tahap-tahap pembelahan mitosis untuk individu yang memiliki
kromosom, misalnya AaBbCC (A= kromosom metasentrik, B = kromosom akrosentrik, C
= kromosom telosentrik).
Profase: merupakan tahap awal, kromosom masih terlihat acak. Setiap kromosom
terduplikasi tampak sebagai dua kromatid saudara identik.
Metafase: Merupakan tahap mitosis paling lama, seringkali berlangsung sekitar 20 menit.
Sentrosom kini berada pada kutub-kutub sel yang bersebrangan. Sentomer-sentomer
kromosom berada pada lempeng metaphase atau bidang ekuator serta terikat oleh benang
spindle.
Anafase: Tahap yang paling pendek. Tahap ini dimulai ketika protein kohesin terbelah.
Setiap kromatidpun menjadi satu kromosom utuh. Kedua kromosom anakan yang terbebas,
mulai bergerak menuju ujung-ujung sel yang berlawanan saat mikrotubulus kinetokor
memendek.
Telofase: Dua nucleus anakan terbentuk dalam sel. Mitosis, pembelahan satu nukleus
menjadi dua nukleus yang identic secara genetic telah selesai.

7. Jumlah kromosom tanaman jagung 20 (diploid), tentukan berapa jumlah kromosom,


kromatid, bivalen dalam masing-masing sel pada fase-fase :
a. profase mitosis. Awal: Kromosom;20, kromatid; 0, bivalen; 0.
Akhir: kromosom; 20, kromatid; 40, bivalen; 0
b. metafase mitosis; kromosom; 20, kromatid 40; bivalen 0.
c. leptonema; kromosom; 0, kromatid; 0, bivalen; 0
d. diakinesis; kromosom; 20, kromatid; 40, bivalen; 0
e. diplonema: kromosom; 20, kromatid; 40, bivalen; 0
f. metafase I: kromosom; 20, kromatid; 40, bivalen; 0
g. metafase II : kromosom; 10, kromatid; 20, bivalen; 0
h. telofase I : kromosom; 10, kromatid; 20, bivalen; 2
i. telofase II: kromosom; 10, kromatid; 0, bivalen; 4
8. Bagaimana seseorang secara sitologis dapat mengenal :
a. sel dalam keadaan metafase mitosis, metafase I meiosis dan metafase II meiosis
b. sel dalam keadaan anafase mitosis, anafase I dan anafase II meiosis

Metafase mitosis: Kromosom berada di bidang ekuator yang memiliki 2 kromatid.


Metafase meiosis 1: kromosom berada di bidang ekuator dan memiliki 2 kromosom
yang saling berhadapan.
Metafase meiosis 2: Kromosom berada di bidang ekuator. Kromosom memiliki 2
kromatid. Terdapat dua sel pada tahap ini.

9. Persilangan antarspesies umumnya menghasilkan keturunan yang steril, misal pada


persilangan antara cabai rawit (Capsicum frutescens) dengan cabai merah (C. annuum)
dan pada banyak spesies, bila dikaitkan dengan proses pembelahan sel, kenapa demikian?

Karena pada proses meiosis terjadi ketidakseimbangan pasangan kromosomnya. Set


kromosomnya lebih dari satu pasang atau biasa disebut dengan poliploidi. Dan
mendapatkan kromosom ganjil. Sehingga tanaman akan steril.

10. Tanaman cabai mempunyai jumlah kromosom 2n = 24 pada sel-sel somatisnya. Berapa
jumlah kromosom dalam sel :
 Sepal= 24
 Embrio biji= 24
 Sel induk tepung sari= 12
 Tetrad= 12
 Endosperm= 36
 Aleuron= 24
 Stylus= 12
 Filamen= 12
 Petal= 24
 Batang= 24
 Daun= 24
 Tabung polen= 12
11. Suatu tanaman bergenotipe AABbGg menyerbuki kepala putik tanaman lain yang
bergenotipe AabbGg :
a. bagaimana kemungkinan genotipe tepung sari yang menyerbuki !
b. bagaimana kemungkinan genotipe sel telur yang dibuahi !
c. bagaimana kemungkinan genotipe dari :
- sel daun tetua betina
- embrio hasil pembuahan ada berapa kemungkinan kombinasi
- endosperm biji keturunannnya !
- sel batang tanaman F1 (hasil persilangan)

AbG Abg abG abg


ABG AABbGG AABbGg AabbGg AaBbGg
Abg AABbGg AABbgg AaBbGg AaBbgg
AbG AAbbGG AAbbGg AabbGG AabbGg
Abg AAbbGg AAbbgg AabbGg Aabbgg
-