Anda di halaman 1dari 5

JAWAB:

Pu = (1,2 x 34,8) + (1,6 x 24,8) = 81,44 ton


qu = (1,2 x 2,68) + (1,6 x 1,98) = 6,38 ton/m
Menentukan tinggi dari balok pelat berdinding penuh

L/10 = 2000/10 = 200,00 cm


L/12 = 2000/12 = 166,67 cm

Gunakan tinggi maksimum yang di ijinkan, yaitu sebesar 170 cm. jika tebal flens diambil sebesar 5 cm, maka
tinggi dari web adalah:
h= 170 - 2(5) = 160,00 cm

Untuk mengetahui tebal web, dapat diambil dari nilai-nilai batas h/tw
1. agar dapat memenuhi syarat sebagai balok pelat berdinding penuh, maka:
tw ≤ h/160,602 = 160/164,602 = 0,9720 cm

2. untuk a/h ≤ 1,5 :


tw ≥ 160/338,886 = 0,4721 cm
3. untuk a/h > 1,5 :

tw ≥ 160/325,46 =
0,4916 cm
Dicoba menggunakan ukuran web 0,8 x 158 cm

Menentukan ukuran flens

= 726,40 .(10)⁷ - 8(1600)

0,9(1600)(240) 6
= 18885,19 mm² 188,85 cm²

Berat sendiri balok sekarang dapat dihitung:

Luas web= 0,80 x 160,00 = 128,00 cm²


Luas Flens = 2,00 x 188,85 = 377,70 cm² +

TOTAL = 505,70 cm²


Berat sendiri balok = 505,70 x 7,85 = 0,40 ton/m

10000,00

Berat momen lentur dengan tambahan berat sendiri balok adalah:


Mu = 726,40 + (1.2 x 0,348).20² = 747,28 ton m

8
(Angka- angka di dalam kurung pada gambar bidang momen dan lintang menunjukan besarnya gaya lintang
dan momen lentur terfaktor setelah ditambah dengan berat sendiri balok)
Af = 747,28 .(10)⁷ - 8(1600) = 19489,35 mm² 194,89 cm²

0,9(1600)(240) 6
Jika tebal flens semula 5 cm masih digunakan, maka lebar flens menjadi:

194,89 = 38,98 mm² 40 cm²



5
coba ukuran flens 5 cm x 39 cm
Menghitung kuat momen lentur nominal
Hitung momen inersia penampang terhadap sumbu lentur:
0,8 x 160³
Ix = + 2(5)(39)(82,5)² 12

= 2995566,67 cm⁴
dan modulus penampang:
2995566,67
85
= 35241,96 cm³

Karena balok terkekang lateral secara menerus, maka tidak perlu dilakukan pemeriksaan terhadap tekuk torsi lateral,
untuk batasan etrhadap tekuk lokal flens tekan:
= 40 = 4,00
2x5
200000

= 0,38 . 240
= 10,97

Selanjutnya dihitung pula nilai koefisien balok pelat berdinding penuh, Kg:

Dengan:
0,8 x 160 = 0,6400 160,00 = 200,00

5 x 39 0,8
0,6564 2550
= 0,9822
Kg1 −= 200 −
1200 + (300 x 0,6564) 240

Sehingga kuat momen lentur nominal balok:

Mn = Kg . S . fcr = 0,9822 x 35241,96 x 10³ x 240


= 830,79 ton m
φMn = 0,9 (830,79) = 747,71 ton m > 746,75 OK

Menghitung jarak antar pengaku vertikal dan kuat geser


Kuat geser untuk panel ujung (tanpa memperhitungkan aksi medan tarik):
φVn = φ(0,6 . Aw . Fyw . Cv)
Cv = = 108,77 .10⁷ = 0,66
0,9(0,6)(8)(1600)(240)
Dari persamaan: (asumsikan Cv berada dalam daerah elastis)

= 0,6 x 240 x 200²


= 20,9815
1,5 x 200000
=
5
= 0,5593
20,9815 − 5

a = 0,5593 . h = 0,55931(160)

= 89,49 cm ≈
89 cm dari ujung balok
Periksa kembali kuat geser dari panel ujung dengan nilai a =

89 cm:
kn = 5+ 5 = 21,16

(97/160)²
= = 181,92
. 18,60 (200000)
1,37 < h/tw = 200,00
1,37
240
Kuat geser nominal untuk panel ujung:
Vn = 0,9 . Aw . Kn . E = 0,9(8)(1600)(18,60)(200000) = 121,88 ton

(h/tw)² (200)²
φVn = 0,9(107,16) = 109,69 ton < 108,77 OK

untuk panel-panel tengan, aksi medan tarik dapat dihitungkan jika;

a/h = 1,60 → a = 1,6(160) = 256,00 cm (max)


Agar diperoleh jarak pengaku vertikal yang seragam, maka panjang yang tersisa pengku vertikal ujung hingga tengah bentang
balok pelat berdinding penuh dibagi sehingga sergam. Dalam contoh ini direncanakan 4 buah panel seperti pada gambar:

Rasio a/h = 227,75 / 160 = 1,4234


kn = 5+ 5 = 5+ 5 = 7,47

(a/h)² (1,4234)²
= = 108,07 < h/tw = 200,00
. 7,47 (200000)
1,37 1,37
240

maka Cv diambil dari persamaan:

7,47(200000) 1
0,23
1,5 . . =
240
200²

Kuat geser nominal balok pelat berdinding penuh dengan memperhitungkan aksi medan tarik:

= 0,6(240)(8)(1600). 1 − 0,23 = 113,65 cm²

1 + (1,4234)2
0,23 + 1,15

φVn = 0,9(113,65) = 102,28 ton > 81,44 OK

Merencanakan pengaku vertikal


Penampang melintang dari pengaku vertikal ditentukan berdasarkan 3kriteria: Luas min, Momen Inersi Min, rasio lebar dan tebal max
= 0,5(8)(1600)(1)(1-0,23). 1,4234 = 12,69 cm²

2
(1,4234)
2
1 + (1,4234)

Dari persamaan:

2,50 -2 = -0,77 < 0,50 -> j = 0,5


1,4234²

Is = 0,5(227,75)(0,8)³ = 58,30 cm⁴


Dicoba pengaku vertikal berukuran 0,8 x 12 cm, sehingga :
As = 2(0,8)(12) = 19,20 cm² < 12,69 cm² OK

= 508,42 cm⁴ > 58,30 cm⁴ OK


bs / ts = 12/0,8 = 15 < 16,1658 OK

untuk menentukan panjang pengaku vertikal, hitung dahulu jarak c:


c min = 4 . tw = 4(0,8) = 3,20 cm
c max = 6 . tw = 6 (0,8)= 4,80 cm

Jika diasumsikn ukuran las antara flens dengan web adalah 4 mm, serta c = 3,2 cm, maka panjang pengaku vertikal adalah:
h - ukuran las - 3,2 = 160 - 0,4 - 3,2 = 156,40 cm
Gunakan pengaku vertikal 0,8 cm x 12 cm x 156 cm

Periksa persyaratan interaksi geser-lentur untuk panel yang diperhitungkan terhadap aksi medan trik:
0,6 . Vn ≤ Vu ≤ Vn
Mn Mu 0,75 . Mn
0,6 (113,65) ≤ Vu ≤ 113,65

830,79 Mu 0,75(803,79)
0,0821 ≤ Vu/Mu ≤ 0,1824

Karena tidak adany nilai Vu/Mu yang berada dalam batasan tersebut, maka tidak perlu dilakukan pemriksaan terhadp interaksi geser-
lentur. Untuk pengaku penahan gaya tumpu, dicoba enggunakan pengaku dengan lebar b = 20 cm. Tebal pengaku dihitug dari syarat
kelangsingan:

Gunakan pengaku berukuran 1,5 cm x 20 cm dengan ukuran las 4 mm serta pemotongan seleb dengan pengaku
pengelasan. Periksa tahanan tumpu pengaku pada tumpuan
φRn = 0,75 ( 1,8 . Fy . Apb) = 0,75(1,8)(240)(15)(200-2,5)(2) = 191,97 ton > 108,77 ton OK

Selanjutnya pengaku penahan gaya tumpu dianalisa sebagai batang tekan. Pajang web yang dapat bekerja
sebagai batang tekan adalah sepanjang 12 kali tebal web ( 12 x 0,8 = 9,6 cm).

Ag = 2(20)(1,5)+(0,8)(9,6) = 67,68 cm²


I = (1/12)(9,6)(0,8)³ + 2(1/12)(1,5)(20)³ + 2(20)(1,5)(10+(0,8/2))²
= 8490,01
r = 11,20 cm
8490
= =
67,76

l = k.L/r = k.h/r = 0,75*160


= 10,71
11,20
Nn = Ag.fcr = 67,68(102)(240/1) = 165,68 ton
φNn = 0,85(Nn) = 0,85(165,68) = 140,83 > 108,77 ton OK

Karena pengaku penahan gaya tumpu harus trletak pada tengah-tengah panjang daerah web 9,6 cm,
maka titik perletakan harus terletak di sekitar 9,6/2 = 4,8 cm dari ujung balok pelat berdinding penuh
(dipasang sejarak 7,5 cm seperti gambar).

Pengaku penahan gaya tumpu dipassang pada masing-masing tumpuan dan pada lokasi beban terpusat. Karena pada
tengah bentang beban lebih kecil dari pasa tumpuan, maka dapat digunakan pengku penahan gaya tumpu yang ran 1,5
cm x 20 cm