Anda di halaman 1dari 2

KUALITAS SUNGAI BURUK, PALYJA HENTIKAN PRODUKSI

AIR BERSIH

JAKARTA - PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), operator penyediaan dan


pelayanan air bersih untuk wilayah Barat DKI Jakarta terpaksa menghentikan
sementara produksi air bersih Instalasi Pengolahan Air (IPA) Taman Kota Jakarta
Barat.

Itu dilakukan akibat kualitas air baku yang buruk dari sungai Cengkareng Drain.
Kepala Humas PT Palyja Meyritha Maryanie menjelaskan memburuknya kualitas
air baku sungai Cengkareng Drain karena meningkatnya kadar ammonia.

"Kadar ammonia meningkat, deterjen dan adanya aliran balik dari laut yang
membuat tingginya tingkat keasinan (salinitas) dan total dissolved solid, sehingga
instalasi tidak sanggup mengolah," ujar Meyritha saat dikonfirmasi JPNN, Sabtu
(5/9).
Guna mengantisipasi gangguan pasokan air kepada pelanggan, Palyja akan
meningkatkan pasokan air bersih dari DCR 4 Kebon Jeruk dan Booster Pump Daan
Mogot.

"Palyja juga menyediakan air melalui truk-truk tangki secara gratis untuk keadaan
darurat seperti Rumah Sakit dan sebagainya," kata Meyritha. (chi/jpnn)

KOMENTAR SAYA TENTANG ARTIKEL TERSEBUT :


Masalah utama dalam berhentinya pengolahan air bersih di PT PAM Lyonnaise
Jaya adalah akibat kualitas air sungai. Dengan kata lain faktor limbah rumah dan
salinitas air laut adalah penyebabnya. Kita memang tidak bisa menghindari
pembuangan limbah rumah tangga ke sungai, namun kita bisa mengurangi
intensitas limbah rumah tangga itu sendiri. Tidak mencucui motor atau mobil atau
truk di sungai, biasanya warga desa lebih memilih mencuci kendaraan disungai
karena mereka berpikir untuk penghematan air bersih. Namun tanpa disadari
deterjen atau sabun pencuci mobil itu sendiri masuk kedalam sungai dan
menambah kandungan didalam air sungai itu sendiri. Warga sendiri juga harus
sadar akan pentingnya kebutuhan sungai itu sendiri dengan cara tidak
mengekploitasi air sungai.

Tak luput dari peran warga PT PAM Lyonnaise Jaya juga harus membuat instalasi
yang baik dan bersih. Seperti akibat faktor salinitas air laut, pada artikel diatas
diberitahukan bahwa tingkat keasinan pada sungai tersebut meningkat dan instalasi
Palyja tidak dapat mengolah. Ini berarti Palyja sendiri harus membuat proses
instalasi air asin dengan mutu baik. Tak hanya bertujuan untuk air tawar dan
dinetralisirkan namun merubah air asin menjadi tawar dan dinetralisirkan harus
wajib di buat.

Dengan keseimbangan 2 peran antara warga dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja)
maka diharapkan dapat menimbulkan dampak yang lebih baik bagi warga sekitar
sungai Cengkareng sendiri.