Anda di halaman 1dari 39

# SELEKSI DATA

YANG DIGUNAKAN

## JURUSAN TEKNIK KIMIA

PROGRAM STUDI TEKNIK ENERGI
SELEKSI DATA
PEMILIHAN DATA DENGAN MENGGUNAKAN
1. UJI DIXON
2. UJI GRUBBS
3. UJI COCHRAN
UJI DIXON
LANGKAHA LANGKAH NYO
1. URUTKAN DATA DARI YANG TERKECIL HINGGA
YG TERBESAR
2. NOTASIKAN DATA TERKECIL SBG X1 HINGGGA
DATA TERBESAR ( DATA KE N ) SBG Xn
3. LAKUKAN EVALUASI DATA YANG TERKECIL DAN
YG TERBESAR MENGGUNAKAN RUMUS Dhitung
YG SESUAI
4. BANDINGKAN TERHADAP NILAI D tabel, DATA
MERUPAKAN PENCILAN OUTLIER DAN DAPAT
DIBUANG JIKA
D hitung > D tabel
5. JIKA DIDAPAT DATA OUTLIER MAKA EVALUASI
HINGGA TIDAK DIDAPAT LAGI DATA OUTLIER
PEMILIHAN DATA UJI DIXON
RUMUS D hitung
DATA TERENDAH DATA TERTINGGI

X2 - X1 Xn - Xn-1
D 3-7 = ------------------- D 3-7 = -------------------
Xn – X 1 Xn – X 1

X2 - X1 Xn - Xn-2
D 8-12 = ------------------- D 3-7 = -------------------
X n-1 – X 1 Xn – X2

X2 - X1 Xn - Xn-2
D 13-40 = ------------------- D 3-7 = -------------------
X n-2 – X 1 Xn – X 3

## DATA MERUPAKAN PENCILAN (OUTLIER) DAN

DAPAT DIBUANG JIKA
D hitung > D tabel
BERDASARKAN JUMLAH DATA N PADA TABEL
NILAI KRITIS UJI DIXON DG CL 95 %
TABEL NILAI KRITIS UNTUK UJI DIXON PADA
TINGKAT KEPERCAYAAN 95 %
n Dtabel n Dtabel n Dtabel n Dtabel
3 0,970 13 0,611 23 0,459 33 0,397
4 0,829 14 0,589 24 0,451 34 0,393
5 0,710 15 0,565 25 0,443 35 0,388
6 0,628 16 0,546 26 0,436 36 0,384
7 0,569 17 0,529 27 0,426 37 0,381
8 0,608 18 0,514 28 0,423 38 0,377
9 0,564 19 0,501 29 0,417 39 0,374
10 0,530 20 0,489 30 0,412 40 0,371
11 0,502 21 0,478 31 0,407
12 0,479 22 0,468 32 0,402

## MENGAPA HARUS PADA TINGKAT KEPERCAYAAN

95 %
KONSENSUS STATISTIK INTERNATIONAL MERUJUK
LINGKUNGAN TERKONDISIKAN DENGAN BAIK
SEPERTI DI DLM LAB, DAN RUMAH KACA
HAL INI JUGA BERLAKU UTK TIAP PERHITUNGAN
YG MEMBUTUHKAN DATA TABEL YG BERKAITAN
DG CL DALAM VALIDASI METODE ANALISIS KIMIA
KUANTITATIF
CONTOH SOAL
DATA AWAL DATA DI URUT NOTASI
68,2 61,0 X1
61,0 61,5 X2
66,6 63,8 X3
61,5 66,6 X4
63,8 66,9 Xn-1
66,9 68,2 Xn

N=6
UJI DATA TERENDAH
X2 - X1

D 3-7 = -------------------

Xn – X 1

= 0,069

## D hitung < Dtabel , MAKA DATA 1 TIDAK DIBUANG

UJI DATA TERTTINGGI
Xn - Xn-1

D 3-7 = -------------------

Xn – X 1

## D hitung = 68,2 – 66,9 / 68,2 – 61,0 = 0,181

D hitung < D tabel , MAKA DATA 6 TIDAK DIBUANG

## PEMILIHAN DATA : UJI GRUBBS

TERDAPAT 4 CARA SELEKSI DATA SECARA GRUBBS
TAITU :

1. GRUBBS 1 ( G 1 )
SETARA DENGAN 1 X UJI DIXON
DIGUNAKAN JIKA PROFIL DATA MEMILIKI
SEBUAH NILAI EKSTREM YANG JAUH DARI
RATA-RATA KELOMPOK
2. GRUBBS 2 ( G 2 )
SETARA DENGAN 2 X UJI DIXON
DIGUNAKAN JIKA PROFIL DATA MEMILIKI 2
BUAH NILAI EKSTREM YANG JAUH DARI RATA-
RATA KELOMPOK

3. GRUBBS 3 ( G 3 )
SETARA DENGAN 3 X UJI DIXON
DIGUNAKAN JIKA PROFIL DATA MEMILIKI 2
BUAH NILAI EKSTREM TERENDAH DAN 2 BUAH
NILAI EKTREM TERTINGGI YANG JAUH DARI
RATA-RATA KELOMPOK

## 4. GRUBBS VERSI La Vet

SETARA DENGAN 2 X UJI DIXON
DIGUNAKAN JIKA PROFIL DATA MEMILIKI
NILAI TERENDAH DAN NILAI TERTINGGI
EKSTREM YANG JAUH DARI RATA-RATA
KELOMPOK
LANGKAH-LANGKAH
1. URUTKAN DATA DARI YG TERKECIL HINGGA
YANG TERBESAR
2. NOTASIKAN DATA TERKECIL SEBAGAI X1
HINGGA DATA TERBESAR (DATA KE N )
SEBAGAI Xn
3. LAKUKAN EVALUASI PROFIL DATA
4. LAKUKAN UJI GUBBS TERHADAP NILAI YG
DICURIGAI MENGGUNAKAN RUMUS G hitung
YG SESUAI
5. BANDINGKAN TERHADAP NILAI Gtabel DATA
MERUPAKANN PENCILAN (OUTLIER) DAN
DAPAT DIBUANG JIKA G hitung > G tabel
CONTOH PERHITUNGAN
SUATU DATA UJI PROFISIENSI KADAR KLORIDA
PADA MATRIK AIR MINUM DALAM KEMASAN (
AMDK )
KODE LAB MgCl / L KODE DATA
B 106,5
C 1,0
D 115,0
E 105,5
G 106,6
H 100,5
I 100,1
J 100,4
K 100,8
L 98,3
M 106,0
N 105,0

PERTANYAAN
1. SELEKSI DATA DI ATAS DENGAN
MENGGUNAKAN UJI DIXOB
2. SELEKSI DATA DI ATAS DENGAN
MENGGUNAKAN UJI GRUBBBS (G1)
3. SELEKSI DATA DI ATAS DENGAN
MENGGUNAKAN UJI COCHRAN
PENYELESAIAN
1. SELEKSI DATA UJI DIXON
LANGKAHA LANGKAH NYO
1. URUTKAN DATA FARI YANG TERKECIL HINGGA
YG TERBESAR
2. NOTASIKAN DATA TERKECIL SBG X1 HINGGGA
DATA TERBESAR ( DATA KE N ) SBG XN
3. LAKUKAN EVALUASI DATA YANG TERKECIL DAN
YG TERBESAR MENGGUNAKAN RUMUS Dhitung
YG SESUAI
4. BANDINGKAN TERHADAP NILAI D tabel, DATA
MERUPAKAN PENCILAN OUTLIER DAN DAPAT
DIBUANG JIKA
D hitung > d tabel
5. JIKA DIDAPAT DATA OUTLIER MAKA EVALUASI
HINGGA TIDAK DIDAPAT LAGI DATA OUTLIER
TABEL DATA DI URURT
KODE LAB MgCl / L KODE DATA
C 1,0 X1
L 98,3 X2
I 100,1 X3
J 100,4 X4
H 100,5 X5
K 100,8 X6
E 105,0 X7
N 105,0 X8
M 106,0 X9
B 106,5 Xn-2 = 10
G 106,6 Xn-1 = 11
D 115,0 Xn =12
n = 12
UJI DATA TERENDAH
X2 - X1

D 8-12 = -------------------

Xn-1 – X 1

= 0,9214

## D hitung > Dtabel , MAKA DATA 1(lab C) DIBUANG

UJI DATA TERTTINGGI
Xn - Xn-1

Dd 8-12 = -------------------

Xn – X 2

## D hitung = (115,0 – 106,6) / (115,0 – 98,3) = 0,5029

D hitung > D tabel , MAKA DATA 12(lab D) DIBUANG

UNTUK n = 10
TABEL DATA DI URURT
KODE LAB MgCl / L KODE DATA
L 98,3 X1
I 100,1 X2
J 100,4 X3
H 100,5 X4
K 100,8 X5
E 105,0 X6
N 105,0 X7
M 106,0 Xn-2 = 8
B 106,5 Xn-1 = 9
G 106,6 Xn = 10
UJI DATA TERENDAH
X2 - X1

D 8-12 = -------------------

Xn-1 – X 1

= 0,2195

## UJI DATA TERTTINGGI

Xn - Xn-1

D 8-12 = -------------------

Xn – X 2

## D hitung = (106,6 – 106,5) / (106,6 – 100,1) = 0.0153

D hitung < D tabel , MAKA DATA 10 TIDAK DIBUANG
2. PENYELESAIAN SELEKSI DATA UJI GURBBS

UJI GRUBBS 1 ( G 1 )

## SETARA DENGAN 1 X UJI DIXON

DIGUNAKAN JIKA PROFIL DATA MEMILIKI
SEBUAH NILAI EKSTREM YANG JAUH DARI
RATA-RATA KELOMPOK
LANGKAH-LANGKAH
1. URUTKAN DATA DARI YG TERKECIL HINGGA
YANG TERBESAR
2. NOTASIKAN DATA TERKECIL SEBAGAI X1
HINGGA DATA TERBESAR (DATA KE N )
SEBAGAI Xn
3. LAKUKAN EVALUASI PROFIL DATA
4. LAKUKAN UJI GUBBS TERHADAP NILAI YG
DICURIGAI MENGGUNAKAN RUMUS G hitung
YG SESUAI
5. BANDINGKAN TERHADAP NILAI Gtabel DATA
MERUPAKANN PENCILAN (OUTLIER) DAN
DAPAT DIBUANG JIKA G hitung > G tabel
UJI GRUBBS
TABEL DATA DI URURT
KODE LAB MgCl / L KODE DATA
C 1,0 X1
L 98,3 X2
I 100,1 X3
J 100,4 X4
H 100,5 X5
K 100,8 X6
E 105,0 X7
N 105,0 X8
M 106,0 X9
B 106,5 Xn-2 = 10
G 106,6 Xn-1 = 11
D 115,0 Xn =12

## RUMUS G hitung UNTUK G1

|Xr – Xi |
G1 (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S
DIMANA
Xr = RATA RATA
Xi = DATA YANG DICURIGAI
S = STANDAR DEVIASI DARI SELURUH DATA
JAWAB :
KODE LAB MgCl / L KODE DATA
C 1,0 X1
L 98,3 X2
I 100,1 X3
J 100,4 X4
H 100,5 X5
K 100,8 X6
E 105,0 X7
N 105,0 X8
M 106,0 X9
B 106,5 Xn-2 = 10
G 106,6 Xn-1 = 11
D 115,0 Xn =12
Σ X = 1145,2
Xr = 1145,2/12 =95,43
S = 30,1

S = √Σ [Xi – Xr ]^2 / (n – 1 )
UJI DATA TERENDAH
n = 12
|Xr – Xi |
G (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S
|95,4 – 1,0 |
GC (TERENDAH ) =---------------- = 3,14
30,1
G tabel = 2,285
Ghitung > Gtabel MAKA DATA LAB C DIBUANG
UJI DATA TERTINGGI
N = 12

|95,4 – 115,0 |
GD (TERTINGGI ) =---------------- = 0,65
30,1
G tabel = 2,285
G hitung < Gtabel MAKA DATA LAB D TIDAKDIBUANG
JAWAB : n =11
KODE LAB MgCl / L KODE DATA
L 98,3 X1
I 100,1 X2
J 100,4 X3
H 100,5 X4
K 100,8 X5
E 105,0 X6
N 105,0 X7
M 106,0 X8
B 106,5 Xn-2 = 9
G 106,6 Xn-1 = 10
D 115,0 Xn =11
Σ X = 1144,2
Xr = 1144,2/11 =104,01
S = 4,7

N = 11
UJI DATA TERENDAH
|Xr – Xi |
G (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S
|104,0 – 98,3 |
GL (TERENDAH ) =---------------- = 1,21
4,7
G tabel = 2,234
Ghitung < Gtabel MAKA DATA LAB L TDK DIBUANG
UJI DATA TERTINGGI
N = 11
|104,0 – 115,0 |
GD (TERTINGGI ) =---------------- = 2,34
4,7
G tabel = 2,234
G hitung > Gtabel MAKA DATA LAB D DIBUANG
JAWAB : n = 10
KODE LAB MgCl / L KODE DATA
L 98,3 X1
I 100,1 X2
J 100,4 X3
H 100,5 X4
K 100,8 X5
E 105,0 X6
N 105,0 X7
M 106,0 X8
B 106,5 Xn-2 = 9
G 106,6 Xn-1 = 10
Σ X = 1029,2
Xr = 1029,2/10 =102,92
S = 3,2

N = 10
UJI DATA TERENDAH
|Xr – Xi |
G (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S
|102,9 – 98,3 |
GL (TERENDAH ) =---------------- = 1,44
3,2
G tabel = 2,176
Ghitung < Gtabel MAKA DATA LAB L TDK DIBUANG
UJI DATA TERTINGGI
N = 10
|102,9 – 106,6 |
GD (TERTINGGI ) =---------------- = 1,16
3,2
G tabel = 2,176
G hitung > Gtabel MAKA DATA LAB G TDK DIBUANG
DATA DI URUT DAN DIKODEFIKASI
LAB Mg/L ( Xi-Xr) ( Xi-Xr)^2 KODE
DATA
C 1,0 94,43 8917,02 X1
L 98,3 2,87 8,23 X2
I 100,1 4,67 21,80 X3
J 100,4 4,97 24,70 X4
H 100,5 5,07 25,70 X5
K 100,8 5,37 28,83 X6
E 105,0 9,57 91,58 X7
N 105,0 9,57 91,58 X8
M 106,0 10,57 111,72 X9
B 106,5 11,07 122,54 Xn-2 = 10
G 106,6 11,17 124,76 Xn-1 = 11
D 115,0 19,57 382,98 Xn =12
Σ Xi = 1145,2 Σ(Xi – Xr) Σ(Xi – Xr)^2
Xr = 1145,2/12 = 188,9 = 9951,44
=95,43

S = √Σ [Xi – Xr ]^2 / (n – 1 )
= √( 9951,44) / (12-1) = 30,07
JAWABAN SOAL UTS
SOAL

A 111,5 9
B 6,0 1
C 121,0 12
D 112,5 10
E 113,6 11
F 106,5 5
G 107,1 6
H 108,4 7
I 109,8 8
J 99,3 2
M 106,0 4
N 105,0 3

PERTANYAAN

## 1. SELEKSI DATA DI ATAS DENGAN MENGGUNAKAN UJI DIXOB

2. SELEKSI DATA DI ATAS DENGAN MENGGUNAKAN UJI
GRUBBBS (G1) n G2
JAWAB
TABEL DATA DI URURT ( UJI DIXON )
KODE LAB SULFUR % KODE DATA
B 6,0 X1
J 99,3 X2
N 105,0 X3
M 106,0 X4
F 106,5 X5
G 107,1 X6
H 108,4 X7
I 109,8 X8
A 111,5 X9
D 112,5 Xn-2 = 10
E 113,6 Xn-1 = 11
C 121,0 Xn =12
n = 12
UJI DATA TERENDAH ( UJI DIXON )
X2 - X1

D 8-12 = -------------------

Xn-1 – X 1

= 0,867

## D tabel = 0,479 ( LIHAT DI DI DAFTAR TABEL )

D hitung > Dtabel , MAKA DATA (lab B) DIBUANG

## UJI DATA TERTTINGGI ( UJI DIXON )

Xn - Xn-1

D 8-12 = -------------------

Xn – X 2

## D hitung = (121,0 – 113,6) / (121,0 – 99,3) = 0,3410

D hitung < D tabel , MAKA DATA (lab C) TDK
DIBUANG
UNTUK n = 11
TABEL DATA DI URURT ( UJI DIXON )
KODE LAB MgCl / L KODE DATA
J 99,3 X1
N 105,0 X2
M 106,0 X3
F 106,5 X4
G 107,1 X5
H 108,4 X6
I 109,8 X7
A 111,5 X8
D 112,5 Xn-2 = 9
E 113,6 Xn-1 = 10
C 121,0 Xn =11
UJI DATA TERENDAH
X2 - X1

D 8-12 = -------------------

Xn-1 – X 1

= 0,3986

## D tabel = 0,502 ( LIHAT DI DI DAFTAR TABEL )

D hitung
< Dtabel , MAKA DATA LAB J TIDAK
DIBUANG

## UJI DATA TERTTINGGI

Xn - Xn-1

D 8-12 = -------------------

Xn – X 2

## D hitung = (121,0 – 113,6) / (121,0 – 105,0) = 0.4625

D hitung < D tabel , MAKA DATA LAB C TIDAK
DIBUANG

UJI GRUBBS
TABEL DATA DI URURT ( UJI GRUBBS )
KODE LAB SULFUR % KODE DATA
B 6,0 X1
J 99,3 X2
N 105,0 X3
M 106,0 X4
F 106,5 X5
G 107,1 X6
H 108,4 X7
I 109,8 X8
A 111,5 X9
D 112,5 Xn-2 = 10
E 113,6 Xn-1 = 11
C 121,0 Xn =12
Σ X = 1206,7
Xr = 1145,2/12 =100,55
DATA DI URUT DAN DIKODEFIKASI
LAB SULFUR % ( Xi-Xr) ( Xi-Xr)^2 KODE
DATA
B 6,0 94,55 8939,7025 X1
J 99,3 1,25 1,5625 X2
N 105,0 4,45 19,8025 X3
M 106,0 5,45 29,7025 X4
F 106,5 5,95 35,4025 X5
G 107,1 6,55 42,9025 X6
H 108,4 7,85 61,6225 X7
I 109,8 9,25 85,5625 X8
A 111,5 10,95 119,9025 X9
D 112,5 11,95 142,8025 Xn-2 = 10
E 113,6 13,05 170,3025 Xn-1 = 11
C 121,0 20,45 418,2025 Xn =12
Σ X = 1206,7 Σ(Xi – Xr) Σ(Xi – Xr)^2
Xr = 1206,7/12 = 191,7 = 10065.6675
=100,55

S = √Σ [Xi – Xr ]^2 / (n – 1 )
= √( 10065,6675) / (12-1) = 30,2499
RUMUS G hitung UNTUK G1
|Xr – Xi |
G1 (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S
DIMANA
Xr = RATA RATA
Xi = DATA YANG DICURIGAI
S = STANDAR DEVIASI DARI SELURUH DATA

S = √Σ [Xi – Xr ]^2 / (n – 1 )
UJI DATA TERENDAH
n = 12
|Xr – Xi |
G (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S

|100,55 – 6,0 |
GB (TERENDAH ) =---------------- = 3,12
30,2499
G tabel = 2,285
Ghitung > Gtabel MAKA DATA LAB B DIBUANG
UJI DATA TERTINGGI
N = 12
|100,55 – 121 |
GC (TERTINGGI ) =---------------- = 0,6760
30,2499
G tabel = 2,285
G hitung < Gtabel MAKA DATA LAB C TIDAKDIBUANG
UJI GRUBBS G2
n = 12
LAB SULFUR % ( Xi-Xr) ( Xi-Xr)^2 KODE
DATA
B 6,0 94,55 8939,7025 X1
J 99,3 1,25 1,5625 X2
N 105,0 4,45 19,8025 X3
M 106,0 5,45 29,7025 X4
F 106,5 5,95 35,4025 X5
G 107,1 6,55 42,9025 X6
H 108,4 7,85 61,6225 X7
I 109,8 9,25 85,5625 X8
A 111,5 10,95 119,9025 X9
D 112,5 11,95 142,8025 Xn-2 = 10
E 113,6 13,05 170,3025 Xn-1 = 11
C 121,0 20,45 418,2025 Xn =12
Σ X = 1206,7 Σ(Xi – Xr) Σ(Xi – Xr)^2
Xr = 1206,7/12 = 191,7 = 10065.6675
=100,55

## RUMUS G hitung UNTUK G2

|Xn – X1 |
G2 (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S
DIMANA
Xn = Data elstrem tertinggi yg dicurigai
Xi = Data ekstrem terendah yg dicurigai
S = STANDAR DEVIASI DARI SELURUH DATA

S = √Σ [Xi – Xr ]^2 / (n – 1 )
S = √( 10065,6675) / (12-1) = 30,2499
|Xn – X1 |
G2 (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S
|121 – 6,0 |
GC (TERENDAH/TERTINGGI ) = ---------------- = 3,8016
30.2499

G tabel = 2,285
G hitung > Gtabel MAKA DATA LAB B dan C DIBUANG
UJI GRUBBS G2
N = 11
LAB SULFUR % ( Xi-Xr) ( Xi-Xr)^2 KODE
DATA
J 99,3 1,25 1,5625 X1
N 105,0 4,45 19,8025 X2
M 106,0 5,45 29,7025 X3
F 106,5 5,95 35,4025 X4
G 107,1 6,55 42,9025 X5
H 108,4 7,85 61,6225 X6
I 109,8 9,25 85,5625 X7
A 111,5 10,95 119,9025 X8
D 112,5 11,95 142,8025 Xn-2 = 9
E 113,6 13,05 170,3025 Xn-1 = 10
C 121,0 20,45 418,2025 Xn =11
Σ X = 1200,7 Σ(Xi – Xr) Σ(Xi – Xr)^2
Xr = 1200,7/11 = 97,15 = 1125,965
= 109,1545

## RUMUS G hitung UNTUK G2

|Xn – X1 |
G1 (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S
DIMANA
Xn = Data elstrem tertinggi yg dicurigai
Xi = Data ekstrem terendah yg dicurigai
S = STANDAR DEVIASI DARI SELURUH DATA

S = √Σ [Xi – Xr ]^2 / (n – 1 )
S = √Σ 1125,965/ (11 – 1 )
S = 10,6111

|Xn – X1 |
G2 (TERENDAH ATAU TERTINGGI ) =----------------
S
|121 – 99,3 |
G2 (TERENDAH/TERTINGGI ) = ---------------- = 2,0450
10,6111
Gtabel = 3,91
Ghitung < G tabel , maka data lab J dan C tidak dibuang
2. SOAL :
LAB batubara MENGEVALUASI AKURASI DARI
METODE PENGUJIAN KADAR sulfur Dari batubara
SECARA instrumentasi MENGANALISIS SEBANYAK 7
KALI ULANGAN SUATU CRM . sulfur batubara YANG
MEMILIKI NILAI BENAR sulfur SEBESAR 2 % DI
sulfur HASIL PENGUJIAN SEBAGAI BERIKUT 2,30 ; 1,80 ;
2,36; 2,10 ; 2,20 ; 2,40 ; 2,10 %
APAKAH METODE LAB Batubara TSB AKURAT

JAWAB ( AKURASI )

## NO Nilai Benar Kadar Sulfur ( Xi-Xr) ( Xi-Xr)^2

Sulfur Hasil Pengujian
μ, % %
1 2,30 0,30 0,09
2 1,80 0,20 0,04
3 2,36 0,36 0,13
2
4 2,10 0,10 0,01
5 2,20 0,20 0,04
6 2,40 0,40 0,16
7 2,10 0,10 0,01
Σ X = 15,26 Σ(Xi – Xr) = Σ(Xi – Xr)^2 =
1,60 0,48
Xr = 15,26/7
= 2,18
S = √Σ [Xi – Xr ]^2 / (n – 1 )
= √0,48/7-1 = 0,2828

## t- HITUNG = [ (Xr – μ) √n] / S

= [( 2,18 – 2] √7] / 0,2828
= 1,64

Df = n-1 = 7-1 = 6 , P = 95 %
t
DARI TABEL NILAI KRITIS -TABEL =2,45

## t-HITUNG < t-TABEL , MAKA TERIMA Ho .

RERATA NILAI HASIL UJI SAMA DENGAN
NILAI CRM, RERATA NILAI HASIL UJI
TIDAK BERBEDA NYATA DENGAN NILAI
CRM , METODE AKURAT
PRESISI
Tabel 3.1 Penentuan kadar Fe dalam AMDK dengan
spektrofotometer UV-Vis
DATA DI URUT DAN DIKODEFIKASI
LAB Mg/L ( Xi-Xr) ( Xi-Xr)^2 KODE
DATA
1 0.52 0.028 0.000784 X1
2 0.54 0.008 0.000064 X2
3 0.54 0.008 0.000064 X3
4 0.54 0.008 0.000064 X4
5 0.54 0.008 0.000064 X5
6 0.55 0.002 0.000004 X6
7 0.55 0.002 0.000004 X7
8 0.56 0.012 0.000144 Xn-2
9 0.57 0.022 0.000484 Xn-1
10 0.57 0.022 0.000484 Xn

## Σ Xi = 5.48 Σ(Xi – Xr) Σ(Xi – Xr)^2

Xr = 5.48 / 10 = 0.12 = 0.00216
= 0.548

S = √Σ [Xi – Xr ]^2 / (n – 1 )
S = √Σ 0.00216/ (11 – 1 )
S = 0.01549

n = 10
UJI DATA TERENDAH ( UJI DIXON )
X2 - X1

D 8-12 = -------------------

Xn-1 – X 1

= 0,4

## UJI DATA TERTTINGGI ( UJI DIXON )

Xn - Xn-1

D 8-12 = -------------------

Xn – X 2
D hitung = (0.57 – 0.57) / (121,0 – 99,3) = 0,3410
D hitung < D tabel , MAKA DATA 10 TDK DIBUANG

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2021 Scribd Inc.