Anda di halaman 1dari 6

5.

KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN TB PARU

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Pokok Bahasan : TB Paru


Sub Pokok Bahasan : Menjaga kesehatan keluarga yang terserang TB paru
Sasaran : Pasien TB di PUSKESMAS Teladan
Hari/Tanggal : Selasa, 06 Maret 2018
Waktu : 08.30-selesai
Tempat : Ruang Tunggu Poli TB PUSKESMAS Teladan

1. Latar Belakang Masalah

Tuberculosis (TB) adalah penyakit lama, namun sampai saat ini masih belum bisa
dimusnahkan.Jika dilihat secara global, TB membunuh 2 juta penduduk dunia setiap
tahunnya, dimana angka ini melebihi penyakit infeksi lainnya. Bahkan Indonesia adalah
Negara terbesar ketiga dengan jumlah pasien TB terbanyak didunia setelah cina dan india.
Sulit memusnahkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Myobacterium tuberculosis ini
disebabkan oleh beberapa hal.Diantaranya adalah munculnya bakteri yang resisten
terhadap obat yang digunakan.Karena itu, upaya penemuan obat bar uterus dilakukan.

2. Tujuan
2.1 Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan tentang TB, klien beserta keluarganya dapat mencegah
penularan penyakit pada anggota keluarga yang lain dan menjaga kesehatan keluarga
yang terserang TB paru.

2.2 Tujuan Khusus

Setelah dilakukan pelatihan tentang TB diharapkan klien dan keluarga dapat


menjelaskan tentang cara menjaga kesehatan keluarga yang terserang TB paru.

3. Strategi Pelaksanaan
Metode : Diskusi dan ceramah
Media : Leaflet dan Poster
4. Rencana Kegiatan :
TAHAP KEGIATAN KEGIATAN ESTIMASI METODE
PENYULUH MASYARAKAT WAKTU
Pendahuluan

Deskriptif dan Menyampaikan pokok Mendengarkan 1.5 menit Ceramah


Relevansi pembahasan dari
kegiatan penyuluhan
Memperhatikan
Menyebutkan tujuan
Tujuan umum dan tujuan
khusus dari kegiatan
penyuluhan.
Penyajian

Uraian Menjelaskan Mendengarkan 27 menit Ceramah


pengertian, proses
penularan, tanda dan
gejala, pengobatan TB

Menyebutkan contoh
Contoh Memperhatikan
kasus komplikasi jika
tertular TB

Meminta pasien
Latihan
menyebutkan
bagaimana cara agar
Mencatat
tidak tertular TB
Penutup

Test Menanyakan kembali Memperhatikan 1.5 menit Ceramah dan


diskusi
kepada pasien tentang
pengertian, proses
penularan, tanda dan
gejala, pengobatan TB

Umpan Balik Penyaji mendengarkan Mengulang kembali


secara seksama materi penyuluhan
jawaban dari peserta
(masyarakat)
Tindak lanjut Penyaji memberikan
motivasi agar peserta
mau menjaga kesehatan
keluarga yang terserang
TB

5. Evaluasi
1. Jelaskan kembali pengertian TB?
2. Jelaskan penularan TB?
3. Sebutkan tanda dan gejala TB?
4. Sebutkan pengobatan TB?
Lampiran Materi
MATERI PENYULUHAN TB
TUBERKULOSIS

A. PENGERTIAN TB

Tuberkulosis (TB) yang dulu dikenal TBC adalah penyakit menular langsung yang

disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium tuberculosis). Sebagian besar kuman TB

menyerang paru-paru, tetapi dapat juga menyerang organ atau bagian tubuh lainnya

(misalnya: tulang, kelenjar, kulit, dll). TB dapat menyerang siapa saja, terutama usia

produktif/masih aktif bekerja (15-50 tahun) dan anak-anak. TB dapat menyebabkan kematian.

Apabila tidak diobati, 50% dari pasien TB akan meninggal setelah 5 tahun.

B. PROSES PENULARAN TB

1) CARA PENULARAN TB

Sumber penularan adalah pasien TB yang dahaknya mengandung kuman TB BTA

Positif.Pada waktu batuk atau bersin, pasien menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk

percikan dahak.Sekali batuk dapat menyebarkan 3.000 kuman dalam percikan dahak.

Penularan terjadi melalui percikan dahak yang dapat bertahan selama beberapa jam dalam

ruangan yang tidak terkena sinar matahari dan lembab. Semakin banyak kuman yang

ditemukan dalam tubuh pasien berarti semakin besar kemungkinan menularkan kepada orang

lain. TB tidak menular melalui perlengkapan pribadi pasien yang sudah dibersihkan, seperti:

peralatan makan, pakaian dan tempat tidur yang digunakan paisen TB.

2) RESIKO PENULARAN

Pasien TB paru dengan BTA Positif memberikan risiko penularan lebih besar daripdada

pasien TB paru dengan BTA Negatif.Risiko seseorang terpapar kuman TB ditentukan oleh

jumlah percikan dahak dalam udara dan lamanya menghirup udara tersebut.Jika ada pasien

TB BTA Positif maka harus dilakukan pemeriksaan kontak serumah yang memiliki gejala
TB.Jika ada kasus TB anak, maka harus dicari sumber penularan dari orang dewasa disekitar

lingkungannya.

3) ORANG-ORANG YANG BERISIKO TINGGI TERKENA TB

Orang-orang yang kontak erat dengan pasien TB yang belum diobati.Orang yang status

gizinya rendah.Orang dengan daya tahan tubuh rendah.Bayi dan anak-anak yang kontak erat

dengan pasien TB BTA Positif. Orang dengan HIV dan AIDS.

C. GEJALA-GEJALA TB

a) Gejala Utama TB : Batuk terus menerus dan berdahak selama 2 minggu atau lebih.

b) Gejala lainnya :

- Batuk bercampur darah

- Sesak nafas dan nyeri dada

- Nafsu makan berkurang

- Berat badan turun

- Rasa kurang enak badan (lemas)

- Demam/meriang berkepanjangan

- Berkeringat di malam hari walaupun tidak melakukan kegiatan

D. PENGOBATAN TB

Jenis Obat Anti Tuberkulosis (OAT) yang tersedia terdiri dari OAT lini pertama

Ketegori 1 dan Kategori 2.

a) Pengobatan TB Dewasa Kategori I

Pengobatan TB berlangsung selama 6-8 bulan, terbagi dalam 2 tahap, yaitu:

- Tahap awal : obat diminum setiap hari selama 2 atau 3 bulan

- Tahap Lanjutan : obat diminum 3 kali seminggu selama 4 atau 5 bulan.


b) Pengobatan TB Dewasa Kategori II

Pengobatan TB berlangsung selama 8 bulan, terbagi dalam 2 tahap, yaitu:

- Tahap awal : obat diminum setiap hari selama 3 bulan ditambah suntikan

streptomisin setiap hari selama 2 bulan.

- Tahap lanjutan : obat diminum 3 kali seminggu selama 5 bulan.

Selama pengobatan, pasien TB harus didampingi oleh Pengawas Menelan Obat

(PMO) untuk menjamin kepatuhan berobat.

PENGOBATAN TB ANAK

Obat diminum setiap hari selama 6 bulan.

- Tahap awal menggunakan kombipak anak A diminum setiap hari selama 2 bulan.

- Tahap lanjutan menggunakan kombipak anak B diminum setiap hari selama 4

bulan.

DAFTAR PUSTAKA

Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen


Kesehatan Republik Indonesia. 2009. Buku Saku Kader Program Penanggulangan TB