Anda di halaman 1dari 13

7.

KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN HIPERTENSI

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


Pokok Bahasan : HIPERTENSI
Sub Pokok Bahasan : Pencegahan dan Penanganan Hipertensi
Sasaran : Pasien dan Keluarga
Tempat : Posyandu LK III Kel. Mesjid Puskesmas Teladan
Waktu dan Jam : Rabu, 14 Maret 2018 / Jam 10.00 WIB

1. Tujuan
1.1 Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah mengikuti penyuluhan, klien dan keluarga diharapkan mampu melakukan
penanganan secara dini agar tidak terjadi komplikasi.
1.2 Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah mendapatkan penyuluhan klien dan keluarga mampu menjelaskan pencegahan dan
penanganan hipertensi.

2. Materi
A. Pengertian Hipertensi
B. Faktor penyebab terjadinya Hipertensi
C. Tanda dan gejala-gejala awal dari Hipertensi
D. Pengaruh/komplikasi akibat dari Hipertensi

3. Metode
A. Ceramah dan Diskusi/Tanya Jawab

4. Media
A. Leaflet
5. Rencana Kegiatan Pelaksanaan
No Tahap Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta Waktu Media
. Kegiatan
1 Pendahuluan Pembukaan : 1.5 Leaflet
- Menjelaskan tujuan dari kegiatan · Mendengarkan menit
penyuluhan. · Memperhatikan
- Menyebutkan materi yang akan
disampaikan.
2 Isi Pelaksanaan : 27 Leaflet
- Menjelaskan pengertian hipertensi. · Memperhatikan menit
- Menjelaskan komplikasi hipertensi.
- Menjelaskan gejala hipetensi. M
- Menjelaskan penyebab hipertensi. ·
- Menjelaskan pencegahan hipertensi. .
- Memberikan contoh kasus hipertensi
- Menanyakan kepada peserta Merespon
penyuluhan tentang contoh pola pertanyaan yang
diberikan penyaji
hidup sehat pada penderita hipertensi
3 Penutup - Menanyakan kepada klien tentang 1.5 Leaflet
materi yang telah disampaikan. Menjawab menit
- Memberikan umpan balik pertanyaan.
- Memotivasi pasien untuk
mengaplikasikan pola hidup sehat
untuk mencegah komplikasi

6. Evaluasi
6.1 Evaluasi stuktur
Alat – alat penyuluhan berupa leaflet tentang Hipertensi tersedia sebelum dilakukan
penyuluhan
6.2 Evaluasi proses
Waktu penyuluhan dimulai pukul 10.00 WIB, klien mendengarkan dan menyampaikan
pertanyaan tentang Hipertensi.

6.3 Evaluasi hasil


Setelah dilakukan tindakan penyuluhan kesehatan, peserta dapat mencapai kriteria tujuan
khusus dari penyuluhan ini
MATERI PENYULUHAN
HIPERTENSI

A. Definisi Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi, adalah meningkatnya tekanan darah atau kekuatan
menekan darah pada dinding rongga di mana darah itu berada.Tekanan Darah Tinggi (hipertensi)
adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri. (Hiper artinya
Berlebihan, Tensi artinyatekanan/tegangan; jadi, hipertensi adalah Gangguan sistem peredaran
darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah diatas nilai normal.
Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami. Bayi dan anak-anak
secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa. Tekanan darah
juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan
lebih rendah ketika beristirahat. Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda, paling tinggi di
waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur malam hari.

Klasifikasi tekanan darah


No Klasifikasi Sistolik Diastolik
1 Optimal < 120 mmHg < 80 mmHg
2 Normal < 130 mmHg < 85 mmHg
3 Normal tinggi 130 – 139 mmHg 85 – 89 mmHg
4 Hipertensi ringan 140 – 159 mmHg 90 – 99 mmHg
5 Hipertensi sedang 160 – 179 mmHg 100 – 109 mmHg
6 Hipertensi berat > 180 mmHg > 110 mmHg

B. Apa penyebab Hipertensi ?


Ada 2 macam hipertensi, yaitu esensial dan sekunder.
a. Hipertensi esensial adalah hipertensi yang sebagian besar tidak diketahui penyebabnya. Ada
10-16% orang dewasa mengidap takanan darah tinggi.
b. Hipertensi sekunder adalah hipertensi yang diketahui sebab-sebabnya. Hipertesnsi jenis ini
hanya sebagian kecil, yakni hanya sekitar 10%.
Beberapa penyebab hipertensi, antara lain :
1. Keturunan
Faktor ini tidak bisa dikendalikan. Jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang
memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi. Statistik
menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada
yang kembar tidak identik. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang
diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi.
2. Usia
Faktor ini tidak bisa dikendalikan. Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang
bertambah, tekanan darah pun akan meningkat. Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan
darah Anda saat muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat
mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal.
3. Garam
Faktor ini bisa dikendalikan. Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat
pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes, penderita hipertensi ringan dan orang
dengan usia tua.
4. Kolesterol
Faktor ini bisa dikendalikan. Kandungan lemak yang berlebih dalam darah Anda, dapat
menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Hal ini dapat membuat
pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat. Kendalikan kolesterol
Anda sedini mungkin.
5. Obesitas/Kegemukan
Faktor ini bisa dikendalikan. Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat
badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi.
6. Stres
Faktor ini bisa dikendalikan. Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu
tekanan darah tinggi.
7. Rokok
Faktor ini bisa dikendalikan. Merokok juga dapat meningkatkan tekanan darah menjadi
tinggi.Kebiasan merokok dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung dan stroke.
Karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika memiliki tekanan darah tinggi,
merupakan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang
berkaitan dengan jantung dan darah.
8. Kafein
Faktor ini dikendalikan. Kafein yang terdapat pada kopi, teh maupun minuman cola bisa
menyebabkan peningkatan tekanan darah.
9. Alkohol
Faktor ini bisa dikendalikan. Konsumsi alkohol secara berlebihan juga menyebabkan
tekanan darah tinggi.
10. Kurang Olahraga
Faktor ini bisa dikendalikan. Kurang olahraga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan
darah dalam tubuh meningkat.Olahraga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi Anda
namun jangan melakukan olahraga yang berat jika Anda menderita tekanan darah tinggi.

C. Apa saja tanda dan gejala terjadinya Hipertensi ?


Pada sebagian besar penderita, hipertensi tidak menimbulkan gejala, meskipun secara
tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan
darah tinggi (padahal sebenarnya tidak ada ).
Gejala-gejala hipertensi, antara lain :
a. Sukar tidur.
b. Sakit pada bagian belakang kepala.
c. Leher terasa kaku.
d. Kelelahan.
e. Mual.
f. Sesak napas.
g. Gelisah.
h. Muntah.
i. Mudah tersinggung.
j. Pandangan jadi kabur karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung, dan ginjal

Keluhan tersebut tidak selalu akan dialami oleh seorang penderita hipertensi. Sering juga
seseorang dengan keluhan sakit belakang kepala, mudah tersinggung dan sukar tidur, ketika
diukur tekanan darahnya menunjukkan angka tekanan darah yang normal. Satu-satunya cara
untuk mengetahui ada tidaknya hipertensi hanya dengan mengukur tekanan darah.

D. Apa akibat lanjut/komplikasi yang terjadi pada Hipertensi


Komplikasi/bahaya yang dapat ditimbulkan pada penyakit hipertensi :
1. Pada mata : penyempitan pembuluh darah pada mata karena penumpukan kolesterol dapat
mengakibatkan retinopati, dan efek yang ditimbulkan pandangan mata kabur.
2. Pada jantung : jika terjadi vasokonstriksi vaskuler pada jantung yang lama dapat
menyebabkan sakit lemah pada jantung, sehingga timbul rasa sakit dan bahkan menyebabkan
kematian yang mendadak.
3. Pada ginjal : suplai darah vaskuler pada ginjal turun menyebabkan terjadipenumpukan
produk sampah yang berlebihan dan bisa menyebabkan sakit pada ginjal.
4. Pada otak : jika aliran darah pada otak berkurang dan suplai O2 berkurang bisa menyebabkan
pusing. Jika penyempitan pembuluh darah sudah parah mengakibatkan pecahnya pembuluh
darah pada otak (stroke).

E. Apa saja upaya yang dapat dilakukan untuk pencegahan Pada Hipertensi ?
 PENCEGAHAN
Resiko seseorang untuk mendapatkan hipertensi (kecuali yang esensial), dapat dikurangi
dengan cara :
a. Memeriksa tekanan darah secara teratur.
b. Menjaga berat badan ideal.
c. Mengurangi konsumsi garam.
d. Jangan merokok.
e. Berolahraga secara teratur.
f. Hidup secara teratur.
g. Mengurangi stress.
h. Menghindari makanan berlemak.
Pencegahan Primer :
 Tidur yang cukup, antara 6-8 jam per hari.
 Kurangi makanan berkolesterol tinggi dan perbanyak aktifitas fisik untuk
mengurangi berat badan.
 Kurangi konsumsi alkohol.
 Konsumsi minyak ikan.
 Suplai kalsium, meskipun hanya menurunkan sedikit tekanan darah tapi kalsium
juga cukup membantu.
Pencegahan Sekunder
• Pola makanam yamg sehat.
• Mengurangi garam dan natrium di diet anda.
• Fisik aktif.
• tidak mengonsumsi Akohol intake.
• Berhenti merokok.

Pencegahan Tersier
• Pengontrolan darah secara rutin.
• Olahraga dengan teratur dan di sesuaikan dengan kondisi tubuh.

F. Pengobatan hipertensi
Pengobatan hipertensi yang paling baik adalah :
a. Selalu mengontrol tekanan darah secara teratur dengan memeriksakan diri ke dokter.
b. Selalu minum obat teratur meskipun tanpa keluhan.
c. Mengurangi konsumsi garam.
d. Perbanyak konsumsi sayur dan buah.
e. Mematuhi nasihat dokter.

Selain obat-obatan yang diijinkan oleh dokter,ada cara lain yang tradisisonal yaitu
dengan :
1. Dua buah belimbing diparut kemudian diperas airnya sehingga menjadi satu gelas
belimbing dan diminum setiap pagi.
2. Makan 2 buah ketimun / hari atau dibuat jus

Cara membuat jus mentimun :


1. Siapkan mentimun
2. 1 buah mentimun dicuci bersih
3. Dikupas kulitnya kemudian diparut/ di blender
4. Saring airnya menggunakan penyaring/kain bersi
5. Diminum setiap hari ± 1 kg untuk 2 kali minum pagi dan sore hari

DAFTAR PUSTAKA

Instalasi Gizi Perjan RS Dr. Cipto Mangunkusumo dan Asosiasi Dietisien Indonesia. “Penuntun
Diet”;Edisi Baru, Jakarta, 2004, PT Gramedia Pustaka Utama
Mansjoer A, Triyanti K, Savitri R, Wardhani W. I, Setiowulan W, “Kapita Selekta
Kedokteran” Edisi ke-3 jilid 1, Media Aesculapius Fakultas Kedokteran UI, Jakrta, 1999
LEMBAR KEGIATAN DOKUMENTASI PROGRAM KESEHATAN LANSIA
1. Kegiatan Prolanis

Pendaftaran Pengukuran Tekanan Darah

Peserta Kegiatan Prolanis


Penyuluhan Kegiatan Prolanis

Penyampaian materi penyuluhan Mempraktekkan senam kaki lansia

Sesi Tanya Jawab/Diskusi

Senam Prolanis Pembagian Door Price


2. Posyandu Lansia

Pemeriksaan Fisik Lansia

Mengukur BB dan TB Mengukur Lingkar Perut Mengukur Lingkar Pinggul

Mengukur Tekanan Darah Pemeriksaan KGD


Penyuluhan

Sesi Penyampaian Materi

Sesi Diskusi