Anda di halaman 1dari 4

ANALISIS

Sistem Klasifikasi Histopatologik Kanker Lambung


Cindy Gautama
Dokter Umum di Jakarta Pusat, Indonesia

ABSTRAK
Banyak sistem klasifikasi histopatologi kanker lambung yang telah digunakan untuk membuat keputusan diagnosis dan tatalaksana yang spesifik.
Klasifikasi yang paling reliabel masih merupakan kontroversi, oleh karena itu pemilihan sistem dapat bervariasi. Klasifikasi yang digunakan secara
luas adalah menurut Lauren dan WHO.

Kata kunci: Histopatologi, kanker lambung, klasifikasi.

ABSTRACT
Several histophatological classification systems are used for gastric cancer diagnosis and treatment. The most reliable classification system is still
controversial, and the choice may vary in clinical routine. The Laurén classification and the World Health Organization classification are widely
used. Cindy Gautama. Histopathological Classification System for Gastric Cancer

Keywords: Classification, gastric cancer, histopathology

PENDAHULUAN gambaran kecepatan perkembangan sel tipe intestinal berkaitan dengan metaplasia
Kanker lambung bertanggung jawab untuk kanker.4 usus dari mukosa lambung dan dengan
sekitar 8,8% kematian terkait kanker di seluruh kehadiran Helicobacter pylori. Dalam beberapa
dunia; merupakan penyebab tersering Tabel 1. Grade kanker lambung penelitian, insidens karsinoma lambung tipe
ketiga kematian terkait kanker, dan kanker Grade Deskripsi difus lebih sering pada wanita muda, yang
nomor lima yang paling sering terdiagnosis dapat menunjukkan jalur perkembangan
G1 Berdiferensiasi baik atau low grade – tumbuh
di seluruh dunia.1 Meskipun kejadian kanker lambat, cenderung tidak menyebar tumor yang berbeda pada adenokarsinoma
lambung turun bertahap selama setengah G2 Berdiferensiasi sedang atau moderate tipe intestinal dan difus.6,7
abad terakhir karena nutrisi, pencegahan dan grade
G3 Berdiferensiasi buruk atau high grade
penatalaksanaan yang lebih baik, prognosis Tipe Intestinal
G4 Tidak berdiferensiasi – cenderung tumbuh
kanker lambung stadium lanjut masih tetap cepat dan menyebar „„ Karakter sel tumor berdiferensiasi
buruk.2 Karsinogenesis lambung merupakan baik, tumbuh lambat, dan cenderung
proses bertahap dan multifaktorial. Kanker Grading berperan dalam perencanaan tatalaksana membentuk kelenjar
lambung tipe intestinal sering berhubungan kanker lambung dan juga dapat digunakan untuk „„ Lebih banyak ditemukan pada laki-laki
estimasi prognosis (future outcome).
dengan faktor lingkungan seperti infeksi „„ Lebih sering terjadi pada orang tua
Helicobacter pylori, diet, dan gaya hidup,
KLASIFIKASI
sedangkan tipe difus lebih sering dikaitkan Tipe Difus
Klasifikasi Lauren
dengan abnormalitas genetika. Sistem „„ Karakter sel tumor berdiferensiasi buruk,
Sejak tahun 1965, klasifikasi berdasarkan
klasifikasi histologis telah ditetapkan selain agresif, dan cenderung menyebar ke
kriteria Lauren paling banyak digunakan dan
untuk klasifikasi penampakan sel tumor, seluruh bagian lambung daripada
dipelajari untuk adenokarsinoma lambung,
juga untuk menentukan tatalaksana dan membentuk kelenjar.
yang merupakan tipe karsinoma lambung
prognosis.3 „„ Bermetastasis lebih cepat daripada tipe
paling sering.4,5 Klasifikasi Lauren membagi
intestinal
kanker lambung menjadi 3 tipe, yaitu
GRADING „„ Lebih sering terjadi pada wanita
tipe instestinal, tipe difus, ditambah jenis
Grading adalah cara mengelompokkan sel „„ Cenderung lebih sering terjadi pada
indeterminate sebagai varian yang jarang.
kanker lambung berdasarkan penampakan orang muda
Signet ring cell carcinoma termasuk dalam tipe
dan perilaku di bawah mikroskop. Grading
difus. Frekuensi relatif sekitar 54% untuk tipe
dibuat berdasarkan penampakan dan perilaku Relevansi prognostik klasifikasi Lauren
intestinal, 32% untuk tipe difus, dan 15% untuk
sel-sel kanker dibandingkan dengan sel normal ini masih diperdebatkan. Ada studi yang
tipe undeterminate.2 Terdapat bukti bahwa
(diferensiasi). Hal ini dapat memberikan tidak menemukan korelasi antara klasifikasi
Alamat Korespondensi email: cindygautama@hotmail.com

CDK-244/ vol. 43 no. 9 th. 2016 701


ANALISIS

tersebut dengan outcome pasien. Di sisi lain, subtipe tambahan (misalnya tipe tubuler dibagi
terdapat studi yang menunjukkan signifikansi menjadi adenokarsinoma berdiferensiasi baik
prognostik klasifikasi ini, bahkan ada yang dan berdiferensiasi sedang), hal tersebut
mendemonstrasikan kegunaannya sebagai masih sangat mirip dengan klasifikasi
faktor prognostik independen, di mana WHO. Pembagian adenokarsinoma tubuler
adenokarsinoma difus berkorelasi dengan didasarkan pada perbedaan tingkat invasi
outcome lebih buruk. submukosa, metastasis kelenjar getah bening,
dan ukuran lesi.8
Klasifikasi WHO
Klasifikasi WHO tahun 2010 tampaknya Tabel 2. Klasifikasi Lauren dan WHO3
paling rinci di antara semua sistem klasifikasi Klasifikasi Klasifikasi World Health
histopatologik. Klasifikasi WHO tidak hanya Laurén Organization
mencakup adenokarsinoma, tetapi juga Intestinal type Papillary adenocarcinoma Tubular Gambar 3. Adenokarsinoma tipe musinus. Sel
semua tumor lambung jenis lain yang adenocarcinoma Mucinous adenocar-
tumor yang tersebar dan membentuk kluster
frekuensinya lebih jarang (Tabel 1).3 Klasifikasi cinoma
mengambang di hamparan musin.
Diffuse type Signet-ring cell carcinoma and other
ini didasarkan pada pola histologis dominan poorly cohesive carcinomas
karsinoma yang sering muncul. Indeterminate Mixed carcinoma Adenosquamous
type carcinoma Squamous cell carcinoma
Hepatoid adenocarcinoma Carcinoma
Jenis adenokarsinoma dibagi menjadi with lymphoid stroma Choriocarcinoma
beberapa subkelompok, yaitu papiler, Carcinosarcoma Parietal cell
tubuler, musinus, dan karsinoma campuran, carcinoma Malignant rhabdoid tumor
Mucoepidermoid carcinoma Paneth cell
yang dapat dibandingkan dengan tipe carcinoma Undifferentiated carcinoma
undeterminate dari klasifikasi Lauren. Mixed adeno-neuroendocrine carcinoma
Endodermal sinus tumor Embryonal
Signet ring cell carcinoma termasuk tipe carcinoma Pure gastric yolk sac tumor
karsinoma kohesif buruk.2,3 Dalam klasifikasi Oncocytic adenocarcinoma
WHO, kanker lambung yang paling sering
adalah adenokarsinoma tubuler, diikuti tipe
papiler dan musinus. Sepuluh persen dari
Gambar 4. Signet ring cell carcinoma. Sel-sel signet
kanker lambung merupakan signet ring cell ring mendominasi di lamina propria superfisial.
carcinoma, ditandai dengan adanya signet
ring cell di lebih dari 50% bagian tumor. Signet Klasifikasi Jepang
ring cell carcinoma cenderung berinvasi ke Klasifikasi ini digunakan untuk deskripsi
limfovaskuler dan metastasis ke kelenjar getah karsinoma lambung tahap awal, yaitu
bening sekitar.2 Signet ring cell dan karsinoma tumor yang masih terbatas di mukosa
kohesif buruk lainnya di wilayah antropyloric atau submukosa dinding lambung. Tumor
cenderung menyerang duodenum melalui dideskripsikan saat terlihat pada endoskopi
rute submukosa dan subserosa termasuk saluran pencernaan atas (makroskopis).
subserosa dan submukosa ruang limfatik,
Gambar 1. Adenokarsinoma tipe tubuler. Bentuk
sehingga perlu perhatian khusus pada rute ireguler dan kelenjar neoplastik yang bergabung Klasifikasi Jepang membagi kanker lambung
tersebut untuk potongan beku margin distal menjadi satu dengan mukus intralumen dan debris. menjadi tiga tipe (dengan 3 subgrup pada
saat reseksi bedah.2 Signet ring cell carcinoma tipe II):4
sering dihubungkan dengan prognosis „„ Tipe I – protruded : tumor tumbuh keluar
buruk, selain karena kecenderungan invasif, dari dinding lambung.
mungkin juga karena uptake ireguler terhadap „„ Tipe IIa – elevated : tumor tumbuh sedikit
F-fluorodeoxyglucose saat PET (positron saja di atas mukosa.
emission tomography) scan, sehingga sulit Tipe IIb – flat : tumor tumbuh rata
mendeteksi metastasis.3 sepanjang mukosa.
Tipe IIc – depressed : tumor tumbuh ke
Klasifikasi WHO digunakan secara luas untuk dalam mukosa.
studi karsinoma lambung yang tipenya lebih „„ Tipe III – excavated : tumor tumbuh ke
jarang, misalnya karsinoma adenoskuamosa dalam mukosa dan ke dalam submukosa.
yang memiliki prognosis buruk. Indikasi
pentingnya klasifikasi WHO dapat dilihat Klasifikasi ini juga membagi tipe karsinoma
Gambar 2. Adenokarsinoma tipe papiler. Ditandai
pada klasifikasi Jepang yang sama sistemnya. lambung secara mikroskopis atau secara
dengan proyeksi epitel dengan penyangga inti
Meskipun klasifikasi Jepang membagi tipe fibrovaskuler. histopatologi yang mirip dengan klasifikasi
umum karsinoma lambung ke beberapa WHO.9

702 CDK-244/ vol. 43 no. 9 th. 2016


ANALISIS

Tabel 3. Klasifikasi histologis Jepang Klasifikasi Goseki pertumbuhan yang berbeda:


Benign epithelial tumor Pada tahun 1992, Goseki, et al, membuat „„ Tipe I – polypoid : tumor tumbuh keluar
Adenoma klasifikasi histopatologi baru yang membagi dari dinding lambung dan menempel
Malignant epithelial tumor kanker lambung menjadi empat kelompok pada dinding lambung. Tumor tidak
Common type (Tabel 4). Pada 200 kasus otopsi didapatkan memiliki ulkus atau daerah erosi.
Papillary adenocarcinoma korelasi subtipe dengan pola metastasis dan „„ Tipe II – fungating: tumor tumbuh keluar
Tubular adenocarcinoma pertumbuhan lokal. Dalam studi ditemukan dari dinding lambung dengan pola
Well-differentiated bahwa adanya lendir sangat berhubungan ireguler. Tumor memiliki ulkus atau
Moderately differentiated dengan prognosis.3 daerah erosi.
Poorly differentiated adenocarcinoma (por) „„ Tipe III – ulcerated : tumor memiliki ulkus
Solid type Klasifikasi Ming dengan tepi ireguler, keras dan kaku
Non-solid type Klasifikasi Ming didasarkan pada pola dengan peninggian jaringan. Ada area
Signet-ring cell carcinoma pertumbuhan lesi. Didapatkan dua pola jaringan mati (nekrosis) di dalam ulkus.
Mucinous adenocarcinoma pertumbuhan utama, yaitu: pola pertumbuhan „„ Tipe IV – infiltrated : tumor menyebar
Special type meluas dan pola pertumbuhan infiltrasi sepanjang mukosa atau submukosa
Carcinoid tumor yang lebih jarang. Ming menyatakan bahwa dinding lambung, menghasilkan tumor
Endocrine carcinoma pola meluas berasal dari metaplasia usus, yang rata. Tumor ini bisa menyebabkan
Carcinoma with lymphoid stroma sedangkan pola infiltrasi berasal dari sel-sel dinding lambung menjadi keras dan kaku.
Hepatoid adenocarcinoma individual. Klasifikasi Ming sangat sederhana „„ Tipe V – unclassifiable: tumor yang tidak
Adenosquamous carcinoma dan dapat berguna, namun beberapa studi termasuk dalam empat kategori tersebut.
Squamous cell carcinoma lanjutan tidak dapat mengidentifikasi klasifikasi
Undifferentiated carcinoma ini sebagai faktor prognostik independen.3 SIMPULAN
Miscellaneous carcinoma Banyak usaha pengklasifikasian karsinoma
Non-epithelial tumor Tabel 4. Klasifikasi Goseki dan Ming3 lambung berdasarkan karakteristik
Gastrointestinal stromal tumor (GIST)
Goseki classification histopatologinya. Klasifikasi terdahulu oleh
Smooth muscle tumor
Group I Lauren masih termasuk yang paling banyak
Neurogenic tumor
Tubular differentiation-well digunakan dan dipelajari. Belum ada studi
Miscellaneous non-epithelial tumors
Mucus in cytoplasm-poor penggunaan klasifikasi untuk menentukan
Lymphoma Group II prognosis. Satu-satunya klasifikasi dengan
B-cell lymphoma Tubular differentiation-well signifikansi sebanding adalah klasifikasi
MALT (mucosa-associated lymphoid tissue) Mucus in cytoplasm-poor
lymphoma WHO, yang merupakan satu-satunya sistem
Group III
Follicular lymphoma yang mengklasifikasikan semua keganasan
Tubular differentiation-poor
Mantle cell lymphoma lesi primer di lambung terlepas dari asal-
Mucus in cytoplasm-poor
Diffuse large B-cell lymphoma usul seluler. Klasifikasi WHO ini banyak
Group IV
Other B-cell lymphomas digunakan untuk diagnosis dan deskripsi
Tubular differentiation-poor
T-cell lymphoma neoplasma lambung yang jarang dan banyak
Mucus in cytoplasm-rich
Other lymphomas disebut dalam studi-studi karakteristik
Ming classification
Metastatic tumor Expanding type
histopatologi kanker lambung. Studi terbaru
Tumor-like lesion Infiltrating type
merekomendasikan kanker lambung tidak lagi
Hyperplastic polyp diklasifikasikan menurut histologi saja, tetapi
Fundic gland polyp Klasifikasi Borrmann dengan bantuan penanda molekuler atau
Heterotopic submucosal gland Klasifikasi Borrmann digunakan oleh ahli karakteristik berbasis DNA dan RNA.2,3 Selama
Heterotopic pancreas patologi untuk menggambarkan penampakan belum ada klasifikasi dengan independensi
Inflammatory fibroid polyp (IFP) prognostik yang diterima secara luas, sistem
dan pola pertumbuhan kanker lambung yang
Gastrointestinal polyposis klasifikasi Lauren dan WHO terus digunakan
sudah lanjut, karena dapat dilihat dengan
Familial polyposis coli, Peutz–Jeghers syndrome, sehingga data studi dapat dibandingkan,
mata telanjang (penampakan makroskopik).4
juvenile polyposis, Cowden’s disease
agar dapat membantu dalam penentuan
Others
Klasifikasi Borrmann menjelaskan 5 pola tatalaksana dan prognosis.

DAFTAR PUSTAKA :
1. Ferlay J, Soerjomataram I, Dikshit R, Eser S, Mathers C, Rebelo M, et al. Cancer incidence and mortality worldwide: Sources, methods and major patterns in GLOBOCAN
2012. Int J Cancer 2015;136:359-86.
2. Hu B, El Hajj N, Sittler S, Lammert N, Barnes R, Meloni-Ehrig A. Gastric cancer: Classification, histology and application of molecular pathology. J Gastrointest
Oncol.  2012; 3(3): 251–61.
3. Berlth F, Bollschweiler E, Drebber U, Hoelscher AH, Moenig S. Pathohistological classification systems in gastric cancer: Diagnostic relevance and prognostic value.
World J Gastroenterol. 2014; 20(19): 5679-84.

CDK-244/ vol. 43 no. 9 th. 2016 703


ANALISIS

4. Canadian Cancer Society. Grading and classification of stomach cancer [Internet]. 2015 [cited 2015 Nov 19]. Available from: http://www.cancer.ca/en/cancer-
information/cancer-type/stomach/grading/?region=on.
5. Shibata A, Longacre TA, Puligandla B, Parsonnet J, Habel LA. Histological classification of gastric adenocarcinoma for epidemiological research: Concordance between
pathologists. Cancer Epidemiol Biomarkers Prev [Internet]. 2001 Jan [cited 2015 Nov 19]; 10:75-8. Available from: http://cebp.aacrjournals.org/content/10/1/75.full.
6. Lauren P. The two histological main types of gastric carcinoma: Diffuse and so called intestinal-type carcinoma: An attempt at a histo-clinical classification. Acta
Pathol Microbiol Scand. 1965;64:31-49.
7. Caldas C, Carneiro F, Lynch HT, Yokota J, Wiesner GL, Powel SM, et al. Familial gastric cancer: Overview and guidelines for management. J Med Genet. 1999;36:873-80.
8. Fujii T, Yoshida S, Abe K, Saito D, Yamaguchi H, Oguro Y, et al. “Very well differentiated tubular adenocarcinoma” of the stomach: Its endoscopic and histopathological
characteristics. Jpn J Clin Oncol. 1994; 24:128-34.
9. Japanese Gastric Cancer Association. Japanese classification of gastric carcinoma: 3rd English edition. Gastric Cancer 2011;14:101-12.

704 CDK-244/ vol. 43 no. 9 th. 2016