Anda di halaman 1dari 6

IMPLEMENTASI

Nama klien : Ny. H

No. Reg : 11390xxx

Tanggal : 6 Juni2018

DX medis : ALO dt STEMI + Syok Cardiogenik

Tanggal No. Jam Tindakan keperawatan Respon klien TTD


Dx
ke
p

06-06- 1,2 15.00 1.1.1, 2.1.1 S:


2018
Menanyakan kepada pasien tentang keluhan sesak nafas -
yang dirasakan sekarang, serta melakuakn pengukuran
O:
kecepatan pernafasan dengan melihat pergerakan
dinding dada selama 1 menit serta diukur secara berkala Terlihat pernafasan klien cepat RR: 28 x/menit
setiap 1 jam sekali
Bunyi nafas tambahan sudah mulai berkurang
Melakukan suction berkala setiap 2 jam sekali

Mengkaji adanya suara tambahan, ronkhi


Melakukan terapi nebulizer combivent 3x1

1 15.05 1.3.1 Observasi adanya penggunaan otot bantu nafas, S;


pernafasan cuping hidung, irama nafas yang irreguler -
pada pasien O:
Terdapat penggunaan otot bantu nafas
m.strenocleidomastoideus

1,2 15.10 1.1.2, 2.1.2 S:

Memberikan posisi yang nyaman untuk pasien dengan -


posisi semi fowler untuk mengurangi sesak nafas yang
O:
dirasakan
Klien tampak lebih nyaman

1 15.15 1.2.1 S:

Melakukan kolaborasi untuk pemberian terapi oksigen -


sesuai dengan kebutuhan klien (Oksigen ventilator) yang
O:
terhubung dengan ETT dan diberikan mayo
RR : 28x/menit, Saturasi O2 : 95% dengan
ventilator

2,3 15.20 2.2.1 , 2.3.1, 32.1.1, dan 3.2.1, 4.3.1 S:-

O:
Melakukan monitoring tekanan darah pada arteri TD : 118/62 mmHg
brachialis di lengan sebelah kiri atas dengan
menggunakan bedside monitor

2 15.25 2.5.1, 4.4.1 S:

Mengukur denyut nadi pasien pada arteri radialis selama N : 86x/mnt


1 menit dan mengobservasinya melalui bed side monitor

2 15.30 2.8.1 S:

Menghitung Mean Arterial Preasure pada pasien dengan O:


rumus = sistole + (2xdiastole)
MAP = 118 + 124 = 80,6
3
3

3 15.40 3.3.1 S: -

Mengkaji nyeri kepala, pusing yang di rasakan pada O:


pasien meliputi karakteristik nyeri, durasi nyeri, skala nyeri
TD 118/62 mmhg

2 15.45 2.6.1. S: -

Melakukan tindakan mengkaji adanya suara nafas


tambahan dengan melakukan auskultasi pada paru-paru
dengan mendengarkan bunyi suara nafas dengan O:
stetoskop pada seluruh lapang paru
Suara nafas rhonki +/+

-/-

-/-

2 16.15 2.7.1 S:

Memantau ketidakedekuatan perfusi arteri coroner -

(perubahan pada ECG) dengan melakukan pemeriksaan O :


ECG dengan memberikan gel dan memasang elektroda
Klien tampak tenang dan rileks, kesimpulan hasil
sebanyak 6 buah pada dada dan pada ekstermitas atas
ECG aritmia
dan bawah

2 17.00 2.4.1, 2.9.1 S:


Melakukan observasi intake makan minum dan output urin
-
setiap jam untuk mengetahui balance cairan pada pasien
O:

Balance cairan pada tanggal 30-05-2018 adalah


800 cc

2 17.15 2.9.3 S:
Kolaborasi pemberian cairan itravena pada pasien yaitu O :
berupa rehidrasi NS 0,9%/kgBB/jam yaitu 100 cc/jam
Pasien sudah terpasang infus sejak MRS

Pasien diberikan terapi NS 0,9% yaitu 100 cc/jam

2,4 17.30 2.7.2, 4.3.2 S: -

Berkolaborasi untuk pemberian obat-obatan dan O:


memastikan 7 benar prinsip pemberian obat sesuai
Semua injeksi diberikan dengan baik, tidak
dengan kebutuhan
terdapat reaksi alergi
Digoksin 0,25-0-0
Sucralfate 4x1
Kalnex 3x50 mg
NAC 3x300 mg
Levofloxacin 1x750 mg
Lansoprazole 2x30 mg
4 17.45 4.1.1, 4.2.1 S;

Melakukan pengambilan sampel darah pada pasien O:


dengan menggunakan spuit 5 cc untuk melakukan
Hb 12,3 mg/dl
pemeriksaan DL, FH, Ur/Cr, SE, BGA, pada vena cava
cubiti sinistra
2 18.00 2.9.4 S: -

Mengevaluasi adanya pembengkakan dengan memeriksa O: terdpat edema pada ektremitas bawah +/+
ekstremitas atas dan bawah menggunakan pemeriksaan
pitting edema, dimana tangan pemeriksa menekan bagian
yang terdapat edema, setelah itu ditekan lalu di lepaskan
dan diobservasi bagaimana turgor kulit.

2 20.30 2.9.2 S: -

Menghitung balance cairan pasien setiap 7 jam dengan O:


cara intake makanan dikurangi dengan output
Balance cairan pasien tgl 30-05-2018

250 cc/7 jam