Anda di halaman 1dari 6

1

Pengumuman CPNS K2 Instansi Pusat dan Daerah Senin 10 Februari 2014

JAKARTA,BB – Untuk kesekian kalinya peserta ujian CPNS 2013 jalur honorer kategori II (K2) mengelus
dada karena pengumuman kelulusan ditunda. Kini Menpan RB dan BKN menjadwalkan ulang pada Senin
10 Februari 2014.
Pemerintah batal mengumumkan kelulusan Honorer K2 untuk pusat pada Jumat dan Sabtu hari ini, 7-8
Februari 2014. Alasannya agar peserta ujian CPNS di Pemerintah daerah (Pemda) dapat serentak
mengetahui pengumuman. Hal tersebut dikatakan Karo Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP)
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman
Suryatman menanggapi penundaan pengumuman tersebut.
“Karena pertimbangan ada jeda waktu dua hari (Sabtu dan Minggu) yang bisa memancing reaksi honorer K2
di daerah yang tidak puas, maka diputuskan pengumuman dilakukan mulai Senin (10 Februari,
red),”katanya. Seperti diketahui, Pengumuman CPNS K2 akan dirilis lagi secara bertahap mulai Jumat
kemarin. Namun lagi-lagi ditunda pada Senin 10 Februari 2014 . Semoga ini terakhir kalinya ditunda!
Download Pengumuman di halaman resmi cpns.menpan.go.id.
Laporan: cr18/Jabbar
Pengumuman CPNS K2 : Baru 16 Instansi yang Sudah Dapat Dilihat Hasilnya di www.menpan.go.id
iBerita.com – Setelah penundaan yang berulang kali, akhirnya pengumuman seleksi CPNS honorer kategori
2 (K2) sudah dapat dilihat pada hari ini, Senin 10 Februari 2014. Keputusan KemenPAN- RB ini diambil
setelah pemerintah telah merapikan sebagian data honorer untuk diunggah di
website www.menpan.go.id dan media partner. Selain di website menpan, pengumuman juga dapat diakses
melaluiwww.sscn.bkn.co.id

Pengumuman CPNS K2 Dapat Dilihat Mulai Hari Ini

“Hasil kelulusan sudah siap diupload. Senin sudah bisa dilihat pengumumannya,” kata Karo Hukum dan
Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman Minggu (9/2) malam.

Pengumuman kelulusan ini terdiri dari instansi pusat dan juga daerah. Tetapi memang belum bisa dilihat
semuanya secara langsung.

“Pengumumannya bertahap dan setiap harinya akan ada data baru yang diupload. Untuk Senin masih untuk
instansi dengan honorer sedikit karena lebih mudah dilakukan pemeriksaan dan diclearkan,” tandasnya.

Sementara itu, pengumuman untuk daerah belum ada sama sekali. Hal ini dikarenakan pengumuman
memang dilakukan secara bertahap. Herman mengatakan data peserta yang dinyatakan lulus akan diunggah
setiap harinya.

“Pengumumannya bertahap dan setiap harinya akan ada data baru yang diupload. Untuk Senin masih untuk
instansi dengan honorer sedikit karena lebih mudah dilakukan pemeriksaan dan diclearkan,” kata Herman
Minggu (9/2) malam.

Lebih lanjut, Herman juga menambahkan, penetapan kelulusan tersebut memakan waktu panjang karena
pemerintah sangat berhati-hati mengambil keputusan. Dia pun berharap, para honorer dapat lebih arif
melihat hasil pengumuman ini.
16 Instansi Pusat Hasil Seleksi CPNS Honorer K2
2

1. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian


2. Kementerian Negara Riset dan Teknologi
3. Kementerian Negara Koperasi dan UKM
4. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
5. Kementerian Sosial
6. Kementerian Perdagangan
7. Kementerian Sekretariat Negara
8. Badan Kepegawaian Negara
9. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
10. Badan Tenaga Nuklir Nasional
11. Kementerian PPN/Bappenas
12. Badan Koordinasi Penanaman Modal
13. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
14. Badan Standarisasi Nasional
15. Badan Pengawas Obat dan Makanan
16. Badan Nasional Penempatan Perlindungan TKI

Dibebaskan, Corby Tak Tenang dan Tak Fokus


Senin, 10 Februari 2014 | 09:46 WIB
DENPASAR, KOMPAS.com — Sebuah kesaksian mengejutkan dilontarkan Kepala Badan
Pemasyarakatan Denpasar Ketut Artha terkait pembebasan bersyarat terpidana 20 tahun Schapelle Leigh
Corby, dari Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Denpasar, Senin (10/2/2014).

Ketut Artha mengaku tidak bisa memberikan bimbingan seperti yang diharapkan karena wanita Australia itu
dalam kondisi yang tidak tenang. Hal itu menyebabkan pihak Badan Pemasyarakatan tak bisa
menyampaikan materi bimbingan sebelum pembebasan secara panjang lebar.

"Pengarahan itu banyak, tapi hari ini situasi tidak memungkinkan, dia tidak tenang, jadi hanya poin-poinnya
saja. Dia tidak dengar omongan saya, jadi percuma saja. Dia sopan, ketika ditanya dia menjawab tapi tidak
berkata banyak hanya ya, ya, saja. Seperti tidak fokus dia," kata Ketut.

Menurut Ketut, Balai Pemasyarakatan rencananya akan melakukan bimbingan khusus, tetapi bukan hari ini.

Selain itu, petugas Balai Pemasyarakatan juga akan mengirimkan petugasnya untuk melakukan home visit ke
rumah penjamin Corby, Wayan Widyartha yang tidak lain adalah kakak iparnya. Rumah Wayan berada di
Jalan Pantai Kuta gang Lotre Nomor 14, Badung.
AKARTA, KOMPAS.com — Channel Seven berhasil mendapatkan hak wawancara eksklusif dengan
Schapelle Leigh Corby, terpidana kasus narkoba asal Australia, seperti dilaporkan media
Australianews.com.au, Senin (10/2/2014).

Seperti diberitakan sebelumnya, Corby mendapat pembebasan bersyarat bersama lebih dari 1.000 narapidana
lain di seluruh Indonesia, Jumat (7/2/2014). Corby baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan
Denpasar, Bali, Senin pagi tadi.

Salah satu indikasi "kemenangan" Seven itu adalah ibunda Corby, Rosleigh, yang berada di Brisbane,
mengizinkan kamera-kameraSeven merekam ekspresinya ketika menyaksikan Schapelle keluar dari Lapas
Kerobokan.

Liputan eksklusif itu diyakini merupakan bagian dari kesepakatan bernilai yang diprediksi mencapai 3 juta
dollar Australia atau sekitar Rp 32,6 miliar. Salah satunya adalah wawancara pertama yang akan
ditayangkan pada program "Sunday Night". Juga beberapa liputan lain di media milik Seven Media Group,
3

termasuk majalah New Idea.

Seven menurunkan kru terbanyak untuk meliput pembebasan Corby. Mereka mengirim 17 orang dari
Australia dan didukung tujuh orang lokal. Kekuatan Seven jauh lebih besar dibandingkan dua pesaingnya
dalam memperebutkan wawancara eksklusif itu. Adapun Nine hanya membawa delapan awak dan Ten yang
cuma enam.

Seperti diberitakan, Corby menutup mukanya dengan syal bermotif kotak-kotak dan topi ketika keluar dari
lapas. PantauanKompas.com, Corby tidak langsung menuju rumah saudara perempuannya, Mercedes, di
Kuta. Beredar kabar, Corby langsung menjalani wawancara eksklusif dengan sebuah media Australia di Vila
Sentosa, Seminyak.
Tak Ada Izin, Walikota Risma Sulit Beri Investasi KBS
Posted: 08/02/2014 07:20

Liputan6.com, Jakarta : Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan, Pemerintah Kota Surabaya
belum dapat menanamkan investasi terhadap Kebun Binatang Surabaya (KBS) guna membenahi kondisi
kebun binatang tersebut. Hal ini lantaran Menteri Kehutanan belum juga mengeluarkan izin Lembaga
Konservasi kepada pihaknya.

"Belum dapat bantuan CSR (Corporate Social Responsibility). Tapi sebenarnya kita ada uang kok. Sudah
kita siapin. Cuma kan kita tidak bisa investasi, gimana kalau KBS belum punya kita," kata wanita yang karib
disapa Risma itu kepada Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (8/2/2014).

Ia menambahkan, masalah kematian sejumlah hewan di penangkaran mulai dari Singa, Kijang, Komodo,
hingga Harimau Putih, sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Hanya, yang menjadi kendala saat ini izin
KBS yang dicabut oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan sejak 2010 lalu, belum juga dikeluarkan kembali.

"KBS belum bisa dikendalikan karena sampai sekarang saya belum dapat izin penuh. Jadi kami belum
sepenuhnya menangani itu karena memang di dalam itu kan masih ada macem-macem kan orangnya." kata
Risma.

Lantaran sedang bermasalah secara hukum, Menhut Zulkifli mengungkapkan izin yang akan dikeluarkan
hanya untuk sementara. Namun, pengelola KBS yang baru itu masih dicari. "Sekarang kami kasih (izin)
sementara karena masih proses tuntutan hukum, izin sementaranya ke siapa? Nanti kami cari orang-orang
yang cinta kepada satwa, yang mengerti kaidah-kaidah konservasi," ujarnya. (Tya/Mvi)

Kebakaran Madinah, Selain 15 Tewas, 130 Jemaah Umrah Terluka

Liputan6.com, Madinah : Sebanyak 15 orang tewas dan sekitar 130 orang lainnya luka-luka akibat
kebakaran di Hotel Ishraq al Madina, tak jauh dari Masjid Nabawi di Kota Suci Madinah, Arab Saudi, Sabtu
8 Februari 2014 petang. Sebagian besar korban tewas bukan karena luka bakar.

"Kebakaran mengakibatkan kematian 15 orang karena pingsan, tersedak, pendarahan, gangguan pernapasan
serta jantung," kata Mohammed Mahmoud Kheyat, juru bicara Bulan Sabit Merah Saudi, Madinah, seperti
dilansir Aljazeera, Minggu (9/2/2014).

Hotel 16 lantai ini merupakan tempat penginapan bagi sekitar 700 jemaah umrah yang berasal dari berbagai
negara. Hingga kini belum diketahui para korban tewas itu berasal dari negara mana saja.

Penyebab kebakaran sendiri masih dalam penyelidikan. Dugaan awal, api dipicu dari gangguan listrik di
hotel itu. Sementara, Gubernur Madinah, Pangeran Faisal bin Salman menegaskan pemerintah akan
mendalami insiden kebakaran di kota suci kedua umat Islam setelah Mekah itu.
4

Hingga kini belum ada laporan resmi apakah ada warga negara Indonesia yang menjadi korban tewas
ataupun luka-luka. Sebagian besar korban luka merupakan warga Mesir. (Ism)

Rp 230 M Dana Haji Mencurigakan, Anggito: Kami Dukung KPK


Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama, Anggito Abimanyu. (Antara/Widodo
S. Jusuf)

Liputan6.com, Jakarta : Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian
Agama Anggito Abimanyu menyambut baik penyelidikan Komisi Pemberantasan KPK (KPK) atas dugaan
penyelewengan dana haji 2012-2013. Sebelumnya, data hasil audit Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
Keuangan (PPATK) menemukan ada sekitar Rp 230 miliar dana pengelolaan haji yang mencurigakan.

"Kami akan kooperatif terhadap proses penyelidikan KPK," kata Anggito Abimanyu dalam keterangan
tertulis yang diterima Liputan6.com, Senin (10/2/2014).

Anggito menambahkan, Ditjen PHU sudah menyampaikan seluruh salinan regulasi, data-data dan dokumen-
dokumen terkait dengan Penyelenggaraan Ibadah Haji yang diperlukan KPK. Sejak awal 2012, imbuh
Anggito, sebagian besar pejabat di lingkungan Ditjen PHU telah diminta keterangan, baik di Kantor KPK, di
Kantor Ditjen PHU, dan di Kantor Wisma Haji Indonesia di Arab Saudi.

Permintaan keterangan oleh pihak KPK pada umumnya menyangkut prosedur penyediaan pelayanan di Arab
Saudi dan pengisian kuota pendaftaran jamaah dan petugas. "Dan, tidak ada permintaan keterangan secara
spesifik mengenai kewajaran laporan keuangan penyelenggaraan ibadah haji," ujar mantan Kepala
Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan ini.

Pada 2010, menurut Anggito, Ditjen PHU telah menerima 49 rekomendasi KPK mengenai regulasi
perbaikan penyelenggaraan ibadah haji dan telah menyampaikan dokumen penyelesaian melalui surat Ditjen
PHU kepada Wakil Ketua KPK/Direktur Litbang KPK pada 8 September, 17 September, 13 Desember 2012,
3 Januari, 27 Februari, 22 Mei 2013, namun hingga saat ini belum ada tanggapan dan tindak lanjut dari pihak
KPK.

Penyimpangan

Ditjen PHU dan PPATK telah menggelar pertemuan pada 9 Januari 2013 membahas mengenai perbedaan
pendapat dengan PPATK terhadap outstanding dana haji dan penyimpangan aliran dana sebesar 230 miliar
sejak 2004 hingga 2012.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah ditetapkan bahwa outstanding dana haji per
Desember 2012 adalah Rp 53 triliun. PPATK menghitung dana Rp 80 triliun dan bunga 2,3 triliun setiap
tahun berdasarkan dana masuk (cash-in) ke rekening Kementerian Agama sejak 2004-2012.

Lebih jauh Anggito menjelaskan, kedua institusi tidak mempermasalahkan perbedaan tersebut karena
semata-mata disebabkan adanya perbedaan pendekatan perhitungan semata. Mengenai penyimpangan aliran
dana keuangan mencurigakan kepada pegawai Ditjen PHU di masa lampau telah diklarifikasi bahwa hal itu
adalah praktik yang terjadi di masa lampau, di mana dana kegiatan APBN dan BPIH ditransfer melalui
rekening pribadi bendahara.

Praktik itu meskipun belum tergolong korupsi atau penyalahgunaan, namun tidak dibenarkan. Pada saat ini
hal tersebut telah dikoreksi yang mana tidak ada lagi rekening pribadi sebagai rekening penampungan dana
kegiatan.

"Kami akan terus melakukan pembenahan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan pengelolaan dana haji
melalui perbaikan regulasi, integrasi sistem pendaftaran, dokumen dan keuangan, rasionalisasi biaya BPIH
dan optimalisasi nilai manfaat," pungkas Anggito. (Ans/Ism)
5

Ini Alasan Patung Akar Titik Nol Yogyakarta Dicopot

Patung Akar titik nol Yogya (Foto kiriman Amarulloh)

Citizen6, Yogyakarta: Patung akar setengah manusia milik seniman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
yang berada di kawasan titik nol km dicopot. Dicopotnya patung tersebut karena teror oknum ormas yang
tidak suka dengan keberadaan patung akar setengah manusia yang dinilai porno.

Kepala UPT Malioboro Syarif Teguh mengaku diteror oleh oknum ormas melalui telepon selular untuk
mencopot patung tersebut, dan mengancam jika patung itu masih berdiri, maka akan dicopot secara paksa
dengan mengerahkan anggotanya.

"Saya sering diteror oleh oknum ormas untuk mencopot patung akar," ujar Syarif, Minggu (9/2/2014).

Menurut dia, patung akar setengah manusia yang di pasang di kawasan titik nol itu merupakan bagian dari
seni, mengingat Yogya selain kota pelajar dan budaya juga terkenal dengan senimannya.

"Selama beberapa bulan saya di telpon seseorang, tapi tidak saya gubris. Akhirnya saya tidak kuat dengan
teror itu kemudian saya langsung perintahkan petugas untuk langsung mencopotnya," jelasnya.

Patung akar setengah manusia milik seniman Yogyakarta tersebut kini tergeletak di belakang kantor UPT
Malioboro, yang hingga saat ini masih belum juga di ambil oleh pemiliknya.

Teka-teki menghilangnya patung akar secara tiba-tiba yang berada di kawasan titik nol kini terjawab, bahwa
hal itu disebabkan oleh aksi teror oleh kelompok yang tidak suka dengan keberadaan patung yang dinilai
porno.

Patung akar yang menjadi daya tarik wisatawan saat berkunjung di titik nol km untuk sekedar berfoto ria
kini tak nampak lagi keberadaannya, bahkan kawasan titik nol saat ini nampak terlihat polos. (mar)

Sosok Usman dan Harun di Balik Ketegangan RI-Singapura

Liputan6.com, Jakarta : Pemerintah Singapura memprotes nama Kapal TNI AL (KRI) Usman-Harun
lantaran bisa mengusik hati keluarga dari korban pengeboman di MacDonald House, Orchard Road,
Singapura, pada 10 Maret 1965.
6

Nama kapal tersebut terdiri dari 2 nama pahlawan RI, yakni Usman dan Harun. Keduanya merupakan
anggota Komando Korps Operasi (sekarang Marinir) RI yang dieksekusi mati oleh Singapura pada 17
Oktober 1968, karena dinyatakan bersalah atas pengeboman yang menewaskan 3 orang dan melukai 33
orang.

Meski demikian, Pemerintah RI tak akan menghilangkan nama Usman Harun pada KRI tersebut. Menko
Polhukam Djoko Suyanto meminta Singapura mengerti bahwa perbedaan persepsi dan kebijakan tentang
penamaan pahlawan pada masing-masing negara. Sebab pemberian nama itu sudah dipertimbangkan sesuai
bobot pengabdian mereka.

Seperti apa sosok Usman dan Harun? Berdasarkan data literatur yang dihimpun Liputan6.com, Jumat
(7/2/2014), Usman terlahir dengan nama Usman bin Haji Muhammad Ali. Sedangkan Harun dikenal dengan
nama lengkap Harun Said dan terlahir dengan nama Thahir bin Said.

Usman lahir di Desa Tawangsari, Kelurahan Jatisaba, Kabupaten Purbalingga pada 18 Maret 1943. Ia adalah
anak pasangan Haji Muhammad Ali dengan Rukiah Usman dikenal dengan sebutan Janatin atau Usman
Janatin. Sementara Harun lahir di di Pulau Keramat Bawean, Jawa pada 4 April 1943 dari pasangan Mandar
dan Aswiyani.

Usman bergabung dengan pendidikan militer yang digelar Korps Komando Operasi (KKO, sekarang
Marinir) Angkatan Laut di Malang, Jawa Timur pada 1 Juni 1962. Dua tahun berselang, Harun bergabung
dengan TNI AL pada 1964.

Pertemuan Usman dan Harun terjadi pada 1964 saat latihan tambahan berupa intelijen, kontraintelijen,
sabotase, demolisi, gerilya, hingga perang hutan di Cisarua Bogor selama satu bulan. Keduanya kemudian
diperintahkan untuk masuk ke Singapura dan melakukan pemboman di MacDonald House.