Anda di halaman 1dari 12

SATUAN ACARA PENYULUHAN

“MALARIA”

OLEH :
KELAS A/ SEMESTER VIII
1. ANTHONETA TANEO (01.12.00625)
2. BONIK R. MANITH (01.12.00627)
3. CACIANA G. DOS SANTOS (01.12.00628)
4. DAHLIN A. ROHI (01.12.00631)
5. DESI DARIUS AU (01.12.00632)
6. ELSA D.C. AMARAL (01.12.00633)
7. MAYA MALELAK (01.12.00660)
8. MEGI N. LAUBURA (01.12.00663)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


CITRA HUSADA MANDIRI
KUPANG
2016
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : Penyakit Sistem Imun Dan Hematologi


Sub topik : “Mengenal dan mencegah bahaya Malaria”
Sasaran : Masyarakat Nunbaun Delha, Kecamatan Alak
Hari/Tanggal : Kamis, 12 Mei 2016
Waktu : 09.00 WITA-selesai
Tempat : Kantor Lurah Nunbaun Delha

1. Tujuan Penyuluhan
1.1 Tujuan Umum

Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit diharapkan peserta dapat memahami


tentang penyakit malaria.

1.2 Tujuan Khusus


Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit peserta dapat:
a. Menjelaskan pengertian malaria
b. Menjelaskan penyebab malaria
c. Menjelaskan cara penularan malaria
d. Menjelaskan tanda dan gejala malaria
e. Menjelaskan pertolongan pertama pada malaria
f. Menjelaskan pencegahan terhadap malaria

2. Materi Penyuluhan
1) Pengertian malaria
2) Penyebab malaria
3) Cara penularan malaria
4) Tanda dan gejala malaria
5) Pertolongan pertama pada malaria
6) Pencegahan terhadap malaria
3. Metode Penyuluhan
1) Ceramah
2) Diskusi/tanya jawab

4. Media yang Digunakan


1) Leaflet
2) Power point

5. Pengorganisasian
1. Pembimbing : 1. Maria Yoanita Bina, S.Kep, Ns (Clinical Teaching)

2. Risot Hasan, S.Kep, Ns (Clinical Instructor)

2. Moderator : Maya L. Malelak


3. Penyaji : Megi N. Laubura
4. Notulen : Caciana G. Dos Santos
5. Fasilitator : 1. Dahlin A. Rohi
2. Desi Darius Au
3. Bonik R. Manith
4. Elsa D.C. Amaral
6. Observer : Anthoneta Taneo

6. Strategi/Rencana Kegiatan Penyuluhan


NO TAHAP RENCANA KEGIATAN WAKTU
PENYULUH PESERTA
1. Pembukaan  Menyampaikan salam  Membalas Salam 5 Menit
 Memperkenalkan diri  Mendengarkan
 Menyampaikan maksud  Mendengarkan
dan tujuan
 Melakukan kontrak  Menyetujui
waktu dengan peserta
 Evaluasi awal
2. Pelaksanaan  Menyajikan materi  Mendengarkan 15 Menit
tentang: dan
1. Pengertian malaria memperhatikkan
2. Penyebab malaria
3. Cara penularan
malaria
4. Tanda dan gejala
malaria
5. Pertolongan pertama
pada malaria
6. Pencegahan terhadap
malaria
 Memberikan kesempatan  Bertanya
kepada peserta utuk
bertanya tentang materi
 Mendengarkan
 Menjawab pertanyaan
3. Penutup  Mengevaluasi kembali  Menjawab 10 Menit
materi yang disampaikan pertanyaan
 Membuat kesimpulan  Mendengarkan
 Menyampaikan bahwa  Mendengarkan
kegiatan telah selesai
 Salam penutup dan  Membalas salam
membagikan leaflet dan menerima
leaflet yang
diberikan.

7. Kriteria Evaluasi
1) Evaluasi Struktur
a. Diharapkan peserta hadir tepat waktu (pkl. 09.00 WITA)
b. Direncanakan penyuluhan akan dilaksanakan di aula Kantor Lurah Nunbaun
Delha
c. Direncanakan penyuluhan dimulai pukul 09.00 WITA dan berlangsung selama 30
menit.
d. Diharapkan peserta yang hadir berjumlah 25 orang.
2) Evaluasi Proses
Diharapkan selama penyuluhan berlangsung, peserta antusias terhadap materi yang
disampaikan.

3) Evaluasi Hasil
Setelah diberikan penyuluhan tentang malaria, peserta diharapkan mampu:
a. Peserta dapat menjelaskan pengertian malaria.
b. Peserta dapat menjelaskan penyebab malaria.
c. Peserta dapat menjelaskan cara penularan malaria
d. Peserta dapat menjelaskan tanda dan gejala malaria
e. Peserta dapat menjelaskan pertolongan pertama pada malaria
f. Peserta dapat menjelaskan pencegahan terhadap malaria
LAPORAN HASIL KEGIATAN

1. Kegiatan Penyuluhan
Penyuluhan dilaksanakan di aula Kantor Lurah Nunbaun Delha. Peserta hadir tepat
waktu (pkl. 09.00 WITA). Peserta yang hadir berjumlah 23 orang. Penyuluhan dimulai
pukul 09.15 WITA karena media yang digunakan sedikit mengalami gangguan.
Penyuluhan berlangsung selama 30 menit.
Tahap pembukaan selama 5 menit dibuka oleh moderator, tahap pelaksanaan
(pemaparan materi) selama 20 menit lebih lama dari waktu yang ditargetkan karena
peserta antusias dalam bertanya dan membutuhkan penjelasan terperinci dan masih dibuka
sesi untuk menjawab pertanyaan dari petugas kesehatan dari puskesmas. Tahap penutup
dilakukan selama 5 menit.
2. Proses kegiatan
Kegiatan berlangsung dengan baik dan peserta cukup antusias. Hal ini dikarenakan
moderator belum maksimal menjalankan fungsinya, pemateri masih belum menguasai
beberapa poin dari materi yang disampaikan, tim penyuluh belum begitu aktif dalam
mempersuasi peserta untuk bertanya. Jumlah peserta yang bertanya 2 orang. Berikut ini
rincian pertanyaan dan jawaban:
1. Pertanyaan : Apakah ibu hamil yang menderita malaria dan sudah berobat masih
dapat menularkan penyakit malaria pada janinnya? (Ibu Cristin)
Jawaban : Ibu hamil yang telah memeriksakan dirinya ke faskes akan mendapat
terapi obat (ACT, DHP dan Amodiaquin). Jika ibu tersebut teratur
minum obat sesuai anjuran dokter dan kembali memeriksakan diri ke
faskes (hasil DDR: -) maka ibu tersebut dinyatakan sembuh. Sehingga
kemungkinan menularkan penyakit kepada janin bisa diputuskan mata
rantai penularan. (Mahasiswa)
2. Pertanyaan : Apa perbedaan antara penyakit malaria dan DBD? (Ibu Dian)
Jawaban : Malaria ditularkan oleh nyamuk anopheles dan habitatnya di air
keruh/kotor sedangkan penyakit DBD ditularkan oleh nyamuk aedes
aegepty dan habitat di air bersih. Tanda dan gejala spesifik dari malaria
demam/menggigil bergantian dan hilang muncul sesuai penyebabnya,
misalnya malaria tertiana (penyebab p. vivax) maka demamnya hilang
kemudian timbul lagi di hari ketiga, nyeri otot, berkeringat. Sedangkan
DBD gejala khasnya ada peteki (bintik-bintik merah) akibat pecahnya
sel darah merah. Demamnya tidak hilang muncul seperti pada penyakit
malaria. (Mahasiswa, dilengkapi oleh petugas kesehatan dari
puskesmas Alak).

3. Evaluasi Struktur
a. Moderator: Maya L. Malelak
E: Belum menjalankan tugasnya dengan maksimal, moderator lupa
memberikan kesempatan kepada petugas kesehatan untuk melengkapi
jawaban. Sehingga petugas kesempatan mengintervensi. Moderator juga tidak
sempat mengevaluasi beberapa pertanyaan kepada peserta dikarenakan waktu
terbatas.
b. Penyaji : Megi N. Laubura
E: Penyaji cukup menjalankan tugasnya dengan baik, namun ada beberapa
poin-poin yang tidak dijelaskan secara terperinci kepada peserta.
c. Notulen : Caciana G. Dos Santos
E: Notulen menjalankan tugasnya dengan baik mencatat pertanyaan dan
menjawab pertanyaan yang diajukan oleh peserta.
d. Fasilitator: Dahlin A. Rohi, Desi Darius Au, Bonik R. Manith, Elsa D.C.
Amaral
E: Tidak mempersiapkan setting ruangan yang sesuai untuk penyuluhan,
media yang digunakan mengalami gangguan sehingga penyuluhan tertunda
beberapa menit.
e. Observer: Anthoneta Taneo
E: Belum menjalankan tugas dengan maksimal

4. Evaluasi Hasil
- Semua peserta dapat menjelaskan pengertian malaria (100%)
- Sekitar 90 % dapat menjelaskan penyebab malaria, sebatas menjawab parasit
plasmodium
- Semua peserta dapat menjelaskan cara penularan malaria (100%)
- Evaluasi pertanyaan yang lain tidak sempat ditanyakan karena dibatasi oleh
waktu. Masih ada kegiatan lanjutan penyuluhan tentang kusta dari puskesmas.
Lampiran Materi

MALARIA

A. Pengertian Malaria
Malaria adalah penyakit yang bersifat akut maupun kronik yang disebabkan oleh
protozoa genus plasmodium yang ditandai dengan demam, anemia dan splenomegali
(Wijaya & Putri, 2013).
Malaria adalah infeksi parasit pada sel darah merah yang disebabkan oleh suatu
protozoa spesies plasmodium yang ditularkan kepada manusia melalui air liur nyamuk
(Soedarto, 2011).

B. Etiologi
Menurut Soedarto (2011) ada empat jenis plasmodium yang dapat menyebabkan
infeksi yaitu :
a. Plasmodium vivax, merupakan infeksi yang paling sering dan menyebabkan malaria
tertiana/ vivaks (demam pada tiap hari ke tiga).
b. Plasmodium falciparum, memberikan banyak komplikasi dan mempunyai
perlangsungan yang cukup ganas, mudah resisten dengan pengobatan dan
menyebabkan malaria tropika/ falsiparum (demam tiap 24-48 jam).
c. Plasmodium malariae, jarang ditemukan dan menyebabkan malaria quartana/malariae
(demam tiap empat hari).
d. Plasmodium ovale, dijumpai pada daerah Afrika dan Pasifik Barat, diIndonesia
dijumpai di Nusa Tenggara dan Irian, memberikan infeksi yang paling ringan dan
dapat sembuh spontan tanpa pengobatan, menyebabkan malaria ovale.

Masa inkubasi malaria bervariasi tergantung pada daya tahan tubuh dan spesies
plasmodiumnya. Masa inkubasi Plasmodium vivax 14-17 hari, Plasmodium ovale 11-16
hari, Plasmodium malariae 12-14 hari dan Plasmodium falciparum 10-12 hari (Nugroho,
2011).

C. Cara penularan malaria


Penyakit malaria dikenal ada berbagai cara penularan malaria:
a. Penularan secara alamiah (natural infection) penularan ini terjadi melalui gigitan
nyamuk anopheles.
b. Penularan yang tidak alamiah :
1) Malaria bawaan (congenital)
Terjadi pada bayi yang baru dilahirkan karena ibunya menderita malaria,
penularan terjadi melalui tali pusat atau placenta.
2) Secara mekanik
Penularan terjadi melalui transfusi darah atau melalui jarum suntik. Penularan
melalui jarum suntik yang tidak steril lagi.

D. Tanda dan Gejala Malaria


Pada penyakit malaria ditemukan berdasarkan gejala-gejala klinis dengan gejala
utama demam mengigil secara berkala dan sakit kepala kadang-kadang dengan gejala
klinis lain sebagai berikut :
1. Badan terasa lemas dan pucat karena kekurangan darah dan berkeringat.
2. Nafsu makan menurun.
3. Mual-mual kadang-kadang diikuti muntah.
4. Sakit kepala yang berat, terus menerus, khususnya pada infeksi dengan plasmodium
falciparum.
5. Dalam keadaan menahun (kronis) gejala diatas, disertai pembesaran limpa.
6. Malaria berat, seperti gejala diatas disertai kejang-kejang dan penurunan.

E. Pertolongan Pertama yang Harus Diberikan Pada Penderita Malaria:

1. Jika penderita demam, berikan kompres hangat dan berikan minum yang banyak hal
ini bertujuan untuk menurunkan suhu panas.
2. Untuk mengatasi dehidrasi (kehilangan cairan) diberikan minum air putih
sebanyaknya
3. Jika panas belum turun rujuk ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

F. Pencegahan Malaria
1. Sanitasi lingkungan yang bersih
2. Pakai kelambu
3. Pakai obat anti Nyamuk (baygon, lavenda, dll)
4. Hindari air yang tergenang
5. Hindari pakaian-pakaian yang tergantung di kamar-kamar
6. Melakukan 3M (Mengubur barang-barang bekas, Menguras dan Menutup tempat
penampungan air)
7. Tidak boleh keluar malam hari
8. Pengobatan (Artesunat, primakuin, amodiakuin, klorokun)
9. Memakai baju lengan panjang
DAFTAR PUSTAKA

Depkes RI. 2009. Pedoman Ekologi dan Aspek Perilaku Vektor, Direktorat Jenderal
PPM-PL, Departemen Kesehatan RI, Jakarta

Soedarto. 2011. Malaria. Jakarta: CV Sagung Seto

Elisabeth Robson & Janson Waugh. 2007. Patologi pada kehamilan. Jakarta : EGC.

Tautan Nogroho. 2011. Asuhan Keperawatan Malaria, Anak, Bedah, Penyakit Dalam.
Yoyakarta : Nuha Medika.

Saferi Wijaya & Putri Jessie. 2013. KMB 2 Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta :
Nuha Medika
DOKUMENTASI