Anda di halaman 1dari 68

KAMPANYE PUBLIK

#STOP HUMAN TRAFFICKING


Laporan Infografis Fakta Kasus Human Trafficking di NTT

Disusun oleh:
Divisi Riset dan Publikasi
SUNSPIRIT For Justice and Peace

@sunspirit2018

Rumah Baku Peduli


Jl. Trans Flores Km. 10, Dusun Watu Langkas
Desa Nggorang, Kec. Komodo—Labuan Bajo
Kab. Manggarai Barat, Flores—NTT

sunspiritindonesia@gmail.com
www.sunspiritforjusticeandpeace.org
PENGANTAR
Laporan infografis yang terhimpun dalam
buku ini merupakan kumpulan fakta dan data
kasus perdagangan orang atau human
trafficking mengenai dan terkait Nusa
Tenggara Timur (NTT). Bentangan data dan
fakta ini dihimpun oleh tim riset dan publikasi
SUNSPIRIT For Justice and Peace dari berbagai
sumber informasi dan berita media massa
online, cetak dan televisi yang terekam
sepanjang 2012 –2018.

Salam berbagi, selamat membaca!


DAFTAR ISI
BATASAN RINGKAS DARI YUFRIDA
HUMAN TRAFFICKING SAMPAI MILKA

FAKTA KASUS LATAR SOAL


HUMAN TRAFFICKING YANG MENGEMUKA
DI NUSA TENGGARA TIMUR MARAKNYA KASUS
HUMAN TRAFFICKING

JALAN TIKUS PARA “PEMEGANG KATA MEREKA


DOKUMEN TENTANG
PALSU” HUMAN TRAFFICKING

JUMLAH KORBAN
HUMAN TRAFFICKING
BATASAN RINGKAS

HUMAN
TRAFFICKING
Human Trafficking atau perdagangan
orang adalah sebuah tindakan kejahatan
kemanusian yang mencakup tindakan
perekrutan orang dengan iming-iming
tertentu dan atau penipuan, bahkan
secara paksa melalui penculikan yang
Pertama, menurut Pasal 3, paragraf (a) penipuan, penipuan, penyalahgunaan
Protokol PBB Protocol to Prevent, Suppress kekuasaan atau posisi kerentanan atau pem-
and Punish Trafficking in Persons dijelaskan berian atau penerimaan pembayaran atau
bahwa Perdagangan Manusia sebagai tunjangan untuk mendapatkan persetujuan
perekrutan, pengangkutan, pemindahan, dari seseorang yang memiliki kendali atas
penyimpanan atau penerimaan orang, me- orang lain, untuk tujuan eksploitasi.
lalui ancaman atau penggunaan kekuatan
atau bentuk lain dari pemaksaan, penculikan,
Kedua, batasan yang serupa dipublikasikan Orang (Human Trafficking). Dalam Pasal 1 UU
oleh Global Alliance Against Traffic in Woman TPPO human traficcking didefinisikan
(GAATW) yang menjelaskan bahwa trafficking sebagai tindakan perekrutan, penampungan,
sebagai semua usaha atau tindakan yang pengangkutan, pengiriman, pemindahan atau
berkaitan dengan perekrutan, pembelian, penerimaan seseorang. Tiga Modus sindikat
penjualan, transfer, pengiriman, atau pen- perdagangan manusia terminifestasi dalam
erimaan seseorang dengan menggunakan beragam bentuk yaitu penculikan,
penipuan atau tekanan, termasuk pengunaan penggunaan kekerasan, penyekapan, pen-
ancaman kekerasan atau penyalahgunaan ipuan, pemalsuan, penyalahgunaan
kekuasaan atau lilitan hutang dengan tujuan kekuasaan, memberi bayaran hingga penjera-
untuk menempatkan atau menahan orang tan utang. Secara sederhana, perdagangan
tersebut, baik dibayar atau tidak, untuk kerja manusia dapat dipahami sebagai suatu ben-
yang tidak diinginkan dalam kerja paksa atau tuk intimidasi terhadap nilai dan
dalam kondisi perbudakan, dalam suatu ling-
kungan lain dari tempat dimana orang itu
tinggal pada waktu penipuan, tekanan atau
lilitan hutang pertama kali.

Ketiga, di Indonesia , batasan human


trafficking tercanctum dalam Undang–
Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan
BENTANGAN KASUS
HUMAN TRAFFICKING
DI NUSA TENGGARA TIMUR
BNP2TKI Kupang mencatat, sepanjang 2012 terjadi sebanyak 42 kasus , tahun 2013
terjadi 15 kasus dengan jumlah korban sebanyak 122 orang. Tahun 2014 sebanyak 12
kasus dengan jumlah korban 131 orang dan pada tahun 2015 sebanyak 8 kasus
dengan jumlah korban sebanyak 18 orang. Selanjutnya, sepanjang tahun 2016 terjadi
setidaknya 61 kasus dengan korban sebanyak 92 orang. Pada 2017 tercatat ada 137
kasus human trafficking yang mendera provinsi NTT. Tahun 2018, walau baru berjalan
tiga bulan, kita sudah menerima 14 kado peti mati dari luar negeri.
Komjen Badrodin Haiti

Winston Neli Rondo


JALAN
TIKUS PARA
BATAM
“PEMEGANG
DOKUMEN
PALSU”

NTT
JUMLAH
KORBAN
HUMAN
TRAFFICKING
LATAR SOAL
YANG MENGEMUKA
MARAKNYA KASUS
HUMAN TRAFFICKING
KATA
MEREKA
TENTANG
HUMAN
TRAFFICKING
ALBUM
FOTO KORBAN
HUMAN TRAFFICKING
ASAL NTT
ADELINA SAU
TKI asal NTT yang meninggal di
Malaysia pada 11 Februari 2018,
setelah majikannya membiarkannya
tidur di kandang anjing dan tidak
diberi makan. Pada 17 Februari 2018
Adelina dipulangkan dan tiba
selanjutnya dikuburkan
dikampungnya, Amarasi TTS

floresa.co/19 Februari 2018


ALBUM
FOTO KORBAN
HUMAN TRAFFICKING
ASAL NTT
Kumparan.com, Jumat 23 Februari 2018)
(Republika, Jumat 23 Februari 2018)
ALBUM
FOTO KORBAN
HUMAN TRAFFICKING
ASAL NTT
(Kumparan, Jumat 23 Februari 2018)
(Republika, Jumat 23 Februari 2018)
ALBUM
FOTO KORBAN
HUMAN TRAFFICKING
ASAL NTT
creedpolitico.com/February 15, 2018
ALBUM
FOTO KORBAN
manado.tribunnews.com/17 Februari 2018

HUMAN TRAFFICKING
ASAL NTT
MILKA BOIMAU
Jenazah TKI asal NTT
yang dipulangkan dengan kondisi
tubuh penuh luka jahitan

sumber: liputan6.com/18 Mar 2018


Beberapa petugas dan warga membantu membongkar kubur Milka untuk proses autopsi, Senin (26/ Maret 2018)
sumber:Victorynews/ 26 Maret 2018
YUFRIDA SELAN
Lahir di Tupan TTS, 19 Juli 1997.
Keluarga Yufrida berasal dari Desa
Tupan, Rt 03/Rw 02 Kec Batu
Putih, Kab TTS. Frida direkrut
secara ilegal ke Malaysia pada
tanggal 02 september 2015.
Pada 15 Juli 2016, jenazah Frida
sampai ke ke rumah orang tua
dalam keadaan tak bernyawa.
Ketika keluarga korban melihat
kondisi jenazah, lihat foto, ada
banyak jahitan menutup kulit.

Semua foto terkait Yufrida kami


ambil dari jakartanews.co, 16 Juli 2016
Jenazah Yufrida Selan
Jenazah Yufrida Selan
DOLFINA ABUK
korban perdagangan orang, mati
mengganaskan di Malaysia, tubuh penuh
jaitan, dikubur dengan kondisi organ tubuh
tidak lengkap, serta di duga kuat organ tubuh
Dolfina Abuk di perdagangkan.
Sebelumnya, pada bulan November 2013,
DOLFINA ABUK direkrut oleh JHON PANDIE
dibantu oleh Goris Usboko kemudian korban
di antar ke PT. BIDAR PUTRA SUKSES. Setelah
bekerja sekian tahun di Malaysia dengan
dokumen palsu dan disiksa secara kejam oleh
majikan, pada tanggal 06 april 2016
berdasarkan keterangan Hospital Tengku
ampuan Rahman nomor 2388421 DOLFINA
dinyatakan meninggal dunia. Dolfina
kemudian dipulangkan dengan kondisi tubuh
penuh luka jahitan.

Sumber:
jakartanews.co, 12 Juni 2016
mediantt.com/ 20/04/2016

jakartanews.co, 12 Juni 2016


MERIANCE KABU
TKW asal NTT yang Disiksa Majikan di
Malaysia. Kabu tidak hanya disika secara
tidak manusiawi (telinga digunting dan
hidung dipatahkan, tetapi juga payudara
dijepit dengan tang serta kemaluan
dimasukkan dengan benda tumpul,

Foto:
Charisma Adristy -
periset foto

sumber:
Tempo.co.id/
24 Desember 2014
ANCE YULIANA BUNUF
Pergi secara ilegal, pulang dengan kondisi sakit.
Ance Bunuf 924), mantan TKI yang sedang
menderita TBC akut saat berada di rumah
kerabatnya di Kec. Alak, Kota Kupang. Selama
bekerja di Malaysia sejak tahun 2014,
Ance disiksa majikan, tidak diberi gaji dan tidak
disuplai makanan
yang cukup.
Sumber: Kompas.com, 2017/06/09
moral-politik.com/2017/06
PENYELAMATAN KORBAN HUMAN TRAFFICKING
Keempat calon TKI yang diselamatkan jajaran Polres Banyuasin didampingi petugas dinas sosial Banyuasin. Pengiriman ini diduga didalangi
sindikat dan telah dilakukan berulangkali, karena dalam cara dan modus operandi sangat rapi termasuk dalam pemalsuan dokumen. Tiga
dari keempat korban masih di bawah umur 15 tahun. (Sumber: tribunsumsel.com/17 Agustus 2015)
PEMULANGAN KORBAN HUMAN TRAFFICKING
Suasana haru saat SatReskrim Polres Kupang menyerahkan para korban human trafficking kepada pihak keluarga di Polres Kupang
pada 16 Januari 2017. Korban yang dijemput di Banda Aceh ini masing – masing an. Ester kolo, 25 thn, Protestan, Desa lili kel.
Camplong kec. Fatuleu, Santi Manu, 26 thn, Protestan, kec. Polen kab. TTS, Livia Lopes, 19 thn, katolik, ds. Tuapukan kec. Kupang
timur dan Dhensy Manu, 23 thn, Kec. Malaka Tengah Kab. Malaka. (Sumber: tribratanewsntt.com/2017/01)
Rumah Baku Peduli
Jl. Trans Flores Km. 10, Dusun Watu Langkas
Desa Nggorang, Kec. Komodo—Labuan Bajo
Kab. Manggarai Barat, Flores—NTT

sunspiritindonesia@gmail.com
www.sunspiritforjusticeandpeace.org