Anda di halaman 1dari 5

Nama : M.

Romandhon Rizky Putra Tara

NIM : F0312074

Mata Kuliah : Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif

Pertemuan ke : 13 dan 14

Topik Bahasan : Pertemuan ke 13


Chapter 19 (T) – Wawancara dan Interogasi
Chapter 20 (T) – Operasi Penyamaran
Chapter 16 (Z) – Metode Investigasi Konversi
Chapter 17 (Z) – Metode Penyelidikan dan Laporan Kecurangan
Pertemuan ke 14
Chapter 18 (C) – Whistle Blower
Chapter 21 (T) – Peniup Peluit
Chapter 12 (Z) – Mengenali Indikator Kecurangan

Daftar Soal Pertanyaan dan Jawaban Pertemuan ke 13

1. Apakah perbedaan antara wawancara dan interogasi?


Wawancara bersifat netral, tidak menuduh. Interogasi bersifat menuduh. Sekalipun
investigator mempunyai alasan untuk percaya bahwa yang bersangkutan terlibat dalam
kejahatan atau ia telah berbohong, substansi dan caranya bersifat tidak menuduh ketika
melakukan wawancara. Interogasi dilakukan karena investigator percaya bahwa dalam
wawancara sebelumnya, orang itu telah berbohong.

2. Sebutkan empat manfaat dari melakukan wawancara sebelum interogasi?


a. Sifat tidak menuduh dalam wawancara memungkinkan investigator membangun
hubungan saling memercayai dan menghormati.
b. Keterangan yang didadapt selama wawancara penting bagi pelaksanaan interogasi.
c. Proses wawancara memungkinkan investigator untuk mengumpulkan beberapa
keterangan palsu yang dapat membawa tertuduh lebih dekat ke arah putusan pengadilan
yang menyatakan bersalah.
d. Ada keuntungan psikologis bagi investigator ketika ia melaksanakan wawancara.

3. Sebutkan tujuh saran untuk pengadaan ruang wawancara?


a. Ciptakan suasana privacy.
b. Pintu ruang harus terkunci.
c. Hilangkan segla objek yang bisa mengganggu.
d. Penerangan harus cukup.
e. Minimalkan kebisingan apapun.
f. Kursi berjarak sekitar satu setengah meter.
g. Penyusunan denah wawancara sesuai kebutuhan.

4. Apa lima manfaat ruang wawancara yang dilengkapi dengan ruang pengamanan?
a. Pengamat dapat menyaksikan sepenuhnya proses wawancara
b. Pengamat dapat mempelajari gejala perilaku tersangka
c. Pengamat dapat menjadi saksi untuk menghindari tuduhan penyiksaan, ancaman, atau
bujukan dari investigator terhadap tersangka
d. Pengamat dapat menjadi mengawasi tersangka ketika dtiinggal sendirian dalam ruang
wawancara
e. Ruang pengaamat berguna untuk mengamati perilaku tidak tampak ketika wawancara.

5. Apa empat manfaat dari rekaman gambar dan suara ketika wawancara?
a. Memungkinkan investigator melakukan pengamatan selama dan sesudah wawancara
b. Dapat mengganti atau memudahkan pembuatan berita acara menjadi lebih ringkas
c. Dapat menjadi bukti untuk menangkal tuduhan interogasi di bawah tekanan
d. Dapat menjadi alat pelatihan bagi investigator

6. Apakah definisi operasi penyamaran?


Operasi penyamaran merupakan kegiatan yang berupaya mengembangkan bukti secara
langsung dari pelaku kejahatan dengan menggunakan samaran dan tipuan.

7. Apa empat memorandum yang harus dilakukan pimpinan operasi sebelum melaksanakan
operasi penyamaran?
a. Informasi yang terkumpul yang menjadi dasar operasi ini
b. Informasi yang diharapkan dapat dikumpulkan melalui operasi ini
c. Identitas tersangka apabila diketahui
d. Seluruh pelaksana berada dalam binaan, penjagaan dan kendalinya.

8. Sebutkan lima tujuan dari operasi penyamaran?


a. Untuk mengumpulkan bukti mengenai kejahatan masa lalu, masa kini, dan masa
mendatang.
b. Untuk menentukan siapa saja yang terlibat.
c. Untuk memulihkan kerugian yang terjadi akibat perbuatan melawan hukum.
d. Untuk menentukan otak di belakang kejahatan.
e. Untuk menentukan modus operandi.

9. Apakah definisi dari pengintaian?


Pengintaian adalah pengamatan terencana terhadap manusia, tempat atau objek. Tempat atau
objek biasanya merupakan prioritas kedua setelah prioritas utama pengamatan manusia.
10. Sebutkan empat jenis informan?
a. Basic lead informants
b. Participant informants
c. Covert informants
d. Witness informants
Daftar Soal Pertanyaan dan Jawaban Pertemuan ke 14

1. Apakah makna dari whistleblower atau peniup peluit?


Maknanya ialah orang yang mengetahui adanya bahaya atau ancaman, dan berusaha menarik
perhatian orang banyak dengan membantu penegak hukum dalam membuka suatu kasus.

2. Apakah definisi saksi?


Saksi adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyelidikan,
penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan tentang suatu perkara.

3. Apakah definisi korban?


Korban adalah seseorang yang mengalami penderitaan fisik, mental, dan/atau kerugian
ekonomi yang diakibatkan oleh suatu tindkan pidana.

4. Apakah fungsi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)?


LPSK addalah lembaga yang bertugas dan berwenang untuk memberikan perlinfungan dan
hak-hak lain kepada saksi dan/atau korban sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.

5. Apakah definisi ancaman?


Ancaman adalah segala bentuk perbuatan yang menimbulkan akibat, baik langsung maupun
tidak langsung, yang mengakibatkan saksi dan/atau korban merasa takut dan/atau dipaksa
untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang berkenaan dengan pemberian
kesaksiannya dalam suatu proses peradilan pidana.

6. Apakah definisi perlindungan?


Perlindungan adalah segala upaya pemenuhan hak dan pemberian bantuan untuk
memberikan rasa aman kepada saksi dan/atau korban yang wajib dilaksanakan oleh LPSK
atau lembaga lainnya sesuai dengan ketentutan Undang-Undang.

7. Sebutkan tiga hak yang didapatkan saksi dan/atau korban apabila merasa dirinya dalam
ancaman?
a. Memberikan kesaksian tanpa hadir langsung di pengadilan
b. Memberikan kesaksian secara tertulis yang disampaikan di hadapan pejabat yang
berwenang dan membubuhkan tanda tangan dalam berita acara
c. Dapat didengan kesaksian secara langsung melalui sarana elektronik didampingi oleh
pejabat yang berwenang.

8. Apakah yang dimaksud dengan pelaporan pelanggaran?


Pelaporan pelanggaran adalah pengungkapan tindakan pelanggaran atau pengungkapan
perbuatan yang melawan hukum, perbuatan tidak etis/tidak bermoral. Pengungkapan ini
umumnya dilakukan secara rahasia dengan itikad baik.
9. Apa perbedaan saksi dengan pelapor?
Saksi adalah orang yang melihat dan mendengar atau mengalami sendiri tindak pelanggaran
yang dilakukan terlapor dan bersedia memberikan keterangan. Pelapor adalah orang yang
melaporkan adanya tindak pelanggaran dengan kemungkinan tidak melihat dan mendengar
atau mengalami tidak pelanggaran tersebut.

10. Sebutkan empat Sistem Pelaporan Pelanggaran yang baik?


a. Fasilitas saluran pelaporan
b. Perlidungan kerahasisaan identitas pelapor
c. Perlindungan atas tindakan balasan dari terlapor atau organisasi
d. Informasi pelaksanaan tindak lanjut.

Anda mungkin juga menyukai