Anda di halaman 1dari 3

5.4.

7 PENANGGANAN PASIEN DEMENSIA


Tindakan-tindakan yang sebaiknya dilakukan jika menghadapi pasien demensia ialah sebagai
berikut :

a. Terapi obat dengan pengawasan dokter


b. Intervensi non obat

1. Intervensi lingkungan
 Penyesuaian fisik (bentuk ruangan, warna, alat yang tersedia)
 Penyesuaian waktu (membuat jadual rutin)
 Penyesuaian lingkungan malam hari (mandi air hangat, tidurteratur)
 Penyesuaian indra ( mata, telinga)
 Penyesuaian nutrisi (makan makanan dengan gizi seimbang)

2. Intervensi lingkungan
 Yakinkan dimana keberadaan pasien
 Berikan keleluasaan bergerak di dalam dan di luar rumah
 Gelang pengenalan “hendaya memory”
Agitasi dan agresitifitas
Hindari situasi yang memprovokasi
Hindari argumentasi
Sikap kita tenang dan mantap
Alihkan perhatian kenal lain
Sikap dan pertanyaan yang berulang
Tenang, dengarkan dengan baik, jawab dengan penuh perhatian bilang masih
berulang, acuhkan dan usahakan alihkan ke hal yang menarik.

Perilaku seksual yang tidak wajar/sesuai

Tenang dan bimbing pasien keruang pripadinya

Alihkan ke hal yang menarik perhatiannya

Bila didapatkan keadaan telanjang, berilah pakaian atau selimut untup menutup
badannya. Bantu mengenakan baju kembali .

3. Intervensi psikologis
a. Psiko terapi individual
b. Psiko terjadinya kelompok
c. Psiko keluarga

4. Intervensi untuk “ care giver” (pengasuh) diperlukan :


a. Dukungan mental
b. Pengembangan kemampuan adaptasi dan peningkatan kemandirian
c. Kemampuan menerima kenyataan

5. Intervensi yang dilakukan untuk mengatasi mudah lupa :


a. Lakukan latihan terus menerus, berulang-ulang
b. Tingkatkan perhatian
c. Asosiasikan hal yang diingatkan dengan hal yang sudah ada dalam otak.
6. Aktivitas keagamaan
7. Mengembangkan hobi yang ada seperti melukis, memasak, main musik, berkebun, fotografi

Keperawatan wandering (saat matahari terbenam) pada lansia


Bila matahari terbenam pada lansia yang demensia harus dikaji : lapar, haus, nyeri, rasa tidak
nyaman, ingin buang air, keamananya dan kebutuhan akan kasih sayang.

Intervensi keperawatan

Jaga atau awasi klien

Jaga atau atur kenyamanan klien

Lakukan kontrol nyeri (teknik distrasi) misalnya : menggosok punggung, kompres hangat
sentuhan lembut dan kolaborasi dalam pemberian analgesic non narkotik

Jaga privacy klien

Lakukan intervensi keperawatan yang dapat meningkatan tidur klien yaitu dengan cara :

Kamar tidur yang agak gelap

Hindarkan suara gaduh

Mendengarkan musik lembut (sesuai kesukaan klien)

Hindarkan dari alkohol dan obat penenang (tidur)

Beri minuman hangat (susu hangat)

Kursi bergoyang

Beri sentuhan lembut dan lelusan pada punggung atau tangan klien

Beri dorongan untuk melakukan aktivitas (yang disukai) 2-3 jam sebelum tidur

Demi menjaga kesejahteraan pada lansia dalam menikamati hari tua mereka,dalam pelayanan
terhadap mereka perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1. Kegiatan yang sifatnya kegiatan konitif sebaiknya tetap diadakan sepanjang yang
bersangkutan
2. Untuk membantu daya ingat pada para lansia, sebaiknya di tempat-tempat yang strategis
dalam pelayanan ditulis hari, tanggal, dan sebagainya dengan huruf ukuran besar dan jelas
3. Ditemapt-tempat tertentu misalnya ruang tamu, kamar mandi, ruang makan, lemari pakaian
dan sebagiannya diberi tulisan atan tanda khusus yang mudah dikenali oleh para lansia
4. Bentuk tempat tidur, kursi, pintu,jendela, dan sebagainya yang sering kali mereka
gunakan/lewati/pegang seyogyanya dibuat sederhana, kuat dan mudah dipergunakan. Bila
perlu diberikan alat bantu yang mempermudahkan untuk berjalan ,bangun, duduk dan
sebagaianya. Hal tersebut sangat penting untuk menambah rasa aman mereka dan
memperkecil bahaya
5. Bentuk kamar mandi khusus sebaiknya dibuat untuk keperluan mereka, misalnay bak kamar
mandi tidak telalu dalam, tidak menggunakan tangga atau tanjakan. Demikian pula jamban
yang dibuatkan sehingga mudah digunakan mereka dan pada dinding sebaiknya ada
pegangan. Bila fasilitas terpenuhi mereka akan merasa aman dan bahayapun akan berkurang
6. Pengaturan tempat duduk waktu makan,istirahat bersam sebaiknya mempermudah mereka
untuk melakukan interaksi sosial. Hindari susunan kursi/tempat duduk yang saling
membelakangi, karena akan membuat para lansia tidak dapat berinterasi dengan leluasa. Satu
kelompok diusahakan 6 orang untuk suatu kegiatan agar lebih efisien.

Biasakan mereka untuk memiliki kebiasaan yang positif misalnya buang sampah, meludah dan
sebagainya pada tempat yang tersedia. Hindarkan mereka kebiasaan buruk seperti
mengisolasi diri, menarik diri dari pergaulan dengan rekan-rekannya denga sebagainya.