Anda di halaman 1dari 12

CARA MEMILIKI KEYAKINAN DAN KEKUASAAN DALAM

BERURUSAN DENGAN ORANG LAIN


(Les Giblin)

BAGIAN 1 : MEMBUAT SIFAT MANUSIA BERMANFAAT BAGI ANDA


1. Bab 1. Kunci Anda Menuju Sukses dan Kebahagiaan :
1. Merupakan kenyataan yang sudah teruji kebenarannya
bahwa 66 sampai 90 persen dari semua kegagalan dalam
dunia bisnis adalah kegagalan dalam hubungan antar
manusia.
2. Apa yang disebut masalah kepribadian, seperti sikap takut-
takut, rendah diri dan pemalu pada dasarnya adalah masalah
dalam berurusan dengan orang lain.
3. Pelajarilah ketrampilan dalam berurusan dengan orang lain
dengan penuh keyakinan dan secara otomatis Anda akan
meningkatkan sukses dan kebahagiaan Anda.
4. Pelajarilah prinsip prinsip dasar yang terlibat dalam
berurusan dengan orang lain dan Anda tidak akan
memerlukan tipu muslihat.

2. Bab 2. Bagaimana Cara Menggunakan Rahasia Dasar Untuk


Mempengaruhi Orang Lain :
1. Kita semua egois.
2. Kita semua lebih tertarik kepada diri sendiri dibanding
kepada hal lain apapun di dunia.
3. Setiap orang yang kita temui ingin merasa dirinya penting
dan unggul dalam sesuatu.
4. Setiap manusia sangat menginginkan persetujuan.
5. Ego yang lapar adalah ego yang jahat.
6. Puaskanlah dahaga orang lain akan harga diri dan otomatis
dia akan menjadi lebih ramah dan lebih menyenangkan.
7. Nabi Isa mengatakan :”Cintailah orang lain seperti kita
mencintai diri sendiri”. Para ahli psikologi sekarang
mengatakan kepada kita bahwa kecuali kalau kita mencintai
diri sendiri dengan pengertian memiliki harga diri dan rasa

1
hormat kepada diri sendiri, mustahil bagi kita untuk bisa
bersikap ramah kepada orang lain.
8. Ingatlah selalu HDR/PM. Harga Diri Rendah Berarti Pertikaian
dan Masalah.
9. Bantulah orang lain lebih menyukai dirinya dan Anda akan
membuatnya lebih mudah diajak berurusan.
10. Orang bertindak, atau tidak bertindak, terutama untuk
meningkatkan egonya sendiri.

3. Bab 3. Bagaimana Cara Memanfaatkan Modal Tersembunyi Anda :


1. Jangan kikir dalam memuaskan dahaga orang lain untuk rasa
diri penting.
2. Jangan meremehkan “kesopanan kecil” seperti menepati
perjanjian waktu. Dengan hal-hal kecil seperti itulah kita
mengakui pentingnya orang lain. Sayang sekali, kita sering
lebih sopan kepada orang yang masih asing dibandingkan
orang-orang yang ada di rumah. Berusahalah memperlakukan
keluarga dan teman-teman dengan kesopanan yang Anda
perlihatkan kepada orang asing.
3. Ingatkan diri Anda bahwa orang lain itu penting, dan sikap
Anda akan diketahui oleh orang lain.
4. Sejak hari ini mulailah lebih memperhatikan orang lain.
Berikanlah perhatian kepada orang dewasa atau seorang
anak, dan Anda akan membuatnya merasa penting.
5. Jangan bersikap seperti majikan terhadap orang lain, atau
berusaha meningkatkan perasaan Anda sendiri bahwa diri
Anda penting dengan membuat orang lain merasa dirinya
kecil.

2
BAGIAN II : BAGAIMANA CARA MENGENDALIKAN TINDAKAN DAN SIKAP
ORANG LAIN.
• Bab 4. Bagaimana Cara Mengendalikan Tindakan dan Sikap Orang
Lain :
1. Apakah Anda menyadari atau tidak, Anda mengendalikan
tindakan dan sikap orang lain dengan tindakan dan sikap
Anda sendiri.
2. Sikap Anda sendiri terpantul kembali kepada Anda dari orang
lain hampir-hampir sama dengan Anda kalau berdiri di muka
cermin.
3. Cobalah Anda bertindak atau merasa benci dan orang lain
akan memantulkan kembali kebencian itu kepada Anda.
Berteriaklah kepadanya, dan dia hampir bisa dipastikan akan
tergoda untuk berteriak kembali kepada Anda. Bertindaklah
dengan tenang dan tidak emosional, dan Anda akan berhasil
mengusir kemarahannya sebelum dimulai.
4. Bertindaklah penuh semangat dan Anda akan
membangkitkan semangat pada diri orang lain.
5. Bertindaklah penuh keyakinan dan orang lain akan menaruh
keyakinan kepada Anda.
6. Mulailah hari ini dengan sikap yang membangkitkan penuh
semangat. Manfaatkan petunjuk dari Frank Bettger dan
bertindaklah seakan-akan Anda penuh semangat. Segera
Anda akan penuh semangat.
7. Sekarang juga, mulailah dengan sengaja membangkitkan
sikap yang penuh keyakinan. Jangan menggumamkan kata-
kata Anda seakan-akan Anda takut mengemukakan
pendapat. Bicaralah dengan lantang. Perhatikan postur tubuh
Anda. Sikap tubuh yang lesu menunjukkan bahwa Anda
berpendapat beban hidup terlalu berat untuk Anda pikul.
Kepala yang ditundukkan menunjukkan bahwa Anda telah
dikalahkan oleh kehidupan. Angkatlah kepala Anda. Luruskan
bahu Anda. Berjalanlah dengan langkah-langkah penuh
keyakinan seakan-akan Anda akan pergi ke suatu tempat
yang penting.

3
• Bab 5. Bagaimana Anda Bisa Menciptakan Kesan Pertama Yang Baik
Pada Orang Lain. :
1. Dalam berurusan dengan orang lain, Anda sendiri
menyuarakan nada kunci untuk seluruh tema, ketika Anda
memulai wawancara.
2. Kalau Anda memulai dengan nada formal, pertemuan akan
bersifat formal. Mulailah dengan nada penuh keramahan dan
pertemuan akan berlangsung dalam suasana ramah.
Siapkanlah pentas untuk pembicaraan serius dan suasana
akan serius. Mulailah dengan nada penuh permintaan maaf
dan orang lain akan memaksa Anda memainkan tema itu
sepanjang pertemuan.
3. Ketika Anda bertemu dengan seseorang untuk pertama
kalinya, kesan yang Anda buat waktu itu kemungkinan besar
merupakan nada kunci yang akan menentukan bagaimana dia
memandang Anda untuk seumur hidup.
4. Orang lain cenderung menerima Anda berdasarkan penilaian
Anda sendiri. Kalau Anda berpikir Anda bukan siapa-siapa,
praktis Anda meminta orang lain untuk meremehkan Anda.
5. Salah satu sarana terbaik yang pernah ditemukan untuk
mengesankan orang lain dalam cara yang menguntungkan
bukanlah berusaha terlalu keras untuk membuat kesan,
tetapi membuat dia tahu bahwa dia membuat kesan yang
baik pada diri Anda.
6. Orang menilai diri Anda bukan hanya dengan pandangan
yang Anda tujukan kepada diri sendiri, tetapi juga dengan
pandangan Anda terhadap hal-hal lain : pekerjaan Anda,
perusahaan Anda, bahkan saingan Anda.
7. Pandangan negatif menciptakan suasana negatif. Jangan suka
menjatuhkan. Dan jangan jadi pendendam.
8. Cara Anda meminta banyak hal menyiapkan pentas atau
menyuarakan nada kunci bagi jawaban orang lain. Jangan
ajukan pertanyaan “tidak” kalau Anda ingin jawaban “ya”.
Jangan mengajukan pertanyaan atau memberikan perintah
yang menyatakan bahwa Anda mengharapkan kesulitan.
Mengapa mencari kesulitan ?
4
BAGIAN III. TEKNIK UNTUK MENJALIN DAN MEMELIHARA
PERSAHABATAN.
• Bab 6. Bagaimana Cara Menggunakan Tiga Rahasia Besar Untuk
Menarik Perhatian Orang Lain :
1. Rahasia sesungguhnya dari seorang pribadi yang menarik
adalah menawarkan kepada orang lain makanan yang dia
butuhkan. Orang lapar akan makanan tertentu sama seperti
lalat lapar akan madu.
2. Gunakan Rumus Tiga-P untuk menarik orang lain
1. Penerimaan : Terimalah orang lain seperti apa
adanya. Biarlah mereka menjadi dirinya sendiri.
Jangan memaksa siapapun untuk menjadi sempurna
dulu sebelum Anda menyukainya. Jangan membuat
sehelai baju moral yang ketat dan memaksa orang
lain memakainya supaya bisa mendapat persetujuan
Anda. Diatas segalanya janganlah tawar-menawar
dalam hal penerimaan. Jangan menyatakan sesuatu
yang berarti, “Saya akan menerima Anda kalau Anda
melakukan ini atau itu, atau mengubah kelakuan
Anda supaya sesuai dengan keinginan saya”.
2. Persetujuan : Carilah sesuatu untuk disetujui pada
diri orang lain. Mungkin itu hal kecil/sepele. Tetapi
biarlah orang lain tahu bahwa Anda menyetujui hal
itu, dan jumlah hal yang bisa Anda setujui secara
tulus akan mulai bertambah. Setelah orang lain
merasakan manisnya persetujuan Anda yang
sesungguhnya, dia akan mulai mengubah perilakunya
sehingga dia akan disetujui dalam hal-hal lainnya.
3. Penghargaan : Menghargai berarti meningkatkan
nilainya. Apresiasi, atau penghargaan, adalah lawan
kata depresiasi, yang berarti menurunkan nilainya.
Biarkan orang lain tahu bahwa Anda menghargai
mereka. Perlakukan orang lain seakan-akan mereka
sangat berharga bagi Anda. Jangan menyuruh
mereka menunggu. Ucapkan terima kasih kepada

5
mereka. Berilah mereka perlakuan “istimewa”,
perlakukan mereka secara individu.

Bab 7. Bagaimana Cara Membuat Orang Lain Merasa Bersahabat –


Dengan Seketika. :
3. Hubungan antar manusia kerap kali jadi buntu karena
masing-masing pihak takut mengambil langkah pertama.
4. Jangan menunggu suatu isyarat dari orang lain. Andaikanlah
bahwa dia akan bersikap ramah dan bertindaklah sesuai
dengan pengandaian Anda.
5. Buatlah pengandaian tentang sikap yang Anda inginkan untuk
dilakukan orang lain. Bertindaklah seakan-akan Anda
menduga dia akan menyukai Anda.
6. Ambillah resiko bahwa orang lain akan punya sikap
bersahabat. Ini selalu merupakan perjudian, tetapi Anda akan
menang 99 kali dari setiap 100 kesempatan, kalau Anda
bertaruh tentang kemungkinannya bersikap ramah. Kalau
Anda tidak mau mengambil resiko ini, maka setiap kali Anda
akan kalah.
7. Janganlah menjadi orang yang terlalu bergairah. Jangan
bersemangat sampai melampaui batas. Jangan berusaha
mati-matian membuat orang lain menyukai Anda. Ingat, tidak
ada manfaatnya terlalu mempesona dan berusaha terlalu
keras.
8. Santailah dan anggap saja orang lain akan menyukai Anda.
9. Gunakan keajaiban senyuman Anda untuk membuat orang
lain bersikap hangat kepada Anda.
10. Dengan mengawalinya hari ini, mulailah mengembangkan
senyuman yang sesungguhnya dengan berlatih di muka
cermin kamar mandi. Anda akan tahu seperti apa rupanya
senyuman yang sesungguhnya kalau anda melihatnya.
Cermin itu akan mengatakan kepada Anda apakah senyuman
Anda asli atau palsu. Demikian pula, mengikuti prosedur
gerakan senyuman akan menyebabkan Anda memiliki
kebiasaan, dan benar-benar membuat Anda lebih suka
tersenyum.
6
BAGIAN IV. TEKNIK BICARA YANG EFEKTIF BISA MEMBANTU ANDA
MERAIH SUKSES.
• Bab 8. Bagaimana Anda Bisa Mengembangkan Keahlian Dalam
Menggunakan Kata-Kata :
1. Baik sukses maupun kebahagiaan sebagian besar tergantung
bagaimana kemampuan kita untuk mengutarakan diri.
Dengan demikian, maka mulailah sejak hari ini untuk
mempelajari cara-cara memperbaiki pembicaraan Anda.
Berlatihlah setiap hari.
2. Berlatihlah memulai percakapan dengan orang yang masih
asing dengan menggunakan teknik pemanasan mengajukan
pertanyaan sederhana, atau mengeluarkan komentar tentang
hal-hal yang sudah jelas.
3. Untuk menjadi pembicara yang baik, berhentilah berusaha
menjadi orang yang sempurna, dan jangan takut untuk tidak
orisinal. Emas dan permata dalam percakapan hanya keluar
setelah Anda menggali banyak biji bermutu rendah.
4. Ajukan pertanyaan untuk membangkitkan pembicaraan yang
menarik dari orang lain.
5. Doronglah orang lain untuk bicara tentang dirinya sendiri.
Bicaralah tentang kepentingan orang lain.
6. Gunakan teknik “saya juga” untuk mengidentifikasi diri Anda
dengan pembicara dan kepentingannya.
7. Bicaralah tentang diri sendiri hanya kalau Anda diundang
untuk bicara oleh orang lain. Kalau dia ingin mengetahui
tentang diri Anda, dia akan bertanya.
8. Gunakan “Percakapan Bahagia”. Ingat, tidak ada seorangpun
yang menyukai si pemurung atau si peramal bencana.
Simpanlah kesulitan Anda untuk diri sendiri.
9. Singkirkan perbuatan membodohi, godaan atau sindiran
kasar dari percakapan Anda.

7
• Bab 9 : Bagaimana Cara Menggunakan Teknik Yang Disebut Oleh
Hakim Mahkamah Agung Sebagai “Ilmu Putih’ Yaitu Mendengarkan :.
1. Melihatlah kepada orang yang berbicara. Siapa saja yang
layak didengarkan juga layak dilihat. Hal itu akan membantu
Anda memusatkan perhatian pada apa yang dikatakannya.
2. Perlihatkan bahwa Anda sangat tertarik kepada apa yang
dikatakannya. Kalu Anda setuju, anggukkan kepala Anda.
Kalau dia mengisahkan suatu cerita, tersenyumlah.
Tanggapilah isyaratnya. Bekerjasamalah dengan dia.
3. Condongkan badan Anda ke arah orang yang berbicara.
Pernah memperhatikan bahwa Anda punya kecenderungan
untuk mencondongkan badan ke arah pembicara yang
menarik, dan menjauhkan diri dari pembicara yang
membosankan ?
4. Ajukan pertanyaan. Ini membuat orang yang berbicara tahu
bahwa Anda masih mendengarkan.
5. Jangan menyela ; sebaliknya, mintalah dia untuk mencerita
kan lebih banyak. Kebanyakan orang merasa sangat
tersanjung kalau Anda tidak menyela sampai dia selesat
berbicara. Tetapi mereka akan merasa lebih tersanjung lagi
kalau Anda merangsangnya untuk bicara lebih
banyak.”Tolong ceritakan lagi bagian yang terakhir tadi
secara lebih lengkap.” . . . . Atau , “Saya ingin tahu lebih
banyak tentang apa yang Anda katakan tadi mengenai
persoalan itu.”
6. Tetaplah mengikuti bahan percakapan si pembicara. Jangan
mengganti bahan percakapan yang sedang dikemukanan
orang lain sebelum dia selesai, tidak peduli apakah anda tidak
sabar ingin memulai bahan percakapan baru.
7. Gunakan kata-kata si pembicara untuk menyampaikan
pendapat Anda sendiri. Setelah orang lain selesai berbicara –
ulangi kembali kepadanya beberapa hal yang
dikatakannya.ini bukan hanya membuktikan bahwa Anda
mendengarkan, tetapi juga merupakan cara yang baik untuk
mengemukakan gagasan Anda tanpa perlawanan. Awalilah
beberapa komentar Anda sendiri dengan,”Sebagaimana yang
8
telah Anda katakan....” atau, “Ini tepat seperti yang Anda
katakan....”

• Bab 10. Bagaimana Cara Membuat Orang Lain Melihat Banyak Hal
Dengan Cara Anda .... Dengan Cepat ! :
Kalau Anda punya perbedaan pendapat dengan seseorang,
tujuan Anda bukan “memenangkan pertengkaran”, tetapi
membuat orang lain mengubah pendiriannya dan melihat banyak
hal menurut segi pandang Anda. Jadi, Anda harus menghindari
kemungkinan memaksa egonya ikut berperan. Anda harus
menyelipkan “alasan logis” Anda melalui egonya, kemudian
memberinya lubang yang bisa dilaluinya untuk melarikan diri dari
pendiriannya yang semula.
Enam ketentuan berikut ini akan membantu Anda mencapai hal
tersebut di atas :
1. Biarkan dia menyatakan persoalannya.
2. Diamlah sejenak sebelum anda menjawab.
3. Jangan bersikeras ingin menang 100 persen.
4. Nyatakan persoalan Anda dengan seadanya dan tepat.
5. Bicaralah melalui orang ketiga.
6. Biarlah orang lain menyelamatkan muka.

9
BAGIAN V. BAGAIMANA CARA MENANGANI ORANG LAIN SECARA
PRIBADI.
• Bab 11. Bagaimana Cara mendapatkan 100 Persen Kerjasama dan
Meningkatkan Kekuatan Otak Anda :.
1. Kalau Anda menginginkan agar orang lain membantu anda,
dan mengerahkan segenap tenaga dan perhatiannya, Anda
harus meminta gagasan mereka disamping tenaga mereka.
2. Buatlah orang lain merasa bahwa masalah Anda juga
masalah mereka.
3. Gunakan prinsip manajemen penggandaan, yang memberi
setiap anggota tim hak suara tentang bagaimana tim harus
beroperasi.
4. Jika Anda menginginkan agar orang lain membantu Anda,
jadikanlah dia anggota tim Anda. Jangan hanya mengatakan
”Tolong beri saya nasihat yang baik”. Katakanlah, “Seanainya
Anda berada di posisi saya dan ingin mendapatkan perhatian
yang menguntungkan, apa yang Anda lakukan ?”.
5. Bentuklah kelompok ahli pikir Anda, serta manfaatkan
gagasan, saran dan nasihat dari orang lain.
6. Pastikan jika Anda meminta nasihat Anda benar-benar
meminta nasihat. Jangan minta nasihat kalau sebenarnya
yang anda kehendaki simpati atau tepukan di punggung.

• BAB 12. Bagaimana Cara Menggunakan Mukjizat Anda Dalam


Hubungan Antarmanusia :
1. Pujian yang tulus dengan penuh mukjizat melepaskan energi
pada diri orang lain, membangkitkan vitalitasnya secara fisik,
disamping meningkatkan semangatnya.
2. Orang yang merasa patah semangat, melakukan pekerjaan
yang tidak beres, atau hanya sulit diajak bergaul, mungkin
menderita karena harga diri yang rendah. Pujian bisa berlaku
sebagai obat ajaib untuk memberi harga dirinya suntikan
kekuatan di lengan, mengubah peri lakunya menjadi lebih
baik.

10
3. Berilah orang lain penghargaan untuk apa yang mereka
lakukan. Perlihatkan penghargaan Anda atas apa yang
mereka lakukan dengan mengucapkan “terima kasih”.
4. Bersikaplah dermawan dengan pernyataan yang manis. Rasa
terimakasih bukanlah hal yang umum. Dengan sikap
dermawan dalam memberikan ucapan terimakasih, Anda
membuat diri Anda menonjol.
5. Tingkatkan kebahagiaan dan kedamaian jiwa anda dengan
memberikan tiga ucapan terimakasih yang tulus setiap hari.

• Bab 13. Bagaimana Cara Mengritik Orang Lain Tanpa Menyinggung


Perasaan Mereka. :
Ingat bahwa kritik, supaya bisa sukses, harus dengan tujuan mencapai
suatu tujuan yang bermanfaat bagi Anda sendiri maupun orang yang
anda kritik. Jangan memberi kritik hanya untuk meningkatkan ego
Anda sendiri. Dan hindarilah ego orang lain ketika Anda
mengoreksinya.
Camkan dalam ingatan Anda Tujuh Keharusan dan mulailah
mempraktekkannya :
1. Kritik harus diberikan dalam kerahasiaan penuh.
2. Awali kritik dengan kata yang manis atau pujian.
3. Buatlah kritik tidak bersifat pribadi. Kritiklah perbuatannya,
bukan orangnya.
4. Sediakan jawaban.
5. Mintalah kerjasama; jangan menuntut.
6. Akhiri secara bersahabat.

11
12