Anda di halaman 1dari 4

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN DERMAGA

1. Pemancangan Pipa Baja (Steel Pipe)

2. Pemasangan Bracket
Bracket adalah suatu istilah yang sering digunakan dalam pekerjaan bekisting pada
proyek pelabuhan. ini adalah salah satu gambar sket pemasangan bracket untuk pekerjaan
bekisting pada project pembangunan dermaga Teluk Lamong.

3. Pemasangan Base/Side Form

4. Pemasangan Precast Beam


Fungsinya balok ini adalah untuk menyalurkan beban dari pelat ke pilecap, dan dari pilecap
ke tiang pancang. Sebenernya ada tulangan-tulangan yang keluar-luar dari si pilecap dan si
balok precast ini. Si tulangan yang mencuat keluar itu fungsinya untuk mengikatkan antar
komponen dermaga dan untuk menjadi tulangan dari beton yang akan dituang (topping off)
di atasnya. Hal yang sama juga berlaku untuk pelat.

5. Pemasangan Bekisting

6. Pemasangan Tulangan
7. Pengecoran

8. Pemasangan Precast Slab


Pelat precast dipasang di sela-sela antar balok.
9. Pemasangan Bekisting Pelat
10. Pengecoran
Sebelum topping off, dipasang dulu tulangan-tulangan di atas dermaga sebagai tulangan si
beton atas ini. Topping off ini adalah pengecoran dermaga untuk menyatukan/merekatkan
komponen-komponen precast dermaga yang terpisah-pisah ini. Untuk meratakan beton
topping off ini digunakan vibrator, supaya betonya rata dan gak keropos. Ini adalah
tahapan akhir.

11. Pemasangan Fender dan Bollard


Fender yaitu bagian dari struktur dermaga yang berfungsi untuk menahan benturan dari
kapal dengan badan dermaga. Bollard yaitu bagian dari struktur dermaga untuk mengikat
kapal ke dermaga agar kapal tidak terbaa oleh arus.

Anda mungkin juga menyukai