Anda di halaman 1dari 22

Tugas Makalah Manajemen Operasi

BISNIS PROSES KANTOR PERWAKILAN


BANK INDONESIA PROV. JAWA TIMUR

OLEH:

M. Putra Rizki
NPM. 1701202010080

PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN


UNIVERSITAS SYIAH KUALA
2018

1
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ...............................................................................................................................1


Bab I Pendahuluan...................................................................................................................3
A Latar Belakang & Tujuan Penulisan Laporan .......................................................3
Bab II Tugas Pokok dan Proses Kerja KPwBI Jawa Timur .................................................4
A Gambaran Umum KPwBI Provinsi Jawa Timur ....................................................4
B Visi Misi KPwBI Provinsi Jawa Timur ....................................................................5
C Struktur Organisasi KPwBI Provinsi Jawa Timur.................................................6
D Tugas pokok dan produk pokok KpwBI Provinsi Jawa Timur ............................6
E Kerterkaitan antar Divisi ........................................................................................20
Bab III Penutup .......................................................................................................................22
A Kesimpulan .............................................................................................................22

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Bank Indonesia (BI) adalah Bank Sentral Republik Indonesia yang merupakan

lembaga negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas

dari campur tangan pemerintah dan pihak lain, kecuali untuk hal yang secara tegas diatur

dalam Undang –Undang tentang Bank Indonesia. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 23

tahun 1999 sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang No.6

Tahun 2009 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 2

Tahun 2008 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang No. 23 Tahun 1999 tentang

Bank Indonesia menjadi Undang-Undang. Bank Indonesia memiliki tujuan yaitu mencapai

dan memelihara kestabilan nilai rupiah serta ikut mendorong terpeliharanya kestabilan

sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Indonesia harus melaksanakan tiga pilar yang

merupakan tiga bidang tugasnya, yaitu menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter,

mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran serta mengatur Stabilitas Sistem

Keuangan (SSK). Untuk mencapai tujuan tersebut, saat ini Bank Indonesia telah memiliki 45

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri (KPwDN), dan 4 Kantor Perwakilan Bank

Indonesia Luar Negeri (KPwLN) untuk menjalankan fungsi dan tugas di wilayah kerjanya

masing-masing sehingga visi dan misi Bank Indonesia untuk menjadi lembaga bank sentral

yang kredibel dan terbaik di regional dapat tercapai.

Untuk menjalankan fungsi dan tugas tersebut, Bank Indonesia juga harus didukung

oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan integritas yang baik.

3
BAB II

TUGAS POKOK

DAN PROSES KERJA SATUAN KERJA

A. Gambaran Umum Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur

Menunjuk Surat Edaran No. 18/81/Intern tanggal 30 September 2016 tentang

Organisasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri Kelompok A, Kantor

Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (KPwBI - Jatim) merupakan salah satu

Kantor Perwakilan di Bank Indonesia Dalam Negeri yang secara aspek kuantitatif dan

kualitatif dikategorikan besar (large Province Level). Kantor Perwakilan Bank Indonesia

kelompok A terdiri atas :

a. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat

b. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur

c. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah

d. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara

e. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan

Wilayah kerja Kantor Perwakilan di Bank Indonesia Dalam Negeri Kelompok A

No. Satuan Kerja Wilayah Kerja

a. KPw BI Cirebon
1 KPw BI Provinsi Jawa Barat
b. KPw BI Tasikmalaya

a. KPw BI Solo

2 KPw BI Provinsi Jawa Tengah b. KPw BI Purwokerto

c. KPw BI Tegal

a. KPw BI Malang
3 KPw BI Provinsi Jawa Timur
b. KPw BI Kediri

4
c. KPw BI Jember

a. KPw BI Pematangsiantar
4 KPw BI Provinsi Sumatera Utara
b. KPw BI Sibolga

5 KPw BI Provinsi Sulawesi Selatan Tidak ada

Aspek yang digunakan dalam perhitungan kuantitatif dan kualitatif untuk

mengkategorisasikan Kantor Perwakilan Dalam Negeri sebagai berikut:

a. Perhitungan aspek kuantitatif

1. Moneter, antara lain meliputi: pangsa inflasi provinsi terhadap inflasi nasional,

pangsa PDRB terhadap PDM dan jumlah kota/kabupaten.

2. Stabilitas sistem keuangan, antara lain meliputi: jumlah korporasi besar non bank

dan jumlah jaringan kantor bank

3. Sistem Pembayaran-Pengelolaan Uang Rupiah, antara lain meliputi: jumlah kantor

KUPVA dan PTD, volume dan kegiatan kas masuk dan keluar serta jumlah kas

titipan.

b. Perhitungan aspek kualitatif

1. Peran provinsi sebagai hubungan ekonomi dan strategis geografis kewilayahan,

antara lain infrastruktur.

2. Provinsi yang ditetapkan sebagai daerah istimewa atau otonomi khusus.

3. Provinsi memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) atau Free Trade Zone (FTZ)

4. Provinsi berbatasan dengan negara lain atau provinsi kepulauan.

5. Volume dan skala kegiatan persediaan kas/depo.

B. Visi dan Misi Kpw BI Provinsi Jawa Timur

Visi

Menjadi Kantor Perwakilan yang kredibel dalam pelaksanaan tugas bank indonesia

dan kontributif dalam pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

5
Misi

Menjalankan kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, stabilitas

sistem keuangan, efektifitas pengelolaan uang rupiah dan kehandalan sistem pembayaran

untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah maupun nasional jangka panjang yang

inklusif dan berkesinambungan.

C. Struktur Organisasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur

D. Tugas Pokok dan Produk Pokok Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi

Jawa Timur

Berikut kami jabarkan tugas pokok dan produk pokok Kantor Perwakilan Bank

Indonesia Provinsi Jawa timur sesuai SE organisasi Bank Indonesia No. 18/81/Intern

tanggal 30 September 2016.

6
1. Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Melaksanakan koordinasi dengan Terlaksananya koordinasi pengendalian

stakeholders dalam rangka inflasi (a.l. high level meeting, rapat teknis,

pengendalian inflasi dalam wilayah rapat koordinasi dalam wilayah kerja, dan

kerja dan / atau antar wilayah kerja kegiatan lain terkait pengendalian inflasi).

2 Melakukan koordinasi dan program Kegiatan kerjasama pengembangan ekonomi

kerjasama dalam rangka daerah (a.l. Regional Investor Relation Unit

pengembangan ekonomi daerah dan (RIRU), peningkatan daya saing, investasi,

hubungan investor ekonomi dan keuangan syariah).

3 Menyusun dan melaksanakan Laporan pelaksanaan program komunikasi

program komunikasi kebijakan dan isu dan isu strategis BI Wide di daerah (a.l.

strategis BI Wide(One Voice), media brefing, focus group discussion,

termasuk memfasilitasi atau seminar dan talk show)

mengkoordinasikan pelaksanaan

komunikasi satuan kerja Kantor Pusat

di daerah

4 Menyusun dan melaksanakan a. Rencana kegiatan;

program komunikasi hasil kajian dan


b. Laporan pelaksanaan program
isu regional lainnya, termasuk
komunikasi dan materi komunikasi di
melakukan penyesuaian terhadap
daerah (a.l. media briefing, focus group
materi/publikasi eksternal sesuai
discussion, seminar dan talk show)
dengan kebutuhan daerah.

5 Melaksanakan forum-forum terkait Terlaksananya program networking/jejaring

dengan pengembangan dan dengan stakeholder daerah melalui forum-

kerjasama ekonomi yang melibatkan forum koordinasi di daerah.

7
stakeholders daerah.

6 Melakukan kegiatan sosialisasi dan Laporan pelaksanaan sosialisasi dan

capacity building kepada stakeholder. capacity building.

7 Menyediakan Layanan Informasi Pelayanan data dan informasi kepada publik.

Publik (termasuk Pejabat Pengelola

Informasi dan Dokumentasi/PPID

daerah).

8 Mengelola pelaksanan Program Sosial a. Usulan dan strategi pelaksanaan PBSI;

Bank Indonesia (PBSI),termasuk b. Laporan Pelaksanaan PSBI, termasuk

beasiswa beasiswa.

9 Melaksanakan edukasi Pelaksanaan edukasi kebanksentralan,

kebanksentralan, termasuk program termasuk program magang.

magang.

10 Mengelola perpustakaan Bank Pengelolaan perpustakaan Bank Indonesia.

Indonesia.

Proses Kerja Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan

a) Melakukan koordinasi dengan stakeholder TPID dalam rangka pengendalian inflasi

dengan wilayah kerja atau antar wilayah kerja melalui kerjasama antar daerah.

b) Melakukan kerjasama dan koordinasi dengan Dinas Penanaman modal dan organisasi

perangkat daerah lainnya di provinsi Jawa timur dalam rangka hubungan dengan

investor.

c) Melakukan sosialisasi dan publikasi diseminasi, pengiriman buku tentang inflasi,

infografis.

d) Melakukan sosialisasi kebanksentralan pada saat kunjungan mahasiswa.

e) Mengelola pelaksanaan PSBI:

 PSBI tematik : BI Corner, penguatan klaster bawang, jagung, pertanian organik

8
 PSBI reguler : sponsorship

 PSBI beasiswa : 5 PTN (Unair, ITS, Unesa, UINSA, UTM): reguler dan unggulan.

f) Melakukan hubungan dengan media massa dalam rangka pemberian informasi tugas

dan fungsi serta produk BI kepada masyarakat.

2. Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Melaksanakan program pengembangan a. Kajian dan rekomendasi dalm rangka

UMKM dalam rangka peningkatan mendorong pengembangan UMKM;

kapasitas ekonomi daerah dan b. Terlaksananya kegiatan bantuan teknis

pengendalian inflansi. (penelitian, pelatihan, penyediaan informasi

dan/atau fasilitasi);

c. c. Inplementasi program pengembangan

UMKM (a.l. pengembangan komoditi

strategis, program pengembangan ekonomi

berbasis komunitas, Local Economic

Development (LED), Value Chain Financing,

Perusahaan Penjamin Kredit Daerah/PPKD,

credit rating).

2 Melakukan kegiatan dalam rangka Terlaksananya fasilitasi upaya peningkatan

peningkatan akses keuangan UMKM akses UMKM kepada perbankan (a.l. melalui

a.l. melalui dukungan penguatan penyusunan lending model, Value Chain

insfrastruktur keuangan, fasilitasi Financing, PPKD, credit rating).

program pemerintah yang memberikan

nilai tambah, dan penyaluran kredit

UMKM dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

9
3 Melaksanakan penyediaan dan Penyediaan informasi terkait UMKM a.l. data

diseminasi informasi terkait profil UMKM, data hasil kajian Komoditas

pengembangan UMKM. Produk Jenis Usaha Unggulan/KPJU UMKM

dan landing model).

4 Melakukan kegiatan koordinasi dan Laporan koordinasi dan kerjasama dengan

kerjasama dengan stakeholders stakeholders (pemerintah daerah, perbankan

setempat dalam rangka pengembangan dan internal Bank Indonesia).

UMKM.

3. Fungsi Data dan Statistik Ekonomi Keuangan

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Mengumpulkan informasi, mengolah a. Buku statistic Kkonomi dan Keuangan

dan menyusun statistik ekonomi dan Daerah (SEKDA);

keuangan daerah untuk kebutuhan b. Data olahan (a.l. moneter, stabilitas

stakeholders internal dan eksternal sistem keuangan, SP dan PUR).

2 Melaksanakan survey dalam rangka Statistik dan / atau laporan hasil survey.

mendukung perumusan kebijakan

Bank Indonesia dan fungsi advisory

3 Melaksanakan kegiatan liaison dalam a. Diary Notes Liaison;

rangkamendukung perumusan b. Laporan liaison bulanan dan triwulan.

kebijakan Bank Indonesia dan fungsi

advisory.

4 Menyusun Regional Financial RFA dan/ atau RBS

Accountdan / atau Regional Balance

Sheet (RFA dan / atau RBS).

5 Mengelola dan menatausahakan Data laporan bank dan non bank (a.l. sandi

10
laporan bank dan non bank (a.l. sandi dan hak akses, absensi, validasi kewajaran

dan hak akses, absensi, validasi data, pembinaan dan layanan helpdesk).

kewajaran data, pembinaan dan

layanan helpdesk).

6 Mengelola pelayanan Informasi IDI dan layanan keluhan masyarakat terkait

Debitur Individual (IDI) dan SID

penanganan keluhan terkait data

Sistim Informasi Debitur (SID)

7 Melaksanakan komunikasi dan Informasi terkait pemenuhan GWM bank

klarifikasi terkait dengan pemenuhan yang berkantor pusat di wilayah KPwDN

Giro Wajib Minimum (GWM) bank

yang berkantor pusat di wilayah

KPwDN atas permintaan satuan kerja

Kantor Pusat terkait.

4. Fungsi Asesmen Ekonomi dan Surveillans

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Melakukan pengumpulan informasi a. KEKR Provinsi, RER, Laporan Analisis

ekonomi strategis serta asesmen Inflasi

ekonomi dan keuangan untuk b. Kajian bersama dengan Satuan Kerja

mendukung perumusan rekomendasi Kantor Pusat dan atau Departemen

kebijakan kepada Kantor Pusat Bank Regional

Indonesia dan atau Pemerintah c. Analytical Note/Occasional Paper dan

Daerah atau kajian isu strategis

2 Melakukan fasilitas upaya Fasilitasi upaya penyelesaian permasalahan

11
penyelesaian permasalahan perekonomian daerah dan/atau penyusunan

perekonomi daerah yang rencana aksi.

membutuhkan penyelesaian dari

pemerintah pusat.

3 Melaksanakan RFS. a. Laporan kegiatan RFS, a.l.:

- Laporan Surveilans Siseim

Keuangan/asesmen (Ad hoc);

- Laporan asesmen RFS;

- Data dan informasi hasil pemeriksaan;

- Laporan riset tematik dan inisiatif (Ad

hoc);

- Laporan hasil koordinasi dengan pihak

internal/eksternal Bank Indonesia (Ad

hoc);

b. Data dan informasi untuk pengawasan

Moneter, Surveilans Sistem Keuangan,

SP dan PUR, dan market berdasarkan risk

based.

4 Menyusun proyeksi makroekonomi Hasil proyeksi dan asumsi makroekonomi

daerah. daerah

5 Menyusun rekomendasi kebijakan Rekomendasi kebijakan ekomi dan keuangan

ekomi dan keuangan daerah daerah kepada Kepala Daerah (advisory).

berdasarkan hasil asesmen dan

kajian.

5. Unit Distribusi Uang

No Tugas Pokok Produk Pokok

12
1 Menyusun Rencana Distribusi Uang RDU mengacu pada Estimasi Kebutuhan

(RDU) Uang (EKU)

2 Melaksanakan distribusi uang a. Distribusi uang (a.l. pengiriman uang) di

wilayah kerjanya

b. Penerimaan/persediaan uang

c. Pengiriman uang kas titipan

d. Pengambilan uang kas titipan

3 Melakukan pengelolaan khazanah a. Modal kerja harian

b. Pengambilan dan pengembalian uang ke

khasanah

c. Pengelolaan barang titipan pada

khasanah

6. Unit Layanan dan Administrasi Kas

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Melaksanakan pelayanan kas a. Layanan penarikan bank

b. Layanan penyetoran bank

c. Layanan penukaran uang

d. Layanan kas luar kantor

e. Layanan penarikan dan penyetoran non

bank (a.l. setoran dan penarikan intern,

pajak)

f. Administrasi penyetoran dan penarikan

bank peserta kas titipan

g. Layanan penjualan uang rupiah khusus

kepada masyarakat, pengelolaan data

PUR

13
2 Melakukan pembukuan transaksi kas Warkat pembukuan transaksi layanan kas

3 Melakukan administrasi dan analisis a. Klarifikasi keaslian uang rupiah

upal, termasuk yang dilakukan di lab. b. Hasil analisis yang diinput ke database

UPAL UPAL pada BI-CAC

a. Klarifikasi keaslian uang rupiah c. Keterangan ahli

dari perbankan, masyarakat,

b. Analisis dan tata usaha UPAL

c. Pemberian keterangan ahli terkait

dengan keaslian uang rupiah

4 Melakukan administrasi dan helpdesk a. Laporan posisi likuditas bank, TUKAB,

setoran dan penarikan bank: dan rencana penarikan dan penyetoran

a. Fasilitasi kegiatan pelaporan posisi bank

likuiditas, Transaksi Uang Kartal b. Tata usaha perbankan pada aplikasi

Antar Bank (TUKAB) dan rencana sistem layanan kas

penyetoran dan penarikan bank c. Evaluasi proyeksi cash flow dan realisasi

b. Administrasi data penyetoran dan kebutuhan uang perbankan

penarikan bank d. Koordinasi penanganan tindak pidana

upal

7. Unit Pengolahan Uang

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Melakukan perencanaan modal kerja Rencana dan pelaksanaan kegiatan

dan melaksanakan kegiatan pengolahan uang:

pengolahan uang a. Sortasi dan hitung ulang manual

b. Sortasi dengan Mesin Sortasi Uang

Kertas

14
c. Pemusnahan uang dengan Mesin Racik

Uang Kertas

2 Melakukan pemeliharaan peralatan a. Kesiapan mesin untuk pengolahan uang

pengolahan uang dan memantau b. Laporan pemeliharaan peralatan

persediaan supplies (MHUK, MHUL, pengolahan uang secara periodik,

MSUK, MRUK) Laporan penggunaan peralatan

pengolahan uang secara periodik

c. Ketersediaan supplies (perlengkapan

operasional) kas

8. Unit Operasional SP

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Melakukan penatausahaan dan Pelaksanaan penatausahaan dan

pengelolaan administrasi SP pengelolaan administrasi SP antara lain

Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia

(SKNBI) dan Bank Indonesia Real Time

Gross Settlement (BI-RTGS), Bank Indonesia

Scripless Securities Settlement System (BI-

SSSS), Bank Indonesia Electronic Trading

Platform (BI-ETP), serta bank Indonesia

Sentralisasi Otomasi Sistem Akuntansi (BI-

SOSA)

2 Mengelola pembukuan transaksi Pengelolaan pembukuan transaksi internal

internal dan eksternal dan eksternal meliputi proses awal hari BI-

SOSA, transaksi realisasi anggaran,

Pembuku Transaksi Anggaran (PTA),

setelmen transaksi melalui BI SOSA,

15
mencetak laporan keuangan, dan mengelola

transaksi proses akhir hari (BI-SOSA).

3 Melakukan fasilitasi pertukaran warkat Fasilitasi pertukaran warkat debet dan kliring

debet

4 Mengelola Business Continuity Plan Laporan Pelaksanaan BCP termasuk

(BCP) tersedianya layanan guest bank a.l (SKNBI,

BI-RTGS, BI-SSSS, BI-ETP)

5 Mengelola administrasi dan tata usaha Administrasi dan tata usaha KLBI dan TSL

Kredit Likuiditas Bank Indonesia

(KLBI) dan Two Step Loan (TSL)

9. Fungsi Perizinan dan Pengawasan SP PUR

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Melaksanakan perizinan (pembukaan, a. Izin Kegiatan Usaha Pedagang Valuta

perpanjangan dan pencabutan) Asing Bukan Bank (KUPVA BB) dan

Kegiatan Layanan Uang (KLU) Penyelenggara Transfer Dana (PTD)

b. Izin pembawaan Uang Kertas Asing

(UKA)

c. Izin KPWD non BI

2 Melaksanakan pengawasan KLU a. Laporan Hasil Pelaksanaan KUPVA BB

dan PTD

b. Laporan Pengawasan Pembawaan UKA

c. Laporan KPWD

d. Laporan Pengawasan Penggunaan

Rupiah

16
3 Memberikan rekomendasi pembukaan a. Rekomendasi pembukaan dan

dan perpanjangan/penutupan, serta perpanjangan /penutupan kas titipan

melaksanakan pengawasan kas titipan b. Laporan pengawasan kas titipan

10. Fungsi Analisis SP PUR Kl dan Perlindungan Konsumen

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Mengelola data dan informasi SP, a. Data dan informasi SP, PUR dan KI

PUR, Kl b. Izin pembawaan Uang Kertas Asing

(UKA)

c. Izin KPWD non BI

2 Menghitung EKU a. Hasil survey kebutuhan dan preferensi

uang

b. Usulan EKU pada Kantor Pusat

c. Evaluasi kecukupan kas

d. Laporan Pengawasan Penggunaan

Rupiah

3 Menyusun analisis/kajian terkait SP, Hasil analisis/kajian terkait SP, PUR, Kl

PUR, Kl

4 Merencanakan dan melaksanakan Rencana dan laporan pelaksanaan program

program Kl Kl

5 Melakukan koordinasi / kerjasama dan Laporan koordinasi / kerjasama dan / atau

/ atau implementasi program Kl implementasi program Kl

6 Memberikan layanan informasi dan Layanan informasi dan mediasi pengaduan

mediasi perlindungan konsumen SP konsumen SP termasuk pemberian

keterangan ahli

17
11. Fungsi SDM, Logistik, Anggaran, Sekretariat, Protokol dan Pengamanan

No Tugas Pokok Produk Pokok

1 Melakukan administrasi data dan a. Layanan dan administrasi gaji serta

informasi SDM di satuan kerja penghasilan pegawai

b. Layanan dan administrasi manfaat serta

fasilitas pegawai dan keluarga pegawai

(a.l. fasilitas kesehatan, peringatan masa

pengabdian)

c. Administrasi kehadiran dan data

kepegawaian

d. Administrasi pelaksanaan ketentuan

disiplin dan tata tertib pegawai satuan

kerja

e. Rekapitulasi kebutuhan pengembangan

SDM satuan kerja

f. Data dan informasi SDM satuan kerja dan

KPwDN yang berada di bawahnya

g. Administrasi kepegawaian lainnya satuan

kerja dan KPwDN yang berada di

bawahnya.

2 Mengelola SDM non organik Pelaksanaan pengelolaan SDM non organik,

penerimaan, penempatan, pengembangan,

pembinaan, dan penilaian kinerja serta

pemutusan kerja sesuai ketentuan berlaku

3 Melakukan perencanaan, pemenuhan, Perencanaan, pemenuhan, penatausahaan

penatausahaan dan pemeliharaan, dan pemeliharaan, pengadaan barang dan

18
pengadaan barang dan jasa, jasa, termasuk inventaris kantor, ATK satuan

termasuk inventaris kantor, ATK kerja

satuan kerja

4 Melakukan fungsi Pelaksanaan a. WRA dan laporan realisasi anggaran

Anggaran (PA) dan administrasi pajak satuan

satuan kerja b. Administrasi perpajakan

5 Melakukan penghitungan koreksi, Hasil penghitungan koreksi, penyetoran dan

penyetoran dan pelaporan pajak pelaporan pajak KPwBI

KPwBI

6 Mengelola administrasi perjalanan Administrasi dan layanan perjalanan dinas

dinas satuan kerja satuan kerja

7 Melaksanakan tugas - tugas Pelaksanaan tugas - tugas kesekretariatan

kesekretariatan satuan kerja dan kearsipan (a.l. penatausahaan dokumen

keluar/masuk, penatausahaan arsip di Sentral

Khazanah Arsip

8 Mengelola kegiatan protokoler Terlaksananya kegiatan protokoler

9 Menyediakan akomodasi, Tersedianya akomodasi, transportasi,

transportasi, perizinan, sarana dan perizinan, sarana dan prasarana dalam

prasarana dalam rangka kegiatan rangka penyelenggaraan kegiatan kedinasan

keprotokolan wilayah kerjanya di wilayah kerjanya

10 Melaksanakan kegiatan operasional Terlaksananya kegiatan operasional

pengamanan personil, materil, pengamanan personil, materil, lingkungan

lingkungan dan acara kedinasan yang dan acara kedinasan yang diselenggarakan

diselenggarakan oleh pihak internal oleh pihak internal dan atau eksternal di

dan atau eksternal di wilayah kerjanya wilayah kerjanya

11 Melaksanakan pengelolaan peralatan Terlaksananya pengelolaan (a.l.

pengamanan di wilayah kerjanya pengoperasian, pemeliharaan, uji coba)

19
peralatan pengamanan di wilayah kerjanya

E. Keterkaitan antar divisi

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur memiliki visi menjadi kantor

perwakilan Bank Indonesia di setiap provinsi yang kredibel dalam melaksanakan tugas dan

kontributif bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional. Untuk mewujudkan visi

tersebut, KpwBI Provinsi Jatim dibagi menjadi 2 (dua) grup yaitu Grup Advisory dan

Pengembangan Ekonomi dan Grup SP. PUR, Layanan dan Administrasi. Divisi/unit kerja di

masing-masing grup saling berkaitan dan berkoordinasi dalam melaksanakan proses bisnis.

Berikut alur keterkaitan divisi/unit kerja di KpwBI Provinsi Jatim:

1. Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi

Grup pengembangan ekonomi berperan dalam mengembangkan, membangun,

memproses dan melaksanakan strategi sebagai fungsi kebijakan kepada Kepala

Daerah d/r mendukung pengendalian inflasi membentuk sebuah Tim Pengendalian

Inflasi Daerah (TPID), serta membantu dalam pengembangan ekonomi dan keuangan

daerah. Dalam peran mengembangkan ekonomi daerah, divisi advisory ekonomi dan

keuangan melakukan survei dari pengumpulan data statistik yang digunakan sebagai

pengkajian dan penelitian. Yang diimbangi dengan perubahan kondisi perekonomian

negara secara kesinambungan menjadi lebih baik yang ditandai dengan kenaikan

pendapatan nasional sehingga membuat keberhasilan pembangunan ekonomi. Untuk

melakukan perubahan kondisi perekonomian dalam bentuk koordinasi yang

direalisasikan dengan program pengembangan. Tidak hanya itu, dalam proses

pengembangan ekonomi daerah didukung oleh koordinasi dan kerjasama dengan

stakeholders (hubungan investor dll). Untuk bisa melakukan publikasi sesuai strategi

kebijakan daerah, beberapa cara yang dapat dilakukan ialah langkah dengan

menyediakan layanan informasi publik atau mengadakan edukasi kebanksentralan agar

20
masyarakat dapat lebih memahami terkait perbankan dan kondisi perekonomian

Indonesia.

2. Grup SP, PUR, Layanan dan Administrasi

Dalam garis besar SP PUR bertanggungjawab mengelola dan melaksanakan proses

perizinan dalam mengembangkan framework pengawasan sistem pembayaran untuk

mendukung formulasi kebijakan. Masing-masing tugas mempunyai tanggungjawab yaitu

Kebijakan SP berisi merumuskan dan menentukan sebagai dasar untuk membuat

peraturan sistem pembayaran. Perizinan dan Pengawasan SP PUR berfungsi

memberikan izin penyelenggaraan dalam sistem pembayaran bank maupun non bank.

Selain itu, SP juga bertanggungjawab dalam Perlindungan Konsumen untuk

memberikan keseimbangan hak dan kewajiban antara konsumen dan penyedia jasa

SP. Perlindungan konsumen mempunyai 4 prinsip dasar ialah 1) Keadilan &

Kehandalan 2) Tranparansi 3) Perlindungan data & informasi 4) Penanganan &

Penyelesaian Pengaduan. Grup SP PUR terdiri dari 3 (tiga) tim yaitu Tim Pengelolaan

Uang Rupiah, Tim Pengawasan SPPUR, KI dan Operasional SP dan Satuan Layanan

Administrasi yang turut ambil andil dalam siklus pembayaran. Di tiap divisi saling

memiliki keterkaitan dalam tugasnya untuk membantu sistem pembayaran. Untuk

mempermudah hal tersebut, sistem pembayaran mempunyai tugas untuk

menginformasikan kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi/penyelenggaraan

sistem pembayaran melalui bank atau non bank. Contohnya seperti APMK (Alat

Pembayaran Menggunakan Kartu). Terdapat unit-unit dalam perencanaan dan

pengolahan uang hingga yang terjun langsung dalam pendistribusian uang yang ada di

bagian pelayanan kas untuk melakukan transaksi harian yang dilakukan oleh tim

operasional sistem pembayaran. Dalam bentuk layanan keuangan, operasional SP

membantu Keuangan Inklusif bertugas merencanakan dan mengembangkan

pelaksanaan pengembangan dan riset serta strategi kebijakan dan pelaksanaan

program sistem pembayaran yang dilaksanakan oleh unit operasional SP yang harus

melaksanakan dari hasil riset yang dikembangkan oleh fungsi keuangan inklusif

21
BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pengamatan penulis di Kantor Perwakilan Bank Indonesia

Provinsi Jawa Timur, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:

1. KPwBI Provinsi Jawa Timur merupakan Kantor Perwakilan yang dibentuk dalam rangka

melaksanakan fungsi pengawasan sistem pembayaran dalam mengembangan ekonomi

dan meningkatkan UMKM di daerah sekitar Jawa Timur untuk menciptakan industri

sistem pembayaran yang aman, efisien, andal, lancar dan inklusif.

2. Divisi/unit kerja memiliki tugas dan produk pokok masing-masing, namun divisi/unit kerja

tersebut saling berkaitan dan berkoordinasi dalam melakukan sistem pembayaran.

22

Beri Nilai