Anda di halaman 1dari 17

1. Pasien laki – laki berusia 55 tahun terbakar.

Apakah tindakan
dengan kanker prostat mengeluh manajemen jalan nafas yang paling
nyeri yang teramat sangat, padahal tepat untuk pasien ini?
sudah disuntikan analgetik NSAID IV. a. Suplemen oksigen 100% 15
Yang dapat diberikan untuk liter/menit
mengurangi nyeri pada pasien ini b. Memasang tuba orofaringeal
adalah c. Memasang tuba nasofaringeal
a. Injeksi morfin IV d. Dilakukan intubasi
b. Fentanyl patch e. Memasang masker laringeal
c. Injeksi NSAID sekali lagi 5. Oksigenasi ke otak terhenti saat
d. Ineksi NSAID IM a. CO<20% nilai N
e. Dibiarkan saja b. pO2 darah arterial <60 mmHg
2. Seorang wanita keluhan sesak tiba – c. TD,70 mmHg
tiba, kemudia dilakukan heimlich d. Apnea
manuver pasien sempat membaik. e. Shock
Bebrapa saat kemudian, keluhan 6. Pada saat pemberian O2
dirasakan kembali. Dimanakah letak menggunakan nasal kanule, setiap
sumbatan pada kasus tersebut? kenaikan flow 1 Liter/menit akan
a. Bronkus utama dextra meningkatkan konsentrasi O2 sebesar
b. Bronkus utama sinistra a. 4%
c. Bronkus lobulus superior dekstra b. 6%
d. Bronkus segmental apical dekstra c. 8%
e. Bronkus segmental apicoposterior d. 10%
dekstra e. 30%
3. Seorang anak usia 3 tahun datang ke 7. Untuk memudahkan visualisasi rima
UGD diantar ibunya dengan keluhan glotis pada saat intubasi, asisten
sesak nafas. 3 hari sebelumnya anak dapat melakukan
demam, batuk disertai pilek. Hasil a. Tripel manuver
pemeriksaan fisik menunjukan RR b. Heimlich manuver
36x/menit, nadi 110x/menit, suhu c. Chinlift
37.8 C. Pemeriksaa tenggorokan d. Headtilt manuver
menunjukan tonsil dekstra ditutupi e. Sellick’s manuver
selaput berwarna abu – abu dan 8. Resusitasi jantung paru diakhiri
menjalar hingga palatum molle. apabila
Apakah tatalaksana non farmakologis a. Adanya rigor mortis
yang tepat? b. Adanya lebam mayat
a. Sungkup oksigen c. Pupil mengecil
b. Nasal kanul d. Sianosis
c. Trakeostomi e. Tidak ada tanda – tanda penderita
d. Intubasi bernafas setelah RJP 30 menit
e. Cairan IV 9. Anak perempuan umur 3 tahun BB 16
4. Seorang laki-laki berusia 40 tahun kg, berapa maintenancenya untuk 1
dibawa ke IGD karena terbakar dalam hari?
ruangan tertutup 1 jam yang lalu. a. 1300 cc
Pada pemeriksaan fisik, didapatkan b. 1600 cc
suara nafas stridor,penurunan c. 1800 cc
kesadaran, gelisah, namun masih d. 2300 cc
memberi respon terhadap nyeri. e. 1250 cc
Seluruh wajah dan leher mengalami 10. Seorang pria berusia 28 tahun datang
luka bakar derajat 2. Sebagian besar ke UGD dalam keadaan lemah. Ia baru
rambut dan mukosa mulut juga saa terjatuh dari motor 2 jam yang
lalu. Pada pemeriksaan fisik 14. Seorang laki-laki usia 15 tahun datang
didapatkan tekanan darah 90/65 tidak sadarkan diri. Pasien mengalami
mmHG, denyut nadi 124x/menit. kecelakaan motor 30 menit. Pf
Ditemukan memar pada punggung didapatkan TD 90/80, nadi
kiri. Berdasarkan gejala yang ada, 120x/menit, cepat lemah, nafas
kemungkinan dalam derajat 40x/menit, akral dingiin. Didapatkan
berapakah syok hemoragik yang luka terbuka pada femur, fraktur
dialami pasien? tertutup paha kiri, fraktur tulang
a. Derajat I wajah. Kondisi yang memungkinkan
b. Derajat II adalah….
c. Derajat III
d. Derajat IV a. Syok hipovolemik
e. Derajat V b. Syok neurologik
11. Pada saat dilakukan pertolongan di c. Syok kardiogenik
UGD terhadap korban KLL, didapat d. Kontusio cerebri
primarysurvei: Aclear, B clear, C e. Perdarahan epidural
tekanan darah 70/20, cairan apa yang 15. Terjadi kecelakaan di pegunungan,
paling tepat diberikan pada pasien melibatkan 2 bus sehingga diperlukan
ini? bantuan emergensi. Akan dikirimkan
a. larutan D5 tim untuk mengidentifikasi lokasi. Apa
b. larutan hemasel yang sebaiknya dilakukan?
c. Larutan NaCl 0.9% a. Membuat Tim yang solid
d. larutan HES 5% b. Membuat peta lokasi sederhana
e. larutan ringer laktat c. Menghubungi penduduk lokal
12. Pasien KLL dibawa ke RS. TV normal, d. Menghubungi satelit
terdapat beberapa memar di tubuh. e. Membuat keputusan yang cepat
Ditemukan memar pada cervical dan
kepala. Pasien tidak sadarkan diri. 16. Laki-laki 25 tahun mengalami
Tindakan selanjutnya? kecelakaan lalu lintas, dibawa oleh
a. Head tilt dan chin lift warga ke UGD. Pada pemeriksaan GCS
b. 3 airway manuver E3M4V2, ditemukan gargling, dan
c. Jawthrust perdarahan kepala. Nadi 108 x/menit,
d. Pernafasan mouthtomouth tekanan darah 90/60 mmHg, laju
e. Head tilt respirasi 24 x/menit dan suhu 36C.
13. Seorang wanita usia 30 tahun Penangan awal pada pasien adalah?
mengalami luka bakar. Luka bakar a. Pemberian O2
terdapat pada seluruh wajah, kepala, b. Intubasi
dan alis terbakar. Suara serak. Luka c. Membebaskan jalan napas
bakar juga terdapat pada dada, perut, d. Pasang IV line
kedua ektremitas atas dan kedua e. Transfusi darah
paha. Pasien tampak gelisah. Terdapat
serbukan seperti arang pada dahak. 17. Laki-laki 25 tahun mengalami
Apa tindakan primary survey yang kecelakaan lalu lintas, ditolong oleh
dilakukan: warga ke UGD RS terdekat. Pasien
a. Pemberian RL 1000-2000cc dalam keadaan tidak sadar dengan
b. Cairankoloid dan intubasi GCS E2M5V3. Pada pemeriksaan
c. Cairankristaloid dan intubasi didapatkan adanya luka terbuka pada
d. Cairankristaloid + cairankoloid dahi dan paha, juga ditemukan
dan intubasi adanya jejas di area abdomen.
e. Cairankoloid Penanganan awal yang paling tepat
adalah?
a. Jaw thrust d. Pernapasan
b. Triple Airway Manuever
c. Head tilt 22. Luka bakar + trauma inhalasi. Apakah
d. Chin ift tindakan primary survey yang
e. Hiperekstensi kepala dilakukan pada pasien tersebut?
a. Pemberian cairan iv sesuai dengan
18. Laki-laki, mau disuntik untuk obat flek luas luka bakar
paru, diketahui tidak ada riwayat b. Pemasangan ventilator untuk
alergi obat. Sesaat setelah memperbaiki ventilasi
disuntikkan, pasien pingsan TD 60 per c. Krikotiroidektomi
palpasi. Apapenanganan awal yang d. Bantuan nafas dengan menggunakan
pali tepat? BVM
a. Epinefrin 1:1000 0,3-0,5 mg SC 23. Anak 5 tahun dilakukan sirkumsisi.
b. Epinefrin 1:10000 IV Setelah tindak sirkumsisi tersebut
c. Injeksi Metilprednisolon selesai, anak lemas dan keringat
d. Injeksi dobutamin dingin. Syok apa yang paling mungkin
e. Injeksi dopamine terjadi pada anak tersebut?
a. Syok anafilaktik
19. Anak 18 bulan sulit bernafas setelah b. Syok neurogenic
tertelan kacang? Apa tatalaksana awal c. Syok septik
yang tepat dilakukan? d. Syok hemoragik
a. Head down Back blow e. Syok hipovolemik
b. Abdominal trush
c. Heimlich maneuver 24. Seorang laki-laki berusia 33 tahun saat
d. Triple airway maneuver sedang makan kacang di sebuah
e. Chin lift rumah makan tiba-tiba ambruk dan
terjatuh di lantai dan dikelilingi oleh
20. Seorang wanita 50 tahun datang ke orang banyak. Anda sebagai dokter
UGD dengan keadaan tidak sadar, 15 umum kebetulan melintas di tempat
menit yang lalu pasien merasa sakit tersebut dan mendengar suara orang
kepala kemudian minum obat asam berteriak minta tolong. Apakah
mefenamat 500 mg. 1-2 menit setelah tindakan pertama yang Anda lakukan
minum obat tersebut, pasien sebagai orang yang hendak
mengalami gatal-gatal, mual, muntah menolong?
dan tidak sadar. Apa yang terjadi pada a. Cek nadi karotis pasien
pasien? b. Cek pernapasan pasien
a. Reaksi anafilaktik c. Buka jalan napas pasien
b. Reaksi anafilaktoid d. Periksa kesadaran pasien
c. Syok anafilaktik e. Panggil bantuan
d. Syok hipovolemik
25. Seorang laki-laki, 30 tahun, pasca
operasi laparotomi atas indikasi
21. Seorang laki-aki 38 tahun dibawah ke
trauma tumpul abdomen. Setelah 2
UGD akibat kecelakaan lalu lintas.
jam di bangsal, pasien gelisah,
Pasien saat ini memiliki GCS E2M2V3,
mengeluh merasa dingin.
TD 110/70 mmHg, Nadi 94x/menit,
Pemeriksaan fisik didapatkan akral
Pernapasan 20 x/menit. Penilaian
dingin, tekanan darah 80/60 mmHg,
primary survey yang menunjukkan
nadi 120 kali per menit, dan IV line
penurunan kesadaran pasien adalah:
macet. Tindakan yang harus segera
a. GCS
dilakukan adalah
b. Nadi
c. TD
a. mengirim pasien ke radiologi berikut ?
untuk dilakukan USG a. Kanul nasal
abdomen b. Kateter nasal
b. konsul anastesi untuk c. Kanul dan kateter nasal
pemasangan monitor tekanan d. Sungkup wajah
vena sentral
c. foto abdomen 3 posisi untuk 29. Seorang laki – laki berusia 31 tahun
memastikan adanya mengalami kecelakaan lalu lintas dan
perdarahan intra abdomen dilarikan ke UGD dengan luka di
d. mengirimkan pasien ke kamar kepala dan kaki kanan. Pada
untuk relaparotomi pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan
e. perbaiki IV line dan darah 120/80 mmHg, nadi 80
pemberian cairan infus kali/menit, frekuensi napas 28
larutan fisiologis kali/menit, dan temperatur 36,50C.
Dari pemeriksaan fisik ditemukan,
26. Seorang anak perempuan berusia 12 fraktur terbuka pada dahi dan paha
tahun dibawa ke tempat praktik kanan. Ditemukan pula bising napas
saudara dengan keluhan sakit kepala, pada supraklavikula. Tiba-tiba, pasien
mual dan muntah setelah 4 jam mengalami henti napas. Apa yang
sebelumnya makan singkong. Pada harus anda lakukan?
pemeriksaan fisik tampak koma, a. DC shock
pernafasan agonal, akromiosis. b. Resusitasi jantung paru
Dilakukan intuvasi (ventilasi tekanan c. Pemasangan EKG
positif) bilas lambung arang aktif , d. Pemasangan infus
katartik (laktulosa) diberikan suntikan e. Beri bantu napas
Na Tiosulfat 25% 1 ml/kg/BB. Apakah
yang menjadi penyebab keluhan 30. Seorang pria berusia 30 tahun datang
pasien ? ke UGD dengan keluhan demam dan
a. Organofosfat menggigil. Sebelumnya, tiga hari yang
b. Asam sianida lalu pasien jatuh dari tangga dan
c. Ibuprofen mengalami patah tulang terbuka
d. Karbon monoksida grade II. Pasien sudah dijahit di
e. hidrokarbon golongan alistatik puskesmas dengan luka jahitan 28 cm.
Pemeriksaan fisik saat ini didapatkan,
27. Seorang laki-laki 40 tahun, tiba-tiba tekanan darah 80 palpasi, frekuensi
merasa sesak dan merasa tercekik nadi 120 kali/menit, temperatur 390C.
setelah diberikan antibiotik secara Hasil pemeriksaan laboratorium
intravena. Sebelumnya pasien sudah didapatkan hemoglobin 6 g/dl.
pernah disuntik antibiotik yang sama Penyakit pasien pada kasus diatas
sebanyak satu kali, namun tidak ada adalah?
keluhan. Medikasi pertama yang a. Osteomelitis
harus diberikan adalah? b. Tetanus
a. Atropin c. Miolitis
b. Adrenalin d. Artritis
c. Lidokain e. Sepsis
d. Kortikosteroid
e. Salbutamol 31. Seorang wanita berusia 30 tahun
dibawa ke UGD dengan penurunan
28. Jika ingin memberikan terapi oksigen kesadaran selama tiga jam setelah
sebesal 8 L/menit, pilihan alat yang tabrakan bermotor kecepatan tinggi.
nyaman dan tepat adalah sebagai Saat masuk ke UGD tekanan darah
120/70 mmHG, heart rate 98 yang digunakan untuk pasien ini
kali/menit, dan respiratory rate 25 adalah larutan RL. Bila dicurigai pada
kali/menit. Penderita masih dapat pasien ini mengalami obstruksi partial
membuka mata dengan rangsangan jalan napas, yang disebabkan pangkal
nyeri dan dapat melokalisasi nyeri lidah maka pada pemeriksaan bunyi
yang diberikan. Tetapi, tidak dapat apa yang terdengar?
mengeluarkan suara. Tindakan apa a. Snoring
yang pertama kali anda lakukan? b. Crowing
a. Pemeriksaan foto kepala untuk c. Gurgling
mencari adanya fraktur d. Wheezing
b. Melakukan CT scan kepala e. Grunting
c. Menjamin airway dengan kontrol
servical 35. Skenario menggunakan soal diatas,
d. Melakukan resusitasi cairan Apakah pada pasien ini perlu dipasang
e. Pemeriksaan terhadap adanya trauma nasopharyngeal airway?
di tempat lain a. Tidak, karena bukan trauma oro-
maxillofacial hebat
32. Seorang laki-laki berusia 30 tahun b. Tidak, karena tidak ada gangguan
dibawa ke UGD setelah mengalami koagulasi
kecelakaan lalu lintas. Pasien ditabrak c. Perlu, karena terjadi fraktur basis
motor dari samping ketika kranii
menyebrang jalan. Kesadaran pasien d. Perlu, karena terjadi fraktur os nasale
menurun serta mulut dan hidung e. Perlu, karena akan dilakukan operasi
penuh darah. Tindakan pertama kali di daerah hidung
saat pasien tiba di UGD adalah?
a. Evaluasi jalan napas 36. Seorang laki-laki berumur 30 tahun
b. Beri oksigen mengendarai mobil. Kemudian,
c. Pasang kateter uretra mengalami kecelakaan lalu lintas.
d. Pasang pulse oximetri Penderita mengalami trauma
e. Evaluasi tanda vital multiple. Di UGD hasil pemeriksaan
fisik didapatkan primary survey stabil.
33. Seorang laki-laki usia 35 tahun Saat secondary survei anda
mengalami kecelakaan lalu lintas. melakukan pemeriksaan rontgen
Trauma pada kepala dan fraktur daerah pelvis. Kemudian, pada pasien
terbuka pada femur kanan dan kiri. ini ditemukan jejas pada kepala dan
Pada pemeriksaan ditemukan tekanan dada, anda melakukan tindakan
darah tidak terukur, nadi tidak teraba, airway management jaw thrust. Tiba-
nafas gasping, pucat, akral dingin. tiba pasien mengalami henti jantung
Pemeriksaan yang tepat untuk sehingga perlu dilakukan kompresi
menentukan cardiac arrest adalah: jantung luar pada RJ. Bila kompresi
a. Tidak teraba a.radialis dilakukan dengan benar, berapa
b. Tidak ada reaksi terhadap tekanan darah yang dihasilkan?
nyeri a. 100/10 mmHg
c. Tidak teraba arteri carotis b. 120/80 mmHg
d. Tidak ada nafas c. 100/50 mmHg
e. Tidak sadar d. 100/40 mmHg
e. 110/70 mmHg
34. Pada saat dilakukan pertolongan di
UGD terhadap korban kecelakaan lalu 37. Berapa perbandingan kompresi
lintas, didapatkan primary survei A jantung luar dan bantuan napas saat
clear dan B clear. Pada saat C cairan
pasien belum diintubasi dengan dua namun berat badan pasien menurun.
orang penolong? Dari pemeriksaan didapati TD: 170/90
a. 5:2 mmHg N: 100x/menit RR: 40 x/menit
b. 5:1 dan dalam. Pada pemriksaaan darah
c. 15:1 keton (+) GDS: 600 mg/dL. Pada
d. 15:2 mukosa dan kulit pasien tampak
e. 30:2 kering. Gangguan sirkulasi pada
pasien ini terjadi karena:
38. Seorang anak perempuan usia 6 tahun a. Syok neurogenic
dibawa ke IGD oleh polisi dalam b. Syok hipovolemik
keadaan tidak sadar. Diketahui bahwa c. Syok distributif
pasien adalah korban kecelakaan d. Syok kardiogenik
mobil. Dari pemeriksaan fisik e. Syok anafilaktik
didapatkan GCS E3V3M4, TD 90/60
mmHg, Nadi 96x/menit, RR 20x/menit
dan suhu 37,0 oC. Tampak luka robek 41. Ny Syarifah, 21 tahun, melompat dari
pada tungkai kiri dan luka terbuka jembatan karena suaminya ditemukan
(tampak tulang diatas luka) pada paha berselingkuh dengan teman baiknya
kiri. Tindakan apa yang pertama kali sendiri. Ketika ditemukan pasien
dilakukan? mengerang dan mengeluh tidak bisa
a. Menjahit luka robek menggerakan kedua kaki dan
b. Pasang bidai pada paha tangannya. Penangan yang paling
c. Infus D5% tepat adalah....
d. Bebaskan jalan napas dan proteksi a. Cek patensi airway
tulang leher b. Pasang folley catheter
e. Rujuk ke RS terdekat c. Imobilisasi dengan spinal board dan
collar neck
39. Saat ini anda adalah seorang dokter d. Transfusi darah
jaga di UGD Rumah Sakit disebuah e. Laparotomi eksplorasi
tempat terpencil. Ada sebuah
musibah didaerah tersebut. Anda
42. Tn. Razak 28 tahun dibawa ke IGD
sedang melayani 5 pasien dibantu
setelah mengalami kecelakaan dan
seorang perawat. Terdapat kabar
terlempar sejauh 6 meter. Saat tiba di
bahwa akan ada 5 orang pasien lagi
IGD pasien diimobilisasi dengan spinal
yang sedang dalam perjalanan
board dan sudah terpasang collar
menuju UGD tersebut. Kemudian
neck. Pasien tidak sadar dan pada
anda menghubungi dokter specialis
pemeriksaan jasmani didapatkan
yang saat itu kebetulan sedang tidak
suara snoring. Usaha membebaskan
bertugas. Sementara ini apa yang
jalan nafas yang dikerjakan pertama-
anda lakukan terhadap pasien anda?
tama adalah...
a. Memberi oksigen dan resusitasi cairan
a. Melakukan intubasi endotrakeal
b. Memberi infus cairan kristaloid
b. Memasang oropharyngeal airway
c. Melakukan triase kegawatdaruratan
c. Melakukan trakeostomi
d. Merujuk pasien ke ICU
d. Melakukan krikotiroidotomi
e. Merujuk pasien kespecialis terdekat
e. Melakukan needle thoracocentesis

40. An. Itha 15 tahun mengalami


43. Ina usia 40 tahun tiba-tiba melompat
penurunan kesadaran. Menurut
dari jembatan penyeberangan dengan
keluarga, 1 bulan terakhir pasien
tinggi sekitar 4 meter. Ketika diperiksa
mengeluhkan sering kencing merasa
pasien sadar namun tidak dapat
haus, nafsu makan yang meningkat
menggerakkan kedua kaki dan kesadaran apatis, tekanan darah
tangannya. Penanganan yang paling 80/60 mmHg, denyut nadi
tepat adalah... 120x/menit, laju pernafasan
a. Periksa airway, breathing, dan 30x/menit, suhu badan 39,3°C, dan
circulation ronchi di kedua lapang paru.
b. Pasang collar neck Pemeriksaan laboratorium didapatkan
c. Mobilisasi segera ke UGD lekositosis, dan pemeriksaan rontgen
d. Periksa refleks pupil thorax didapatkaninfiltrat di kedua
e. Resusitasi cairan lapang paru Bagaimana langkah awal
resusitasi yang tepat pada
pasientersebut?
44. Tn. Tino usia 58 tahun dibawa ke UGD a. Cairan koloid 20 mL/KgBB
dengan penurunan kesadaran. Dari b. Cairan kristaloid 10 mL/KgBB
alloanamnesis didapatkan c. Cairan kristaloid 30 mL/KgBB
sebelumnya pasien mengeluh nyeri d. Cairan kristaloid 20 mL/KgBB
dada sebelah kiri seperti ditekan e. Cairan koloid 10 mL/KgBB
benda berat yang menjalar ke rahang
disertai keringat dingin. Pemeriksaan 47. Seorang laki-laki berusia 21 tahun
fisik tampak pucat, nadi 60/palpasi, datang ke UGD Puskesmas dengan
nadi 140x/menit, nafas 28x/menit. keluhan lemas
Apa yang terjadi pada pasien ini? sejak 1 bulan terakhir. Keluhan
a. Syok hipovolemik disertai mata berkunang-kunang,
b. Syok neurogenik mudah mengantuk dan benjolan di
c. Syok sepsis perut kiri atas. Riwayat keluarga
d. Syok anafilaksis didapatkan kakak pasien mengalami
e. Syok kardiogenik keluhan serupa dan sudah beberapa
kali transfusi sedangkan kedua orang
45. Tofan,24 tahun, diantar ke IGD oleh tua pasien normal. Pemeriksaan fisik
polisi setelah mengalami kecelakaan didapatkan konjungtiva palpebra
lalu lintas 30 menit yang lalu. Pada pucat, sklera ikterik dan lien teraba S
pemeriksaan didapatkan adanya III. Pada pemeriksaan laboratorium
memar pada dahi pasien. Tanda vital darah didapatkan Hb 5 gr%, MCV 40
dalam batas normal. Pasien dapat fL, MCH 10 pg/sel, sel target dan
membuka mata menuruti perintah, eritrosit berinti. Apakah tindakan yang
menarik tangan saat dicubit, serta paling tepat dilakukan pada pasien
dapat menjawab pertanyaan dengan tersebut?
bingung. Pasien tidak tahu saat ini a. Merujuknya pada dokter
berada dimana. Berapakah skor bedah untuk dilakukan
Glasgow Coma Scale pada pasien ini? splenektomi
a. E3V4M4 b. Segera memberikan transfusi
b. E3V4M5 PRC
c. E2V4M5 c. Segera memberikan transfusi
d. E3V5M5 Whole blood
e. E2V5M4 d. Memberikan terapi
suplementasi besi
46. Seorang laki-laki berusia 55 tahun e. Merujuknya pada dokter
datang ke UGD RS dengan keluhan penyakit dalam untuk
sesak nafas dilakukan evaluasi
mendadak sejak 2 hari yang lalu.
Keluhan disertai batuk berdahak 48. Seorang laki-laki 44 tahun diantar ke
warna kuning dan IGD setelah mengalami KLL. Pasien
demam.Pemeriksaan fisik didapatkan
tidak sadar, pernafasan gasping, akral pecah dan mengelupas. Luas luka
dingin, tekanan darah tidak terukur bakar 50%. Menurut formula Baxter,
dan nadi tidak teraba. Tampak luka berapa cairan resusitasi dalam 8 jam
terbuka dengan tulang yang pertama?
menyembul keluar di daerah femur a. 3000 cc
dekstra. Tindakan pertama yang b. 12000 cc
dilakukan pada pasien tersebut? c. 9000 cc
a. Cek nadi karotis d. 1000 cc
b. Hentikan perdarahan dengan e. 6000 cc
bebat tekan
c. Cek pupil 52. Seseorang datang ke IGD dengan luka
d. Cek respon dengan AVPU bakar grade 2-3 pada masing-masing
e. Pasang collar neck ekstremitas atas 3%, bawah kanan
4%, perut 3%, punggung 2%. Pasien
49. Pasien perempuan 40 tahun diantar CM, TTV dbn. Tindakan pertama?
oleh suaminya ke IGD. Pasien a. Pemberian protein agar tidak
mengalami penurunan kesadaran edema
setelah KLL 1 jam yang lalu. Saat b. Bebaskan airway dengan
dilakukan pemeriksaan dengan trakeostomi
rangsang nyeri pasien tetap tidur c. EKG
dengan badan sedikit fleksi, pasien d. Resusitasi cairan dengan
sesekali mengerang. GCS pasien rumus Baxter
tersebut? e. Resusitasi cairan dengan
a. E1V3M2 memberikan 2000cc RL
b. E1V2M3
c. E1V3M3 53. Laki-laki 40 thun dibawa ke UGD RS
d. E2V2M3 karena kecelakaan motor menabrak
e. E2V3M2 truk yang sedang terparkir. Tanda
vital tekanan darah 90/60 mmHg, nadi
50. Seorang laki-laki 27 tahun. Diantar 122 x, pernapasan 26 x. Pada
oleh keluarganya ke IGD dengan secondary survey didapatkan fraktur
riwayat terkena ledakan di ruang erbuka pada humerus kanan dan tibia
tertutup. Kesadaran pasien menurun. kanan. Oleh dokter diberikan infus
Pada pemeriksaan tampak sianosis, koloid. Apakah fungsi pemberian
terdengar stridor. Ketika pasien batuk, koloid?
keluar sputum berwarna kehitaman. a. Meningkatkan tekanan hidrostatik
Apa tindakan pertama yang harus interstitial
dilakukan pada pasien tersebut? b. Meningkatkan tekanan hidrostatik
a. Pasang oksigen nasal kanul intravascular
b. Lakukan trakeostomi c. Meningkatkan tekanan onkotik
c. Lakukan intubasi interstitial
d. Pasang infus tetesan d. Meningkatkan tekanan onkotik
maksimal intravaskuler
e. Pasang mayo e. Meningkatkan permeabilitas
dinding vascular
51. Korban kebakaran seorang wanita 50
tahun BB 60 kg, mengalami lepuh- 54. Laki-laki usia 30 tahun datang ke IGD
lepuh di kedua tungkai bawah. Leher dengan luka bakar seluruh kepala, alis
dan dagu sebagian hangus, tangan hangus, kedua ekstremitas atas, dada,
kanan kiri kemerahan, sangat nyeri. perut, kedua paha, suara snoring,
Dada dan perut lepuh tetapi sudah dahak ada arang. Pasien sangat
sesak.Tatalaksana awal? Sebagian besar rambut dan mukosa
a. Infus RL sesuai luas luka bakar mulut juga terbakar. Apakah tindakan
b. Pasang ventilator manajemen jalan nafas yang paling
c. Cricotiroidectomi tepat untuk pasien ini?
d. Tracheostomy a. Suplemen oksigen 100% 15
e. Intubasi liter/menit
b. Memasang tuba orofaringeal
55. Pasien wanita 30 tahun post KLL c. Memasang tuba nasofaringeal
datang dalam keadaan syok setelah d. Dilakukan intubasi
kecelakaan motor. Pemeriksaan di e. Memasang masker laryngeal
IGD didapatkan patah pada femur dan
pelvis. Tanda vital 60/palpasi, N 128 58. Seorang laki-laki berusia 20 tahun
x/m RR 30 x/m. Tranfusi produk darah dibawa ke IGD RS setelah mengalami
yang dibutuhkan untuk mengatasi kecelakaan lalu lintas. Pasien terlihat
keadaan pasien ini adalah tersengal-sengal dan tidak bereaksi
a. whole blood saat dicubit. Pada
b. FFP pemeriksaan fisik ditemukan nadi
c. whole blood + FFP teraba lemah, akral dingin,
d. PRC pergerakan dada kiri tertinggal, trakea
e. Washed red cell bergeser ke kanan, perkusi dada kiri
hipersonor, dan suara napas kiri
56. Laki-laki usia 56 tahun seorang menurun. Apa tindakan pertama yang
pejalan kaki diserempet mobil dari paling tepat?
sebelah kanan. Saat ini pasien sadar, a. Langsung dekompresi dengan
mengeluh nyeri dada kanan saat jarum
bernafas, merasa lebih nyaman b. Segera berikan oksigen dengan
berbaring ke kanan. TD 110/70, nafas sungkup napas spontan disusul
28x/menit, gerakan nafas dada kanan dengan dekompresi dengan jarum
paradoksal tertinggal, pada foto polos c. Segera berikan oksigen dengan
terlihat ada diskontinuitas iga 3,4 dan sungkup napas bantu disusul dengan
5 yang segmental. Apa tindakan yang dekompresi dengan jarum
dilakukan? d. Segera intubasi, berikan oksigen
a. Needle thoracosentesis dan napas spontan disusul dekompresi
rawat inap dengan jarum
b. Torakotomi dan rawat inap e. Segera intubasi, berikan oksigen
c. Injeksi anestesi lokal dan napas bantu disusul dekompresi
rawat jalan dengan jarum
d. Injeksi anestesi lokal dan
rawat inap 59. Seseorang umur 24 tahun kecelakaan
e. Needle thoracosentesis dan lalu mengalami perdarahan aktif. Saat
rawat jalan dilakukan pemeriksaan didapatkan
kesadaran menurun, tekanan darah
57. Seorang laki-laki berusia 40 tahun 60/palpasi, nadi 120x/menit, napas
dibawa ke IGD karena terbakar dalam 32x/menit. Akral teraba dingin,
ruangan tertutup 1 jam yang lalu. berkeringat, pucat. Apa yang terjadi
Pada pemeriksaan fisik, didapatkan pada pasien?
suara nafas stridor, a. Kehilangan volume darah
penurunan kesadaran, gelisah, namun lebih dari 30% berat badan
masih memberi respon terhadap total
nyeri. Seluruh wajah dan leher b. Kehilangan volume darah
mengalami luka bakar derajat 2. lebih dari 30% volume darah
efektif c. Pemberian amiodaron,
c. Kehilangan volume darah defibrilasi 200J, lalu periksa
sampai dengan 10% berat nadi karotis
badan total d. Defibrilasi 200J, lanjutkan RJP
d. Kehilangan volume darah 5 siklus, lalu periksa nadi
lebih dari 50% berat badan karotis
total
e. Kehilangan volume sampai 62. Anda menolong persalinan seorang
dengan 10% volume darah bayi dengan usia gestasi 32 minggu.
efektif Saat lahir bayi tidak menangis. Setelah
bayi diposisikan, dikeringkan, dan
60. tn. Julio, 40 tahun, tertusuk pisau di dihangatkan, bayi tampak bernapas
dada kanan. Napas cepat dan tampak sekali-sekali dengan frekuensi jantung
sesak berat, gerakan dada kanan bayi 80 kali per menit. Tindakan apa
tertinggal, trakea bergeser ke kiri, yang anda lakukan setelahnya?
perkusi hemitoraks dekstra a. Lakukan kompresi dada + VTP
hipersonor, suara paru kanan b. Pasang kateter umbilikal,
berkurang. Suara jantung normal. bolus NaCl 0.9%
Tanda vital pasien tidak stabil. c. Lakukan VTP
Tindakan apa yang harus dilakukan? d. Injeksi epinefrin 1mg IV
a. Pemberian oksigen sungkup e. Observasi selama 30 detik,
10 lpm baru putuskan langkah
b. Perikardiosentesis cito selanjutnya
c. Foto ro thorax cito untuk
diagnosis 63. Laki-laki usia 56 tahun seorang
d. Pemasangan pipa grommet pejalan kaki diserempet mobil dari
cito sebelah kanan. Saat ini pasien sadar,
e. Dekompresi jarum cito mengeluh nyeri dada kanan saat
bernafas, merasa lebih nyaman
61. Seorang pengantar pasien ditemukan berbaring ke kanan. TD 110/70, nafas
tiba-tiba pingsan di rumah sakit. Anda 28 x/menit, gerakan nafas dada kanan
adalah seorang dokter yang berada di paradoksal tertinggal, pada foto polos
sana lansung menolonh, sambil terlihat ada diskontinuitas iga 3,4, dan
meraba nadi yang ternyata tidak 5 yang segmental. Apa tindakan yang
teraba. Pasien dilarikan ke ruang IGD dilakukan?
sambil anda lakukan RJP, kemudian a. Needle thoracosentesis dan
dilakukan rekam jantung. Anda rawat inap
menemukan gambaran EKG pasien b. Torakotomi dan rawat inap
adalah sebagai berikut dan masih c. Injeksi anestesi lokal dan
tidak teraba nadi pada pasien. rawat jalan
d. Injeksi anestesi lokal dan
rawat inap
e. Needle thoracosentesis dan
rawat jalan
Apa yang anda lakukan selanjutnya
a. Lanjutkan RJP 5 siklus, 64. Seorang perempuan berusia 35 tahun
pemberian epinefrin, lalu datang diantar keluarganya ke
persiapkan itubasi puskesmas karena mengalami luka
b. Lanjutkan RJP 5 siklus, periksa bakar akibat ledakan kompor minyak
nadi karotis, lalu persiapkan tanah. Pada pemeriksaan fisik pasien
itubasi tampak sadar, tidak mengalami sesak
nafas, TD 100/60, HR 120, RR20. d. Mengambilnya tanpa memperhatikan
Pasien mengalami luka bakar derajat seberapa dalam menancapnya
II dan perkiraan luas luka bakar 40%. e. Mengamankan ditempatnya tanpa
Apakah terapi yang paling tepat memindahkannya
dilakukan.
a. Memberikan morfin IV 67. Seorang wanita berusia 23 tahun bekerja
b. Memberikan ketorolac IV sebagai perawat di ruang ICU. Tiba-tiba
c. Memberikan metampiron IV jatuh ketika sedang berbicara dengan
d. Memberikan antibiotik keluarga pasien. Apa tindakan pertama
spektrum luas yang Anda lakukan?
e. Memberikan cairan infus RL 4 a. Memanggil bantuan
ml/kgBB/luas luka bakar b. Mengecek respon
c. Memberi oksigen
65. 5 orang pasien masuk bersamaan ke d. Memasang infus
UGD sebuah rumah sakit e. Melakukan RJP
 Pasien pertama: laki-laki, usia 50
tahun dengan hernia incarcerata 68. Setelah tindakan pertama sudah Anda
 Pasien kedua: anak laki-laki, usia 3 lakukan pada pasien diatas, didapatkan
tahun dengan invaginasi nadi teraba lemah. Tindakan apa yang
 Pasien ketiga: laki-laki, usia 53 tahun selanjutnya Anda lakukan?
dengan volvulus a. Menghubungi ambulance
 Pasien keempat: perempuan usia 35 b. Melakukan RJP
tahun dengan peritonitis generalisata c. Membebaskan jalan nafas
ec. appendix perforasi d. Memastikan bernafas spontan
 Pasien kelima: perempuan 56 tahun e. Memberikan oksigen
dengan kolesistitis akut
Pasien manakah yang mendapat prioritas 69. Jika Anda melakukan RJP pada pasien
pertama? tersebut, berapa kedalaman kompresi
A. Pasien pertama yang Anda berikan?
B. Pasien kedua a. Minimal 3 cm
C. Pasien ketiga b. Minimal 4 cm
D. Pasien keempat c. Minimal 5 cm
E. Pasien kelima d. Minimal 6 cm
e. Maksimal 5 cm
66. Sebagai dokter anda berada ditempat 70. Seorang korban trauma dibawa ke IRD,
kejadian ledakan. Seorang laki-laki usia pada survei primer didapatkan temuan
15 tahunmengalami cedera setelah berikut :
sebuah bom yang dia pasang meledak. kesulitan bernafas, nadi lemah dan cepat,
Pasien dingin danberkeringat vena leher datar, trakhea ditengah,
(diaphoresis) dengan nadi perifer lemah. penurunan suaranafas pada sisi kiri, dan
Mana diantara pilihan berikut yang perkusi pekak dibagian kiri. Apakah jenis
merupakan pendekatan mendasar cedera yang dialami pasientersebut?
terbaik untuk menangani lempeng logam
diperutnya? A. Tamponade Jantung
a. Tidak mengambil tindakan dan B. Flail Chest
menghubungi ambulance C. Tension Pneumothoraks
b. Secara lembut berusaha menggerakkan D. Hemotoraks Masif
untuk melihat seberapa kuat E. Kontusio Jantung
menancapnya
c. Mengmbilnya jika logam tersebut 71. Anda berada ditempat kejadian
menonjol agar dapat ditutup lukanya kecelakaan, seorang laki-laki usia 32
tahun mengalamikecelakaan mobil. Stir
mobil bengkok. Selama pemeriksaan sadar. Pada pemeriksaan vital sign
awal (initial assessment) andamencatat didapatkan, tekanan darah 110/70
nadinya cepat dan lemah, dan nadi mmhg, nadi 80 kali/menit, frekuensi
radialisnya menghilang bila pasien nafas 20 kali/ menit, dan temperatur
inspirasi. Apakah permasalahan 36,5 C. Dari pemeriksaan fisik
kesehatan yang dialami oleh pasien ditemukan, luka terbuka di dahi dan
tersebut? paha kanan, masih keluar darah, jejas
di perut keatas, retraksi suprasternal
A. Kontusio Jantung dan epigastrium dan ada snoring.
B. Tamponade Jantung Evaluasi resusitasinya adalah...
C. Flail Chest a. Teraba a. radialis
D. Tension Pneumothoraks b. Teraba a. femoralis
E. Hemotoraks Masif c. Teraba a. carotis
72. Seorang wanita berusia 30 tahun dibawa d. Pasien bernafas spontan
ke UGD dengan penurunan kesadaran e. Pasien sadar
selama tiga jam setelah tabrakan
bermotor kecepatan tinggi. Saat masuk 75. Seorang laki-laki berusia 30 tahun
UGD tekanan darah 120/70 mmHg, heart mengendarai mobil. Kemudian,
rate 98 kali/menit dan respiratory rate 25 mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan
kali/menit. Penderita masih dapat tol. Penderita mengalami trauma
membuka mata dengan ransangan nyeri multiple. Di UGD, hasil pemeriksaan fisik
dan dapat melokalisasi nyeri yang didapatkan primary survey stabil. Saat
diberikan. Tetapi, tidak dapat secondary survey, Anda akan membuat
mengeluarkan suara. Apa tindakan Anda foto rontgen pertama. Pemeriksaan
pertama kali?
rontgen di daerah manakah yang Anda
a. Pemeriksaan foto kepala untuk usulkan untuk diperiksa?
mencari adanya fraktur a. Kepala, leher, thoraks, pelvis
b. Melakukan CT-Scan kepala b. Daerah persendian dan
c. Melakukan resusitasi cairan ekstremitas
d. Menjamin airway dengan kontrol c. Kepala dan leher
servical d. Thoraks dan abdomen
e. Pemeriksaan terhadap adanya e. Pelvis
trauma di tempat lain
73. Setelah kondisi pasien diatas stabil, 76. Seorang wanita berusia 30 tahun dibawa
pada pemeriksaan fisik ditemukan ke UGD dengan luka bakar akibat kompor
adanya hematoma di os.parietal kiri, gas yang meledak. Luka bakar terdapat
laserasi pada dada kanan dan pada tubuh pasien. Pada pemeriksaan
abdomen. Pemeriksaan pendukung tanda vital didapatkan, tekanan darah
apa yang dilakukan? 110/70 mmHg, denyut nadi 80
a. Foto polos kepala, cervical, kali/menit, frekuensi nafas 20 kali/menit
thoraks dan abdomen dan suhu 36,0 C. Sementara berat badan
b. CT scan kepala, foto thoraks dan pasien 50 kg. Pemeriksaan selanjutnya
pelvis didapatkan diagnosis luka bakar grade IIB
c. CT scan kepala, foto cervical, 10%. Pasien diberi terapi cairan menurut
thoraks dan pelvis Baxter. Rumus baxter untuk terapi cairan
d. CT scan kepala, cervical, thoraks, pada luka bakar adalah...
foto pelvis dan USG abdomen a. % luas luka x BB
e. Foto kepala AP dan lateral, b. % luas luka x BB x 4 ml
cervical, thoraks dan pelvis c. % x BB x 5 ml
d. 2 (% x BB x 4 ml)
74. Seorang laki-laki berusia 25 tahun e. 2 (% x BB x 5 ml)
dibawa ke UGD dalam keadaan tidak
a. Ringer laktat 12L dalam 24 jam
77. Jumlah tetesan RL berdasarkan rumus b. Ringer laktat 9L dalam 8 jam
Baxter untuk tahap I terapi adalah... c. NaCl 12L dalam 24 jam
a. 41-42/menit d. Normosaline 9L dalam 16 jam
b. 55-56/menit e. NaCl 12L dalam 8 jam
c. 83-84/menit 82. Laki-laki 60 tahun. Keluhan penurunan
d. 95-96/menit kesadaran dengan riwayat DM 10 tahun
e. 90-91/menit lalu, minum obat tidak teratur, diet tidak
78. Seorang lelaki dengan luka bakar derajat teratur. GDS 450 mg/dl. Glukosaurin 3+,
II-III, compos mentis, tidak ada luka bakar analisa gas darah paling mungkin..
di wajah dan leher. Penatalaksanaan
yang tepat? a. pH 7,3 HCO3 10
a. intubasi atau trakeostomi b. pH 7,3 HCO3 18
b. pemberian albumin untuk
mencegah edema c. pH 7,3 PCO2 28
c. EKG
d. cek AGD d. HCO3 18 PCO2 28
e. Debridemen
79. Antidotum intoksikasi alkohol? e. Hco3 30 Pco2 48
a. Etanol 83. Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang
b. Naloxon ke UGD setelah dicurigai melakukan
c. Natrium Bikarbonat percobaan bunuh diri dengan meminum
d. Atropin cairan pemutih. Apakah yang seharusnya
80. Seorang laki-laki usia 25 tahun datang yang pertama anda lakukan pada pasien
ke IGD RS dengan keluhan sesak berat di atas ?
tiba -tiba. Pasien mengalami a. Endoskopi dalam 24-28 jam pertama
kecelakaan lalu lintas 2 jam SMRS. b. Memberikan antibiotik
Pemeriksaan fisik didapatkan TD c. Memberikan steroid
90/60 mmHg, nadi 110 kali/menit, RR d. Memberikan susu
32 kali/menit, dan suhu 36,6C. Pada e. Dilatasi
pemeriksaan thoraks ditemukan 84. Seorang umur 24 tahun kecelakaan lalu
gerakan dada kanan tertinggal, mengalami perdarahan aktif. Saat
perkusi dada kanan hipersonor, dan dilakukan pemeriksaan didapatkan
suara napas dada kanan menghilang. kesadaran menurun, tekanan darah
Tatalaksana awal yang tepat adalah… 60/palpasi, nadi 120x/menit, napas
a. Thorakotomi 32x/menit, akral teraba dingin,
b. Kompresi dada berkeringat, pucat. Apa yang terjadi pada
c. Pemasangan WSD pasien ?
d. Pericardiosintesis a. Kehilangan volume darah lebih dari
e. Dekompresi dengan jarum besar di 30% berat badan total
ICS II b. Kehilangan volume darah lebih dari
30% volume darah efektif
81. Seorang Laki-laki berusia 20 tahun c. Kehilangan volume darah sampai
datang ke IGD dengan luka bakar. dengan 10% berat badan total
Pada pemeriksaan, didapatkan luas luka d. Kehilangan volume darah lebih dari
bakar adalah sebagai berikut: derajat 1= 50% berat badan total
5%, derajat e. Kehilangan volume darah sampai
2a = 15%, derajat 2b = 20%, derajat 3 = dengan 10% volume darah efektif
15%. Berat badan pasien adalah 60 kg.
Rehidrasi 85. seorang perempuan usia 62 tahun
yang tepat untuk dilakukan adalah... dibawa oleh keluarga ke RS dengan
keluhan penurunan kesadaran. Pasien dengan muntah. Keluhan muncul
tidak dapat menjawab pertanyaan setelah melakukan tugas lapangan.
dengan baik. Pada pemeriksaan fisik Dari anamnesis didapatkan bahwa
didapatkan takipnea. Pemeriksaan pasien bukan perokok. Dari
laboratorium menunjukkan Na:144, pemeriksaan fisik tampak agitasi, kulit
Cl:107, HCO3-:9, pH:7,17, PCO2:25, merah terang. Dari pemeriksaan paru
ketonemia (-). Apakah terapi yang didapatkan rales. Apakah penyebab
paling tepat untuk pasien? intoksikasi yang mungkin?
a. pemasangan ventilator a. Karbon monoksida
b. pemberian insulin b. Karbon dioksida
c. pemberian KCl c. Karbamat
d. pemberian Na HCO3 d. Sianida
e. rebreathing melalui kantung nafas e. Alkohol
86. seorang perempuan usia 27 tahun 89. Seorang laki-laki usia 28 tahun datang
datang ke IGD dalam keadaan tidak dengan keluhan nyeri pinggang pasca
sadar, keluar buih dari mulut, dan konsumsi jengkol dalam jumlah
ditemukan botol racun serangga di banyak. Apakah terapi yang paling
sampingnya. Pemeriksaan fisik sesuai?
ditemukan kesadaran soporokomatus, a. Minum air putih banyak + Na
TD 100/70 mmHg, RR 33 x/mnt, nadi nitrit
102x/mnt, suhu 36,8C, pinpoint pupil b. Minum air putih banyak + Na
(+). Zat penyebab gejala intoksikasi thiosulfat
pasien diatas dan mekanisme c. Pasang infus RL 10 cc/kgBB
terjadinya adalah? loading cepat
a. Organofosfat karbamat, bersifat d. Minum air putih banyak + Na
hepatotoksik bikarbonat hingga gejala reda
b. Organofosfat karbamat,agonis e. Minum air putih banyak + Na
kolinesterase bikarbonat dosis tunggal
c. Organofosfat murni, 90. Wrga berbeda umur dan jenis kelamin
menyebabkan gagal ginjal akut datang berbondong-bondong ke
d. Organofosfat karbamat,inhibitor puskesmas dengan keluhan rasa
kolinesterase terbakar di tenggorokan. Hal ini
e. Organofosfat murni, inhibitor terjadi setelah makan singkong bakar,
asetilkolin selain itu mengeluhkan sekresi liur
87. Seorang laki-laki usia 40 tahun meningkat, membiru, telinga
mengeluh muntah serta berdenging. Apakah antidotum yang
mengeluarkan air mata dan air liur tepat untuk kasus ini?
setelah pulang dari perkebunan. Pada a. Na thiosulfat
pemeriksaan fisik tampak pupil miosis b. Adrenalin
(+), bradikardi (+). Pasien dicurigai c. Nalokson
keracunan peptisida. Prinsip d. Sulfas atropin
antidotum yang diberikan untuk e. Na bikarbonat
tatalaksana pasien adalah? 91. Seorang laki-laki usia 24 tahun dibawa
a. Agonis reseptor muskarinik ke IGD RS setelah pesta minuman
b. Antagonis reseptor muskarinik keras oplosan. Dari pemeriksaan fisik
c. Inhibitor murni asetilkolinesterase didapatkan tingkat kesadaran koma.
d. Antagonis reseptor alfa TD 80/60 mmHg, nad 50x/mnt, RR
e. Agonis reseptor alfa 12x/mnt. Hasil pemeriksaan darah
88. Seorang petugas pemadam kebakaran didapatkan pH 6,8; HCO3 5mEq/L.
usia 34 tahun datang ke IGD dengan Apakah tindakan yang paling tepat?
keluhan nyeri kepala hebat disertai a. Pemberian multipel arang aktif
b. Pemasangan NGT untuk bilas 80x/menit, ventilasi dierikan
lambung setiap 10 detik
c. Force diuretic untuk mengubah C. Kompresi diberikan dengan 100-
pH urin 120x/menit, ventilasi dierikan
d. Hemodialisis setiap 10 detik
e. Pemberian sorbitol untuk D. Kompresi diberikan dengan
pencahar kecepatan 60x/menit, ventilasi
92. Seorang anak laki-laki, usia 1 tahun diberikan setiap 3 detik
datang di IGD dengan kejang-kejang, E. Kompresi diberikan dengan
karena di IGD anak masih tampak kecepatan 100x/menit, ventilasi
kejang oleh dokter jaga diberikan diberikan setiap
stesolid rektal dan kejang baru 6 detik
berhenti setelah diberikan injeksi
phenitoin. Namun selain kejang 94. Seorang laki- laki 30 tahun datang ke IGD
berhenti tampak anak tidak berapas RS dalam kondisi tidak sadar, menurut
dengan frekuensi deyut jantung keluarga, pasien mengalami
50x/menit. demamtinggi, batuk dan juga sesak nafas.
Urutan tindakan pada pasien tersebut Pemeriksaan fisik suhu 390 C, denyut
adalah? jantung 120 kali permenit, respirasi 30
A. Open airway-unresponsive-initial kali permenit, suara ronki di paru kanan.
breathing-look listen feel-sign of Laboratorium darah lekosit 20.000 UL,
life-rescue managemen harus segera diberikan
breathing-CPR dalam 3 jam pertama.
Apakah tindakan yang kemudian harus
B. Initial breathing-sign of life-open dilakukan?
airway-rescue breathing-look a. Permberian oxygen dosis tinggi
listen feel- unresponsive b. Pemberian obat penurun panas
C. Open airway-rescue breath-initial c. Pemberian cairan kristaloid
breath-look listen feel – d. Pemberian vasopresor
unresponsive-CPR e. Nebulizer
D. Sign of live-open airway-initial 95. Pasien laki laki umur 40 th dirawat di
breathing-rescue breath-CPR-look bangsal dengan diagnosis infeksi saluran
listen feel kencing komplikata, saat ini mengalami
E. Unresponsive-open airway-rescue penurunan kesadaran, tensi 60/40
breathing-sign of life-CPR mmHg. Pasien dirujuk ke ruang HCU
93. Anak laki-laki, 1 tahun mengalami penyakit dalam. Dokter memberikan obat
syok hipovolemik akibat diare dan untuk menaikkan tensi.
gagal napas dirujuk dari RS Ngipang Apakah pilihan obat pada pasien ini?
sudah terpasang pipa endotrakeal dan a. Dopamin
dilakukan bagging (bantua pernpasan b. Adrenalin
dengan pompa), sampai di IGD karena c. Dobutamin
mengalami henti jantung dan d. Norepineprin
dilakukan resusitasi jantung paru. e. Dopamin kombinasi dobutamin
Pasien dilakukan pemberian kompresi 96. Seorang laki‐laki berusia 45 tahun
d.an ventilasi dengan kondisi dibawa ke instalasi gawat darurat
terpasang pipa endotrakeal. dalam keadaan kesadaran menurun.
Bagaimana prosedur tatalaksana yang Istri pasien mengatakan bahwa sejak
harus dilakukan dokter? 4 hari terakhir pasien sering buang air
A. Kompresi diberikan dengan kecil hingga badannya makin lemah
60x/menit, ventilasi dierikan dan hari ini tidak sadar. Berat badan
setiap 6 detik pasien menurun 10 kg dalam 3 bulan
B. Kompresi diberikan dengan terakhir tapi pasien tidak mau
berobat. Dari pemeriksaan fisik obat secara teratur. Pada
didapatkan pasien somnolen, tekanan pemeriksaan fisik didapatkan tekanan
darah 80/60 mmHg, frekuensi nadi darah 110/70 mmHg, frekuensi nadi
140x/menit, isi kurang, irama reguler, 105x/menit, laju pernafasan
frekuensi pernafasan 24x/menit, suhu 38x/menit, suhu tubuh 36,9°, distensi
38,2oC. pemeriksaan laboratorium vena jugularis, rhonki basah halus di
menunjukkan Hb 17,3 g/dl; seluruh lapang paru, oedema tungkai,
hematokrit 54; glukosa darah 996 dan saturasi oksigen 88%.
mg/dl, kreatinin serum 1,6 mg/dl; Na Apakah obat yang harus segera
165 mEq/L; K 2,8 mEq/L; Cl 127 diberikan saat di IGD?
mEq/L; pH 7,34; pCO2 23 mmHg; pO‐2
92 mmHg; HCO3 22 mEq/L; BE ‐2,4; a. Heparin intra vena
Saturasi O2 95%. ß hidroksi butirat (‐). b. Epinefrin intra vena
Dokter berusaha menaikkan tensi c. Dobutamin intra vena
pada pasien ini. d. Furosemid intra vena
Apa tindakan yang harus dilakukan? e. Streptokinase intra vena
a. Loading kristaloid 99. Seorang perempuan berusia 23 tahun
b. Drip norepineprin dibawa ke IGD Rumah Sakit Umum
c. Loading Koloid Daerah oleh temannya dalam
d. Drip adrenalin keadaan lemah tetapi sadar. Teman
e. Drip dopamin perempuan tersebut membawa botol
97. Seorang wanita 30 tahun datang ke yang berisi cairan obat nyamuk. Ia
IGD dengan keluhan sesak nafas menceritakan bahwa temannya
berbunyi secara tiba‐tiba sejak kurang lebih 1 jam lalu meminum
setengah jam yang lalu. Pasien cairan anti serangga tersebut. Dari
tampak lemah, muka serta bibirnya hasil pemeriksaan didapatkan tekanan
bengkak. Menurut keluarganya sejak darah 110/70 mmHg, nadi 92 x/menit,
3 hari yang lalu pasien mengeluh pernafasan 30 x/menit.
batuk dan pilek, dan baru saja Apakah kondisi yang mungkin
meminum 1 macam obat dari dokter didapatkan pada kasus tersebut?
umumnya. Riwayat alergi obat a. Hipotermia
sebelumnya disangkal. Pada
b. Paralisis
pemeriksaan fisik pasien kompos
mentis, tekanan darah 70/palpasi, c. Asidosis
nadi 120 kali permenit isi kurang,
pernafasan 30 kali per menit. Rhonki d. Asites
didapatkan di seluruh lapangan paru.
Apakah penatalaksanaan yang e. Miosis
memungkinkan pada pasien ini?
100. Seorang laki-laki usia 30 tahun diantar
a. Adrenalin 0,3 cc IM
ke UGD rumah sakit karena badan terasa
b. Adrenalin 0,3 cc SC
lemas karena muntah dan BAB cair
c. Deksametason 5 mg IV
berkali-kali serta perut terasa panas.
d. Adrenalin 0,3 cc IV
Diketahui pasien tersebut mengalami
e. Difehidramin 1 ampul IV
gejala diatas setelah makan makanan
98. Seorang perempuan berusia 69 tahun
yang kadaluwarsa. Tekanan darah
datang ke Instalasi Gawat Darurat
diketahui 80/50 mmHg, nadi 104
(IGD) Rumah Sakit dengan keluhan
x/menit, respirasi 24 x/menit.
sesak napas berat. Pasien pernah
Apakah tindakan awal yang harus segera
dirawat di RS 5 bulan sebelumnya
dilakukan untuk mengatasi kondisi
dengan diagnosis infark miokard akut,
diatas?
tetapi pasien tidak mengkonsumsi
a. Berikan arang aktif untuk
mengurangi intoksikasi
b. Injeksi deksametason 1 Ampul
dan diulang bila tidak ada respon
c. Injeksi adrenalin intravena 1
Ampul dan diulang bila tidak ada
respon
d. Dilakukan bilas lambung untuk
mengeluarkan makanan yang
terkontaminasi
e. Pasang infus dan loading cairan
elektrolit isotonis sebanyak 500 cc
dan tunggu respon