Anda di halaman 1dari 1

KOMPLIKASI HIPOTIROID

a. Penyakit jantung
Semakin bertambah usia, orang yang terserang penyakit jantung lebih banyak.
Hipotiroid menaikkan kolestrol darah. Pasien hipotiroid mudah terkena darah tinggi, denyut
jantung lambat, dan pompa jantung melemah. Orang tua dengan hipotiroid akan lebih
mudah mengalami komplikasi gagal jantung.
b. Koma miksedema
Koma miksedema adalah situasi yang mengancam nyawa yang ditandai oleh
eksaserbasi (perburukan) semua gejala hipotiroidisme termasuk hipotermi tanpa menggigil,
hipotensi, hipoglikemia, hipoventilasi, dan penurunan kesadaran hingga koma. Orang tua
dengan hipotiroid yang tidak terobati dengan baik, lama-kelamaan akan mengalami
komplikasi koma miksedema. Komplikasi ini berat dan bisa berakibat fatal, seperti suhu
tubuh semakin dingin, denyut jantung sangat lambat, sukar buang air kecil dan air besar,
tubuh bengkak, dan bahkan bisa tidak sadarkan diri. Suntikan hormon T4 sebaiknya segera
diberikan. Kemampuan tubuh yang sudah tua untuk mengubah T4 ke T3 juga menurun,
sehingga bisa dilakukan pemeberian T3 secara langsung (cytomel). Koma miksedema ini bisa
berakhir dengan gagal jantung dan kematian.
Kelainan-kelainan lain yang dapat mendorong terjadinya koma miksedema termasuk
gagal jantung, edema paru, efusi pleural atau peritoneal, ileus, kelebihan pemberian cairan,
atau pemberian obat sedatif atau narkotik pada pasien dengan hipotiroid berat.
c. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan (kretinisme)
Jika hipotiroid yang berat sudah terjadi sewaktu hidup fetal, maka kita akan
mendapatkan penderita yang cebol dan mungkin imbisil (idiot, salah satu gangguan mental
yang disebabkan oleh kelainan genetik). Pada waktu lahir tidak ditemukan kelainan, tetapi
pada umur 2-3 bulan sudah bisa timbul gejala lidah tebal dan jarak antara ke dua mata lebih
besar daripada biasanya. Pada waktu ini, kulit kasar dan warnanya agak kekuningan. Kepala
anak besar, mukanya bulat dan raut muka (ekspresi) seperti orang bodoh, sedangkan
hidungnya besar dan pesek, bibir tebal, mulut selalu terbuka dan juga lidah yang tebal
dikeluarkan. Pertumbuhan tulang juga terlambat. Keadaan psikis berbeda-beda, biasanya
antara agak cerdas dan sama sekali.

Tandra, Hans. 2011. Mencegah dan Mengatasi Penyakit Tiroid. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Anwar, Ruswana. 2005. Fungsi dan Kelainan Kelenjar Tiroid. http://pustaka.unpad.ac.id/wp-
content/uploads/2010/05/fungsi_dan_kelainan_kelenjar.pdf diakses 14 september 2015