Anda di halaman 1dari 28

KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

BAB I
PENDAHULUAN

A. Rasional
Dengan adanya pemberlakuan penggunaan Kurikulum 2013 revisi yang
dilampirkan dalam SK Nomor 253/KEP.D/KR/2017 tentang Penetapan Satuan
Pendidikan Pelaksana Kurikulum 2013 Tahun 2017, maka SMK Komputer Arya
Karina Pratama Tahun Pelajaran 2018-2019 untuk Kompetensi Keahlian Otomatisasi
dan Tata Kelola Perkantoran perlu melakukan revisi terhadap hasil evaluasi terhadap
kurikulum yang ada, begitu juga dengan implementasinya.
Memperhatikan kondisi riil SMK Komputer Arya Karina Pratama yang berada
di lingkungan penduduk yang sudah lebih maju dibanding dengan sebagian daerah
lain di Kabupaten Cianjur, maka pengembangan kurikulum juga harus disesuaikan
dengan kondisi tersebut.
Pengembangan kurikulum ini haruslah berlandaskan atas undang-undang
atau peraturan yang telah menjelaskan mengenai ketentuan pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar KTSP dan Kurikulum 2013 Revisi yang tercantum sebagai berikut:
1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. PP No. 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan
Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
3. Permendikbud No. 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan
Pendidikan Dasar dan Menengah;
4. Permendikbud No. 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar
dan Menengah;
5. Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan
Dasar dan Menengah;
6. Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan;
7. Permendikbud No. 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan
Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan
Pendidikan Menengah;
8. SK Dirjen GTK No. 4678 Tahun 2016 tentang Spektrum Keahlian
Pendidikan Menengah Kejuruan;
9. SK Dirjen GTK No. 130 Tahun 2017 tentang Struktur Kurikulum
Pendidikan Menengah Kejuruan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan
Menengah;
10. Permendikbud No. 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik
Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama,
Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang
Sederajat;
11. Permendikbud No. 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling
pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 1 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

12. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No. 17 Tahun 2011 tentang
Penyelenggaraan Perpustakaan;
13. Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 16 Tahun 2017 tentang Pedoman
Penerimaan Peserta Didik Baru pada Sekolah Menengah Atas/Sekolah
Menengah Kejuruan dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa/Sederajat Tahun
Pelajaran 2017/2018;
14. Perpres No. 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter;
15. Permendikbud No. 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan
Sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib Pada Pendidikan Dasar dan
Pendidikan Menengah;
16. Hasil Rapat Sekolah pada tanggal 31 Mei 2018 bersama kepala sekolah,
sekretaris yayasan, guru, staf TU, dan operator sekolah.
Pengembangan Kurikulum SMK Komputer Arya Karina Pratama Tahun
Pelajaran 2018-2019 mencakup hal-hal sebagai berikut:
1. Kerangka dasar dan struktur kurikulum yang merupakan pedoman dalam
pengembangan kurikulum SMK Komputer Arya Karina Pratama;
2. Beban belajar bagi peserta didik pada SMK Komputer Arya Karina
Pratama yang didasarkan pada hasil analisis konteks, analisis potensi dan
minat potensi didik;
3. Kurikulum SMK Komputer Arya Karina Pratama dikembangkan
berdasarkan hasil revisi kurikulum tahun 2017-2018, pemanfaatan hasil analisis
kondisi riil sekolah, terutama tenaga pendidik dan sarana-prasarana, serta
analisis terhadap kurikulum 2013 revisi;
4. Kalender pendidikan SMK Komputer Arya Karina Pratama disusun
berdasarkan hasil perhitungan minggu efektif untuk tahun pelajaran 2018-2019.

B. Visi Satuan Pendidikan


Visi SMK Komputer Arya Karina Pratama adalah “Menjadi Lembaga
Pendidikan yang Berkualitas dan Siap Berkompetisi menjadi SMK terpercaya dalam
Menghasilkan Sumber Daya Manusia yang Handal, Bermoral, dan Mandiri.”

C. Misi Satuan Pendidikan


Untuk mewujudkan visi di atas, SMK Komputer Arya Karina Pratama
melaksanakan berbagai kegiatan sebagai berikut.
1. Mencerdaskan peserta didik untuk terampil dalam setiap aspek
kehidupan.
2. Megembangkan potensi dan membangun kompetensi peserta didik.
3. Menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga/instansi yang
berkesinambungan dan saling menguntungkan.
4. Memfasilitasi kebutuhan pendidikan sebagai media pengembangan
potensi dan kreativitas peserta didik.
5. Melaksanakan pengajaran dan pendidikan yang efektif, kreatif dan
inovatif, berguna untuk kehidupan bersama.

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 2 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

6. Meningkatkan perluasan dan pemerataan akses pendidikan kejuruan


yang bermutu.

D. Tujuan Satuan Pendidikan


Tujuan SMK Komputer Arya Karina Pratama secara umum mengacu pada isi
Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) mengenai tujuan
Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan
kejuruan merupakan pendidikan menengah yang menyiapkan peserta didik terutama
untuk bekerja dalam bidang tertentu.

BAB II
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM SMK

A. Struktur Kurikulum Satuan Pendidikan


1. Kurikulum KTSP 2006

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 3 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

Kurikulum KTSP 2006 di SMK Komputer Arya Karina Pratama digunakan


untuk peserta didik tingkat XII dalam Kompetensi Keahlian Otomatisasi dan
Tata Kelola Perkantoran. Mata Pelajaran dan muatan lokal yang diberikan
kepada peserta didik adapun sebagai berikut.

Daftar Mata Pelajaran Kurikulum KTSP 2006


Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen
Program Keahlian Manajemen Perkantoran
Kompetensi Keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran
SMK Komputer Arya Karina Pratama
I Normatif
1. Pendidikan Agama Islam
2. Pendidikan Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia
4. Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan
5. Seni Budaya
II Adaptif
1. Matematika
2. Bahasa Inggris
3. Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi
4. Ilmu Pengetahuan Alam
5. Ilmu Pengetahuan Sosial
6. Kewirausahaan
III Produktif
A. Dasar Kompetensi Keahlian
1. Memahami Prinsip-Prinsip Penyelenggaraan Administrasi
Perkantoran
2. Mengaplikasikan Keterampilan Dasar Komunikasi
3. Menerapkan Prinsip-Prinsip Kerjasama dengan Kolega dan
Pelanggan
4. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup
(K3LH)

B. Kompetensi Keahlian
1. Mengoperasikan Aplikasi Perangkat Lunak
2. Mengoperasikan Aplikasi Presentasi
3. Mengelola Peralatan Kantor
4. Melakukan Prosedur Administrasi
5. Menangani Penggandaan Dokumen
6. Menangani Surat/Dokumen Kantor
7. Mengelola Sistem Kearsipan
8. Membuat Dokumen (Stenografi)
9. Memproses Perjalanan Bisnis
10. Mengelola Pertemuan/Rapat
11. Mengelola Dana Kas Kecil
12. Memberikan Pelayanan Kepada Pelanggan
13. Mengelola Administrasi Perkantoran di Tempat Kerja
14. Berkomunikasi Melalui Telepon dalam Bahasa Inggris
15. Melakukan Prosedur Administrasi Inggris
IV Muatan Lokal
1. Bahasa Sunda
2. Pendidikan Lingkungan Hidup
V Pengembangan Diri

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 4 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

A. Ekstrakurikuler
B. BP/BK

Alokasi Waktu Mata Pelajaran


Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen
Program Keahlian Manajemen Perkantoran
Kompetensi Keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran
Alokasi
Mata Pelajaran Waktu
(Jam)
I Normatif
1. Pendidikan Agama Islam 192
2. Pendidikan Kewarganegaraan 192
3. Bahasa Indonesia 192
4. Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan 192
5. Seni Budaya 128
II Adaptif
1. Matematika 403
2. Bahasa Inggris 440
3. Keterampilan Komputer dan Pengelolaan
Informasi 202
4. Ilmu Pengetahuan Alam 192
5. Ilmu Pengetahuan Sosial 128
6. Kewirausahaan 192
III Produktif
A. Dasar Kompetensi Keahlian 140
B. Kompetensi Keahlian 1044
IV Muatan Lokal 192
V Pengembangan Diri 192

Penambahan waktu 2 (dua) jam per minggu untuk wali kelas dalam
memberikan bimbingan kepada peserta didiknya sebagai langkah preventif dan
penyelesaian masalah yang ada selama kegiatan belajar mengajar.

2. Kurikulum 2013 Revisi


Kurikulum 2013 Revisi di SMK Komputer Arya Karina Pratama digunakan
untuk peserta didik tingkat X dalam Program Keahlian Otomatisasi dan Tata
Kelola Perkantoran. Mata Pelajaran dan muatan lokal yang diberikan kepada
peserta didik adapun sebagai berikut.

Daftar Mata Pelajaran Kurikulum 2013 Revisi


Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen
Program Keahlian Manajemen Perkantoran
Kompetensi Keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran
A. Muatan Nasional
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 5 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

3. Bahasa Indonesia
4. Matematika
5. Sejarah Indonesia
6. Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya
B. Muatan Kewilayahan
1. Seni Budaya
2. Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan
C. Muatan Peminatan Kejuruan
C1. Dasar Bidang Keahlian
1. Simulasi dan Komunikasi Digital
2. Ekonomi Bisnis
3. Administrasi Umum
4. IPA
C2. Dasar Program Keahlian
1. Teknologi Perkantoran
2. Korespondensi
3. Kearsipan
C3. Kompetensi Keahlian
1. Otomatisasi dan Tata Kelola Kepegawaian
2. Otomatisasi dan Tata Kelola Keuangan
3. Otomatisasi dan Tata Kelola Sarana dan Prasarana
4. Otomatisasi dan Tata Kelola Humas dan Keprotokolan
5. Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Struktur Kurikulum dan Beban Belajar Per minggu untuk SMK/MAK


Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen
Program Keahlian Manajemen Perkantoran
Kompetensi Keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran
KELAS ALOKA
MATA PELAJARAN X XI XII SI
1 2 1 2 1 2 WAKTU
A. Muatan Nasional
Pendidikan Agama dan
1. 3 3 3 3 3 3 318
Budi Pekerti
Pendidikan Pancasila
2. 2 2 2 2 2 2 212
dan Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia 4 4 3 3 3 3 354
4. Matematika 4 4 4 4 4 4 424
5. Sejarah Indonesia 3 3 - - - - 108
Bahasa Inggris dan
6. 3 3 3 3 4 4 352
Bahasa Asing Lainnya
B. Muatan Kewilayahan
1. Seni Budaya 3 3 - - - - 108
Pendidikan Jasmani,
2. Olahraga, dan 2 2 2 2 - - 144
Kesehatan
2
Jumlah A dan B 24 17 17 16 16 2.020
4
C. Muatan Peminatan Kejuruan
C1. Dasar Bidang Keahlian
Simulasi dan
1. 3 3 - - - - 108
Komunikasi Digital

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 6 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

2. Ekonomi Bisnis 2 2 - - - - 72
3. Administrasi Umum 2 2 - - - - 72
4. IPA 2 2 - - - - 72
C2. Dasar Program Keahlian
1. Teknologi Perkantoran 4 4 - - - - 144
2. Korespondensi 5 5 - - - - 180

KELAS ALOKA
MATA PELAJARAN X XI XII SI
1 2 1 2 1 2 WAKTU
3. Kearsipan 4 4 - - - - 144
C3. Kompetensi Keahlian
Otomatisasi Tata Kelola
1. - - 6 6 7 7 454
Kepegawaian
Otomatisasi Tata Kelola
2. - - 6 6 6 6 420
Keuangan
Otomatisasi Tata Kelola
3. - - 6 6 6 6 420
Sarana dan Prasarana
Otomatisasi Tata Kelola
4. Humas dan - - 6 6 6 6 420
Keprotokolan
Produk Kreatif dan
5. - - 5 5 5 5 350
Kewirausahaan
Jumlah C (C1, C2, dan C3) 22 22 29 29 30 30 2.856
D. MULOK
1. Bahasa Sunda 2 2 2 2 - -
Total 48 48 48 48 46 46 4.876

Penambahan waktu 2 (dua) jam per minggu untuk wali kelas dalam
memberikan bimbingan kepada peserta didiknya sebagai langkah preventif dan
penyelesaian masalah yang ada selama kegiatan belajar mengajar.

B. Program Muatan Lokal


1. Bahasa Sunda
Berdasarkan pada Permendikbud Nomor 67, 68, 69, 70 dan 81A Tahun
2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SD/MI, SMP/MTS,
SMA/MA, SMK/MAK dan Implementasi Kurikulum menjelaskan bahwa terdapat
Kurikulum Daerah atau Kurikulum Tingkat Daerah yang menjunjung nilai-nilai
budaya lokal sebagai bagian dari pendidikan bangsa Indonesia.
SMK Komputer Arya Karina Pratama yang berada di daerah Jawa Barat
menggunakan mata pelajaran Bahasa Sunda sebagai muatan lokal guna
menjunjung nilai-nilai budaya lokal.

SK dan KD Muatan Lokal Bahasa Sunda


SMK Komputer Arya Karina Pratama

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 7 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

1. Mampu menyimak,memahami, dan


1.1 Menyimak
menanggapi berbagai wacana lisan yang
bahasan dan isi
berupa pidato atau melalui siaran radio
pidato
maupun televisi
2. Mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, 2.1 Bercer
dan keinginan secara lisan dalam ita (ngadongeng)
menceritakan pengalaman, berpidato, 2.2 Berbic

berdeklamasi, berdiskusi kelompok, dan ara untuk

berbicara dalam pergaulan berpidato


3.1 Memb
aca apresiasi
3. Mampu membaca, memahami, dan
cerita pendek
menanggapi berbagai wacana tulis yang
(carita pondok)
berupa sejarah lokal/babad, puisi, novel, dan
3.2 Memb
berita surat kabar/majalah/media elektronik
aca sejarah
lokal/cerita babad
4.1 Menuli
s berbagai ragam
surat yang
berkaitan dengan
struktur, isi,
4. Mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, situasi, dan
dan keinginan dalam berbagai ragam tulisan bahasanya
yang berbentuk terjemahan, surat, dan biografi 4.2 Menerj
emahkan dari
Bahasa Indonesia
ke dalam Bahasa
Sunda atau
sebaliknya

2. Pendidikan Lingkungan Hidup


Pendidikan Lingkungan Hidup adalah muatan lokal yang dikembangkan
oleh SMK Komputer Arya Karina Pratama yang berdasarkan atas penanaman
pendidikan karakter terhadap peserta didik agar dapat menjaga dan
melestarikan lingkungan sekitar, serta meningkatkan kepedulian akan
lingkungan sekitar.

SK dan KD Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup


SMK Komputer Arya Karina Pratama

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 8 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar


1. Melakukan kegiatan 1.1 Melakukan penanaman pohon
penghijauan di lingkungan 1.2 Melakukan perawatan lingkungan

sekitar sekitar sekolah


2.1 Membedakan jenis sampah
2. Melakukan kegiatan 3R
organik dan anorganik
(Reduce, Reuse, dan 2.2 Melakukan kegiatan daur ulang
2.3 Mengurangi penggunaan bahan
Recycle)
yang dapat merusak lingkungan
3.1 Menyumbangkan baju, makanan,
3. Melakukan kegiatan alat tulis kepada anak yatim piatu
sosial 3.2 Melakukan kegiatan jum’at
beramal

C. Kegiatan Pengembangan Diri


Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan
kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai
dengan kebutuhan, bakat, minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah.
Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor, guru, atau
tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler
dan kegiatan pelayanan konseling.
1. Layanan Konseling dan Layanan Akademik
Kegiatan Konseling dan layanan akademik dilakukan oleh BK (Bimbingan
dan Konseling) kepada seluruh peserta didik dengan menitikberatkan pada
kegiatan bimbingan pribadi, sosial, belajar dan karier.
Adapun strategi pelaksanaan program BK sebagai berikut:
No. Jenis Kegiatan
1. Konseling Layanan klasikal mengenai:
Pribadi  Mengatasi perbedaan pendapat
 Mengatasi rasa bimbang
 Menumbuhkan sikap optimis dalam mengatasi
persaingan memasuki pendidikan lanjutan
 Mengendalikan diri, berpikir dan bersikap positif
 Mengatasi nervous saat ujian
 Mengatasi keraguan tercapainya cita-cita karena
tidak sejalan dengan orang tua
 Mengendalikan perasaan cinta dan pacaran
 Mengatasi pernyataan cinta yang ditolak
 Melakukan mediasi antara siswa dan orang tua
terhadap masalah
 Melakukan pendampingan dan bimbingan bagi
siswa yang mengalami permasalahan
 Membahas kasus tertentu yang dialami peserta didik
 Melakukan pertemuan dengan orang tua, keluarga

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 9 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

peserta didik yang mengalami masalah


 Mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan
permasalahan siswa melalui data siswa
Layanan klasikal mengenai:
 Mengatasi perbedaan pendapat
 Melepaskan diri dari lingkungan pertemanan
yang kurang mendukung cita-cita
 Pergaulan bebas
Konseling
2.  Meningkatkan rasa percaya diri berbicara
Sosial
dengan lawan jenis
 Minder dengan teman sekelas
 Membantu permasalahan teman
 Membantu teman yang tidak bersemangat
untuk menuntut ilmu
Layanan klasikal mengenai :
 Sistem belajar di SMK
 Menghilangkan rasa bosan dalam belajar
 Dampak menyontek pada saat ulangan bagi
masa depan
 Peminatan dalam kurikulum 2013 revisi
Konseling  Teknik-teknik belajar
3.  Memilih lembaga bimbingan belajar
Belajar
 Belajar melalui tutor sebaya
 Mengatasi nervous saat ujian
 Trik menghadapi ujian nasional
 Kekhawatiran peserta didik terhadap hasil
belajar yang kurang memuaskan
 Kekhawatiran ketidakmampuan untuk
menamatkan sekolah dan harus segera bekerja
4. Konseling Layanan klasikal mengenai:
Karier  Pekerjaan yang berkaitan dengan kompetensi
keahlian yang mendukung cita-cita
 Jenis-jenis pekerjaan jasa
 Jenis pekerjaan yang memiliki prospek bagus
di masa depan
 Dunia kerja
 Perencanaan pemilihan pendidikan lanjutan
 Pengaruh pendidikan dengan keberhasilan
karir
 Menumbuhkan sikap optimis dalam mengatasi
persaingan memasuki pendidikan lanjutan
 Memantapkan pilihan sekolah lanjutan yang
sesuai dengan bakat dan minat
 Menyalurkan bakat yang mengarah ke karir
tertentu

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 10 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

 Kebingungan karena belum memiliki cita-cita

2. Program Pengembangan Bakat, Minat, dan Prestasi Peserta


Didik
Program pengembangan bakat, minat, dan peserta didik dapat dilakukan
melalui kegiatan ekstrakurikuler. SMK Komputer Arya Karina Pratama memiliki
berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat meningkatkan kreativitas,
keaktifan peserta didik, dan bahkan peningkatan kemampuan sesuai dengan
kompetensi keahlian peserta didik.
Kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat pengembangan kemampuan
prestatif dan pengembangan kemampuan individual untuk berorganisasi di
antaranya sebagai berikut.

No. Jenis Strategi Pelaksanaan


Dilaksanakan 1 (satu) kali dalam satu minggu.
Kegiatan Ekstrakurikuler wajib yang bertujuan
untuk meningkatkan ilmu keagamaan, rasa
1. Keputrian persaudaraan, dan kreativitas peserta didik
perempuan dengan berbagai kegiatan positif
yang dilakukan setiap hari Jum’at setelah
pulang sekolah.
Dilaksanakan 1 (satu) kali dalam satu minggu.
Kegiatan ekstrakurikuler peminatan
kompetensi keahlian Multimedia yang
2. CSC Animasi
berfokus dalam meningkatkan kemampuan
peserta didik dalam pembuatan dan
penggunaan aplikasi animasi.
Dilaksanakan 1 (satu) kali dalam satu minggu.
Kegiatan ekstrakurikuler peminatan
kompetensi keahlian Multimedia yang
3. CSC Web
berfokus dalam meningkatkan kemampuan
peserta didik dalam pembuatan dan
penggunaan aplikasi web.
Dilaksanakan 1 (satu) kali dalam satu minggu.
Kegiatan ekstrakurikuler peminatan
kompetensi keahlian Multimedia yang
4. CSC Desain Grafis
berfokus dalam meningkatkan kemampuan
peserta didik dalam pembuatan dan
penggunaan aplikasi desain grafis.
5. Pramuka Kegiatan ekstrakurikuler wajib bagi kelas X,
yang dilaksanakan satu kali dalam satu

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 11 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

minggu. Memfokuskan peserta didik untuk


menumbuhkan rasa nasionalisme dan
kebangsaan.
Kegiatan ekstrakurikuler peminatan yang
dilaksanakan satu kali dalam seminggu yang
Palang Merah Remaja
6. berfokus dalam mengasah kemampuan
(PMR)
anggota PMR untuk melakukan kegiatan
pertolongan pertama.
Kegiatan ekstrakurikuler peminatan yang
dilakukan satu minggu satu kali yang berfokus
7. English Club agar peserta didik dapat melakukan
percakapan sederhana dengan mengikuti
aturan yang ada.
Kegiatan ekstrakurikuler peminatan dan bakat
peserta didik yang dilaksanakan satu minggu
8. Sepak Bola / Futsal
satu kali untuk mengasah bakat peserta didik
agar lebih mahir dengan olahraga tersebut.
Kegiatan ekstrakurikuler peminatan dan bakat
peserta didik yang dilaksanakan satu minggu
9. Badminton
satu kali untuk mengasah bakat peserta didik
agar lebih mahir dengan olahraga tersebut.

Kegiatan ekstrakurikuler peminatan dan bakat


peserta didik yang dilaksanakan satu minggu
10. Basket
satu kali untuk mengasah bakat peserta didik
agar lebih mahir dengan olahraga tersebut.

Kegiatan ekstrakurikuler peminatan dan bakat


peserta didik yang dilaksanakan satu minggu
11. Tenis Meja
satu kali untuk mengasah bakat peserta didik
agar lebih mahir dengan olahraga tersebut.
Kegiatan ekstrakurikuler peminatan dan bakat
peserta didik yang dilaksanakan satu minggu
12. Volly
satu kali untuk mengasah bakat peserta didik
agar lebih mahir dengan olahraga tersebut.
Kegiatan ekstrakurikuler peminatan dan bakat
peserta didik yang dilaksanakan satu minggu
13. Karate
satu kali untuk mengasah bakat peserta didik
agar lebih mahir dengan olahraga tersebut.
14. Journalism Broadcasting Kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan
satu kali dalam satu minggu. Berfokus dalam

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 12 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

fotografi dan peliputan berita.

3. Kegiatan Kepramukaan
Kegiatan Kepramukaan merupakan sebuah kegiatan ekstrakurikuler
wajib yang telah ditentukan oleh Pemerintah dalam Permen No. 63 Tahun 2014
tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada
Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Dalam pelaksanaannya semua siswa kelas X diwajibkan untuk ikut serta
dalam kegiatan ini, yang mana dilaksanakan pada hari Sabtu setiap minggunya.
Kegiatan Kepramukaan juga ikut dilaksanakan dalam kegiatan MPLS
demi membentuk kepribadian, kecapakan hidup, dan akhlak mulia pramuka
melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan.

D. Pengaturan Beban Belajar


1. SMK Komputer Arya Karina Pratama menuju pada SMK Mandiri. Oleh
karena itu, beban belajar yang diterapkan adalah sistem paket.
2. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket
dialokasikan sebagaimana tertera dalam Struktur Implementasi Kurikulum SMK
Komputer Arya Karina Pratama. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata
pelajaran yang terdapat pada semester gasal dan genap dalam satu tahun
pelajaran dilakukan secara fleksibel.
3. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur (TT) dan kegiatan mandiri
tidak terstruktur KMTT/TMTT) dalam sistem paket di SMK Komputer Arya
Karina Pratama adalah 0% - 60% dari waktu kegiatan tatap muka mata
pelajaran yang bersangkutan. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut
mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai
kompetensi.
4. Alokasi waktu untuk praktik: dua jam kegiatan praktik di sekolah setara
dengan satu jam tatap muka; empat jam praktik di luar sekolah (DU/DI) setara
dengan satu jam tatap muka.
5. Beban belajar dalam satu tahun adalah 38 minggu, dan beban belajar
dalam seluruh penyelesaian studi kurikulum KTSP 2006 adalah 4.021 jam atau
setara dengan 44 jam per minggu dan kurikulum 2013 revisi adalah 4.876 jam
atau setara dengan 48 jam per minggu.
6. SMK Komputer Arya Karina Pratama menerapkan beban belajar per
minggu adalah 46 sd. 48 jam tatap muka, dengan perincian sebagai berikut:

Beban Belajar per minggu


Kurikulum Mata Pelajaran
Kelas X Kelas XI Kelas XII
KTSP 2006 Normatif, Adaptif dan 28
Muatan Lokal

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 13 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

Teori dan Praktik Kejuruan 18


Muatan Nasional dan
24 17
2013 Revisi Muatan Kewilayahan
Teori dan Praktik Kejuruan 22 29
Muatan Lokal 2 2

E. Ketuntasan Belajar
Standar KBM (Ketuntasan Belajar Minimal) Per Mata Pelajaran dianalisis dan
ditetapkan oleh guru setiap mata pelajaran. Sesuai dengan Surat Keputusan Kepala
SMK Komputer Arya Karina Pratama No. 8.014C/SK.SMK-SKP/I/2018 tentang
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Mata Pelajaran Tahun Pelajaran 2018/2019,
ditetapkan mengenai ketuntasan minimalnya sebagai berikut.

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL (KBM)


KURIKULUM KTSP 2006
SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA
KOMPETENSI KEAHLIAN : OTOMATISASI DAN TATA KELOLA PERKANTORAN
TAHUN 2017/2018

No. Mata Pelajaran / Kompetensi Keahlian Tingkat III


I. NORMATIF
1. Pendidikan Agama 77
2. Pendidikan Kewarganegaraan 77
3. Bahasa Indonesia 75
4. Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan 77
5. Seni Budaya 77
II. ADAPTIF
1. Bahasa Inggris 75
2. Matematika 75
3. Ilmu Pengetahuan Alam 75
4. Ilmu Pengetahuan Sosial 77
5. Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi 75
6. Kewirausahaan 77
III. PRODUKTIF

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 14 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

A. Dasar Kompetensi Kejuruan


B. Kompetensi Kejuruan
1. Mengoperasikan aplikasi presentasi 75
2. Mengelola system kearsipan 75
3. Membuat dokumen (stenografi) 75
4. Memproses perjalanan bisnis 75
5. Mengelola pertemuan/rapat 75
6. Mengelola data/informasi di tempat kerja 75
7. Mengaplikasikan administrasi perkantoran di tempat kerja 75
IV. MULOK
1. Bahasa Sunda 77

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL (KBM)


KURIKULUM 2013 REVISI
SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA
KOMPETENSI KEAHLIAN : OTOMATISASI DAN TATA KELOLA PERKANTORAN
TAHUN 2017/2018

STANDAR KBM
NO MATA PELAJARAN/KOMPETENSI PADA TINGKAT Ket
I II
A. MUATAN NASIONAL
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 75 75
Pendidikan Pancasila dan
2. 75 75
Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia 70 70
4. Matematika 70 70
5. Sejarah Indonesia 75 -
Bahasa Inggris dan Bahasa Asing
6. 70 70
Lainnya
B. MUATAN KEWILAYAHAN
1. Seni Budaya 75 75
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan
2. 75 75
Kesehatan
C. Muatan Peminatan Kejuruan
C1. Dasar Bidang Keahlian
1. Simulasi dan Komunikasi Digital 70 -

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 15 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

2. Ekonomi Bisnis 70 -
3. Administrasi Umum 75 -
4. IPA 70 -
C2. Dasar Program Keahlian
1. Teknologi Perkantoran 75 -
2. Korespondensi 70 -
3. Kearsipan 70 -
C3. Kompetensi Keahlian
1. Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian - 70
2. Otomatisasi Tata Kelola Keuangan - 70
Otomatisasi Tata Kelola Sarana dan
3. - 70
Prasarana
Otomatisasi Tata Kelola Humas dan
4. - 70
Keprotokolan
5. Produk Kreatif dan Kewirausahaan - 75
D. Mulok
1. Bahasa Sunda 75 75

1. Mekanisme Penentuan KBM


Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) dirumuskan dengan menggunakan 3
(tiga) aspek, yaitu:
a. Karakteristik Peserta Didik (Intake)
Meliputi keberagaman latar belakang, potensi dan kemampuan
peserta didik secara individual.
b. Karakteristik Mata Pelajaran (Kompleksitas materi/kompetensi)
Meliputi tingkat kesulitan dari masing-masing mata pelajaran,
dengan memperhatikan hasil analisis jumlah KD, kedalaman KD, keluasan
KD, dan perlu tidaknya pengetahuan prasyarat.
c.Kondisi Satuan Pendidikan (Daya dukung)
Meliputi kompetensi pendidik, jumlah peserta didik dalam satu kelas,
predikat akreditasi sekolah, dan kelayakan sarana prasarana sekolah.
Dalam penentuan KBM ini, setiap aspek memiliki kriteria penilaian
sebagai berikut.

Aspek yang dianalisis Kriteria Penskoran

Tinggi Sedang Rendah


Intake peserta didik
<65 (1) 65 – 79 (2) 80 – 100 (3)
Tinggi Sedang Rendah
Kompleksitas
80 – 100 (3) 65 – 79 (2) <65 (1)
Tinggi Sedang Rendah
Daya Dukung
80 – 100 (3) 65 – 79 (2) <65 (1)
Penentuan nilai per kriteria penskoran dikembalikan pada kesepakatan
satuan pendidikan.

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 16 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

2. Prosedur Penentuan KBM


Dalam penentuan standar KBM, satuan pendidikan dapat menentukan
per mata pelajaran, maupun disamakan untuk semua mata pelajaran. Adapun
prosedur penentuan KBM sebagai berikut.
1) Menghitung jumlah KD setiap mata pelajaran pada masing-
masing tingkat kelas dalam satu tahun pelajaran;
2) Menentukan nilai aspek intake, kompleksitas, dan daya dukung;
3) Menentukan KBM setiap KD dengan rumus berikut:
Ju ml a h
KBM per KD = Ju ml a h
¿ tal se ti ap as pek ¿ tal as pe k ¿
¿
Misalkan: aspek intake mendapat nilai 65 / 1 (rendah)
aspek daya dukung mendapat nilai 90 / 3 (tinggi)
aspek kompleksitas mendapat nilai 70 / 2 (sedang)
9 0+7 0+65 1+3+ 2
=75 atau x 1 00=6 6,7
3 9
Nilai KBM merupakan angka bulat, maka nilai KBM-nya adalah 67.
4) Menentukan KBM setiap mata pelajaran dengan rumus:
Ju ml a h
KBM mata pelajaran = ¿ tal KB M pe r KD ¿
Ju ml a h t ot a l KD

3. Upaya Pencapaian KBM Ideal


Upaya yang dilakukan sekolah dalam meningkatkan KBM untuk
mencapai KBM yang ideal yaitu dengan cara:
a) Melakukan program remedial bagi peserta didik yang belum
tuntas nilai minimum KBM mata pelajaran
b) Melakukan evaluasi mata pelajaran per KD
c) Melakukan evaluasi latihan-latihan soal untuk menambahan
pemahaman peserta didik

F. Penjurusan/Peminatan
Penjurusan dilakukan pada kelas X, awal masuk SMK Komputer Arya Karina
Pratama melalui pilihan utama maupun pilihan kedua pada waktu penerimaan siswa
baru.
Dalam kegiatan penerimaan siswa baru, dilaksanakan interview calon peserta
didik dengan menganalisis pengetahuan umum normatif, Bahasa Inggris,
kemampuan dasar kejuruan, serta sifat dan perilaku peserta didik.
Penjurusan ini berpedoman pada Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah
Keahlian, berdasarkan keputusan Direktur Pembinaan SMK No.
2873/C5.3/MN/2008, tanggal 22-09-2008 dan Keputusan Direktur Jenderal
Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas No.251/C/Kep/MN/2008,
tanggal 22 Agustus 2008.

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 17 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

Penelusuran bakat dilakukan selama kegiatan belajar mengajar. Guru


produktif mengarahkan bakat dan minat peserta didik sesuai dengan mata pelajaran
produktif yang dipelajari, dan kemudian sekolah melakukan pengembangan bakat
dan kemampuan peserta didik.

G. Kenaikan Kelas
1. Kriteria Kenaikan Kelas
Sesuai dengan Surat Keputusan Kepala SMK Komputer Arya Karina
Pratama No. 8.014B/SK.SMK-AKP/I/2018 mengenai kriteria kenaikan kelas
tahun pelajaran 2018/2019, yaitu sebagai berikut.

1) Ketentuan Umum
a. Kenaikan kelas didasarkan pada penilaian hasil belajar pada
semester genap, dengan pertimbangan SK/KD yang belum tuntas
pada semester gasal harus dituntaskan sampai mencapai KBM yang
ditetapkan. Peserta didik yang belum mencapai KBM harus mengikuti
pembelajaran remidi;
b. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam dua
semester pada tahun pelajaran yang diikuti;
c. Mencapai tingkat kompetensi yang dipersyaratkan, minimal
sama dengan KBM;
d. Mencapai nilai sikap untuk semua mata pelajaran minimal baik;
e. Tidak naik kelas apabila minimal salah satu kompetensi dari tiga
mata pelajaran tidak tuntas;
f. Ketidakhadiran siswa tanpa keterangan maksimal 15% dari
jumlah hari efektif.
2) Siswa yang dinyatakan naik kelas ditetapkan melalui rapat
dewan pendidik dan ditulis dalam berita acara
3) Segala biaya yang timbul akibat dikeluarkannya Surat Keputusan
ini dibebankan pada anggaran yang sesuai
4) Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Apabila terdapat
kekeliruan dalam keputusan ini akan dibetulkan sebagaimana mestinya.

2. Penilaian Hasil Belajar


Kegiatan pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa yaitu dilakukan
melalui beberapa kegiatan penilaian.
1) Penilaian Harian, sebagai pengevaluasian hasil belajar dari
setiap KD yang telah diberikan kepada peserta didik.
2) Penilaian Tengah Semester, sebagai pengevaluasian hasil
belajar mulai dari awal semester sampai dengan pertengahan semester
dan dilaksanakan pada tanggal 24 September 2018 sampai dengan 29
September 2018 untuk semester ganjil, dan 11 Maret 2019 sampai dengan
16 Maret 2019 untuk semester genap.

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 18 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

3) Penilaian Akhir Semester Ganjil, sebagai pengevaluasian hasil


belajar selama semester ganjil dan dilaksanakan pada tanggal 26
November 2018 sampai dengan 8 Desember 2019.
4) Penilaian Akhir Tahun atau Ulangan Kenaikan Kelas,
dilaksanakan sebagai evaluasi hasil belajar semester genap dan
dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2019 sampai dengan 25 Mei 2019.

3. Pelaporan Hasil Belajar


Kegiatan hasil belajar dilaporkan oleh guru mata pelajaran kepada wali
kelas dan waka kurikulum serta kepala sekolah, dan dilaporkan kepada orang
tua/wali siswa. Pelaporan hasil belajar, sikap, prilaku dan pelanggaran peserta
didik kepada orang tua/wali dilakukan setiap 2 (dua) bulan sekali selama masa
sekolah.

4. Program Remedial dan Pengayaan


Program remedial dan pengayaan dilakukan oleh masing-masing guru
mata pelajaran kepada peserta didik yang dianggap perlu mendapatkan
program remedial dan pengayaan. Jenis kegiatan remedial dan pengayaan
dikembalikan kepada masing-masing guru mata pelajaran dengan
mempertimbangkan berbagai hal dalam penentuannya jenis kegiatannya.

H. Kelulusan
Sesuai dengan ketentuan PP No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian
Pendidikan, peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan
dasar dan menengah setelah memenuhi Kriteria Kelulusan dari Satuan Pendidikan
sebagai berikut.
1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
Hal ini berarti peserta didik telah mengikuti program pembelajaran seluruh mata
pelajaran yang terdapat pada kurikulum yang digunakan. Pemenuhan
persyaratan ini dilihat pada kelengkapan laporan hasil belajar yang tercantum
pada rapor yang dimiliki peserta didik mulai semester 1 sampai semester 6.
Ketentuan ini menjadi prasyarat untuk mengikuti Ujian Sekolah dan Ujian
Nasional. Penilaian ini dilakukan oleh Satuan Pendidikan bersama pendidik.
2) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata
pelajaran: (a) kelompok mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, (b)
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, (c) Seni Budaya, serta (d)
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
a) Penilaian akhir untuk masing-masing kelompok mata pelajaran
dilakukan oleh satuan pendidikan dengan mempertimbangkan hasil
penilaian peserta didik oleh pendidik. Penilaian hasil belajar kelompok
mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dilakukan melalui
pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai aspek

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 19 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

perkembangan afektif peserta didik, serta melalui ulangan, dan/atau


penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran
Pendidikan Agama dan Ahlak Mulia dapat dilakukan berdasarkan indikator:
(1) kerajinan melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang
dianut;
(2) kerajinan mengikuti kegiatan keagamaan;
(3) jujur dalam perkataan dan perbuatan;
(4) mematuhi aturan sekolah;
(5) hormat terhadap pendidik;
(6) ketertiban ketika mengikuti pelajaran di kelas atau di tempat lain;
(7) kriteria lainnya yang dapat dikembangkan oleh masing-masing
satuan pendidikan.
Ulangan dan/atau penugasan dilakukan sekolah dengan materi ujian
berdasarkan kurikulum yang digunakan.
Hasil penilaian akhir terdiri atas dua aspek yang masing-masing harus
minimum baik, yaitu:
(1) hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum
baik;
(2) hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.
b) Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dilakukan melalui pengamatan
terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan
afektif peserta didik dan kepribadian, serta melalui ulangan, dan/atau
penugasan untuk mengukur aspek kognitif perserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran
Pendidikan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat
menggunakan indikator:
(1) menunjukan kemampuan belajar;
(2) ulet tidak mudah menyerah;
(3) memenuhi aturan sosial;
(4) tidak mudah dipengaruhi hal yang negatif;
(5) berani bertanya dan menyampaikan pendapat;
(6) kerjasama dengan teman dalam hal yang positif;
(7) mengikuti kegiatan ekstra kurikuler satuan pendidikan;
(8) kriteria lainnya yang dikembangkan satuan pendidikan.
Ulangan dan/atau penugasan dilakukan satuan pendidikan dengan materi
ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 20 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

Hasil penilaian akhir terdiri atas dua aspek yang masing-masing harus
minimum baik, yaitu:
1) hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum
baik;
2) hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.
c) Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran Seni Budaya
dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap
untuk menilai afektif dan ekspresi psikomotorik peserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran
Estetika dapat menggunakan indikator yang dapat dikembangkan oleh
satuan pendidikan, antara lain:
(1) apresiasi seni;
(2) kreasi seni;
(3) kriteria lainnya
Hasil penilaian akhir yang merupakan gabungan dari hasil penilaian dari
beberapa observasi ditentukan oleh satuan pendidikan.
d) Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran Pendidikan
Jasmani, Olahraga dan Kesehatan melalui pengamatan terhadap
perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik
dan afeksi peserta didik.
Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran
Pendidikan Jasmani, Olaraga dan Kesehatan dapat menggunakan
indikator:
(1) aktifitas dalam kegiatan olahraga di satuan pendidikan;
(2) kebiasaan hidup sehat dan bersih;
(3) tidak merokok;
(4) tidak menggunakan narkoba;
(5) disiplin waktu;
(6) keterampilan melakukan gerak olahraga;
(7) kriteria lainnya dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan.
Ulangan dan/atau penugasan dilakukan satuan pendidikan dengan materi
ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.
Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing harus
minimum baik, yaitu:
(1) hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum
baik;
(2) hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.
3) Lulus Ujian Sekolah/Madrasah

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 21 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

a) Ujian sekolah/madrasah mencakup:


(1) ujian untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan pada
mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan
alam dan teknologi yang tidak diujikan pada ujian nasional;
(2) ujian praktik untuk mata pelajaran yang tidak dinilai melalui UN.
b) Hasil ujian sekolah/madrasah digunakan sebagai salah satu
pertimbangan untuk:
(1) penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan;
(2) pembinaan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
serta pengembangan fasilitas dalam upaya peningkatan mutu
pendidikan.
4) Lulus Ujian Nasional sebagaimana diatur oleh Keputusan Menteri
Pendidikan Nasional dan Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan
(BSNP) dalam Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional, yang
dikeluarkan setiap tahun.
Penentuan kelulusan dilakukan dengan verifikasi data pada point 1 sampai
dengan 4 dan diputuskan melalui rapat dewan guru.
Selain kriteria yang disebutkan di atas, peserta didik juga harus lulus dalam
pelaksanaan:
1) Uji Kompetensi Keahlian (UKK), kegiatan untuk mengukur pencapaian
kompetensi siswapada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang
ditempuh selama masa pembelajaran di SMK. UKK terdiri dari Ujian Praktik
Kejuruan yang umumnya diselenggarakan sebelum pelaksanaan Ujian
Nasional dan Ujian Teori Kejuruan yang merupakan bagian darirangkaian
pelaksanaan Ujian Nasional. Ujian Praktik Kejuruan dapat dilaksanakan
menggunakan standar yang ditetapkan oleh industri, Lembaga Sertifikasi
Profesi dan perangkat uji yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan di tempat-tempat uji kompetensi.
2) Ujian Nasional yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, baik UNKP
(Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil) dan UNBK (Ujian Nasional
Berbasis Komputer)
3) Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) merupakan ujian penentu
kelulusan yang dibuat oleh regional masing-masing daerah.
Target kelulusan yang ingin dicapai sekolah adalah 100%, dengan melakukan
kegiatan pemantapan teori dan praktik mata pelajaran yang akan diujikan pada Uji
Kompetensi Keahlian, Ujian Nasional, dan Ujian Sekolah. Selain itu sekolah juga
melaksanakan beberapa program untuk meningkatkan kualitas lulusan, seperti
kegiatan peminatan untuk menemukan bakat dan meningkatkan kemampuan

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 22 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

peserta didik dalam kompetensi keahlian yang diampu untuk mempersiapkan diri
setelah lulus dari sekolah.
Bagi siswa yang sudah melaksanakan Ujian Nasional namun belum lulus
ujian akhir maka sekolah menyediakan program remedial bagi peserta didik yang
belum lulus agar dapat memenuhi nilai yang diperlukan.

I. Penguatan Pendidikan Karakter


Kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam pembelajaran ini yaitu
untuk meningkatkan/memperkuat lima karakter dalam tiap diri peserta didik. Adapun
karakter yang harus diperkuat yaitu religious, nasionalis, mandiri, gotong royong,
dan integritas.
Gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan
sekaligus menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter yang
sudah dilaksanakan sampai sekarang.
Kegiatan PPK tidak mengharuskan siswa untuk tidak terus menerus belajar di
kelas. Namun mendorong agar siswa dapat menumbuh kembangkan karakter
positifnya melalui berbagai kegiatan kokurikuler, ekstrakurikuler dalam pembinaan
guru.
Adapun strategi yang dapat dilakukan dalam kegiatan PPK yaitu dengan
melakukan:
1) Pembelajaran (teaching);
2) Keteladanan (modeling);
3) Penguatan (reinforcing); dan
4) Pembiasaan (habituating)
Keempat strategi ini dilakukan bukan hanya di sekolah (proses belajar
mengajar), namun juga dilakukan di lingkungan keluarga dan di lingkungan
masyarakat. Ketika komponen sekolah sepenuhnya akan menerapkan dan
melaksanakan nilai-nilai (karakter) tertentu (prioritas), maka setiap nilai yang akan
ditanamkan atau dipraktikkan tersebut harus senantiasa disampaikan oleh para guru
melalui pembelajaran langsung (sebagai mata pelajaran) atau mengintegrasikannya
ke dalam setiap mata pelajaran.
Nilai-nilai prioritas tersebut selanjutnya harus juga dimodelkan (diteladankan)
secara teratur dan berkesinambungan oleh semua warga sekolah (kampus), sejak
dari petugas parkir, petugas kebersihan, petugas keamanan, karyawan administrasi,
guru, dan pimpinan sekolah. Selanjutnya, nilai-nilai itu harus diperkuat oleh
penataan lingkungan dan kegiatan-kegiatan di lingkungan sekolah (kampus).
Penataan lingkungan di sini antara lain dengan menempatkan banner (spanduk-

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 23 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

spanduk) yang mengarah dan memberikan dukungan bagi terbentuknya suasana


kehidupan sekolah (kampus) yang berkarakter terpuji.
Penguatan dapat pula dilakukan dengan melibatkan komponen keluarga dan
masyarakat. Komponen keluarga meliputi pengembangan dan pembentukan
karakter di rumah. Pihak sekolah (kampus) dapat melibatkan para orang tua untuk
lebih peduli terhadap perilaku para anak-anak mereka. Sedangkan komponen
masyarakat atau komunitas secara umum adalah sebagai wahana praktik atau
sebagai alat kontrol bagi perilaku siswa dalam mengembangkan dan membentuk
karakter mereka. Pihak sekolah (kampus) dapat melakukan komunikasi dan
interaksi dengan keluarga dan masyarakat ini dari waktu ke waktu secara periodik.
Pembiasaan (habituation) dapat dilakukan di sekolah dengan berbagai cara
dan menyangkut banyak hal seperti disiplin waktu, etika berpakaian, etika
pergaulan, perlakuan siswa terhadap karyawan, guru, dan pimpinan, dan
sebaliknya. Pembiasaan yang dilakukan oleh pimpinan, guru, siswa, dan karyawan,
dalam disiplin suatu lembaga pendidikan merupakan langkah yang sangat strategis
dalam membentuk karakter secara bersama.

J. Gerakan Literasi Sekolah


Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang berdasarkan atas deklarasi UNESCO,
menyebutkan bahwa literasi informasi terkait pula dengan kemampuan untuk
mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara
efektif dan terorganisasi, menggunakan dan mengkomunikasikan informasi untuk
mengatasi berbagai persoalan.
Berdasarkan deklarasi tersebutlah, pemerintah khususnya bidang pendidikan
menggunakan GLS sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan individu peserta
didik sebagai syarat untuk berpartisipasi dalam masyarakat informasi, yang
merupakan bagian dari hak dasar manusia menyangkut pembelajaran sepanjang
hayat.
Pengertian literasi dalam konteks Gerakan Literasi Sekolah adalah
kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas
melalui berbagai aktivitas antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis,
dan/atau berbicara.
Dalam Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti
mengamanatkan pelaksanaan kegiatan pembiasaan harian, minggunaan, bulanan
dan semesteran. Salah satu pembiasaan yang harus dilakukan adalah
menggunakan 15 menit sebelum waktu pembelajaran untuk membaca bukuselain
buku pelajaran serta adabya penghargaan terhadap peserta didik yang gemar
membaca.
Pelaksanaan kegiatan GLS dilakukan setiap harinya yaitu 15 menit sebelum
kegiatan belajar mengajara di mulai pada pagi hari. Kegiatan GLS ini dibimbing oleh

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 24 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

masing-masing wali kelas dengan adanya pembuatan laporan kegatan GLS oleh
setiap peserta didik dalam format laporan yang telah disediakan. Laporan kegiatan
GLS ini kemudian dilaporkan setiap minggunya kepada Wakasek Kurikulum untuk
melihat perkembangan kegiatan GLS ini.

K. Penguatan 4C (Kritis, Kreatif, Kolaboratif dan Komunikatif)


4C (Critical Thinking and Problem Solving, Creativity and Innovation,
Collaboration, and Communication) atau lebih dikenal dengan kegiatan 4K
(Komunikatif, Kreatif, Kolaboratif, dan Komunikatif) adalah suatu kegiatan yang
merupakan tujuan dari diadakannya K-13 atau Kurikulum 2013.
Kegiatan 4C ini meruapakan sebuah sarana sebagai sarana untuk meraih
kesuksesan, khususnya di Abad 21, abad dimana dunia berkembang dengan sangat
cepat dan dinasmis. Penguasaan keterampilan abad 21 sangat penting, 4C adalah
jenis softskill yang pada implementasi keseharian, jauh lebih bermanfaat ketimbang
sekedar penguasaan hardskill.
Penerapan Penguatan 4C dalam pembelajaran yaitu dengan menerapkan
penggunaan 4 softskill tersebut kedalam proses pembelajaran yaitu dengan
merencanakan kegiatan pembelajaran dalam RPP dan melaksanakannya di kelas.
Adapun penerapan Penguatan 4C dalam kegiatan ekstrakurikuler yaitu
dengan membuat peserta didik berpikir lebih kritis, dapat berkomunikasi dengan baik
terhadap anggota maupun orang lain, dapat berpikir lebih kreatif, dan dapat
bekerjasama dalam kelompok atau berkolaborasi dalam setiap kegiatannya.

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 25 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

BAB III
KALENDER PENDIDIKAN

A. Kalender Pendidikan Sekolah


X

B. Permulaan Tahun Pelajaran


Untuk kelas X hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung lebih awal
selama 3 (tiga) hari untuk melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
(MPLS), yaitu mulai tanggal 16 Juli sampai dengan 18 Juli 2018. Sedangkan

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 26 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

permulaan tahun pembelajaran efektif untuk semua kelas dimulai pada hari Kamis,
tanggal 19 Juli 2017.

C. Waktu Belajar Efektif


Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun
pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua) dengan waktu
pembelajaran sebagai berikut:

Hari Waktu Belajar


Senin 07.00 – 16.20
Selasa 07.00 – 15.20
Rabu 07.00 – 15.20
Kamis 07.00 – 15.20
Jum’at 07.00 – 14.45

Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah, waktu pembelajaran efektif


belajar sebagai berikut:

Jumlah Minggu
Bulan Keterangan
Minggu Efektif
Libur Akhir Tahun Pelajaran,
Juli 2018 5 3
Pelaksanaan MPLS

Agustus 2018 5 5

September 2018 5 4 Penilaian Tengah Semester (PTS)

Oktober 2018 5 5

November 2018 5 4 Penilaian Akhir Semester (PAS)

Pengisian Rapor dan Libur Akhir


Desember 2018 5 0
Semester

Januari 2019 5 5 PKL

Februari 2019 5 5 PKL

PKL, Penilaian Tengah Semester


Maret 2019 5 4 (PTS), Ujian Sekolah dan Ujian
Nasional

April 2019 5 5

Libur Awal Ramadan, Penilaian


Mei 2019 5 1 Akhir Tahun, Kegiatan
Penumbuhan Budi Pekerti

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 27 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran
KURIKULUM SMK KOMPUTER ARYA KARINA PRATAMA

Pembagian Rapot Semester


Juni 2019 5 0
Genap, Libur Akhir tahun pelajaran

Jumlah 60 43

D. Pengaturan Waktu Libur


Hari libur sekolah adalah hari yang ditetapkan oleh sekolah, pemerintah
pusat, provinsi, dan kabupaten untuk tidak diadakan proses pembelajaran di
sekolah.
Penentuan hari libur memperhatikan ketentuan berikut ini:
1) Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan/atau Menteri
Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan.
2) Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten dalam hal penentuan
hari libur umum/nasional atau penetapan hari libur serentak untuk setiap
jenjang dan jenis pendidikan.
Hari libur yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah:
1) Libur Semester 1: 17 – 31 Desember 2018
2) Libur Semester 2: 24 Juni – 14 Juli 2019
Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain:
1) Tahun Baru
2) Idu Fitri Dan Cuti Bersama
3) Idul Adha
4) Tahun Baru Imlek
5) Tahun Baru Hijriyah
6) Hari Raya Nyepi
7) Maulid Nabi Muhammad SAW.
8) Wafat Isa Almasih
9) Hari Raya Waisak
10) Kenaikan Isa Almasih
11) Hari Kemerdekaan RI
12) Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
13) Hari Raya Natal
14) Libur Pilpres/Pileg 2019
15) Libur hari Buruh
16) Libur hari lahir Pancasila

Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen Halaman 28 Dari 28


Program Keahlian : Manajemen Perkantoran