Anda di halaman 1dari 13

MODUL PERKULIAHAN

Pengenalan E-Learning
 Definisi E-Learning
 Pengertian Website dan unsur-unsurnya

Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh


MKCU MKCU 90001 Hanna Yunita, ST.,MKom

14
Abstract Kompetensi
E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance  Mahasiswa memahami dan mampu
Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, menggunakan sistem
jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning pembelajaran yang berbasis e-
memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui learning.
komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus
secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di
kelas. E-Learning sering pula dipahami sebagai suatu
bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses
dari intranet di jaringan lokal atau internet
Definisi E-Learning
E-learning berasal dari perpadanan dua kata yakni ‘e’ dan ‘learning’. ‘e’ merupakan
singkatan dari electronic dan learning adalah pembelajaran. Jadi e-learning secara harfiah
dapat diartikan sebagai pembelajaran yang menggunakan media elektronik, khususnya
perangkat komputer. Tafiardi (2005:87) mendefiniskan “e-learning sebagai pembelajaran
dengan menggunakan jasa bantuan perangkat elektronika”. Fokus utama adalah proses
belajarnya (learning) bukan pada “e” (electronic), karena perangkat elektronik hanya berperan
sebagai alat bantu saja. Peterson (Learnframe , 2000:6) menjelaskan bahwa: “define the e in
e-Learning from the perspective of the user is exploration, experience, engagement, ease of
use, dan empowerment”.

Kelima akromin “e” tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

1) Exploration, pebelajar mengakses web untuk memperoleh informasi dan sumber-


sumber pengetahuan.
2) Experience, web memberikan keleluasaan bagi pebelajaruntuk memperoleh
pengalaman belajar secara total.
3) Engagement, web dapat menarik minat pebelajar melalalui pendekatan kreatif
dalam pembelajaran yang kolaboratif dan sosialis.
4) Ease to use, web harus mudah digunakan dan dapat kompatibel dengan berbagai
jenis platform (windows, unix, mac, linux).
5) Empowerment, web memiliki kemampuan untuk dapat digunakan oleh pebelajar
secara personal sesuai kebutuhan dan gaya belajar mereka.

Secara sederhana, Horton (2010:1) medefinisikan “e-learning is the use of information


and computer technologies to create learning experiences”. Pendapat Horton tersebut dapat
diartikan e-learning sebagai segala bentuk penggunaan informasi dan teknologi komputer
untuk menciptakan pengalaman belajar. Definisi ini menekankan bagaimana pengalaman
belajar diformulasikan, diorganisir, dan diciptakan melalui perangkat e-learning. Pendapat ini
diperkuat oleh Naidu (2006:1) yang menyatakan bahwa “e-learning is commonly referred to
the intentional use of networked information and communications technology in teaching and
learning”. Artinya e-learning merupakan segala bentuk penggunaan jejaring informasi dan
teknologi komunikasi yang dilakukan secara sengaja dalam proses pembelajaran. G. Chute
(2003:297) mendefiniskan e-learning sebagai “A strategy for connecting learners with
distributed knowledge resources”.

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


2 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
Pannen (2005) memformulasikan e-learning sebagai seperangkat paket-paket
informasi untuk pembelajaran (dalam satu mata kuliah) yang tersedia dimana saja setiap saat
melalui sistem penyampaian elektronik, dalam bentuk web-based learning, computer-based
learning, virtual classroom, atau digital collaboration. Paket informasi tersebut terdiri dari
berbagai objek dan unit, termasuk tes dan alat uji yang memungkinkan seseorang melakukan
ujian atas kemampuannya setiap saat. Paket informasi tersebut dapat berbentuk beragam
media – tekstual (teks), visual (video,satellite broadcast), audio, gambar/ilustrasi, dan lain-lain

ChienYu (2010: 17) mendefiniskan e-learning sebagai berikut:

E-learning is the use of network technology (broadly, the “Internet”) to design, deliver, select,
administer, and extend learning. Components of Internet-enabled learning can include content
delivery in multiple formats, management of the learning experience, and a networked
community of learners, content developers and experts.

Sementara itu, Lowerison (2008:430) menyatakan bahwa “e – learning to include any


element of teaching and learning that involves digital material and information communication
technologies (ICT)”. Jadi e-learning adalah segala bentuk kegiatan pembelajaran yang
melibatkan materi digital dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Menurut Henderson
(2003:2) “e-learning is learning at a distance that uses computer technology (usually the
Internet)”. Artinya e-learning adalah pembelajaran jarak jauh yang menggunakan teknologi
komputer (biasanya internet). Oleh karena itu melalui e-learning, pembelajaran dapat
berlangsung meskipun secara fisik pebelajar tidak hadir di kelas karena semuanya dilakukan
melalui teknologi komputer. Hal yang senada diungkapkan oleh Hadi & Yuni (2007), Munir
(2009) yang meyimpulkan e-learning sebagai bentuk teknologi informasi yang diterapkan di
bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya . Jadi e-learning memanfaatkan jaringan
internet sebagai metode penyampaian isi pembelajaran, interaksi, bimbingan dan fasilitas
serta didukung oleh berbagai bentuk layanan belajar lainnya. E-learning merupakan bentuk
pembelajaran konvensional yang dituangkan dalam format digital menggunakan perangat
teknologi. E-learning dapat digunakan pada sistem pendidikan jarak jauh maupun
konvensional. Dalam pendidikan konvensional, e-learning tidak berperan sebagai pengganti
namun hanya sebagai penguat model pembelajaran yang ada.

Dari beberapa pengertian e-learning di atas, dapat disimpulkan bahwa e-learning


adalah segala bentuk penggunaan perangkat elektronik untuk menciptakan pengalaman
belajar pada pebelajar. Definisi ini tidak hanya mencakup pada perangkat keras (hardware)
tetapi juga perangkat lunak (software) dan pihak-pihak yang terlibat (brainware).

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


3 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
E-learning biasa disebut pula dengan istilah online learning, virtual learning, distributed
learning, networked atau web-based learning. Semua mengacu pada makna yang sama dan
dalam penerapannya akan menggunakan teknologi komputer seperti intranet dan internet. E-
learning telah mengubah paradikma pembelajaran yang berpusat pada pembelajar (teacher
centered learning) menjadi berpusat pada pebelajar (student centered learning). Pembelajaran
tidak lagi bergantung pada pembelajar karena pembelajar bukan lagi menjadi satu-satunya
sumber pengetahuan bagi pebelajar. E-learning memungkinkan pebelajar untuk mengakses
informasi yang akurat dan up to date tanpa hambatan ruang dan waktu. Kemudahan
mengakses e-learning membuat pebelajar dapat belajar dari mana saja dan kapan saja asal
memiliki koneksi internet yang memadai.

Pembelajaran menggunakan e-learning dapat terjadi tanpa harus adanya tatap muka
antara pembelajar dan pebelajar. Pembelajar tinggal mengunggah materi dan memberikan
evaluasi melalui situs e-learning. Demikian pula dengan pebelajar, mereka dapat membuka
situs e-learning dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan tanpa harus meninggalkan
pekerjaan dan tempat mereka. Teknologi e-learning saat ini semakin berkembang pesat
karena relatif murah namun memiliki jangkauan yang luas tanpa dibatasi kondisi geografis
sehingga memungkinkan penyelenggaraan pendidikan secara luas. Menurut Henderson
(2003) e-learning menjadikan peningkatan kualitas dan melakukan hal-hal yang tidak dapat
dilakukan dalam pembelajaran konvensional. Dengan demikian pembelajaran dapat dilakukan
secara lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah.

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


4 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
Pengertian Website dan Unsur-unsurnya
Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang
digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi,
suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis
yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing
dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).

Unsur-unsur website atau situs.

Untuk menyediakan keberadaan sebuah website, maka harus tersedia unsur-unsur


penunjangnya, adalah sebagai berikut:

1. Nama domain (Domain name/URL – Uniform Resource Locator)

Pengertian Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL
adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi
sebuah website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang
digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia internet. Contoh :
http://www.baliorange.net, http://www.detik.com

Nama domain diperjualbelikan secara bebas di internet dengan status sewa


tahunan. Nama domain sendiri mempunyai identifikasi ekstensi/akhiran sesuai
dengan kepentingan dan lokasi keberadaan website tersebut. Contoh nama
domain ber-ekstensi internasional adalah com, net, org, info, biz, name, ws.
Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia adalah co.id (untuk
nama domain website perusahaan), ac.id (nama domain website pendidikan),
go.id (nama domain website instansi pemerintah), or.id (nama domain website
organisasi).

2. Rumah tempat website (Web hosting)

Pengertian Web Hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam
harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lain sebagainya
yang akan ditampilkan di website. Besarnya data yang bisa dimasukkan
tergantung dari besarnya web hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar web
hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam
website.

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


5 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
Web Hosting juga diperoleh dengan menyewa. Besarnya hosting ditentukan
ruangan harddisk dengan ukuran MB(Mega Byte) atau GB(Giga Byte). Lama
penyewaan web hosting rata-rata dihitung per tahun. Penyewaan hosting
dilakukan dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak
dijumpai baik di Indonesia maupun Luar Negri.

3. Bahasa Program (Scripts Program)

Adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam


website yang pada saat diakses. Jenis bahasa program sangat menentukan statis,
dinamis atau interaktifnya sebuah website. Semakin banyak ragam bahasa
program yang digunakan maka akan terlihat website semakin dinamis, dan
interaktif serta terlihat bagus.

Beragam bahasa program saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas website.
Jenis jenis bahasa program yang banyak dipakai para desainer website antara lain
HTML, ASP, PHP, JSP, Java Scripts, Java applets dsb. Bahasa dasar yang
dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan PHP, ASP, JSP dan lainnya
merupakan bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis, dan
interaktifnya situs.

Bahasa program ASP, PHP, JSP atau lainnya bisa dibuat sendiri. Bahasa program
ini biasanya digunakan untuk membangun portal berita, artikel, forum diskusi, buku
tamu, anggota organisasi, email, mailing list dan lain sebagainya yang
memerlukan update setiap saat.

4. Desain website

Setelah melakukan penyewaan domain name dan web hosting serta penguasaan
bahasa program (scripts program), unsur website yang penting dan utama adalah
desain. Desain website menentukan kualitas dan keindahan sebuah website.
Desain sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya
sebuah website.

Untuk membuat website biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa
website designer. Saat ini sangat banyak jasa web designer, terutama di kota-kota
besar. Perlu diketahui bahwa kualitas situs sangat ditentukan oleh kualitas
designer. Semakin banyak penguasaan web designer tentang beragam
program/software pendukung pembuatan situs maka akan dihasilkan situs yang

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


6 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
semakin berkualitas, demikian pula sebaliknya. Jasa web designer ini yang
umumnya memerlukan biaya yang tertinggi dari seluruh biaya pembangunan situs
dan semuanya itu tergantung kualitas designer.

Publikasi website.

Keberadaan situs tidak ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau dikenal
oleh masyarakat atau pengunjung internet. Karena efektif tidaknya situs sangat
tergantung dari besarnya pengunjung dan komentar yang masuk. Untuk mengenalkan
situs kepada masyarakat memerlukan apa yang disebut publikasi atau promosi.

Publikasi situs di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan
pamlet-pamlet, selebaran, baliho dan lain sebagainya tapi cara ini bisa dikatakan
masih kurang efektif dan sangat terbatas. Cara yang biasanya dilakukan dan paling
efektif dengan tak terbatas ruang atau waktu adalah publikasi langsung di internet
melalui search engine-search engine(mesin pencari, spt : Yahoo, Google, Search
Indonesia, dsb)

Cara publikasi di search engine ada yang gratis dan ada pula yang membayar. Yang
gratis biasanya terbatas dan cukup lama untuk bisa masuk dan dikenali di search
engine terkenal seperti Yahoo atau Google. Cara efektif publikasi adalah dengan
membayar, walaupun harus sedikit mengeluarkan akan tetapi situs cepat masuk ke
search engine dan dikenal oleh pengunjung.

Pemeliharaan Website.

Untuk mendukung kelanjutan dari situs diperlukan pemeliharaan setiap waktu


sesuai yang diinginkan seperti penambahan informasi, berita, artikel, link, gambar atau
lain sebagainya. Tanpa pemeliharaan yang baik situs akan terkesan membosankan
atau monoton juga akan segera ditinggal pengunjung.

Pemeliharaan situs dapat dilakukan per periode tertentu seperti tiap hari, tiap minggu
atau tiap bulan sekali secara rutin atau secara periodik saja tergantung
kebutuhan(tidak rutin). Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh situs-situs berita,
penyedia artikel, organisasi atau lembaga pemerintah. Sedangkan pemeliharaan
periodik bisanya untuk situs-situs pribadi, penjualan/e-commerce, dan lain sebagainya

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


7 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
cara kerja www, diagram kerja serta jenis-jenis website dari berbagai
kategori

Ketika kita ingin mengkases sebuah halaman situs, mungkin sebagian dari
anda akan mengetikan prefix www didepannya. misalnya ketika anda ingin mengakses
google maka anda akan mengetikan www.google.com, ketika anda ingin mengakses
yahoo maka anda akan mengetikan www.yahoo.com atau ketika anda ingin
mengakses eridesktop maka anda mengetikan www.eridesktop.com. lalu apa sih www
itu..? bagaimana cara kerja www ? dan apa saja jenis-jenis website..? setelah
kemarin kita membahas tentang sejarah internet, pada kesempatan kali ini kita akan
membahasnya satu persatu.

Pengertian WWW

WWW merupakan singkatan dari World Wide Web, atau yang lebih sering kita
dengar dengan sebutan website. atau anak muda jaman sekarang menyebutnya
dengan web saja.

Website adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga
bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website
merupakan komponen atau kumpulan komponen yang terdiri dari teks, gambar, suara,
video, animasi dlsb. sehingga lebih merupakan media informasi yang menarik untuk
dikunjungi.

cara kerja www adalah : semua informasi yang tersedia di website tersimpan di sebuah
internet webserver atau disebut webserver saja. Informasi yang tersimpan di
webserver tersebut umumnya akan ditampilkan dalam bentuk HTML (Hypertext
Markup Language). Dari komputer yang kita gunakan, website dapat diakses dengan
menggunakan sebuah software atau program aplikasi yang disebut web browser atau
disebut browser saja. Contoh-contoh browser adalah: internet explorer, opera, firefox,
chrome dlsb.

Cara kerja www

lantas bagaimana cara kerja www atau website?, coba anda simak gambar dibawah
ini :

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


8 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
 Pengunjung website mengetikan alamat website, misalnya
www.eridesktop.com

 Malalui jaringan internet, pengungjung melakukan request alamat


www.eridesktop.com ke registar

 Registar adalah perusahaan tempat nama www.eridesktop.com terdaftar,


registar memerintahkan DNS server untuk mencari alamat
www.eridesktop.com

 DNS server menemukan alamat www.eridesktop.com dan memerintahkan


hosting server untuk memberikan file-file yang diminta oleh pengunjung.

 File-file yang diberikan oleh hosting server di terima dan


diterjemahkan/ditampilkan oleh web browser

diagram lain yang menjelaskan cara kerja www atau website adalah sebagai berikut :

misalnya ketika anda mengetikan www.eridesktop.com di browser anda lalu menekan


ENTER, lalu apa yang terjadi..?? bisa dijelaskan dengan diagram dibawah ini:

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


9 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
keterangan istilah :

Hosting server: seperangkat komputer tempat menyimpan data dan file-file konten
sebuah website seperti gambar, audio, teks dlsb.
DNS server : berfungsi untuk menterjemahkan domain (nama website) dan
memerintahkan hosting server untuk memberikan file-file yang diminta pengungjung
Registar: perusahaan tempat sebuah domain (nama website ) terdaftar.

setelah kita membahas secara ringkas tentang cara kerja www atau website, lalu
bagaimana dengan jenis-jenis website?

Jenis-jenis website

jenis-jenis website dibagi kedalam berbagai macam kategori :

Jenis Website Berdasarkan cara akses:

 Stand alone: website yang hanya bisa diakses oleh satu komputer saja.

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


10 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
 Intranet : website yang hanya bisa diakses oleh komputer yang terhubung
dalam satu jaringan intranet seperti jaringan kantor, rumah dlsb tetapi tidak bisa
diakses lewat internet

 Internet : website yang bisa diakses melalui jaringan internet.

Jenis Website berdasarkan perubahan konten :

Website statis: website yang konten websitenya bersifat permanen (tidak bisa diubah-
ubah), untuk mengubahnya harus mengubah source code dari website tersebut.
Website dinamis: website yang kontentnya bersifat dinamis dan bisa diubah-ubah
sesuai dengan keinginan pemilik website. Website ini memiliki halaman administrator
untuk mengubah-ubah kontent dari website.

Jenis Website berdasarkan fungsi :

 Company profile, website dapat difungsika sebagai company profile untuk


mengenalkan identitas sebuah perusahaan, contoh target konsumen :
perusahaan baru, perusahaan menengah keatas. Contoh website
www.quick.co.id, www.natasha-skin.com

 personal, website ini berfungsi sebagai branding image secara personal, mirip
dengan company profile namun lebih bersifat individu , dapat difungsikan
sebagai alat kampanye, menyampaikan inspirasi dlsb contoh target konsumen:
personal yang sedang membangun branding image, pejabat, photographer,
artis, dlsb contoh :http://www.isjoni.com/

 Portal , website portal memiliki tujuan untuk menarik pembaca/pengunjung


website sebanyak-banyaknya, website jenis ini membutuhkan update content
secara terus menerus, bersifat kompleks, dan memiliki banyak menu. Sebagian
besar website portal difungsikan sebagai website berita contoh website portal
adalah www.detik.com, www.vivanews.com , www.yahoo.com

 E-commerce, website jenis ini lebih bergunsi untuk media jual beli secara
online , contoh target konsumen : perusahaan perdagangan, ekspor-impor dlsb
contoh website: www.tokobagus.com

 Broadcast, berfungsi sebagai media broadcasting via internet seperti


streaming radio, streaming TV, dlsb contoh: www.smartfm.com ,

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


11 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
www.jogjastreamers.com , www.youtube.com contoh target konsumen: radio,
TV, dlsb

 Gallery, berfungsi untuk menampilkan protofolio, produk dlsb . Titik berat


website ini terletak pada pemajangan image/gambar dan video contoh website:
www.infinityphoto.net contoh target konsumen: photografer, arsitek dan
properti, desainer, butik, catering/kuliner , hotel dlsb.

 Direktori, berfungsi sebagai database/sumberinformasi direktori/alamat-alamat


tertentu contoh website : www.yogyes.com , www.gudeg.net.

 Socialmedia, berfungsi sebagai media interaksi sosial, forum dlsb contoh:


www.facebook.com, www.kaskus.us

 E-learning, media pembelajaran online yang memiliki fitur 2 seperti chating,


dosen/guru upload materi mata kuliah kemudian siswa bisa mendownloadnya,
forum, quizz online dlsb contoh website: www.clasiber.uii.ac.id ,
www.elisa.ugm.ac.id , contoh target konsumen: kampus, sekolah

 Situs pemerintahan, bahasa kerennya e-government, sebagai situs resmi


pemerintah yang berisi program2 pemerintah dlsb. Contoh bangkalib.go.id ,
pekanbaru.go.id contoh target konsumen: pemerintahan

 E-bisnis, situs untuk bisnis online

 File transfer dan sharing, website yang difungsikan untuk media penyimpanan
online, transfer file dan file sharing contoh website: www.rapidhshare.com ,
www.mediafire.com.

bagaimana dengan cara kerja www atau website dari masing-masing kategori
diatas..?? kategori hanyalah untuk membedakan saja sedangkan prinsip dan cara
kerja www atau websitenya secara garis besar adalah sama.

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


12 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id
Daftar Pustaka
 “MOS 2010 Study Guide for Microsoft Word, Excel, Powerpoint, Outlook”, Microsoft Press,
2011
 Suharno Prawirosumarto, Yusuf Elmande, Nugi Nugroho, Aplikasi Komputer, Edisi 3, Mitra
Wacana Media, 2012.

2015 Aplikasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning


13 Hanna Yunita, ST.,MKom http://www.mercubuana.ac.id