Anda di halaman 1dari 4

III.

METODE

3.1 Waktu dan Tempat

Praktikum pembuatan kapsul antidiabetes dari simplisia dan ekstrak herbal dilaksanakan pada
18 April – 2 Mei 2018 di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian Jurusan Teknologi Hasil
Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

3.2 Alat dan Bahan

Alat-alat yang digunakan dalam praktikum adalah baskom, pisau timbangan, talenan, mortar,
Loyang, oven pemanggang, jerigen, Erlenmeyer, corong, blender, sendok, aluminium foil dan
evaporator.

Bahan- bahan yang digunakan adalah jahe, kunyit, kencur, temulawak, lengkuas,buah
mengkudu, daun putri malu, daun papaya, daun kelor, dan bunga cengkeh dan etanol.

3.3 Prosedur Kerja

Praktikum ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu pembuatan kapsul antidiabetes dari simplisia
herbal dan dari ekstrak herbal. Pemasukkan kedalam kapsul ditimbang sebanyak 0,5 gram/
kapsul. Pembagian praktikum pembuatan kapsul dari simplisia dan ekstrak herbal disajikan
dalam tabel 1.

Tabel 1. Formulasi Simplisia


Perlakuan Bahan Kelompok
A Jahe 1,6
B Kunyit 2,7
C Kencur 3,8
D Temulawak 4,9
E Lengkuas 5,10

Tabel 2. Formulasi Ekstraksi


Perlakuan Bahan Kelompok
A Buah Mengkudu 1,6
B Daun Putri Malu 2,7
C Daun Kelor 3,8
D Bunga Cengkeh 4,9
E Daun Pepaya 5,10
3.3.1 Diagram Alir Pembuatan Kapsul Antidiabetes dari Simplisia

Pembuatan kapsul antidiabetes dari simplisia herbal diperoleh dari rempah-rempah yang
memiliki efek farmakologis sebaga antidiabetes. Pembuatan kapsul dari simplisia dilakukan
dengan proses standar dengan proses utama berupa pengeringan dan penepungan.
Pengeringan dilakukan di dalam oven dengan suhu 60 o Cuntuk menjaga komponen aktif
pada bahan agar tidak rusak atau hilang dalam jumlah banyak. Pengovenan dilakukan setelah
bahan telah dikecilkan ukurannya dengan dirajang. Pengecilan ukuran dilakukan agar terjadi
pengeringan secara cepat dan merata pada bahan. Proses disajikan pada gambar 1.

Bahan

Penimbangan bahan

Pengupasan

Pencucian

Pengirisan / pengecilan ukuran

Pengeringan (oven 60 o C)

Penepungan/ penumbukan

Pengayakan

Pemasukkan dalam kapsul

Kapsul Simplisia
Antidiabetes

Gambar 1. Diagram Alir pembuatan kapsul diabetes dari simplisia herbal


3.3.2 Diagram Alir Pembuatan Kapsul Antidiabetes dari Ekstrak Herbal

Pembuatan kapsul antidiabetes dari ekstrak herbal dilakukan agar diperoleh senyawa aktif
yang diinginkan dari tanaman herbal. Metode ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi atau
merendam tanaman herbal yang telah dihancurkan dengan pelarut. Pelarut yang digunakan
yaitu etanol. Tanaman herbal tidak dilakukan pengeringan seperti metode sebelumnya. Proses
pengecilan ukuran dilakukan dengan blender dan ditambahkan air secukupnya sampai bahan
dapat dihancurkan dengan baik. Setelah dimaserasi selama seminggu, kemudian dipisahkan
ampas dan filtratnya. Filtrat kemudian akan di evaporasi untuk menghilangkan pelarut
sehingga terbentuk pasta. Pasta yang dihasilkan kemudian ditambahkan filler atau pengisi
berupa senyawa karbohidrat dalam praktikum ini pati.Proses disajikan pada gambar 2.

Bahan

Pencucian

Pencacahan/ perajangan

Penghalusan dengan Blender

Maserasi dengan Etanol (6 x 24 jam)

Penyaringan bahan

Evaporasi (2-3 jam)

Penambahan filler

Pemasukkan dalam kapsul

Kapsul Simplisia
Antidiabetes

Gambar 2. Diagram Alir pembuatan kapsul diabetes dari ekstrak herbal