Anda di halaman 1dari 2

Penculik Bayi Berhasil Ditangkap di Tempat Kos

JAWA BARAT

9 July, 2015 - 16:32

ADANG JUKARDI/PRLM

PELAKU penculikan bayi dari pasangan Priatna Kurnia dan Nani Maryani, yaitu Alin Septriyana
Rahayu (23) warga Dusun Depok, Desa Jatisari, Kec. Tanjungsari, tampak dikawal ketat oleh petugas
Polres Sumedang di Mapolres Sumedang, Kamis (9/7/2015). Pelaku ditangkap di tempat kos
bersama bayi Noval Ramdhani yang baru berumur 12 hari.*

SUMEDANG, (PRLM).- Polres Sumedang berhasil menangkap pelaku penculikan bayi di rumah kosnya
di Lingkungan Tegalsari, Kelurahan Kota Kaler, Kec. Sumedang Utara, Rabu (8/7/2015) pukul 17.00
WIB.

Pelaku, Alin Septriyana Rahayu (23) warga Dusun Depok, Desa Jatisari, Kec. Tanjungsari, ditangkap
tanpa perlawanan dalam sebuah penggerebegan tim “Buser” Satreskrim Polres Sumedang.

Setelah diringkus, ASR langsung digelandang ke Mapolres Sumedang dan dijebloskan ke ruang
tahanan. Penculik bayi yang berperawakan gemuk itu, kini mendekam dalam jeruji besi kantor polisi
untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara bayi mungil usia 12 hari, Noval Ramdhani, diamankan di mapolres dalam kondisi sehat.

Anak korban pasangan suami istri Priatna Kurnia (21) dan Nani Maryani (20) warga Dusun
Babakanjati RT 04/07, Desa Jatisari, Kecamatan Tanjungsari, dinyatakan sehat setelah diperiksa
kesehatannya ke dokter rumah sakit.
Sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan terima kasih kepada jajaran pkepolisian, Priatna Kurnia
menambahkan nama tengah bayinya dengan nama Kapolres Sumedang M Nazly Harahap, menjadi
Noval Nazly Ramdhani.

Pemberian nama kapolres itu disampaikan secara spontan di hadapan kapolres yang disaksikan para
wartawan peliput. Terlebih, kurang dari 1x 24 jam, Polres Sumedang sukses membekuk penculik bayi
yang menghebohkan tersebut.

Di halaman depan Mapolres Sumedang, Kapolres Sumedang M. Nazly secara resmi menyerahkan
bayi Noval kepada orang tuanya dan disambut gembira sang ibunda Nani dan ayahnya Priatna
beserta anggota keluarga lainnya. Selanjutnya, bayi tersebut langsung dibawa pulang ke rumahnya
dengan menggunakan mobil patroli.

Kepada wartawan di Mapolres Sumedang, Kamis (9/7/2015), Kapolres Sumedang M. Nazly Harahap
mengatakan, motif penculikan bayi tersebut karena tersangka ingin sekali mempunyai anak. Sudah
dua tahun berumah tangga, belum juga dikaruniai buah hati. Apalagi tersangka mengaku tidak bisa
mempunyai anak karena sebelumnya pernah mengalami keguguran. Namun demikian, karena
tersangka ingin membahagiakan suaminya, sehingga berpura-pura hamil. Seperti ada jalan,
tersangka mendapatkan informasi dari kerabat korban, bahwa korban Priatna dan Nani baru saja
memiliki seorang anak. Tak berpikir panjang, tersangka pun langsung berencana mencuri atau
menculik bayi korban.

“Dengan modus akan membuatkan surat SKTM (surat keterangan tidak mampu) karena memang
bayi tersebut dari keluarga kurang mampu, akhirnya tersangka menculik bayi tersebut. Namun
demikian, berbekal laporan korban, informasi masyarakat dan kerja keras anggota yang melakukan
penyelidikan, akhirnya kurang dari 1x 24 jam pelaku berhasil kami tangkap,” ucapnya.

Menurut Kapolres, kasus penculikan bayi tersebut murni karena masalah pribadi tersangka yang
ingin sekali memiliki anak. Kasus tersebut tidak ada kaitan sama sekali dengan perdagangan
manusia. Bahkan saking inginnya tersangka mempunyai anak, sehingga bayi Noval diurus seperti
anaknya sendiri saat dalam penculikannya. “Kondisi bayinya sehat, setelah diperiksa dokter,” ujar
Nazly. (Adang Jukardi/A-88)***