Anda di halaman 1dari 16

4/29/2018

PENDAHULUAN

KEHAMILAN MASA KRISIS &


PERIODE TRANSISI DARI SIKLUS
KEHIDUPAN

ASKEP PADA MASA PRENATAL


PERLU PENYESUAIAN BIOFISIK,
PSIKOSOSIAL & KOGNITIF
Oleh:
Ermiati, SKp., M.Kep., Sp.Mat

4/29/2018 1

4/29/2018 2

TUJUAN KEPERAWATAN
PERIODE PRENATAL
Tujuan perawatan antenatal

• Pengetahuan calon ibu dan keluarga tentang


Antepartum care bersifat preventive kehamilan meningkat
care, bertujuan untuk mencegah hal- • Calon ibu dan keluarga belajar tentang tindakan-
hal yang kurang baik bagi ibu tindakan yang dapat mereka lakukan untuk
memfasilitasi hasil kehamilan yang positif
maupun anak
• Anggota keluarga menerima pengalaman
kehamilan dengan cara positif
• Bayi baru lahir berhasil menyatu kedalam
keluarga
4/29/2018 3 4/29/2018 4

Cont’
Perawatan antenatal meliputi :
Pengawasan kehamilan untuk mengantisipasi Tujuan prenatal care thd ibu :
semua masalah selama kehamilan, persalinan,
mengurangi penyulit-penyulit masa antenatal
dan post natal.
Penyuluhan atau pendidikan yang mempertahankan kesehatan jiwa & raga dari ibu
berhubungan dengan kehamilan. persalinan dapat berlangsung dengan aman
Mempersiapkan (baik fisik maupun psikologis
bagi persalinan) serta memberi petunjuk mencapai keadaan postpartum yang wellness
tentang segala aspek perawatan bayi. ibu dapat memenuhi segala kebutuhan janin
Memberikan support bila terdapat masalah
sosial maupun psikologis
4/29/2018 5 4/29/2018 6

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 1
4/29/2018

Cont’ ISTILAH-ISTILAH PENTING


DALAM ANTEPARTUM
Tujuan prenatal care thd anak : • Gravida: jumlah kehamilan, tanpa melihat lamanya

 mengurangi prematuritas, kelahiran mati dan kematian


• Primigravida: seorang ibu yang hamil untuk
neonatal pertama kali
 mencapai kesehatan yang optimal dari bayi • Multigravida: seorang ibu hamil untuk kedua kalinya
dan untuk kehamilan berikutnya
• Para: kelahiran setelah gestasi 20 mg, tanpa
melihat kondisi bayi hidup / mati

4/29/2018 7 4/29/2018 8

Cont’ CONTOH PENCATATAN


RIWAYAT KEHAMILAN
• Primipara (nullipara): seorang ibu yang
mengalami satu persalinan di atas gestasi 20 • G1 P0 : Gravida 1, para 0
mg
• Multipara: seorang ibu yang mengalami dua • G3 P1 A1 : Gravida 3, para 1, abortus 1
atau lebih persalinan di atas gestasi 20 mg
• Persalinan preterm: persalinan yang terjadi
• G: Gravida (hamil)
setelah 20 mg tetapi belum mencapai gestasi
37 mg • P: Para (persalinan)
• Lahir mati: janin dilahirkan mati setelah usia • A: Abortus
gestasi 20 mg
4/29/2018 9 4/29/2018 10

TANDA KEMUNGKINAN (OBJEKTIF)


TANDA DAN GEJALA KEHAMILAN
TANDA PRESUMTIF (SUBJEKTIF)
1. Amenore 1. Adanya Balotemen
2. Mual dan muntah Jari pemeriksa dalam
3. Sering Buang Air Kecil vagina mendorong
4. Quickening lembut ke arah atas,
5. Nyeri tekan dan pembesaran payudara janin terdorong keatas,
kemudian turun lagi
6. Kelelahan yang berlebihan dan jari merasakan
7. Pembesaran uterus benturan lunak (mg 16-
18).

4/29/2018 11 4/29/2018 12

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 2
4/29/2018

TANDA KEMUNGKINAN
(OBJEKTIF)

4. Tanda Goodell"s
2. Tanda Hegar Teraba saat pemeriksaan dalam yaitu melunaknya
Diketahui pada saat palpasi serviks, keadaan ini disebabkan hipervaskularisasi dan
teraba istmus uterus lunak. pengaruh hormonal selama kehamilan.
seakan akan korpus 5. Uterin Souffle (desiran )
terpisah dari servik Terdengar desiran nadi diatas uterus wanita hamil
3. Adanya kontraksi Brakton dengan menggunakan dopton, keadaan ini disebabkan
Hiks oleh dorongan darah melalui pembuluh darah besar
Yaitu adanya kontraksi uterus.
yang tidak terasa nyeri, 6. Tes Kehamilan (HCG)
terjadi intermiten (mg 16) Dengan pemeriksaan urine diperiksa HCGnya

4/29/2018 13 4/29/2018 14

TANDA PASTI /ABSOLUT


Adaptasi Fisiologi Dan
Psikologis Kehamilan
1. Terdengar Denyut Jantung Janin. Dopler (mg 10- 1. UTERUS
12), Fetoskop (mg 16-20). Normal DJJ 120-160  Uterus akan membesar pada bulan-bulan
x/menit pertama merupakan respon stimulus estrogen
2. Pada saat palpasi (leopold) teraba adanya bagian dan progesteron yang kadarnya meningkat
bagian janin.  Pembesaran ini disebabkan oleh
3. Adanya gerakan janin pada saat inpeksi dan peningkatan vaskularisasi dan dilatasi
palpasi. pembuluh darah; hiperplasia dan hipertropi
4. Adanya hasil konsepsi dari pemeriksaan USG . serabut otot dan jaringan fibroelstis;
5. Pemeriksaan X-Ray (Terdapat skeleton janin mg perkembangan desidua.
12)
4/29/2018
15 4/29/2018 16

• Besarnya uterus dengan tuanya kehamilan 2. SERVIKS UTERI


sangat penting diketahui untuk menentukan
apakah wanita tersebut hamil fisiologi, hamil  Serviks uteri pada kehamilan mengalami
ganda, patologis perubahan karena hormon estrogen menjadi
• Pada minggu - minggu pertama / triwulan vaskular dan edema.
pertama, istmus uteri menjadi hipertropi seperti  Peningkatan vaskularisasi maka konsistensi servik
korpus uteri menjadi panjang dan lunak (tanda menjadi lunak (Tanda Goodells)
hegar)  Kelenjar endoserviks menyekresi lendir tebal
membentuk sumbat mukus, yang berperan
sebagai sawar mencegah kontaminasi uterus oleh
bakteri dan subtansi lainnya.
4/29/2018 17 4/29/2018 18

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 3
4/29/2018

3. VAGINA DAN VULVA 4. OVARIUM


• Pada permulaan kehamilan masih terdapat korpus
luteum graviditatis berdiameter 3 cm yang berfungsi
Adanya pengaruh estrogen terjadi mengeluarkan hormon estrogen dan progesteron
hipervaskularisasi mengakibatkan vagina dan kemudian mengecil sampai terbentuknya plasenta pada
vulva nampak lebih merah, nampak kebiru- kehamilan 16 minggu, (fungsi sekresi hormon diambil
biruan (tanda chadwick) alih oleh plasenta).
Peningkatan vaskularisasi menyebabkan jaringan • Ditemukan juga hormon relaxin, suatu immunoreactive
menebal dan melunak inhibin dalam sirkulasi maternal, diperkirakan disintesa di
korpus luteum pada awal kehamilan
berpengaruh menenangkan hingga pertumbuhan janin
menjadi aterm.

4/29/2018 19 4/29/2018 20

5. MAMMAE (PAYUDARA)
Pada kehamilan 12 minggu keatas keluar kolostrum,
 Mammae akan membesar dan tegang akibat hormon kolostrum berasal dari kelenjar-kelenjar asinus yang mulai
somatomammotropin, estrogen dan progesteron, bersekresi, Meskipun demikian pengeluaran air susu
Estrogen menimbulkan hipertrofi sistem saluran, belum berjalan karena prolaktin ini ditekan oleh PIH
Progesteron menambah sel-sel- asinus pada mammae, (prolactine inhibiting hormone).
disamping itu progesteron dan somatomammotropin
berpengaruh thd pembentukan lemak disekitar alveolus,
somatomamotropin mempengaruhi pertumbuhan dan
perubahan sel-sel asinus sehingga terjadi pembuatan
kasein, laktalbumin, dan laktoglobulin dipersiapkan untuk
laktasi

4/29/2018 21 4/29/2018 22

6. SIRKULASI DARAH
Fungsi kardiovaskuler dipengaruhi oleh hal berikut
• Karena uterus membesar, tekanan pada pembuluh ini:
darah meningkat dan melambatkan sirkulasi. • Vol darah meningkat 30%-50% selama kehamilan
Proses ini dapat mengakibatkan edema dan
varises kaki, vulva dan rektum. •Vol sel-sel darah merah meningkat 20%-30%
•Ht menurun 7%, menyebabkan anemia fisiologis
• Tekanan karena pembesaran uterus pada vena
kava menyebabkan sindrom hipotensi supine •Kadar fibrinogen meningkat sebanyak 40%
selama tr II. •Leukosit meningkat sampai 20.500
• Kadar sel darah merah dan hemoglobin •Nadi bertambah 10-15x/menit
meningkat, begitu juga kadar plasma. Karena •Curah jantung meningkat 25%-50%
peningkatan vol plasma jauh lebih banyak, terjadi
anemia fisiologik kehamilan.
4/29/2018 23 4/29/2018 24

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 4
4/29/2018

7. SISTEM RESPIRASI 8. TRAKTUS DIGESTIVUS


• Diafragma naik dan sudut substernal meningkat • Pada trimester I terdapat salivasi, nausea, kadang
karena pembesaran uterus yang menyebabkan sampai emesis, biasa terjadi pagi hari
nafas pendek. • (morning sickness) mungkin akibat kadar hormon
• Kapasitas residu fungsional dan volume residu estrogen dan HCG yang meningkat, tonus otot
menurun karena kenaikan diafragma traktus digestivus menurun, sehingga motilitas
• Perubahan pernafasan abdomen menjadi seluruh traktus digestivus berkurang,
pernafasan dada makanan lebih lama berada dilambung dan yang
• Pernafasan lebih dalam meningkatkan efisiensi telah dicerna lebih lama berada di usus, hal ini
pertukaran gas baik untuk diresorbsi tetapi menimbulkan pula
obstipasi. Sering menjadi keluhan utama.
4/29/2018 25 4/29/2018 26

10. KULIT
9.TRAKTUS URINARIUS
• Peningkatan BAK pd TR I dan TR III  penekan prentasi  Pada kulit terdapat deposit pigmen dan hiperpigmentasi
janin pd kandung kemih pada bagian tertentu mis : dahi, pipi hidung ( kloasma
gravidarum), areola mamae, dan linea alba (linea
• Dapat terjadi pembesaran ginjal dan uretra karena
griseria), pada kulit perut seolah retak-retak warnanya
tertekan uterus.
berubah menjadi hiperemik dan kebiru-biruan (striae
• Stasis urien dan infeksi saluran kemih bisa terjadi sebagai livide), setelah partus berubah menjafi striae albikan.
akibat penekanan ureter dan uretra dari uterus yang Pigmentasi disebabkan oleh pengaruh MSH melanophore
membesar
stimulating hormon, yang meningkat yg disekresi o/lobus
• Poliuria disebabkan oleh adanya peningkatan sirkulasi anterion hipofisis .
darah di ginjal sehingga filtrasi di glomerulus juga
meningkat sampai 69 %.

4/29/2018 27 4/29/2018 28

PERUBAHAN PSIKOLOGIS
DALAM KEHAMILAN
11. METABOLISME
TRIMESTER I
 BMR meningkat 15-20 % yang umumnya ditemukan
• PERUBAHAN EMOSI (LABIL) MERASA TIDAK SEHAT
pada trimester III, sist endokrin meninggi.
TRIMESTER II
• PERUBAHAN EMOSI (STABIL) MEMPUNYAI
DORONGAN PSIKOLOGIS YANG BESAR

TRIMESTER III
• PERUBAHAN EMOSI STABIL DAN LABIL CEPAT
MERASA LELAH
• KEMUNGKINAN TERJADI DEPRESI

4/29/2018 29 4/29/2018 30

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 5
4/29/2018

ADAPTASI IBU TERHADAP ADAPTASI AYAH TERHADAP


KEHAMILAN KEHAMILAN
Expektant father
Expektant mother
• Menetapkan hubungan dgn Ketidaklahiran anak

Tugas pengasuhan ibu pada kehamilan • Menyesuaikan terhadap perubahan dalam diri
(bertambah tanggung jawan dan bertambah
1. Menerima kehamilan
kemampuan menjadi ayah)
2. Menetapkan hubungan dengan ketidaklahiran anak
3. Menyesuaikan terhadap perubahan diri • Menyesuaikan terhadap perubahan
4. Menyesuaikan terhadap perubahan hubungan - Learning to share the mate' s attention
pasangan - Perubahandalam hubungan seksual
5. Mempersiapkan kelahiran anak dan mempersiapkan • Persiapan u/ persalinan dgn hub. pasangannya
6. Menjadi orang tua pemula

4/29/2018 31 4/29/2018 32

Bagaimana resksi sibling terhadap


kehamilan ??
Bagaimana perubahan hubungan
anggota keluarga yang lain ??

PENGKAJIAN ANTENATAL

ERMIATI., S.Kp., M.Kep., Sp.Mat


4/29/2018 34

4/29/2018 33

Pengkajian Prenatal
WAKTU KONTROL KEHAMILAN
1. Anamnesa Kesehatan
a. Identitas klien dan penanggung jawab.
• Usia kehamilan < 28 minggu kontrol setiap 1 Nama, Usia,Tanggal lahir, Ras, Pendidikan
bulan 1 kali terakhir,Pekerjaan, Tanggal Pengkajian
• 28 – 36 minggu , kontrol 2 minggu sekali b. Keluhan Utama : (alasan datang ke rumah sakit / yang
dirasakan oleh klien seperti tanda-tanda kehamilan )
• > 36 minggu sampai dengan masa melahirkan 1
harus meliputi PQRST, yaitu Palliative/provokative,
minggu sekali Quantitas/Qualitas, Region, Scale, Timing
c. Riwayat Kesehatan Sekarang / Riwayat kehamilan saat
ini (Diagnosa kehamilan,GPA, HPHT, Umur kehamilan
dan taksiran persalinan)

4/29/2018 35 4/29/2018 36

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 6
4/29/2018

Anamnesa Anamnesa

d. Riwayat Kesehatan Dahulu dan Riwayat f. Riwayat Kesehatan Keluarga disertai Genogram (
Obstetric/ Gynaecologic 3 generasi mulai dari klien ke atas )
mencakup gg medis ex: kanker, peny jantung,
(Riwayat medik, usia pertama kali menstruasi diabetes dll, kelahiran kembar, kelaianan genetik
dan riwayat menstruasinya, infertilitas, anomaly atau kongenital
g. Riwayat Psikososial (Mekanisme koping,
gynaecology (contoh: fibrosis), riwayat terkena
adaptasi kehamilan klien dan pasangan,
penyakit sexual menular (PSM), riwayat sexual, hubungan seksual)
riwayat kehamilan dan persalinan yang lalu ) h. Activity Daily Living
i. Rencana Bersalin
e. Riwayat Kontrasepsi
4/29/2018 37 4/29/2018 38

Menghitung Taksiran Partus Contoh:

HPHT : 10 - 10 - 2015
• Menurut Aturan Naegele
Patokan: HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) +7 - 3 +1
Taksiran Partus : 17 - 7 - 2016
Rumus (+ 7 – 3 +1)
HPHT : 09 November 2015
(Tanggal ditambah 7, bulan dikurangi 3, Dikurangi 3 (bulan) : + 7 hari
tahun ditambah 1) 16 november 2015
Ditambah 7 hari - 3 bulan
: 16 Agustus 2015
Ditambah 1 tahun : + 1 tahun
Taksiran partus : 16 Agustus 2016
4/29/2018 39 4/29/2018 40

Menghitung Usia Kehamilan

• Berdasarkan Tinggi Fundus Uteri

• Rumus Mc Donald

TFU (cm) x 2/7 = usia kehamilan (bulan)

TFU (cm) x 8/7 = usia kehamilan (minggu)

Mengukur jarak symphisis-fundus dengan cara Mc. Donald

4/29/2018 41 4/29/2018 42

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 7
4/29/2018

• Berdasarkan tanggal kunjungan dibanding dengan


Tinggi fundus uteri menurut HPHT
tuanya kehamilan
dalam minggu

* Catat HPHT
* Catat tanggal kunjungan
* Urutkan bulan berawal dari HPHT hingga
bln kunjungan, hasil kalikan 4, setiap 3
bulan ditambah 1, bandingkan tanggal
kunjungan dengan HPHT

4/29/2018 43 4/29/2018 44

Pengkajian Berat Badan Janin 2. Pemeriksaan Fisik

• Rumus untuk menentuka BB janin dari Jhonson -Tausak


adalah a. Penampilan umum klien (kesadaran,
• BBJ=(MD-12)155
• Keterangan MD = Mac Donal ukuran dari simpisis pubis
postur tubuh, penampilan fisik )
ke fundus uteri b. Tanda-tanda vital (Tekanan darah, nadi,
• BBJ= Berat badan janin respirasi, suhu )
dengan catatan
- kepala belum berada ada Hodge I (MD-13) c. Tinggi dan berat badan (sebelum dan
- Kepala di Hodge II (MD-12) saat hamil )
- Kepala Lewat Hodge III (MD-11)
d. Head to toe / persistem
- Bila ketuban sudah pecah maka harus ditambah 10 %

4/29/2018 45 4/29/2018 46

Kepala dan Leher

Meliputi pemeriksaan rambut kepala, mata, hidung,


telinga, udem papelbra, muka, Glandula thyroid,
peninggian JVP

Dada dan Payudara

Palpasi, perkusi dan auskultasi bunyi paru,Auskultasi


bunyi jantung, Pemeriksaan pada payudara.
Perubahan sikap tubuh ibu selama kehamilan

4/29/2018 47 4/29/2018 48

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 8
4/29/2018

Abdomen Tahap Pemeriksaan Leopold


• Observasi terhadap warna, kemerahan, lesi, bekas luka,
varises, turgor, texture dan distribusi rambut
• Tahap pemeriksaan menurut leopold adalah sebagai berikut: • Leopold I
1. Tahap persiapan pemeriksaan leopold: untuk menentukan tuanya kehamilan dan bagian apa
• Penderita tidur terlentang dengan kepala lebih tinggi terdapat dalam fundus
• Kedudukan tangan saat pemeriksaan dapat di atas kepala Cara:
atau membujur di samping badan - kaki ibu dibengkokkan pada lutut dan lipat paha
• Kaki ditekukan sedikit sehingga dinding perut lemes
pemeriksa berdiri di sebelah kanan ibu
• Bagian perut penderita di buka seperlunya
• Pemeriksa menghadap ke muka penderita saat melakukan - rahim dibawa ke tengah
pemeriksaan leopold I sampai III, sedangkan saat melakukan - tinggi fundus uteri ditentukan
pemeriksaan leopold IV pemeriksa menghadap ke kaki. - tentukan bagian apa dari anak yang terdapat
dalam fundus

4/29/2018 49 4/29/2018 50

• Kepala teraba sebagai benda padat yang bulat,


seperti bola (Ballotement), mudah digerakkan
• Bokong sebagai benda lunak yang tidak
terlampau bulat, agak sukar digerakkan
• Pada letak lintang fundus uteri kosong

4/29/2018 51 4/29/2018 52

Tinggi Fundus Uteri


• Sebelum bln ke-III FUT belum dpt diraba dari luar
• 12 mg : 1-2 jari atas symphysis
• 16 mg : pertengahan antara symphysis-pusat
• 20 mg : 3 jari bawah pusat
• 24 mg : setinggi pusat
• 28 mg : 3 jari atas pusat
• 32 mg : ½ processus xyphoideus – pusat
• 36 mg : sampai arcus costarum atau 3 jari di bawah
processus xyphoideus
Pengukuran TFU cara Mc. Donald TFU menurut tuanya kehamilan (mg)
• 40 mg : pertengahan processus xyphoideus-pusat

4/29/2018 53 4/29/2018 54

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 9
4/29/2018

Leopold II Leopold III

Untuk menentukan dimana letaknya punggung dan Untuk menentukan apa yang terdapat dibagian bawah
bagian-bagian kecil dari janin dan apakah bagian bawah ini sudah atau belum
Cara: terpegang oleh PAP
• Kedua telapak tangan pemeriksa diletakkan di kedua Cara:
samping abdomen sambil menekan agak dalam
• Pada telapak tangan yang satu, akan teraba tahanan • Pemeriksa menggunakan tangan kanan
keras, yaitu punggung janin • Pemeriksa memegang kutub (bagian bawah) janin
• Pada telapak tangan yang lainnya, akan teraba antara ibu jari dan jari-jari lainnya
bagian-bagian kecil janin yaitu lengan dan tungkai • Tentukan apakah bagian bawah masih dapat
janin digoyangkan

4/29/2018 55 4/29/2018 56

Pada perasat ini kepala akan teraba lebih menonjol


pada satu sisi (cephalic prominence). Pada presentasi
belakang kepala (verteks), bagian kepala yang lebih
menonjol ini terdapat sepihak dengan bagian-bagian
kecil janin. Apabila ternyata kepala sudah PAP,
pemeriksaan lebih teliti dilanjutkan dengan perasat
Laopold IV

4/29/2018 57 4/29/2018 58

Leopold IV

• Untuk menentukan apa yang menjadi bagian bawah Jika kedua tangan dirapatkan pada
dan berapa masuknya bagian bawah ke dalam rongga
panggul permukaan dari bagian terbawah dari kepala
yang masih teraba dari luar, maka:
Cara: Convergent : hanya bagian kecil dari kepala
• Pemeriksa menghadap kearah kaki ibu turun ke dalam rongga panggul
• Dengan kedua tangan, tentukan apa yang menjadi Sejajar : separuh dari kepala masuk ke
bagian bawah. dalam rongga panggul
• Tentukan apakah bagian bawah sudah masuk PAP, Divergent : bagian terbesar dari kepala
dan berapa masuknya bagian bawah ke dalam rongga
panggul
masuk ke dalam rongga panggul dan ukuran
terbesar dari kepala sudah melewati PAP
4/29/2018 59 4/29/2018 60

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 10
4/29/2018

Auskultasi
• Auskultasi : bunyi jantung janin, bising tali pusat,
gerakan janin
• Uterin souffle (bising rahim): sifat bising & frekuensinya
= denyut nadi ibu
• Souffle funic (bising tali pusat): sifatnya meniup akibat
tali pusat tertekan
• DJJ baru didengar pada akhir bulan ke-V, ultrasound
(doptone) akhir bulan ke-III
• Frekuensi: 120-160 x / menit

4/29/2018 61 4/29/2018 62

TEMPAT DJJ TERDENGAR pada:


Genetalia dan Anus

• Presentasi kepala : di bagian a. Pemeriksaan Pelvis


punggung (kiri-kanan dibawah pusat) (Kegel’s exercises, Vagina )
• Presentasi punggung kiri / kanan : b. Inspeksi External
bunyi jantung terdengar di sebelah (maturitas sexnya ,clitoris, labia dan perineum,
jaringan parut atau bekas trauma. )
kiri / kanan c. External Palpation
• Presentasi bokong (letak sungsang) : (glands skene’s, riwayat kesulitan mengeluarkan
kira-kira di sekitar pusat urine atau konstipasi.

4/29/2018 63 4/29/2018 64

Pengkajian status
d. Pemeriksaan Internal
psikososial
a. Kehamilan direncanakan atau tidak, diinginkan atau tidak
• Cervix : posisi, bagian os, posisi, warna, lesi, b. Rencana kehamilan sekarang (dirawat sendiri, diadopsi )
perdarahan dan keluaran. Bila ada kelainan c. Pengaruh budaya dan nilai-nilai suku dalam pengambilan
catatlah seperti : ulcerasi,masa, inflamasi, trauma, keputusan
anomali, polip. d. Kecenderungan perilaku sebagai orang tua seperti:
bagaimana keinginannya untuk mau memeriksakan
• Pemeriksaan cytologic penting dilakukan jika ibu kehamilannya, dan keingintahuan tentang persiapan
mengalami infeksi: gonorrhea, chlamydia persalinan dll
trachomatis, beta-streptococcus, trichomonas e. Kesiapan keluarga untuk menerima anggota keluarga baru
seperti : fisik, alokasi sumber, rencana bersalin, sosialisasi
vaginalis, dan herpes simplex tipe 1 dan 2 kepada seluruh keluarga dll
f. Mengkaji gaya hidup seperti merokok, minum alkohol,
drug

4/29/2018 65 4/29/2018 66

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 11
4/29/2018

3. Laboraorium Dan
Pemeriksaan Diagnosis

• Urinalisis • USG
• Darah lengkap • Amniocentencis
• Glukosa darah • Fetoscopy
• Titer antibodi rubela • Maternal serum
• Hepatitis analisis untuk
• HIV mendeteksi kelainan
pada neural tube pada
• Sel sabit trimester II
• Pap smear & sitologi

4/29/2018 67 4/29/2018 68

Masalah-masalah yang lazim terjadi


pada trimester I, II, III dan intervensinya

TRIMESTER I
1.Gangguan rasa nyaman nyeri pada Nyeri pada payudara
2.Frekwensi BAK meningkat: peningkatan kapasitas blas
karena pengaruh hormon , pembesaran uterus
3.Kelelahan ,lemas, letih, dan capek
4.Nousea/ vomiting (morning sickness)
5.Kurang pengetahuan tentang perawatan selama
MASALAH MASALAH SELAMA ANTENATAL kehamilan

ERMIATI., S.Kp., M.Kep., Sp.Mat


4/29/2018 69 4/29/2018 70

Tindakan Keperawatan pada masalah trimester I


5. Cegah bau-bauan/faktor penyebab mual, makan kue
1. Memakai bra yang menyangga, tidak elastik, menyerap kering dan minum teh hangat, makan dalam porsi sedikit
keringat, Membersihkan payudara dengan air hangat, tapi sering (5-6x/hari, hindari makanan yang merangsang
mengeringkan dengan handuk yang bersih. muntah)

2. Jangan menahan BAK, banyak minum pada siang hari 6. Support pasangan dan jelaskan perubahan-perubahan
(6-8 gelas) kurangi minum pada malam hari. yang terjadi selama hamil

3. Lakukan Kegel exercise bila diperlukan dan tidak ada


kontra indikasi

4. Menjaga ketenangan istirahat yang seimbang.


4/29/2018 71 4/29/2018 72

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 12
4/29/2018

 Masalah fisiologis yang lazim terjadi pada Masalah fisiologis yang lazim terjadi pada kehamilan
kehamilan trimester II trimester III
1. Intake nutrisi menurun 1. Udema
2. Konstipasi 2. Sesak nafas
3. Varises vena 3. Haemoroid
4. Leukorea 4. Heart burn
5. Nyeri persendian 5. Sakit pinggang
6. Meningkatnya frekwensi bak 6. Leukorrhea
7. Ras tidak nyaman/tertekan pada area perinium 7. Kram kaki
8. Kram kaki 8. Kontraksi Braxton Hiks
9. Udema
10. Gangguan rasa nyaman gatal
4/29/2018 73 4/29/2018 74

Masalah fisiologi yang timbul pada


ibu hamil dan cara mengatasinya : Intervensi Kep morning sickness:
 Hindari keadaan perut kosong atau perut dalam
1. Moorning sickness : keadaan kenyang
 Terjadi 50-70% kehamilan  Hindari rangsangan bau-bauan
 Timbul pada bulan kedua kehamilan dan berakhir pada 4   Hindari makanan keras yang sulit dicerna
bulan kehamilan.  Hindari kebiasaan merokok/asap rokok
 Mual dan muntah terjadi pada pagi hari ketika perut  Makan makanan kering yang mengandung karbohidrat
kosong  Makan dengan porsi kecil tapi sering, tidak merangsang
 Mungkin karena perubahan hormonal (HCG), juga mungkin (pedas, penuh lemak, makanan yang banyak mengandung
karena emosional reflek gas)
 Konsultasi dengan dokter jika mual dan muntah tidak
dapat dikendalikan

4/29/2018 75 4/29/2018 76

2. Konstipasi 3. Gingivitas
 Disebabkan karena otot-otot : traktus digestikus
tonusnya menurun akibat hormon progesteron, sehingga  Disebabkan peningkatan vaskularisasi dan proliverasi
mengakibatkan motilitas saluran pencernaan berkurang. jaringan ikat akibat rangsangan estrogen.
 Makanan terlalu lama di usus, resobsi cairan meningkat  Hilang dengan sendirinya 1-2 bulan setelah persalinan
 pengeringan dari faeses
 Karena penekanan usus oleh uterus yang membesar
Intervensi Kep :
Intervensi Kep :
 Kebutuhan diet yang baik terutama protein, buah-
 Berikan minum air putih ( 6 gelas per hari) buahan dan sayuran
 Diet kasar yang mengandung serat (buah-buahan dan  Menghindari trauma
sayuran)
 Kebersihan gigi yang baik
 Latihan
 Menghindari infeksi
 Tidak diperkenankan obat-obat laxan (urus-urus)

4/29/2018 77 4/29/2018 78

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 13
4/29/2018

4. Udema 5. Varises
 Paling sering timbul pada kaki dan tungkai bawah
 Fisiologi karena tekanan dari rahim yang membesar pada
 Timbul varises karena dipengaruhi oleh faktor
vena panggul, dengan istirahat hilang
 Patologis, suatu tanda adanya Praeklamsia (oedem keturunan
 Dalam kehamilan ditambah faktor hormonal
seluruh tubuh)
Intervensi Kep : dan bendungan vena dalam panggul
 Istirahat, kalau tidur kaki ditinggikan.
Intervensi Kep :
 Hindari duduk/berdiri terlalu lama  Hindari pekerjaan berdiri lama
 Latihan (senam)  Hindari pakaian ketat/menekan
 Pakaian loggar  Waktu istirahat kaki ditinggikan
 Minum air putih 6-8 gelas/hari  Gunakan stoking
 Gunakan stoking

4/29/2018 79 4/29/2018 80

6. Haemorhoid 7. Kram Otot


 Pelebaran vena dari anus (sama dengan varises)   Tekanan pada syaraf ekstremitas bagian bawah oleh
 Haemorhoid dapat bertambah besar dalam kehamilan uterus yang membesar
karena ada kongesti darah di dalam rongga panggul  Akibat kekurangan daya serap calcium
Intervensi Kep :  Faktor yang memberatkan, terlalu cape, sirkulasi perifer
 Defekasi yang teratur untuk mencegah bendungan kurang
 Hindari konstipasi Intervensi Kep :
 Hindari b.a.b. sambil jongkok  Massage dan hangatkan otot yang terserang
 Pada waktu persalinan ditolong forsep dapat mencegah  Menghindari tekanan pada jari-jari kaki saat berjalan,
membesarnya haemorhoid gunakan tumit
 Mengurangi bengkak dan sakit dengan merendam  Latihan (senam hamil)
bokong dengan air hangat (kompres)  Hindari kecelakaan dan kaki dingin
 Mengatur diet  Diet tambah calcium.
 Kalau perlu diberi supositoria

4/29/2018 81 4/29/2018 82

8. Nyeri pinggang
 Sebagian besar krn perubahan sikap karena kehamilan 9. Gangguan kencing
Adanya lordose yang berlebihan dan sikap ini dapat  Pada hamil muda terdorong uterus yang membesar
menimbulkan spasme otot pinggang  Pada hamil tua terdorong bagian terbawah anak yang
 Relaksasi dari simfisis dan sacrum karena hormon pelvis turun masuk rongga panggul
tidak stabil  Pengaruh hormon meningkatkan vaskularisasi darah,
 Gejala hilang 6-8 mg post parfum
menimbulkan perubahan kandung kencing
Intervensi Kep :
Intervensi Kep :
 Gunakan korset yang menyokong
 Kurangi minum pd waktu akan tidur, agar istirahat tidak
 Hindari kecapaian, gunakan sepatu dengan hak rendah
 Latihan (senam hamil) terganggu
 Hangatkan /gosok daerah punggung  Latihan untuk menguatkan otot-otot pubis
 Istirahat, kalau perlu beri analgetic  Bila ada keluhan sakit/panas saat kencing rujuk ke dokter

4/29/2018 83 4/29/2018 84

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 14
4/29/2018

10. Gangguan pernafasan 11.Mudah lelah


  Napas dangkal, terjadi pada 60% ibu hamil
 Expansi diapragma terbatas karena pembesaran uterus
Tidak diketahui penyebabnya, mungkin karena
dimana rahim membesar menekan diapragma
adanya peningkatan estrogen, progesteron
Intervensi Kep : dan HC
 Latihan napas melalui senam hamil Intervensi Kep :
 Tidur dengan bantal yang tinggi  Cegah anemia
 Makan tidak terlalu banyak  Tenangkan pasien
 Kurangi atau hentikan merokok  Istirahat dan Makan yang teratur
 Konsultasi dengan dokter bila ada kelainan asma
 Biasanya menghilang setelah melahirkan

4/29/2018 85 4/29/2018 86

Metode-metode persiapan
persalinan
Persiapan kehamilan meliputi :
1. Persiapan berat badan ibu
2. Pemenuhan kebutuhan nutrisi
3. Pendidikan prenatal : Tanda-tanda bahaya,
hub sexual higyene
4. Persiapan untuk melahirkan

METODE METODE PERSIAPAN PERSALINAN

ERMIATI., S.Kp., M.Kep., Sp.Mat


4/29/2018 87 4/29/2018 88

b. Metode Psikoprofilaksis
a. Metode Dick-Read
Wanita hamil dikondisikan untuk berespon
Yaitu tehnik pemutusan fear, tention, pain terhadap kata-kata yang diucapkan secara
cycle dan teknik distrasi. Metode ini meliputi khusus sehingga menghilangkan rasa takut
¨ Pendidikan tentang fisiologis persalinan dan nyeri.
¨ Latihan-latihan otot abdomen dan Kecemasan dan ketakutan akan merusak
perineal keseimbangan persarafan dan dapat
¨ Melakukan teknik relaksasi dan distraksi meningkatkan persepsi rasa nyeri.

4/29/2018 89 4/29/2018 90

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 15
4/29/2018

Persiapan klien sbb


c. Metode Lamaze
Mempelajari keadaan lingkungan klien Menerapkan metode profilaksis dengan menyertakan suami
dalam pendidikan untuk memberikan dukungan dalam
Pendidikan dan latihan meliputi: proses persalianan.
*Mengurangi pengaruh yang negatif Hal-hal yang perlu dipelajari :
misalnya cerita persalinan yang ¨ Fisiologi persalinan dan melahirkan
¨ Pentingnya cara bernapas yang sesuai (6-9 kali per
menakutkan menit)
*Memperkuat pengaruh yang positif ¨ Bagaimana merelaksasikan otot-otot tertentu
(sebaliknya) ¨ Bagaimana melakukan penurunan nyeri kontraksi
braxton hick dengan pernapasan yang tepat
*Latihan fisik berupa senam hamil untuk ¨ Bagaimana harus berperilaku selama persalianan pada
memperkuat otot dan merangsang tahap pertama kedua dan ketiga.
peredaran darah
4/29/2018 91 4/29/2018 92

• d. Metode Bredley
Esensi dari Dick Read dengan menambahkan suami
sebagai pelatih yang memberikan dukungan selama
proses persalinan

e. Metode Efflourage pudenda


Masage sakral II, III dan IV

f. Metode mandi shower, kompres dingin/panas,


epidural blok, relaksasi (pijat/tidur di luar his)

g. Metode hipnotis

4/29/2018 93

ASKEP PRENATAL/EMI/2010 16