Anda di halaman 1dari 33

ISMKI PEDULI

ERUPSI GUNUNG KELUD

Penyaluran bantuan untuk korban gunung kelud tahap dua


melalui Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI)
dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 9 Maret 2014. Penyaluran
bantuan tahap dua ini merupakan penyaluran lanjutan dari sisa dana
pada penyaluran pertama. Sisa dana yang disalurkan berjumlah Rp.
18.435.927,00.
Penyaluran bantuan diwakili oleh tiga orang PHW ISMKI Wilayah
4 dan dua orang dari BEM FK Universitas Muhammadiyah Malang.
Berbeda dengan penyaluran tahap pertama, penyaluran bantuan
tahap dua ini dialokasikan untuk salah satu desa terparah di daerah
Kab.Kediri yaitu Desa Asmorobangun,Kecamatan Puncu, Kabupaten
Kediri. Desa ini merupakan kawasan yang masuk zona merah yakni
berjarak 5km dari puncak gunung kelud.
Bantuan yang disalurkan berupa barang berdasarkan list
kebutuhan dari tokoh masyarakat di desa tersebut. Barang bantuan
tersebut berupa:
 1 truk genteng
 1 truk kayu usuk
 4 kwintal beras
 2 kwintal gula
 10 pack buku tulis
 4 pack pulpen
 40 biji penggaris
 48 deterjen
 100 pasta gigi
 100 sikat gigi
 120 botol Shampoo
 216 batang Sabun mandi
 20 buah ember
 10 sapu lidi
 10 sapu ijuk

Penyaluran bantuan dibantu oleh tokoh masyarakat dari


keluarga Bapak Marno. Tiba di rumah beliau kami langsung
berkoordinasi untuk menyiapkan semua kebutuhan dan memesan
beberapa bahan bangunan serta sembako yang masih kurang. Setelah
semua kebutuhan terkumpul kami menyalurkan langsung kepada
warga, dimulai dengan sembako dan alat-alat mandi yang dibagikan
kepada tiap keluarga sesuai data keluarga yang telah di list dari para
ketua RT setempat.
Untuk penyaluran bahan bangunan seperti genteng dan kayu,
sebelumnya kami bersama Pak Marno melakukan survey rumah
terlebih dahulu untuk menentukan rumah mana saja yang akan
menerima bantuan tersebut. Setelah melihat tingkat kerusakan
rumah warga kami langsung membagi beberapa bahan bangunan
dengan konsep mengunjungi rumah satu per satu agar penyaluran
bantuan ini tepat sesuai sasaran. Untuk alat kebersihan seperti
ember, sapu ijuk, sapu lidi dan alat tulis kami salurkan kepada istri
bapak Marno, kebetulan beliau juga sebagai tenaga pendidikan di SMP
Airlangga tidak jauh dari rumah keluarga bapak Marno.
Pada momen itu juga kami sempat makan bersama dengan
keluarga besar bapak Marno untuk lebih mengakrabkan suasana.
Secara keseluruhan penyaluran bantuan korban gunung Kelud
terlaksana dengan lancar dan sukses, semoga semua bantuan yang
kita berikan dapat bermanfaat bagi warga korban erupsi gunung Kelud
serta mendapatkan balasan pahala bagi kita semua.
Lampiran dokumentasi :