Anda di halaman 1dari 3

Dokumen No.

:
INSTRUKSI KERJA Tanggal :
Berlaku
INSTRUKSI KERJA IDENTIFIKASI Revisi Ke : Revisi 0
POTENSI BAHAYA PENGELOLAAN Halaman :

MATERIAL DAN PERPINDAHANNYA


BENGKEL PENGELASAN
Dibuat Oleh: Diperiksa Oleh: Disetujui Oleh:

Intan Maharani Raudina Zhafirah Amalia Agung Fathur Razaq

1. TUJUAN

Prosedur ini dibuat untuk memberikan panduan operasional tentang pemindahan dan
penyimpanan material berupa tabung gas bertekanan untuk menghindari interaksi
bahan kimia berbahaya dengan bahan lain yang menimbulkan bahaya fisik (phisical
hazards) dan bahaya kesehatan (health hazard) pada bengkel pengelasan Politeknik
Perkapalan Negeri Surabaya

2. RUANG LINGKUP

Prosedur ini hanya berlaku untuk kegiatan penyimpanan dan pemindahan material
berupa tabung gas bertekanan yanga ada pada bengkel pengelasan Politeknik
Perkapalan Negeri Surabaya

3. PENANGGUNG JAWAB

1. Welding Inspector
2. Kepala Bengkel Las PPNS
3. Dosen Pengajar di Bengkel Las PPNS

4. PENGARUH TERHADAP KESELAMATAN, KESEHATAN, LINGKUNGAN,


& MUTU KERJA

Dengan adanya tata cara penyimpanan dan pemindahan tabung gas bertekanan yang
terdapat di bengkel pengelasan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya diharapkan
akan mendapatkan manfaat sebagai berikut :

Halaman 1 dari 3
1. Dapat mengurangi resiko yang dihadapi oleh pekerja.
2. Dapat memastikan keselamatan pekerja untuk terhindar dari resiko.
3. Dapat melakukan kontrol yang tepat terhadap resiko.

5. REFERENSI

1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja


2. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 37 Tahun 2016 Tentang K3 Bejana Tekanan
dan Tangki Timbun
3. Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia No. 6 Tahun 1990
Tentang Pewarnaan Botol Baja/Tabung Gas Bertekanan
4. Pedoman pelaksanaan K3 Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

6. DOKUMEN TERKAIT

7. PROSEDUR

7.1.Prosedur Penyimpanan
1. Lindungi tabung dari Physical Hazard
2. Simpan pada tempat berventilasi baik
3. Jauhkan dari Tabung gas Oxidizer dengan tabung gas flammable min 6,1
meter atau diberi tembok pembatas dengan ketinggian minimal 1,53 m dan
memiliki ketahanan api selama 30 menit
4. Temperatur tempat penyimpanan tidak boleh melebihi 52˚C
5. Tabung harus diletakkan secara tegak dan diberi pengaman agar tidak terjatuh
dan terhindar dari benturan
6. Tabung yang berisi dan kosong harus dipisahkan
7. Gunakan prinsip "First In-First Out"
8. Hindarkan dari sinar matahari langsung
9. Lantai tempat penyimpanan dalam keadaan datar
10. Tabung harus memiliki tanda pengenal yang jelas sesuai Permenaker No. 37
Tahun 2016 pasal 9
11. Pemberian warna dan label pada tabung harus sesuai dengan Peraturan Mentri
Tenaga Kerja No. SE06/Men/1990.
12. Tempat penyompanan harus tahan ledakan

Halaman 2 dari 3
13. Tempat penyimpanan harus dilengkapi dengan tanda "Dilarang merokok"
14. Tidak boleh ada sumber penyalaan api pada tempat penyimpanan

7.2. Prosedur Pemindahan


1. Dilarang Makan, Minum, dan merokok saat memindahkan tabung
2. Cuci tangan setelah memindahkan tabung
3. Hindarkan dari Combustible Gas saat pemindahan
4. Jangan membanting, menyeret atau menggelindingkan tabung
5. Gunakan cart (Trolley, Hand truck, dsb)
6. Pindahkan tabung dengan keadaan tegak
7. Jangan Lepas Valve Guard

Halaman 3 dari 3