Anda di halaman 1dari 2

----------PNEUMONIA----------

PENGELOMPOKAN
1. Pneumonia nosokomial
2. PBV (ventilator associated pneumonia)
3. Pneumonia komunitas
DEFINISI
 Pneumonia: peradangan yg mengenai parenkim paru, distal dari bronkiolus terminalis yg mencakup bronkiolus
respiratorius, dan alveoli  serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gg pertukaran gas setempat
 Bisa primer, atau sekunder o.k manifestasi lanjutan ISNBA lain, misal bronkiektasis
 Pmx histologis: pneumonitis, reaksi inflamasi alveolitis, eksudat
 Istilah
 Pneumonia: infeksi
 Pneumonitis: noninfeksi
 Jika infeksi beres, struktur paru bisa normal lagi  kecuali pneumonia nekrotikans o.k staphylococcus atau kuman gram
negatif  terbentuk jar parut/fibrosis
 Klasifikasi
 PK: terjadi infeksi di luar RS
 PN: terjadi setelah >48 jam dirawat di RS tanpa ventilator
 PBV: 48-72 jam, setelah intubasi trakeal
FAKTOR PREDISPOSISI
 Lansia DM Payah jantung PJK
 PPOK Keganasan insufisiensi renal penyakit saraf
 Merokok gg hepar imunodefisiensi
 Pasca infeksi virus
KAPAN SEMBUH
 Setelah 2-3mgu pengobatan
 Jika tidak  curiga infeksi kronik o.k BAKTERI ANAEROB atau NONBAKTERI
 Jamur
 Mikobakterium
 Parasit
PATOGENESIS
 3 faktor: imunitas, mikrobakterium, lingkungan
 Cara penularan
o Droplet: strep pneumoniae
o Infus: staph aureus
o Ventilator: p. aeruginosa dan enterobacter
PATOGENESIS PK

PATOGENESIS PN
 Aspirasi bahan orofaring, kolonisasi di pipa endoktrakeal
 Terjadi jika  patogen masuk sal nafas bawah menembus daya tahan
o Mekanik (silia, mukus)
o Humoral (antibodi, komplemen)
o Selular (lekosit polinuklir, makrofag, limfo dan sitokinnya)
FAKTOR RISIKO PN
 Tidak bisa dirubah
 Pria
 Peny paru kronik
 Gagal organ jamak
 Intubasi/selang nasogastrik
 Dapat dirubah
 Faktor risiko kritis: ventilasi mekanik >48 jam, lama perawatan di ICU, APACHE score, ARDS
PN dan PBV
 Onset dini: 4 hari MRS  o.k bakteri yg sensitif thd ab
 Onset lanjut: >5 hari  patogen MDR  mortalitas dan morbiditas lebih tinggi
ETIOLOGI
 Pneumonia komunitas
o kecenderungan patogen pada faktor risiko tertentu
 H. influenza  perokok
 Atipikal  lansia
 Gr negatif  rumah jompo, PPOK, kardiopulmonal, pasca tx ab spek luas
o Rawat jalan
 Str pneumonia
 M. pneumonia
 Chlamydia pneumoniae
 Rawat inap
 Str pneumonia
 H influenza
 S aureus
 Gr negatif enterik
 M. pneumonia
 C. Pneumonia
 Legionella
 Virus
 ICU
 Str pneumonia
 Pneumonia nosokomial
DIAGNOSIS
 Anamnesis
o Predisposisi
o PPOK  H. influenza
o Peny kronik  kuman jamak
o Kejang, tidak sadar  aspirasi gr negatif, anaerob
o Penurunan imunitas  gr negatif
o Lokasi infeksi
o PK  str pneumonia, h influenza, m pneumonia
o Rumah jompo, PN  staph aureus
o Usia
o Bayi virus
o Muda  m. pneumonia
o Dewasa  s. Pneumonia
o Awitan
o Cepat  s. pneumonia  rusty coloured sputum
o Lamban, batuk dahak  m. pneumonia
 Pemfis
o Virus  mialgia, malise, batuk kering nonproduktif
o Pneumonia klasik  demam, sesak nafas, tanda2 konsolidasi paru (pekak, ronki nyaring, aus bronkial)
 Penunjang
o Radiologis
 Pneumonia alveolar  air bronkogram (airspace disease)  strep. pneumonia
 Bronkopneumonia  (segmental disease)  staphylococcus, virus, mikoplasma
 Pneumonia interstisial  (interstitial disease)  virus, mikoplasma