Anda di halaman 1dari 33

SELAMATKAN CITARUM

SELAMATKAN KEHIDUPAN

PAPARAN GUBERNUR JAWA BARAT


Disampaikan pada:
Strategi
Penyelesaian

Rencana
Strategi Penanganan
Latar
Dampak dan Terpadu
Belakang
Upaya DAS Citarum
2013 - 2025

Implementasi
Sektor

Conceptual Framework Penyelesaian DAS Citarum 2013 - 2025


RELASI LINGKUNGAN HIDUP DAN SUMBER
(KEBERLANJUTAN) KEHIDUPAN

SUMBERDAY
A AIR

KUALITAS
LINGKUN PANGAN
UDARA
GAN
HIDUP

KESEHATAN ENERGI
LATAR BELAKANG
MUARA GEMBONG SEKILAS DAS CITARUM
BEKASI oLuas DAS: 6.614 Km2
oPanjang sungai: 269 km
oCH rata-rata: 2.300 mm/tahun
oDebit rata-rata: 5,7 milyar/m3/th
o> 50% urban area
oPopulasi yang dilayani > 27,5 Juta
(17,5 Jt Jabar, 10 Jt DKI)
oWaduk buatan: Saguling, Cirata
WADUK JATILUHUR dan Jatiluhur
oDaya listrik 1,888 MW
oSumber irigasi pertanian 420.000 ha
(6.5 jt Ton GKG/Tahun)
WADUK CIRATA
oSumber air minum: Bandung, Cimahi,
Cianjur, Purwakarta, Bekasi, Karawang,
dan 80% untuk JAKARTA
oJumlah Industri : 2,822 buah
OUTLET CITARUM HULU
(WADUK SAGLING)

SITU CISANTI
INSTITUTSI DAN SEKTORS TERKAIT PENGELOLAAN
EKOSISTEM DAS CITARUM
Environment:
PUSAT PEMPROV? Health
Strategic River Basin Forest:
PERHUTANI
Industry:
KOTA/KAB Bussiness and
Industry
Water Suuply:
PDAM
Mining:
USAHA GALIAN C
Plantation:
PTP, GPP
PERUM JASA TIRTA II Agriculture:
Wet land farmer
PT INDONESIA POWER Local wisdom:
INDEGENOUS
PT PEMBANGKITAN JAWA BALI PEOPLE
Aquacultute:
Fish net
Citarum, MILIK KITA! etc
High Conflict Jika tiap stakeholders tidak mau dan tidak mampu berkolaborasi
untuk mengelolanya

DIPERLUKAN PERPRES BADAN RESTORASI EKOSISTEM


DAS CITARUM
TEKANAN PENDUDUK
TOTAL DAS CITARUM: 22,9 JUTA JIWA (BPS 2015)

Tekanan Penduduk Citarum Hulu:


dorongan penduduk
mengeksploitasi
RUANG dan SDA & timbul masalah SOSIAL
2000: 6.178.955 Jiwa
2005: 6.923.900 Jiwa
2009: 7.073.527 Jiwa
2010: 7.867.006 Jiwa
2015: 9.107.259 Jiwa*
2020: 10.190.304 Jiwa
2025: 11.382.200 Jiwa

Perlunya pembukaan areal


kawasan ekonomi baru di luar
Cekungan Bandung
Sumber Photo: http://kilatnews.com/2016/10/13/puskesmas-berbenah-demi-akreditasi/ BPLHD JAWA BARAT/ 2004
*Data Jawa Barat Dalam Angka 2009, BPS
Degradasi Hutan, Limbah Pertanian, Peternakan
Dan Sampah Rumah Tangga
Kotoran Hewan langsung
dibuang ke Sungai
Pencemaran dan Kerusakan Sumberdaya Air

1. Pencemaran Domestik – Industri –


Peternakan - Pertanian sepanjang sungai
(tercemar dan tidak masuk kelas mutu
airnya), bahkan di hulu sudah masuk MA
Kelas IV): Cemar Berat
2. Sedimentasi mengendap hampir 16,2 juta
m3/tahun di Tiga Waduk (Saguling, Cirata,
Jatiluhur).
IKLH JAWA BARAT
Indeks
Indeks Indeks
Tutupan IKLH Peringkat
Udara Air
Lahan

2011 71,03 46,27 38,24 50,49 31

2012 65,53 43,75 38,96 48,18 31

2013 65,56 41,8 38,98 47,61 31

2014 59,24 39 38,98 45,06 31


2015 74,56 55,25 39,36 54,71 -
2016 51,49 37,45 39,36 42,26 -
IKLH PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2011 - 2016
100

80

60

Indeks Udara
INDEX

Indeks Air
Indeks Tutupan Lahan
40 IKLH

Trend IKLH Jawa


20 Barat Turun Tiap
Tahun:

Laju Perusakan
0 Lingkungan > Laju
2011 2012 2013 2014 2015 2016 Perbaikan
TAHUN
Lingkungan
DAMPAK PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
DI DAS CITARUM
KEMARAU

Sawah Kelas I menjadi Korban Pencemaran Limbah Industri


dari Sungai Cikijing (BPLHD, Februari 2016)
Pencemaran Limbah Industri Di Kec. Rancaekek – Kabupaten
Bandung
TAHUN GENANGAN (HA)
1931 9.300

Banjir - Hulu 1980

1981
571

441

1982 2.086
Pemberitaan Media Online, Detik.com 09/11/2017
1983 2.817

1984 4.123

1985 -

1986 7.450
1987 159

1988 4.085

1989 2.064

1990 1.479

1991 -
1992 1.800

1993 -

1994 3.500

1995 3.500

1996 4.500

1997 315

1998 6.200
1999 -

2000 2.000

2001 2.074
2002 231

2003 1.900

2004 295
2005 1.190
Kronologis Banjir Citarum Hulu 1931 - 2017 2017 (??)
KETERSEDIAAN SUMBER DAYA AIR

SANGAT-SANGAT KRITIS
SANGAT KRITIS
KRITIS
AGAK KRITIS
TIDAK KRITIS

JAWA BARAT DALAM TEKANAN KETERSEDIAAN AIR


• 2009  1050 m3/kapita/thn WATER SCARCITY INDEX
Stressed: 1000 to 2000 m3/kapita/year
• 2025  270 m3/kapita/thn Severely scarce: < 1000 m3/kapita/year
STANDAR: 2000 m3/person/year
IMPLIKASI
• MENURUNNYA JAMINAN KESINAMBUNGAN KETAHANAN PANGAN
• MEMICU TERJADINYA KONFLIK DAN SUMBER KERAWANAN SOSIAL
• MENURUNNYA KONDISI SANITASI
SUMBER:SCHULTZ (2006), SIG PUSAIR, SOBIRIN (2008), IKWANUDIN MAWARDI (2009)
STRATEGI PENYELESAIAN
RAM-IP
UPAYA DAN STRATEGI 1.INTEGRASI DAN SINERGI PENATAAN RUANG DAN PENGELOLAAN DAS CITARUM
TERPADU
2. PEMBANGUNAN EKONOMI PERDESAAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT
3. PENGUATAN KELEMBAGAAN & PERCEPATAN PERUBAHAN PERILAKU STAKEHOLDER
4. PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
5. KONSERVASI DAN REHABILTASI HUTAN/LAHAN, SERTA ADOPSI TEKNOLOGI PERTANIAN
RAMAH LINGKUNGAN
6. PENGURANGAN DAYA RUSAK AIR, PENATAAN PERMUKIMAN DAN PENANGANAN BENCANA
7. PENAATAN HUKUMGERAKAN
LINGKUNGAN SECARA KONSISTEN DAN TIDAK PANDANG BULU.
CITARUMGERAKAN
CITARUM BERGETAR BESTARI
CITARUM BESTARI

201
2001
2001 2010
0
2013
2013 2018
2018 2025

2025
ICWRMIP

Program dan Kegiatan Prioritas


Penanganan Terpadu WS Citarum Tahun TAHAP I (2010-2016)
2010 - 2015
Prioritas: Air baku Jakarta
Program Yang Telah Dialokasikan
Pendanaannya Melalui GEF/ADB- TAHAP II
ICWRMIP/JICA /WB Tahun 2010-2025
Prioritas: Air baku Metro Bandung
Rehabilitasi hulu
Filosofis Konstruksi
SINERGI MULTI SEKTOR BERSAMA  IPAL TERPADU Domestik & Industri
MASYARAKAT SECARA TERINTERGRASI  Waduk atau embung di hulu, Kolam
DALAM WADAH KOORDINASI penampungan banjir (“retention basin”) di
hilir, Tanggul penahan banjir penghalang
Metode sepanjang tepi sungai
Struktur  Normalisasi sungai
 Sistem polder dan Sumur2 resapan

Partisipasi Masy.
dan Penaatan Hukum
Normatif  Samsat Citarum dengan POLDA
 Patroli Air Berbasis Masyarakat
Penanganan  Kerjasama Penanganan Sampah
Masalah dengan TNI
DAS Citarum  Peningkatan kapasitas dan partisipasi
masyarakat untuk Bank Sampah

Metode
Non Manajemen
Daerah Aliran Sungai
Struktur
 Penataan ruang
 Pengedalian erosi di hulu DAS (vegetasi dll.)
 Pengendalian alih fungsi lahan
 Pengendalian perijinan pemanfaatan lahan
Sosial dan Budaya  Pengendalian kualitas air sungai
 Alih mata pencaharian (KOPI)  Kelembagaan/Otorita DAS Citarum
 Perubahan perilaku permukiman
sehat  Pembuatan peta kawasan lindung
 Menghidupkan kembali kearifan  Peningkatan kapasitas dan partisipasi
lokal yg Positif (Eco Village) masyarakat untuk konservasi hulu DAS
Rencana Terpadu Penanganan DAS Citarum
Memuat langkah – langkah Penanganan Terpadu Wilayah
Sungai Citarum yang telah diintegrasikan dengan Citarum
Roadmap and Investment Program sesuai Integrated Citarum
Water Resources Management and Investment Program
(ICWRMIP)

Program dan Kegiatan Prioritas Penanganan


Terpadu WS Citarum Tahun 2010 - 2015

Program Yang Telah Dialokasikan Pendanaannya


Melalui GEF/ADB-ICWRMIP/JICA /WB Tahun 2010-
2025 ??
Program dan Kegiatan Prioritas Penanganan
Terpadu DAS Citarum Tahun 2010 - 2015

Komponen Kegiatan
No Ringkasan (Jumlah)
Hulu Hilir
1 Pemprov Jawa Barat 25 0
2 Kementerian Lingkungan Hidup dan 8 8
Kehutanan
3 Kementerian Pertanian 5 5
4 Kementerian ESDM 1 1
5 Kementerian PUPERA 26 26
Pemetaan Program Prioritas di Citarum Hulu
Pemetaan Program Prioritas di Citarum Hilir
HASIL GERAKAN CITARUM BESTARI
ALIRAN SUNGAI CITARUM - CITEPUS
SEBELUM GOTROY GCB 2016 SESUDAH GOTROY GCB AWAL 2017
ALIRAN SUNGAI CITARUM - CITEPUS
SEBELUM GOTROY GCB 2016 SESUDAH GOTROY GCB AWAL 2017
3 WADUK

3 WADUK

3 WADUK

Domestik Industri Peternakan Pertanian Alami/Erosi


Penurunan signifikan TSS 2 2 1 1 2

telah terjadi sejak hulu BOD 2 2 1 0 0

(ST. Wangiasagara) FC 2 0 2 0 0

KUALITAS ‘PARAMETER KUNCI” TSS, BOD, FC DARI HULU KE HILIR (KIRI-KANAN) 2011 – 2016
PEMATAUAN KUALITAS AIR DI 7 LOKASI (2011 – 2016)
PERINGKAT PROPERDA
13
1 TAHUN 2015, 2016, 2017
88

4 2

TOTAL PERUSAHAAN PESERTA


PROPERDA
TAHUN 2015 = 200
TAHUN 2016 = 200
TAHUN 2017 = 225
RENCANA AKSI (PRIORITAS) GCB
NO KOMPONEN KEGIATAN PUSAT DAERAH
PENGENDALIAN 1. Rencana Pengelolaan DAS Terpadu V V
1. PEMANFAATAN 2. Rencana Detail Tata Ruang
RUANG 3. Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan
REHABILITASI DAN REHABILITASI HUTAN & LAHAN KRITIS DI HULU DAS CITARUM V V
2. KONSERVASI DAS (LAHAN NEGARA MAUPUN LAHAN MILIK ), PENYELAMATAN
CITARUM HULU MATA AIR, DLL.
1. ECO VILLAGE V V
PERUBAHAN
2. PATROLI SUNGAI
3. PRILAKU
3. PROPER DAN PROPERDA
4. WISATA CITARUM
PENEGAKAN 1. SAMSAT CITARUM V V
4. HUKUM 2. SATGAS PHLT

PEMBANGUNAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI, IPAL KOMUNAL, V


5. INFRASTRUKTUR PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU (TPST 3R, BACKTOR,
LINGKUNGAN TRUK SAMPAH, DLL)
PENGUATAN 1. PERPRES PENDIRIAN BADAN OTORITA PENGELOLAAN V
6. KELEMBAGAAN CITARUM,
2. PERPRES PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI
IDR KOMITMEN MULTI-PIHAK : BAPPENAS, PUPR, KLHK, KEMENTAN, V V
7.
PENDANAAN KEMENKES, KEMENDIKNAS, KEMENDAG, DLL
HASIL YANG
DIHARAPKAN
SINGAPORE RIVER or SWAN RIVER

CHEONGGYE STREAN KOREA

Photo: Bappenas-ICWRMIP, 2010


BUTUH 10-20 TAHUN UNTUK MERESTORASI SUNGAI
TERIMA KASIH