Anda di halaman 1dari 19

I.

PENGKAJIAN ANAK
A. Biodata
1. Identitas Klien
a. Nama/Nama panggilan : An. M. Rasya Athaya
b. Tempat tgl lahir/usia : Banjarmasin, 04 Juli 2017 / 7 bulan
c. Jenis kelamin : Laki-laki
d. Agama : Islam
e. Pendidikan : Belum sekolah
f. Alamat : Jl. Padat karya, Komp. Perdana Mandiri No. 64
g. Tgl masuk : 05 Januari 2018 (17.00 wita)
h. Tgl pengkajian : 08 Januari 2018 (21.30 wita)
i. Diagnosa medik : Pneumonia
j. Rencana terapi :
1) Terapi pemberian Oksigen
2) Terapi pemasangan dan pemberian infus
3) Check laboratorium
4) Thorax Foto
2. Identitas Orang tua
a. Ayah
1) Nama : Tn. Fahri
2) Usia : 32 tahun
3) Pendidikan : SLTA
4) Pekerjaan/sumber penghasilan :Swasta
5) Agama : Islam
6) Alamat : Jl. Padat karya, Komp. Perdana Mandiri No. 64
b. Ibu
1) Nama : Ny. Ratna
2) Usia : 29 tahun
3) Pendidikan : SMP
4) Pekerjaan/sumber penghasilan : IRT (Ibu Rumah Tangga)
5) Agama : Islam
6) Alamat : Jl. Padat karya, Komp. Perdana Mandiri No. 64

1
3. Identitas Saudara Kandung

No NAMA USIA HUBUNGAN STATUS KESEHATAN

1. An. Nurul 12 tahun Saudari kandung Baik/normal


2. An. Siti J. 7 tahun Saudari kandung Baik/normal

B. Riwayat Kesehatan
1. Riwayat Kesehatan Sekarang:
a. Keluhan Utama: Sesak napas
b. Riwayat Keluhan Utama :
Keluarga anak mengatakan “Pada hari Kamis malam (04/01/2018)
pukul 01.00 wita anak mengalami sesak dan batuk berdahak terus-
menerus, dan batuknya sulit untuk dikeluarkan, anak segera di bawa
ke Puskesmas pada hari Jumat pagi (05/01/2018) pukul 09.00 wita
dan dirujuk ke RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin dan
melalui IGD pada pukul 17.00 wita.
c. Keluhan Pada Saat Pengkajian :
Anak tampak mengalami sesak napas, ekspresi wajah tampak sesak
dan gelisah, anak berkeringat (+), terdengar bunyi “krok-krok” saat
anak bernapas, badan teraba panas, TTV (Temp = 38,6 oC, Pulse =
157x/menit, Resp = 67x/menit), kesadaran (Compos Mentis),
pernapasan cuping hidung (+), retraksi dinding dada (+), pernapasan
dengan peninggian bahu (+), SpO2 (94% tanpa terapi O2),
konjungtiva anemis (+), auskultasi paru (Ronchi), terpasang infus D5
¼ NS, dan terpasang Oksigen Nasal Canule 3 Lpm.

2. Riwayat Kesehatan Lalu (khusus untuk anak usia 0 - 5 tahun)


a. Prenatal care
1) Ibu memeriksakan kehamilannya setiap minggu di Puskesmas
Keluhan selama hamil yang dirasakan oleh ibu : Tidak ada
2) Riwayat terkena radiasi : Tidak ada
3) Riwayat berat badan selama hamil : 53 Kg

2
4) Riwayat Imunisasi TT :
5) Golongan darah ibu (A) Golongan darah ayah (O)
b. Natal
1) Tempat melahirkan : Rumah Sakit
2) Jenis persalinan : Normal
3) Penolong persalinan : Tenaga medis
4) Komplikasi yang dialami oleh ibu pada saat melahirkan dan
setelah melahirkan : Tidak ada
c. Post natal
1) Kondisi bayi : Normal APGAR (7-10)
2) Anak pada saat lahir tidak mengalami :
………………………………………………. (Untuk semua Usia)
Klien pernah mengalami penyakit : Tidak ada pada umur :
………………….. diberikan obat oleh : ………………………
Riwayat kecelakaan : Tidak ada
Riwayat mengkonsumsi obat-obatan berbahaya tanpa anjuran dokter
dan menggunakan zat/subtansi kimia yang berbahaya : Tidak ada
Perkembangan anak dibanding saudara-saudaranya : normal
3. Riwayat Kesehatan Keluarga
Genogram

3
Keterangan :

: Laki-laki : Garis keturunan

: Perempuan : Garis Pernikahan

: Pasien X : Meninggal

: Tinggal dalam satu rumah

4. Riwayat Immunisasi (Imunisasi lengkap)

Jenis Reaksi setelah


NO Waktu pemberian Frekuensi Frekuensi
immunisasi pemberian
BCG Usia 2 bulan 1X Badan anak panas
1. (suhu tubuh
meningkat)
DPT (I,II,III)  I (Usia 2 bulan) 3X Demam dan anak
2.  II (Usia 4 bulan) jadi lemas
 III (Usia 6 bulan)
Polio  I (Lahir) 4X
(I,II,III,IV)  II (Usia 2 bulan)
3.
 III (Usia 4 bulan)
 IV (Usia 6 bulan)
4. Campak - - - -
Hepatitis  I (Lahir) 3X Kemerahan
5.  II (Usia 1 bulan)
 III (Usia 6 bulan)

5. Riwayat Tumbuh Kembang


a. Pertumbuhan Fisik
1) Berat badan : 6,5 Kg
2) Tinggi badan : 67 Cm
Berat Badan Ideal = (umur (bulan) / 2) + 4
= (7/2) + 4
= 3,5 + 4
= 7,5
3) Waktu tumbuh gigi 6,1 bulan Gigi tanggal 07 Desember 2017
Jumlah gigi seri 2 buah.

4
b. Perkembangan Tiap tahap
Usia anak saat
1) Berguling : 3 bulan
2) Duduk : 6 bulan
3) Merangkak : 7 bulan
4) Berdiri : tahun
5) Berjalan : tahun
6) Senyum kepada orang lain pertama kali : …………… tahun
7) Bicara pertama kali :……………tahun dengan menyebutkan :
……………
8) Berpakaian tanpa bantuan : …………

6. Riwayat Nutrisi
a. Pemberian ASI
Pemberian ASI eksklusif ± 7 bulan dari mulai anak lahir sampai
sekarang.
b. Pemberian susu formula
1) Alasan pemberian :Tidak ada
2) Jumlah pemberian :Tidak ada
3) Cara pemberian :Tidak ada

Pola perubahan nutrisi tiap tahap usia sampai nutrisi saat ini

Usia Jenis Nutrisi Lama Pemberian


1. Usia 0-28 hari 1. Air Susu Ibu (ASI)

7. Riwayat Psikososial
Anak tinggal bersama : Orang tua di : Rumah pribadi
Lingkungan berada di : Perkotaan
Rumah dekat dengan : bangunan sekolah (SD) ± 200 m, tempat bermain
didalam rumah
Kamar klien : Tidur bersama dengan kamar orang tua
Rumah ada tangga : Tidak terdapat tangga.

5
Hubungan antar anggota keluarga : Baik
Pengasuh anak : Tidak ada

8. Riwayat Spiritual
Support sistem dalam keluarga : Keluarga sangat mendukung pengobatan
anak (moril maupun materil)
Kegiatan keagamaan : Tidak ada

9. Reaksi Hospitalisasi
a. Pengalaman keluarga tentang sakit dan rawat inap
Ibu membawa anaknya ke RS karena : Anak mengalami sesan napas
terus menerus.
Apakah dokter menceritakan tentang kondisi anak : Iya, menjelaskan
tentang kondisi anak dan anak memang diindikasikan oleh dokter
yang merawat untuk rawat inap demi memulihkan kondisi kesehatan
anak.
b. Perasaan orang tua saat ini :
Perasaan orang tua saat ini/saat pengkajian adalah terlihat cemas
karena hal yang terjadi ini baru pertama kali menimpa keluarga
mereka, terutama penyakit Pneumonia ini menyerang putra mereka
satu-satunya.
Orang tua selalu berkunjung ke RS : Ibu dan Bapak d selalu
menemani selama masa hospitalisasi.
Yang akan tinggal dengan anak : Ibu
c. Pemahaman anak tentang sakit dan rawat inap
................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
........

6
C. Aktivitas sehari-hari
1. Nutrisi

Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit


1. Selera makan Baik (pemberian ASI ± 1 Baik (pemberian ASI ± 1
kali per 2 jam) kali per 2 jam)

2. Cairan
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Jenis minuman 1. ASI 1. ASI
2. Frekuensi minum 2. Sering 2. Sering
3. Kebutuhan cairan 3. 1150 – 1300 cc 3. 1150 – 1300 cc
4. Cara pemenuhan 4. Minum 4. IV (D5 ¼ Ns)

3. Eliminasi (BAB & BAK)


Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Tempat 1. Di celana atau WC 1. Pampers
pembuangan 2. BAK sering (5- 2. BAK sering (± 3x/hari),
2. Frekuensi (waktu) 6x/hari), dan BAB (1- dan BAB (2x/hari)
3. Konsistensi 2x/hari) 3. BAK (normal), BAB
4. Kesulitan 3. BAK (normal), BAB (cair+ampas)
5. Obat pencahar (padat) 4. Tidak kesulitan
4. Tidak kesulitan 5. Tidak menggunakan
5. Tidak menggunakan obat pencahar
obat pencahar

4. Istirahat/tidur
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Jam tidur 1. Tidur siang biasa pukul 1. Tidur siang pukul 15.00
a. Siang 14.00 wita - 15.00 wita, wita - 16.00 wita, dan
b. Malam dan tidur malam bisa tidur malam bisa pukul
2. Pola tidur pukul 20.00 wita- 05.00 21.00 wita- 05.00 wita
3. Kebiasaan sebelum wita 2. Baik/ normal
tidur 2. Baik/ normal 3. Minum susu (ASI)
4. Kesulitan tidur 3. Minum susu (ASI) 4. Kadang terbangun pada
4. Tidak kesulitan tidur malam hari karena
mengalami sesak napas

5. Olah Raga
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Program olah raga
2. Jenis dan frekuensi
3. Kondisi setelah olah raga

7
6. Personal Hygiene
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Mandi : 1. Mandi : 1. Mandi :
a. Cara a. Ibu menyiramkan a. Ibu menyeka badan
b. Frekuensi badan dan menggosok dari ujung kepala
c. Alatmandi dari ujung kepala sampai ujung kaki
sampai ujung kaki b. Frekuensi : 2 kali
b. Frekuensi : 2-3 kali sehari
sehari c. Alat mandi : wash lap,
c. Alat mandi : sabun air hangat, handuk
mandi, wash lap,
shampoo, handuk
2. Cuci rambut 2. Cuci rambut : setiap kali 2. Cuci rambut : setiap kali
a. Frekuensi mandi dan di gosokkan diseka rambut akan
b. Cara rambut secara merata dibasahkan
dengan shampoo
3. Gunting kuku 3. Gunting kuku : 3. Gunting kuku :
a. Frekuensi Memotong kuku 2 Tidak ada
b. Cara minggu sekali dan dibantu
ibu dengan gunting kuku
4. Gosok gigi 4. Gosok gigi : setiap mandi 4. Gosok gigi : setiap diseka
a. Frekuensi menggosok gigi gigi juga dibersihkan
b. Cara

7. Aktifitas/Mobilitas Fisik
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Kegiatan sehari-hari 1. Bermain dirumah 1. Terbaring lemah di RS
2. Pengaturan jadwal 2. Pagi (sarapan pemberian ASI, 2. Tidak ada pengaturan
harian mandi, bermain), siang (ASI dan jadwal harian
3. Penggunaan alat istirahat/tidur), sore ( ASI, 3. Tidak ada penggunaan
bantu aktifitas bermain), malam (ASI dan tidur) alat bantu aktivitas
4. Kesulitan 3. Tidak ada 4. Tidak ada kesulitan
pergerakan tubuh 4. Tidak ada pergerakan tubuh

8. Rekreasi
Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit
1. Perasaan saat sekolah 1. Belum sekolah 1. Belum sekolah
2. Waktu luang 2. Setiap saat 2. Setiap saat
3. Perasaan setelah rekreasi 3. Senang 3. Tidak ada rekreasi
4. Waktu senggang keluarga 4. Malam hari dan akhir 4. Waktu senggang keluarga
pekan untuk merawat dan
mengasuh anak
5. Kegiatan hari libur 5. Bermain 5. Merawat dan mengasuh
anak

8
D. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan umum: Klien tampak lemah
2. Kesadaran : Composmentis (GCS: E4, V5, M6)
3. Tanda – tanda vital :
a. Tekanan darah: -
b. Denyut nadi: 157 x / menit
c. Suhu: 38, 6 o C
d. Pernapasan: 67 x/ menit
4. Berat Badan: 6,5 kg
5. Tinggi Badan: 67 cm
6. Kepala
Inspeksi
Keadaan rambut & Hygiene kepala:
a. Warna rambut: hitam
b. Penyebaran: jarang
c. Mudah rontok: tidak
d. Kebersihan rambut: baik
Palpasi
Benjolan : ada / tidak ada:
Nyeri tekan : ada / tidak ada:
Tekstur rambut : kasar/halus:
7. Muka
Inspeksi
a. Simetris / tidak:
b. Bentuk wajah: Oval
c. Gerakan abnormal: -
d. Ekspresi wajah: gelisah
Palpasi
Nyeri tekan / tidak : -
Data lain: -

9
8. Mata
Inspeksi
a. Pelpebra: Edema / tidak
Radang / tidak
b. Sclera: Icterus / tidak
c. Conjungtiva: Radang / tidak
Anemis / tidak
d. Pupil:- Isokor / anisokor
- Myosis / midriasis
- Refleks pupil terhadap cahaya : normal
e. Posisi mata : Simetris / tidak
f. Gerakan bola mata: normal
g. Penutupan kelopak mata: normal
h. Keadaan bulu mata: normal
i. Keadaan visus: baik (normal)
j. Penglihatan: - Kabur / tidak
- Diplopia / tidak
Palpasi
Tekanan bola mata: -
Data lain: -
9. Hidung & Sinus
Inspeksi
a. Posisi hidung: simetris kiri dan kanan
b. Bentuk hidung: snub nose
c. Keadaan septum: putih cair
d. Secret / cairan: ada
Data lain: -
10. Telinga
Inspeksi
a. Posisi telinga: simetris kiri dan kanan
b. Ukuran/bentuk telinga: normal
c. Aurikel: normal

10
d. Lubang telinga: Bersih/serumen/nanah
e. Pemakaian alat bantu: -
Palpasi
Nyeri tekan / tidak
Pemeriksaan uji pendengaran
a. Rinne:
b. Weber:
c. Swabach:
Pemeriksaan vestibuler:
Data lain: -
11. Mulut
Inspeksi
a. Gigi
- Keadaan gigi: bersih
- Karang gigi / karies: -
- Pemakaian gigi palsu: -
b. Gusi
Merah / radang / tidak:
c. Lidah
Kotor / tidak
d. Bibir
- Cianosis / pucat / tidak:
- Basah / kering / pecah:
- Mulut berbau / tidak:
- Kemampuan bicara: -
Data lain: -
12. Tenggorokan
a. Warna mukosa: merah mudah
b. Nyeri tekan: tidak ada
c. Nyeri menelan: tidak ada

11
13. Leher
Inspeksi
Kelenjar thyroid: Membesar / tidak
Palpasi
a. Kelenjar thyroid: Teraba / tidak
b. Kaku kuduk / tidak:
c. Kelenjar limfe: Membesar atau tidak
Data lain: -
14. Thorax dan pernapasan
a. Bentuk dada: simetris
b. Irama pernafasan: takipnea (cepat)
c. Pengembangan di waktu bernapas: simetris
d. Tipe pernapasan: abdomen, cuping hidung dan retraksi dada,
pernapasan dengan peninggian bahu
Data lain: -
Palpasi
a. Vokal fremitus: teraba vibrasi pada kedua lapang paru
b. Massa / nyeri: tidak ada
Auskultasi
a. Suara nafas: Vesikuler / Bronchial / Bronchovesikuler
b. Suara tambahan: Ronchi / Wheezing / Rales
Perkusi: Redup / sonor / hypersonor / tympani
Data lain: -
15. Jantung
Palpasi
Ictus cordis: teraba pada ICS V di garis midklavukula sinistra
Perkusi
Pembesaran jantung: tidak ada
Auskultasi
a. BJ I: S1 dan S2 (normal, jantung terkompanisasi)
b. BJ II: S1 dan S2 (normal, jantung terkompanisasi)
c. BJ III: -

12
d. Bunyi jantung tambahan: tidak ada
Data lain: -
16. Abdomen
Inspeksi
a. Membuncit: tidak
b. Ada luka / tidak:
Palpasi
a. Hepar: tidak teraba
b. Lien: tidak teraba
c. Nyeri tekan: tida ada
Auskultasi
Peristaltik: 22 kali per menit
Perkusi
a. Tympani: ya
b. Redup: tidak
Data lain: -
17. Genitalia dan Anus: normal
18. Ekstremitas
Ekstremitas atas
a. Motorik
- Pergerakan kanan / kiri: simetris (normal)
- Pergerakan abnormal: tidak ada
- Kekuatan otot kanan / kiri: normal
- Tonus otot kanan / kiri: normal
- Koordinasi gerak: normal
b. Refleks
- Biceps kanan / kiri: normal
- Triceps kanan / kiri: normal
c. Sensori
- Nyeri: tidak ada
- Rangsang suhu: ada
- Rasa raba: ada

13
Ekstremitas bawah
a. Motorik
- Gaya berjalan: -
- Kekuatan otot kanan / kiri: normal
- Tonus otot kanan / kiri: normal
b. Refleks
- KPR kanan / kiri: normal
- APR kanan / kiri: normal
- Babinsky kanan / kiri: normal
c. Sensori
- Nyeri: tidak ada
- Rangsang suhu: ada
- Rasa raba: ada
Data lain: -
19. Status Neurologi.
Saraf – saraf cranial
a. Nervus I (Olfactorius) : -
b. Nervus II (Opticus) : normal
c. Nervus III, IV, VI (Oculomotorius, Trochlearis, Abducens)
- Konstriksi pupil: normal
- Gerakan kelopak mata: normal
- Pergerakan bola mata: normal
- Pergerakan mata ke bawah & dalam: -
d. Nervus V (Trigeminus)
- Sensibilitas / sensori: ada
- Refleks dagu: ada (refleks mengisap)
- Refleks cornea: ada (berkedip)
e. Nervus VII (Facialis)
- Gerakan mimik: normal
f. Nervus VIII (Acusticus)
Fungsi pendengaran: baik (normal = menangis saat suasana
ribut/bising)

14
g. Nervus IX dan X (Glosopharingeus dan Vagus)
- Refleks menelan: ada (normal)
- Refleks muntah: ada (normal)
- Suara: ada (normal = menangis)
h. Nervus XI (Assesorius)
- Memalingkan kepala ke kiri dan ke kanan: normal
- Mengangkat bahu: -
i. Nervus XII (Hypoglossus)
- Deviasi lidah: tidak ada
Tanda – tanda perangsangan selaput otak
a. Kaku kuduk: -
b. Kernig Sign: -
c. Refleks Brudzinski: -
d. Refleks Lasegu: -
Data lain: -
E. Pemeriksaan Tingkat Perkembangan (0 – 6 Tahun)
Dengan menggunakan DDST
1. Motorik kasar
2. Motorik halus
3. Bahasa
4. Personal social

15
F. Test Diagnostik
1. Laboratorium
Tanggal dan jenis Hasil Nilai Interpretasi
pemeriksaan normal
05 Januari 2018

Dalam kasus ini, dimana


RBC 4,67 ul 3,7-6,1 ul
terjadi peningkatan pada hitung
HGB 10,8 g/dl 12,7-18,7 berat jenis WBC atau leukosit
g/dl merupakan proses terjadinya
HCT 35,6 % 42-62 % reaksi sistem imun terkhusunya
pada sel darah putih dalam
MCV 76,2 fl 80-100 fl
memerangi proses infeksi.
MCH 23,1 pg 23-31 pg Proses infeksi dalam kasus ini
MCHC 30,3 g/dl 26-34 g/dl adalah pneumonia
PLT 231 ul 200-450 ul Peningkatan jumlah
RDW-SD 44,8 fl 35-56 fl neutrofil, lymphosit biasanya
pada kasus infeksi akut, radang,
RDW-CV 15,9 % 11-16 % kerusakan jaringan, apendiksitis
PDW 8,0 fl 9,0-17,0 fl akut (radang usus buntu), dan
MPV 8,5 fl 6,5-12,0 fl Iain-Iain.
P-LCR 13,9 % Peningkatan jumlah
PCT 0,20 % leukosit (disebut Leukositosis)
menunjukkan adanya proses
WBC
infeksi atau radang
WBC 10,89 ul 5-18 ul akut,misalnya pneumonia
Neut 3,84 ul 35,2 % (radang paru-paru), meningitis
Lymph 5,37 ul 49,3 % (radang selaput otak),
Mono 1,65 ul 15,2 % apendiksitis (radang usus
buntu), tuberculosis, tonsilitis,
Eo 0,01 ul 0,1 % dan Iain-Iain
Baso 0,02 ul 0,2 %
IG 0,07 0,6 %
Lymphocytosis, Monocytosis, Atypical Lympho

16
2. Foto Rotgent
No. Diagnosa/RM : 217 / 348613
Tanggal Pemk. : 06-01-2018
Nama : Muhammad Rasya Athaya
Usia/JK : 7 bulan / Laki-laki
Dr. Shindu Wahyudya Pratama

Kesan:
Cor: Besar dan bentuk normal
Pulmo: Tampak infiltrat di kedua lapang paru, tampak penebalan hilus
kanan.
Sinus phrenicocostalis kanan kiri tajam.
Tulang-tulang yang tervisualisasi tampak baik

Kesimpulan:
Pneumonia
Penebalan hilus kanan

17
G. Terapi saat ini
Hari/ Nama obat, Indikasi Kontra- Efek samping Peran
Tanggal Dosis dan indikasi obat Perawat
Rute
Senin 08 Ampicilin, Infeksi saluran Hipersensitif Mual, muntah, Skin test dan
Januari 250 mg, 3x napas: pneumonia terhadap ruam kulit, dan Pemberian
2018 sehari, IV faringitis, bronkitis, penisilina. antibiotik obat
laringitis. kolitis. berdasarkan 12
09.00- Infeksi saluran Efek samping benar
17.00- cerna: shigellosis, yang jarang pemberian
01.00 salmonellosis. seperti obat dan
(wita) Infeksi saluran angioedema mengobservasi
kemih dan kelamin: dan Clostridium efek samping.
gonore (tanpa difficile
komplikasi), diarrhea.
uretritis, sistitis,
pielonefritis.
Infeksi kulit dan
jaringan kulit.
Septikemia,
meningitis.
Senin 08 Gentamycin Gentamicin adalah Hipersensitif
Neurotoksisitas Skin test dan
Januari 16 mg, 2x jenis antibiotik (alergi) dan
(vertigo, ataxia), Pemberian
2018 sehari, IV golongan keracunan ketidakstabilan obat
aminoglikosida yang golongan postur tubuh, berdasarkan 12
09.00- dapat digunakan aminoglikosida
ototoksisitas benar
21.00 untuk mengobati sebelumnya. (gangguan pemberian
(wita) infeksi bakteri gram Pasien dengan
pendengaran), obat dan
negatif seperti P. riwayat nefrotoksisitas mengobservasi
aeruginosa, Proteus, kerusakan (gangguan efek samping.
E.coli, Klebsiella, ginjal ginjal), edema
Enterobacter, Bayi prematur
(bengkak),
Serratia, Citrobacter dan bayi matur
kemerahan pada
dan Staphillococcus. yang baru lahir
kulit, serta rasa
gatal yang dapat
timbul di
seluruh tubuh.
Senin 08 Paracetamol Parasetamol atau Alergi Pusing, Observasi suhu
Januari 70 mg, 3x asetaminofen terhadap obat gangguan ginjal, tubuh dan
2018 sehari, IV diindikasikan untuk anti-inflamasi gangguan hati, Pemberian
mengurangi rasa non-steroid reaksi alergi dan obat
09.00- nyeri ringan sampai (AINS), gangguan darah, berdasarkan 12
17.00- sedang, seperti sakit hepatitis, bintik – bintik benar
01.00 kepala, sakit gigi, gangguan hati merah pada pemberian
(wita) nyeri otot, dan nyeri atau ginjal, dan kulit, biduran, obat dan
setelah pencabutan alkoholisme. mengobservasi
gigi serta efek samping.
menurunkan demam.

18
Senin 08 Salbutamol Salbutamol atau gangguan Tremor (getaran Pemberian
Januari 0,6 mg, 3x albuterol adalah obat jantung dengan pada jari – jari obat
2018 sehari, golongan beta- nadi cepat.
yang tidak dapat berdasarkan 12
(puyer) Oral adrenergik yang penderita dikendalikan), benar
09.00- berfungsi abortus yang rasa gugup, dan pemberian
17.00- melebarkan saluran mengancam kesulitan tidur, obat dan
01.00 napas, sehingga selama mual, demam, mengobservasi
(wita) diindikasikan untuk kehamilan muntah, sakit efek samping.
asma dan penyakit trimester 1 dankepala, pusing,
paru obstruktif 2 serta
batuk, keram
kronik (bronkitis penanganan otot, reaksi
kronik dan persalinan alergi, mimisan,
emfisema). prematur. peningkatan
napsu makan,
mulut kering,
dan berkeringat.
Senin 08 Ambroxol 3 Sebagai obat batuk Hipersensitif, Gastrointestinal, Pemberian
Januari mg, 3x berdahak (terapi ulkus lambung seperti nyeri ulu obat
2018 sehari sekretolitik) pada atau penyakit hati, dispepsia, berdasarkan 12
(puyer) Oral penyakit maag dan kadang- benar
09.00- bronkopulmonal kadang mual, pemberian
17.00- akut dan kronis yang dan muntah, obat dan
01.00 berhubungan dengan ruam kulit. mengobservasi
(wita) dahak atau lendir efek samping.
berlebihan dan
gangguan
transportasi lendir,
tracheobronchitis,
emfisema bronkitis
pneumokoniosis,
radang paru kronis,
bronkiektasis,
bronkitis dengan
bronkospasme asma.

Senin 08 DX 5 ¼ Ns Pengganti cairan dan Sindroma Demam, infeksi Pemberian


Januari 6 tetes per kalori malabsorpsi atau jaringan infus sesuai
2018 menit glukosa- nekrosis pada indikasi dan
galaktosa, tempat suntikan, observasi
koma trombosis vena tetesan dan
diabetikum. atau flebetis di efek samping
lokasi suntikan,
hipernatremia.

19